Getok Tular, Warga Semakin Antusias Mengikuti Serbuan Vaksi di Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Ekspektasi masyarakat Pulau Bawean untuk vaksinasi patut diacungi jempol. Hari ketiga, pada Jumat, 30 Juli 2021, serbuan vaksin digelar oleh TNI Angkatan Laut melalui Komando Armada II itu masih terasa warga berbondong-bondong untuk ikut vaksinasi yang tersebar di enam titik di Pulau Bawean.

Enam titik itu terbagi dua dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Masing-masing tiga titik. “Saling getok tular. Sehingga, mereka yang semula ragu akhirnya mau ikut vaksinasi,”kata Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo pada Jumat, 30 Juli 2021. Di kecamatan Tambak tepat vaksinasi digelar di Pendapa Kecamatan Tambak, Balai Desa (Baldes) Diponggo dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Telukjatidawang.

Agung-begitu sapaan-Agung Endro Dwi Setyo Utomo, di tiga titik vaksinasi itu menargetkan 3 ribu hingga 4 ribu warganya bisa mendapatkan vaksin merek Sinovac itu. “Kami terus dorong masyarakat untuk ikut vaksinasi,”kata Agung. 

Jumlah penduduk Kecamatan Tambak dewasa alias wajib memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) berjumlah 20.500 jiwa. Sebelum program serbuan vaksinasi digelar oleh Komando Armada II warga yang telah mendapatkan vaksinasi berjumlah 3.100 jiwa. Bila di serbuan vaksin memenuhi target 4 ribu orang menjadi 7 ribuan warga tervaksin. “Optimistis, target Bupati Gresik 70 persen warga mendapatkan vaksin bisa teralisasi pada September 2021.

ANTUSIASME MASYARAKAT : Masyarakat Pulau antusias untuk mengikuti vaksinasi digelar oleh TNI AL, Komando Armada II di Pulau Bawean, Gresik, Jatim (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Camat Sangkapura Hamim setali tiga uang dengan Agung. Pihaknya, menargetkan warga yang ikut dalam serbuan vaksin lebih besar dari Kecamatan Tambak. Sebab, jumlah penduduk wajib memiliki e-KTP mencapai 40 ribuan jiwa. Dua kali lebih banyak di Kecamatan Tambak. Sebelum serbuan vaksin dilakukan oleh TNI AL melalui Komanda Armada II, warga Sangkapura yang telah mendapatkan vaksinasi berjumlah 4.500 dosis. 

“Dalam acara serbuan selama 3 hari ini berharap lebih 5 ribu warga mendapatkan vaksin,”tegas Hamim ditemui di Posko Darurat PPKM di Pesanggrahan. Di Pesanggrahan ini, salah satu titik serbuan vaksin di Sangkapura. Dua lainnya di Taman Kanak-kanak Muslimat dan Kampus Sekolah Tinggi Islama Hasan Jufri (STAIHA).

Seperti diberitakan TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II menggelar serbuan vaksin dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Serbuan vaksin direncanakan tiga hari, mulai Rabu – Jumat, 28-30 Juli 2021. Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto menegaskan melihat animo masyarakat serbuan vaksin bisa ditambah hingga Sabtu, 31 Juli  2021.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021. Mereka mengapresiasi animo masyarakat Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu. Bahkan, Pangkoarmada Laksda TNI Iwan melihat kaum hawa yang lebih dominan mengikuti vaksinasi yang berada di Pesanggrahan. “Mohon dukungannya, semoga Indonesia segera bisa mengakhiri wabah Covid-19,”kata Laksda Iwan. (yad)

Getok Tular, Warga Semakin Antusias Mengikuti Serbuan Vaksi di Pulau Bawean Selengkapnya

Lagi Gresik Raih KLA, Berikutnya menuju IDOLA

GRESIK,1minute.id – Gresik kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2020. Keputusan ini didapat saat acara penghargaan Kabupaten Kota Layak Anak 2021 bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) di Jakarta. Penghargaan tersebut akan diserahterimakan pada minggu kedua September 2021.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai mengikuti upacara penganugerahan secara virtual di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021. Serta, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Adi Yumanto beserta segenap Pejabat terkait.

Wabup Aminatun Habibah mengatakan penghargaan KLA bisa diraih Pemkab Gresik karena adanya partisipasi dan dukungan semua pihak.

“Terimakasih kepada para Gugus Tugas KLA dan semua stakeholder yang selama ini telah bersinergi dan mendukung mewujudkan Gresik sebagai Kabupaten Layak Anak. Saya bersama Gus Yani Bupati dan Kita semua, siap mendukung program nasional yaitu mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada 2030,”kata Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga saat menyampaikan sambutan mengajak kabupaten /kota untuk menyukseskan program Idola 2030. Capaian sebagai KLA, karena Kota Santri-sebutan Lain–kabupaten Gresik sudah memenuhi 24 indikator yang mencerminkan lima klaster hak anak. 

Yakni pemenuhan hak sipil dan kebebasan hak anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan perlindungan khusus.

Kedepan Pemkab memperbanyak pembangunan tempat bermain yang ramah anak.Dinas KBPPPA akan bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dan, Dinas Pendidikan akan memperbanyak Resource Center paling tidak ada satu disetiap wilayah eks-wilayah kerja (Wilker) Pembantu Bupati.  

“Sukses KLA ini tidak murni tugas KBPPPA, tapi harus bersinergi dengan banyak OPD dan berbagai elemen yang ada untuk merealisasikan Idola 2030,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr Ady Yumanto telah menyiapkan inovasi serta pengembangan untuk memastikan anak-anak terlindungi, dan terpenuhi hak-haknya. “Bersama PKK kami akan lebih aktif lagi untuk memastikan tumbuh kembang anak,”tegasnya. (yad) 

Lagi Gresik Raih KLA, Berikutnya menuju IDOLA Selengkapnya

Dwi Satriyo Annurogo : AKHLAK menjadi Katalis Pertumbuhan Petrokimia Gresik menuju Solusi Agroindustri

GRESIK,1minute.id – Implementasi tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) di Petrokimia Gresik anak perusahaan Pupuk Indonesia, telah mampu menjadi katalis percepatan pertumbuhan perusahaan menuju Solusi Agroindustri. 

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam acara peringatan Hari Keluarga Nasional dan Satu Tahun AKHLAK pada Kamis, 29 Juli 2021.
AKHLAK resmi dicanangkan oleh Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Thohir, sebagai values bersama bagi Kementerian BUMN, BUMN, dan Anak Perusahaan BUMN. Untuk membuktikan komitmen perusahaan mengimplementasikan AKHLAK.

Pada Agustus 2020 Petrokimia Gresik  melakukan kick off AKHLAK Meeting yang dibarengi dengan internalisasi penyelarasan tata nilai yang sebelumnya yaitu FIRST. “AKHLAK menjadi salah satu kunci perubahan fundamental dan panduan bergerak bagi Petrokimia Gresik untuk dapat menuntaskan tugasnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional dan mewujudkan pertanian berkelanjutan,” ujar Dwi Satriyo.

Penerapan AKHLAK di Petrokimia Gresik juga telah mendapat apresiasi dari stakeholder. Dalam ajang “AKHLAK Award 2021” yang diselenggarakan Kementerian BUMN, Petrokimia Gresik meraih penghargaan sebagai Runner-up Indeks Implementasi ADAPTIF Terbaik Kategori Anak Perusahaan BUMN.

“Hasil ini tidak lepas dari peran serta Insan ber-AKHLAK yang kompeten dan amanah mengemban tanggung jawabnya sebagai agen perubahan di unit kerja,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara itu, sebagai salah satu upaya Petrokimia Gresik menjadi Insan Ber-AKHLAK, di acara yang sama, Petrokimia Gresik juga meluncurkan “Buku Panduan Perilaku AKHLAK” yang diselaraskan dengan panduan perilaku Pupuk Indonesia Grup. Dwi Satriyo menegaskan dengan implementasi AKHLAK, proses bisnis yang dijalankan Petrokimia Gresik akan bersih dari praktik korupsi dan berpegang teguh pada prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Ini menjadi penting mengingat Petrokimia Gresik mendapat amanah dari pemerintah untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi. “AKHLAK telah membudaya bagi Insan Petrokimia Gresik, tidak hanya diimplementasikan di lingkungan kerja, tapi juga di lingkungan keluarga,” tandas Dwi Satriyo. 

Sementara itu, Dahlan Iskan, Menteri BUMN periode 2011-2014 yang hadir sebagai narasumber dalam acara bertema “AKHLAK Bagiku dan Keluargaku” ini mengapresiasi kepeloporan Petrokimia Gresik dalam menciptakan berbagai produk terobosan transformatif di bidang pemupukan.

Menurutnya Petrokimia Gresik telah memiliki dasar yang baik dalam hal inovasi, kinerja dan kepeloporannya, sehingga ketika dilengkapi AKHLAK hasilnya akan semakin optimal. Untuk itu, terkait AHKLAK Dahlan Iskan berpendapat bahwa Petrokimia Gresik tidak lagi sekadar pada tahap implementasi, tapi harus mampu menjadi role model untuk menularkan semangat AKHLAK ke perusahaan lain dengan konsistensi prestasi, inovasi dan kinerja.

“Tidak ada jalan lain kecuali melalui praktik. Artinya praktik sehari-hari dari para pelaku values AKHLAK yang secara konsisten dilakukan tanpa pretensi (berpura-pura) apapun,”tandasnya.(yad) 

Dwi Satriyo Annurogo : AKHLAK menjadi Katalis Pertumbuhan Petrokimia Gresik menuju Solusi Agroindustri Selengkapnya

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Kunjungan kerjaBupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Pulau Bawean tidak hanya memantau serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. Bupati juga membawa dua tabung oksigen dengan ukuran 6 meterkubik (m³) untuk Posko Darurat yang berada di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura.

Kini, fasilitas posko darurat yang di inisiasi Bupati Fandi Akhmad Yani bersama badan dan lembaga amil zakat (BAZ/NAZ) di Pulau Bawean sama dengan empat posko yang lainnya di daratan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Dua buah tabung oksigen bisa digunakan masyarakat di dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak untuk isi ulang atawa refill secara gratis diserahkan itu kepada Camat Sangkapura Hamim dan Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo. 

“Tabung oksigen medis ini untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan melakukan isi ulang. Gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 29 Juli 2021. Kunjungan kerja Gus Yani ke pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean sangat singkat. Tidak lebih 3 jam. Meski, begitu mantan Ketua DPRD Gresik itu memaksimalkan waktu sempit untuk masyarakat Bawean.

Berdialog dengan warga maupun para relawan Posko Darurat. “Semoga warga Bawean sehat semua. Pandemi Covid-19 segera berakhir,”doa Gus Yani ketika bertemu dengan masyarakat yang sedang menunggu gilaran untuk vaksinasi.

Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Seperti diberitakan TNI Angkatan Laut menggelar serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. Rombongan tiba di Pulau Bawean sekitar pukul 09.50. Rombongan naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. Setelah mengunjungi dua tempat itu, rombongan bertolak pulang menuju Surabaya. (yad)

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean Selengkapnya

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin


GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. 
Sekitar pukul 09.50, rombongan tiba di Pulau Bawean naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. 

SERBUAN VAKSIN : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, pihaknya membawa 10.500 dosis vaksin Sinovac untuk proses vaksinasi selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 28-30 Juli 2021. “Kalau melihat ekspektasi masyarakat sangat tinggi, kami bisa stay sampai Sabtu,”katanya.

Dalam serbuan vaksinasi di Pulau Bawean ini, TNI AL membawa 323 tenaga kesehatan (nakes). Ratusan nakes itu masih dibantu nakes dari RSUD Umar Mas’ud Bawean. Ratusan nakes ini tiba di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean sejak Selasa, 27 Juli 2021. Mereka berangkat dari Dermaga Semampir Lama Koarmada II, KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) tujuan Pulau Bawean.

Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi antusias masyarakat Bawean yang mengikuti vaksin. Dan animo di masyarakat juga sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi di Pulau Bawean. Iwan Isnurwanto menceritakan, para petugas datang dari Surabaya ke Bawean sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan vaksinasi agar bisa melawan wabah Covid-19 dan kekebalan tubuh.

SAPA WARGA : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

”Alhamdulillah, sejak kemarin dimulai dengan menggunakan satu kapal perang ini berjalan lancar, jika masyarakat terus antusias maka akan kita lanjut Hari Sabtu,”ujarnya.

Pada hari pertama vaksinasi ada 2.964 orang yang mengikuti. “Insyaallah hari ini lebih, karena harapan vaksin yang kami bawa bisa habis, dalam target tiga hari ini,”katanya. Para petugas TNI-AL juga dibantu oleh relawan nasional dalam membantu pasokan sembako makanan untuk di Pulau Bawean. ”Mohon doa restu agar kita bisa menjalankan tugas lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, dalam kunjungan di STAI Hasan Jufri  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membaca salawat saat meninjau vaksinasi untuk keselamatan warga negara Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi vaksinasi oleh TNI-AL, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak takut dan bisa mencegah pandemi Covid-19.

”Masyarakat tidak boleh takut, banyak para tokoh masyarakat di kota sampai pelosok desa juga mengikuti vaksin ini, dan sebagai bentuk membantu negara,”imbuhnya. (yad)

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin Selengkapnya

Umat TITD Kim Hin Kiong bersama PCNU Gresik Gelontor 3.300 Paket Beras kepada Warga Terdampak Covid


GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berujung. Kini, memasuki masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3-4 Jawa dan Bali. Umat tiga agama, Tempat Ibadat Tridharma (TITD) Kim Hin Kiong menyalurkan bantuan beras 9,9 ton dan donasi pembelian Obat-obatan bagi warga terdampak corona virus disease (Covid-19).

Bantuan kemanusiaan itu diserahkan oleh Ketua TITD Kim Hin Kiong Gresik Budi Prasetyo Tedjo kepada Wakil Sekretaris PCNU Gresik A. Syifaul Qulub di kelenteng Kim Hin Kiong Gresik pada Rabu, 28 Juli 2021. “Bantuan kami salurkan melalui PCNU karena selama ini bantuan disalurkan tepat sasaran,”kata Budi Prasetyo Tedjo.

BANTUAN BERAS : Umat TITD Kim Hin Kiong dan Pengurus PCNU Gresik menggelontorkan beras 9,9 ton untuk wargz terdampak Covid-19 di Kelenteng pada Rabu, 28 Juli 2021 (Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Menurut Budi Prasetyo Tedjo, kerjasama umat TITD Kim Hin Kiong dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik sudah terjalin sejak 2013. “Semoga bantuan ini bisa meringankan warga yang terdampak PPKM di Gresik,”kata Budi Prasetyo Tedjo. Bantuan berupa beras dengan kemasan 3 kilogram sebanyak 3.300 bungkus atau 9,9 ton beras dan donasi pembelian obat-obatan.

Wakil Sekretaris PCNU Gresik A. Syifaul Qulub mengatakan, bantuan dari umat Tionghoa itu akan disalurkan oleh pengurus kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Gresik. “Sebagian lagi,  bantuan ini kami distribusi ke lima posko darurat yang dibentuk bupati sebagai bantalan sosial masyarakat,”kata Syifaul Qulub yang juga Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Daruttaqwa (STAIDA) Gresik ini. 

“Bantuan ini langsung kami distribusikan kepada masyarakat,”tegas Syifaul Qulub. Dia menambahkan selama PPKM ini,  imbuhnya,  PCNU Gresik telah menyalurkan paket sembako sebanyak 2.100 paket beras dengan total lebih 10 ton beras. “Selain itu ada bantuan vitamin,  susu dan minyak goreng. Ini terkait bantalan sosial untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19,”katanya.  (yad) 

Umat TITD Kim Hin Kiong bersama PCNU Gresik Gelontor 3.300 Paket Beras kepada Warga Terdampak Covid Selengkapnya

Kabar Gembira, Tren Kasus Baru Covid-19 Menurun, Tetap Patuhi Prokes


GRESIK,1minute.id – Kabar gembira. Tren persebaran wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri cenderung menurun. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto di tempat berbeda.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kasus baru mulai menurun. Trennya menggembirakan. Karena keterisian tempat tidur di rumah sakit maupun puskesmas semakin longgar. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani menyebut sejumlah indikator penurunan kasus baru pagebeluk yang memasuki tahun kedua ink diantaranya, puskesmas Kebomas, rumah sakit lapanngan di Gelora Joko Samudro (G-JOS) dan jumlah pengaduan masyarakat di Posko Darurat. 

Di Puskesmas Kebomas berlokasi di Jalan Sunan Giri, Kecamatan Kebomas itu ada 12 tempat tidur yang dipersiapkan untuk penanganan Covid-19. Rinciannya, 10 tempat tidur di tenda darurat dan dua tempat tidur untuk pasien intensif care unit (ICU). “Alhamdulillah, tidak ada pasien,”ujar Gus Yani pada Selasa, 27 Juli 2021.

Kemudian, jumlah pasien isolasi di G-JOS juga berkurang. Kapasitas tempat tidur di stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas sebanyak 140 tempat tidur. “Sekarang hanya terisi 60-an pasien kategori ringan dan tanda gejala,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Indikator berikutnya adalah pengaduan di Posko Darurat. Posko yang beroperasi selama tiga minggu itu tersebar di empat wilayah yakni Kecamatan Kebomas yang melayani warga di kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Posko Darurat Kecamatan Cerme untuk masyarakat kecamatan Cerme, Duduksampeyan, Benjeng dan Balongpangang.

Berikutnya, Posko di Kecamatan Kedamean untuk warga Menganti, Kedemean, Driyorejo dan Wringinanom. Kemudian di posko di pantai utara Gresik di Kecamatan Bungah, Dukun, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng. Satu lagi Posko Darurar Pesanggarahan untuk melayani masyarakat Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean.

Lima posko darurat ini berdiri atas inisiasi Bupati Fandi Akhmad Yani dengan badan dan lembaga amil zakat (BAZ/LAZ). “Awal berdiri posko pengaduan masyarakat yang masuk mencapai ratusan. Saat ini, laporan yang masuk hanya puluhan,”katanya. “Penambahan tempat tidur, sehingga menurun prosentasi BOR (keterisian tempat tidur),”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan selama lima hari masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 mulai 20 sampai 25 Juli 2021 menunjukkan adanya tren penurunan kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  “Telah ada tren penurunan Covid-19 di Gresik. Namun demikian, jangan sampai terlena,”kata Alumnus Akpol 2001 itu tanpa menjlentrehkan data Covid-19 Gresik. (yad)

Kabar Gembira, Tren Kasus Baru Covid-19 Menurun, Tetap Patuhi Prokes Selengkapnya

Mayat Mengering di Warung dekat Tugu Bunder


GRESIK,1minute.id – Seorang lelaki membujur kaku di sebuah warung kopi dekat Tugu Selamat Datang Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021.
Lelaki itu sudah menjadi mayat. Tubuhnya mengering. Temuan mayat itu membuat riuh warga sekitar. Namun, mereka tidak ada yang mengenalinya.

Informasi yang dihimpun Muhammad Yamin ,41,  warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme hendak membuka warung miliknya di dekat Tugu Gapura Selamat Datang di depan Waduk Bunder. Saat itu, sekitar pukul 09.30.
Lelaki 41 tahun itu mencium bau menyengat hidung. Ia lalu mendekati warung kosong itu. Mata Yamin tertuju sosok mayat. Yamin pun melaporkan temuan mayat tersebut kepada polisi.

Kanitreskrim Polsek Kebomas Ipda Yoyok Mardi mengatakan, pihaknya tidak menemukan kartu identitas sekitar lokasi. Tubuh korban mengering. Memakai sarung. “Tapi, berdasarkan keterangan salah satu pemilik warung di sana, pernah mengaku bernama Andi. Tapi, tidak diketahui tempat tinggalnya,”kata Yoyok kepada wartawan pada Selasa, 27 Juli 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. “Sementara jenazah kami baw ke RSUD Ibnu Sina untuk otopsi,”kata mantan Kanitreskrim Polsek Gresik Kota ini. (yad)

Mayat Mengering di Warung dekat Tugu Bunder Selengkapnya

Pemerataan, Bupati Gelar Gerebeg Vaksin di Destinasi Wisata


GRESIK,1minute.id – Ratusan relawan tenaga kesehatan (nakes) telah menjalani pelatihan sebagai vaksinator. Mereka dipersiapkan untuk gerebeg vaksinasi di Kota Santri. Dimana lokasi gelar vaksinasi masal untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani merencanakan menggelar di empat destinasi wisata di Gresik. Empat destinasi itu yakni Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti ; Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk dan Wisata Gosari (Wagos) Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. Serta,  Wisata Pasir Indah Delegan (WISID) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. 

Empat pengelola destinasi itu telah diundang dalam rapat koordinasi (Rakor)  Gerebeg Vaksinasi di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021. “Kami menggunakan tempat wisata ini untuk kegiatan gerebeg vaksin untuk pemerataan vaksinasi diseluruh wilayah Gresik Utara, Tengah dan Selatan. Mumpung ada PPKM sehingga tempat wisata tersebut tutup dan dimanfaatkan untuk kebaikan bersama,”kata Gus Yani dihadapan para pengelola wisata.

Ide bupati itu bersambut. Para pengelola wisata tersebut menyatakan kesanggupannya. Sistem vaksinasi masal mengadopsi kegiatan vaksinasi yang berlangsung di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) yang sudah berlangsung selama 3 minggu. Pendaftaran secara online itu dianggap sukses. Tidak terjadi kerumunan.

“Kami rencanakan gerebeg vaksin ini berlangsung mulai Senin depan. Saat ini kami masih akan mengadakan persiapan termasuk membuat dan merapikan aplikasinya, agar nantinya mudah digunakan oleh masyarakat,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Selain Gerebeg vaksin, pada Sabtu besok Pemkab Gresik bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Surabaya akan mengadakan vaksinasi masal di destinasi wisata Lontar Sewu. Pada kegiatan tersebut, Pemkab Gresik akan mengerahkan masyarakat sekitar lokasi melalui para Camat dan Kepala Desa untuk menjadi peserta vaksinasi. (yad) 

Pemerataan, Bupati Gelar Gerebeg Vaksin di Destinasi Wisata Selengkapnya

Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September

GRESIK,1minute.id – Pemerint <ah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan percepatan vaksinasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menargetkan palinh lambat September 2021 tercapai 70 persen herd immunity (kekebalan kelompok). Kota Santri terbebas dari corona virus disease 2019 (Covid-19).

Untuk mencapai target herd immunity itu, Gus Yani-begitu sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan berbagai terobosan dan inovasi menyeluruh untuk memutus penyebaran penyakit yang disebabkan virus corona tersebut. Diantaranya, merekrut ratusan relawan tenaga kesehatan sebagai vaksinator, ean menggeber vaksinasi di sejumlah tempat destinasi di Gresik. 

Ratusan relawan nakes itu,  telah menjalani pelatihan di kantor Dinas Kesehatan Gresik pada Selasa, 27 Juli 2021. Pelatihan dibuka oleh Gus Yani. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, relawan nakes ini berasal dari para dokter, perawat, bidan,  apoteker dan mahasiswa kesehatan yang masih duduk pada semester akhir di Fakultas Kesehatan.

“Kami sangat menghargai dan berterimakasih sekali kepada Anda yang telah bersedia mengabdikan diri untuk masyarakat yang membutuhkan. Hal ini akan menjadi kebanggaan Anda sebagai generasi milenial,”kata Gus Yani. 

Menurut Bupati, pelatihan vaksinator ini sebagai langkah persiapan vaksinasi masal yang diperkirakan dimulai Agustus 2021. “Sekitar bulan Agustus dan September akan ada droping vaksin dalam jumlah besar dari Pemerintah pusat. Dengan demikian kami sudah mempersiapkan tenaga, sarana dan prasarana untuk vaksinasi masal,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Bupati berharap setelah vaksinasi massal ini, maka 70 persen  masyarakat Gresik sudah melaksanakan vaksinasi. Herd imunity bisa dicapai di Gresik. Gus Yani menyatakan bangga terhadap masyarakat Gresik karena animonya sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi. Bahkan beberapa saat sampai kehabisan vaksin.

Saat ini, program vaksinasi telah mencapai 30 persen. Gus Yani optimistis kurun waktu dua bulan bisa mencapai 70 persen. Mayoritas warga Kota Santri telah mendapatkan vaksin. (yad) 

Optimistis, Herd Immunity Warga Gresik Sudah Tervaksin, September Selengkapnya