Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil

GRESIK,1minute.id – Suasana Pasar Baru Gresik terlihat sepi pada Rabu, 21 April 2021.  Sejumlah pedagang memilih untuk tidur sambil menunggu pembeli.  Pedagang lainnya memilih bercengkrama dengan tetangga kios. Karena pengunjung pasar berlokasi di Jalan Gubernur Suryo, Gresik bisa dihitung dengan jari. Daya beli masyarakat belum pulih akibat wabah corona setahun terakhir ini.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Gresik. Sidak untuk mengetahui persediaan dan harga sembako selama puasa suci Ramadan. 
Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah merasa lega karena harga kebutuhan relatif stabil.

“Stok aman, harga relatif stabil,”ujar Bu Min didampingi Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga pada Rabu, 21 April 2021.

PKL : Pedagang pakaian di trotoar depan Pasar Baru Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementera itu, Kepala Diskoperindag Gresik Agus Budiono mengaku bersyukur harga kebutuhan pokok relatif stabil. “Hanya satu atau dua kebutuhan ada kenaikkan,”ujarnya. 

Dalam pantauan 1minute.id, dua harga kebutuhan tren naik adalah ayam potong dan daging sapi. Harga ayam potong naik Rp 286 menjadi Rp 24.214 perkilogram. Harga daging sapi naik Rp 429 menjadi Rp 99.734 perkilogram. “Kalau daging sapi yang baik Rp 100 ribu sak kilone,”ujar seorang pedagang. (yad)

Daya Beli Masyarakat Masih Rendah, Harga Relatif Stabil Selengkapnya

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual

GRESIK,1minute.id – Pasar dan kontes ikan bandeng kembali digelar Pemkab Gresik. Tradisi turun temurun dinyakini sejak Sunan Gir, sekitar 5 abad silam itu sempat terhenti karena wabah covid-19.

Tapi, tadisi pasar bandeng biasanya digelar pada 27 Ramadan tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dipusatkan di sepanjang Jalan H.Samanhudi, HOS Cokroamikoto, Basuki Rahmat dan Raden Santri. Karena masih masa pandemi, pasar bandeng digelar di sepuluh dari 18 kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Penjabat Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan Kontes bandeng akan dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 secara virtual. Rencananya kegiatan ini akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Kami berharap bandeng peserta kontes ini adalah asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Abimanyu menyampaikan harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai memimpin rapat koordinasi pelaksanaan kontes bandeng yang berlangsung di Ruang rapat kantro Bupati Gresik pada Rabu, 21 April 2021.

Bandeng hasil kontes ini nantinya akan dilelang secara virtual kepada masyarakat serta para Bupati Walikota se-Jawa Timur yang diundang secara daring.  

Pj Sekda Abimanyu menambahkan sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani agar tradisi pasar bandeng, lelang dan kontes bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. 

Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan event tahunan ini juga runtuh akibat pandemi. Untuk itu panitia telah menyiapkan 10 tempat pasar bandeng yang tersebar di 10 tempat di beberapa kecamatan di Gresik. Masing-masing titik pasar bandeng akan melaksanakan kegiatan jual bandeng dan pernak-pernik kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai tanggal 5 sampai 10 Mei 2021.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol  Reza Pahlevi , pasar bandeng digelar di 10 titik.Masing-masing tempat yaitu, di Lapangan Sitarda Ujungpangkah, Alun-alun Sidayu, Lapangan Gembos Bungah, Lapangan Suci Manyar, Areal Pasar Baru Gresik, Lapangan Manunggal Kedamean, Lapangan Klampok Benjeng, Halaman Kecamatan Cerme, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan. (yad)

Pasar Bandeng Digelar di 10 Titik, Bupati/Wali Kota di Jatim Bakal Ikuti Lelang Bandeng Virtual Selengkapnya

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman

GRESIK,1minute.id – Puasa Ramadan memasuki hari ke-9 pada Rabu, 21 April 2021. Kondisi pasar swalayan maupun tradisional terlihat mulai ramai pengunjung.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama tim Satgas Pangan Satreskrim Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) di toko swalayan Serikat Jaya dan Pasar Baru.

Di toko swalayan Serikat Jaya Wabup Aminatun Habibah memantau perkembangan sembako yakni beras, gula dan minyak goreng. Pagi itu, kondisi swalayan di Jalan R.A Kartini, Gresik  itu mulai ramai pengunjung. 

Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah didampingi Kadiskoperindag Agus Budiono, dan Kadis Pertanian Eko Anindito langsung njujuk tempat beras. Bu Min lalu melihat list harga toko dengan versi diskoperindag. Terlihat juga Ketua Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo. “Secara keseluruhan stok barang cukup. Harga stabil,”ujar Bu Min.

SEMBAKO : Wabup Gresik Aminatun Habibah, Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dan Satgas Pangan Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayogo melihat stok dan harga gula di swalayan di Gresik pada Rabu, 21 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik meminta penggelola swalayan untuk menerapkan protokol kesehatan. “Semoga pandemi corona cepat berakhir. Sehingga daya beli masyarakat meningkat,”harap Bu Min.

Manajer Toko Serikat Jaya Li Hong Song berharap puasa dan lebaran tahun ini ada peningkatan daya beli masyarakat. “Tahun lalu, sudah setengah mati. Tahun ini, Januari dan Februari juga sangat sulit,”kata Li Hong Song. Bulan Maret mulai merangkak naik daya beli masyarakat. “Tapi, Saya tidak bisa memprediksi kondisi pasar. Karena kondisi pandemi,”ujar Song.(yad)

Wabup dan Satgas Pangan Sidak Sembako, Harga Stabil, Stok Aman Selengkapnya

Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim

GRESIK,1minute.id – Pemerintah melarang mudik lebaran. Sebab, pagebluk corona lebih setahun belum berakhir. Mudik atawa pulang kampung, tradisi masyarakat Indonesia menjelang Hari Raya Idul Fitri berpotensi menyebarkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Sosialiasasi melalui radio, media sosial hingga turun lapangan dilakukan kesatuan polisi lalu lintas Polres Gresik. Selain itu, polisi akan melakukan penyekatan di 20 titik perbatasan di Jawa Timur.

Foto screenshot suarasurabaya.net

Kapolres Gresik AKBP Arief fitrianto  M.M, melalui Kaur mintu Satlantas Polres Gresik IPTU Ali Fauzi mengatakan mendukung progam Pemerintah berkaitan dengan larangan mudik dari 6 s/d 17 Mei 2021 dikarenakan negara kita masih masa pandemik Covid-19.

“Kami beralasan menggunakan media berupa Radio karena dimiliki oleh semua masyarakat dan siarannya menjangkau semua lapisan masyarakat sampai ke pelosok desa dan diharapkan informasi larangan mudik ini diketahui khalayak ramai serta masyarakat menunda untuk mudik sampai batas waktu yang ditentukan oleh Pemerintah,”kata Ali Fauzi. (yad)

Cegah Mudik, Polisi Lakukan Penyekatan di 20 Titik Lokasi Jatim Selengkapnya

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka lebar kepada forum kerukunan umat beragama (FKUB) Gresik untuk bersama-sama membangun masyarakat Gresik. Kekuatan bangsa Indonesia karena adanya toleransi umat beragama. Hal demikian juga yang terjadi di Gresik. 

“Beragam agama yang ada di Indonesia bisa guyub dan rukun berdampingan bisa kita lihat juga pada kehidupan masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani menangapi keinginan Ketua FKUB Gresik KH Afif Ma’sum dalam pidatonya yang disampaikan oleh Wakil Ketuanya In’am agar Pemerintah hadir pada kehidupan keagamaan pada Selasa, 20 April 2021.

Bupati  hadir bersama Forkopimda Gresik membuka acara sosialisasi Peraturan Bersama Menteri Agama nomor 9/2006 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 8/ 2006 tentang pedoman pelaksanaan tugas kepala daerah/wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan forum kerukunan umat beragama, dan pendirian rumah ibadat.

Selain anggota FKUB yang beranggotakan para tokoh agama di Gresik ini, kegiatan di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati ini juga dihadiri oleh 250 orang berbagai elemen hingga tingkat rukun warga.

Gus Yani-sapaan- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para anggota FKUB dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama di seluruh wilayah Gresik. 

“Kami dan masyarakat sangat merasakan bahwa peran FKUB sudah sangat banyak dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan di masyarakat. Selama ini FKUB sudah berperan dalam menjaga dan memupuk kerukunan antarumat beragama di Gresik, itu bukan pekerjaan yang mudah,”ujar Gus Yani.

“Kita berharap ada peningkatan peran FKUB dalam merawat kerukunan di Indonesia, tentu dengan dukungan optimal dari pemerintah daerah,”imbuhnya. (yad)

Bupati Gresik : Kekuatan Bangsa Indonesia karena Toleransi Umat Beragama Selengkapnya

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas


GRESIK,1minute.id – Pengaman objek vital, perkantoran dan pusat perbelanjaan semakin diintensifkan. Puluhan anggota Sabhara Polres Gresik dengan senjata lengkap dikerahkan.

Patroli dilakukan bertujuan menciptakan situasi tetap aman dan kondusif di bulan Suci Ramadan. 
Sejumlah anggota personel Sabhara bersenjata ini mendatangi kantor perbankan, toko perhiasan hingga masuk ke pssar tradisional yang selalu ramai pengunjung.

Dalam giat patroli ini, anak buah AKP Yudhi P., Kasat Sabhara Polres Gresik melakukan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.  Modus penipuan, peredaran uang palsu hingga tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor). 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Sabhara  AKP Yudhi P., mengatakan Polres Gresik secara intensif melaksanakan giat patroli dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan. 

Yakni, melaksanakan kegiatan perbankan, patroli pasar, patroli ngabuburit, patroli tarawih dan patroli sahur. “Harapannya masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas kegiatan sehari-hari,”kata AKP Yudhi. (yad)

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas Selengkapnya

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor


GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri tren kejahatan cenderung meningkat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Iqbal Agus Wahyudi , 24, dengan Anjasari Jamil , 23.

Pasutri itu menjadi korban keganasan bandit jalanan di Jalan Raya Karanglo, Desa/Kecamatan Driyorejo. Tas warna pink milik Anjasari berisi uang dan ponsel ditarik bandit jalanan hingga korban gulung kuming dari motornya di jalan beraspal.

Informasi yang dihimpun, pasutri Iqbal dan Anjasari berboncengan naik Honda Scoopy nopol AG 3922 VAE.  Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa/Kecamatan Driyorejo dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro nopol W 3595 DE.

Salah satu pelaku menarik tas selempang milik korban sehingga oleng ke kiri. Tarikan bandit jalanan itu membuat tali tas Anjarsari terputus. Iqbal yang asal Taman, Sidoarjo itu kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dari motornya.

Iqbal dan istrinya, mengalami luka-luka teriak minta tolong. Massa mendengar teriakan melakukan pengejaran. Bandit jalanan belakangan diketahui bernama Dimas Catur Aditya , 23, dan Govin Ganda Ganjar, 21 tertangkap massa.

Pelaku tinggal Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya digebuki massa. Beruntung ada polisi yang sedang patroli disekitar lokasi kejadian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaedi membenarkan penangkapan jambret itu. “Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE milik pelaku kami amankan,”kata AKP Zunaedi kepada wartawan pada Senin, 19 April 2021. (yad)

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor Selengkapnya

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 80 persen peserta didik mengingingkan pembelajaran tatap muka (PTM). Antusiasme itu terlihat di PTM hari pertama pada Senin, 19 April 2021.

Seluruh lembaga pendidikan negeri dan swasta jenjang SD dan SMP melakukan PTM. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) melakukan PTM. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik. Di dua sekolah negeri itu, peserta didik kelas IX sedang menjalani ujian sekolah. Ini US offline kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Di SMP Negeri 4 Gresik ujian sekolah menggunakan komputer. Sedangkan, di SMP Negeri 2 Gresik ujian menggunakan papertest. Di SMP Negeri 2 Gresik, misalnya. 

Rombongan belajar (Rombel) kelas IX berjumlah 254 siswa. Peserta PTM sebanyak 250 siswa. Empat siswa sisanya memilih ujian sekolah dalam jaringan. Sedangkan, di SMP Negeri 4 Gresik, siswa kelas IX memilih ujian offline “hanya” 3 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, semua itu putusan demokratis wali murid, peserta didik, komite sekolah dan satgas Covid sekolah.

“Tidak memaksakan wali murid dan memberatkan sekolah. Ini bentuk musyawarah yang baik dan mengikuti PTM atau daring,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu. Akan tetapi, untuk siswa kelas VII dan VIII, tambah Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, banyak wali murid yang menginginkan PTM.

Data dari kepala SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman menyebutkan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Gresik berjumlah 287 siswa memilih PTM 264 siswa. Sedangkan, siswa kelas VIII berjumlah 280 siswa meninginkan PTM 256 siswa. “Mayoritas menghendaki PTM,”ujar Gus Yani.

Putusan PTM diambil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah rapat koordinasi bersama forkopimda terkait perkembangan virus covid-19. Pagebluk mengalami tren menurun dari zona merah menjadi kuning.

Selain itu hasil polling Dispendik mayoritas atau sekitar 80 persen wali murid menginginkan PTM. Meski begitu, Gus Yani akam melakukan evaluasi PTM. Gus Yani berharap PTM tidak menimbulkan klaster baru. 

Dalam sidak di dua sekolah negeri itu, Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas tindakan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan ketat untuk siswa dan guru. Bahkan, Gus Yani yang menjadi Komandan Satgas Covid-19 Gresik tetap menjalani prokes yakni masuk bilik sanitizer, cuci tangan dan tes suhu badan. (yad)

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman Selengkapnya

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM

 GRESIK,1minute.id – Pembelajaran tatap muka (PTM) dimulai serentak di Kota Santri pada Senin hari ini, 19 April 2021. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) negeri dan swasta melakukan PTM kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di dua sekolah yakni SMP Negeri 2 Gresik dan SMPN 4 Gresik. Di dua lembaga pendidikan itu, dilakukan penerapan protokol kesehatan (prokes).

Seluruh siswa wajib memakai masker, face shild, cuci tangan, tes suhu badan menggunakan thermo gun

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di mulai sesuai hasil evaluasi bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) perkembangan corona virus disease 2019 di Gresik menunjukkan tren menurun. 

“Dari semula zona merah, sekarang zona kuning,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 19 April 2021. PTM, tambahnya, dilakukan sesuai prokes. “Dalsm seminggu pertama kami akan melakukan evaluasi. Semoga PTM tidak menimbulkan klaster baru,”kata Gus Yani didampingi Wabup Aminatun Habibah, dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin usai sidak di SMPN 4 Gresik.

Gus Yani terlihat puas kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan. Bahkan, Komandan Satgas Covid-19 ini menjalani pemeriksaan suhu badan. 

Kepala Dinas Pendidikan Gresik Mahin mengatakan, hasil polling dengan cara pengisian angket mayoritas peserta didik menginginkan untuk PTM. “Lebih dari 80 persen peserta didik menginginkan PTM,”kata Mahin. (yad)

80 Persen Peserta Didik Inginkan PTM Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan


GRESIK,1minute.id – Mujib Riduan risau. Wakil Ketua DPRD Gresik itu khawatir jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti tiba-tiba ambruk. Sebab, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Beton, Kecamatan Menganti dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean rusak berat. 

Konstruksi rawan ambles karena tidak kuat menahan beban yang ada diatasnya. Selain pejalan kaki, pengendara sepeda motor tetap boleh lalu lalang diatas jembatan selebar 4 meter, panjang 15 meter itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyebut jembatan tersebut harus dibongkar total. Politisi PDIP ini melihat pondasi jembatan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Menganti dan Kedamean itu sudah tidak layak. Sehingga harus di revitalitasasi.

Kontruksi retak-retak dan tidak layak jika dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Apalagi kendaraan truk bermuatan melintas jalan milik Kabupaten itu. Mujid mengaku berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Gresik namun tak kunjung direspon. 

“Saya kordinasi dengan dinas PU pak Gunawan (Kepala dinas PUTR) tidak bisa dihubungi, kondisinya seperti ini kita harus koordinasi secepatnya. Terkait masalah anggaran P-APBD akan kita laksanakan secepatnya, kita angggarkan, PU butuh berapa karena ini sudah tidak bisa direhab, kemiringan seperti ini,” terang Mujib pada Minggu, 18 April 2021.

Mujib menyebut kondisi jembatan itu rusak paling parah terjadi pada tahun lalu, setiap tahunnya ada kerusakan, kerusakan tergerus air sehingga retak-retak. Ditambah lagi jalur ini juga jalan alternatif. “Dilewati truk pembawa material. Tidak ada masalah kalau jembatannya bagus. Warga Menganti, Benjeng, Balongpanggang bisa lewat sini, jalan alternatif Domas Menganti menuju Desa Gluranploso, Kecamatan Kedamean,” paparnya. 

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2 miliar, tidak hanya pembangunan jembatannya saja, meliputi plengsengan minimal 20 meter kanan kiri untuk menjaga kekokohan jembatan.

“Ini bongkar total, ini pasti prioritas program visi misi Gus Yani , infrastruktur ini menjadi prioritas. Misalkan ini ambruk akan menyulitkan arus masyarakat di dua kecamatan ini, perekonomian warga yang bekerja di Surabaya atau ke pasar maupun Gresik kota. Tahun ini harus tuntas,”tegasnya lagi.

Pihaknya mengimbau, kendaraan besar seperti truk jangan melintasi jalan ini dahulu, karena bahaya. “Jika terus dilewati karena kontruksi ini sudah ambruk, kalau nanti ambruk membahayakan, bisa menelan korban jiwa karena tingginya dari sungai sekitar tiga meter lebih,”katanya. 

Salah seorang pengendara kendaraan roda dua bernama Andy mengaku terganggu saat melintas. Karena harus ekstra hati-hati. Apalagi kondisi jembatan itu miring. “Sangat menganggu karena sering lewat sini. Pesannya terutama truk bermuatan itu dihentikan dulu, kasihan warga.

Harapan saya karena disini juga jalan alternatif ketika jalan morowudi terendam banjir luapan Kali Lamong biar warga tidak terganggu karena ini parah sekali,”kata dia.

Seperti diberitakan, jembatan Desa Beton rusak parah.Konstruksi bagian bawah telah patah. Jembatan menghubungkan Desa Cermen, Kecamatan Menganti akhirnya ditutup untuk kendaraan roda empat. “Hanya pengendara roda dua yang boleh melintas,”kata Camat Menganti Sujarto. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan Selengkapnya