Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 526 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik naik pangkat. Surat keputusan kenaikkan pangkat (SKKP) diserahkan simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati pada Senin, 12 April 2021.

Rinciannya, 240 pegawai struktural dan 268 fungsional. Mereka tampak semringah. Wabup Aminatun Habibah sempat menanyakan besaran nominal kenaikkan gaji mereka itu kepada Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Gresik Nadlif?

“Kenaikkan sedikit,”jawab Nadlif membuat Bu Min -sapaan-Aminatun Habibah tersenyum.
Bu Min kemudian meminta kepada abdi negara itu untuk tetap bekerja memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Hal ini karena komitmen pemerintahan Gus Yani (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,Red) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”kata Bu Min serius.

Dia melanjutkan, tidak semua PNS bisa naik pangkat sesuai waktunya. Hal ini tergantung kinerja masing-masing. “Kalau kinerjanya baik, maka saat pensiun nanti akan selalu dikenang dan bisa dijadikan contoh oleh PNS yang lain. Tentu saja pada masa purna tugas nanti menjadi husnul khotimah,”pesan Bu Min. 

Sekretaris Daerah Gresik Abimanya Poncoatmojo Iswinarno saat membacakan laporan mengatakan, jumlah PNS yang naik pangkat pada periode 1 April 2021 ini sebanyak 526 orang. Rnciannya, PNS struktural 240 orang dan fungsional 268 orang.

“Selamat kepada yang naik pangkat, semoga anda semakin bersyukur dan meningkatkan kinerjanya. Tidak semua PNS itu bisa naik pangkat tepat waktu. Hal ini tergantung kinerjanya. Banyak PNS yang terpaksa tertunda kenaikan pangkatnya. Ingat naik pangkat bukan hak, anda perlu instropeksi diri,”katanya.

Dijelaskan oleh Sekda bahwa naik pangkat bukan hak, artinya PNS tidak berhak menuntut BKD bila kenaikan pangkatnya tertunda. “Kalau gaji itu hak dan anda boleh protes bila gajinya tidak sesuai baik besaran atau waktunya,”imbuhnya. (yad)

Ingin Husnul Khotimah, Kerja yang Baik Melayani Masyarakat Selengkapnya

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan

GRESIK,1minute.id – Penjahat semakin nekat beraksi di wilayah hukum Polres Gresik. Belum terungkap perampokan rumah di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan BP Kulon, Gresik dan Pembobolan rumah warga di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Kini, penjahat jalan mengobok-obok Kota Gresik. Korban bernama Nurul Asikin dan Sunarti. Dua perempuan dijabret pelaku di Jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebonas dekat depan Kantor Dinas Informasi Komunikasi (Diskominfo) Gresik pada Jumat, 9 April 2021.

Menurut keluarga korban, Karis Singgih Yudi Purnomo mendapat kabar Nurul Asikin dan Sunarti dilarikan ke RS Semen Gresik. “Korban terjatuh dari motor setelah tasnya dijambret,”kata Karis dalam laporan kepada polisi pada Jumat, 9 April 2021. 

Masih menurut Karis, korban Nurul dan Sunarti hendak pergi ke Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 9 April 2021. Kedua perempuan ini naik motor Suzuki Spin dari rumahnya di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas sekitar pukul 04.00.

Diduga pelaku membuntuti korban sejak keluar dari rumah. Kondisi jalan sepi, korban memilih melewati jalan Raya DR Wahidin Sudirohusodo daripada Jalan Tridharma Gresik. Sebelum simpang empat Kebomas, pelaku memepet motor korban. Sejurus kemudian bandit jalanan itu menarik tas pinggang warna merah milik korban.

Tali tas terputus, korban gulung kuming di jalan nasional itu. Bagian bawa kelopak mata korban berdarah. Beruntung nyawa korban selamat. “Dalam korban ada uang tunai Rp 10 juta, perhiasan dan smartphone Samsung A20s,”jelas Karis. 

Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto mengatakan korban tidak melapor ke Polsek. “Korban lapor ke Polres. Kasusnya ditangani Polres,”kata Kompol Yulianto. (yad)

Waspada, Bandit Bergentayangan, Korban Berjatuhan Selengkapnya

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik bergerak cepat meringan penderitaan korban gempa bumi di Malang. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 1.000 paket sembako pada Minggu, 11 April 2021.

Koordinator Satgas Tanggap Bencana BUMN Jawa Timur (Jatim) itu membagikan ribuan paket sembako melalui Pemkab Malang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, mengatakan gempa  berkekuatan magnitudp 6,1 ini telah menyebabkan aktivitas perekonomian warga terhenti, sehingga para korban bencana membutuhkan bantuan cepat. 

“Untuk itu melalui program CSR Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi ini, kami ingin membantu meringankan beban para korban sekaligus upaya pemulihan kondisi pasca bencana,”ujar Dwi Satriyo.

Paket sembako itu berupa, beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram dan mie instan 3 bungkus). Bantuan CSR ini diserahkan melalui pemkab setempat untuk selanjutnya didistribusikan kepada korban di beberapa wilayah.

“Meskipun wilayah operasional perusahaan berada di Gresik, kami sangat prihatin dengan apa yang dialami korban bencana gempa bumi di Malang dan sekitarnya,”kata Dwi Satriyo.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat meringankan beban para korban, dan kami berharap kondisi segera pulih,”tandasnya.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021. Gempa itu dirasakan di 16 kabupaten/kota hingga Jogjakarta, Bali dan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). BNPB mencatat lebih dari 300 rumah rusak dan 8 orang meninggal dunia.  (yad)

Petrokimia Gresik Salurkan Seribu Paket Sembako ke Korban Gempa Malang Selengkapnya

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan

GRESIK,1minute.id  – Lembaga Falakiyah PCNU Gresik akan melakukan rukyatul hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. Rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan ini dilakukan dengan protokol kesehatan.

“Rukyatul hilal kami lakukan Senin besok,”kata Wakil Ketua Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik Muchyidin El Hasan dikonfirmasi pada Minggu, 11 April 2021.

Tentang ketinggian Bulan ketika rukyat dilakukan, Muchiyidin, menyatakan merujuk dari beberapa metode hisab Tadqiqi ketinggian hilal diatas 2 derajat. “Senin besok tinggi hilal antara 2° 52′ 08″ sampai 3° 38′ 39”,”kata Muchyidin yang juga Waka Kesiswaan SMA NU 2 Gresik ini.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah pada Senin besok, 12 April 2021. Sidang isbat akan digelar pada 29 Syakban ini. Hal ini sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Rangkaian sidang isbat akan diawili dengan penjelasan posisi hilal dan pelaksanaan rukyatul hilal awal Ramadan. Penetapan awal Ramadan apabila posisi hilal berada di ufuk berkisar antara 2 derajat 37 menit sampai 3 derajat 36 menit. (yad)

Rukyatul Hilal LF PCNU Dilakukan Senin Besok dengan Protokol Kesehatan Selengkapnya

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Badan Pananggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat satu unit rumah di Gresik mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi, 10 April 2021.

Sementara itu, update data terakhir Sabtu malam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendata, ada lebih dari 300 rumah yang mengalami kerusakan dengan berbagai tingkatan, akibat gempa mengguncang Malang dan sekitar Jawa Timur pada Sabtu siang tadi. 

“Data itu terakhir diterima BNPB pada pukul 20.00 lebih dari 300 rumah rusak dengan tingkatan berbeda, dari ringan hingga berat,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati melalui keterangan resminya pada Sabtu, 10 April 2021. 

BNPB mengimpun sejumlah data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di wilayah Jawa Timur terkait dampak yang diakibatkan gempa tersebut. 

Dari hasil penghimpunan BNPB, total rumah yang mengalami kerusakan berat sebanyak 11 unit; rusak dengan kategori sedang sebanyak 194 unit dan rusak kategori ringan 126 unit.

“Catatan sementara, 13 unit rumah rusak namun belum ditentukan kategori tingkat kerusakan. Sedangkan sejumlah kerusakan fasilitas umum, antara lain sarana Pendidikan 11 unit, kantor pemerintah 7, sarana ibadah 6, RSUD 1 dan pondok pesantren 1,”katanya.

Sedangkan korban meninggal dunia akibat gempa tersebut, BNPB masih menunggu verifikasi data dari BPBD. Dari data yang diperoleh sementara, korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, luka berat dua orang, dan luka ringan 10 orang.

“Data meninggal dunia berjumlah 7 jiwa, luka berat 2, dan luka ringan 10. Korban meninggal dunia di Kabupaten Malang 3 jiwa, Lumajang 2 dan di wilayah perjalanan Lumajang – Malang 2. Korban luka-luka teridentifikasi di wilayah Kabupaten Lumajang,”katanya. (yad)

BNPB Mencatat 300 Rumah Rusak, 7 Meninggal Akibat Gempa di Jawa Timur Selengkapnya

Mandi sama Cucu, Kakek Tenggelam di Waduk

GRESIK,1minute.id – Kebahagian Mat Ridwan bersama cucunta hanya seumur jagung. Kakek 61 tahun itu ditemukan meninggal di Waduk Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Gresik pada Sabtu, 10 April 2021.

Informasi yang dihimpun, siang sekitar pukul 12.00 Mat Ridwan mengajak cucunya mandi di Waduk Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. 

Mandi bersama kerap dilakukan antara Mat Riduwan dengan cucunya. Apalagi, belakangan ini cuaca cenderung panas. Mandi di waduk dekat rumah menjadi pemandangan biasa. 

Ketika sedang mandi itu, kaki Mat Riduwan diduga mengalami kram. Riduwan yang pandai berenang itu akhirnya tenggelam. Cucu Riduwan lari minta tolong. Dalam sekejab warga berdatangan dan melakukan pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Gresik Tarso Sagito mengatakan, tim pencarian menemukan korban Riduwan sekitar pukul 14.30. “Korban ditemukan kondisi meninggal,”ujar Tarso. (yad)

Mandi sama Cucu, Kakek Tenggelam di Waduk Selengkapnya

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian

GRESIK 1minute.id — Anggota Polsek Tambak, Pulau Bawean membongkar “kuburan” sepeda motor di tengah hutan Desa Klumpang Gubuk, Kecamatan Tambak, Pulsu Bawean pada Kamis, 8 April 2021. 

Pembongkaran tanah itu dilakukan setelah polisi menangkap dua remaja milenial berinisial  KA ,18, dan SL ,17. Keduanya, warga Kecamatan Tambak. Kini, penyidik Polsek Tambak masih melakukan pemeriksaan intensif kedua pelajar tersebut.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Tambak AKP Rachmad Triyanto mengatakan, pencurian sepeda motor (curanmor) Yamaha Jupiter nomor polisi (nopol) W 5055 BH dilaporkan hilang pada Selasa, 6 April 2021.

Korban bernama Supriyadi, 43, warga Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean.
“Motor korban diparkir dalam rumah kosong,”terang Rachmad dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 9 April 2021. Kedua pelaku, tambahnya, masuk rumah kosong itu dengan mencongkel jendela dengan menggunakan obeng. Motor lalu dibawa kabur.

Diduga karena khawatir diketahui warga, kedua pelajar itu lalu mempreteli motor hasil curian. “Setelah dipreteli, bodi , mesin dan lainnya ditanam di area hutan,”ujarnya. Hasil penyelidikan anggota reserse kriminal (reskrim) Polsek Tambak, pelaku curanmor mengarah kepada dua anak milenial itu.

Ada sejumlah saksi melihat, mereka membawa motor ke dalam hutan di Desa Lumpang Gubuk, Kecamatan Tambak. “Ketika kami lakukan interogasi mereka mengaku telah mencuri motor. Motor lalu di tanam di area hutan,”katanya. Untuk menuju hutan itu, harus jalan kaki sejauh 1 kilometer. 

“Selama saya disini, mungkin kali pertama ada curanmor di Tambak, Pulau Bawean. Tapi, kalau motor tertukar sering. Karena para pemilik ketika parkir kunci kontak tidak dilepas. Biasanya beberapa jam kemudian dikembalikan,”ujarnya. (yad)

Polisi Bongkar “Kuburan” Motor Hasil Curian Selengkapnya

Perkara Suropadi Segera Disidangkan, Terdakwa Tetap Ditahan

GRESIK,1minute.id – Dugaan korupsi Camat Duduksampeyan (non aktif) Suropadi segera masuk meja hijau, pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya berlokasi di Sidoarjo. 

Penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) melimpahkan berkas dan tersangka kepada jaksa penuntut umum (JPU) pada Jumat, 9 April 2021. Tersangka Suropadi didampingi oleh tim kuasa hukumnya, Fajar Yulianto. 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo mengatakan penyidikan perkara dugaan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan telah selesai.

“Tadi pukul 11.00 siang, dilakukan tahap dua, jaksa penyidik melimpahkan berkas perkara dan tersangka kepada JPU (jaksa penuntut umum),”kata Dymas dikonfirmasi wartawan pada Jumat, 9 April 2021.

Tersangka Camat Duduksampeyan (non aktif) didampingi oleh tim kuasa hukumnya, Fajar Yulianto dkk. “Terdakwa tetap ditahan,”terang Dymas. Ia melanjutkan, dalam waktu dekat JPU akan melimpahkan berkas perkara Suropadi kepada Pengadilan Tipikor Surabaya di Sidoarjo. 

Perkara dugaan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan segera disidangkan. Terpisah, kuasa hukum Suropadi, Fajar Yulianto membenarkan pelimpahan tahap dua itu.

“Ya. Kita ikuti saja hukum acaranya, hanya mengharap agar tidak terlalu lama untuk segera dilimpahkan dan sidangkan,”kata Fajar Yulianto. 
Terkait pengalihan penahanan Suropadi, Fajar tetap berupaya mengajukan pengalihan penahanan.

“Kami tetap akan mengupayakan pengalihan jenis penahanan jika telah beralih kewenangan ke majelia Hakim,”kata Fajar. Seperti diberitakan, tersangka Camat Duduksampeyan Suropadi ditahan oleh Kejari Gresik atas dugaan tindak pidana korupsi anggaran Kecamatan selama tiga tahun sejak tahun 2017-2019.

Suropadi ditahan sejak 15 Februari 2021.
Hasil audit yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Gresik, selama kurun waktu  3 tahun, negara dirugikan sekitar 1,041 Miliar.

Kuasa hukum Suropadi, Fajar Yulianto sempat mengajukan pengalihan penahanan dari rutan Gresik ke tahanan kota. Namun, upaya pengalihan penahanan tidak dikabulkan jaksa. Suropadi pun tetap mendekam ditahanan rutan Gresik. (yad)

Perkara Suropadi Segera Disidangkan, Terdakwa Tetap Ditahan Selengkapnya

Bangun TPST di Wilayah Gresik Selatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana membangun tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) di Gresik Selatan. Pembangunan TPST itu akan mengangkut sampah warga rumah tangga di lima kecamatan. Yakni, Kecamatan Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika menemui aktivis lingkungan di Ruang Dhurung, Bawean Kompleks Kantor Bupati pada Kamis, 8 April 2021. TPST ini akan mengurangi tumpukan sampah di TPA Ngipik yang sudah sangat penuh.

“TPST di wilayah selatan, mudah-mudahan pada tahun ini bisa kita lakukan kerjasama dengan pihak ketiga,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pihaknya dalam membangun Gresik Baru mengajak segala elemen untuk memberikan saran dan masukan.

Termasuk masyarakat maupun LSM pemerhati lingkungan yang menemukan tumpukan sampah di bahu jalan yang dibuang sembarangan. Cukup dilaporkan melalui melalui smartphone aplikasi Gresikpedia.

“Saya mengajak teman-teman pemerhati sampah, kami sudah melaunching aplikasi Gresikpedia, agar jarak komunikasi masyarakat dengan pemerintah dekat. Ada tumpukan sampah dilaporkan,”kata Bupati Gresik termuda itu.

Tidak hanya LSM, tambahnya, pemerhati sampah dan masyarakat saja yang melapor. Gus Yani meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini untuk lebih terbuka dalam menyampaikan informasi.

“DLH kita punya dua unit mobil sikat sampah liar kondisi sampah-sampah teratasi, yang selama ini ditumpuk orang tidak punya tangggung jawab. Ada komunikasi masyarakat dengan pemerintah, saya minta DLH memberi tahu masyarakat mobil itu ke daerah mana saja, ke selatan atau ke utara,”katanya.

Gus Bupati juga meminta DLH untuk menggelar audiensi virtual melalui zoom bersama kepala desa dan pemerhati lingkungan di Gresik. Tujuannya agar ada perubahan yang lebih responsif di tingkat desa. (yad)

Bangun TPST di Wilayah Gresik Selatan Selengkapnya

Sambut Ramadan, Rumah Anjal Gelar Lomba Azan, Pasang Mukena


GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan kurang hitungan jari. Namun, suasana bulan suci yang dinantikan umat muslim itu sudah terasa rumah belajar anak jalanan di terminal Gubernur, Gresik pada Kamis, 8 April 2021.

Mereka menggelar perlombaan azan, pasang sarung, mukena, membaca doa salat , buka puasa hingga peragaan busana. Gelaran sederhana menyambut Ramadan dan Hari Kartini ini membuat para keluarga senyum-senyum. Mereka senang. 

Perlombaan yang bagi membikin orang dewasa dan anak yang biasa mengais rezeki di jalanan terlihat ceria. Menurut Iin Budiarti, perlombaan menjelang Ramadan bertujuan mengajak anak anak asuh untuk menyemarakkan, disamping membuat suasana gembira menyambut Ramadan.

“Kami juga melatih dan membiasakan dan memasang perlengkapan serta mengajari doa-doa dalam salat,”terang ustadzah Iin Budiarti.
Sebab, anak anak jalanan yang biasanya  ngamen dan ngemis juga perlu sentuhan budaya dan kebiasaan yang Islami. Dalam peombaan busana dewasa Ny Sutinah, 45, terpilih sebagai pertama. 

LOMBA AZAN : Agung, peserta lomba azan di rumah anak jalanan di terminal Gubernur Suryo, Gresik pada Kamis, 8 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sedangkan, Agung terpilih sebagai juara pertama azan. Agung keseharian ngamen di simpang empat Sidomoro, Gresik. “Sudah sangat lama tidak pernah azan. Sempat sedikit grogi,”ujar Agung sambil tersenyum.

Hj Fatimah, salah seorang pengajar di rumah belajar anjal  berharap kepada peserta lomba untuk tetap giat dan istiqomah dalam melaksanakan kehidupan yang Islami.

“Untuk pemenang lomba kali ini, jangan dilihat hadiahnya, namun semangat dalam menyongsong bulan Ramadan dan sekaligus membiasakan budaya Islami,”harap pengasuh di Ponpes Kholidiyah ini. (yad)

Sambut Ramadan, Rumah Anjal Gelar Lomba Azan, Pasang Mukena Selengkapnya