Kendalikan Kehamilan, Wabup Gresik Luncurkan Program KB MKJP Gratis

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta warga agar mengatur dan mengendalikan jarak kehamilan sehingga turut menyukseskan program pengendalian laju pertumbuhan penduduk.

Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun saat melaunching Program KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) 2021 di Kampung KB Budi Luhur Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Gresik pada Rabu, 17 Maret 2021.

“Dalam penerapannya, program KB mendorong masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi guna mencegah atau menunda kehamilan hingga saat yang tepat,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Kebijakan pelaksanaan program keluarga berencana ini, tambahnya, meningkatkan kualitas pelayanan KB untuk masyarakat,  mengendalikan kelahiran, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB serta jaminan ketersediaan kontrasepsi. 

Untuk itulah saat ini kita selenggarakan pelayanan kontrasepsi keluarga berencana gratis. Dipilihnya metode kontrasepsi jangka panjang pada pelayanan ini karena metode kontrasepsi jangka panjang merupakan metode kontrasepsi dengan tingkat keefektifan yang tinggi.

“Program KB MKJP merupakan program skala nasional yang memiliki banyak manfaat dan bermuara pada terbentuknya keluarga yang berkualitas dan masyarakat yang sehat, mencegah terjadinya pernikahan di usia dini,” ungkapnya.

Bu Min menambahkan kontrasepsi yang tepat juga akan menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia yang terlalu muda atau terlalu tua, atau akibat penyakit sistem reproduksi.

“Serta menekan jumlah penduduk serta menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan jumlah penduduk. Untuk itu menjadi kewajiban kita bersama untuk mensukseskan program tersebut,”tegasnya.

Ia melanjutkan, program KB MKJP ini juga sangat tepat dilakukan khususnya di saat pandemi. Mengingat, implementasi program tersebut dilakukan sekali pemasangan dan dapat bertahan selama 3 tahun.

MKJP merupakan jenis kontrasepsi yang sekali pemasangannya dapat bertahan selama 3 tahun sampai seumur hidup, sehingga sangat tepat dilakukan khususnya di saat pandemi, karena akseptor tidak perlu ke faskes berkali-kali untuk pelayanan KB. 

Metode KB MKJP ini meliputi IUD (alat kontrasepsi dalam rahim), implant atau susuk, serta medis operasi wanita (MOW) dan medis operasi pria (MOP). 

Adapun pelayanan MKJP yang dilayani saat ini di Desa Kramat adalah IUD (alat kontrasepsi dalam rahim) dan implant atau susuk. Sedangkan untuk pelayanan MOW/MOP akan dilakukan di sarana kesehatan. Yakni,  RSUD Ibnu Sina Gresik dan RS swasta yang melayani sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPA Gresik dr. Adi Yumanto mengatakan tujuan kegiatan ini sebagai penanda dimulainya pelayanan KB MKJP gratis di Kabupaten Gresik.

“Kegiatan ini sebagai upaya untuk pengendalian laju pertumbuhan penduduk,  dan meningkatkan kualitas pelayanan KB untuk masyarakat guna mengendalikan kelahiran, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan KB serta jaminan ketersediaan kontrasepsi,”ujar Adi Yumanto. (*)

Kendalikan Kehamilan, Wabup Gresik Luncurkan Program KB MKJP Gratis Selengkapnya

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid

GRESIK,1minute.id – Pagebluk coronavirus disease 2019 (Covid-19) belum berakhir. Meski, jumlah kasus sembuh trenya lebih tinggi dibandingkan kasus konfirmasi. Masyarakat tidak boleh lengah. Hadirnya, Kampung Sehat 2021 menjadi sebuah harapan menjadikan masyarakat Kota Santri -sebutan lain – Kabupaten Gresik terbebas dari wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Kampung Sehat 2021 resmi dilaunching oleh Direktur Utama (Dirut) PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Wisma Kebomas pada Rabu, 17 Maret 2021. Launching program yang didanai dari Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN penghasil pupuk itu sebesar Rp 1,4 miliar. 

Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan program Kampung Sehat diinisiasi oleh perusahaannya sudah berlangsung 10 tahun. Total dana yang telah dialokasikan untuk kegiatan kampung sehat sebesar Rp 13,4 miliar.

Kurun waktu satu dasawarsa sekitar 13,8 persen dari 1,3 juta penduduk Gresik yang menerima manfaat program Kampung Sehat ini.

“Selama sepuluh tahun tersebut, kami sudah melaksanakan kegiatan pengobatan umum untuk masyarakat, fogging, penanganan gizi buruk, papsmear, khitanan masal, pembangunan IPAL komunal, pencegahan stunting, dan lain-lain,”kata Dwi Satriyo Annurogo.

Untuk program Kampung Sehat 2021  dialokasikan dana sebesar  Rp 1,4 miliar. “Kami mempersiapkan tema kampung Dambaan Bebas Covid,”ujar Dwi Satriyo. Kampung Dambaan kepanjangan dari Dampak Baik Berkelanjutan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik atas program peningkatan Kesehatan kepada masyarakat Gresik selama ini.

“Kolaborasi dan sinergitas memang sangat diperlukan dalam penyelenggaraan Pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap, kedepan harus lebih ditingkatkan dengan cakupan yang lebih luas,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Gus Yani kemudian memaparkan perkembangan pandemic Covid-19 di Kota Santri. Alumnus Fakultas Ekonomi Airlangga Surabaya itu mengatakan pagebluk Covid-19  belum reda. Dia mengajak BUMN untuk bersama-sama membantu Pemerintah dalam penurunan angka paparan Covid-19 di Kota Santri ini.

“APBD di Pemkab Gresik saat ini sangat terbatas. Tentu dengan bantuan korporasi maka kita perlu membagi sasaran program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya. 

“Kami welcome kepada Petrokimia Gresik untuk bersama-sama memutus penyebaran Covid-19.  Juga meningkatkan gizi masyarakat untuk menurunkan stunting,”imbuh Gus Yani. (*)

Petrokimia dan Pemkab Gresik Kalaborasi Launching Kampung Sehat, Wujudkan Kampung Dambaan Bebas Covid Selengkapnya

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat


GRESIK,1minute.id – Mutasi dan rotasi pimpinan di polsek dan kepala satuan jajaran Polres Gresik kembali bergulir pada Rabu, 17 Maret 2021. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama (PJU) di Aula Sarja Arya Racana Polres Gresik itu. 

Tiga PJU itu adalah Kasat Binmas yang dijabat AKP Zunaedi menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Driyorejo menggantikan Kompol Wavek Arifin. Wavek memasuki masa purna tugas di Mapolres Gresik.

Jabatan yang ditinggalkan Zunaedi digantikan AKP M Said semula menjabat Kasubag Hukum Polres Gresik. Kemudian, Kasat Polair Polres Gresik yang sebelumnya dijabat AKP Masyhur Ade digantikan AKP Poerlaksono yang sebelumnya menjadi Kasat Polair Polres Pasuruan.

Masyhur Ade menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo.
Sedangkan, Kapolsek Wringinanom dijabat oleh Iptu Kristisnto menggantikan AKP Cristian Bagus Yulianto akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya menyampaikan mutasi jabatan dalam organisasi Polri merupakan suatu hal yang biasa untuk pembinaan karir bagi anggota Polri dalam organisasi.

“Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kinerja semuanya dalam membantu secara pribadi maupun kedinasan khususnya di Polres Gresik. Sehingga situasi Kabupaten Gresik menjadi aman dan kondusif,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Upacara sertijab PJU ini dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan PJU Polres Gresik ini dilakukan dengan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, untuk pejabat baru segera menyesuaikan diri agar dapat melaksanakan tugas baru sesuai SOP yang ada. “Serta cepat menguasai lingkungan sekitar agar dapat bekerja dengan baik,”harap alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Selengkapnya

ASN Kemenag Teken Pakta Integritas, Sukseskan Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa, Siapkan Seribu Vaksin untuk CJH

GRESIK,1minute.id – Aparat Sipil Negara di Kementerian Agama Gresik bergerak lebih cepat untuk menyukseskan program kerja 99 hari Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.

Mereka menandatangi pakta integritas di ruang Putri Mijil Kompleks Rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim Gresik pada Rabu, 17 Maret 2021. Penandatangan pakta integritas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai rapat kerja (Raker) Kemenag yang dihadiri perwakilan unsur pimpinannya.

Mulai pimpinan kantor KUA, Pengawas, Pejabat Kemenag, Perwakilan dari Pondok Pesantren, Sekolah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus mengatakan, pakta integritas ini ditandatangani untuk mendukung program dan visi-misi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Kami di sini pihak Kementerian Agama Kabupaten Gresik dari kantor KUA, Pengawas, Pejabat Kemenag, Perwakilan dari Pondok Pesantren, Sekolah Diniyah, MI, MTs, MA siap mendukung program Bupati dalam program kehidupan keagamaan,”kata Markus yang diamini oleh peserta raker.

Markus juga berjanji, pihaknya akan semakin meningkatkan program kegiatan sesuai program kerja 99 hari yang sudah di launching oleh Bupati.

Pada kesempatan itu, Markus juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan vaksinasiCovid-19 untuk para calon haji (CJH). Terutama, CJH lanjut usia sesuai arahan pusat.

“Kami sudah menginventarisir calhaj (CJH) manula. Ada seribu calon haji manula dari sekitar 2.300 calhaj kuota Gresik,” katanya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas dukungan para insan Kementerian Agama Gresik.

“Kami mohon kepada pihak Kemenag Gresik untuk meningkatkan perannya dalam membangun kehidupan beragama di Gresik dan terus menerus melakukan sinergitas dengan Pemkab Gresik. Realisasikan Gresik kota Santri menjadi lebih baik, dan tidak saja hanya slogan,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Untuk para pendidik non formal dan pondok pesantren, imbuhnya, meminta untuk lebih meningkatkan perannya dalam membangun kehidupan beragama di Gresik. (*)

ASN Kemenag Teken Pakta Integritas, Sukseskan Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa, Siapkan Seribu Vaksin untuk CJH Selengkapnya

Curah Hujan Menurun, Banjir Kali Lamong mulai Surut


GRESIK,1minute.id – Curah hujan sedikit mereda. Luapan Kali Lamong mulai surut. Jalan Raya Cerme sudah tidak terlihat ada genangan air. Akan tetapi, air luapan Kali Lamong masih terlihat di 16 desa di Kecamatan Cerme.

Jalan Raya Morowudi, Cerme masih dipasang papan pengalihan jalan. Akan tetapi, sejumlah kendaraan roda dua, empat maupun kendaraat berat masih terlihat berlalu lalang di jalan kabupaten itu.

Puluhan anak terlihat bermain air di jalan raya jurusan Cerme-Balongpangang itu. Ada berenang, diantaranya. Munculnya ombak dari lalu lalang kendaraan yang lewat membuat mereka tambah riang. Sementara orang tua mereka mengamati anaknya berenang bagai sebuah danau dadakan itu.

Camat Cerme Suyono mengatakan, banjir Kali Lamong masih menggenangi 16 desa di Kecamatan Cerme. Sebanyak 1.701 rumah tergenangi air banjir. Dibandingkan, sehari sebelum berkurang 288 unit. “Jumlah desa yang tergenangi berkurang satu desa. Siang ini, masih 16 desa yang terdampak Kali Lamong,”kata Suyono pada Rabu. 17 Maret 2021. 

Terparah, genangan air di rumah warga di Desa Morowudi 700 unit, Dungus 500 unit, Iker-ikergeger 350 unit, Guranganyar 310 unit dan Cermekidul 82 unit. Ketinggian airnya antara 20 cm hingga 90 cm.

Dalam pantauan 1minute.id, akses jalan yang masih terputus antara lain ke Desa Pandu. Ketinggian air di jalan poros desa masih setinggi paha orang dewasa. Puluhan sepeda motor milik warga setempat diparkir di depan gerbang masuk ke rumah penduduk.

Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah naik perahu karet sejauh 200 meteran kemudian jalan kaki sejauh 100 meter. “Kalau malam hari, kami berjaga bergantian,”kata seorang warga ditemui 1minute.id pada Rabu, 17 Maret 2021.

Sedangkan, kondis nyaris sama dialami warga Kompleks Cerme Prisma Land (CPL) di Desa Guranganyar. Pasalnya, ketinggian air nyaris mencapai 1 meteran. 
Sehingga, kendaraan milik warga dititipkan di dekat gerbang masuk kompleks perumahan itu. (*)

Curah Hujan Menurun, Banjir Kali Lamong mulai Surut Selengkapnya

Dirut PDAM Giri Tirta : Proyek SPAM BGS, Proyek Investasi Bukan Milik PDAM Giri Tirta

 
GRESIK,1minute.id – Proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) terus dikebut. Proyek untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021 ini ditengarai kerap menimbulkan protes. 

Mulai dari protes masyarakat. Terbaru, polisi dibantu petugas trantib Kecamatan Manyar menghentikan sementara pekerjaan proyek pipanisasi berdiameter 1,100 milimeter atau 1,1 meter itu pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, pekerjaan pipanisasi menjadi biang terjadinya kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik kurun waktu tiga hari terakhir itu dilakukan pada siang hari.

Selain menimbulkan kemacetan panjang, pekerjaan pipanisasi ini berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, material bekas galian di badan jalan penuh lumpur dan lincin.

Bagaimana reaksi Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah? Riza-begitu sapaan-Siti Aminatus Zahriyah mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Bukan proyek PDAM Gresik, tapi investasi dari PPKT,”kata Riza dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa malam, 16 Maret 2021. 

1minute.id mengutip secara utuh dari laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pu.go.id,   proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS)  untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021. Sehingga cakupan layanan air bersih yang didistribusikan oleh PDAM Gresik bisa semakin luas dinikmati masyarakat.

Menurut Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zahriyah, ketika meninjau lokasi Proyek SPAM Bendung Gerak Sembayat di Gresik, Senin (27/4/2020), saat ini tengah dilakukan pemancangan tiang perdana untuk pondasi pompa air baku atau intake, dan sesuai masterplan, intake yang dibangun mampu menampung air dari Sengawan Solo hingga 1.200 m3.

Hingga saat ini progres pembangunan proyek SPAM BGS sudah mencapai 30 persen, yaitu pembangunan secara paralel meliputi pembangunan Instalasi Pengolah Air (IPA), pembangunan Resevoar di Manyar, pembangunan Intake dan kegiatan pipanisasi.

Diharapkan proyek tersebut akan selesai pada Desember 2020, sehingga pada Februari 2021 air SPAM Bendung Gerak Sembayat sudah bisa dinikmati warga. “Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan dan mengawal proyek SPAM BGS ini agar rampung sesuai dengan target, dan air bersih bisa segera didistribusikan dan dinikmati masyarakat,” kata Siti Aminatus Zahriyah. 

Untuk kegiatan pipanisasi dari IPA menuju pertigaan Bungah sejauh 7,8 kilometer, saat ini sudah mencapai 60 persen. Pipa yang memiliki diameter 1,1 meter itu nantinya akan mendistribusikan air bersih hingga 1.000 liter/detik.

Pada awal 2021 jumlah air bersih yang didistribusikan dari SPAM BGS mencapai 500 liter/detik. Jumlah itu akan bertambah menjadi 750 liter/detik pada tahun kedua, dan 1.000 liter/detik di tahun ketiga. “Mohon dukungan dari masyarakat agar proyek berjalan lancar, sehingga masyarakat yang ada di Kecamatan Bungah, Manyar, Gresik bisa segera menikmati air bersih,” katanya. (*)

Dirut PDAM Giri Tirta : Proyek SPAM BGS, Proyek Investasi Bukan Milik PDAM Giri Tirta Selengkapnya

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS


GRESIK,1minute.id – Polisi menghentikan proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Jalan Raya Manyar pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, proyek pipanisasi berdiameter 1.100 milimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) itu. Selain menyebabkan kemacetan, proyek tersebut membahayakan pengguna jalan alias pengendara.

Sebab, tanah bekas galian berlumpur dan nyaris memenuhi badan jalan setelah diguyur hujan.
Sejumlah anggota Polsek Manyar dan Trantib Kecamatan Manyar mendatangi para pekerja pemasanngan pipanisasi yang sedang beraktivitas di jalan nasional itu. 

Sejumlah pekerja lain melakukan pengeboran bawah tanah yang menyeberangi ruas jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu. Anggota Polsek Manyar dengan didampingi petugas Trantib Kecamatan Manyar meminta para pekerja menghentika pengerjaan tersebut. 

Petugas menyarankan pekerjaan dilanjutkan malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan parah. 

Selain itu, petugas juga menghimbau menambah rambu-rambu agar tidak menimbulkan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan anggotanya telah mendatangi lokasi proyek PDAM tersebut.

“Pengerjaan proyek tersebut sudah dua sampai tiga hari dan perlu diketahui akibat proyek yang dikerjakan saat jam kerja sempat terjadi penumpukan kemacetan arus lalin di jalan raya sukomulyo hingga jalan raya manyar akibat pengerjaan proyek tersebut,”ujar Iptu Bima Sakti kepada wartawan pasa Selasa, 16 Maret 2021.

Alumni Akpol 2013 itu menghimbau, demi kepentingan masyarakat terutama pengguna jalan, proyek tersebut dikerjakannya malam hari saja. Dan lumpur yang tersisa segera dibersihkan agar tidak menjadi potensi penyebab Laka Lantas.

“Pihaknya mengupayakan dititik tersebut bisa dilalui dua arah lalu lintas agar tidak sampai terjadi kemacetan,”imbuh perwira dua balok di pundak itu. Lebih lanjut Bima Sakti mengatakan kalau bisa pekerjaan proyek dilakukan diatas jam 18.00 agar tidak terjadi kemacetan saat orang pergi dan pulang kerja. 

“Anggota kami menghimpau ke para pekerja proyek pipa PDAM tersebut untuk meminggirkan alat beratnya agar tidak terjadi kemacematan dan kalo di kerjakan malam pihak kami akan monitoring pengawasannya surat pemberitahuan pekerjaan proyek tersebut juga belum masuk di Polsek,”tandasnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah dikonfirmasi 1minute.id mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Itu proyek milik PPKT bukan PDAM Giri Tirta,”katanya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 16 Maret 2021. (*)

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS Selengkapnya

Perkara Dugaan Korupsi ADD Kades Dooro Segera Disidangkan

GRESIK,1minute.id –  Perkara dugaan tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) yang membelit Mat Ja’i segera disidangkan. Kejaksaan Negeri telah melimpahkan berkas perkara Kades Dooro, Kecamatan Cerme, Gresik itu, ke  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya pada Selasa, 16 Maret 2021.

“Hari ini berkas perkara dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Mat Ja’i telah kami limpahkan ke PN Tipikor,”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo. 

Dengan dilimpahkannya berkas ke PN Tipikor kewenangan status penahanan tersangka saat ini ada PN Tipikor. Tidak hanya itu,  yang harus digaris bawahi meskipun tersangka telah mengembalikan kerugian negara, perkara tindak pidana korupsi ini terus dilanjutkan sampai proses persidangan. 

“Kami masih menunggu jadwal dari PN Tipikor kapan agenda sidang pertama dilaksanakan.  Sementara terkait status penahanan tersangka yang saat ini menjadi tahanan kota sepenuhnya menjadi tanggung jawab dari Pengadilan Tipikor,”jelasnya. 

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menetapkan Kades Dooro Mat Ja’i sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan anggaran desa periode 2015 – 2017. Total dari hasil audit ada kerugian negara sebesar Rp. 253 juta. Mat Ja’i mengembalikan uang kerugian negara (*)

Perkara Dugaan Korupsi ADD Kades Dooro Segera Disidangkan Selengkapnya

Tanggul Tambakberas Jebol, Warga Desa Dampaan Bangun Tanggul untuk Makamkan Tasmin

Warga Desa Dampaan, Kecamatan Cerme ketika memakamkan warga pada Selasa, 16 Maret 2021 ( foto : istimewa)

GRESIK,1minute.id – Luapan Kali Lamong semakin sulit dikendalikan. Debit air yang tinggi membuat tanggul di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme jebol pada Selasa, 16  Maret 2021.

Akibatnya, banjir Kali Lamong semakin meluas di Kecamatan Cerme. Pada Senin malam, ketika Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani me datangi warga air bah masih merendam 12 desa di Kecamatan Cerme. Tadi pagi, Selasa, 16 Maret 2021, desa terdampak banjir tahunan berasal dari kabupaten tetangga itu bertambah empat desa. 

Empat desa susulan yang diduga imbas dari jebolnya tanggul di Desa Tambakberas itu adalah Dampaan ; Padeg ; Cerme Kidul dan Semampir. Ketinggian air di dalam rumah warga di empat desa antara 20 cm – 40 cm. 

Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id di Kecamatan Cerme, ada rumah 2.036 unit , sawah 404 hektar , dan tambak 771 hektar. Selain, ribuan infrastruktur jalan yang terendam air, bagai sebuah telaga dadakan. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang harus di tanggung akibat banjir kiriman itu.

Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan ada tanggul di Desa Tambakberas yang jebol karena tekanan volume air yang sangat kuat. “Iya benar, ada tanggul yang jebol di Desa Tambakberas,”kata Suyono yang juga Plt Camat Duduksampeyan itu. 

Tanggul yang jebol cukup panjang. Lebih dari 3 meteran. Air bah itu menerobos begitu deras. Jebolnya tanggul di Desa Tambakberas ini semakin penderitaan masyarakat. Apalagi, banjir Kali Lamong sudah bertahun-tahun dialami masyarakat di kawasan Gresik Selatan.

Sementara itu, warga Desa Dampaan harus kerja ekstra untuk memakamkan Tasmin. Kakek 82 tahun meninggal pada Senin, 15 Maret 2021 pukul 23.00. Area pemakaman terendam air bah. Masyarakat lalu membangun tanggul setinggi 50 centimeter untuk menahan air agar tidak masuk liang lahat. Tasmin di makamkan tadi siang. (*)

Tanggul Tambakberas Jebol, Warga Desa Dampaan Bangun Tanggul untuk Makamkan Tasmin Selengkapnya

Gus Yani : Normalisasi Kali Lamong Dimulai Musim Kemarau Tahun Ini, Alokasi Anggaran Rp 100 Miliar dari Pusat

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu dekat akan memulai normalisasi Kali Lamong. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa restu ketika menemui warga terdampak banjir Kali Lamong pada Senin malam, 15 Maret 2021.

Kapan dan bagaimana cara Pemkab Gresik melakukan normalisasi Kali Lamong yang menjadi problem bertahun-tahun bagi masyarakat di Gresik Selatan itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, normalisasi Kali Lamong akan dimulai pada musim kemarau tahun. Diperkirakan sekitar bulan depan, April 2021.

“Kita akan mengawali pengerjaan normalisasi Kali Lamong pada bulan depan, April 2021,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan pada Senin malam, 15 Maret 2021.

Tahap awal ini,  tambahnya, berupa pekerjaan pembuatan tanggul dan parapet. Parapet adalah sebuah tembok pembatas penghalang yang merupakan perluasan dari dinding di tepi. 

“Pengerjaan akan dimulai dari Desa Jono dan Tambakberas, Kecamatan Cerme,”ujar Gus YaniKementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar untuk normalisasi. 

“Sedangkan untuk pembebasan lahan menggunakan dana APBD sekitar Rp 3,8 miliar,”kata Gus Yani. Karena itulah, Gus Yani memohon doa restu kepada masyarakat agar pengerjaan normalisasi bisa lancar. Sehingga banjir luapan Kali Lamong segera teratasi.

SIDAK BANJIR : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui korban banjir Kali Lamong di Kecamatan Cerme pada Senin malam, 15 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bahkan, untuk akselerasi pekerjaan agar lebih cepat lagi dalam melakukan normalisasi, Gus Yani berinisiatif menyurati Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo. “Agar kita tidak disalahkan dalam normalisasinya, kita minta MoU (Memorandum of understanding) dengan BBWSnya. Bahwasannya, ini boleh diberikan kewenangan oleb BBWS ke daerah, maka musim kemarau kedepan akan kami terjunkan alat-alat berat mengatur anak sungai Kali Lamong,”kata Gus Yani.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiaji membenarkan rencana normalisasi Kali Lamong itu. “Nanti diperkirakan bulan April akan dilakukan normalisasi. Pembangunan parapet dan sejumlah tanggul,”kata Gunawan kepada wartawan. (*)

Gus Yani : Normalisasi Kali Lamong Dimulai Musim Kemarau Tahun Ini, Alokasi Anggaran Rp 100 Miliar dari Pusat Selengkapnya