Kabar Baik, Pahlawan Covid-19 Bermunculan, Penyintas Berbondong-bondong Daftar Donor Plasma Convalense

GRESIK,1minute.id – Pahlawan Covid-19 bermunculan. Pemahaman penyitas coronavirus diseass 2019 untuk berbagi dan menolong sesama semakin tinggi. Perkembangan yang menggembirakan bagi masyarakat kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Antusiasme penyintas Covid-19 untuk donor plasma covalense terlihat dalam kegiatan yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik (PG), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia pada Selasa, 9 Februari 2021.

Sebanyak 300 penyintas yang mendaftar untuk donor plasma convalense di kantor Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Saking banyaknya yang kepingin menjadi pahlawan Covid-19 pendaftaran dibagi lima sesi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Plasma BUMN untuk Indonesia”, arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Kegiatan dilaksanakan serentak secara nasional bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi Covid-19 di tanah air. Untuk itu, Petrokimia Gresik mewakili BUMN di wilayah Jawa Timur (Jatim) berkolaborasi dengan PMI Provinsi Jatim turut ambil bagian dalam gerakan donor plasma ini,”ujar Dwi Satriyo.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi implementasi salah satu core value AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang dimiliki Petrokimia Gresik sebagai perusahaan BUMN.

“Selain menjaga ketahanan pangan nasional, Petrokimia Gresik juga diberi amanah untuk membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi,”imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa donor darah yang digelar Petrokimia Gresik mendapat dukungan dan sambutan positif dari berbagai pihak. Terbukti dari banyaknya pendonor yang mendaftarkan diri.

“Kami mengapresiasi dukungan dan peran aktif para pendonor. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menyelematkan saudara kita yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Dwi Satriyo berharap, apa yang dilakukan pendonor ini dapat menginspirasi penyintas Covid-19 lainnya untuk mendonorkan plasmanya, sehingga gerakan ini berkelanjutan dan menyebar kepada masyarakat lebih luas lagi.

“Saya mengimbau penyintas lain yang sudah sembuh untuk mendonorkan plasma guna meningkatkan rasio kesembuhan penderita Covid-19. Permintaan plasma sangat tinggi dan tidak sebanding dengan jumlah plasma yang dapat dikumpulkan dari sejumlah penyintas Covid-19, untuk itu ayo berdonor,” ajaknya.

Dwi Satriyo juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Selain itu menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Covid-19 masih ada di sekitar kita, kita tidak boleh lengah untuk melindungi diri dan keluarga kita,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara itu, salah satu pendonor di Petrokimia Gresik, Muhammad Salahudin A., berharap upaya yang ia lakukan bisa bermanfaat bagi penyintas Covid-19 yang saat ini berjuang untuk kesembuhan. Ia juga mengajak sesama penyintas yang sudah sembuh untuk segera mendonorkan plasmanya.

“Saya mengapresiasi kegiatan positif yang diinisasi oleh Kementerian BUMN. Ini akan membantu meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia. Ayo kita donor plasma,”katanya. (*)

Kabar Baik, Pahlawan Covid-19 Bermunculan, Penyintas Berbondong-bondong Daftar Donor Plasma Convalense Selengkapnya

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI


GRESIK,1minute.id -Sholihul Huda, jurnalis kali pertama di Indonesia mendapatkan vaksin Sinovac. Vaksinasasi bertepatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT ke-75 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) hari ini, Selasa 9 Februari 2021.

Pemberian vaksin asal Tiongkok ini hasil sinergitas Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dengan PWI Gresik. Pemberian vaksinasi di kalangan jurnalis itu disaksikan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik.
Forkopimda terdiri Plt Bupati Gresik Moh Qosim, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto.

Ada juga, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali, Kepala Sat Pol PP Gresik Abu Hasan. “Saya dukung penuh vaksinasi terhadap jurnalis, karena mereka termasuk dalam pelayanan publik. Mobilitas mereka tinggi, harus bertemu dengan orang banyak, tidak mengenal kalangan manapun,”ujar Syaifudin Ghozali.

Vaksinator mempersiapkan suntik vaksinasi untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN 2021 digelar PWI Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk jurnalis lainnya, Ghozali menargetkan bulan ini untuk semua wartawan Gresik. “Vaksinasi kepada jurnalis secara simbolis ini berharap menjadi contoh bagi dearah lainnya,”kata Ghozali.

Sementara itu, Sholihul Huda mengatakan tidak merasakan apa-apa selepas mendapatkan satu dosis vaksin Sinovac. Ia juga mengingatkan pentingnya vaksinasi bagi jurnalis, mengingat profesi jurnalis sangat rentan terpapar Covid 19.

“Profesi sebagai jurnalis merupakan profesi yang rentan terpapar Covid -19 karena kita tahu jadi wartawan tidak ada jamnya tidak ada batasan siapa yang ditemui. Bahkan orang yang terkonfirmasi Covid pun itu kita harus cari, bukan malah menghindari,”ujar bapak dua anak berusia 35 tahun itu. 

Vaksinator menunjukkan dosis vaksin Sinovac yang disuntikkan untuk jurnalis Sholihul Huda dalam peringatan HPN di Gresik pada Selasa, 9 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia pun mendorong bagi jurnalis lainnya untuk mua divaksin. “Saya mendorong bagi wartawan lainnya untuk melakukan vaksinasi. Jangan khawatir, aman dan halal. Ada petugas yang mendampingi,”tegasnya. Vaksinasi simbolis ini rangkai peringatan HPN 2021 yang digelar PWI Gresik.  Perhelatan tahunan dilakukan secara sederhana. Tasyakuran dan pemberian santunan kepada anak yatim. Acara tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Menurut Ketua PWI Gresik Sholahudin, vaksinasi untuk jurnalis ini kali pertama. “Bahkan, mungkin kali pertama di Indonesia bertepatan peringatan HPN 2021 ini,”kata Sholahudin dalam sambutannya. (*)

Vaksinasi Jurnalis Dimulai, Tepat Perayaan Hari Pers Nasional dan HUT ke-75 PWI Selengkapnya

SIG Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, #MulaiBerubahDariRumah


GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) peduli lingkungan. BUMN penghasil semen ini mengajak masyarakat untuk ikut menyelamatkan lingkungan bertajuk #MulaiBerubahDariRumah.

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, gerakan ini merupakan rangkaian perayaan 8 tahun transformasi perusahaan. Seperti namanya, gerakan ini dirancang untuk bisa dilakukan dari rumah. Pasalnya,  pemerintah masih memasuki masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). 

SIG ikut ambil peran dengan membuat gerakan tentang lingkungan, keberlanjutan dan pemberdayaan yang mungkin banyak tertunda karena pandemi. “Kami ingin melibatkan komunitas dan masyarakat yang selama ini juga peduli dan cukup dimulai dari rumah,”ujar Hendi Prio Santoso.

Gerakan ini dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat, termasuk komunitas. Caranya, buat foto atau video yang disertai cerita perubahan yang mereka lakukan untuk lingkungan. 

Foto atau video dan cerita tersebut kemudian diunggah di Instagram sesuai dengan misi perubahan yang telah ditentukan. Pastikan akun Instagram tidak di private. Sebelum diunggah, mention @sig.id dan 3 akun instagram teman untuk ikut serta. Kemudian, beri tagar #MulaiBerubahDariRumah dan tagar tambahan sesuai dengan misi yang peserta pilih pada periode 8 Februari – 7 Maret 2021.

Hendi mengatakan, perubahan yang dilakukan tak perlu berskala besar. Langkah kecil yang bisa di lakukan di rumah sudah cukup untuk mengikuti gerakan ini. “Karena tujuannya adalah membangun kesadaran tentang lingkungan hidup dan semangat berkelanjutan,”kata Hendi Prio.

Pada pelaksanaannya nanti, peserta akan diberikan misi mingguan terkait kepedulian terhadap lingkungan dan kesejahteraan sosial yang bisa dilihat pada akun instagram @sig.id . Foto/video dan cerita dari misi mingguan ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk saling menginspirasi antarpeserta.

“Kebaikan itu menular dan perubahan tak boleh berujung. Melalui gerakan ini, hanya dari rumah, Bumi bisa terselamatkan dan kesejahteraan masyarakat sekitar dapat terbant,”imbuh Hendi Prio.

Di Indonesia sendiri, sebenarnya banyak komunitas yang sudah bergerak ke arah tersebut. Ada komunitas Zero Waste yang mencanangkan gaya hidup ramah lingkungan seperti diet kantong plastik. Ada juga gerakan Lyfe With Less yang mengajak masyarakat bergaya hidup minimalis dengan decluttering.

Ada pula komunitas yang mengolah sampah menjadi kompos, komunitas yang mengajak orang untuk tie die baju lama, hingga gerakan sosial beli di tetangga yang memberdayakan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Namun banyak dari gerakan ini terhambat seiring pandemi Covid-19 yang merebak. Tapi, toh Bumi tak bisa menunggu lagi. Kerusakan di planet biru ini sudah semakin parah. Sementara kebutuhan mendorong kesejahteraan yang setara juga semakin mendesak.

Karena itulah SIG tergerak untuk menginisiasi gerakan peduli lingkungan. Ayo #MulaiBerubahDariRumah bersama SIG. (*)

SIG Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan, #MulaiBerubahDariRumah Selengkapnya

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat sekolah di Gresik meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Jatim. Saat, ini jumlah sekolah adiwiyata mandiri atau nasional berjumlah 29 sekolah.

Empat sekolah peraih Adiwiyata Provinsi Jatim itu adalah UPT SDN 2 Gresik (Karangturi-Gresik) ; UPT SDN 24 Gresik (Kembangan-Kebomas) ; UPT SMPN 10 Gresik (Bungah) dan UPT SMPN 21 Gresik (Panceng).

Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Gresik Moh Qosim pada saat  apel pagi ASN dan para Kepala OPD Pemkab Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 8 Februari 2021. Piagam penghargaan diserahkan langsung kepada kepala sekolah masing-masing.

Plt Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan selamat kepada para Kepala Sekolah yang telah berjuang sehingga dapat meraih penghargaan lingkungan sekolah sehat tertinggi di Jawa Timur.

“Semoga penghargaan ini dapat memberikan semangat yang nantinya akan melecut kinerja masyarakat sekolah untuk lebih giat lagi dalam membangun sekolah sehat. kalau sudah meraih penghargaan di tingkat propinsi, agar diperbaiki lagi untuk maju ke tingkat nasional,”kata Qosim.

Lebih jauh, Qosim mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan ini amat penting untuk membentuk kesehatan lingkungan untuk masyarakat sekolah dan sekitarnya. Apalagi dimasa pandemi covid-19 saat ini. “Anda semua telah berjasa untuk meningkatkan lingkungan masyarakat yang sehat,”kata Qosim.

Dimasa pandemik ini, imbuhnya, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesehatan lingkungan terutama lingkungan sekolah. Kesehatan dapat mendukung masyarakat untuk sehat. Sesuai penelitian, ternyata 45 persen kesakitan diakibatkan oleh lingkungan yang kurang baik. “Tingkatkan terus dan terus untuk ikut menggalakkan disiplin protokol kesehatan di masa pamdemi ini,”pesan Qosim. 

Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SMPN 21 Matokan menyatakan, menciptakan kondisi sekolah Adiwiyata tidak mudah. Mulai dari penyiapan lingkungan yang tertata rapi dan asri sampai menyiapkan dokumen lingkungan.

“Seluruh komponen sekolah serta siswa harus bisa bekerjasama. Mereka mengerjakan semua keperluan termasuk mengajak masyarakat di sekitar sekolah untuk sadar lingkungan hijau adalah lingkungan sehat sekolah,”katanya kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.(*)

Empat Sekolah di Gresik Sabet Penghargaan Adiwiyata Jawa Timur Selengkapnya

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan


GRESIK,1minute.id –  Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana menerapkan PPKM skala Mikro. 

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) tetap gencar dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Ada juga, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan di Jalan Basuki Rahmat dekat Mapolres Gresik lama.Semua pengguna jalan, seperti pengendara motor, mobil, pengayuh becak maupun pejalan kaki yang kebetulan melintas mendapatkan masker atau hand sanitizer.

Pembagian masker dan hand sanitizer ini untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya diperingati besok, Selasa 9 Februari 2021. Puncak HPN akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Kapolres Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 .

 “Kegiatan operasi yustisi akan selalu dilakukan , diikuti dengan rapid antigen untuk memperluas testing sehingga bisa mengurangi angka positif dan grafik bisa menurun,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Hari ini adalah PPKM terakhir, dan selanjutnya PPKM skala mikro akan diterapkan didaerah mana di tingkat desa  atau kelurahan akan diputuskan Pemkab Gresik bersama Satgas Covid-19 untuk menekan penyebaran virus berawal dari Wuhan,Tiongkok itu. (*)

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Kuras Uang di Kotak Amal, Pemuda Arjosari Diringkus Polisi


GRESIK,1minute.id – Azan salat Subuh berkumandang di musala Al Islah pada Senin, 8 Februari 2021. Seorang lelaki tidak dikenal menenteng tas rangsel keluar musala berlokasi di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Lelaki misterius gelagatnya mencurigakan itu sudah duduk diatas jok motornya, Honda Supra nomor polisi (nopol) W 2924 JJ. Nahas, ada jamaah musala yang melihat kotak amal terbuka. Lelaki belakangan diketahui bernama Prasetyo, 44 tahun, itu kabur.

Pengurus musala lalu menghubungi kring serse Polsek Bungah. Sejumlah anggota reserse kriminal polsek setempat dipimpin Aipda Dwi Rahmanto menuju lokasi kejadian. Terduga pelaku asal Desa Arjosari, Kecamatan Blimbing, Malang kabur ke arah Desa Watuagung-Mengare. Nahas, pelaku yang mengendarai motor itu terjatuh.

Mantan Kanitreskrim Polsek Wringinanom itu menggeledah tas rangsel terduga pembobol kotak amal musala Al Islah itu. Polisi menemukan obeng dan uang Rp 1,7 juta lebih.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sujiran membenarkan telah mengamankan pelaku pembobol kotak amal. “Pelaku mengambil uang dengan cara mencongkel kotak amal menggunakan dua obeng,”kata Sujiran didampingi Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto. (*)

Kuras Uang di Kotak Amal, Pemuda Arjosari Diringkus Polisi Selengkapnya

Pemkab Gresik Berencana Memberlakukan PPKM Berskala Mikro

GRESIK,1minute.id- Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Untuk meningkatkan efektivitas pencegahan coronavirus disease 2019 (Covid-19) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melanjutkan PPKM. Tapi berskala lebih kecil, yakni PPKM Mikro.

Penegasan ini disampaikan oleh Plt. Bupati Gresik Moh Qosim saat memberi sambutan pada apel pemberian bantuan perlengkapan protokol kesehatan (prokes) dari PT Smelting Gresik pada Senin, 8 Februari 2021. Apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik.

“Kita yang berada di wilayah Surabaya Raya masuk bagian dari pemberlakukan PPKM berskala mikro yang telah diputuskan oleh Presiden,”katanya di hadapan para peserta apel serta para Kepala OPD Pemkab Gresik.

Menurut Qosim, PPKM berskala mikro ini akan menyasar pada wilayah yang selama ini terindikasi masuk pada zona merah sebaran yang terkonfirmasi Covid-19.

Beberapa wilayah yang masuk dalam zona merah itu diantaranya, Kecamatan Manyar, Kebomas, Gresik dan Menganti. Wilayah kecamatan yang terindikasi masuk pada zona merah akan dipersempit pada tingkat Desa, Rukun Warga (RW) sampai ketingkat Rukun Tetangga (RT). “Tracing akan dilakukan secara masif pada tingkatan tersebut,”tegas Qosim.

Pada kesempatan itu, PT Smelting memberikan bantuan berupa sarana prasarana prokes dan alkes kepada Pemkab Gresik. Wawan mewakili pihak PT Smelting secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Plt Bupati Gresik Moh Qosim.

Bantuan itu berupa masker medis, sarung tangan, face shield, hand sanitizer masing masing berjumlah 2500 dus. Dan, juga memberikan 2500 unit Hazmat.  Bantuan sarana prasarana prokes dari perusahaan peleberan tembaga itu oleh Pemkab Gresik  akan dialokasikan ke puskesmas di Gresik.

“Kami sampaikan terima kasih. Dimasa pandemi yang berkepanjangan ini, kami mohon semuanya bahu membahu untuk mencegah penyebaran Covid dan meringankan beban masyarakat,”ujar Qosim. (*)

Pemkab Gresik Berencana Memberlakukan PPKM Berskala Mikro Selengkapnya

Kapolres AKBP Arief Fitrianto Ajak Penyintas Jadi Pahlawan Covid, Begini Caranya

GRESIK,1minute.id – Kompol Sukri terlihat memainkan gawai pada Senin, 8 Februari 2021. Jarum suntik donor plasma convalense masih menancap di bagian tangan kanan Kepala Bagian Perencanaan Polres Gresik itu.  

Mantan Kapolsek Driyorejo itu menjadi satu dari puluhan bahkan ratusan orang penyintas Covid-19 di Kota Santri ini. Penyintas Covid-19 dari anggota Polres Gresik berjumlah 37 orang. Mereka telah menjalani sekrining kesehatan di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Dari 37 anggota sebanyak 17 orang yang memenuhi persyaratan untuk donor plasma. Akan tetapi, 5 orang mendapatkan giliran donor plasma kali pertama. Diantaranya, Kompol Sukri dan Ipda Syaiyul. Bagaimana rasanya donor plasma convalense ? “Kalau sampeyan pernah donor darah ya seperti itu rasanya,”kata Sukri usai donor plasma di gedung PMI Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya telah menyosialisasikan donor plasma convalense untuk anggota yang pernah terpapar coronavirus desease 2019. 

Kapolres AKBP Arief mengajak masyarakat yang telah sembuh untuk donor plasma convaselen menjadi pahlawan Covid-19.”Covid-19 bukan aib. Untuk itu, kami terus mengedukasi kepada masyarakat donor plasma. Karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat,”kata alumnus Akpol 2001 didampingi Kepala UPT PMI Cabang Gresik M.Najib.

Sementara itu, Kepala PMI Cabang Gresik, M.Najib mengatakan, saat ini sudah ada 500 ba pendonor plasma konvalesen. Jumlah tersebut akan terus bertambah.  Ada 300 orang penyitas Covid-19 yang masuk daftar tunggu.

“Kami mempersilahkan penyitas covid Gresik yang mau mendonorkan plasma konvalesen. Tapi wajib melalui screening medis dulu. Pasalnya, pendonor ini berbeda dengan pendonor biasa,” katanya.

Terpisah, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Cabang Gresik dr Jufrita menambahkan dalam sehari ada 20 orang yang mendonorkan plasma konvalesen di tempatnya. Hal ini karena PMI telah mendapatkan hibah bantuan alat aprehesis plasma. Sehingga, pedonor tak perlu lagi keluar Gresik.

“Butuh satu jam lebih memproses plasma konvalesen. Mudah-mudahan dengan adanya alat ini pendonor plasma konvalesen terus bertambah. Sebab, hasil dari donor tersebut langsung didistribusikan ke pasien yang membutuhkan,” tandasnya. (*)

Kapolres AKBP Arief Fitrianto Ajak Penyintas Jadi Pahlawan Covid, Begini Caranya Selengkapnya

Menolak Memberi “Jatah” , Mantan Suami Aniaya Istri Siri


GRESIK,1minute.id – Nafsu Tarsam sudah diatas ubun-ubun. Lelaki 47 tahun mendatangi mantan istri sirinya, Dewi Yuliani, 37. Tujuannya, meminta “jatah” terakhir. Keinginan lelaki yang telah beristri itu langsung ditolaknya oleh perempuan asal  Kecamatan Glagah Lamongan itu.

Tarsam pun murka. Kepala mantan istri sirinya yang kos di Manyar itu dibenturkan ke dinding tembok. Lengan perempuan yang dinikahi secara siri sejak 2018 itu diciak alias digigit.

Korban pun teriak kesakitan. Tarsam kabur melarikan diri. Beruntung anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Manyar sigap. Sehingga, Tarsam bisa ditangkap.
“Setelah mendapatkan laporan anggota langsung memburu dan menangkap pelaku,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana di Mapolsek Manyar pada Senin, 8 Februari 2021.

Menurut Kapolsek Manyar Iptu Bima, pelaku dan korban menjalin nikah siri sejak 2018. Pada akhir Januari 2021, hubungan mereka sudah retak. Mereka pisah ranjang. 

Sebelum terjadi penganiayaan, pelaku mendatangi kos korban di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik menanyakan surat-surat pernikahan sirinya. Namun, oleh korban sudah dibakar.

Pelaku tidak mempermasalahkan asalkan korban mau memberi “jatah” berhubungan badan kali terakhir. Korban menolak mentah-mentah. Karena sudah tidak ada ikatan suami-istri. Penolakan korban itu membuat emosi Tarzam membuncah. 

“Pelaku emosi dan menganiaya korban. Mereka sempat berebut kunci kamar kos hingga menyebabkan celana korban robek,”kata Bima. 

Atas kejadian tersebut, korban lapor ke Polsek Manyar. Anggota Unit Reskrim mendatangi lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara. “Pelaku kami amankan kurang dari satu minggu di warung kopi wilayah Manyar,”imbuh mantan Kasatreskrim Polres Trenggalek itu. (*)

Menolak Memberi “Jatah” , Mantan Suami Aniaya Istri Siri Selengkapnya

Sewindu Kepemimpinan Budi Prasetyo Tejo, Kelenteng menjadi Jujugan Umat Tridharma, Pengurus Siapkan Tempat Tidur, Makan secara Gratis


GRESIK,1minute.id – Umat Tridharma di Tempat Ibadat Tridharma (TITD) Kim Hin Kiong Gresik mempersiapkan diri memyambut tahun baru Imlek 2571 Kongzil atawa 2021 Masehi. Tahun baru warga Tionghoa itu jatuh pada 12 Februari 2021. 

Pengurus Kelenteng berada di kampung Pecinan di Jalan Setiabudi, Gresik itu mulai mempersiapkan diri. Bersih-bersih kelenteng, menyusikan rupang patung para dewa dan dewi pada Sabtu, 6 Februari 2021. Rupang patung itu diantaranya Dewi Samudera atau Yang Mulia (Y.M) Mazhu  Thian Shang Sing Boo dan Dewi Kwan Im.

Aktivitas bersih-bersih tempat ibadat, Kelenteng dan menyusikan rupang patung dewa dan dewi terasa guyup. Kondisi harmonis umat tiga agama dan kepercayaan yakni Budha, Tao dan Konghucu tidak lepas dari gaya kepimimpinan The Ing Tiong. Pria Maret nanti genap berusia 63 tahun bisa mengayomi umatnya. 

Bapak lima anak yang memiliki nama Indonesia Budi Prasetyo Tejo itu sudah dua periode memimpin salah satu kelenteng tertua di Jawa ini. “Tahun ini memasuki tahun kedelapan,”kata Budi Prasetyo Tejo ditemui 1minute.id pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Selama satu windu memimpin umat tiga keyakinan yakni Budha, Tao dan Konghucu itu, Budi Prasetyo Tejo selalu menjaga keguyuban dan kedamaian antarpengurus dan umat. 

Ketua TITD kim Hin Kiong Gresik Budi Prasetyo Tejo bersama dua putrinya ikut bersih-bersih kelenteng menyambut Tahun Baru Imlek pada Sabtu, 6 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id)

“Prinsip pengurus guyup dan akur. Satu kedamaian dan ketenangan dalam kepengerusan sehingga ysng beribadat disini berkah dan terkabul doanya. Kalau kita geger mana mungkin bisa terkabul,”kata Budi Prasetyo Tejo.

Kelenteng Kim Hin Kiong Gresik ini berada di dekat pesisir atau pelabuhan Gresik. Kelenteng berusia 8 abad  lebih. Budi mengaku selama masa kepemimpinan mencoba terus belajar tentang ajaran dan keyakinan yang dianutnya. 

Kelenteng Kim Hin Kiong berdiri 1 Agustus 1153 masehi atau 868 tahun ini.Umat yang beribadat tempat ibadat di kampung Pecinan ini tidak hanya dari Gresik. Menurut Budi Prasetyo Tejo,  umat di luar Gresik cukup banyak.

“Mereka umat  Tridharma dari Jakarta, Semarang atau luar pulau ketika ke Jawa Timur pasti mampir kesini. Karena ini salah satu kelenteng tertua di Jawa. Bahkan, mungkin tertua di Indonesia,”tegas Budi.

Selain itu,  para nakhoda kapal sembayang di Kelenteng Kim Hin Kiong ini. Mereka berdoa untuk keselamatan, kesehatan dan meminta rezeki berkecukupan.  “Jiamsi obat sangat manjur. Jiamsi juga sangat Cun (cocok),”kata Budi Prasetyo Tejo. 

Kelenteng Kim Hin Kiong berdiri di dekat pelabuhan Gresik. Pusat perekonomi Gresik saat itu. Karena transportasi jasa dan barang melalui sungai atau pelabuhan begitu ramai. Bahkan, antarnegara. 

Banyaknya umat yang sembayang dinl kelenteng Kim Hin Kiong, pengerus menyediakan tempat untuk menginap bagi umat dari luar Gresik. Kelenteng bisa menampung seratus umat untuk menginap. 

Pengurus menyediakan matras, batal dan makan untuk umat yang menginap. “Semuanya gratis,”tegasnya.  (*)

Sewindu Kepemimpinan Budi Prasetyo Tejo, Kelenteng menjadi Jujugan Umat Tridharma, Pengurus Siapkan Tempat Tidur, Makan secara Gratis Selengkapnya