Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi


GRESIK, 1minute.id – Satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Gresik menangkap Iwan Prasetyo. Pemuda 25 tahun menjadi pengedar sabu-sabu. Unyil disergap di pos parkir di Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo. Pemuda tinggal di Jalan Imam Bonjol, Medaean, Sidoarjo ini kaki tangan Suhariyanto. Pengedar narkoba dalam kemasan wafer yang ditangkap anggota Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik di sekitar SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Identitas Unyil, sebagai pemasok narkoba kemasan wafer itu dari “nyanyian” Suhariyanto. Anak buah AKP Hery Kusnanto, Kasatreskoba Polres Gresik njujug tempat parkir di Jalan Letjen Sutoyo, tempat Unyil bekerja sebagai juru parkir atawa jukir.

Unyil mengemas barang haram itu lebih variatif dibandingkan Suhariyanto. Sabu-sabu dengan bungkus permen mint, atau bungkus wafer. Calon pengguna hanya cukup sebut kemasan saja. “Cak tuku wafer siji,”ujar sumber. Atau, tuku permen siji. Untuk kemasan wafer berisi 0,30-an gram. Kemasan lain bisa lebih berat lagi. Harga juga berbeda.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan membenarkan anggotanya melakukan penangkapan pengedar narkoba di Sidoarjo. “Iya benar, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari ungkap kasus sebelumnya. Sat Narkoba Polres Gresik terus mengejar pelaku lain jaringan narkoba antarkota tersebut,”terang AKBP Arief Fitrianto pada Kamis, 4 Februari 2021. Dari tangan pelaku Tim Sat Narkoba berhasil mengamankan dua paket kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor timbang masing-masing 0,34 gram  dan  0,30 gram.  

Tersangka Unyil itu mengemas dua paket sabu siap edar ini dalam bungkus wafer berlapis kemasan permen. Namun, petugas jeli. “Pemasok sabu antarkota berkedok tukang parkir,”tambah alumnus Akpol 2001 ini.  Unyil dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 (ayat (1)  UU RI No. 35/2009 tentang narkotika. Bunyinya, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana paling sedikit 5 tahun,  paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar,  paling banyak Rp 10 miliar.  (*)

Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi Selengkapnya

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin


GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jilid II berakhir 8 Februari 2021. Aparat semakin intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) dan pembagian masker kepada masyarakat. Danrem 84 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo pun turun langsung ke pasar tradisional, Pasar Gresik di Jalan H. Samanhudi, dan Pasar Sidomoro,  Gresik pada Rabu, 3 Februari 2021.

Danrem Herman Hidayat didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kepala Pol PP Gresik Abu Hasan. Jenderal bintang satu itu blusukan ke pasar tradisional untuk memastikan pedagang dan pengunjung pasar aset Pemkab Gresik itu mematuhi prokes.  Selain itu, Brigjend TNI Herman Hidayat sekaligus sosialisasi dan membagikan masker kepada masyarakat dan pedagang pasar. 

Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjend TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan pembagian masker gratis seperti ini akan dilakukan secara terus menerus. Ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan. Khususnya dalam hal memakai masker ketika keluar rumah. “Dengan memakai masker dapat menghindarkan diri dari virus covid-19,”kata Jenderal satu bintang itu. Kegiatan pembagian masker ini, tambahnya, dilakukan setiap hari di sejumlah tempat berpotensi menularkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto membagikan masker di pasar tradisional pada Rabu, 3 Februari 2021

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memakai masker saat keluar rumah,”ujarnya saat mengunjungi Pasar Sidomoro dan Pasar Kota Lama. Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama PPKM ini masyarakat diminta untuk disiplin 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Tadi kami sosialisasikan juga terkait vaksinasi. Masyarakat cukup antusias. Menanyakan terkait cara untuk vaksinasi dan biaya. Kami sampaikan program vaksinasi tersebut gratis,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang ikut membagikan masker gratis terus menggaungkan disiplin protokol kesehatan. Ia membagikan masker untuk pedagang dan pembeli yang berdatangan ke lokasi.

“Ini bisa dipakai untuk masker cadangan Pak, Bu. Selalu pakai masker saat keluar rumah nggih,”pinta alumnus Akpol 2001 itu.  Perwira dua melati di pundak itu berjanji terus optimalkan PPKM dengan membagikan masker. Pembagian masker dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik.  “Kami tiga pilar hadir di pasar ini untuk mensosialisasikan, mengingatkan, membagikan masker-masker tersebut karena masker itulah yang akan menyelamatkan kita semua,”kata AKBP Arief Fitrianto. (*)

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin Selengkapnya

Gangsir Tembok, Penjahat Spesial Pembobol Minimarket Gagal Kuras Minimarket, Dibekuk Polisi


GRESIK,1minute.id – Tembok Alfamart di Desa Samiplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik bolong.Lubang gangsiran berdiameter 50 centimeter. Pelaku melubangi tembok itu menggunakan linggis.  

Nahas, aksi penjahat spesialis pembobol minimarket gagal. Sebab, aksi mereka tepergok pegawai minimarket itu.  Satu dari dua pelaku berhasil ditangkap anggota reserse kriminal (reskrim) Polsek Duduksampeyan. Dia bernama Sukriyadi. Umurnya 38 tahun asal Desa/Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso. Seorang lagi, berinisial A melarikan diri dan polisi masih memburunya. 

Selain mengamankan Sukriyadi,  anak buah AKP Sugeng Ari Putra, Kapolsek Duduksampeyan menyita satu unit mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi N 9115 EW (diduga palsu), sebuah linggis dengan panjang 90 centimeter dan sebuah obeng. 

Informasi yang dihimpun Rabu dini hari pukul 01.00, Alfamart tutup. Tiga orang pegawai minimarket berlokasi di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan itu masih berada di dalam minimarket itu.  Tiga pegawai itu adalah Ali Murtadho,  23 dan Mohammad Rizal Basori, 21. Keduanya warga Kecamatan Duduksampeyan. Serta,  Pi’i, 25, asal Kecamatan Panceng.

Pagi itu mereka sedang memasang harga produk displai minimarket itu. Tiba-tiba mereka mendengar suara gaduh. Dak…Duk.. Dak…Duk. Rizal merasa curiga mendekati suara itu. Ali Murtadho dan Pi’i keluar lewat pintu depan untuk memastikan situasi. 

Barbuk : Selain mengamankan pelaku. Polisi mengamankan mobil, linggis dan pelat nomor dari pelaku spesialis pembobol minimarket pada Rabu, 3 Februari 2021

Hitungan menit tembok minimarket sudah bolong. Dua pelaku, Sukriyadi dan temannya berinisial A masuk minimarket itu. Mereka kaget. Sebab,  di dalam minimarket berdiri Rizal, penjaga minimarket.

Sukriyadi dan temannya balik kucing. Kabur. Polisi datang ke lokasi. Sekitar 300 meter dari lokasi minimarket ada mobil Daihatsu Xenia nomor polisi N 9115 EW. 

Tiga anggota Reskrim Polsek Duduksampeyan yakni Aiptu Supriyanto, Aipda Choirul Anam dan Aipda Ariyanto menanyakan menanyakan pemilik Xenia itu. “Tidak ada yang mengakui.Empat ban mobil lalu digembosi oleh polisi,”ujar sumber di kepolisian.

Polisi lalu melakukan pencarian pelaku sekitar lokasi kejadian. Selama 4 jam polisi mengubek-ubek hingga area tambak sekitar lokasi dan menemukan Sukriyanto. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa mengatakan, anggota masih melakukan pencarian pelaku lainnya. “Masih satu yang diamankan. Satu pelaku masih dilakukan pencarian,”ujarnya pada Rabu, 3 Februari 2021. (*)

Gangsir Tembok, Penjahat Spesial Pembobol Minimarket Gagal Kuras Minimarket, Dibekuk Polisi Selengkapnya

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan kaum perempuan merupakan faktor penting dalam politik, kebijakan, dan juga pembangunan. 

“Perbedaan gender terbukti tidak lagi menjadi alasan diskriminatif, justru kesetaraan gender berperan dan memiliki partisipasi yang equal dan strategis,”kata Abdul Muhaimin Iskandar atawa Gus AMI saat memberikan sambutan dalam webinar hasil kerjasama Depatemen Hubungan Luar negeri DPP PKB dengan Partai Konservatif Inggris mengutip dari m.pkb.id pada Selasa, 2 Februari 2021. 

Webinar itu bertajuk “Meningkatkan Peran Partai Politik dalam Mendorong Kebijakan Inklusif Melalui Partisipasi Perempuan”. Hadir di webinar  itu, diantaranya webinar Direktur Internasional Partai Konservatif Inggris Evelina Demchenko , Direktur Pemberdayaan Partai Konservatif Inggris Tori Peck, Penasehat Ahli untuk Inklusi Politik WFD Sophia Fernandes dan Menaker Ida Fauziyah.

Kemudian, Ketua Bidang Luar Negeri DPP PKB Luluk Nurhamidah, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini dan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Siti Mukaromah.

Gus AMI melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan peran serta partai politik dalam melahirkan kebijakan inklusif, terutama bagi kaum perempuan harus ditanamkan secara kuat dalam setiap napas perjuangan partai.

“Berjalannya waktu, perempuan di berbagai belahan dunia mulai bangkit dan memberi kontribusi dan peran yang nyata. Kecerdasan dan kepiawaian pemimpin-pemimpin perempuan yang lahir akhir-akhir ini menjadi kenyataan yang kita rasakan,”ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini.

Kontribusi perempuan tersebut, lanjutnya, telah melahirkan peran perbaikan bagi kemajuan, bukan hanya bagi kaum perempuan saja, namun bagi seluruh lapisan masyarakat.

Panglima Santri-sebutan lain-Gus AMI, lantas mencontohkan sejumlah tokoh perempuan di dunia yang berhasil melahirkan perbaikan tersebut. Diantaranya mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher. Dia perdana menteri perempuan pertama di Inggris, bahkan di benua Eropa.

Saat ini lahir pemimpin-pemimpin perempuan, seperti Konselir Jerman Angela Dorothea Merkel, Presiden Singapura Halimah Yacob, PM Taiwan Tsai Ing-wen, dan  PM Finlandia Sanna Marin. Sanna Marin merupakan pemimpin termuda di dunia.  Usia baru 34 tahun saat terpilih 2019 lalu. “Termasuk juga Wapres AS saat ini Kamala Haris,”ujar Gus AMI.

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id,  kebangkitan kaum perempuan diperpolitikan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin kuat. Teranyar, terpilihnya Aminatun Habibah sebagai Wakil Bupati Gresik. Bu Min, begitu sapaannya, adalah wabup perempuan pertama di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Kini, menjelang musyawarah cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik muncul kandidat perempuan di bursa calon ketua PKB. Ia adalah Nurul Haromaini. Usianya 28 tahun. Alumnus Ilmu Komunikasi Unair Surabaya. Ning Nurul, sapaan, Nurul Haromaini adalah istri Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih dalam Pilbup 2020.

Ning Nurul adalah anak nomor 7 dari 11 saudara. Ia adalah putri tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri, pengasuh pondok pesantren progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo.

Seperti diberitakan Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021. (*)

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik Selengkapnya

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya

Ops Yustisi Dulu, Bagi 1.500 Masker Kemudian


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Futrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail memimpin bagi-bagi masker pada Selasa,2 Februari 2021.Dua pucuk pimpinan di dua institusi dari TNI dan Polri di Kota Santri itu membagikan ribuan masker kepada pengendara kendaraan di simpang empat Sentolang, Kecamatan Kebomas. 

Pembagian masker itu, upaya petugas mendisiplinkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Dan, membudayakan masyarakat memakai masker untuk mencegah penularan Covid-19 sebagai gaya hidup.
Sebelum pembagian ribuan masker petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP menggelar operasi yustisi penegakan prokes.

Operasi yustisi di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jilid II.
Operasi yustisi menyasar sejumlah warung kopi, kafe, rumah makan dan pasar tradisional. Petugas menyisir sasaran tersebut untuk memastikan masyarakat mematuhi 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan kegiatan yang dilakukan petugas gabungan itu menindaklanjuti edaran Mendagri 1/2021 dan Keputusan Gubernur Jatim 7/2021 terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). “PPKM hingga 8 Februari mendatang,” ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Perwira dua melati di pundak itu mengimbau agar pelaku usaha selalu memperhatikan dan mematuhi ketentuan selama PPKM. Salah satunya memperhatikan kapasitas pengunjung. Juga, para pengunjung. Sebab dengan patuh protokol kesehatan, risiko tertular covid-19 akan semakin kecil. Sehingga penyebaran Covid-19 dapat semakin ditekan.

“Kami juga bagikan sebanyak 1.500 masker gratis. Masker tersebut kami berikan kepada para pengguna jalan, ojol, pedagang dan masyarakat pada umumnya,”ujar mantan Kapolres Ponorogo itu.
Dengan pemberian masker gratis itu, Arief berharap kepatuhan masyarakat semakin meningkat. Tidak ada lagi masyarakat yang keluar rumah tidak menggunakan masker.

Sementara itu,  perkembangan data Covid-19 Gresik jumlah kasus terkonfirmasi bertambah 15 kasus terakumulasi 4.829 kasus pada 2 Februari 2021. Sedangkan kasus sembuh bertambah 16 menjadi 4.189 kasus. Jumlah meninggal disebabkan wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu bertambah satu menjadi 321 kasus. (*)

Ops Yustisi Dulu, Bagi 1.500 Masker Kemudian Selengkapnya

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosydi mengatakan musyawarah cabang (Muscab) PKB Gresik berbeda dengan sebelumnya. Muscab PKB diperkirakan dihelat Mei 2021. Serentak regional di Jawa Timur. Merujuk AD/ART terbaru hasil Muktamar PKB di Bali , kata Imron, ketua DPC PKB ditunjuk oleh DPP PKB. 

“Jadi tahun ini, muscab tidak memilih ketua. Tapi, DPP PKB yang menunjuk. Siapa yang diberikan mandat oleh DPP PKB ya itu yang menjadi ketua DPC PKB,”ujar Imron dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 2 Februari 2021.

Panitia Muscab, tambah Imron, nantinya hanya membacakan surat mandat dari DPP PKB. Lalu siapa yang mendapatkan mandat dari DPP PKB , Imron mengaku belum mengetahuinya. ” Sampai saat ini saya belum mengetahui siapa yang mendapatkan mandat dari DPP,”ujarnya. 

Seperti diberitakan, Nurul Haromaini meramaikan bursa calon ketua DPC PKB Gresik. Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromain adalah anak tokoh NU KH Agoes Ali Masyhuri, pemangku pondok pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan , Sidoarjo. Ia istri Fandi Akhmad Yani, bupati Gresik terpilih di Pilbup 2020.

Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Data dihimpun 1minute.id, Ning Nurul, lahir Juni 1992 atau 28 tahun. Ia anak nomor 7 dari 11 saudara dari tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri. Pemangku Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo. Ning Nurul, adik dari Ahmad Muhdlor Ali, bupati Sidoarjo terpilih.

Ning Nurul alumnus Fakultas Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Sejumlah kader partai berlambang bola dunia dikeliling sembilan bintang menganggap Ning Nurul memiliki potensi mengembalikan masa kejayaan PKB di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (*)

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik Selengkapnya

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik

Ning Nurul dan Fandi Akhmad Yani

GRESIK,1minute.id – Masyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik bakal dihelat Maret 2021. Muscab digelar serentak se-Indonesia.

Sujumlah kandidat mulai muncul untuk meramaikan pemilihan pucuk pimpinan partai pemenang pemilihan legislatif (pileg) di Kota Santri ini. Selain Moh Qosim, ketua DPC PKB Gresik berasal dari internal partai.  Kini, muncul nama Nurul Haromaini. Ia adalah istri Fandi Akhmad Yani, bupati terpilih di Pilbup 2020.

Nurul Haromaini adalah putri ulama NU KH Agoes Ali Masyhuri, Tulangan, Sidoarjo. Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul- sapaan- Nurul Haromaini telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Munculnya bakal calon ketua DPC PKB Gresik dari kaum hawa ini sebuah angin segar untuk perkembangan demokrasi di Gresik. Sebab, selama ini pimpinan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu di dominasi kaum adam.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Meski, Syaikhu belum mengenal secara detail tentang profil Ning Nurul. Akan tetapi, Ning Nurul dibesarkan dalam lingkungan pondok pesantren pasti memiliki potensi sangat besar untuk bisa membawa gerbong menuju masa kejayaan PKB di masa 2009. 

“Ning punya potensi untuk itu (mengembalikan kejayaan PKB),”tegasnya. Karena Ning telah dibentuk oleh lingkungan untuk menjadi seorang pemimpin. Terpisah Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi ketika dihubungi belum diangkat. (*)

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik Selengkapnya

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker

 GRESIK,1minute.id – Wabah corona belum berakhir. Tidak ada yang bisa memastikan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu kapan berakhir. 
Memakai masker menjadi salah satu cara mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Asosiasi UMK Sidayu (Asumsi)  melihat masyarakat banyak tidak memakai masker. Mereka tergerak untuk membantu pemerintah dengan membagikan 500 masker pada Senin, 1 Februari 2021.

Pembina Asumsi M. Khoirudin mengatakan, pembagian masker ini karena melihat masyarakat tidak memakai masker di sekitar Pasar Sidayu. Pengendara, pengunjung dan pedagang.  Program Asumsi membagikan seribu masker dalam dua periode.

“Tahap pertama hari ini kami bagikan 500 masker. Urunan anggota Asumsi,”kata Khoirudin melalui Whatsapp pada Senin, 1 Februari 2021. 

Wabah corona sejak Maret 2020 itu menjadikan anggota asosiasi usaha kecil menengah (UKM) di Kecamatan Sidayu merasakan dampaknya. Omzet menurun. Untuk mengatasi wabah di era global ini, tidak bisa mengharapkan dari pemerintah. Masyarakat harus ikut berjuang mengenyahkan Covid-19. 

“Semua harus dimulai dari diri sendiri,  Dan mulai lah dari lingkungan terdekat. Jika semua dilakukan serentak, kita pasti bisa mengenyahkan Covid-19 dari bumi Indonesia tercinta,”katanya. 

Sementara itu, data Satgas Covid-19 hari ini mencatat ada penambahan jumlah 14 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 4.813 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh bertambah 18 kasus menjadi 4.174 kasus. Kasus meninggal dunia tetap terakumulasi  320 kasus. (*)

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker Selengkapnya

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya

GRESIK, 1minute.id – Kerja keras tim gabungan bersama masyarakat membuahkan hasil. Tim gabungan terdiri Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Driyorejo menemukan Hary Hermawan, 50 tahun.

Korban tenggelam di aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo itu ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian tempat penyeberangan perahu pada Minggu, 31 Januari 2021.

“Alhamdulillah,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi selulernya pada Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Kompol Wavek, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Sekitar pukul 11-an tadi,”kata mantan Kapolsek Menganti itu.

Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade menambahkan pencarian hari kedua dilakukan pagi hari menyusuri aliran sungai Kalimas Surabaya.

Penyisiran dilakukan hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Sebab,  arus sungai cukup deras. “(korban) Sudah kami temukan,”kata AKP Ade.

Seperti diberitakan, Hery Hermawan tercebur ke aliran sungai Kalimas Surabaya di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021 pukul 08.00.

Pagi itu,  Hery Hermawan hendak menyeberang menggunakan jasa perahu penyeberangan yang dioperatori Ari Santoso, 57, warga ke Dusun Banjar Anyar , Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan  Taman, Sidoarjo.

Nah, saat menaikki perahu penyeberangan itu, ditengarai korban Hery kehilangan keseimbangan sehingga tercebur ke sungai bersama motornya. (*)

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya Selengkapnya