Berangsur Surut, Warga Tetap Waswas Banjir Susulan

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong di Kecamatan Cerme berangsur surut. Siang hari ini menyisakan tujuh desa yang masih tergenangi air bah Kali Lamong itu.

Tujuh desa itu, Guranganyar ; Iker-ikergeger; Pandu dan Jono. Berikutnya, Desa Tambak Beras ; Banjarsari dan Dungus. Sudah dua pekan lebih air bah kiriman itu menggenangi tujuh desa itu.

Desa Tambak Beras dan Jono, kondisinya paling parah. Sebab, banjir telah menggenangi ratusan rumah warga di dua desa itu. Di Desa Tambak Beras ada 300 somah atawa rumah. Sedangkan, Jono ada 160 rumah.

Banyaknya rumah yang kemasukkan air bah itu karena sejumlah tanggul jebol di Desa Jono. Pemerintah belum bisa melakukan perbaikan karena air Kali Lamong belum surut.

“Untuk perbaikan tanggul menunggu air surut,”kata Camat Cerme Suyono, Rabu 6 Januari 2021. Sejumlah alat berat sudah digeser ke desa.

Meski air mulai surut. Namun, masyarakat di sekitar daerah aliran Kali Lamong masih dilanda waswas. Sebab, berdasarkan perkiraan badan meteorologi klimatologi dan geofisika (BMKG) Surabaya curah hujan masih tinggi. Terutama di bagian hulu Kali Lamong yakni Mojokerto dan Lamongan. Merujuk perkiraan BMKG itu, hampir setiap hari wilayah Mojokerto turun hujan selama sepekan kedepan. (*)

Berangsur Surut, Warga Tetap Waswas Banjir Susulan Selengkapnya

Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik Berganti

RSUD Ibnu Sina Gresik ( foto : chusnul cahyadi)

GRESIK,1minite.id – Nakhoda di RSUD Ibnu Sina Gresik berganti. Sejak 1 Januari 2021 drEndang Puspitowati Sp. THT, Direktur Utama rumah sakit milik Pemkab Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, itu purnatugas. 

Kini, posisi direktur utama diisi dr Zaenul Arifin Sp. OT. “Dokter Zaenul sebagai pelaksana tugas (Plt),”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 6 Januari 2021.

Untuk diketahui dr. Zaenul adalah dokter spesialis bedah ortopedi dan traumatologi di RSUD Ibnu Sina. Apakah dr Zaenul Arifin akan ditetapkan sebagai pejabat definitif Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik belum ada kepastian. 

Karena pengisian jabatan harus menunggu pengisian jabatan hasil seleksi badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat). Sampai hari ini, belum terdengar adanya mutasi,  rotasi dan promosi di lingkungan Pemkab Gresik ini. (*)

Dirut RSUD Ibnu Sina Gresik Berganti Selengkapnya

Phonska OCA, Pupuk Organik Cair, Produk Inovasi Petrokimia Gresik Solusi Praktis bagi Petani

MUSIM TANAM : Petani di Kecamatan Kebomas, Gresik ketika bercocok tanam, Selasa 5 Januari 2021 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menegaskan berkomitmen untuk mendukung pemenuhan alokasi pupuk bersubsidi nasional sesuai penugasan pemerintah.

Serta, memperkuat posisi perusahaan solusi agroindustri anggota Holding Pupuk Indonesia di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satryo Annurogo, menyampaikan  memasuki 2021 ada tiga poin strategis akan direalisasikan Petrokimia Gresik .  

Pertama, kata Dwi Satryo, Pupuk Indonesia akan memproduksi jenis pupuk Phonska bersubsidi dengan formula baru 15-10-12 yang akan menggantikan Phonska bersubsidi formula 15-15-15. Ini merupakan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi pupuk bagi pertanian.

“Petrokimia Gresik berkomitmen bahwa perubahan tidak akan mengurangi kualitas pupuk bersubsidi,”katanya dalam siaran pers, Senin 4 Januari 2021. Kedua, Petrokimia Gresik mulai memberikan pendekatan berbeda untuk pola pemupukan berimbang.

Yaitu, mengubah pupuk NPK Phonska menjadi NPK Phonska Plus. Sehingga pola pemupukan berimbang 5:3:2 akan menjadi Petroganik (500 kg), NPK Phonska Plus (300kg), dan Urea (200kg) untuk setiap hektar sawah.

Ketiga, Pemerintah berencana akan menambah jenis pupuk bersubsidi tahun 2021 yakni pupuk organik cair dengan nama Phonska Oca. 

Pupuk ini, kata Dwi Satryo, merupakan produk inovasi dari Petrokimia Gresik yang merupakan gabungan antara pupuk majemuk NPK dan pupuk organik dalam bentuk cair.

Kandungannya terdiri dari C-Organik minimal 6 persen,  unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan diperkaya unsur mikro serta mikroba yang sangat bermanfaat untuk tanaman.

Dengan demikian, Phonska OCA dapat menjadi solusi praktis bagi petani. Dimana kandungan pupuk majemuk berfungsi untuk meningkatkan produktivitas tanaman dan pupuk organik dapat memperbaiki kandungan hara pada tanah.

“Kami berharap pupuk-pupuk produksi Petrokimia Gresik dapat menjadi andalan petani secara berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani-petani serta menegaskan area Jawa-Bali sebagai sentra produksi pangan nasional,”tegasnya. (*)

Phonska OCA, Pupuk Organik Cair, Produk Inovasi Petrokimia Gresik Solusi Praktis bagi Petani Selengkapnya

Ulurkan Bantuan, Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Kali Lamong

Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar (kanan) dan Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto membagikan sembako kepada masyarakat terdampak banjir Kali Lamong, Selasa 5 Januari 2021

GRESIK, 1minute.id – Banjir Kali Lomong tidak hanya berdampak ekonomi bagi masyarakat di Gresik Selatan. Kesehatan masyarakat mulai terganggu.

Polres Gresik dan Satuan Pengamanan (Satpam) yang merayakan HUT ke-40 turun tangan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir Kali Lamong itu.

Selain membagikan sembako dan tim dokkes melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di tiga desa yakni Munggungianti, Deliksumber dan Sedapurklagen. Semuanya di Kecamatan Benjeng.

Bantuan sosial dan bakti sosial ini dipimpin Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar. “Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar (*)

Ulurkan Bantuan, Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Diduga Korsleting, Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar

DIDUGA KORSLETING : Gudang barang bekas di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik terbakar ,Selasa dini hari


GRESIK,1minute.id – Sebuah gudang barang bekas di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu ludes diamuk si jago merah, Selasa 5 Januari 2021.

Kebakaran kali pertama di awal tahun di musim hujan ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sholikin, pemilik gudang mengalami kerugian ratusan juta rupiah. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 01.40 seorang warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik melihat asap kemerahan menyembul dari dalam sebuah gudang barang bekas. 

Tiuapan angin membuat si jago merah cepat membesar. Apalagi, barang di dalam gudang tergolong mudah terbakar. Plastik, diantaranya. 

Menurut Kepala Unit Pemadam Kebakaran Pemkab Gresik Eka Prapagasta, pihaknya baru menerima laporan dari masyarakat  sekitar pukul 02.15. “Saksi Amri menghubungi Damkar Gresik,”kata Eka Prapagasta, Selasa 5 Januari 2021.

Saksi melihat ada kobaran api di dalam gudang barang bekas berlokasi di Jalan Raya Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Gresik. Saat itu, gudang tidak berpenghuni. 

Sejumlah petugas damkar sif III atawa malam dikerahkan untuk menjinakkan amuk si jago merah di musim penghujan itu. “Api baru bisa kami padamkan 06.50. Dugaan kami diduga korsleting,”terang Eka. 

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sidayu Aiptu Aziz menambahkan pihaknya belum bisa memastikan penyebab gudang itu terbakar. “Saat kejadian tidak ada aktivitas di dalam gudang itu,”ujar Aziz.  (*)

Diduga Korsleting, Gudang Barang Bekas Ludes Terbakar Selengkapnya

Mengais Rezeki dari Luberan Tambak akibat Luapan Kali Lamong

GRESIK, 1minute.id – Dua pekan ratusan hektare tambak di sejumlah desa di tiga kecamatan di Gresik Selatan meluap.

Sejauh mata memandang hampar tambak terlihat tanpa batas. Hilang karena terendam banjir Kali Lamong. Petambak menangis. Karena ikan dan udang yang mereka peliharaan hanyut.

Ratusan bahkan miliaran rupiah investasi yang mereka tanam ikut melayang. Disisi lain, para penggemar memancing alias mancing maniak dari sejumlah kabupaten / kota di Jatim beradu nasib.

Diantaranya, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Lamongan dan penggemar memancing asal Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik mengais rezeki dengan melempar kail di aliran Kali Lamong itu.

“Lumayan bisa mendapatkan 4 kilogram,”kata Zubaidi, pemancing asal Lamongan ditemui di aliran Kali Lamong di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik, Senin 4 Januari 2021.

Butuh waktu 3-4 jam, lelaki 31 tahun itu bisa membawa pulang aneka jenis ikan seperti mujair dan bandeng. “Untuk konsumsi sendiri,”dalihnya.

Sejak dua pekan ini, puluhan hektare tambak tenggelam akibat luapan Kali Lamong. Berdasarkan data Satgas Bencana Alam Kecamatan Cerme pada Senin malam, 4 Januari 2020 ada sepuluh desa yang terendam Kali Lamong. Luas area tambak yang terendam banjir tahunan itu seluas 1.149 hektare.

Area tambak yang paling luas terendam banjir itu di Desa Tambak Beras seluas 400 hektare ; Banjarsari ( 250 ha) ; Jono (150 ha) ; Iker-iketgeger (104 ha) dan Semampir ( 90 ha).

Berikutnya, Desa Pandu (80 ha) ; Guranganyar (40 ha) ; Morowudi (25 ha) dan Dungus (10 ha). Untuk Desa Sukoanyar tidak tambak yang terendam banjir Kali Lamong (*)

Mengais Rezeki dari Luberan Tambak akibat Luapan Kali Lamong Selengkapnya

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun

Kawasan Industri : Salah satu kawasan industri di Kabupaten Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik masih sangat seksi di mata investor. Pemodal dalam negeri maupun luar negeri.

Data dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) Gresik kurun waktu 2016 “hanya” Rp 25,73 triliun. Pada 2020, investasi masuk mencapai Rp 67,21 triliun. 

Menunjukkan tren meningkat.  Meski, 2020 lalu kondisi perekonomian global terpuruk akibat pagebluk coronavirus disease 2019 atawa Covid-19. Akan tetapi, investasi yang masuk di Kota Santri masih tumbuh. 

Menurut Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto, pada 2020 ada pergeseran sektor investasi di Gresik. Terutama di kuartal III (Juli, Agustus, September)  2020. Saat itu, kondisi pandemi Covid-19 mengkhawatirkan.

Investasi penanaman modal dalam negeri (PMDM) tetap tumbuh, didominasi industri makanan. “Ada 58 unit investasi PMDM dengan nilai investasi mencapai Rp 535,13 miliar,”ujar Mulyanto melalui pesan Whatsapp, Senin 4 Januari 2021.

Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) industri mineral non logam mendominasi investasi selama kuartal III itu. “Ada 8 unit investasi PMA di kuartal III/2020 dengan nilai investasi USD 4.743.500,”jelas mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gresik itu. 

TUMBUH : investasi yang masuk di Kabupaten Gresik periode 2016-2020 dalam triliun berdasarkan data DPM-PTSP Gresik

Selain, investasi PMDN dan PMA skala besar dan menengah. Ada investasi  lainnya ikut menyumbang kenaikkan investasi di Kota Santri ini. Investasi lainnya adalah usaha kecil.

Pada 2020 investasi usaha kecil mencapai Rp 124,34 miliar. “Serapan tenaga kerja sebanyak 8.365 orang,”terang Mulyanto. 

Bagaimana investasi di kuartal ke-IV, edisi Oktober, November dan Desember 2020. Mulyanto mengatakan DPM-PTSP memiliki target. Akan tetapi, realisasi belum bisa diketahui. Sebab, rilis dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) biasanya baru bisa ketahui pada Februari 2021.

Meskipun begitu, DPM-PTSP optimistis realisasi investasi 2020 melebihi target. Target investasi 2020 sebesar Rp 43,45 triliun. Realisasi mencapai Rp 67,21 triliun. (*)

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun Selengkapnya

Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun

Kawasan Industri Petrokimia Gresik ( foto : Humas Petrokimia Gresik)

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik menutup akhir tahun dengan capaian kinerja memuaskan. Kinerja penjualan,  berhasil mencatat penjualan pupuk bersubsidi, pupuk non-subsidi dan non-pupuk sebesar 7,1 juta ton atau 108 persen dari RKAP. 

Sedangkan untuk kinerja keuangan, total pendapatan mencapai Rp 27,35 triliun atau 103 persen dan membukukan laba Rp 1,2 triliun atau 100 persen dari RKAP (unaudited). Atau sesuai target dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2020. 

“Alhamdulillah, walaupun di tengah wabah Covid-19, secara umum Petrokimia Gresik masih mampu memberikan kinerja yang baik dan tetap berkontribusi positif bagi negara,”kata Direktur Utama Petrokimia Gresik  Dwi Satriyo Annurogo dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 4 Januari 2021.

Dwi Satriyo menambahkan capaian kinerja perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia ini juga tidak lepas dari pertumbuhan sektor pertanian nasional. 

Seperti diketahui, pertanian menjadi salah satu sektor yang berhasil tumbuh di tengah banyak sektor lain mengalami perlambatan akibat wabah Covid-19. Tahun 2021, jelas Dwi Satriyo, merupakan masa transisi karena dampak wabah Covid-19 masih akan terasa. 

Petrokimia Gresik tetap berkomitmen untuk mendukung pemenuhan alokasi pupuk bersubsidi nasional sesuai penugasan pemerintah, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar komersil, baik domestik maupun ekspor. 

“Selain penugasan pemerintah melalui pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga memperkuat penetrasi pasar pupuk komersil,”tandas Dwi Satriyo. 

Kekuatan Petrokimia Gresik di sektor pupuk komersil adalah kemampuan dalam memenuhi kebutuhan spesifik konsumen, baik spesifik lokasi maupun komoditi. 
Dwi Satriyo pun mengaku optimistis, Petrokimia Gresik mampu memperluas pangsa pasar pupuk komersil, terutama untuk jenis pupuk NPK dimana perusahaan memiliki kapasitas terbesar di Indonesia, yaitu 2,7 juta ton per tahun. 

Hal ini terbukti sepanjang 2020 terjadi lonjakan ekspor untuk produk Urea, NPK, dan NPS bahkan menjadi capaian tertinggi dalam 5 tahun terakhir. 

Pada bulan Maret 2020, Petrokimia Gresik telah mencetak sejarah dengan melakukan ekspor Urea sebanyak 33.000 ton ke Meksiko.

“Tentu menjadi hal yang sangat membanggakan karena kita dapat melakukan ekspansi diluar pasar Asia,” ujar Dwi Satriyo.

Hingga akhir 2020, diperkirakan total volume ekspor meningkat 26 persen dari total volume ekspor sepanjang tahun 2019. 
Penjualan sektor retail juga tidak kalah membanggakan, penjualan Phonska Plus diperkirakan mencapai 114.559 ton.

Tidak hanya produk pupuk, Petrokimia Gresik juga memiliki rangkaian produk lainnya seperti benih, pembenah tanah, dekomposer, probiotik, serta didukung anak perusahaan (Petrosida Gresik dan Petrokimia Kayaku) yang memiliki kompetensi dalam pengendalian hama. 

“Sehingga pengawalan Petrokimia Gresik sangat lengkap, sesuai dengan asanya untuk menjadi solusi bagi sektor agroindustri,”ujarnya. (*)

Kinerja 2020 Memuaskan, Petrokimia Gresik, Bukukan Penjualan 7,1 Juta Ton, Laba sebelum Audit Rp 1,2 Triliun Selengkapnya

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak


GRESIK,1minute.id – Hampir dua pekan terendam banjir luapan Kali Lamong. Sejumlah jalan desa hingga nasional mulai rusak. Pengendara harus ekstrawaspada.

Kondisi Jalan desa Raya Cerme, diantaranya. Puluhan lubang menganga dengan diameter 20 hingga 40  centimeter dengan kedalaman 10-30 centimeter mencapai panjang sekitar 300 meter. Jenglongan terparah terasa di dekat kantor Waskita Precast di Jalan Raya Banjarsari, Kecamatan Cerme. 

Sejumlah pemuda mengatur jalan dan memasang rambu untuk menghindari pengendara motor celaka. Terjatuh. Sebab,  jalan berlubang itu tidak terlihat karena masih tergenangi luapan Kali Lamong. 

Dalam pantauan 1minute.id sekitar pukul 09.00 ketinggian jalan raya nasional itu setinggi 40 centimeter. “Kemarin (Minggu,Red) ada pengendara terjatuh karena tidak mengetahui jalan berlubang,”kata Joni, warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik ditemui Senin 4 Januari 2021.

Kondisi jalan berlubang membuat pengendara motor maupun mobil pribadi harus mengurangi kecepatan untuk mencari sela jalan mulus. Arus lalu lintas tersendat. Sebab, kendaraan yang lalu lalang di jalan nasional itu, tidak pengendara motor dan mobil pribadi. Akan tetapi, banyak kendaraan berat.

WASPADA : Pengendara motor ekstra hati-hati ketika melintas di Jalan Raya Cerme, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi melalui Kasubag Humas dan Dokumentasi Bagian Protokol dan Humas Pemkab Gresik Suudin mengatakan, Jalan Raya Cerme, menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN). “Pemkab tidak mempunyai kewenangan untuk memperbaiki,”kata Suudin ditemui Senin 4 Januari 2021.

Akan tetapi, tambahbya,  DPUTR Gresik telah bersurat kepada BBJN terkait kerusakan jalan itu. “Tim BBJN bahkan sudah survei dilokasi,”imbuh Suudin.  

Sementara itu, debit air Kali Lamong kembali tinggi. Genangan air meluas. Pada Minggu malam masih sembilan desa.  Senin 4 Januari 2020 bertambah satu desa menjadi sepuluh desa di Kecamatan Cerme yang terendam banjir Kali Lamong. 

“Desa Morowudi . Air menggenangi sawah seluas 50 ha, tambak 25 ha serta jln raya sepanjang 100 meter dengan ketingggian air 5 cm,”ujar Camat Cerme Suyono, Senin siang. (*)

Terendam Banjir Kali Lamong, Jalan Raya Cerme Rusak Selengkapnya

Antisipasi Pemohon Membludak, Satpas Polres Gresik Buka Lebih Pagi, Terapkan Prokes Ketat


GRESIK,1minute.id – Libur natal dan tahun baru (nataru) berakhir. Pelayanan administrasi masyarakat kembali normal. 
Diantaranya, Kantor Satuan Pelayanan Administrasi SIM (Satpas) Polres Gresik.

Satpas berlokasi di Jalan Randuagung, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu telah mengantisipasi membludaknya pemohon SIM pasca libur nataru.

Antisipasi itu untuk menghindari  terjadinya penumpukan pemohon perpanjangan maupun SIM baru sesuai protokol kesehatan (prokes). Sebab, pagebluk Covid-19 belum reda. 

Satuan yang dipimpin AKP Yanto Mulyanto itu membuka jam pelayanan lebih pagi dan penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 

TERTIB PROKES : Pemohon antri untuk mengurus SIM di Satpas Polres Gresik, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Polisi memberikan sekat pembatas dan marka antrean pemohon. Ada tiga baris untuk pemohon SIM, perpanjangan dan campuran juga dibedakan jenis kelamin laki-laki dan perempuan. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, pelayanan SIM biasa dimulai pukul 08.00 sampai pukul 13.00. 
“Untuk saat ini kita buka lebih awal. Mulai pukul 06.30 sampai pukul 15.00 atau sampai selesai,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto, Senin 4 Januari 2021.

SIM yang habis waktu libur nataru, tambahnya, diperpanjang selama tiga hari ke depan yakni Senin, Selasa dan Rabu. “Untuk perpanjangan,”imbuh Yanto didampingi Kanit Reg Ident Satlantas Polres Gresik Ipda Budi.

Untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019, tambahnya, pemohon harus mematuhi prokes. Memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjaga jarak. “Semuanya sudah kami antisipasi,”katanya. 

CUCI TANGAN : Petugas Satlantas Polres Gresik mengarahkan pemohon untuk cuci tangan sebelum masuk kantor Satpas Polres Gresik, Senin 4 Januari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id, antrean pemohon SIM sudah terlihat sekitar pukul 06.00. Petugas kemudian mengarahkan pemohon untuk antre sesuai dengan batas jarak yang telah dibuat korp sabuk putih. Jarak antarpemohon sekitar 1,5 meter. 

Sebelum masuk kantor Satpas, petugas mengarahkan untuk cuci tangan, kemudian pemeriksaan suhu badan. Di ruang tunggu loket, setiap kursi di pasangani tanda silang berwarna merah. “Semua ini untuk mencegah penyebaran virus corona,”tegas Yanto. (*)

Antisipasi Pemohon Membludak, Satpas Polres Gresik Buka Lebih Pagi, Terapkan Prokes Ketat Selengkapnya