Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi


GRESIK, 1minute.id – Lahan bekas galian C di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik bakal disulap sebagai tempat bumi perkemahan (Bumper). 

Untuk mewujudkan program itu,  pemerintah desa (pemdes) setempat bersama Forum Komunikasi Warga Suci  (FKWS) serta sejumlah komunitas pecinta alam yang melakukan penghijauan, Minggu, 27 Desember 2020.  Ada 99 pohon yang ditanam sebagai langkah awal untuk manfaatkan bekas tambang itu. 

Ketua FKWS M Jauhan Farhad mengatakan  acara ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian alam, konservasi hutan kota, juga sebagai salah satu upaya dalam meminimalisir terjadinya perubahan iklim global yang berbahaya bagi Bumi kita.

“Kami terus berkomitmen untuk terus menghijaukan hutan kota ini, apalagi  Gresik sebagai kota industri yang menghasilkan banyak polusi udara, bagi kami satu pohon mempunyai manfaat besar bagi keberlangsungan hidup manusia,”ujar Farhad.

Bumper : Bukit Kapur Desa Suci, Kecamatan Manyar ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Bukit kapur suci berlokasi di Jalan Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik ini akan dipergunakan berbagai aktivitas untuk masyarakat. Dantaranya, bumi perkemahan (Bumper) Wisata Religi Kidang Kuning, Pembangunan Musala, Arena motor cross, spot foto dan UMKM.

Kepala Desa Suci Ahmad Rizal mengatakan Desa Suci, salah satu tempat strategis di tengah Kota Gresik. “Kami  berencana akan membuat Bumper. Rencana ini kami buat untuk memanfaatkan lahan yang selama ini tidak digunakan,”kata Rizal. 

Rencana itu, tambah Rizal, melihat perkembangan di era pendidikan, padatnya penduduk dan banyaknya sekolah di Kabupaten Gresik. “Bumper menjadi salah satu daya wisata yang menarik untuk masyarakat. Bumper bisa digunakan untuk pelatihan, pendidikan anak dan wisata alam bagi para wisatawan,”katanya. 

Selain itu diharapkan perkembangan bumper yang ada di desa suci ini nantinya bisa membangun disektor ekonomi bagi masyarakat. Disisi lain, pembangunan Langgar Kidang kuning menjadi salah satu bentuk keseriusan pemerintah desa dalam  membangun wisata religi Kidang Kuning.

Kidang kuning adalah salah satu makam seorang ulama yang berpengaruh besar dalam syiar agama Islam yang ada di Gresik yang makamnya berada di lokasi tambang di Desa Suci.

“Nanti kedepanya pasca tambang ini akan dipergunakan untuk kemanfaatan bagi seluruh masyarakat dan untuk membangun ekonomi terutama di sektor UMKM. Dan, kami butuh dukungan dari semua pihak khususnya masyarakat,”tegasnya.  (*)

Sulap Bukit Kapur Suci Jadi Bumper, Eduwisata hingga Wisata Religi Selengkapnya

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong

Jembatan Klampok, Kecamatan Benjeng, Gresik (foto : istimewa)

GRESIK, 1minute.id – Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng nyaris runtuh. Gerusan air bah Kali Lamong membuat badan jalan hingga plensengan ambrol. 

Masyarakat hanya menaruh bebatuan dan batang kayu sebagai tanda badan jembatan rusak. Badan jalan di atas jembatan Klampok itu rusak diketahui Kamis malam, 24 Desember 2020. Kondisi ini tentu berbahaya bagi pengendara. 

Camat Benjeng Suryo Wibowo belum bisa di konfirmasi karena gawainya tidak aktif. Sedangkan, Kapolsek Benjeng AKP Lukman Sholeh Hadi mengatakan,  kendaraan roda empat dan dua tetap bisa melewati jembatan itu. “Tapi, tetap hati-hati,”kata Lukman. 

Jembatan Klampok yang miring dan sebagian plengsengan ambrol karena gerusan air bah luapan Kali Lamong. Selama Desember 2020, Kali Lamong meluap dua kali. Masyarakat tetap harus waspada karena curah hujan masih cukup tinggi. (*)

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Pastikan Kondusif, Kapolres dan Dandim Roadshow ke Pospam dan Posyan


GRESIK,1minute.id – Meski kondisi kamtibmas Gresik kondusif. Namun,  aparat TNI dan Polri tetap melakukan  kewaspadaan tinggi dalam memberikan pengamanan Natal 2020.

Untuk memastikan kondisi keamanan itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail melakukan road show sejumlah tempat di Kota Giri ini, Jumat 25 Desember 2020. 
Diantaranya, Pos Pengamanan (Pospam) di Exit Tol Kebomas dan Pos Pelayanan (Posyan) Iconmall.

Sekitar pukul 09.00, mereka berangkat dari Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Gresik di Jalan R.A Kartini,  Gresik. 
Mereka langsung menuju pospam exit Tol Kebomas. Setelah pengecekan personil, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menuju posyan Iconmall. 

Dalam kesempatan itu, kedua perwira di Kota Santri ini mewanti-wanti kepada seluruh anggota jangan lengah. “Selalu waspada dan hati hati dalam pelaksanaan tugas,”pesan Arief Fitrianto didampingi Taufik Ismail. (*)

Pastikan Kondusif, Kapolres dan Dandim Roadshow ke Pospam dan Posyan Selengkapnya

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang


GRESIK,1minute.id – Perayaan misa Natal di gereja St Perawan Maria malam ini terasa beda. Jemaat yang akan mengikuti misa Natal di gereja berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini harus mendaftar terlebih dahulu. 

Pasalnya, pengurus gereja hanya membatasi maksimal 300 jemaat. “Sampai pukul 17.00 sore ini sudah terdaftar 289 orang yang akan mengikuti misa natal,”kata Koordinator Prokes Gereja St Perawan Maria Joni, Kamis 24 Desember 2020.

Kapasitas jemaat bila dalam kondisi normal sekitar 1.200 jemaat. Gereja katolik berlokasi di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik ini akan menggelar misa natal dua gelombang, mulai pukul 19.00 hingga 21.00.

Protokol kesehatan dilakukan mulai gerbang masuk gereja hingga depan pintu masuk gereja yang telah dihiasi pohon natal terbuat dari botol air meneral bekas itu. 

STERILISASI : Sabhara Polres Gresik bersama tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim lakukan sterilisasi gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Di depan pintu masuk gereja telah disiapkan sejumlah tempat cuci tangan, thermo gun untuk mengukur suhu badan jemaat.  
Joni mengatakan, misa Natal ini hanya diikuti orang dewasa. “Jemaat anak-anak berusia dibawah 12 tahun tidak boleh ikut misa natal,”katanya. 

Joni juga menghimbau jemaat yang kurang sehat untuk tidak ikut misa natal.  “Kami sangat ketat dalam ketentuan prokes ini. Karena ini untuk keselamatan jemaat lainnya,”tegasnya. (*)

Ikut Misa Natal, Jemaat Harus Daftar, Kapasitas Gereja Maksimal 300 Orang Selengkapnya

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal


GRESIK,1minute.id – Bupati GresikSambari Halim Radianto mengapresiasi kesiapan gereja menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Misa Natal nanti malam.

Bupati Sambari bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe sekitar pukul 17.00 memantau langsung kesiapan misa natal di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim. 

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik datang setelah tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Sabhara Polres Gresik melakukan penyisiran. 

PANTAU NATAL : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, (dua dari kanan) bersama Forkopimda Pantau Perayaan Natal di Gresik St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan kedatangan untuk memantau langsung terkait pengamanan maupun kesiapan gereja melaksanakan protokol kesehatan. 

“Untuk keamanan, TNI, Polri dan Pol PP siap untuk melakukan pengamanan,”tegasnya.  Terkait dengan protokol kesehatan, Bupati Sambari menyatakan dua gereja yang akan melakukan misa Natal telah melakukan prokes. 

“Alhamdulillah, dua gereja besar telah melaksanakan prokes dengan baik. Tegak lurus,”katanya. 

Di gereja St Perawan Maria misa Natal digelar dua tahap mulai pukul 19.00 hingga 21.00. “Insya Allah semua akan berjalan lancar,”tegas Bupati yang juga Dosen Pasca sarjana Unair Surabaya ini. (*)

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal Selengkapnya

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja


GRESIK, 1minute.id – Tim gegana Sat Brimob Polda Jatim melalukan penyisiran sejumlah gereja di Gresik. Sterilisasi menggunakan metal detektor ini untuk memastikan tidak ada barang berbahaya saat umat Kristiani menjalankan ibadat perayaan Natal. 

Sekitar pukul berapa 16.30, tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Satuan Sabhara Polres Gresik tiba di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim, Gresik. 

Mereka langsung menyebar untuk melakukan pemeriksaan menggunakan metal detektor. Mulai dari tempat duduk jemaat hingga altar dilakukan pemeriksaan secara berlapis. 

Selama 30 menit tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim melakukan pemeriksaan. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, dalam pengamanan Natal ini, mengerahkan 250 personel, gabungan TNI dan Polri.

“Kami dibantu ormas yang suka rela ikut menjaga keamanan di Gresik ini,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail di halaman Gereja St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 ini menambahkan setelah proses sterilisasi akan dilakukan penjagaan.  Penjagaan di gerbang masuk gereja akan melibatkan TNI, Polri dan petugas dari gereja. 

Setiap jemaat yang masuk akan pemeriksaan. “Disini (Gereja St Perawan Maria, Red) jemaat yang ikut misa natal harus mendaftar dulu. Sehingga jemaat yang belum terdaftar tidak bisa mengikuti misa natal,”ujarnya. 

Terkait barang bawaan jemaat, pemeriksaan tetap melibatkan pengurus gereja. “Semua ini dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman jemaat. Sehingga mereka bisa beribadah dengan khidmat,”tegas Arief Fitrianto.  (*)

Siagakan 250 Personil, Beri Rasa Aman dan Nyaman, Jelang Misa, Gegana Sat Brimob Polda Jatim Lakukan Penyisiran Gereja Selengkapnya

Jelang Nataru, Operasi Yustisi Prokes hingga Cipkon, Periksa Barang Bawaan


GRESIK,1minute.id – Libur Natal dan Baru (Nataru) menjadi atensi aparat gabungan, TNI, Polri, Pol PP dan Dishub Gresik.  Sasaran operasi adalah pengendara tanpa masker  dan barang bawaan dilakukan tim gabungan  Kamis 24 Desember 2020. 

Operasi penegakan prokes dan pengamanan Nataru jalan protokol di Kota Gresik. 
Operasi dipimpin oleh AKP Bambang Angkasa,  Kasubag Humas Polres Gresik itu berangkat dari Mapolres Gresik di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.  

Kemudian, Jl. Raden Santri – Jl. Pahlawan – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Arief Rahman Hakim – Gereja St Perawan Maria – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Jaksa Agung Suprapto – Jl. Dr. Soetomo – Gereja Kemah Tabernakel – Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo – Gereja Kristen Indonesia (GKI).

Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa menyatakan, operasi yustisi sasarannya ada tempat berkerumun. Seperti,  warung kopi, fasilitas umum. 
“Ditempat itu kami pastikan tidak kerumunan dan semuanya masker,”ujar Bambang.

Selain itu, tempat ibadah juga di datangi untuk memberikan rasa aman umat kristiani ini dalam merayakan Natal 2020.
Sedangkan,  operasi di Jalan Raya untuk memastikan pengendara mematuhi prokes.

“Juga dilakukan penggeledahan barang bawaan,”kata perwira 3 balok di pundak ini.  
Operasi yustisi selama 2,5 jam,  aparat gabungan sedikit lega. Karena tidak ditemukan barang terlarang, dan masyarakat beraktivitas di luar rumah memakai masker. (*)

Jelang Nataru, Operasi Yustisi Prokes hingga Cipkon, Periksa Barang Bawaan Selengkapnya

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik

TERENDAM : Area pertanian di Desa Mungungianti, Kecamatan Benjeng, Minggu lalu ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)
GRESIK,1minute.id –  Banjir Kali Lamong membuat ribuan petani kelimpungan. Padi yang mereka tanam terancam puso.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Gresik mencatat lahan pertanian yang terendam banjir tahun itu seluas 4.547 hektare. 

Ribuan hektare lahan pertanian itu tersebar di 42 Desa di lima kecamatan yakni Balongpanggang ; Benjeng ; Cerme ; Menganti dan Kedamean. Potensi kerugian di Gresik Selatan itu mencapai miliaran rupiah. 

Tanaman padi yang tergenangi air bah luapan Kali Lamong itu, varietas Ciherang,  Impari dan IR-46 yang usia tanamnya antara 30 hari – 35 hari. 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro mengatakan pihaknya sudah berupaya membantu akan tetapi masih belum maksimal.  “Kami hanya bisa berupaya membantu para petani dengan mengganti benih padi pada mereka,”ujar Eko Anindito Putro kepada wartawan , Kamis 24 Desember 2020.

“Selain bantuan benih kami juga memberikan bantuan menguras air di sawah dengan mesin pompa,”imbuhnya.   Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Apakah bencana alam dan non alam seperti pandemi Covid-19 berpengaruh terhadap produksi padi di Kota Santri, ini. Eko mengaku tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Eko menyebut tetap mempersiapkan sejumlah langkah antisipatif, salah satunya selalu mengkordinasikan dengan sejumlah pihak terkait.

Sementara banjir hingga pandemi Covid-19 tidak terlalu mempengaruhi hasil panen. “Sejauh ini tidak berdampak terhadap produksi padi,”katanya. 

Adapun lima Kecamatan tersebut adalah, Benjeng terdapat 13 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.863 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 611 hektar. Sementara, padi potensi mengalami puso (rusak) seluas 17,6 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 2.245.001.300.

Kecamatan Balongpanggang terdapat enam Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 713 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 257 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil, dengan kerugian mencapai Rp 333.136.250.

Kecamatan Cerme terdapat 17 Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 1.442 hektare dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 790 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) seluas 250 hektar, dengan kerugian mencapai Rp 3.000.300.250.

Kecamatan Kedamean terdapat satu Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 78 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir seluas 20 hektare. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 72.590.000.

Kecamatan Menganti terdapat lima Desa yang memiliki lahan persawahan seluas 451 hektar dengan kondisi padi tergenang air banjir sebanyak 85 hektar. Sementara padi mengalami puso (rusak) nihil dengan kerugian mencapai Rp 175.512.250 (*)

Banjir Kali Lamong Menggenangi 4.547 Hektare Sawah, Dinas Pertanian Belum Berdampak Produksi Padi di Gresik Selengkapnya

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU…

GRESIK, 1minute.id –  Tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik selangkah lagi tuntas. Yakni, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari patahan dengan selisih 14.233 suara. 

Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten Gresik itu sudah berakhir Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 
Berdasarkan data rekapitulasi perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) dari KPU Pusat yang beredar berantai melalui pesan Whatsapp ada 102 sengketa yang masuk MK per Senin 21 Desember 2020 pukul 17.00.  Pilbup Gresik tidak masuk dalam PHP itu. 

Kapan KPU Gresik akan menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih?   Sumber 1minute.id menyebutkan penetapan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih menunggu hari. Sebab, paslon tidak ada yang keberatan hasil rekapitulasi perhitungan suara.”Tunggu saja,”katanya. 

Sementara itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, enggan berkomentar ada atau tidak sanggahan paslon. Meski,  deadline sanggahan sudah habis sejak Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 

“Kepastianya (belum terima) surat resmi MK melalui KPU RI,”kata Roni, Rabu 23 Desember 2020.

Surat itu berupa buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari MK dikirimkan melalui KPU RI. Bila ada perselisihan hasil pemilu (PHP) berlanjut ke MK. Sebaliknya, tidak sanggahan paslon,  KPU  mengagendakan Rapat Pleno Penetapan Bupati terpilih. 

Terpisah, Ketua KPU RI Arief Budiman dikonfirmasi melalui Whatsapp belum memberikan jawaban. Meski,  konfirmasi yang dikirim 1minute.id terlihat dua centang warna biru alias terbaca. (*)

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU… Selengkapnya

Sebelas WBP Rutan Gresik, Diusulkan Dapat Remisi Hari Raya Natal

Pemberian Remisi WBP di Rutan Gresik saat Hari Raya Idul Fitri lalu ( foto : dokumen)


GRESIK,1minute.id – Sebelas warga binaan pemasyarakat (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Banjarsari Cerme, Gresik diajukan remisi Hari Raya Natal 2020.

Remisi yang diajukan ke Kementerian Hukum dan HAM itu, berupa pengurangan masa tahanan selama satu bulan. Dari sebelas WBP itu, 9 orang diantaranya terlibat kasus narkotika dan 2 orang terlibat kasus pidana umum, atau kriminalitas.

“Untuk perayaan Natal tahun ini, kita telah mengusulkan ke Kemenkum HAM sebanyak 11 orang WBP untuk diberi remisi kusus,”kata Kepala Subsi Pelayanan Tahanan Rutan Gresik Anis Handoyo, Rabu 23 Desember 2020.

Pemberian remisi ini, tambahnya, nantinya diberikan melalui perwakilan. Langkah ini diambil sebagai antisipasi memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

Warga binaan yang mendapat remisi ini. Sebagian besar di dominasi kasus narkotika. Ada pula yang tersangkut kasus pidana umum. 

Remisi tersebut diberikan karena yang bersangkutan berkelauan baik selama menjalani tahanan di Rutan Banjarsari Cerme.

“Remisi ini sesuai UU nomor 12 tahun 1996 tentang Pemasyarakatan Peraturan Pemerintah RI nomor 28 tahun 2006 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah 1999 tentang Syarat dan Tata Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan,”terang Anis. (*)

Sebelas WBP Rutan Gresik, Diusulkan Dapat Remisi Hari Raya Natal Selengkapnya