Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah

GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pemiihan Bupati (Pilbup) Gresik 2020 kurang dari 28 hari lagi. Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani menyerukan kepada tim, relawan untuk terus merapatkan barisan. Mengembangkan politik silaturahi dari rumah ke rumah. Seperti yang telah dilakukan paslon Niat sejak awal kampanye.

“Kami mohon seluruh tim pemenangan, relawan dan masyarakat pendukung Perubahan Gresik agar semakin solid dan kompak,”ujar Gus Yani sapaan akrabnya, Kamis 12 November 2020.

Gus Yani yang berpasangan dengan Aminatun Habibah (Bu Min) berharap kepada seluruh tim agar tidak terpancing oleh oknum yang mulai melakukan cara-cara tidak sportif.

“Terus rapatkan barisan, untuk memenangkan Niat pada Pilkada Gresik 2020,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurut Gus Yani, gerakan perubahan ini adalah amanah para kiai dan rakyat Gresik, sehingga harus kita jaga dan kita menangkan dengan cara yang sportif, dan santun. “Masyarakat Gresik banyak yang menginginkan perubahan. Menginginkan pemerintahan yang transparan dan tanggap terhadap persoalan di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah Selengkapnya

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendatangi kantor Pemkab Gresik, Kamis, 12 November 2020. Kedatangan lembaga yang mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia ini untuk memberikan sosialisasi keamanan pangan dan layanan konsultasi pendaftaran produk pangan bagi pelaku usaha di Kota Santri ini. 

Beragam usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) menyabut antusias kehadiran BPOM itu.  Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan terima kasih atas layanan BPOM kepada 50 orang pelaku usaha UMKM di Gresik.

Menurut Bupati Sambari,  sudah tepat upaya BPOM memberikan layanan sosialisasi dan konsultasi pada UMKM pangan di Gresik, mengingat jumlah UMKM di Gresik mencapai 17 ribu lebih. Dari jumlah itu 75 persen perlu pembinaan dan perizinan dari BPOM.

“Tolong, kalau sudah diberikan pembinaan dan di seleksi harus tetap diberi pembinaan terutama dalam penentuan expired produk. Cek dan teliti lah sesuai laboratorium yang dimiliki oleh BPOM,”harap Bupati Sambari  dalam sambutan pembukaan sosialisasi tersebut.

Doktor alumnus Unair Surabaya itu  meminta kepada seluruh pelaku usaha UMKM di Gresik untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan menjaga mutu produksinya. 

“Kepada BPOM kami meminta agar selalu memberikan pembinaan kepada pelaku usaha pangan di Gresik, terutama bagaimana para pelaku usaha pangan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraannya,”tegasnya. 

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Sosialisasi Keamanan Pangan BPOM Dewi Prawitasari mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan, menerapkan cara olahan yang baik untuk peningkatan daya saing.

“Keamanan pangan merupakan tanggungjawab kita bersama dan memberikan dampak besar terhadap Kesehatan masyarakat,”kata Dewi.

Selain itu, Dewi menambahkan, kedatangan untuk meningkatkan daya saing produk lokal, BPOM juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan nomor izin edar BPOM RI MD.  

BPOM RI MD adalah perizinan berupa izin edar untuk produk pangan yang di produksi oleh dalam negeri yang lebih besar dari skala rumah tangga atau industri yang menghasilkan produk pangan yang wajib memiliki izin edar BPOM MD.

Beberapa kemudahan BPOM yaitu, Pembinaan UMKM via daring, pemdampingan, coaching clinic, simplikasi persyaratan izin cukup Izin usaha mikro kecil (IUMK) dan surat keterangan domisili usaha (SKDU), sesuai PP 32/2017 ada potongan biaya 50 persen,  registrasi pangan resiko rendah hanya melalui notifikasi tidak dipersyaratkan hasil uji atau analisa, pemeriksaan hanya fokus pada pelaksanaan higieni sanitasi, sampling dan uji produk UMKM gratis. (yad) 

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan Selengkapnya

Ini Harapan Milenial kepada Paslon Niat, Bila Terpilih sebagai Bupati-Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Generasi muda di  Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Gresik, berharap kepada calon bupati milenial Fandi Akhmad Yani agar nanti kalau jadi bupati lebih memprioritaskan lagi sektor kepemudaan yang terintegrasi dengan industri. 

Mereka optimistis Cabup berpasangan dengan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min)  memiliki potensi besar mewujudkan mimpi generasi muda itu.  Sebab, pria yang akrab disapa Gus Yani ini masih muda, tegas dan enerjik.

Mereka menganggap selama ini pemerintah belum memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) para pemuda di Gresik menjadi lebih berdaya dan produktif. Padahal, tidak sedikit pemuda yang dapat memberikan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

“Selama sepuluh tahun ini belum pernah ada pemberdayaan bagi pemuda, padahal banyak problem yang dihadapi misalnya potensi SDM pemuda yang tidak diimbangi dengan sarana dan prasarana termasuk tenaga kerja yang belum terserap,”kata Ulil Absor, Selasa 10 November 2020 sore. 

Ulil berharap besar kepada Gus Yani agar bisa memberikan solusi bagi pemuda desa. Misalnya, saat ini di tengah pandemi pemuda kesulitan mendapatkan pekerjaan. Selain itu, banyak lulusan yang harus menganggur bertahun-tahun karena peluang mendapat kerja yang kecil.

“Banyak pemuda disini yang nganggur. Mereka sudah ngelamar ke perusahaan tapi tidak diterima. Jadi sulitnya minta ampun kerja di kota sendiri. Kita berharap Gus Yani bisa memberi solusi untuk pemuda,”harapnya.

Pemuda lain, Nadlir juga mempunyai harapan yang sama. Ia mengaku, pemuda di desa Siwalan banyak yang nekat menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia), karena tidak ada lapangan pekerjaan di desa. Bahkan, sulit mencari pekerjaan di Gresik.

Untuk itu, dia berharap kepada Gus Yani jika terpilih jadi bupati Gresik periode 2021-2025 memberikan perhatian kepada para pemuda. Diantaranya, memberikan di training agar memiliki soft skill sesuai kebutuhan tenaga kerja industri di Gresik. 
Misalnya, dengan memfungsikan secara maksimal Balai Latihan Kerja (BLK) atau pelatihan ketenagakerjaan yang menyasar pemuda desa untuk home industri di desa.

“Jadi pemuda disini banyak yang nekat jadi TKI, padahal di Gresik banyak ribuan pabrik yang bergerak di berbagai bidang dan produksi macam-macam. Kami harap ada pelatihan untuk peningkatan skill pemuda sesuai kebutuhan pabrik atau industri rumahan di desa,”ujarnya. 

Sementara cabup milenial, Gus Yani yang mendapat berbagai keluhan para pemuda saat kampanye blusukan itu menawarkan solusi. Melalui program yang tertuang di visi misinya Gresik Berkarya dan Mandiri, Gus Yani memberikan kepastian terhadap para pemuda yang baru lulus bisa segera mendapat pekerjaan. 

“Saya dan Bu Min menjamin setiap pemuda yang lulus akan mendapat pekerjaan. Jadi tidak ada lagi pemuda bunuh diri karena sulit dapat kerja. Ini komitmen kami untuk mengurangi angka pengangguran yang saat ini cukup tinggi,”kata Gus Yani. “Di Gresik, tambahnya, sekitar  36.390 pengangguran produktif awal 2020,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Cabup Gus Yani di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Selasa 10 November 2020 ( foto : tim Media Center Niat)

Gus Yani lebih jauh menjelaskan jumlah pengangguran produktif sebesar itu belum termasuk tenaga kerja yang kena PHK akibat lumpuhnya ekonomi sepanjang pandemi Covid 19. Oleh karena itu pihaknya menyiapkan program pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 untuk angkatan kerja baru. Yakni Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi dan Penempatan Kerja secara berkala. 

“Sebagai wujud nyata paslon Niat untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi SDM agar siap bersaing. Pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 ini kami siapkan dengan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi untuk penyerapan tenaga kerja industri secara lebih masif,”terang menantu KH. Agoes Ali Masyhuri ini. 

Ditambahkan Gus Yani, program tersebut ada dua opsi. Pertama masuk di dalam kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga saat lulus bisa langsung bekerja karena memiliki skill. Kedua memaksimalkan fungsi BLK yang bersinergi Dinas Tenaga Kerja (Dinas Tenaga Kerja) sebagai tahapan peningkatan keterampilan (up-skilling) dan pembaruan keterampilan (reskilling).

“Sekarang era revolusi industri 4.0 yang bersamaan dengan bonus demografi. Maka pemerintah kabupaten yang akan datang nanti harus membuka kesempatan bagi SDM di berbagai sektor industri untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan industri,”jelasnya. (*)

Ini Harapan Milenial kepada Paslon Niat, Bila Terpilih sebagai Bupati-Wabup Gresik Selengkapnya

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan

GRESIK, 1minute.id – Peringatan Hari Pahlawan 2020 terasa lebih indah bagi 2.200 anak-anak anggota TNI dan Polri. Pasalnya, Kementerian BUMN menyelenggarakan program beasiswa Perguruan Tinggi bagi putra-putri TNI dan Polri. 

Beasiswa diserahkan secara serentak oleh perusahaan BUMN di 34 provinsi melalui video conference yang disaksikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir, Asisten Teritorial TNI, Mayjen Madsuni dan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Sutrisno Yudi Hermawan, Selasa 10 November 2020.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), merupakan salah satu BUMN yang turut serta dalam kegiatan bersama Kementerian BUMN, berkontribusi melalui Program SIG Cerdas dengan memberikan beasiswa kepada 72 putra-putri mahasiswa Perguruan Tinggi anggota TNI dan Polri berprestasi di Provinsi Sulawesi Selatan. 

Beasiswa yang diserahkan sebesar Rp 360 juta. “Semoga bantuan beasiswa ini dapat memberikan semangat bagi mahasiswa dalam menuntut ilmu, dan mampu menjadi generasi unggul,”harap Edi Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020.

Menteri BUMN Erick Thohir dalam sambutannya mengatakan, Hari Pahlawan harus dimaknai dengan baik. Jika dahulu dilakukan dengan perang dan banyak yang gugur, namun saat ini berbeda. 

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini Kementerian BUMN membantu pemerintah dalam berbagai hal seperti memberikan keringanan biaya listrik, bantuan pulsa dan inisiasi lain bagi masyarakat yang lebih banyak, salah satunya pemberian beasiswa bagi putra-putri anggota TNI dan Polri.

“Kami melihat banyak anggota TNI dan Polri yang memiliki putra-putri di Perguruan Tinggi yang berprestasi. Dalam program ini, mahasiswa yang dipilih  berstatus mahasiswa aktif dan IPK minimal 3.0,”kata Erick Thohir.

“Mahasiswa terpilih kami berikan beasiswa sebesar Rp 5 juta per orang. Jumlah penerima sebanyak 2.200 orang yang terdiri dari 1.593 putra-putri anggota TNI dan 607 putra-putri anggota Polri yang tersebar di 34 Provinsi,”imbuhnya.

Sementara itu penerima beasiswa dari SIG, Adhela Anugrah Sari, mahasiswi Universitas Muslim Indonesia Makassar, mengapresiasi adanya program beasiswa ini. “Terima kasih Kementerian BUMN dan SIG atas beasiswanya. Semoga semakin banyak lagi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kedepannya,”ungkapnya. (*)

Apresiasi untuk Pahlawan, SIG Berikan Beasiswa 72 Mahasiswa di Provinsi Sulawesi Selatan Selengkapnya

Pupuk Bersubsidi Hanya untuk Petani Terdaftar e-RDKK

GRESIK,1minute.id – Pupuk bersubsidi hanya diperuntukan bagi petani yang telah terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan disalurkan sesuai dengan alokasi yang telah ditetapkan Pemerintah berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 27 Tahun 2020. 

Penegasan disampaikan Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero) Wijaya Laksana melalui siaran pers yang diterima 1minute.id, Selasa 10 November 2020. “Penyaluran pupuk bersubsidi dilakukan Perseroan secara tertutup sesuai alokasi dan hanya kepada para petani yang terdaftar dalam Kelompok Tani dan teregistrasi dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian,”kata Wijaya.

Untuk  mengantisipasi kebutuhan petani yang kehabisan alokasi, Pupuk Indonesia pun telah menyiapkan stok pupuk non subsidi di kios-kios resmi. Di samping itu, guna menghindari pupuk palsu, Wijaya juga mengimbau agar para petani hanya membeli pupuk bersubsidi di kios atau pengecer resmi. 

“Kami imbau petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK agar dapat menebus langsung pupuk bersubsidi di kios atau pengecer resmi, agar petani memperoleh pupuk yang sesuai kualitas dan sesuai HET (harga eceran tertinggi),”jelas Wijaya. 
Perseroan, tambahnya,  telah memiliki sejumlah strategi mencegah penyimpangan. Diantaranya pencirian pupuk bersubsidi dengan warna khusus, bag code, termasuk penyaluran tertutup yang berdasarkan e-RDKK. Pupuk bersubsidi juga memiliki ciri pada kemasan karungnya. 

Terdapat tampilan logo Pupuk Indonesia di bagian depan karung dan bertuliskan “Pupuk Bersubsidi Pemerintah”. Pada kemasan tercantum juga nomor call center, logo SNI, nomor izin edar pada bagian depan karung dan memiliki Bag Code dari produsennya.

Dalam pelaksanaan penyaluran, jelasnya, Pupuk Indonesia didukung oleh lima anak usahanya yang merupakan produsen pupuk nasional. Yakni, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Pupuk Sriwidjaja, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang dan PT Pupuk Kaltim. Selain itu, didukung juga oleh 1.226 mitra distributor dan 33.804 kios pupuk.

Wijaya menambahkan, stok pupuk bersubsidi di Tuban, Jawa Timur saat ini terjaga dalam posisi di atas ketentuan minimum. Tercatat, total stok di Kabupaten Tuban tersedia sebanyak 4.681 ton. Sementara stok untuk Provinsi Jawa Timur sendiri berada di angka 203.640 ton. (*)

Pupuk Bersubsidi Hanya untuk Petani Terdaftar e-RDKK Selengkapnya

Bupati Nge-prank “Brigjend Mallaby” dengan Hukuman Jemur untuk Tingkatkan Imun di Hari Pahlawan

GRESIK,1minute.id – Upacara Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November di halaman Kantor Bupati Gresik terasa beda. Kondisi pandemi korona membuat barisan peserta upacara memakai kostum pejuang berjarak. Hebohnya, barisan dari tenaga kesehatan (nakes) memakai hazmat warna pink.

Terik matahari tidak menyurutkan peserta dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) kehilangan semangat. Pekik Merdekaaaa terus menggema. 

Usai upacara dilanjutkan dengan drama kolosal pertempuran arek-arek Suroboyo melawan tentara Inggris dipimpin Brigadir Jenderal Mallaby. Untuk drama kolosal tahun ini skenario diubah. Mallaby tidak mati dalam pertempuran . Tapi, Brigjend Mallaby- diperankan-Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Gresik Agustin H. Sinaga disetrap. 

Berdiri dilapangan dengan tangan kiri terborgor dikaitkan tiang bendera. “Mallaby berjemur untuk meningkatkan imun tubuh,”kata Bupati Gresik Sambari  Halim Radianto yang membacakan plot naskah drama kolosal itu. 

Forkopimda,  diantaranya Ketua Pengadilan Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe,  Waka Polres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi, perwakilan Kodim dan Kejaksaan Negeri serta veteran pejuang kemerdekaan terlihat menikmati gelaran parodi itu. 

Bupati Sambari kemudian meminta seluruh OPD untuk baris berbaris.  Sesekali Bupati nge-prank anak buahnya. Selain Brigjend Mallaby Sinaga, juga Kepala Diskoperindag Agus Budiono harus ndlosoran di lantai paving sambil seolah-olah membidik musuh dengan pistol mainan jenis FN.

“Panas bapak,”kata Agus Budiono membuat peserta lainnya ger-geran. Parodi drama Hari Pahlawan dilakukan sebagai wujud keberhasilan dalam penanangan Covid-19 di lingkungan ASN Pemkab Gresik. “Hari ini, seluruh ASN yang terkonfirmasi atau reaktif telah sembuh. Hampir seratus persen mengikuti upacara Hari Pahlawan ini,”tegas Bupati berlatar pengusaha ini. 

Sementara itu,  Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gresik Tursilowanto Herijogi menambahkan secara keseluruhan pasien positif covid-19 berjumlah 3.678 kasus; selesai 3.345 kasus; meninggal dunia 233 kasus dan isolasi 101 kasus. 

“Selama pandemik, bulan Maret hingga 10 November 2020 “hanya” tiga pegawai yang meninggal dunia karena korona,”ujar Tursilowanto usai acara. (*)

Bupati Nge-prank “Brigjend Mallaby” dengan Hukuman Jemur untuk Tingkatkan Imun di Hari Pahlawan Selengkapnya

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan di Bukit Jamur dibawa ke RS Bhayangkara, Mengaku Sering “Didatangi” Korban

GRESIK,1minute.id – Dua  anak berhadapan hukum (ABH) atawa tersangka diduga mengalami ganggung psikologis. Dua ABH itu berinisial MSK alias S, 15 dan MSI alias Si, 16. Mereka ada pelaku pembunuhan AAH, 15, teman sepermainnya di desa. 

Kedua anak bau kencur itu kini hidup di tahanan anak di Mapolres Gresik mulai dihantui perasaan bersalah.  Mereka kerap mengaku “didatangi” sosok AAH. “Siang maupun malam,”ujar sumber 1minute.id. Kedua anak itu mulai  ketakutan.

Dua ABH ini menghabisi korban dengan cara tidak lazim.  Bahkan,  tergolong sadis untuk pelaku seusianya. Mereka merencanakan aksi pembunuhan itu di sebuah lapangan di kecamatan Bungah.  

Korban AAH dipukul balok kayu dan batu dibagian kepala belakang. Anak yang baru kelas VIII di salah satu sekolah di Kecamatan Bungah kemudian kaki dan tangannya diikat. Kemudian,  melemparkan jasad AAH itu di kubangan air bekas galian C di kawasan Bukit Jamur di Desa / Kecamatan Bungah. 
Korban diduga dibunuh 28 Oktober 2020. Dan,  ditemukan mengambang Jumat 31 Oktober 2020 petang.  

Menurut Kapolres Gresik AKBP arief Fitrianto sehari pascapembunuhan terduga kembali lokasi dan melihat jasad korban mengapung. “Terduga sempat mau menenggelamkan lagi. Tapi, tidak berhasil,”kata Kapolres Arief saat konferensi pers di Mapolres Gresik, Jumat lalu.

Terpisah, Kuasa hukum dua ABH Sulton Sulaiman dikonfirmasi membenarkan adanya pemeriksaan spikologi di RS Bhayangkara Polda Jatim ,Selasa 10 November 2020.  

“Klien mengaku ketakutan karena sering “didatangi” oleh korban,”kata Sulton dikonfirmasi selulernya, Senin 9 November 2020 malam. 

Akan tetapi, tambahnya, saat rekonstruksi terlihat tegar. Tiba-tiba, tambahnya, sosok korban hadir dihadapan mereka. Kondisi itu,  pagi ini,  Selasa 10 November 2020 rencananya dua terduga pembunuh AAH itu menjalani pemeriksaan psikologis di RS Bhayangkara Polda Jatim. (*)

Dua Terduga Pelaku Pembunuhan di Bukit Jamur dibawa ke RS Bhayangkara, Mengaku Sering “Didatangi” Korban Selengkapnya

Berbincang dengan Lelaki, Suami Cambuk Punggung, Pukul Kepala Istri Siri

GRESIK,1minute.id – Emosi Afif membuncah. Pengusaha jasa transportasi berusia 50 tahun itu  meluapkan amarahnya begitu melihat istri sirinya, Anidah berbincang dengan Sugianto, 40, dan anaknya, Indah Sofia Labibah, 22.  

Bincang santai di ruang tamu rumah korban Anidah, 38, warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng itu berujung penganiayaan. Pasalnya, Afif yang sudah terbakar api cemburu itu tidak bisa menahan emosinya. Afif langsung menendang kursi yang diduduki Aninda hingga rusak. Bagian kursi kayu yang patah itu lalu dihajarkan kepada Anidah. Korban yang diduga istri siri pengusaha jasa transportasi asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik itu nyaris kelenger.

Teriakan Anidah yang kesakitan itu tidak bisa membuat hati Afif luluh. Afif seperti sudah kerasukan setan. Setelah puas menghajar istri sirinya. Afif ngeloyor pulang. “Tiga pukulan mengenai kepala korban. Dua kali pukulan dibagian punggung,”ujar polisi. 
Penganiayaan dialami korban Anidah terjadi Kamis 22 Oktober 2020 sekitar pukul 10.30.

Kanitreskrim Polsek Panceng Iptu Moh Daud mengatakan pihaknya setelah menerima pengaduan dari korban sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi.  “Dua kali dilakukan pemanggilan.Tapi tersangka  tidak datang,”ujar mantan Kanit Pidum Satreskrim Polres Gresik itu, Senin 9 November 2020.
Karena tidak koorporatis kemudian dilakukan upaya penangkapan.

“Tersangka warung kopi termasuk Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran Lamongan, Jumat 6 November 2020 sekitar pukul 16.00,”jelas Daud. Tersangka Afif,  jelasnya, dijerat 351 dan 406 KUHP tentang penanganiayaan. “Tersangka kami tahan,”tegas mantan Kanitreskrim Polsek Kebomas itu. (*)

Berbincang dengan Lelaki, Suami Cambuk Punggung, Pukul Kepala Istri Siri Selengkapnya

Identitas Mrs X Mengapung di BGS itu Terungkap, Korban asal Babaksari, Dukun, Gresik

GRESIK, 1minute.id – Tidak lebih 4 jam pasca ditemukan mengapung di Bendung Gerak Sembayat (BGS). Polisi akhirnya bisa mengindentifikasi identitas korban. Korban bernama Lilin Lina Hartatik, 29, warga Desa Babaksari, Kecamatan Dukun,  Gresik. 

Kapolsek Bungah AKP Sujiran melalui Kanitreskrim Polsek Bungah Aipda Dwi Rahmanto membenarkan korban warga Desa Babaksari,  Kecamatan Dukun, Gresik. “Suami korban yang mengidentifikasinya,”kata Dwi dikonfirmasi telepon genggamnya,  Senin 9 November 2020.

Seperti diberitakan sosok mayat tanpa identitas ditemukan mengambang di BGS. Mayat berjenis kelamin perempuan. Kondisi mayat sudah membusuk. Bau menyengat hidung hingga radius 3 meteran.  Masyarakat kemudian melaporkan penemuan mayat itu kepada satpam BGS.

Kurun waktu tiga bulan terakhir ini,  sudah tiga mayat ditemukan di bendungan air yang belum diresmikan itu.  Sebelum, dua pelajar asal Lamongan ditemukan kondisi telungkup. Mrs X mengenakan daster corak warna biru, dan  babydoll celana pendek abu-abu.  

Dwi Rahmanto menambahkan dugaan sementara tidak ada tanda kekerasan dalam diri korban. “Diduga saat ke bengawan terpeset lalu hanyut,”ujarnya. (*)

Identitas Mrs X Mengapung di BGS itu Terungkap, Korban asal Babaksari, Dukun, Gresik Selengkapnya

Penyidik Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan di Bukit Jamur, ABH Koreksi Adegan Versi Penyidik sehingga Peragakan 23 Adegan

GRESIK,1minute.id – Penyidik unit pidana umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menggelar rekonstruksi dugaan pembunuhan dengan korban AAH, Senin 9 November 2020.

Rekonstruksi tidak dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) kawasan Bukit Jamur di Desa/Kecamatan Bungah, Gresik. 
Gantinya penyidik mengalihkan ke asrama polisi (Aspol) Polres Gresik di Jalan Basuki Rahmad, Gresik. Karena alasan keamanan kedua tersangka atawa anak berhadapan hukum (ABH) yakni MKS alias S, 15, dan MSI atawa Si,  16.

Ada 23 adegan dalam konstruksi yang tertutup untuk wartawan itu. Rekonstruksi dipimpin Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga,  Kanit Pidum ipda Joko Suprianto. Sedangkan,  dua ABH didampingi kuasa hukumnya Sulton Sulaiman. 

Barbuk : Tali tampar ini yang digunakan dua ABH mengikat kaki dan tangan korban sebelum diceburkan kubangan di Bukit Jamur di Desa/Kecamatan Bungah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Dalam rekonstruksi itu diawali perencanaan dua ABH yakni Si dan S di lapangan bola di Kecamatan Bungah. Pembunuhan terjadi di adegan 20, korban AAH dipukul menggunakan kayu balok oleh anak bau kencur. 

Adegan ke-21, dua ABH mengikat kaki dan tangan korban menggunakan tali tampar. Adegan berikut,  kedua anak itu melorot atau melepas sarung korban. Adegan terakhir, 23 kedua ABH itu melemparkan korban dalam kubangan di kawasan Bukit Jamur itu. 

Setelah memastikan korban meninggal kedua anak yang teman sepermainan korban itu pulang. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga melalui Kanit Pidum Ipda Joko Suprianto mengatakan adegan pertama hingga kesepuluh adalah perencanaan dilakukan di lapangan bola. “Adegan kesebelasan hingga adegan ke-23 di Bukit Jamur,”ujar Joko.

Sementara itu, kuasa hukum dua ABH, Sulton Sulaiman mengatakan klien lancar dalam memperagakan kejadian yang membuat AAH meninggal. “Bahkan, semula  versi penyidik ada 22 adegan,  klien membetulkan menjadi 23 adegan,”kata Sulton dikonfirmasi selulernya,  Senin 9 November 2020. (*)

Penyidik Lakukan Rekonstruksi Pembunuhan di Bukit Jamur, ABH Koreksi Adegan Versi Penyidik sehingga Peragakan 23 Adegan Selengkapnya