Samapta Polres Gresik Bekuk Pelajar Surabaya Bawa 2 Poket Diduga Sabu-sabu

GRESIK,1minute.id – Unit Pengurai Massa (Raimas) Kalammunyeng Satuan Samapta Polres Gresik mengamankan seorang remaja berinisial SPS di Raya Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat dini hari, 25 Juli 2025.

Ia mengaku pelajar SMA di Surabaya. Rumahnya di kawasan Kecamatan Krembangan, Surabaya ini diamankan karena membawa dua paket kristal bening yang diduga kuat sabu-sabu. Barang haram itu di simpan di dompet warna coklat susu (coksu) yang sempat dibuang ketika polisi melakukan pengejaran. 

Menurut keterangan polisi, Jumat, 25 Juli 2025 sekitar pukul 00.30 WIB unit Raimas Kalammunyeng melakukan patroli sejumlah titik rawan kriminalitas di kawasan Gresik Selatan, kemudian di sepanjang Jalan Raya Kebomas – Jalan Sunan Giri. Langkah ini sebagai upaya preventif terhadap kejahatan jalanan dan kasus 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).

Ketika mereka menyusuri Kawasan Bunder, melihat ada seorang remaja belakangan di ketahui berinisial SPS mengendarai  sepeda motor yang mencurigakan di sekitar exit tol Kebomas. Remaja SPS mengendarai sepeda motor Honda Grand Astrea tanpa pelat nomor dan melaju melawan arus. 

Tim Kalammunyeng pun menghentikan pengendara itu. Tapi, SPS kabur ke arah Kedanyang. Polisi pun mengejarnya. Di sekitar Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, remaja itu terjatuh. Ia pun mencoba lari. Nah, saat lari dan situasi terjepit, polisi melihat SPS membuang sebuah dompet. 

Setelah diamankan, polisi meminta SPS untuk mengambil dompet yang telah dibuangnya  Ternyata, di dalam dompet itu ada dua poket yang diduga kuat sabu-sabu dan dua lembar uang pecahan Rp 100 ribu. Polisi kemudian menggelandang remaja itu ke Mapolres Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Kasat Sampata Polres Gresik AKP Heri Nugroho, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli dini hari demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat. “Kami tidak akan memberi ruang bagi para pelanggar hukum, baik itu aksi balap liar yang membahayakan pengguna jalan lainnya, maupun peredaran narkoba yang merusak generasi muda,” tegasnya.

Polres Gresik kembali meneguhkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukumnya, serta sebagai peringatan keras terhadap segala bentuk pelanggaran hukum di jalanan. (yad)

Samapta Polres Gresik Bekuk Pelajar Surabaya Bawa 2 Poket Diduga Sabu-sabu Selengkapnya

Petrokimia Gresik bersama PIKA PI Grup & PIKA PG Berbagi Berkah untuk Perempuan Tangguh, Ojek Online 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bersama Persatuan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA PI) Grup dan Persatuan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA PG) berbagi sembako untuk 80 perempuan yang berprofesi sebagai ojek online (ojol) atau lady ojol di wilayah Gresik. 

Berbagi berkah sembako dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-53 Petrokimia Gresik diserahkan secara simbolis oleh Ketua PIKA PG Bonita Daconi Khotob didampingi perwakilan PIKA PI Group dan Wakil Ketua HUT Ke-53 Petrokimia Gresik, Warisnu Anugerahani di Gresik, Jawa Timur, baru-baru ini.

Bonita menyampaikan bahwa, paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi dari istri karyawan bersama perusahaan atas perjuangan dan dedikasi ojol perempuan untuk keluarga. Menjadi ibu dan istri sekaligus mencari nafkah bukan sesuatu yang mudah, apalagi perempuan tersebut single parent.

“Pembagian paket sembako kepada wanita-wanita tangguh ini sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam mencari nafkah dan mendukung keluarga. Kami bersyukur bisa berbagi dengan perempuan-perempuan hebat ini. Nilainya memang tidak seberapa, namun kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan apresiasi kami,” tandas Bonita.

Adapun setiap paket sembako yang diberikan berisi beras (5 kilogram), minyak goreng (1 liter), gula (1 kilogram), terigu (1 kilogram), mi instan (5 bungkus), sarden (1 kaleng), susu (1 liter), dan biskuit (1 bungkus). Paket sembako ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan keluarga para lady ojol.

Ia menambahkan istri karyawan yang ada di PIKA PI Grup maupun PIKA PG senantiasa berkomitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat, termasuk terhadap lady ojol. Melalui kontribusi ini diharapkan mampu menjadikan semangat para perempuan-perempuan hebat dalam menjalankan peran dan profesinya.

“Kami percaya bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya dimulai dari ruang-ruang formal atau lembaga, tetapi juga dari apresiasi dan pengakuan terhadap peran mereka di tengah masyarakat, termasuk mereka yang bekerja keras setiap hari demi keluarga. Semoga paket sembako yang diberikan hari ini dapat menjadi penyemangat dan berkah bagi para Ibu-Ibu semua” ujar Bonita.

Sementara itu, Warisnu menambahkan, berbagi berkah ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-53 Petrokimia Gresik. Usia lebih dari setengah abad ini dikatakannya merupakan perjalanan panjang, pengalaman, serta dedikasi perusahaan dalam mendukung pertanian dan ketahanan pangan nasional. Kali ini semangat itu dirayakan dengan cara yang istimewa, dengan mengapresiasi perempuan pengemudi ojol yang merupakan salah satu simbol ketangguhan, keberanian, dan kemandirian perempuan Indonesia masa kini.

“Ojek umumnya dikerjakan oleh laki-laki. Memang pekerjaan ini cukup berat, tapi tidak sedikit perempuan yang tangguh dan bisa menjalani profesi ini untuk keluarga. Kami berharap perempuan-perempuan ojek online senantiasa bersemangat untuk terus menginspirasi,” tutup Warisnu. (yad)

Petrokimia Gresik bersama PIKA PI Grup & PIKA PG Berbagi Berkah untuk Perempuan Tangguh, Ojek Online  Selengkapnya

Pasok Kebutuhan Semen untuk Pembangunan Tol Bocimi, SIG Dukung Kemajuan Sektor Pariwisata dan Usaha Lokal di Jawa Barat

GRESIK,1minute.id – Proyek Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) yang saat ini telah memasuki pembangunan Seksi 3 (Cibadak–Sukabumi Barat) sepanjang 13,7 km. Kehadiran Tol Bocimi berperan penting dalam mendukung peningkatan konektivitas menuju Jawa Barat bagian selatan yang kaya akan potensi wisata alam. 

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) trurut mendukung pembangunan Tol Bocimi Seksi 3 dengan memasok semen pada Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Sejak Desember 2024 hingga Juni 2025, SIG telah memasok 29.990 ton semen dari total 60.000 ton semen yang akan dipasok hingga akhir proyek.

Jalan Tol Bocimi Seksi 3 akan menjadi jalur alternatif logistik dari dan menuju Sukabumi sehingga mengurangi kepadatan di jalan nasional, sekaligus mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta yang semula bisa mencapai 7 jam menjadi hanya 2 jam. Akses menuju tujuan wisata juga semakin mudah dan diharapkan mendorong perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat lokal.   

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, sebagai infrastruktur strategis untuk percepatan pertumbuhan ekonomi daerah, kehadiran Tol Bocimi akan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan barang, serta memajukan sektor pariwisata di Jawa Barat bagian Selatan, khususnya Sukabumi.

”Jalan Tol Bocimi akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi di Sukabumi yang memiliki potensi wisata alam, seperti geopark hingga pantai. Kemudahan akses akan memacu kunjungan ke salah satu daerah dengan tujuan wisata terbaik di Jawa Barat itu, serta membuka banyak peluang ekonomi bagi masyarakat lokal dan membantu UMKM untuk meningkatkan penjualan. SIG bangga dipercaya untuk memasok produk terbaik kami dalam pembangunan proyek ini,” kata Vita Mahreyni.

Selain digunakan dalam pembuatan beton untuk perkerasan jalan Tol Bocimi, semen UltraPro yang dipasok SIG juga digunakan dalam pembuatan beton pracetak (precast), berupa spun pile atau tiang pancang berbentuk bulat dengan rongga di bagian tengah yang berfungsi sebagai fondasi untuk menjaga konstruksi tetap stabil. UltraPro juga digunakan dalam pembuatan girder atau balok horizontal, komponen konstruksi yang berfungsi sebagai penopang utama beban untuk memastikan kekuatan konstruksi.

Vita Mahreyni menambahkan, produk SIG memberikan nilai tambah kemudahan dalam pengerjaan konstruksi dan hasil akhir untuk kekuatan optimal. UltraPro cocok untuk konstruksi jalan tol, bendungan, landasan pesawat terbang, dan struktur bangunan lainnya yang membutuhkan kuat tekan awal dan akhir yang tinggi.

Selain Tol Bocimi, Semen UltraPro telah lebih dulu diaplikasikan di berbagai proyek prestisius di Indonesia, di antaranya Jakarta International Stadium, Jalan Tol Trans Sumatra, Jalan Tol Semarang-Demak, Jalan Tol Balikpapan – Samarinda, Yogyakarta International Airport, Thamrin Nine Highrise Building, KCIC Kereta Cepat, dan LRT Jakarta.

”Keterlibatan SIG dalam berbagai proyek pembangunan di Indonesia merupakan bentuk kepercayaan stakeholder terhadap keunggulan produk-produk SIG. Sebagai perusahaan bahan bangunan yang terdepan di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 100 tahun, SIG memiliki fasilitas produksi dan jaringan distribusi yang tersebar luas untuk mendukung pembangunan di Indonesia hingga ke pelosok daerah,” ujar Vita Mahreyni.

Direktur Operasi PT Waskita Beton Precast Tbk Itung Prasaja mengatakan, jalan Tol Bocimi Seksi 3 merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional untuk mempercepat konektivitas wilayah Bogor dan Jakarta menuju Sukabumi. Proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan di jalur arteri eksisting, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat pada umumnya dan di wilayah Sukabumi pada khususnya. Untuk menghasilkan konstruksi yang kokoh, PT Waskita Beton Precast Tbk menggunakan semen UltraPro dari SIG.

“Produk semen SIG mampu memberikan kekuatan dan daya tahan yang baik pada bangunan menjadikannya pilihan utama dalam konstruksi, termasuk yang saat ini kami gunakan untuk menyuplai Beton Readymix (beton siap pakai) dari Batching Plant WSBP Cibadak bermutu tinggi untuk Proyek Tol Bocimi Seksi 3. SIG terbukti dapat terus menjaga kualitas produk dan layanannya sehingga tetap menjadi pilihan utama dalam industri konstruksi,” kata Itung Prasaja.(yad)

Pasok Kebutuhan Semen untuk Pembangunan Tol Bocimi, SIG Dukung Kemajuan Sektor Pariwisata dan Usaha Lokal di Jawa Barat Selengkapnya

Yanuar Utomo Jabat Kajari Gresik

GRESIK,1minute.id – Tongkat komando Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik berganti dari Nana Riana kepada Yanuar Utomo. Pisah sambut pejabat lama dan baru dilakukan di Graha Kartini pada Kamis malam, 23 Juli 2025.

Tampak hadir di acara tersebut, diantaranya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Ahmad Rifai. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Nana Riana atas sinergi dan dukungan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan taat hukum. “Terima kasih atas pengabdian luar biasa yang telah diberikan kepada masyarakat Gresik. Dan kepada Kajari yang baru, kami di Pemkab Gresik menyambut hangat kehadiran Anda. Semoga dapat melanjutkan kolaborasi yang solid dalam menjaga marwah penegakan hukum di daerah ini,” ujar Fandi Akhmad Yani yang didampingi istrinya, Nurul Haromaini Ali. 

Nana Riana menjabat sebagai Kajari Gresik selama 2 tahun, 5 bulan, 15 hari. Nana mendapatkan promosi sebagai Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan dan posisi digantikan oleh Yanuar Utomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Yanuar adalah senior Nana Riana di Korp Adyaksa. 

Nana Riana menyampaikan kesan mendalam selama menjalankan amanah di Kota Santri, sebutan lain Kabupaten Gresik ini. “Terima kasih kepada Pemkab Gresik atas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang terjalin sangat baik selama ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kajari Gresik Yanuar Utomo, menyampaikan arah kebijakan dan semangat baru yang akan diusung selama masa jabatannya. “Kami diminta untuk segera melakukan konsolidasi internal, menghadirkan nuansa kejaksaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, serta turut menyukseskan program-program pemerintah daerah,” tegasnya. Yanuar menyatakan akan melanjutkan kebijakan yang telah dilakukan oleh Nana Riana, antara lain, penindakan perkara korupsi. (yad)

Yanuar Utomo Jabat Kajari Gresik Selengkapnya

Resmob Satreskrim Polres Gresik Bekuk Pelaku Penipuan 29 TKP, Modus Pesan Nasi Kotak

GRESIK,1minute.id – Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya jatuh juga. Pepatah itu layak disematkan kepada lelaki berinisial AM, 46 tahun. Lelaki asal Kapas Baru, Surabaya itu telah 29 kali melakukan aksi penipuan dan penggelapan alias tipu gelap di wilayah hukum Polres Gresik. 

Unit Reserse Mobile (Resmob) Polres Gresik akhirnya bisa menghentikan aksi AM. Polisi “menghadiahi” pelaku dengan timah panas karena mencoba kabur ketika akan di sergap di kawasan Tambaksari, Surabaya pada Ahad, 20 Juli 2025 sekitar pukul 09.30 WIB.

Penangkapan terhadap terduga pelaku tipu gelap sepeda motor itu dipimpin oleh Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan. Pada Ahad, 20 Juli 2025, tim Resmob Satreskrim Polres Gresik yang melakukan perburuan melihat AM berada di kawasan Tambaksari, Surabaya. “Tersangka diamankan di daerah Tambaksari, Surabaya, setelah sebelumnya sempat mencoba kabur dan sudah kami peringkatkan, kami berikan tindakan tegas terukur, satu orang kami tetapkan sebagai DPO,” ungkap Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz di Mapolres Gresik pada Kamis, 24 Juli 2025.

Kejadian bermula, menurut polisi pada Kamis, 8 Mei 2025 malam tersangka memesan 80 nasi kotak kepada korban. Tersangka mengajak korban untuk mengambil kotak yang telah diberi label di rumahnya. Ketika memasuki Jalan Raya Kyai Syafii, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pelaku meminta korban menghentikan motor. Pelaku kemudian meminjam motor korban untuk mengambil kotak nasi. 

“Tunggu sini saja. Tidak lama,” kata pelaku kepada korban. Korban tidak curiga, dan menyerahkan motornya kepada pelaku. 5 menit berlalu, 30 menit pelaku belum terlihat batang hidung. Setelah hampir 2 jam menunggu, korban mulai gelisah dan sadar telah menjadi korban penipuan. Motor korban tak pernah dikembalikan, hingga korban melapor ke Polsek Manyar.

Berdasarkan laporan korban itu, tim Resmob Satreskirim Polres Gresik melakukan penyelidikan. Berdasarkan sejumlah bukti rekaman CCTV di lokasi polisi mendapatkan identitas pelaku dan melakukan penangkapan. Kerja keras membuahkan hasil. Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita satu unit sepeda motor Yamaha NMAX warna hitam, satu jaket hoodie warna hitam, satu rekaman CCTV dari beberapa TKP.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan aksi serupa di 29 TKP. Paling banyak di Sidayu 6 TKP, Manyar 3 TKP,  Benjeng, Cerme, Menganti, Ujungpangkah, Bungah, Driyorejo, Kebomas. “Sasarannya warung,” tegas AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz. Ia pun menghimbau kepada masyarakat, jangan mudah percaya kepada orang baru dikenal. “Apalagi sampai meminjamkan barang pribadi,” tegas perwira tiga balok di pundak itu. Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP Ayat 1 ke 4 KUHP dengan pidana paling lama 7 tahun. (yad)

Resmob Satreskrim Polres Gresik Bekuk Pelaku Penipuan 29 TKP, Modus Pesan Nasi Kotak Selengkapnya

9 Hari Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Gresik Tilang 4.378 Pengendara

GRESIK,1minute.id –  Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Dishub Provinsi Jawa Timur, serta UPT Balai Uji KIR melaksanakan kegiatan ramp check terhadap angkutan umum di Terminal Kelas B Bunder, Kabupaten Gresik pada Rabu, 23 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Semeru 2025 yang difokuskan pada peningkatan keselamatan lalu lintas, khususnya angkutan penumpang umum. Ramp check adalah pemeriksaan teknis yang dilakukan untuk memastikan kendaraan, khususnya angkutan umum, memenuhi standar keselamatan dan laik jalan. 

Ramp Check dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, bersama Kadishub Gresik Khusaini, serta diikuti oleh jajaran Kanit dan petugas teknis dari berbagai instansi terkait. Pemeriksaan mencakup kelengkapan administrasi seperti STNK dan buku uji KIR, serta pengecekan fisik kondisi kendaraan.

Selain penindakan terhadap pelanggaran, petugas juga memberikan edukasi kepada para sopir dan penumpang mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan imbauan agar tidak segan melaporkan sopir yang berkendara secara ugal-ugalan.

“Kegiatan ini bertujuan memastikan setiap kendaraan umum yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan, demi keselamatan bersama, khususnya penumpang,” ujar AKP Rizki Julianda. Petugas juga menekankan pentingnya partisipasi aktif dari penumpang dalam menjaga keselamatan dengan mencatat nomor polisi bus dan melaporkan jika terjadi tindakan yang membahayakan di jalan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari para pengguna jasa transportasi umum. Ke depan, Polres Gresik bersama Dishub akan terus menggelar pengawasan secara berkala sebagai bentuk komitmen menjaga keselamatan dan budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kabupaten Gresik.

Dari total 8 unit bus yang diperiksa, 6 unit dinyatakan laik jalan dan memiliki dokumen administrasi yang lengkap. “Sedangkan dua bus kami tilang karena melanggar aturan karena masa berlaku buku uji KIR telah habis,” ujar AKP Rizki. Untuk bus yang mokong, imbuhnya, dikemudikan oleh Bambang asal Lasem, Jawa Tengah, ditilang dan STNK-nya diamankan karena melanggar Pasal 288 Ayat (3) UU No. 22 Tahun 2009. “Pelanggaran juga bus yang kemudikan oleh Anas, asal Kedungadem, Bojonegoro,” terangnya. 

Sementara itu,  Operasi Patuh Semeru 2025 memasuki pekan kedua, atau berakhir pada 27 Juli 2025. Sejak dimulai 14 Juli hingga 22 Juli 2025 atau 9 hari Operasi Patuh Semeru, Satlantas Polres Gresik telah melakukan tindakan tilang sebanyak 4.378 pelanggaran lalu lintas.

Rinciannya, penindakan melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis: 283 pelanggaran, ETLE mobile : 111 pelanggaran, Tilang manual: 778 pelanggaran, Tilang teguran: 3.206 pelanggaran. Jenis kendaraan yang paling banyak melanggar yaitu sepeda motor dengan total 3.967 unit. Disusul truk sebanyak 200 unit, minibus 146, mobil penumpang 42, pick up 21, dan jeep 2 unit. (yad)

9 Hari Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Gresik Tilang 4.378 Pengendara Selengkapnya

1.664 Siswa Lulus Program JAKETKU , Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani :  Pemkab Siapkan Program Beasiswa Sarjana 

GRESIK,1minute.id – Hariyono, Kepala Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik semringah.  Pria 57 tahun bahagia karena telah lulus setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada Rabu, 23 Juli 2025, Hariyono di wisuda di atrium Gressmall Gresik.

Hariyono tidak sendirian. Ia bersama 1.664 wisudawan lainnya telah mengantongi ijazah. Ribuan wisudawan itu adalah peserta program Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah alias JAKETKU. Program ini diluncurkan oleh Pemkab Gresik sejak 2022 lalu. Ribuan wisudawan program Jaketku itu, rinciannya, paket A (setarah Sekolah Dasar/SD) 40 wisudawan, paket B (setara SMP) 311 orang g dan paket C (setara SMA) sebanyak 1.313 wisudawan. Mereka mengikuti pendidikan di sebelas pusat kegiatan belajar mengajar (PKBM) dan satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Kegiatan wisuda yang dirangkai, Apresiasi Program JAKETKU 2025, tersebut mengusung tema “Meretas Ketertinggalan, Menuju Insan Berilmu, Berdaya dan Sejahtera” sekaligus soft launching “JAKETKU BERCERITA” tentang kaledioskop perjalanan meretas pendidikan yang terputus. 

Hariyono, alumnus PKBM di Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak, tempat ia mengabdi sebagai Kepala Desa. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi semangat Hariyono dalam menimba ilmu, disela kesibukan sebagai Kepala Desa. “Semangat Pak Hariyono patut di contoh dan merupakan inspirasi bagi yang lain. Usia tak membatasi orang untuk terus belajar, semoga ilmu yang didapat dapat bermanfaat,” tutur Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.

Program Jaketku, salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang diluncurkan pada 2022. Program ini membuka jalur pendidikan alternatif bagi warga yang putus sekolah, baik anak-anak maupun orang dewasa. “Kami ingin agar putus sekolah tidak berdampak buruk bagi masa depan anak-anak Gresik, sekarang program ini terus berkembang. Bahkan kini ada Jaketku Plus yang memuat pelatihan wirausaha untuk 15 pengrajin, dan kita juga akan bekerja sama dengan Universitas Gresik dan Disnaker untuk program beasiswa sarjana,” terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Prosesi wisuda berbeda dengan wisuda pada umumnya. Wisudawan Program Jaketku ini, tidak memakai toga dan baju wisuda. Wisudawan hanya memakai setelah baju putih dan bawah hitam. Meski begitu prosesi wisuda tetap khidmat. Bupati Fandi Akhmad Yani kemudian menyerahkan ijazah secara simbolis kepada perwakilan wisudawan. Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani tidak lupa memberikan motivasi kepada para wisudawan untuk tidak lelah terus belajar. 

Untuk wisudawan Paket C, ijazah diserahkan kepada Hariyono untuk diteruskan kepada wisudawan lainnya. Usai acara itu dilanjutkan dengan acara  Apresiasi JAKETKU dan Soft Launching “JAKETKU BERCERITA”

Sementara itu, Hariyono mengaku terharu dan bangga. Menurutnya, Ijazah Paket C diakui oleh pemerintah dan memiliki fungsi serta kegunaan yang sama dengan ijazah SMA formal. “Sebagai kepala desa, menyelesaikan kejar paket C memiliki makna yang dalam. Di antaranya, menjadi contoh bagi masyarakat, meningkatkan kredibilitas, serta motivasi untuk melanjutkan pendidikan,” kata bapak tiga anak itu penuh semangat.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik yang telah menginisiasi program tersebut. Dirinya, berharap program ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain. “Jika ada rezeki lebih, dan diberikan kesempatan oleh Allah SWT, Saya memiliki tekad untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Semoga program ini menjadi contoh untuk daerah lain,” pungkasnya. (yad)

1.664 Siswa Lulus Program JAKETKU , Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani :  Pemkab Siapkan Program Beasiswa Sarjana  Selengkapnya

Beri Avita Prasetiya, Ketua PGRI Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dorong PGRI Mentranformasi Pendidikan 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gresik memiliki nakhoda baru. Ia adalah Beri Avita Prasetiya. Beri, sapaan akrab Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik ini terpilih melalui Konferensi Kabupaten (Konkab) XXIII PGRI Kabupaten Gresik pada Juni 2025.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik pengurus PGRI Gresik periode 2025-2030 di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 23 Juli 2025. Kegiatan itu tak hanya menjadi momen penguatan organisasi profesi guru, tetapi juga ruang bersama untuk menegaskan komitmen kolektif bahwa pendidikan Gresik harus terus bergerak maju, lebih merata, dan bermakna.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan harapannya agar PGRI tetap menjadi kekuatan moral dan profesional yang konsisten memperjuangkan nasib guru, sekaligus terus memperhatikan mutu pendidikan di Gresik. “Tahun 2026, anggaran pendidikan kita hampir menyentuh angka Rp 1,26 triliun. Tapi yang jauh lebih penting adalah bagaimana kualitas lulusan siswa-siswi kita,” ungkap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu.

Ratusan pasang mata mayoritas adalah guru se-Kabupaten Gresik menyaksikan prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat itu. Mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyempatkan membagi pengalaman tatkala mengunjungi SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo, Jawa Tengah bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif pada Selasa, 22 Juli 2025.

Orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini mengaku terkesan dengan sistem pendidikan yang berjalan di sana. “Sekolah ini hanya menerima 200 murid setiap tahun, dan seluruhnya berasal dari keluarga desil 1. Hebatnya, 98 persen lulusannya diterima di universitas terbaik nasional dan internasional. Ini yang juga harus menjadi target kita,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia  juga menyampaikan bahwa pada 30 Juli 2025 mendatang, Gresik akan meluncurkan Sekolah Rakyat sebagai wujud komitmen menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi semua kalangan. “Kita bisa menata pendidikan yang lebih baik jika semua pihak kompak. Jangan lagi ada cerita bahwa kualitas pendidikan anak-anak Gresik tertinggal. Mari kita perbaiki bersama, demi menyongsong Generasi Emas 2045,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Gresik terpilih Beri Avita Prasetiya, menegaskan bahwa PGRI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi rumah besar bagi guru di seluruh Indonesia, termasuk di Gresik.

“Mulai dari tingkat ranting hingga nasional, PGRI hadir sebagai tempat menyalurkan aspirasi, mengasah kompetensi, dan memperkuat solidaritas antarguru. Kepada seluruh pengurus yang hari ini dilantik, saya mengajak untuk membangun PGRI Gresik yang lebih bermartabat melalui semangat kebersamaan,” ujar Beri yang juga Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik itu.

Acara yang dihadiri antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Djoko Adi Walujo, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik juga disertai dengan pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten Gresik, yakni Nurul Haromaini Ali Ahmad Yani. Selama lima tahun ke depan, Ning Nurul akan mengemban amanah dalam memberikan dukungan moral, motivasi, dan keteladanan bagi para guru.(yad)

Beri Avita Prasetiya, Ketua PGRI Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Dorong PGRI Mentranformasi Pendidikan  Selengkapnya

Wujudkan Sekolah Rakyat Berkualitas, Pemkab Gresik “Sekolahkan” Kepala, Calon Guru, Wali Asrama ke CT Arsa Foundation

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik beriktiar mewujudkan ekosistem Sekolah Rakyat yang mumpuni. Untuk mewujudkan tekad itu, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif “menyekolahkan” kepala sekolah, calon guru, dan wali asrama Sekolah Rakyat Gresik ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo, Jawa Tengah. 

Sebanyak 75 siswa Sekolah Rakyat di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Gresik direncanakan mulai masuk asrama pada akhir Juli 2025. Sebelum proses pembelajaran dimulai, Pemkab Gresik  melakukan studi tiru untuk menerapkan konsep pendidikan CT Arsa Foundation itu.

Gus Yani-dokter Alif, panggilan akrab Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif ikut mendampingi para guru Sekolah Rakyat ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation di Sukoharjo itu pada Selasa, 22 Juli 2025. SMA Unggulan CT Arsa Foundation adalah sekolah inklusif berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan semua biaya pendidikan ditanggung sepenuhnya. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, konsep pendidikan CT Arsa sangat relevan untuk diterapkan di Sekolah Rakyat Gresik melalui pendidikan yang berkualitas dan terstruktur.“Sebagai persiapan, kami ajak kepala sekolah, calon guru, dan wali asrama untuk melihat langsung bagaimana CT Arsa Foundation telah berjalan sejak tahun 2018. Satu angkatan diisi 200 siswa dari keluarga kurang mampu, dan setelah lulus mereka banyak yang diterima di universitas terbaik nasional maupun luar negeri, dengan beasiswa penuh. Hal ini menjadi motivasi besar bagi kami,” ujar magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya itu. 

Diketahui, Kabupaten Gresik menjadi daerah pertama yang melakukan benchmarking ke CT Arsa Foundation dalam upaya memberikan pendidikan berkualitas bagi Sekolah Rakyat Gresik.

“Mudah-mudahan Sekolah Rakyat Gresik dapat melaksanakan dan mengimplementasikan program prioritas presiden, yaitu memutus rantai kemiskinan keluarga mereka melalui pendidikan terbaik dan berkualitas. Ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua saat berkunjung ke CT Arsa Foundation,” katanya. 

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung proses belajar-mengajar, fasilitas laboratorium, asrama, hingga sarana makan bersama. Pendekatan yang holistik ini diharapkan dapat diterapkan di Gresik.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation Usdiyanto mengapresiasi dan optimistis langkah Pemkab Gresik untuk menciptakan pendidikan berkualitas di Sekolah Rakyat Gresik.  “Luar biasa perhatian Bupati, Wakil Bupati seluruh jajaran kekuatan luar biasa, tidak banyak sekolah mendapatkan perhatian begitu serius dan secepatnya, saya optimis dukungan Bupati, Wabup seluruh jajaran sekolah Rakyat di Gresik akan sukses,” puji Usdiyanto.

Seperti diberitakan, Sekolah Rakyat di Gresik akan mulai masuk asrama pada 30 Juli 2025. Sebanyak 75 murid akan belajar sekolah berasrama di sekolah rakyat Gresik.Pemkab Gresik memanfaatkan bangunan sekolah eks UPT SMP Negeri 30 Gresik di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik untuk Sekolah Rakyat Gresik. Fasilitas asrama, kamar, lingkungan sekolah sudah siap. Tahun depan akan dibangunkan sekolah rakyat Gresik di bumi perkemahan Raci Tengah Sidayu. Sudah ada masjid dan asrama tahun depan. (yad)

Wujudkan Sekolah Rakyat Berkualitas, Pemkab Gresik “Sekolahkan” Kepala, Calon Guru, Wali Asrama ke CT Arsa Foundation Selengkapnya

Sepekan Ops Patuh Semeru, Satlantas Polres Gresik Jaring 1.198 Pengendara Langgar Lalu Lintas

GRESIK,1minute.id – Operasi Patuh Semeru 2025 memasuki pekan kedua. Bagaimana pelaksanaan pekan pertama, mulai 14 Juli hingga 21 Juli 2025? Selama sepekan Ops Patuh Semeru 2025, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik  melakukan tindakan sebanyak 1.198 pelanggaran lalu lintas. 

Operasi Patuh Semeru 2025 akan berakhir pada 27 Juli 2025 mendatang. Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera, mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan secara terpadu dengan menggabungkan pemanfaatan teknologi dan patroli langsung di lapangan. Dari jumlah pelanggaran yang tercatat, 31 pelanggar terjaring melalui ETLE Statis dan 30 melalui ETLE Mobile, sementara 185 pengendara dikenai tilang manual, dan 952 lainnya mendapatkan teguran tertulis.

“Data ini menunjukkan efektivitas pendekatan kombinatif yang kami lakukan. Teknologi ETLE dan kehadiran personel secara langsung saling melengkapi dalam pengawasan lalu lintas,” terang AKP Rizki. Dominasi pelanggaran masih didominasi pengendara sepeda motor, yakni sebanyak 1.129 kasus, disusul oleh mobil minibus (34), mobil penumpang (17), dan truk (15). Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran pengendara roda dua dalam berlalu lintas masih menjadi perhatian utama.

Dua jenis pelanggaran paling umum adalah tidak menggunakan helm (Pasal 291) dengan 608 kasus, serta melanggar rambu lalu lintas (Pasal 287) sebanyak 476 kasus. Selain itu, pelanggaran lainnya meliputi tidak mengenakan sabuk keselamatan (25 kasus), tidak membawa kelengkapan kendaraan (30 kasus), dan tidak membawa SIM (21 kasus).

Tak hanya itu, terdapat pula pelanggaran khusus seperti tata cara pemuatan barang yang tidak sesuai (1 kasus) dan mengemudi kendaraan yang tidak laik jalan (1 kasus). Melalui Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Gresik terus mengupayakan terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) di seluruh wilayah Gresik. Kepolisian berharap data ini menjadi cerminan sekaligus peringatan bagi masyarakat untuk lebih patuh dan sadar dalam berlalu lintas.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tertib, taat aturan, dan mengutamakan keselamatan. Operasi ini akan terus berlanjut demi menekan angka pelanggaran dan mencegah kecelakaan,” tegas AKP Rizki. (yad)

Sepekan Ops Patuh Semeru, Satlantas Polres Gresik Jaring 1.198 Pengendara Langgar Lalu Lintas Selengkapnya