Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah

GRESIK,1minute.id – Hari ini, Pemerintah Kabupaten Gresik genap berusia 51 tahun pada Kamis, 27 Februari 2025. Sebagai rangkaian memperingati Hari Jadi Gresik atau Harjagres 2025 yakni HUT ke-51 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah atau OPD melakukan ziarah ke makam Waliyullah.

Syekh Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri ; Sunan Prapen dan makam Bupati Gresik yang pertama KRT Poesponegoro. Ziarah dilakukan usai acara pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. 

Kali pertama melakukan ziarah ke makam Sunan Giri. Kedatangan rombongan disambut oleh Forkopimcam Kebomas dan pengurus Yayasan Sunan Giri. Acara kemudian dilanjutkan dengan tahlil serta doa bersama yang dipimpin oleh seorang kiai setempat.

Setelah berziarah ke Makam Sunan Giri atau Raden Paku, rombongan Wabup melanjutkan perjalanan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Di Makam Sunan Giri, suami dari dr. Shinta Puspitasari ini berkesempatan memegang keris serta mencium sajadah, dua benda peninggalan Sunan Giri. Ziarah dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, putra dari Syekh Maulana Zainal Abidin atau Sunan Dalem, sekaligus cucu dari Syekh Maulana Ainul Yaqin atau Sunan Giri. Di lokasi ini, Wabup Alif beserta rombongan tampak khusyuk memanjatkan doa.

Dokter Alif, begitu sapaan melanjutkan ziarah ke Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan Gresik. Mereka juga berziarah ke Makam Bupati Gresik pertama, KRT Poesponegoro, yang berlokasi tidak jauh dari Makam Maulana Malik Ibrahim.

Selain berziarah, Wabup juga menyempatkan diri menyapa warga dan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di sepanjang jalan menuju makam. Prosesi tabur bunga di makam para wali pun turut dilakukan dalam rangkaian kegiatan ini. 

Sebelum kembali, Wabup yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Gerindra Gresik ini menunaikan salat Duhur berjemaah serta menjadi imam salat di Aula Maulana Malik Ibrahim. Ziarah ke makam Waliyullah ini menjadi tradisi bagi Pemkab Gresik saat merayakan HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Gresik diperingati setiap 9 Maret.

Ziarah tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tidak bisa ikut karena sedang mengikuti Retret di Akmil Magelang pasca pelantikan pada 20 Februari 2025. Sehingga, ziarah ke makam Wali Sanga dipimpin oleh Wabup dr Asluchul Alif. Tampak hadir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachaman, Wakil Ketua DPRD Gresik Luthfi Dawam, Kabag Logistik Polres Gresik Kompol Moh Nur Amin serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Gresik.

Wabup Alif menyampaikan bahwa ziarah ini dilakukan dalam rangka HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur.

“Gresik dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Santri. Mari kita jadikan peringatan HUT Pemkab Gresik dan Hari Jadi Kota Gresik ini sebagai momentum untuk selalu mengingat para pendahulu kita,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para leluhur, terutama bagi generasi muda dan para pemangku kebijakan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat.

“Mari kita teladani perjuangan para pendahulu. Selain menjadi inspirasi bagi generasi muda, hal ini juga dapat memupuk semangat para pemangku kebijakan dalam menjalankan tugasnya untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Tradisi di Gresik Kota Santri, Rayakan Harjagres, Wabup Aluschul Alif bersama OPD Ziarah ke Makam Waliyullah Selengkapnya

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memimpin apel pagi mengusung tema “Semangat Bersinergi, Meningkatkan Produktivitas, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, dan Akselerasi Pelayanan Kesejahteraan Inklusif ini. Pemimpin dan peserta upacara memakai baju khas Gresik.

Wabup Alif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. “Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Mari kita wujudkan karya bakti yang bermanfaat bagi masyarakat dan demi kepentingan kita semua,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang dan kemasyhuran Gresik sejak masa lampau. Dimulai sejak masa pra islam, masa penyebaran islam, hingga masa kolonial.  “Kita memiliki sejarah gemilang, mulai dari Gresik sebagai kota bandar yang berjaya, hingga menjadi pusat penyebaran agama Islam oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun. Warisan sejarah ini harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus bergerak maju,” tambahnya.

Meski berlangsung dengan semangat kebersamaan, Wabup Alif turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir di beberapa wilayah. “Di tengah peringatan ini, hati kami tetap bersama saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syech Maulana Malik Ibrahim, Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu demi kemajuan Gresik. (yad)

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng Selengkapnya

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut

GRESIK,1minute.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih melanda di Gresik bagian selatan. Banjir Kali Lamong dan Kalimas. Air Kali Lamong muntah sejak Senin malam, 24 Februari 2025. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pada Selasa pagi, air dari hulu Kali Lamong yang berada di Mojokerto dan Lamongan itu, sudah merambah ke Kecamatan Benjeng. Ada lima desa yang terendam.

“Di bagian hulu, Kecamatan Balongpanggang mulai surut. Sekarang air memasuki kecamatan Benjeng dan Cerme,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu pagi, 26 Februari 2025.

Ia mengaku masih terus memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Pihaknya, kata Miko, biasa disapa, telah menyiapkan puluhan gedhek (anyaman bambu). “Arusnya kuat, gedhek kami siapkan antisipasi ada tanggul yang jebol. Semoga tidak terjadi,” kata Miko melanjutkan.  

Berdasarkan data dari BPBD Gresik yang di dapat 1minute.id pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 09.00 WIB, di Kecamatan Balongpanggang sebanyak 7 desa yakni Desa Jombang Delik ; Desa Ngampel ; Desa Dapet ; Desa Sekarputih ; Desa Banjaragung ; Desa Wotansari dan Desa Karangsemanding kondisi air telah surut. 

Sedsngkan, di Kecamatan Benjeng terdapat sembilan desa yang terdampak banjir Kali Lamong. ” Tapi, trennya hari ini, air mulai surut. Semoga cepat surut,” ujar Camat Benjeng Nurul Fuad dikonfirmasi pada Rabu, 26 Februari 2025. “Alhamdulillah, Desa Puduttrate aman,” imbuh Fuad. 

Masih mengutip data BPBD Gresik sebanyak sembilan desa yang terdampak di Kecamatan Benjeng yaitu, Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen genangan di rumah warga, fasilitas umum atau Fasum, Jalan Lingkungan dan Jalan Poros Desa atau JPD surut.

Sedangkan di Desa Deliksumber sebanyak 100 unit rumah tergenang , 800 meter jalan desa , 700 meter JPD tergenang. Kemudian, fasum masjid, ponkesdes, SDN Deliksumber, Pendapa Balai Desa & Balai dusun masih tergenang air Kali Lamong. “Ketinggian air genangan sekitar 20 – 40 sentimeter,” bunyi di laporan BPBD Gresik itu. 

Kondisi terparah dialami warga Desa Kedungrukem sebanyak 732 unit rumah yang tergenangi air. “Jalan Desa tergenang ketinggian antara 20 – 40 cm, sepanjang 3.500 meter. Beberapa fasum seperti masjid, pustu dan makam masih tergenangi air Kali Lamong”.

Desa Munggugianti sebanyak 700 unit rumah tergenang , jalan Desa tergenang sejauh 2000 meter dengan ketinggian air genangan 20 – 40 cm. Fasum tergenang yaitu masjid, TPQ, Pustu, makam umum.

Desa Bulurejo sebanyak 500 unit rumah terendam, areal persawahan seluas 25 Ha, Jalan Poros Desa ketinggian antara 10 – 30 cm sepanjang 500 meter dan jalan lingkungan dengan ketinggian 10 – 40 cm sepanjang 1500 meter. 

Berikutnya, Desa Kalipadang ada 30 unit rumah dan jalan kingkungan sepanjang 300 metet yang tergenangi air ketinggian 10 – 20 sentimeter, areal persawahan seluas 16 Ha serta Jalan Poros Desa  sepanjang 550 meter. Selanjutnya, Desa Sirnoboyo yaitu JPD sepanjang 200 meter 

tergenang 40 cm dan jalan lingkungan sepanjang 200 metet tergenang air ketinggian 60 cm.  Sembilan, Desa Klampok sebanyak 20 unit rumah ; SMK Al Hidayah Sn Nuriyah tergenang. “Ruas Jalan Raya Metatu – Benjeng ditutup,” begitu bunyi dalam laporan BPBD Gresik pukul 09.00 WIB.

Bagaimana di Kecamatan Cerme? “Alhamdulillah, Desa Tambakberas masih aman. Tapi, kolam penampungan air sudah penuh,” tegas Kepala Desa atau Kades Tambakberas Wahyudi pada Rabu pagi. 

Akan tetapi, di tiga desa lainnya, berdasarkan data BPBD Gresik yakni Desa Morowudi ; Desa Guranganyar dan Desa Dadapkuning air bah mulai menggenangi jalan lingkungan ketinggian air antara 5 sentimeter hingga 20 sentimeter. “SDN 58 Gresik tergenang setinggi 10 – 20 cm karena ada tanggul anak Kali Lamong jebol sepanjang lebih kurang 5 meter. 

Untuk diketahui bencana hidrometerologi Kabupaten Gresik didominasi oleh bencana banjir dengan tingkat risiko tinggi sebesar 74 persen atau sejumlah 40 dari 62 kejadian bencana pada tahun terakhir.

Banjir Kali Lamong menjadi banjir tahunan dimana Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58 kilometer menyusuri Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme, dan Kecamatan Kebomas dan menjadikan wilayah-wilayah tersebut menjadi daerah rawan Banjir Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi dengan panjang alur lebih kurang 103 kilometer. 

Bagian hulu Kali Lamong terletak di daerah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto, yang berawal dari Pegunungan Kendeng. Sedang bagian hilirnya berada di perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik atau Segoromadu, serta bermuara di Selat Madura. (yad)

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut Selengkapnya

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain

GRESIK,1minute.id – Satri tergolek sakit di RS Wali Songo yang berlokasi di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang. Perempuan asal Desa Jombang Delik, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur nyaris terseret arus Kali Lamong pada Selasa malam, 24 Februari 2025.

Kabar yang dialami Satri itu sampai ke telinga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Mereka berdua pun menyempatkan mengunjugi Satri usai memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.  “Terima kasih pak kapolres dan pak Wabup,” ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan mengimbau kepada warga, terutama untuk mengawasi anak-anaknya, agar tidak bermain di genangan air karena arus yang cukup deras dapat membahayakan keselamatan.

“Kami berharap banjir ini cepat selesai tidak ada korban lagi, himbauan untuk warga yang memiliki anak-anak kecil untuk menjaga, warga bisa koordinasi dengan kades, camat, danramil, polsek, kita satu komando, untuk menangani semua korban bencana yang ada,” ucap alumnus Akpol 2006 itu.

Ny Supiyati, salah satu warga yang terdampak banjir, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Kapolres dan jajaran pemerintah daerah. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Supiyati.

Di sisi lain, Wakil Bupati Gresik memastikan bahwa seluruh warga yang mengalami sakit akibat dampak banjir akan mendapatkan jaminan pengobatan melalui BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah dan jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah tanggap darurat guna membantu masyarakat yang terdampak banjir, serta memastikan kondisi tetap terkendali. (yad)

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain Selengkapnya

Wabup Gresik Alif & Kapolres Gresik Rovan Kunjungi dan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Air Kali Lamong mengalir jauh. Dampak banjir meluas. Bila Selasa malam masih enam desa di kecamatan Balongpanggang. Kini, air bah merambah enam desa lainnya di  Kecamatan Benjeng.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif bersama Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu meninjau lokasi banjir akibat Kali Lamong meluap itu pada Selasa, 25 Maret 2025. Mereka menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang terdampak dan memastikan kondisi warga terdampak dalam keadaan aman dan sehat. 

Banjir akibat luapan Kali Lamong merendam enam desa di Kecamatan Balongpanggang dan empat desa di Kecamatan Benjeng. Serta empat desa di Kecamatan Driyorejo akibat Kali Surabaya meluap.

Wabup Asluchul Alif menyampaikan bahwa sejak awal kejadian, Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik, bersama TNI, Polri, dan relawan, telah turun langsung untuk meninjau lokasi dan melakukan penanganan darurat. “Kecamatan Balongpanggang memiliki delapan desa terdampak banjir, tetapi dua desa sudah surut, sehingga kini tersisa enam desa yang masih tergenang.

Sementara itu, di Kecamatan Benjeng terdapat empat desa yang terdampak, dan di Kecamatan Driyorejo juga ada empat desa yang terendam akibat meningkatnya debit air dari Kali Surabaya,” ujar dr Alif, sapaan akrabnya.

Selain menyalurkan bantuan, Wabup Alif juga menginstruksikan Dinas Pertanian untuk segera mendata lahan pertanian yang mengalami gagal panen akibat banjir. Pendataan ini dilakukan agar Pemkab Gresik dapat memberikan bantuan kepada para petani yang mengalami kerugian.

“Dinas Pertanian harus segera mendata jumlah lahan pertanian yang gagal panen, sehingga dapat diberikan bantuan yang sesuai. Namun, perlu dipastikan juga bahwa tidak semua sawah yang terkena banjir mengalami gagal panen,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wabup Alif menegaskan bahwa Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial telah mendirikan dapur umum di Kecamatan Benjeng untuk mendistribusikan makanan ke wilayah terdampak.

“Di Kecamatan Balongpanggang juga ada dapur umum mandiri untuk mengantisipasi kekurangan pasokan makanan. Jika ada kebutuhan tambahan, Pemkab siap memberikan bantuan,” tambahnya.

Wabup juga mengimbau warga agar tetap waspada dan melarang anak-anak bermain di area banjir demi menghindari risiko kecelakaan. “Saya mengimbau kepada warga, terutama anak-anak, agar tidak bermain di air banjir guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kita harus bersama-sama menjaga keselamatan,” pesannya.

Usai meninjau lokasi banjir, Wabup dan Kapolres Gresik mengunjungi Satri, 60, salah satu warga Dusun Karangmelati, Desa Jombang, yang sedang menjalani perawatan di RS Wali Songo, Kecamatan Balongpanggang. (yad)

Wabup Gresik Alif & Kapolres Gresik Rovan Kunjungi dan Salurkan Bantuan Warga Terdampak Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 6 Agustus 2022. Sebuah bengkel reparasi motor di Jalan Raya Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun ludes terbakar. 

Bengkel milik Askur itu habis dilahap amuk si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menimbulkan kepanikan warga desa tersebut. Sebab, amuk si jago merah terjadi saat warga mayoritas terlelap tidur.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, pihaknya mendapatkan kebakaran bengkel  dari Ilyas, anggota Polsek Sidayu pada pukul 22.40 WIB. Dua unit mobil damkar dan suplai air tiba pukul 22.46 WIB. Enam anggota Damkar di Unit Kecamatan Dukun yakni Didik Sulistiyono ; Joko Suprayitno ; Achmad Fauzi ; Ahmad Siswantoro ; Awaludin Jamil dan Anang Mustofa berjibaku untuk proses melakukan pemadaman. 

Proses pemadaman tidak lebih 60 menit. Penyebab terjadinya kebakaran itu masih dilakukan penyelidikan. “Akan tetapi, dugaan awal akibat human error. Pemilik bengkel diduga lalai mematikan puntung rokok,”kata Sinaga. 

Keberadaan Unit Damkar di Kecamatan Dukun itu terbukti efektif petugas melakukan pemadaman. Merujuk Permendagri 144/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal sub Pemadam Kebakaran Respon time maksimal 15 menit.  Kejadian kebakaran bengkel petugas Damkar tiba dilokasi “hanya” 6 menit. Kecepatan petugas itu karena lalu lintas lengang dan Damkar berada di dekat posko unit Damkar. 

Namun,  beberapa kejadian serupa,  rata-rata respon petugas itu lambat. Sebab, Dinas Damkar Gresik hanya memiliki 3 posko yakni posko utama di Kantor Pol PP Gresik ; Posko Driyorejo dan Posko Dukun. Dalam Forum Group Discussion (FGD) dilakukan Dinas Damkar dengan pembicara Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim, Suberi dan anggota Damkar Kota Batu, Jawa Timur, dengan julukan Gresik Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik normatifnya posko Damkar ada di setiap kecamatan, 18 kecamatan. 

Selain posko, keterbatasan lainnya ada jumlah personil serta jumlah mobil damkar. Saat ini, Dinas Damkar Gresik memiliki 13 unit kendaraan (6 unit mobil damkar dan 5 unit mobil penyuplai air). Enam unit mobil damkar itu ditempatkan di posko unit Driyorejo dan Dukun. Masing-masing 1 unit damkar dan 1 unit suplai air. Sedangkan, 2 unit damkar dan 3 unit mobil suplai stanby di Kota Gresik. Lalu sisa dua unit ditempatkan dimana? Dua unit mobil damkar mangkrak karena rusak. 

Sinaga mengungkapkan, meski kondisi serba terbatas itu, pihaknya tetap all out untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan membentuk komunitas perusahaan di Gresik yang memiliki mobil damkar. Selain itu, kami akan melakukan MoU dengan Kabupaten/Kota yang berbatas langsung dengan Gresik. Ketika ada musibah kebakaran untuk saling bantu memadamkan,”kata Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar  Selengkapnya

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Dewan Pers memberikan sosialiasasi kode etik jurnalistik kepada Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Gresik. Lokakarya digelar di AstonInn pada Senin lusa, 8 Agustus 2022.

Tujuannya, agar seluruh kepala desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memahani tentang kerja jurnalis sehingga terhindar dari wartawan abal-abal. Acara tersebut rencananya dihadiri oleh pengurus Dewan Pers, Asosiasi Kepala Desa (AKD), Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

Warga Gresik bisa mengikuti acara tersebut melalui live streaming channel youtube Biliksuara dan suaragresik. Data Dewan Pers, pada  2020 ada kurang lebih 47 ribu media. Terdiri dari 43.300 media online dan 3.000 media cetak. Adapun yang tercatat media  terverifikasi oleh dewan pers hanya 1.461 perusahaan pers. 

Di Kabupaten Gresik masih banyak media dan oknum wartawan yang perilakunya tidak sesuai norma dan kode etik jurnalistik. Salah satu contohnya, wartawan menggunakan kartu identitas sesuai kebutuhan, tidak tersertifikasi melalui uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik melakukan tindakan pengancaman, intimidasi dan lainnya. 

“Ini mengundang keprihatinan kami di PWI Gresik. Sebagai organisasi konstituen dewan pers, PWI Gresik menggandeng dewan pers memberikan edukasi kepada kepala desa yang tergabung dalam AKD untuk menghadapi fenomena wartawan dan media abal-abal yang selalu  meresahkan,”ucap Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan. 

Jurnalis sindonews.com ni menyebut, jurnalis yang sudah terverifikasi, kemudian berasal dari media yang sudah terverifikasi dan terdaftar di Dewan Pers banyak juga kena ‘getah’nya. Termasuk PWI Gresik dan profesi wartawan itu sendiri di  mata masyarakat. “Ini yang tidak boleh dibiarkan. Kepala desa harus berani melawan tidak usah lagi takut ancaman dari wartawan abal-abal. Kami dari PWI Gresik siap membantu,”tutur Ashadi. 

Ketua Panitia Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik Amin Alamsyah menambahkan, dalam kegiatan ini juga menghadirkan Kejaksaan Negeri Gresik dan Polres Gresik sebagai narasumber. Keduanya akan menjelaskan terkait pemahaman antara delik umum dan delik pers.

“Agar kepala desa lebih berani lagi. Karena jelas berbeda UU Pers dengan tindak pidana umum,” kata Aam-panggilan akrab-Amin Alamsyah ini. Dalam acara tersebut juga dilakukan pembacaan nota kesepahaman PWI Gresik, AKD Gresik, Pemkab Gresik, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. (*)

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal Selengkapnya

Pemkab Mulai Mencairkan Ganti Rugi Tanah untuk Normalisasi Kali Lamong


GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai melakukan pembebasan lahan untuk proyek normalisasi Kali Lamong. Untuk tahap awal ini, ada sepuluh bidang lahan yang dilakukan pembayaran ganti rugi untuk masyarakat pemilik lahan di Desa Tambakberas dan Jono, Kecamatan Cerme, Gresik. 

Pembayaran ganti rugi senilai Rp 5,9 miliar dilakukan di Balai Desa Tambakberas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan forum pimpinan kecamatan setempat pada Selasa, 31 Agustus 2021. Masyarakat penerima ganti rugi proyek percepatan normalisasi Kali Lamong itu semringah. 

Abdul Hadi dan Imam Santoso, diantaranya. Abdul Hadi, pemilik lahan dan bangunan seluas 141 m² di Desa Jono mendapatkan nilai ganti rugi sebesar Rp 772.735.900. Sedangkan, Imam Santoso, pemilik tanah seluas 1.739 m² mendapatkan ganti rugi Rp 709.508.089.

Proses pembebasan lahan normalisasi Kali Lamong ini tergolong cepat. Pembebasan lahan perdana ini sebagai tonggak awal pemerintahan yang memiliki tagline “Gresik Baru” untuk mengakhiri penderitaan masyarakat sepanjang bantaran Kali Lamong akibat banjir selama puluhan tahun itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi masyarakat yang sukarela melapas lahan untuk proyek normalisasi Kali Lamong ini. “Mudah-mudahan ini menjadi rezeki yang barokah karena mau merelakan tanahnya untuk proyek kemanusiaan ini. Sampeyan mendapatkan pahala. Semoga berkah,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan, masyarakat yang merelakan lahannya untuk proyek percepatan normalisasi Kali Lamong akan tercatat di prasasti.  “Iki gawe kepentingan wong akeh.Alhamdulillah sampeyan untung. (Pemerintahan) tidak ada niatan merugikan bapak dan ibu,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik dalam sambutannya. 

Ganti rugi pembebasan lahan ditengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir diharapkan bisa stimulus bagi pemkab Gresik melakukan percepatan pemulihan ekonomi masyarakat.  Lebih lanjut ia menyatakan untuk tahap awal ini ĺpemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menganggarkan untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Lamong melalui APBD 2021 sebesar Rp 30 miliar. Pemkab hanya memiliki kewenangan membebaskan lahan dibawah 5 hektare.

“Anggaran pembangunan awal Tanggul dikerjakan oleh BBWS sebesar Rp 100 miliar. BBWS sudah melakukan pekerjaan penanggulan Kali Lamong di Desa Jono,”katanya. 

BANJIR KALI LAMONG: Kondisi Jalan Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme saat banjir Kali Lamong pada 3 Januari 2021. Kondisi memprihatinkan ini terjadi setiap tahunnya dan sudah puluhantahun. (Foto: Chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Gresik Asep Heri menambahkan, tahap awal ada 54 bidang dengan luas 4,8 hektare yang dibebaskan. “Hari ini, ganti rugi dibayar 10 bidang kepada masyarakat senilai Rp 5,9 miliar,”ujarnya. Rinciannya, 8 bidang untuk masyarakat Desa Tambakberas dan 2 bidang warga Desa Jono.

“Sebanyak 44 bidang sisanya akan dibayar pada September nanti,”kata Asep Heri yang juga Ketua pengadaan tanah normalisasi Kali Lamong ini. Asep Heri juga mengapresiasi sikap masyarakat yang legawa melepaskan sebagaian lahan untuk proyek kemanusiaan ini. “Ganti rugi ini penghormatan kepada pemilik tanah,”,tegasnya. Pembebasan lahan perdana ini tergolong lancar. Tim pengadaan membutuhkan waktu sebulan.  

Lalu akan digunakan untuk apa uang ganti rugi tersebut? Murti, pemilik tanah di Desa Jono mengaku akan digunakan untuk membeli rumah lagi. “Semoga masih ada sisanya,”kata Murti yang tinggal di bantaran Kali Lamong di Desa Jono sejak 1991 itu. Ia mengaku selama 30 tahun hampir tiap tahun kebanjiran. “Tahun lalu saja, empat kali rumah kebanjiran,”ungkapnya.  Murti memiliki lahan dan bangunan seluas 141 m² mendapatkan ganti rugi sekitar Rp 700 jutaan. “Ganti ruginga hampir Rp 700 jutaan,”katanya. (yad)

Pemkab Mulai Mencairkan Ganti Rugi Tanah untuk Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya
Wabup Gresik Aminatun Habibah membagikan masker kepada pengurus MWC NU Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021 (foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) Nadhlatul Ulama (NU) Kecamatan Driyorejo pada Minggu, 29 Agustus 2021. Selain itu, perempuan pertama menjabat Wakil Bupati di Pemkab Gresik ini juga meresmikan Ruang Aula Hasyim Asy’ari di Kantor Sekretariat MWC NU dan membagikan ribuan masker kepada pengurus MWC NU berkantor di Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu.

Aminatun Habibah dalam sambutannya menyatakan peran organisasi keagamaan seperti NU ini sangat berarti bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gresik. “Pada era pandemi seperti saat ini, kerja sama dan sinergi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting. Banyak sektor yang bisa dikerjakan bersama-sama demi kemaslahatan umat,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah itu.

Bu Min  menyebutkan beberapa sektor strategis yang merupakan skala prioritas program Pemkab Gresik yang bisa dikerjasamakan yaitu sektor ekonomi,  pendidikan dan kesehatan. Kerjasama di sektor ekonomi, lanjutnya, mengajak para kader NU untuk melakukan kegiatan ekonomi mengembangkan inovasi usaha. “Beberapa MWC telah sukses mengembangkan usaha koperasi, KBIH dan membuka usaha mamin (katering) serta memberikan banyak binaan kepada UMKM,”ujarnya.

Untuk kegiatan sosial, lanjutnya, NU selama ini telah banyak membantu umat, terutama dimasa pandemi seperti sekarang ini. Organisasi masyarakat seperti MWC NU harus ikut serta dalam mengatasi pandemi corona viruses desease 2019. “Saya berharap eksistensi MWC NU Cabang Driyorejo ini makin dikenal dan semakin tinggi manfaatnya untuk masyarakat sekitar,”harapnya.

Selain Bu Min, Pelantikan MWC NU Driyorejo Gresik dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Camat Driyorejo Narto, serta beberapa undangan yang sangat terbatas. Sebelumnya, Pelantikan pengurus diketahui KH Mas’ud dilakukan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik KH Khusnan Ali. (yad)

Hadiri Pelantikan Pengurus MWC NU, Wabup Bagikan Ribuan Masker Selengkapnya

Bupati Lepas Ekspor 250 Ton Kacang Hijau ke Filipina, Selanjutnya Bisa Mangga ke Tiongkok

GRESIK,1minute.id – Ekspor komoditas pertanian kembali bergairah. Diantaranya, ekspor kacang hijau ke Filipina. Ekspor perdana di masa PPKM Level 3 ini dilepas oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dari gudang PT Agrotani Sukses Sejahtera berlokasi di Desa Metatu, Kecamatan Benjeng, Gresik pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Ekspor kacang hijau sebanyak 250 ton atau senilai Rp 4,6 miliar. Ratusan ton kacang hijau buram diangkut sepuluh kontainer menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya disaksikan oleh perwakilan Balai Besar Karantina Pertanian Surabaya dan Dinas Pertanian Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan, ekspor kacang hijau ke Filipina sebanyak 250 ton dari target 1.000 ton suatu terobosan yang harus mendapatkan apresiasi. Sebab, ditengah pandemi Covid-19 masih tetap bisa ekspor. Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap tidak hanya kacang hijau. Tapi, komoditas pertanian lainnya. Mangga, misalnya.

“Saya sangat bangga, kacang hijau kita bisa mendunia,” ujarnya. Menurut dia, sektor pertanian ke depan harus terus digenjot. Sebab, selama ini sektor tersebut terkesan kurang bergairah. “Saya minta Dispertan bisa meningkatkan hasil pertanian agar bisa diekspor. Saat ini kami sedang mencoba mengembangkan mangga. Permintaan dari China sangat tinggi,” katanya. Gus Yani berharap ekspor ini bisa menjadikan terbentuk Desa Devisa di Gresik. 

Senada diungkapkan Kasi Pelayanan Operasional Karantina Tumbuhan Balai Karantina Pertanian Surabaya Tupa Sarihon M Hutabarat. Pihaknya sangat mengapresiasi ekspor kacang hijau dari Gresik. “Selama ini, kita impor dari Myanmar sangat tinggi untuk kacang hijau. Sekarang Gresik bisa ekspor ini sungguh luar biasa,”ujarnya.

Ditambahkan, pihaknya sudah memantau langsung seluruh kacang hijau yang akan di ekspor ke Filipina ini. Dan kondisinya sangat bagus. “Kami memberikan dukungan penuh kepada para petani untuk terus mengembangkan pasarnya,”imbuh dia.

EKSPOR KACANG HIJAU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (berkopyah) foto bareng sebelum melepas ekspor 250 ton kacang hijau ke Filipina pada Rabu, 25 Agustus 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Direktur PT Agrotani Sukses Sejahtera Sumanto Margo Suwitomengatakan pihaknya berkomintmen untuk membantu petani kacang hijau. Pihaknya siap melakukan MoU dengan Dispertan. Harga terendah sebesar Rp 14.000. “Dan, kalau harga diatas Rp 14 ribu pihaknya akan membeli sesuai harga pasaran tersebut. 

Sumanto mengaku komitmen itu belum secara resmi. “Kapanpun Dispertan minta MoU kami sangat siap. Kami berkomitmen membantu mensejahterakan petani Gresik,”imbuhnya. Ditambahkan, untuk saat ini kacang hijau yang di ekspor sebanyak 250 ton. Total untuk 2021 ada seribu ton yang akan dikirim ke luar negeri.“Kami targetkan tahun ini seribu ton bisa dikirim. Sekarang sudah 650 ton,” pungkasnya.

Terpisah, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik Hamzah Takim mengatakan pihaknya akan mengawal MoU harga antara PT Agrotani Sukses Mandiri dengan Dispertan. Ini sangat menguntungkan petani. “Jadi kami minta Dispertan segera merealisasikan. Serta memfasilitasi para petani,”ungkapnya. (yad)

Bupati Lepas Ekspor 250 Ton Kacang Hijau ke Filipina, Selanjutnya Bisa Mangga ke Tiongkok Selengkapnya