Buru Pelaku Pembobol Alfamart hingga Jawa Tengah

GRESIK,1minute.id – Tim Reskrim Polsek Duduksampeyanterus memburu komplotan Sukriyanto. Penjahat spesialis menggangsir tembok minimarket, alfamart di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.  
Memasuki hari kedua, tim gabungan masih mengubek-ubek sejumlah tempat untuk menangkap kolega Sukriyanto berinisial A itu. 

“Ini masih di luar kota,”kata sumber dikepolisian pada Kamis, 4 Februari 2021. Saat ini, penyidik Polsek Duduksampeyan masih terus mengorek keterangan dari tersangka berusia 38 tahun itu. Sebab, lelaki asal Desa/Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso itu bukan sekali melubangi tembok minimarket. 

Sedikitnya ada enam minimarket yang telah disatroni. Pelaku kemudian menguras isi minimarket.  Enam minimarket yang disatroni penjahat antarkota itu tersebar di Lamongan ada tiga tempat kejadian perkara (TKP),  Madiun ada dua TKP. Dan, Duduksampeyan, Gresik akhir perjalanan kejahatan yang dilakukan Sukriyanto. 

Pada 23 Januari 2021, Sukriyanto membobol minimarket di Madiun dua kali. Kali pertama pukul 01.00, Sukriyanto mendapatkan bagian Rp 5 juta. Selang sejam kemudian atawa pukul 02.00 satu minimarket lagi. “Tersangka mendapat bagian Rp 3,5 juta,”jelasnya. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kepala sub Bagian Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa mengatakan, tim Reserse Kriminal (Reskrim) masih melakukan pengembangan. “Nanti, kalau perkembangan pasti akan dikabari,”ujar Bambang Angkasa. 

Seperti diberitakan, Alfamart digangsir penjahat. Pelaku melubangi tembok minimarket di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik itu pada Rabu, 3 Februari 2021. Dua pelaku masuk minimarket pukul 01.00. Tapi, aksi mereka terpegok penjaga minimarket. Sukriyanto dan temannya berisial A kabur. Mobil Daihatsu Xenia nomor polisi (nopol) N 9115 EW (diduga palsu)  ditinggalkan oleh pelaku disita polisi. (*)

Buru Pelaku Pembobol Alfamart hingga Jawa Tengah Selengkapnya

Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi


GRESIK, 1minute.id – Satuan reserse narkoba (Satreskoba) Polres Gresik menangkap Iwan Prasetyo. Pemuda 25 tahun menjadi pengedar sabu-sabu. Unyil disergap di pos parkir di Jalan Letjen Sutoyo, Medaeng, Sidoarjo. Pemuda tinggal di Jalan Imam Bonjol, Medaean, Sidoarjo ini kaki tangan Suhariyanto. Pengedar narkoba dalam kemasan wafer yang ditangkap anggota Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik di sekitar SPBU Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Identitas Unyil, sebagai pemasok narkoba kemasan wafer itu dari “nyanyian” Suhariyanto. Anak buah AKP Hery Kusnanto, Kasatreskoba Polres Gresik njujug tempat parkir di Jalan Letjen Sutoyo, tempat Unyil bekerja sebagai juru parkir atawa jukir.

Unyil mengemas barang haram itu lebih variatif dibandingkan Suhariyanto. Sabu-sabu dengan bungkus permen mint, atau bungkus wafer. Calon pengguna hanya cukup sebut kemasan saja. “Cak tuku wafer siji,”ujar sumber. Atau, tuku permen siji. Untuk kemasan wafer berisi 0,30-an gram. Kemasan lain bisa lebih berat lagi. Harga juga berbeda.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan membenarkan anggotanya melakukan penangkapan pengedar narkoba di Sidoarjo. “Iya benar, penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari ungkap kasus sebelumnya. Sat Narkoba Polres Gresik terus mengejar pelaku lain jaringan narkoba antarkota tersebut,”terang AKBP Arief Fitrianto pada Kamis, 4 Februari 2021. Dari tangan pelaku Tim Sat Narkoba berhasil mengamankan dua paket kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor timbang masing-masing 0,34 gram  dan  0,30 gram.  

Tersangka Unyil itu mengemas dua paket sabu siap edar ini dalam bungkus wafer berlapis kemasan permen. Namun, petugas jeli. “Pemasok sabu antarkota berkedok tukang parkir,”tambah alumnus Akpol 2001 ini.  Unyil dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 (ayat (1)  UU RI No. 35/2009 tentang narkotika. Bunyinya, setiap orang tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar atau menyerahkan narkotika golongan I, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana paling sedikit 5 tahun,  paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar,  paling banyak Rp 10 miliar.  (*)

Unyil Edarkan Sabu-sabu dalam Kemasan Wafer dan Permen untuk Ngelabui Polisi Selengkapnya

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin


GRESIK,1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Jilid II berakhir 8 Februari 2021. Aparat semakin intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) dan pembagian masker kepada masyarakat. Danrem 84 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo pun turun langsung ke pasar tradisional, Pasar Gresik di Jalan H. Samanhudi, dan Pasar Sidomoro,  Gresik pada Rabu, 3 Februari 2021.

Danrem Herman Hidayat didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail,  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Kepala Pol PP Gresik Abu Hasan. Jenderal bintang satu itu blusukan ke pasar tradisional untuk memastikan pedagang dan pengunjung pasar aset Pemkab Gresik itu mematuhi prokes.  Selain itu, Brigjend TNI Herman Hidayat sekaligus sosialisasi dan membagikan masker kepada masyarakat dan pedagang pasar. 

Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjend TNI Herman Hidayat Eko Atmojo mengatakan pembagian masker gratis seperti ini akan dilakukan secara terus menerus. Ini merupakan ikhtiar untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam protokol kesehatan. Khususnya dalam hal memakai masker ketika keluar rumah. “Dengan memakai masker dapat menghindarkan diri dari virus covid-19,”kata Jenderal satu bintang itu. Kegiatan pembagian masker ini, tambahnya, dilakukan setiap hari di sejumlah tempat berpotensi menularkan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto membagikan masker di pasar tradisional pada Rabu, 3 Februari 2021

“Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu memakai masker saat keluar rumah,”ujarnya saat mengunjungi Pasar Sidomoro dan Pasar Kota Lama. Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama PPKM ini masyarakat diminta untuk disiplin 5M. Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Tadi kami sosialisasikan juga terkait vaksinasi. Masyarakat cukup antusias. Menanyakan terkait cara untuk vaksinasi dan biaya. Kami sampaikan program vaksinasi tersebut gratis,”tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang ikut membagikan masker gratis terus menggaungkan disiplin protokol kesehatan. Ia membagikan masker untuk pedagang dan pembeli yang berdatangan ke lokasi.

“Ini bisa dipakai untuk masker cadangan Pak, Bu. Selalu pakai masker saat keluar rumah nggih,”pinta alumnus Akpol 2001 itu.  Perwira dua melati di pundak itu berjanji terus optimalkan PPKM dengan membagikan masker. Pembagian masker dilakukan tim gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik.  “Kami tiga pilar hadir di pasar ini untuk mensosialisasikan, mengingatkan, membagikan masker-masker tersebut karena masker itulah yang akan menyelamatkan kita semua,”kata AKBP Arief Fitrianto. (*)

Danrem, Kapolres, Dandim Bagikan Masker ke Pasar Tradisional, Masyarakat Tanyakan Vaksin Selengkapnya

Serahkan Maklumat Kapolri, Kapolres Road Show Mendatangi Penyelenggara Pikada

GRESIK,1minute.id – Tahapan pesta demokrasi Pemilihan Bupati (Pilbup) terus berjalan. Wabah korona belum berakhir. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melakukan road show dengan mendatangi penyelenggara pemilu, pengawas dan bakal calon pasangan, Selasa, 22 September 2020.

Alumni Akademi Kepolisian 2001 itu, mendatangi mereka untuk menyerahkan maklumat Kapolri  tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Serentak 9 Desember 2020.

Maklumat Kapolri nomor Mak/3/IX/2020 tentang Kepatuhan terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020 kali pertama diserahkan kepaa Wakil Bupati Moh Qosim di sela acara di Balai Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyerahkan maklumat Kapolri kepada Ketua Bawaslu Imron Rosyadi

Kapolres AKBP Arief kemudian meluncur ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Jalan Jakarta, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Alumnus Akpol 2001 itu diterima Ketua Bawaslu Imron Rosyadi. 

Berikutnya, AKBP Arief menuju Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik kali pertama di kunjungi mantan Kapolres Ponorogo itu. Kapolres Arief didampingi Kasat Intelkam AKP Muhammad Syuhada diterima langsung Ketua KPU Gresik Ahmad Roni.

Maklumat Kapolri tentang protokol kesehatan diserahkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto kepada Ketua KPU Gresik Ahmad Roni

Di tiga kunjungan itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto meminta kepada para penyelenggara Pilbup untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Kami mohon selalu mematuhi protokol Covid-19 agar tidak ada klaster baru di setiap tahapan pemilukada. Semoga Gresik aman dari Covid-19,”harap AKBP Arief Fitrianto.

Bagaimana tanggapan penyelenggara pilkada? Mereka sepakat dengan maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Kesanggupan penyelenggara itu membuat Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto lega. (*)

Serahkan Maklumat Kapolri, Kapolres Road Show Mendatangi Penyelenggara Pikada Selengkapnya