Diterjang Angin, Pohon Di Kantor Dishub Gresik Ambruk Menimpah Satu Mobil 

GRESIK,1minute.id – Hujan disertai angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon peneduh tumbang. Diantaranya, pohon sono di area parkir Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik di kawasan Terminal Bunder pada Senin sore, 9 Januari 2024.

Pohon Sono yang berumur puluhan tahun itu roboh setelah diterjang angin kencang dan menimpah mobil. Untungnya, tidak korban dalam kejadian yang terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan proses evakuasi. 

Kepala Damkarmat Gresik Suyono dikonfirmasi membenarkan kejadian pohon tumbang itu. “Tidak ada korban jiwa. Satu kendaraan milik warga tertimpah pohon sudah di evakuasi,” kata Suyono. (yad)

Diterjang Angin, Pohon Di Kantor Dishub Gresik Ambruk Menimpah Satu Mobil  Selengkapnya

BPBD Gresik Gelontor Air Bersih di 9 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Dampak El Nino

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau belum ada tanda-tanda berakhir. Dampak el nino. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ada sembilan desa di tiga kecamatan yang mengajukan droping air bersih per Rabu, 6 September 2023.

Diantara, Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan. Droping air bersih di desa itu dipimpin langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 5 September 2023. Pemkab Gresik melalui BPBD Gresik menggelontorkan 6 tangki masing-masing ukuran 5 ribu liter untuk desa tersebut. Selain air bersih juga menyalurkan 2 unit tandon air. Air bersih tersebut berasal dari Perumda Giri Tirta, Badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Suplai air bersih ini bantuan sementara karena proyek pipanisasi di desa itu masih proses pengerjaan. 

“Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat. Bilamana ada desa lain yang membutuhkan air bersih, bisa berkoordinasi dengan kecamatan,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. (yad)

BPBD Gresik Gelontor Air Bersih di 9 Desa di 3 Kecamatan di Gresik Dampak El Nino Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi 

GRESIK,1minute.id – Kali Lamong kembali meluap. Sejumlah desa di dua kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme tergenangi air bah yang berasal dari hulu Kali Lamong berada di Mojokerto maupun Lamongan pada Selasa malam, 14 Maret 2023.

Namun, meluapnya Kali Lamong, kali kedua tahun ini curah tergolong masih tinggi cepat surut. Air “hanya” mampir. Normalisasi Kali Lamong yang dilakukan oleh Pemkab Gresik mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang berada di bantaran Kali Lamong itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya mitigasi Penanggulangan banjir Kali Lamong. Ia mengungkapkan sejak awal dilantik sebagai Bupati Gresik upaya penanganan dilakukan melalui APBD berupa pembebasan lahan di bantaran Kali Lamong. 

Langkah lainnya menjalin komunikasi dengan perusahaan sekitar, untuk mengucurkan CSR-nya untuk menormalisasi sungai anak Kali Lamong. “Kita tahu bahwa langkah-langkah ini belum cukup untuk menanggulangi banjir. Oleh karenaya langkah berikutnya yang akan kita lakukan adalah membangun kolam retensi di titik-titik yang menjadi langganan banjir,” terang Bupati Fandi Akhmad Yani ketika menerima kunjungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 15 Maret 2023.

Tim BPPB dipimpin oleh Tenaga Ahli Kepala BNBP Pusat Brigjen TNI Bambang Eko dan Kolonel Agus Marsanto, serta Kasubdit Dukungan Pengerahan SDM BNPB Andria Yuve Rizal. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim Gatot Subroto dan Kepala Pelaksana BPBD Gresik Darmawan.

Dalam kunjungan tersebut BNPB menyerahkan bantuan  dana siap pakai sebesar Rp 250 juta. Dana tersebut merupakan dukungan operasional BNPB dalam penanganan banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Gresik.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu melanjutkan, upaya normalisasi Kali Lamong menjalin sinergi dengan semua stakeholder. Termasuk Pemprov Jatim. Menurut Gus Yani, upaya normalisasi Kali Lamong menyoroti belum maksimalnya peran Pemprov Jatim dalam membantu Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjinakkan Kali Lamong. 

“Kita juga terbuka kepada semua pihak untuk bersama-sama kami untuk menuntaskan permasalahan banjir di Kabupaten Gresik. Baik itu dari pusat, dan tentunya harapan juga kepada BPBD Jatim dan Pemprov untuk ikut serta membantu kami menanggulangi bencana,” ujarnya. 

Gus Yani mengajak untuk bersama-sama tanggulangi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik. “Cuaca ekstrim beberapa hari kebelakang benar-benar membawa dampak bagi masyarakat di Kabupaten Gresik. Di wilayah Gresik Selatan, Kali Lamong meluap dan di Pulau Bawean selain banjir juga terjadi tanah longsor. Oleh karenanya, kami sangat berterima kasih atas dukungan dana yang diberikan BNPB hari ini,” katanya. (yad)

Bupati Gresik Ajak Partisipasi Masyarakat Turut Bantu Mitigasi Bencana Hidrometeorologi  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Petrokimia Gresik Peduli dan Berbagi” memberikan bantuan 750 paket sembako untuk disalurkan di sejumlah posko dapur umum bencana banjir Kabupaten Gresik.

Selain itu, perusahaan juga memberikan bantuan 2.000 karung untuk pembuatan tanggul darurat. Bantuan secara simbolis diserahkan oleh perwakilan perusahaan kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 24 Februari 2023.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Petrokimia Gresik yang saat ini mendapat amanah sebagai Koordinator Satgas Tanggap Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur harus hadir di tengah-tengah masyarakat Jawa Timur, khususnya pada saat musibah seperti banjir di Gresik.

“Petrokimia Gresik dalam operasional bisnisnya tidak hanya menghasilkan produk berkualitas sebagai Solusi Agroindustri. Petrokimia Gresik yang juga anggota holding Pupuk Indonesia ini kehadirannya harus bisa dirasakan oleh masyarakat,” kata Dwi Satriyo.

Adapun bantuan sembako yang disalurkan setiap paketnya berisi beras 3 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram dan mi instan 5 bungkus. Terkait bantuan ini, Petrokimia Gresik telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik agar jenis bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan dari para korban terdampak luapan Kali Lamong itu.

“Kami berharap bantuan TJSL ini dapat meringankan beban saudara kami yang terdampak banjir. Bantuan ini kami salurkan melalui BPBD untuk didistribusikan ke sejumlah dapur umum seperti di Posko Shelter Cerme, Desa Gadingwatu, Perumahan Omah Indah Menganti dan Perumahan Taman Gading Menganti,” tandas Dwi Satriyo.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang operasionalnya berpusat di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa hadir membantu pemerintah dalam penanganan bencana banjir yang terjadi di Gresik. Seperti diketahui, banjir sempat merendam beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik akibat tanggul jebol dan luapan sungai. Antara lain Kecamatan Driyorejo, Menganti, Benjeng, Kecamatan Cerme dan Balongpanggang.

“Petrokimia Gresik berkomitmen untuk senantiasa tanggap dengan kondisi apapun yang terjadi di Jawa Timur pada umumnya dan Kabupaten Gresik pada khususnya. Mudah-mudahan banjir yang melanda saudara-saudara kita ini segera surut, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tutupnya.

Sementara itu, luapan Kali Lamong berangsur surut di sejumlah desa yang terdampak. Pemkab Gresik bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan pemompaan air untuk mengurangi genangan air. Luapan Kali Lamong ini akibat intensitas curah hujan di wilayah hulu yakni Bojonegoro, dan Lamongan cukup tinggi. Akibat Kali Lamong yang memasuki Kabupaten Gresik sepanjang 58 kilometer dari 112 kilometer yang melintasi empat kabupaten/kota meluap.  (yad)

Petrokimia Gresik Gelontor 750 Paket Sembako untuk Dapur Umum Warga Terdampak Luapan Kali Lamong  Selengkapnya

Korban Tenggelam di Aliran Kali Lamong Ditemukan Meninggal

GRESIK,1minute.id – Tim pencarian korban tenggelam di aliran Kali Lamong berhasil menemukan dan mengevakusi korban tenggelam di aliran Kali Lamong pada Senin, 26 Desember 2022. Namun, tuhan berkehendak lain, Nanang Kurniawan yang ditemukan pukul 15.00 WIB dalam kondisi meninggal.

Pemuda 27 tahun asal Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang itu ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi tenggelam aliran Kali Lamong di Desa Bulangkulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

Pencarian korban tenggelam memasuki hari kedua ini dilakukan mulai pagi hari. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dibantu Tim BPBD Jombang melakukan penyisiran hingga radius 1 kilometer. Sebab, kondisi arus Kali Lamong kuat. Sehingga diperkirakan hanyut. Masyarakat sekitar lokasi musibah di Desa Bulangkulon juga ikut membantu melakukan pencarian.  

Mereka menggunakan perahu karet mengubek-ubek sejumlah tempat yang dicurigai korban tenggelam. Pencarian tanpa kenal lelah akhirnya membuahkan hasil. Korban Nanang Setiawan berhasil ditemukan. Korban dalam kondisi meninggal kemudian dibawah RSUD Ibnu Sina Gresik dengan menggunakan mobil milik BPBD Gresik. “Tadi sekitar pukul 3 sore, korban kami temukan. Korban meninggal,” jelas Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Gresik FX Driatmiko Herlambang pada Senin, 26 Desember 2022.

Seperti diberitakan Nanang Kurniawan, 27, asal Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang itu tenggelam setelah berhasil menyelamatkan adiknya, Aris Setiawan, 22. Nanang hanyut kemudian tenggelam pada Minggu, 25 Desember 2022 sekitar pukul 09.00 WIB. 

Pagi itu, Nanang dan adiknya, Aris Setiawan bersama 10 temannya berangkat dari Jombang untuk mencari biawak atau nyambek. Mereka mempunyai hobi sama, berburu binatang reptil biawak. Nanang dan Aris memilih tempat berburu biawak di bantaran aliran Kali Lamong di Desa Bulangkulon. Saat itu, kabarnya tembakan Aris berhasil mengenai biawak. Karena hewan reptil itu kabur Aris mengajarkan. Nahas, pemuda 22 tahun itu terpeleset dan kecebur Kali Lamong. 

Informasi lain, Aris setelah berburu biawak kemudian mencuci tangan di bantaran Kali Lamong itu. Musim hujan, bantaran Kali Lamong licin. Aris pun tercebur. Nanang melihat adiknya, Aris tercebur berusaha menolong. Ia melompat masuk Kali Lamong yang kondisi arus cukup kuat tersebut. Nanang berhasil menyelamatkan adiknya, Aris.

Namun, kondisi arus Kali Lamong yang kuat membuat tubuh pemuda 27 tahun itu terseret arus. Nanang pun tenggelam. Kabar ada orang tenggelam cepat menyebar. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan upaya pencarian. Hingga menjelang Magrib, upaya pencarian belum membuahkan hasil. 

Hingga siang pukul 13.10 WIB tim pencarian masih belum berhasil menemukan korban Nanang.  “Kita lanjutkan hari ini (Senin, 26/12/2022). Mohon doanya bisa cepat kami temukan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Gresik FX Driatmiko Herlambang. (yad)

Korban Tenggelam di Aliran Kali Lamong Ditemukan Meninggal Selengkapnya

Pencarian Hari Kedua, Korban Tenggelam di Aliran Kali Lamong Belum Ditemukan 

GRESIK,1minute.id – Tim pencarian korban tenggelam di aliran Kali Lamong kembali dilanjutkan pada Senin,  26 Desember 2022.. Pencarian hari kedua, korban diduga bernama Nanang Kurniawan ini hingga radius 1 kilometer dari lokasi tenggelam di Desa Bulang Kulon, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

Pemuda 27 tahun asal Desa Kedunglumpang, Kecamatan Mojoagung, Jombang itu tenggelam setelah berhasil menyelamatkan adiknya, Aris Setiawan, 22. Nanang hanyut kemudian tenggelam pada Minggu, 25 Desember 2022 sekitar pukul 09.00 WIB. 

Pagi itu, Nanang dan adiknya, Aris Setiawan bersama 10 temannya berangkat dari Jombang untuk mencari biawak atau nyambek. Mereka mempunyai hobi sama, berburu binatang reptil biawak. Nanang dan Aris memilih tempat berburu biawak di bantaran aliran Kali Lamong di Desa Bulangkulon. Saat itu, kabarnya tembakan Aris berhasil mengenail biawak. Karena hewan reptil itu kabur Aris mengajarkan. Nahas, pemuda 22 tahun itu terpeleset dan kecebur Kali Lamong. 

Informasi lain, Aris setelah berburu biawak kemudian mencuci tangan di bantaran Kali Lamong itu. Musim hujan, bantaran Kali Lamong licin. Aris pun tercebur. Nanang melihat adiknya, Aris tercebur berusaha menolong. Ia melompat masuk Kali Lamong yang kondisi arus cukup kuat tersebut. Nanang berhasil menyelamatkan adiknya, Aris.

Namun, kondisi arus Kali Lamong yang kuat membuat tubuh pemuda 27 tahun itu terseret arus. Nanang pun tenggelam. Kabar ada orang tenggelam cepat menyebar. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik melakukan upaya pencarian. Hingga menjelang Magrib, upaya pencarian belum membuahkan hasil. 

Hingga siang pukul 13.10 WIB tim pencarian masih belum berhasil menemukan korban Nanang.  “Kita lanjutkan hari ini (Senin, 26/12/2022). Mohon doanya bisa cepat kami temukan,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Gresik FX Driatmiko Herlambang. Doa untuk Nanang juga tersebar di jaringan pertemanan, grup WA. ” Moga ndang ketemu sobat,” kata seorang teman korban dalam grup WhatsApp itu. (yad)

Pencarian Hari Kedua, Korban Tenggelam di Aliran Kali Lamong Belum Ditemukan  Selengkapnya

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya

GRESIK, 1minute.id – Kerja keras tim gabungan bersama masyarakat membuahkan hasil. Tim gabungan terdiri Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polsek Driyorejo menemukan Hary Hermawan, 50 tahun.

Korban tenggelam di aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo itu ditemukan sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian tempat penyeberangan perahu pada Minggu, 31 Januari 2021.

“Alhamdulillah,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi selulernya pada Senin, 1 Februari 2021.

Menurut Kompol Wavek, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Sekitar pukul 11-an tadi,”kata mantan Kapolsek Menganti itu.

Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade menambahkan pencarian hari kedua dilakukan pagi hari menyusuri aliran sungai Kalimas Surabaya.

Penyisiran dilakukan hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian. Sebab,  arus sungai cukup deras. “(korban) Sudah kami temukan,”kata AKP Ade.

Seperti diberitakan, Hery Hermawan tercebur ke aliran sungai Kalimas Surabaya di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021 pukul 08.00.

Pagi itu,  Hery Hermawan hendak menyeberang menggunakan jasa perahu penyeberangan yang dioperatori Ari Santoso, 57, warga ke Dusun Banjar Anyar , Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan  Taman, Sidoarjo.

Nah, saat menaikki perahu penyeberangan itu, ditengarai korban Hery kehilangan keseimbangan sehingga tercebur ke sungai bersama motornya. (*)

Alhamdulillah, Korban Kecebur Sungai Kalimas Ditemukan, Begini Kondisinya Selengkapnya