Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah)

GRESIK,1minute.id – Kepala daerah terpapar corona virus disease 2019 bertambah. Yakni, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Bupati terpapar Covid-19 setelah menjalani tes usap PCR karena kondisi badan kurang bugar pada Senin, 28 Desember 2020.

Bagaimana kondisi bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun,  Gresik itu?  

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, kondisi kesehatan Bupati Sambari berangsur membaik. “Saat ini sudah kembali fit,”kata drg Syaifudin Ghozali dalam keterangan pers di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Ghozali didampingi Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menambahkan langsung menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya. 

“Saat ini keadaan Bupati dalam keadaan baik, dan katanya sudah Kembali bugar,”tegas Ghozali lagi. 

Masih menurut Kadinkes Ghozali, terdeteksinya Bupati Gresik terpapar Covid-19 setelah atas permintaan SWAB PCR. “Beliau meminta SWAB karena merasa badannya tidak fit. Sehingga kami dari dinas kesehatan segera melakukan pemeriksaan dan ternyata hasilnya positif,”terangnya.

Saat itu, tambahnya, menjelang Maghrib, Bupati Sambari melakukan isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Dinkes kemudian melakukan tracing dengan melakukan tes usap ke sejumlah orang yang pernah kontak erat dengan Bupati Sambari. 

“Sebanyak 20 orang yang di tracing pasca terpaparnya Bupati Sambari. Mereka adalah para keluarga serta beberapa orang dekat yaitu ajudan dan sekretaris pribadi dan beberapa orang lainnya. Beberapa hasilnya sudah keluar dan hasilnya semuanya negatif,” tegas Ghozali.

KETERANGAN PERS : Satgas Covid-19 Gresik ketika memberikan keterangan pers terkait perkembangan kesehatan Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020

Dinkes kemudian melakukan pemeriksaan swab lanjutan sekitar 40 – 50 orang yang pernah kontak erat dengan bupati yang juga dosen pascasarjana di Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi meminta doa kepada masyarakat Gresik agar Bupati Sambari kembali sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Kami minta doanya kepada masyarakat Gresik untuk kesehatan kita semua. Kami berharap kepada masyarakat agar tetap melaksakan protokol kesehatan yang ketat,”katanya. (*)

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik Selengkapnya

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal


GRESIK,1minute.id – Bupati GresikSambari Halim Radianto mengapresiasi kesiapan gereja menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan Misa Natal nanti malam.

Bupati Sambari bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe sekitar pukul 17.00 memantau langsung kesiapan misa natal di Gereja St Perawan Maria di Jalan Arief Rahman Hakim. 

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik datang setelah tim Gegana Sat Brimob Polda Jatim dan Sabhara Polres Gresik melakukan penyisiran. 

PANTAU NATAL : Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, (dua dari kanan) bersama Forkopimda Pantau Perayaan Natal di Gresik St Perawan Maria, Kamis 24 Desember 2020 ( foto : Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan kedatangan untuk memantau langsung terkait pengamanan maupun kesiapan gereja melaksanakan protokol kesehatan. 

“Untuk keamanan, TNI, Polri dan Pol PP siap untuk melakukan pengamanan,”tegasnya.  Terkait dengan protokol kesehatan, Bupati Sambari menyatakan dua gereja yang akan melakukan misa Natal telah melakukan prokes. 

“Alhamdulillah, dua gereja besar telah melaksanakan prokes dengan baik. Tegak lurus,”katanya. 

Di gereja St Perawan Maria misa Natal digelar dua tahap mulai pukul 19.00 hingga 21.00. “Insya Allah semua akan berjalan lancar,”tegas Bupati yang juga Dosen Pasca sarjana Unair Surabaya ini. (*)

Bupati Apresiasi , Gereja Melaksanakan Prokes dalam Perayaan Natal Selengkapnya

Kunjungi Korban Banjir di Desa Dungus, Bupati Sambari Minta Maaf

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto membagikan sembako kepada masyarakat Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Rabu 16 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi)

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengunjungi korban luapan Kali Lamong di Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu 16 Desember 2020.

Dihadapan masyarakat setempat Bupati Sambari menyatakan permintaan maaf karena belum tuntas menyelesaikan revitalisasi Kali Lamong.

“Saya minta maaf kepada masyarakat yang sampai saat ini masih kebanjiran,”kata Bupati Sambari didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito,  Camat Cerme Suyono dan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi itu. 

Sambari menambah kurun waktu 10 tahun sudah berusaha. “Tapi,  sampai saat ini proyek normalisasi Kali Lamong masih dalam progres pengerjaan. Saya yakin dalam 3 sampai 4 tahun ini sudah bisa diselesaikan,”kata doktor alumnus Unair Surabaya itu. 

Pada kesempatan itu, Bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik atas dukungannya selama ini sehingga Gresik bisa lebih baik.

Bupati Sambari kembali mengungkapkan permintaan maafnya ketika bertemu kepala Desa Dungus Didik Kasyanto yang mewakili warganya karena belum mampu menyejahterakan semua masyarakat Kota Santri ini. 

“Semoga kedepan kesejahteraan masyarakat Gresik bisa lebih dicapai,”harap Bupati Sambari. Sekitar pukul 11.50 Bupati Sambari tiba di Desa Dungus. Sebagian jalan desa yang sempat tergenangi air bah luapan Kali Lamong telah surut. 

Terutama jalan di depan balai desa. Bupati Sambari kemudian membagikan sembako untuk masyarakat setempat. 

Sementara itu, berdasarkan data di kecamatan Cerme pukul 12.00, air luapan Kali Lamong masih menggenangi 14 desa. 

Yakni, Desa Dadapkuning, Lengkong, Sukoanyar, Ngembung, Dungus, dan Dampaan. Kemudian, Desa Guranganyar, Morowudi, Iker-iker geger, Betiting, Pandu, Cermekidul, Jono, serta Tambakberas.  

Kondisi terparah di Desa Morowudi ada 600 rumah yang tergenangi air Kali Lamong itu.  

“Alhamdulillah, siang ini sudah banyak genangan yang sudah surut, sehingga masyarakat sudah mulai beraktifitas kembali,”kata Camat Cerme Suyono didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi. (*)

Kunjungi Korban Banjir di Desa Dungus, Bupati Sambari Minta Maaf Selengkapnya