Gus Yani Teken Perbup Perubahan Insentif Nakes di G-Jos, Nakes Semringah


GRESIK,1minute.id – Tenaga kesehatan menangani pasien pondok Rehabilitasi Covid di Stadion Gelora Samudro (G-Jos) semringah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menandatangi peraturan bupati (Perbup) perubahan atas Perbup 22/2020 di pondok rehabilitasi Covid di G-Jos itu pada Rabu, 3 Maret 2021.

Insentif nakes yang menangani pasien corona yang beberapa bulan mandeg itu diperkirakan bisa dicairkan besok, Kamis, 4 Maret 2021. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dirinya membaca aduan di media sosial mengenai masalah belum diterimanya insentif sejak awal tahun bagi para nakes Covid yang bertugas di G-Jos. 

Gus Yani- panggilan akrab- Fandu Akhmad Yani langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) drg Syaifuddin Ghozali dan Kabag Hukum Edi Hadi Siswoyo untuk menanyakan belum cairnya insentif nakes di G-Jos itu. “Ternyata, masalahnya adalah isi perbup lama yang masih tertera tahun anggaran 2020 sehingga belum bisa dicairkan untuk tahun anggaran 2021,”kata Gus Yani.

Rabu pagi tadi, 3 Maret 2021, Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminantun Habibah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kadinkes Syafuddin Ghozali mendatangi pondok rehabilitasi di G-Jos di Jalan Veteran, Kebomas itu.

“Pagi tadi pagi Perbup perubahan itu bisa saya tandatangi,”kata Gus Yani. Saat ini, Badan  Pendapatan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPPKAD) Gresik melakukan proses pencairan insentif nakes di G-Jos itu.  “Paling lambat besok, Kamis (4 Februari 2021) akan diberikan ke para nakes Covid-19 yang telah bertugas,”harapnya. (*)

Gus Yani Teken Perbup Perubahan Insentif Nakes di G-Jos, Nakes Semringah Selengkapnya

Luncurkan Gerbang Pahlawan , Gus Yani Awali Donor Plasma Convalense


GRESIK,1minute.id – Program 99 hari Gresik Baru resmi launching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 2 Maret 2021.

Antara lain, Gerakan Sang Mantan jadi Pahlawan (Gerbang Pahlawan). Program mengajak para penyintas Covid-19 untuk mendonor plasma convalesen. Sekitar seratus mantan Covid-19 yang siap untuk donor plasma itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPC PPP Gresik Achmad Nadir dan Veri, anggota Polres Gresik yang menjalani donor plasma di ruang tamu rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

“Sebagai seorang pemimpin saya harus memberikan contoh. Dan, saya alumni S-1 atau Covid,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani sambil tersenyum. Gus Yani menceritakan, dirinya masuk kategori orang tanpa gejala (OTG). Dalam kondisi sehat.

“Tidak ada gejala apa pun. Swab positif. Berulangkali saya lakukan hasilnya tetap positif. Akhirnya saya putuskan untuk isolasi mandiri,”terang suami Nurul Haromaini itu.

Pada 25 Desember 2020, Gus Yani menjalani isolasi mandiri selama 25 hari. Selama masa isolasi itu, Bupati Gresik berusia 35 tahun itu menjalani berbagai kegiatan secara daring atawa dalam jaringan. Yakni, webinar dan membaca buku.

“Selama 25 hari isolasi itu Saya bisa menghatamkan 5 buku. Alhamdulillah ada hikmah,”terang Gus Yani. Gus Yani menjadikan pengalaman OTG Covid-19 itu sebagai sebuah hikmah. Dia pun mengajak masyarakat alumni S-1- istilah lain – penyintas Covid versi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno untuk menjadi pahlawan bagi masyarakat yang sedang berjuang hidup karena terpapar pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Gus Yani menegaskan ikhtiar penuntasan penanganan Covid-19 ini bisa segera teralisasi. Selain donor plasma convalense dan vaksinasi Covid-19 akan terus digeber di Kota Santri – sebutan lain – Kabupaten Gresik ini.

“Kita berusaha maksimal mendukung vaksinasi serentak,”tegasnya. Sebelum pencanangan Program Gerbang Pahlawan, Gus Yani mendatangi program vaksinasi di markas komando distrik militer (Kodim) 0817 Gresik. “Semua babinsa sudah menjalani vaksin. Mereka sudah sehat,”tegasnya.

Tentang program seribu vaksin untuk imam masjid dan musala menyambut bulan Suci Ramadan, akan segera dilakukan. “Harapannya, imam masjid dan musala saat menjadi imam membuat jamaah merasa aman dan nyaman,”tegasnya. (*)

Luncurkan Gerbang Pahlawan , Gus Yani Awali Donor Plasma Convalense Selengkapnya

Masyarakat Keluhkan Layanan Air, Bupati Gresik Telepon Dirut PDAM, Eh…Ngak Diangkat


GRESIK,1minute.id – Jarum jam menunjukkan pukul 06.00. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersiap berangkat dari rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik menuju Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Bupati Gresik termuda ini lalu jalan kaki menuju dekat masjid Jamik Gresik menyapa masyarakat sekitar yang sedang belanja di penjual sayur keliling (welijo). Ia lalu ngecek media sosial (medsos) untuk memantau keluhan masyarakat terkait pelayanan publik di Kota Santri-sebutan-Gresik itu. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu masih mendapati adanya keluhan air PDAM di sejumlah warga di Gresi Kota Lama hingga kawasan Manyar yang kesulitan air bersih sejak Minggu sore, 28 Februari 2021.

Akhmad Fatoni, warga Jalan KH Abdul Karim gang XII , Kecamatan Gresik kerap membeli air jerigen untuk mandi cuci dan kakus (MCK) karena air PDAM hanya keluar angin saja. Sementara, Agung Adi Putranto, warga Jalan Optima,  Perum Permata Optima, Desa Banjarsari, Manyar.

Agung belum menikmati layanan air bersih secara maksimal sejak membeli rumah tahun 2017. Dia lebih banyak membeli air kubikan ketimbang menikmati air PDAM.

“Tidak keluar airnya, selama ini beli air kubik. Seminggu dua kali beli, satu bulan beli air Rp 320 ribuan. Masih bayar abonemen setiap bulan pak,”terangnya. Gus Yani – panggilan akrab – Fandi Akhmad Yani mencoba menghubungi Direktur Utama (Dirut) Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah untuk mengetahui penyebab air mampet.

Beberapa kali Gus Yani mencoba menghubungi Risa-sapaan-Siti Aminatus Zariyah. Namun, telepon dari orang nomor satu di Pemkab Gresik tidak diangkat. Hanya terdengar nada sambung dari nomor pribadi dirut PDAM itu. 

“Belum (telepon tidak bisa), nanti saya cek,”katanya sambil pamit masuk mobil dinas kelir putih menuju kantor Bupati. Gus Yani memimpin apel pagi perdana sebagai Bupati Gresik. Apel pagi dimulai pukul 07.00 diikuti ASN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  dan seluruh camat di kabupaten Gresik. (*)

Masyarakat Keluhkan Layanan Air, Bupati Gresik Telepon Dirut PDAM, Eh…Ngak Diangkat Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani minta Kepala OPD Tidak Copy Paste Program

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak OPD kerja keras. Tidak copy paste program.

“Mari kita kreatif dan inovatif dengan menciptakan hal-hal yang baru. Jangan ada lagi program kegiatan yang sifatnya copy paste. Keajaiban bisa kita dapatkan dari sesuatu yang baru bukan program lama yang di copy paste. Mari kita optimalkan penggunaan Dana Desa, agar masyarakat lebih sejahtera,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat memimpin Apel Pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 1 Maret 2021.

Apel perdana Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah masuk kerja. Apel diikuti seluruh aparat sipil negara (ASN), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para Camat. 
Apel pagi perdana ini juga dihadiri Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno.

(ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Pj.Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno usai apel perdana di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 1 Maret 2021

Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani memberikan perhatian serius persoalan infrastruktur dan pelayanan publik. “Terkait banyaknya insfratruktur serta jalan yang rusak seluruh OPD untuk berkolaborasi,”tegas Gus Yani serius. 

Pada kesempatan itu, Gus Yani mengajak seluruh kepala OPD untuk menyiapkan kebijakan strategis untuk reformasi birokrasi dan revolusi mental seperti yang digaungkan oleh Presiden RI.

“Pemerintah harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mudahkan layanan jangan sampai ada yang dipersulit. Mulai pelayanan kependudukan dan pelayanan masyarakat yang lain,” tandasnya.

Usai memimpin apel pagi, Gus Yani kemudian menggelar rapat bersama kepala OPD dan Camat di ruang Putri Mijil lantai dasar kantor Bupati Gresik. (*)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani minta Kepala OPD Tidak Copy Paste Program Selengkapnya

Ngowes, Bupati GresikTemui PKL Alun-alun untuk Penataan dan Vaksinasi

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui pedang kaki lima (PKL) di Alun-alun dekat rumah Dinas Bupati pada Minggu pagi, 28 Februari 2021.

Bupati termuda di Gresik itu “kulakan” aspirasi. Gus Yani -panggilan – Fandi Akhmad Yani akan menata para PKL agar lebih nyaman berjualan di Alun-alun Gresik. Branding akan disiapkan pemerintah agar lebih ciamik di pandang mata.

Pagi itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani selesai ngowes. Memakai jersey sepeda, memakai helm dan bermasker. Suasana Alun-alun cukup ramai aktivitas masyarakat. Ada sekadar jalan-jalan, rekreasi sama keluarga, atau menikmati aneka kuliner.
PKL di Alun-alun Gresik ini diperbolehkan jualan pagi pada Minggu pagi di badan jalan sebelah Timur dan Selatan di dekat pendapa rumah Dinas Bupati.

Selain Minggu, mereka berjualan mulai badal Ashar.
Gus Yani, minggu pagi itu adalah hari kedua pascapelantikan pada Jumat sore, 26 Februari 2021 menempati rumah dinasnya di Alun-alun Gresik. Sambil menuntun sepeda angin, Gus Yani mendatangi para pedagang. Ada minta berswafoto. Juga, ada nyambi menggoreng Tahu ketika Gus Yani menyapanya.

Gus Yani kemudian berhenti dan duduk lesehan bersama perwakilan pedagang Alun-alun. Mohammad Yasin, PKL yang menyewakan mainan anak-anak, mengaku pemasukannya terjun bebas selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Dia ingin pedagang bisa berjualan setiap hari untuk mensiasati adanya pembatasan jam malam pukul 21.00. Dalam sepekan, para PKL hanya berjualan pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu saja. Yasin mengaku ikut menjaga kebersihan sebelum dan sesudah jualan. Dia ingin diberi fasilitas tenda yang seragam.

“Total ada 150 PKL resmi disini, kami maunya bisa jualan setiap hari. Ada tempat di Alun-alun, tidak memakan hak jalan, dibuatkan tenda yang seragam. Satu lagi Gus, jangan ada lagi penggusuran,”kata dia. 

Selain penataan, buka jam ngelapak di perpanjang, PKL juga berharap vaksin Covid-19. Vaksinasi agar bisa meyakinkan pembeli bahwa membeli di PKL itu aman. Iis, antara lainnya. Konsumen di PKL Alun-alun setuju dengan penataan dan vaksinasi untuk PKL. 

“Saya setuju pedagang divaksin, biar kami pembeli juga merasa aman. Lebih bagus ditata, ada tempat karena kalau di tepi jalan kasihan digusur,” terangnya saat berbincang dengan Gus Yani di depan pedagang aksesoris.

Sembari memesan jus alpukat dan pentol, Gus Yani telah memerintahkan jajarannya agar memfasilitasi para PKL untuk dilibatkan dalam kegiatan di Pendopo. PKL yang berjualan nasi goreng, bakso,  pentol dan lain sebagainya bergiliran masuk pendapa saat ada kegiatan. Dia menanyakan jumlah pasti PKL yang terdaftar untuk difasilitasi di Alun-alun, vaksinasi dan branding agar lebih ramai.

“Saya ingin berinteraksi langsung dengan teman PKL Alun-alun, mereka bagian masyarakat Gresik harus dilayani dengan baik. Tidak hanya PKL saja, ini menjadi daya tarik masyarakat Gresik bisa mencari hiburan di hari libur dengan keluarga, jalan-jalan santai dan mencoba kuliner di Alun-alun. Yang mau main sepakbola juga bisa di Alun-alun,”terangnya.

Aspirasi dari para PKL ini, akan dibawa ke dalam hari pertama masuk kantor. Menurutnya, ini merupakan tugas pemerintah menata para pedagang. Penataan PKL di Alun-alun, katanya, kami tawarkan di tata dengan baik, kita tunjang vaksinasi yang diprogramkan pemerintah pusat ke daerah.

“Kita berikan vaksin, kita sosialisasikan kepada mereka vaksin itu aman sehat dan halal, tidak ada efek samping. Kepercayaan masyarakat akan timbul, kawasan bersih rapi dan sehat. Maka pertumbuhan perekoniman teman-teman PKL.Masyarakat tidak perlu was-was berkunjung ke Alun-alun. Ini akan menjadi bekal saya, senin besok masuk kantor hari pertama,” imbuhnya.

Gus Yani juga mengingatkan para pedagang untuk disiplin dalam menggunakan masker. Senin, 1 Maret 2021 menjadi hari pertama Gus Yani  dan Aminatun Habibah atau Bu Min masuk kantor hari pertama setelah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. (*)

Ngowes, Bupati GresikTemui PKL Alun-alun untuk Penataan dan Vaksinasi Selengkapnya

Gelar Tasyakuran Pelantikan, Bupati dan Wabup Gresik Dapat Doa dan Pesan Khusus Habib Luthfi

GRESIK,1minute.id –  Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah menggelar tasyakuran Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu, 27 Februari 2021. Tasyakuran digelar secara sederhana. Namun tetap khidmat. Diawali Khotmil Quran, badal salat Subuh dilanjutkan dengan Istighotsa.

Tasyakuran dihadiri Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya, sejumlah ulama, forkopimda dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani,-Aminatun Habibah bersama Habib Luthfi di Rumah Dinas Bupati Gresik pada Sabtu. 27 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dalam tausiyah, Habib Luthfi memberikan sejumlah pesan khusus kepada Gus Yani-sapaan akrab -Fandi Akhmad Yani dan Bu Min -panggilan- Aminatun Habibah untuk ikut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Jangan mau saling dibenturkan oleh sesama bangsa dan tanah air. Jangan mudah termakan hoaks,”kata Rais Am Idarah Aliyah Jamiyah Ahlith Thariqah al Mu’tabarah an Nahdliyah (Jatman) ini.

Selain itu, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) ini juga berpesan agar selalu menanamkan cinta kepada bangsa dan tanah air. “Jangan mudah terpecah belah,”imbuhnya. 

Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tiba-tiba Habib Luthfi berdiri dengan suara bergetar menyatakan “Wahai bangsa ku yang aku banggakan rela kah kita terpecah bela?”dijawab serentak tidak rela. Habib Luthfi mengaku bangga dan senang jawaban itu dan mengakhiri pidato kerakyatannya.

Sebelumnya, di ruang tamu rumah Dinas Bupati Gresik, Habib Luthfi mendoakan Gus Yani dan Bu Min bisa semakin mensejahterakan masyarakat Gresik. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengaku mendapatkan kehormatan tasyakuran pelantikan kedatangan tamu Habib Luthfi bin Yahya. Tasyakuran secara sederhana dengan protokol kesehatan ditengah guyuran hujat lebat. “Semoga Gresik ke depan menjadi lebih bermanfaat. Mudah-mudahan Gresik Baru lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat Gresik,”ujar Gus Yani. (*)

Gelar Tasyakuran Pelantikan, Bupati dan Wabup Gresik Dapat Doa dan Pesan Khusus Habib Luthfi Selengkapnya

Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mengawali aktivitas pascapelantikan dengan memberikan santunann kepada anak yatim. Santunan diberikan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021.

Kedatangan Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu disambut dengan Tari Giri Salawat dengan hiburan gambus Al Elma Kecamatan Cerme. Gus Yani – sapaan – Fandi Akhmad Yani dan Bu Min – panggilan – Aminatun Habibah itu masih mengenakan pakaian dinas resmi untuk upacara besar (PDUB).

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan penyambutan dilakukan sedernaha dan terbatas karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski, tren kasus pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu menurun.

“Dan, Saya jamin semua yang datang dalam kondisi sehat. Karena mereka telah menjalani vaksin Covid-19,”ujar mantan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gresik itu.

Pria berkumis yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja membangun Gresik Baru yang lebih baik. 

SANTUNI ANAK YATIM : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( foto atas), dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pascapelantikan dan masih memakai PDUB memberikan santunan anak yatim di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Setali tiga uang, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didapuk sebagai perwakilan Forkopimda menyatakan siap untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah. ” Kami siap mengawal program Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk Gresik lebih baik,”kata alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sempat menyebut Gresik sebanyak lima kali. Gresik, Surabaya , Sidoarjo. Artinya, Gubernur Khofifah memiliki harapan dan optimistis Gresik akan menjadi potensi luar biasa. 

Gus Yani meminta dukungan semua elemen masyarakat bergotong royong dan kalaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru semakin sejahtera. Para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , Gus Yani, mengajak untuk kerja lebih keras, cepat, penuh strategi, kaya inovasi dalam menghadapi pandemi corona ini.

“Tidak boleh pesimis. Kedepan kita harus gotong royong, kalaborasi insya Allah bisa mengatasi masa kesulitan pandemi Covid,”katanya. (*)

Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim Selengkapnya

Khidmat, Pelatikan Bupati dan Wabup Gresik, Gus Yani Siap Kalaborasi dengan Surabaya dan Sidoarjo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika melantik Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya pada Jumat. 26 Februari 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada 27 Februari 2021. Pelantikan dilakukan secara hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya.

Gus Yani dan Bu Min dilantik bersama tiga kepala daerah lainnya, yakni Wali Kota Surabaya, Bupati Sidoarjo dan Kediri. Pelantikan terasa khitmad. Sementara itu, forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Gresik serta keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik menyaksikan secara virtual di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik. Mereka menyaksikan dari sebuah layar lebar (videotron). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) dan Wabup Hj. Aminatun Habibah (Bu Min) bakal tancap gas. Ada sejumlah program yang akan mendapatkan perhatian serius di 100 hari pertamanya. Antara lain, peningkatan ekonomi dan pelayanan publik.

Sebagai bentuk keseriusannya, Gus Yani juga siap berkolaborasi dengan Walikota Surabaya maupun Bupati Sidoarjo dengan menciptakan segitiga ekonomi. Kebetulan ketiga pemimpin daerah ini masih muda. Dengan dipimpin orang muda, tambahnya, komunikasi lebih mudah, dan diharapkan sinergitas kebijakan, kesalarasan visi serta misi bisa sejalan.

“Melalui kolaborasi ini kedepan Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya, dan Kabupaten Sidoarjo tumbuh bersama. Bukan sebaliknya daerah satu dengan lainnya tumbuh sendiri-sendiri,”ujarnya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Menurut Gus Yani, dengan cara itu maka persoalan antara kabupaten maupun kota bisa dibicarakan bersama. Selain itu, adanya kolaborasi ini nantinya tercipta inovasi bersama terkait dengan pembangunan ekonomi daerah.

“Gagasan ini dinisiasi bersama mulai bicara soal ekonomi, olahraga sepak bola, musik dan lain-lain. Kendati tiap daerah antara Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo ada perbedaan geografis,”ujarnya.

Gus Yani dan Bu Min menambahkan dirinya berdua berangkat dari amanah para kiai agar bisa membawa perubahan yang bermanfaat bagi masyarakat Gresik. Sebab, masih banyak permasalahan yang belum terselesaikan. Misalnya, banjir Kali Lamong, banyak infrastruktur jalan yang rusak serta pelayanan publik yang belum maksimal.

Melihat hal itu, lanjut Gus Yani, dirinya dan Bu Min siap melakukan perubahan khususnya dalam hal pelayanan publik meski telah beroperasi satu mal pelayanan publik. Dirinya berharap dengan pelayanan yang tersistem semua yang berurusan dengan pelayanan baik itu perizinan investasi maupun lainnya bisa lebih maksimal.

Ditanya mengenai pandemi Covid-19 yang meluluhlantakan semua sektor. Gus Yani juga berharap vaksinasi yang sudah berjalan hingga sekarang bisa memutus penyebaran virus ini. Prinsipnya, Pemkab Gresik mensupport program pemerintah supaya pergerakan ekonomi bisa berjalan kembali.

“Saya mohon doanya pandemi Covid-19 segera berakhir. Sehingga, investasi kembali lancar yang dampaknya bisa mengangkat perekonomian,”katanya. (*)

Khidmat, Pelatikan Bupati dan Wabup Gresik, Gus Yani Siap Kalaborasi dengan Surabaya dan Sidoarjo Selengkapnya
Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat besok, 26 Februari 2021.

Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih itu dilakukan melalui hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya sekitar pukul 16.00. Pelantikan hybrid adalah mereka yang mengikuti pelantikan secara langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya hanya kepala dan wakil kepala daerah terpilih beserta istri.

Sedangkan, tamu undangan lainnya bisa mengikuti prosesi acara pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing. Pemkab Gresik telah menyiapkan bagi undangan menyaksikan pelantikan secara langsung itu di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih akan dimulai pukul 16.00 di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya. “Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik oleh bu Gubernur berangkat bersama-sama,”kata Abimanyu ditemui 1minute.id di ruang kerjanya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Sementaran undangan, antara lain Forkopimda Gresik, keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan menyaksikan prosesi pelaktikan yang sakral itu dari layar videotron. “Kami sudah siapkan videotron di lantai IV Kantor Bupati,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik itu.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan secara hybrid dan virtual karena pandemi coronavirus disease 2019 belum berakhir.

Bagaimana dengan pendukung pasangan yang ingin menjadi saksi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Gus Yani dan Bu Min hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 itu?

Abimanyu mengatakan pendukung dan simpatisan Gus Yani dan Bu Min yang ingin menyaksikan prosesi pelantikan bisa meminta link ke Pemkab Gresik. Namun, penyelenggara harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Lokasi silakan ditentukan. Nanti link bisa minta ke Pemkan ,”ujar Abimanyu yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu. Ia melanjutkan, usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Gus Yani dan Bu Min tidak acara lanjutan di Gresik.

Rencananya, keesokan harinya, Bupati Gus Yani akan menggelar istighotsa di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. “Baru hari Senin, Bupati dan Wakil Bupati diagendakan memimpin apel kali pertama dengan ASN,”tegas Abimanyu. (*)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual Selengkapnya

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik berakhir pada Rabu besok, 17 Februari 2021. 

Pelantikan kepala daerah hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 yang direncanakan bertepatan berakhirnya masa jabatan periode kedua, Sambari-Qosim (SQ) itu ditunda. Pemkab Gresik terancam adanya kekosongan kekuasaan.

Asisten Administrasi Umum Setda Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menunjuk Pj Sekreteris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sebagai pelaksana harian (Plh) Bupati Gresik.

“Pak Sekda ditunjuk sebagai Plh Bupati merangkap Sekda,”kata Tursilowanto Hariogi dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 16 Februari 2021. Penunjukkan Sekda merangkap sebagai Plh Bupati Gresik ini mengingatkan kejadian puluhan tahun silam. Era transisi Bupati Gresik almarhum KH Robbach Ma’sum.

Mokh Najikh, Sekda merangkap Plh Bupati Gresik. Kini, Najikh menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Tursilowanto menambahkan, serah terima jabatan Bupati-Wabup Gresik periode 2016-2021, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim kepada Plh Bupati Gresik Abimanyu akan dilaksanakan pada Rabu, 17 Februari 2021. Usai sertijab dilanjutkan pisah sambut.

Tentang rencana pelantikan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup terpilih, hasil Pilbup Gresik 9 Desember 2021, Tursilowanto mengatakan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri belum memutuskan secara pasti. ” Dalam rapat virtual dengan Dirjen Otoda diestimasikan antara 25 atau 26 Februari 2021,”kata Tursilo. (*)

Kemendagri Tunjuk Pj Sekda Abimanyu sebagai Plh Bupati Gresik Selengkapnya