Pemkab Gresik Resmikan Pengoperasian Eskalator Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik Inklusif dan Modern

GRESIK,1minute.id – Masjid Agung Mualana Malik Ibrahim Gresik semakin Inklusif. Ramah anak dan lansia. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik melengkapi masjid yang berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas itu dilengkapi tangga berjalan alias eskalator.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam hal ini diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah (Setda) Suprapto yang meresmikan pengoperasian eskalator Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Jumat,  13 Februari 2026.

Pemasangan eskalator merupakan bentuk komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam penyediaan fasilitas publik yang ramah bagi seluruh kalangan. Pengoperasian eskalator ini menjadi bagian dari peningkatan sarana dan prasarana di Masjid Agung Gresik yang bertepatan dengan HUT Pemkab Gresik ke-52 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-539 serta menyambut bulan suci Ramadan 1447 H.

Menurut Asisten I Setda Gresik Suprapto, kebutuhan akan eskalator dipandang urgen karena melihat berbagai karakteristik pengunjung Masjid Agung Gresik. Terutama untuk kalangan lanjut usia yang kesulitan menaiki tangga. “Adanya eskalator tersebut untuk mempermudah lansia, ibu hamil, dan masyarakat kebutuhan khusus agar mendapat akses lebih mudah mencapai lantai atas Masjid Agung Gresik,” kata Suprapto.

Pihaknya menjelaskan, pemasangan eskalator untuk naik dan turun tersebut dilakukan di sisi kanan bangunan utama Masjid. Menurutnya, langkah ini diambil agar jemaah sepuh merasa lebih aman dan nyaman ketika ingin naik ke lantai atas untuk beribadah.

“Masjid Agung Gresik sendiri, kerap menjadi pusat aktivitas keagamaan berskala besar, baik kegiatan salat berjamaah, pengajian akbar, hingga perhelatan hari besar Islam. Eskalator tersebut akan menjadi bagian dari transformasi layanan yang lebih ramah, inklusif, dan modern,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah menyampaikan pemasangan eskalator di Masjid Agung Gresik melengkapi fasilitas masjid agar lebih modern dan nyaman bagi jemaah.

“Selain Masjid Agung Gresik, pemasangan eskalator nantinya juga akan dilakukan di Masjid KH Robach Ma’shum Islamic Center Balongpanggang,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas eskalator yang telah disediakan agar dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Selain itu, terus menghidupkan kegiatan keagamaan dan menjadi pusat edukasi serta sosial masyarakat.

Menurut salah satu warga, Mukhlisun, 62, saat diwawancara menyambut positif pengoperasian eskalator tersebut. Ia menyebut ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan spiritual dan fisik warganya. “Semoga ini bisa menjadi percontohan. Selain itu, tentunya memberikan kenyamanan terutama bagi lansia yang akan melaksanakan ibadah,” ucapnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik Resmikan Pengoperasian Eskalator Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik Inklusif dan Modern Selengkapnya

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif melakukan kunjungan kerja ke Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025.  

Dalam kunjungan tersebut, dr Alif, sapaan akrabnya didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Asisten III Setda Misbahul Munir. Mereka disambut oleh Kepala DCKPKP Gresik Ida Laitussa’diyah.

Wabup Asluchul Alif mengapresiasi kinerja Dinas CKPKP yang telah menjalankan berbagai program pembangunan strategis Pemkab Gresik. Program tersebut mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi layak, rehabilitasi rumah pascabencana, perbaikan serta peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Program KOTAKU dilaksanakan sebagai upaya membangun platform kolaborasi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat menciptakan keterpaduan antarsektor untuk bergerak bersama dalam mencapai target pembangunan kawasan permukiman, khususnya mewujudkan Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Gresik.

“Menuntaskan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Asluchul Alif dan Sekda Achmad Washil juga memberikan motivasi kepada pegawai Dinas CKPKP agar semakin semangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, Wabup meninjau rencana sejumlah pembangunan yang akan berjalan di tahun pertamanya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Apa yang menjadi urgensi di masyarakat harus menjadi skala prioritas dalam pengerjaan. Kita harus melayani dan menyelesaikan persoalan serta keluhan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, memaparkan program kerja yang telah dicapai serta yang akan dilaksanakan ke depan. Ia juga meminta arahan dari Wakil Bupati dalam menjalankan tugas kedinasan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, respons beliau sangat baik, dan beliau berpesan agar program-program ini dapat dijalankan sesuai dengan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku Selengkapnya

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan

GRESIK,1minute.id – Merista Dedy Hartandi terharu. Sebab, puluhan tahun penantian warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta Gresik.

Selain mendapatkan air bersih, ribuan warga juga mendapatkan sambungan rumah atau SR secara gratis. Jumlahnya, 6.169 SR. Berdasarkan data Perumda Giri Tirta Gresik biaya peyambungan sebesar Rp 1.750.000 per sambungan rumah.

Selain SR gratis, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik telah menuntaskan pembangunan dua unit reservoir air yang masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu. Reservoir Bunder dengan kapasitas 1000 kubik di Jalan Raya Duduksampeyan ini adalah kali pertama di kabupaten Gresik. 

Dedy mengatakan, puluhan tahun untuk mandi, cuci dan kakus alias MCK warga mengandalkan air hujan. Hampir semua rumah di Kecamatan Duduksampeyan memiliki tando air di rumahnya. Ukuran tando air bervariasi. “Ada tandon air yang sebesar kamar tamu,” kata Camat Duduksampeyan itu.

Tandon air bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan sangat vital. Sebab, pada saat musim kemarau tiba, air bagaikan emas. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180 ribu, Rp 200 ribu per tangki per minggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp 800 ribu untuk pembelian air,” ujar Dedy. 

Karena itulah, warga sangat senang dan terharu ketika masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bisa merealisasikan mimpi puluhan tahun warga menikmati air bersih. 

“Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata. Luar biasa terima kasih,” ujar Dedy ditemui di sela Istighotsa dan Doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025. (yad)

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan Selengkapnya

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir

GRESIK,1minute.id – Sri Subaidah mengerahkan puluhan petugas kebersihan reruntuhan bangunan di sekitar Gapura Naga Giri yang rompal diduga tersambar petir pada Rabu, 13 November 2024. Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik itu memimpin langsung membersihkan puing-puing bangunan yang berserakan di kawasan Waduk Bunder di Jalan Pantura ruas Gresik-Lamongan itu.

Di kawasan Gapura Naga Giri, yang menjadi tetenger masuk kawasan Kota Gresik itu kemudian dipasangi pita plastik dan jaring mengantisipasi  agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Aksi gerak cepat alias Gercep Sri Subaidah itu mendapatkan apresiasi dari Abdullah Hamdi,  di Komisi III DPRD Gresik.

Dalam pantauan 1minute.id  pita plastik warna kuning kombinasi hitam masih terpasang di kawasan Gerbang Naga Giri yang terlihat asri karena banyak tanaman hias yang tumbuh dan terawat itu. Gerbang Naga Giri itu memiliki tinggi 19,5 meter. Gerbang atau tugu yang dibangun melalui dana corporate social responsibility atau CSR PT Petrokomia Gresik senilai Rp 7 miliar. 

Bangunan gapura itu berdiri kokoh di dua sisi ruas jalan nasional, Jalan Raya Bunder, Kecamatan Kebomas diresmikan oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada 26 September 2015 lalu. Bentuk Naga Giri yang cukup besar sehingga dari jauh terlihat kokoh dan mencerminkan ciri Gresik sebagai Kota Wali

Tugu selamat datang berbentuk Naga Giri tersebut telah menjadi salah satu ikon sebelum memasuki Kawasan Kota Gresik dan menjadi pengetahuan baru bagi masyarakat. Pascaperesmian, tetenger masuk kawasan Kota Gresik menjadi aset Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Tahun ini, umur bangunan gapura telah memasuki 9 tahun. 

MONITORING : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah (topi warna putih) melakukan monitoring di kawasan Gapura Naga Giri yang rusak diduga tersambar petir pada Rabu. 13 November 2024 ( Foto : DLH Gresik untuk 1minute.id)

Pada Rabu, 13 November 2024, bagian atas gapura yang telah dipasang besi berbentuk lancip diduga anti petir itu rompal. DLH Gresik belum bisa memastikan penyebab kerusakan atap gapura Naga Giri itu. Dugaan awak rusak karena tersambar petir.

Kepala DLH Pemkab Gresik Sri Subaidah mengatakan, pihaknya telah melakukan monitoring langsung ke Gapura Naga Giri di kawasan Waduk Bunder itu pada Rabu, 13 November 2024. Langkah awal monitoring, pihaknya juga melakukan pembersihan terhadap puing-puing yang berserakan. “Langkah awal ini kami bersihkan dulu. Kami netralisir puing-puing gapura biar tidak berceceran di jalan,” ucapnya pada Kamis, 14 November 2024.

Setelah pembersihan puing-puing, ia melanjutkan, DLH juga memasang garis pengaman berupa police line di sekitaran Gapura Bunder. Hal tersebut untuk mengantisipasi agar kendaraan lebih berhati-hati ketika melintas menuju arah Terminal Bunder. Pengamanan juga akan dilakukan dengan memasang jaring-jaring penyangga pada bagian atas. 

“Sementara ini kami amankan dulu. Kami pasangi jaring-jaring sekalian untuk pengamanannya,” sambungnya. Jaring pengaman akan dipasangkan pada bagian atas Gapura Bunder. Pada titik tersebut disinyalir sebagai pemicu awal kerusakan bangunan. 

Ia mengatakan, dugaan awal kerusakan diakibatkan oleh hantaman petir. Namun, Kepala DLH Sri Subaidah menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan konsultan pemeliharaan untuk mencari titik awal persoalan kerusakan. “Kami akan telusuri lebih dulu. Baru nantinya kalau sudah ada penyebab dan titik kerusakan utama akan kami lakukan langkah lanjutan,” bebernya. 

Langkah lanjutan yang akan ditempuh adalah perbaikan secara intensif pada tugu selamat datang tersebut. Ke depan, DLH akan menjalin komunikasi dengan sejumlah OPD terkait untuk merealisasikan perbaikan Gapura Bunder. “Perbaikan jadi langkah penting untuk memastikan kejadian serupa tidak berlangsung pada masa yang akan datang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihak DLH Gresik telah melakukan koordinasi DCKPKP Gresik. “Sudah berkoordinasi dengan kami. Karena dilengkapi taman dikelola oleh DLH,” kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi pada Kamis, 14 November 2024.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi memberikan apresiasi kecapatan DLH Gresik dalam  penanganan gapura setinggi 19,5 meter ini. Menurut Hamdi, penanganan cepat sangat penting agar tak membahayakan pengguna jalan yang sedang melintas.

“Kami salut atas kerja cepat DLH Gresik. Tak sampai satu jam puing-puing reruntuhan gapura langsung bersih,” ucap Hamdi kepada wartawan. (yad/adv)

DPRD Gresik Apresiasi DLH Gresik Gercep Tangani Kerusakan Gapura Naga Giri, Ikon Kota Wali yang Rusak Diduga Tersambar Petir Selengkapnya

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik

SURABAYA1minute.id – Revitalisasi Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS kelar. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Jawa Timur kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.

Penandatangan serah terima diteken langsung oleh Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama pada Rabu, 13 November 2024.

Dalam sambutannya, Kepala BPPW Jatim Airyn Saputri Harahap mengatakan, serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung kemudahan, kenyamanan dan keselamatan penggiat sepakbola. Baik itu atlet, pelatih oficial maupun penonton. 

Kementerian PUPR melalaui Ditjen Cipta Karya selama 2023 – 2024 telah melaksanakan pembangunan 21 stadion di seluruh Indonesia. “Termasuk di Jawa Timur ada 5 stadion dan menyerahkan 3 stadion yakni Gelora Joko Samudro Gresik, Gelora Delta Sidoarjo dan Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan,” kata Airyn Saputri Harahap. 

“Sedangkan 2 masih berjalan yaitu stadion Surajaya Lamongan dan stadion Kanjurahan Malang,” imbuhnya. Ia melanjutkan, pembangunan ini mengedepankan produk dalam negeri dan juga mempertimbangkan aspek kesehatan, keselamatan, kenyamanan. Selain itu memperoleh sertifikat layak fungsi. Serah terima pengelola sementara ini dilaksanakan untuk mendukung dan mendorong agar nantinya dapat dikelola dan menjadi aset kabupaten. 

“Diharapkan ada kolaborasi pemerintah daerah dengan pengelola stadion dan klub. Harus disiapkan dengan matang, baik dari sisi pemeliharaan maupun perawatan,” urainya. 

Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah atau yang akrab disapa Bu Min mengaku bersyukur, dan berterima kasih kepada Kementerian PUPR dan Ditjen Cipta Karya. Hal ini dikarenakan selesainya rehabilitasi dan renovasi stadion Gelora Joko Samudro. 

“Saya berharap, dengan semakin baiknya fasilitas stadion nantinya akan menghasilkan bibit pemain sepak bola yang baik,” harapnya. 

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh stakeholder sepak bola bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas stadion yang sudah direnovasi. “Dengan adanya renovasi dan rehabilitasi ini, mudah-mudahan dapat memicu anak muda dalam mengembangkan olah raga sepakbola di Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min -panggilan akrab – Aminatun Habibah.

Dalam acara tersebut, Plt Bupati perempuan pertama di Kota Santri – sebutan lain – Kabupaten Gresik itu didampingi anggota Komisi VII DPR RI Nila Yani Hardiyanti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah.

Seperti diberitakan revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu.

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. (yad)

Revitalisasi Stadion G-JOS Rampung, Kementerian PURT Serahkan Pengelolaan ke Plt Bupati Gresik Selengkapnya

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA

GRESIK,1minute.id – Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS semakin ciamik. Fasat luar dan dalam berubah 180 derajat dari sebelumnya. Warna kuning menjadi warna dominan di stadion berada di Jalan Veteran, Kelurahan Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Warna kuning identik dengan jersey pemain dan suporter Gresik United yang sedang berlaga di kompetisi Liga 2 Indonesia itu. Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik menargetkan revitalisasi home base Gresik United, kesebelasan arek-arek Ultras Gresik itu kelar pada November 2024. 

“CKPKP Gresik berharap bisa menyelesaikan seluruh proyek pembangunan sesuai dengan rencana dan kontrak yang telah disusun,” kata Kepala Dinas CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam acara Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat, 8 November 2024. 

Revitalisasi stadion G-JOS ini bersumber dari Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat atau PUPR. Menurut Ida Lailatussa’diyah, pekerjaan yang dilakukan kursi tunggal alias single set untuk penonton ekonomi dan kursi VVIP. “Kapasitas penonton nantinya sebanyak 22 ribu seat,” kata Ida Lailatussa’diyah itu..

 Lalu, pekerjaan fasad alias tampilan muka atau depan bangunan. Pekerjaan interior, rumput, videotron skor, sound system , lampu , railing, closed circuit television atau CCTV , ground water tank alias tandon air bawah tanah/GWT , penambahan daya dan lainnya. “G-JOS sudah standar FIFA (Federation Internationale de Football Association),” katanya. 

Selama proses revitalisasi Stadion G-JOS, markas Gresik United untuk sementara pindah ke Stadion Tuban Sport Center saat menjalani musim 2024/2025. Saat ini, Gresik United berada di posisi keenam dari delapan klub yang berada di grup C Liga 2 Indonesia. Kali terakhir anak asuh, pelatih Djadjang Nurdjama itu keok ketika menjamu Persela Lamongan dengan skor 3-1 . (yad)

Stadion G-JOS, Home Base Gresik United Ciamik, Berstandar FIFA Selengkapnya

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS terus dikebut. Berdasarkan data Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pekerjaan program pembangunan 2024 telah mencapai mencapai 94,83 persen. Artinya, progres pembangunan  melebihi target 0,22 persen yakni 94,61 persen.

” Kami optimis pekerjaan ini akan selesai sesuai kontrak pada 13 November mendatang,” kata Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah dalam Ngopi Santai bersama wartawan pada Jumat lalu, 8 November 2024.

Pekerjaan tahun ini adalah ruang di lantai 5 meliputi ruang operasi mayor ; ruang dokter ; ruang tunggu ; ruang administrasi ; ruang tunggu persiapan operasi ; ruang pemulihan dan musala. Kemudian, tandon ground water tank atau tangki air yang terletak dibawah tanah (GWT) dan tandon transit. Berikutnya, rumah pompa serta TPS 3B dan instalasi pengelohan air limbah atau IPAL.

Seperti diberitakan, Pemkab Gresik membangun Rumah Sakit Gresik Sehati atau RSGS berada di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Rumah sakit di Gresik Selatan nanti untuk mengkover layanan kesehatan bagi masyarakat di empat kecamatan yakni Menganti, Kedamean, Driyorejo dan Wringinanom. Pemerataan pelayanan kesehatan. Pembangunan rumah sakit Tipe C dengan 100 bed atau tempat tidur ini dimulai tahun lalu, 2023. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani keberadaan RSGS krusial mengingat wilayah Gresik Selatan merupakan kawasan padat penduduk. Jumlah penduduk di Gresik Selatan itu mencapai 365.970 jiwa atau 28,3% dari total penduduk di Kabupaten Gresik (data BPS tahun 2023). Terlebih dengan jarak yang selama ini ditempuh masyarakat, untuk menuju RSUD Ibnu Sina yang berjarak sekitar 30 km.

“Pembangunan RSGS di Kecamatan Kedamean Ini adalah komitmen Pemkab Gresik dalam pemerataan pembangunan dan kesehatan. Karena di wilayah Gresik selatan yang padat penduduk, dan belum memiliki rumah sakit daerah,” ujar Fandi Akhmad Yani pada 22 Juni 2023. (yad)

DCKPKP Gresik Optimistis Pembangunan RS Gresik Sehati Tepat Waktu Selengkapnya

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, khususnya dalam memberikan perizinan. 

“Perizinan yang mudah, cepat dan memberikan layanan terbaik kepada investor yang berinvestasi adalah nilai plus bagi Pemkab Gresik. Tentunya, juga harus sesuai aturan dan didukung dengan dokumen-dokumen kelengkapan terpenuhi, pasti perizinan akan cepat selesai,” kata Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah usai menerima penghargaan Karmika Graha Abinaya dari Dewan Pengurus Daerah DPD Real Estate Indonesia atau DPD REI Jawa Timur di Surabaya pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Penghargaan itu diberikan kepada Pemkab Gresik karena dianggap berprestasi dan peduli terhadap pembangunan perumahan bersamaan acara Musyawarah Daerah (Musda) ke – XVI 2024 DPD REI Jawa Timur. Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah mengucapkan terima kasih kepada REI Jawa Timur atas apresiasi yang diberikan.

Bu Min melanjutkan, apresiasi DPD REI Jatim ini bisa menjadi upaya mendorong para pengembang perumahan untuk membangun lebih banyak rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Khususnya rumah bersubsidi, ini mudah mudahan dapat membantu Pemkab Gresik mengatasi masalah kemiskinan dan stunting. 

“Ini langkah yang spektakuler untuk membangun rumah layak bagi masyarakat yang perekonomiannya menengah ke bawah. Rumah yang layak menjadi syarat utama dan menjadi salah satu indikator dalam kategori penurunan angka kemiskinan,” tegas Bu Min. 

Dirinya berharap, penghargaan ini dapat menjadi semangat Pemkab Gresik untuk terus memperjuangkan hak hak masyarakat dalam mendapatkan hidup setara dan sejahtera. Termasuk di dalamnya untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak. 

“Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dan kontribusi semua pihak dalam menyediakan perumahan untuk masyarakat. Dengan menciptakan iklim yang kondusif mudah mudahan pelaksanaan program program pembangunan di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Gresik Sabet Karmika Graha Abinaya dari REI Jatim, Plt Bupati Dorong Pengembang Bangun Rumah Bagi MBR  Selengkapnya

Stadion G-JOS Di Make Over, Rumput Diganti, Tribun Di Cat dan Ada Kursi Penonton 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dikabarkan menggelontorkan anggaran sebesar Rp 75 miliar. Anggaran puluhan miliar diantaranya untuk melakukan make over Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Sadion yang menjadi home base Gresik United diajang Liga 2 itu akan semakin ciamik. Apik.

Perbaikan sejumlah fasilitas di stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik untuk meningkatkan performance sehingga bisa memenuhi standar FIFA dimulai tahun depan.

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Pemkab Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, perbaikan stadion G-JOS ini didapatkan setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat. Perbaikan G-JOS, satu paket dengan Stadion Gelora Delta Stadium, Sidoarjo dan Stadion Gelora Bangkalan (SGB). “PUPR telah membuka lelang paket pekerjaan itu pada Desember 2023. Pekerjaan dilakukan tahun depan,” kata Ida Lailatussa’diyah dalam Ngopi Bareng bersama wartawan pada Jumat, 15 Desember 2023.

Apa saja, perbaikan yang dilakukan di stadiun aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu? Ida Lailatussa’diyah menjlentrehkan perbaikan yang akan dilakukan antara lain, pengecatakan stadion, ada bangunan yang putus dilakukan penyambungan, retak-retak diperbaiki. Selain itu, penggantian di lapangan yang berkapasitas 25 ribu penonton tersebut. “Rumput diganti semua,”katanya. Kemudian, penggantian kaca stadion yang pecah. Tribun akan di cat dan di kasih kursi. “Untuk kursi ekonomi tidak bisa di lipat. Sedangkan, kursi VIP dan VVIP ada busa dan bisa di lipat,” terangnya. 

Berapa anggaran untuk make over G-JOS tersebut? Ida menyatakan, perbaikan dilakukan oleh pemerintah pusat. “Kami nanti hanya menerima hibah bila pekerjaan sudah selesai dilakukan. Jadi, alokasi anggaran pemerintah pusat yang mengetahuinya,” katanya. Informasi yang dihimpun pascatragedi Kanjuruhan, Malang, pemerintah pusat melakukan perbaikan sebanyak 22 stadiun di Indonesia. Perbaikan G-JOS,  salah satunya. Perbaikan stadion G-JOS. Paket pekerjaan perbaikan diperkirakan sebesar Rp 75 miliar. (yad)

Stadion G-JOS Di Make Over, Rumput Diganti, Tribun Di Cat dan Ada Kursi Penonton  Selengkapnya

Pembangunan Masjid di Islamic Center Gresik Selatan Kelar Tahun Ini ?

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik terus ngebut menyelesaikan pembangunan gedung Islamic Center. Pemkab Gresik menargetkan pembangunan kubah pertama dari tiga kubah yang akan difungsikan sebagai masjid kelar tahun ini. 

Bangunan kubah pertama sudah terlihat megah. Bangunan didominasi warna putih itu berdiri di Jalan Raya Kedungpring, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Bangunan terlihat mencolok dibandingkan bangunan lain di sekitar.  Bangunan itu memiliki empat lantai. Lantai satu berfungsi sebagai ruang pengelolaan, lantai dua untuk jemaah laki-laki, lantai tiga untuk jemaah putri dan lantai empat atau rooftop tempat santai. Anggaran untuk pembangunan kubah pertama sebesar Rp 6,03 miliar berasal dari APBD Gresik 2023. Sedangkan, pembangunan kubah kedua dan ketiga rencananya dikerjakan pada tahun depan, 2024.

Sebentar lagi, semua orang bisa memanfaatkan untuk kegiatan keagamaan karena berdiri dekat jalan raya yang menghubungkan Balongpanggang, Gresik dengan Mojokerto itu. Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik meninjau proyek pembangunan gedung Islamic Center pada Jumat, 13 Oktober 2023. Rombongan wakil rakyat berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu disambut oleh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah. Mereka melihat langsung proyek yang sempat mangkrak karena ada bencana wabah Covid-19 itu, kemudian dilanjutkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. 

KOMISI III DPRD Gresik: Kepala DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ketika menerima kunjungan Wakil rakyat dari Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik di Islamic Center Gresik pada Jumat, 13 Oktober 2023 ( Foto : Istimewa untuk 1minute.id)

Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, progres pembangunan Islamic Center menunjukkan perkembangan menggembirakan. “Realisasi melebihi target,” kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi melalui selulernya pada Sabtu, 14 Oktober 2023. Target pembangunan gedung tersebut sebesar 39,16 persen, realisasi mencapai 41,96 persen. Artinya ada deviasi lebih 2,80 persen.

Ia optimistis pembangunan Islamic Center yang dibiayai oleh APBD Gresik 2023 sebesar Rp 6,03 miliar lebih itu kelar sesuai target. Anggaran sebesar itu digunakan , diantaranya untuk pemasangan elektrikal dalam gedung, interior, tampilan luar/fasat dan akses jalan menuju gedung sepanjang 200 meter dari jalan raya yang dikerjakan CV. Eka Jaya Abadi selaku pelaksana. “Mohon doanya, semoga terus lancar dan selesai tahun ini,” imbuh Ida Lailatussa’diyah. (yad)

Pembangunan Masjid di Islamic Center Gresik Selatan Kelar Tahun Ini ? Selengkapnya