Kajari Gresik Nana Riana: Tersangka Dugaan Korupsi Hibah UMKM Gresik Potensi Bertambah. Siapa? 

GRESIK,1minute.id – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana menegaskan  penyidikan dugaan korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM terus berlanjut. 

Saat ini, satu tersangka yang dilakukan penahanan. Tersangka itu adalah mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah menjalani penahanan selama 20 hari, mulai Kamis 22 Februari 2024. Dan, bisa diperpanjang. “Kami akan terus melakukan pengembangan perkara tersebut,” kata Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky dalam konferensi pers di kantor Kejari Gresik pada Kamis, 22 Februari 2024. 

Pengembangan perkara tidak hanya berfokus pada penyedia jasa. Juga, aparatur sipil negara di organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Diskoperindag Gresik. “Sangat mungkin tersangka akan bertambah. Teman-teman harap bersabar,” katanya. Pengembangan perkara akan lebih fokus pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid). 

Seperti diberitakan, Kejari Gresik melakukan penahanan terhadap mantan Kadiskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 22 Februari 2024 sekitar pukul 17.45 WIB. Penahanan dilakukan setelah tersangka  menjalani pemeriksaan selama 2 jam, mulai pukul 15.30 WIB. “Tiga kali kami lakukan pemanggilan, 2 kali tersangka hadir. Saya berharap untuk yang lainnya lebih korporatif,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan mantan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah yang tersandung dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM Gresik 2022. Kerugian negara sekitar Rp 860,2 juta. 

“Penahanan dilakukan untuk 20 hari ke depan,” ujar  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky dalam konferensi pers di kantor Kejari Gresik pada Kamis, 22 Februari 2024.

Kejari Gresik telah melakukan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 19 Miliar untuk 782 UMKM sejak 2023. Akan tetapi anggaran yang terserap hanya sebesar Rp 17,6 MilIar untuk 774 UMKM atau KUM. Dalam pengadaan barang melalui e-katalog itu, terdapat 12 penyedia barang. Potensi kerugian negara dari realisasi anggaran Rp 17,9 miliar itu sekitar Rp 1,7 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penyidikan dugaam korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama ini, penyidik pidsus fokus pada dua dari 12 penyedia jasa. Yakni, PT Alam Sejahtera Abadi dan CV Ratu Abadi. Dua perusahaan penyedia itu, telah menyalurkan bantuan hibah untuk pemohon sebanyak 172 dari 740 UMKM atau KUM sebesar Rp 3,7 miliar.

“Barang yang di distribusikan oleh dua penyedia barang untuk 172 UMKM/KUM didapatkan adanya kerugian negara sebesar Rp 960 juta,” kata Kajari Nana Riana didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizky pada Selasa, 28 November 2023. Akan tetapi, setelah dilakukan perhitungan ulang oleh auditor madya Kejati Jawa Timur turun menjadi sebesar Rp 860.211.548. (yad)

Kajari Gresik Nana Riana: Tersangka Dugaan Korupsi Hibah UMKM Gresik Potensi Bertambah. Siapa?  Selengkapnya

Dekranasda Fest 2023, Produk UMKM Lokal Gresik Siap Go Internasional 

GRESIK,1minute.id – Dekranasda Fest 2023 di Atrium Gresmall resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Jumat, 25 Agustus 2023. Ajang pamer produk UMKM khas Gresik digelar selama 3 hari, berakhir 27 Agustus 2023 nanti.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, batik warisan budaya yang wajib dilindungi. Penyelenggaraan Dekranasda Fest 2023 ini sebagai upaya Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Gresik dalam melestarikan warisan budaya khususnya batik.

“Batik kini menjadi warisan tak benda yang diakui oleh dunia dan UNESCO. Oleh karenanya, melalui Dekranasda, seluruh wilayah di Indonesia juga harus mendorong agar wilayah mereka memiliki dan melestarikan batik khas mereka sendiri,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah ini. 

Wabup perempuan berlatar pendidik ini melanjutkan industri kreatif semacam ini perlu untuk ditingkatkan dan dikembangkan. Tujuannya agar dapat memaksimalkan potensinya menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.

“Dengan adanya produk lokal, maka kita harus bangga dengan turut berpartisipasi untuk mendukung perkembangannya. Minimal kita ikut menggunakan dan memakai produk khas kita ini,” ucapnya.

Harapannya, setelah Gresik berhasil dengan pengembangan industri kreatif, maka langkah selanjutnya adalah pelebaran pasar di kancah nasional dan internasional. Sebagai contoh tenun Wedani khas Gresik yang telah tembus ke pasar Internasional.

“Harapannya, tidak hanya tenun ini saja, akan tetapi batik ini nanti bisa digarap dengan baik sehingga bisa dipakai sebagai ciri khasnya Gresik juga,” katanya. Pada kesempatan itu, Wabup Aminatun Habibah menyerahkan penghargaan kepada pelaku usaha responsif menuju pasar global. Mereka adalah Awali Fashion yang mengirimkan contoh barang ke Malaysia, Angsa Emas dengan produk Songkoknya ke Brunei Darussalam, dan Kinan Craft dengan produk rajut yang telah berhasil bertransaksi dalam pameran di Osaka, Jepang.

Selama 3 hari itu, ada sejumlah agenda yang akan digelar. Antara lain, bazar makanan jadul, talkshow, lomba melukis damar kurung, lomba fashion show, dan puncaknya pada 27 Agustus akan diluncurkan 10 batik khas Gresik.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Batik tersebut merupakan buah manis dari kerjasama Dekranasda Gresik dengan PT. Smelting.

Dan, 10 batik itu juga telah diajukan hak ciptanya ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Hingga saat ini telah terbit 7 hak cipta dengan 3 lainnya menyusul. Nantinya, batik-batik ini akan diberdayakan oleh Dekranasda dan PT. Smelting melalui para pengrajin batik di Gresik untuk produksi massal. (yad)

Dekranasda Fest 2023, Produk UMKM Lokal Gresik Siap Go Internasional  Selengkapnya

Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menaikkan status dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik 2022. Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik belum menyebutkan identitas tersangka. Tapi, potensi kerugian negara mencapai Rp 1,002 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, hibah barang untuk UMKM Gresik 2022 sebesar Rp 19,6 miliar. Realisasi anggaran Rp 17 9 miliar. Duit puluhan miliar itu berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 untuk hibah barang kepada 774 UMKM se-Kabupaten Gresik. 

“Selama 3 bulan penyelidikan telah mengambil sampel 144 UMKM. Potensi pelanggaran penyalahgunaan anggaran sebesar Rp 1.002.648.529,” ujar Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki di kantor Kejari Gresik  pada Senin, 12 Juni 2023. 

Potensi kerugian negara itu memungkinkan bertambah. Sebab, penyidik Pidsus Kejari Gresik baru mengambil sampel 144 dari 774 UMKM yang tersebar di 16 dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Baru 20 persen penerima barang hibah tersebut. UMKM di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean menerima bantuan hibah tersebut.

Hibah barang kepada ratusan UMKM itu berasal dari pokok pikiran (pokir) DPRD Gresik. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik membelanjakan barang hibah itu melalui e-katalog lokal. “Ada 12 jasa penyedia yang belum diperiksa,” terang Kajari Nana Riana. 

Saat ini, Kajari Gresik melanjutkan, penyidik masih fokus memeriksa pejabat dilingkup Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik serta penerima hibah UMKM.

“Kejaksaan akan memaksimalkan pemeriksaan penyidikan perkara ini dan segera mungkin mendapatkan jumlah kerugian negara dan menentukan tersangka,” katanya.

Seperti diberitakan, Kejari Gresik telah  melakukan dugaan penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 17 miliar yang dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik. Setelah dilakukan pemeriksaan hampir 3 bulan, akhirnya Kejari Gresik menaikkan status perkara ini menjadi penyidikan. (yad)

Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar  Selengkapnya

Kejar Realisasi Hibah untuk UMKM Senilai Rp 17 Miliar, Berujung Pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan hibah barang untuk UMKM di Gresik. Sebanyak tiga dari empat orang dimintai keterangan di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik pada Rabu, 1 Februari 2023.

Tiga orang yang dimintai keterangan itu adalah Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Sekretaris Dinas (Sekdin) Diskoperindag Subhan, dan Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro pada Diskoperindag Gresik Fransiska Dyah Ayu Puspitasari.

Satu lagi, Ketua Komisi II DPRD Gresik tidak hadir karena sedang melakukan tugas kedewanan. Sekitar pukul 09.00 WIB ketiga pejabat Diskoperindag Gresik itu tiba di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Mereka naik satu mobil dinas. Mereka langsung menuju ruang Pidsus Kejari Gresik. Sekitar pukul 12.00 WIB, ketiga pejabat itu keluar dari ruang Pidsus tersebut. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan, tim Kejari Gresik tengah mengorek mekanisme dan pelaksanaan penyaluran hibah pokok pikiran (pokir) dewan sebesar Rp 17 miliar dari pagu yang disediakan sebesar Rp 19 miliar.

“Masih tahap puldata (pengumpulan data dan keterangan). Pemeriksaan hari ini untuk meminta klarifikasi,” kata Hamdan Saragih. Ia melanjutkan, pihaknya mengirimkan surat kepada empat orang. “Yang kami surati ada empat, Tiga hadir yakni kepala dinas, sekretaris dinas dan kepala bidang,” tegasnya.

Dijelaskan, pihaknya segera menaikkan kasus ini ke tahapan penyelidikan seminggu sampai dua minggu kedepan. “Kami tunggu keterangan yang hadir dan masih tahapan Puldata. Ini masih pemanggilan perdana. Nantinya juga akan ada pemanggilan ke penyedia barang,” jelasnya. Ditambahkan, dalam kasus ini diduga ada penyelewengan mekanisme dana hibah melalui e-Katalog 2022 yang nilai pagunya Rp 19 miliar. Namun terserap Rp 17 miliar. 

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah membenarkan telah dimintai keterangan oleh penyidik Pidsus. Namun sifatnya hanya klarifikasi tentang mikanisme penyaluran hibah pokir (pokok pikiran) melalui e-katalog untuk UMKM melalui Perubahan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 19 miliar.

“Hanya diminta klarifikasi saja,” katanya kepada wartawan saat keluar dari ruang Pidsus Kejari Gresik. Ia melanjutkan pihaknya belanja barang menyesuaikan yang ada di e-katalog. Terkait dengan harga dalam usulan tidak ada pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11 persen dan pajak penghasilan (PPh) sebesar 1 persen. “Belum lagi ongkos kirim,” terangnya.

Pihaknya mengakui memang pelaksanaan hibah UMKM 2022 banyak kendala. Sebab, waktu yang tersedia sangat mepet karena anggaran baru di perubahan APBD. Kemudian kelompok UMKM sebanyak 782. “Ini menjadi evaluasi kami. Tahun 2023 ini akan kami perbaiki lagi,” tegasnya. (yad)

Kejar Realisasi Hibah untuk UMKM Senilai Rp 17 Miliar, Berujung Pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Gresik  Selengkapnya

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56

GRESIK,1minute.id – Kementerian Keuangan menyebut sebanyak 21 produk UMKM Gresik naik kelas. Go internasional. Kinerja positif Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi Bea Cukai dalam wadah klinik ekspor itu diganjar sebuah penghargaan oleh Kementerian Keuangan. Penghargaan itu diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dari Kepala Perwakilan Kementrian Keuangan Jawa Timur P.M John L. Hutagaol di Surabaya pada Rabu, 28 September 2022.

Dalam paparannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan, Diskoperindag Gresik mencatat pertumbuhan ekspor yang signifikan setelah adanya pendampingan dari klinik ekspor. Pada  2021, nilai ekspor Gresik “hanya” USD 6.920,51. Periode yang sama tahun ini nilainya meningkat menjadi USD 34.154,56 atau sekitar Rp 519.149.312 ( kurs 1 USD sama dengan Rp 15.181,55 per 29 September 2022).

Lebih lanjut, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menambahkan, dalam pendampingan UMKM dengan Klinik Ekspor harus melalui beberapa prosedur. Namun demikian, bukan berarti hanya UMKM tertentu saja yang bisa dikembangkan. Namun semua UMKM kriteria yang cocok dan potensi yang valid maka tentu saja bisa dilakukan.

“Kami mengedukasi ke masyarakat ini harus cerdas memilih suatu usaha, peran Diskoperindag kita ini yang turun ke bawah. Bagaimana menciptakan sesuatu yang benar-benar dibutuhkan, potensinya ada peluangnya ada, baru kita dorong,”ungkap mantan Ketua k

“Kita turun ke pintu rumah pelaku UMKM, kita lihat barangnya, ambil sampling, lalu kita bantu perijinannya, Nomer Induk Berusaha (NIB) sampai dengan pasarnya sehingga alhamdulillah bisa berjalan,”imbuh Ketua 

Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. Dari produk yang dikembangkan tersebut, hampir semuanya adalah produk dari desa. Mulai dari sektor perikanan sampai perkebunan. Ini menarik perhatian Presiden Indonesia Joko Widodo untuk membuat food estate saat berkunjung di Gresik beberapa waktu yang lalu.

Paparan tersebut disampaikan di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia, Wakil Menteri Keuangan Oza Olivia, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto, dan seluruh kepala daerah se-Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyebutkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program percepatan ekonomi nasional. Menurutnya, lewat UMKM akan dapat menjadi gravitasi baru dalam peningkatan perekonomian masyarakat luas. Gubernur Khofifah juga mengungkapkan tantangan kedepan para pengusaha adalah digital marketing. Dimana menurutnya 99% UMKM dan sejenisnya akan bertransformasi menjadi via online.

“Nah, kalau 2030 UMKM dunia 99% akan bersifat online, maka literasi digital adalah sebuah kebutuhan. Tadi Gus Yani itu sudah sangat maju dengan proses yang dilakukan,”kata Khofifah.

Gubernur Khofifah juga mengatakan, dengan 227 juta penduduk Indonesia maka itu akan menjadi pasar yang luar biasa besar bagi masyarakat lokal. Tinggal sinergi dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memanfaatkan hal tersebut pada UMKM.

Di tempat yang sama, Uli Darojah, pemilik UMKM Gresik Birdnestjoy mengatakan, usaha sarang burung walet yang digelutinya saat ini merupakan sebuah peluang saat pandemi Covid-19. Dalam perjalanannya, ia juga mengaku mendapatkan dukungan dari pemerintah Kabupaten Gresik. Di antaranya pengurusan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), merek dagang, sertifikasi halal, sampai dengan NIB Ekspor.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Gus Yani melalui Dinas koperasi usaha mikro dan Bea Cukai Gresik. Kami banyak mensupport mulai dari kelengkapan izin legalitas, NIB, dan mencari market pasar,”ucapnya.

Ditambahkan, melalui klinik ekspor dirinya dapat mengikuti Bisnis Matching dengan beberapa negara dan kota di dunia, antara lain Hongkong, China, Singapura, dan Jepang. “Alhamdulillah bulan Oktober 2021 kemarin kami berhasil ekspor ke Hongkong dengan nilai total transaksi Rp 800 juta,”pungkasnya.(yad)

Kementerian Keuangan Catat Ekspor 21 UMKM Gresik Tembus USD 34.154,56 Selengkapnya

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program SIG Mandiri menggelar workshop Penguatan Kapabilitas Literasi Digital dan Kemasan Produk UMKM binaan di Hotel AstonInn.

Workshop dan pelatihan yang diikuti 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Gresik, Lamongan dan Bojonegoro itu gelar dua hari mulai Kamis, 14 Juli 2022. Pelatihan 40 UMKM ini, SIG bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik  (UMG).

Materi pelatihan diantaranya penggunaan platform media sosial Instagram sebagai bentuk penerapan literasi digital bagi UMKM, packaging produk, pengelolaan informasi produk, pembelajaran dan praktik foto produk menggunakan smartphone, hingga penerapan aplikasi editing visual untuk menunjang pemasaran di media digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, era digital saat ini dengan kemajuan  teknologi dan internet, setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan mudah. Selayaknya pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produknya.

“Kalau produk dan kemasannya sudah bagus, maka harus ditunjang dengan digital marketing juga. Misalnya foto yang bagus untuk promosi itu seperti apa, lalu perlu disisipkan karakter tulisan yang menarik agar lebih memikat, semua kita ajarkan di sini,”kata Edy Saraya.

Menurutnya, pelaku UMKM yang mampu menerapkan digital marketing dengan tepat bisa mencapai potensi pertumbuhan pendapatan lebih besar. Inilah pentingnya mempelajari digital marketing, karena bisnis yang tidak menerapakan hal tersebut akan tertinggal dari kompetitornya. 

“Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum besar penggunaan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga produk yang dipasarkan tidak hanya dikenal di kawasan lokal saja, namun bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG dalam upaya meningkatkan kompetensi UMKM, khususnya di Kabupaten Gresik. Harapannya, UMKM  mampu naik kelas. 

“Semoga dengan adanya kerja sama antara SIG dan UMG melalui pelatihan digital ini, UMKM yang menerapkan metode tradisional menjadi modern, lalu menjadi nasional, dari nasional nantinya diharapkan mampu go global,”jelas Malahatul Fardah.

M. Anhar Khusnani, salah pelaku UMKM bidang handicraft senang. Sebab, pemilik usaha songkok berlabel Songkok Lukis Sekaone. “Dengan adanya pelatihan ini, kami sebagai pelaku UMKM dapat mendalami pembelajaran mengenai media digital khususnya untuk kebutuhan promosi produk agar lebih menarik, sehingga mampu menaikkan penjualan dan omzet tentunya,” ungkap Anhar Khusnani. (yad)

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Selengkapnya

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong

GRESIK,1minute.id – Daftar produk UMKM Gresik masuk pasar mancanegara negara bertambah. Kali ini, adalah produk sarang burung walet asal Kecamatan Ujungpangkah, Gresik di ekspor ke Hongkong pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Ekspor perdana ini, sebanyak 1.200 botol minuman olahan sarang burung walet dan 30 kilogram liur walet dengan nilai sebesar Rp 900 juta. Sarang burung walet olahan itu milik Uly Darojah. Ekspor sarang burung walet olahan menambah panjang produk UMKM asal Gresik yang menembus pasar Internasional.

Sebelumnya, Kacang hijau dari Desa Metatu,  Benjeng ; Mangga, Kecamatan Sidayu ; Rotan asal Menganti. Kemudian, Gula Merah, Jahe hingga ikan kerapu, ketiga produk UMKM asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 
Ekspor minuman olahan dan liur burung walet diberangkatkan oleh Ketua  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Gresik Nurul Haromaini Ali , Perwakilan Bea Cukai Gresik dan Kadiskoperindag Gresik Agus Budiono dari Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. 

“Keberhasilan produk sarang burung walet dari UMKM Ujungpangkah ini memberikan harapan untuk pemulihan ekonomi Gresik dan khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah Kabupaten Gresik,”kata Agus Budiono. Ia  kembali mengingatkan kepada pelaku UMKM mengenai arahan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk tidak takut berorientasi ekspor dan cukup berfokus pada kualitas produknya. 

“Bupati pernah menyampaikan kepada teman-teman UMKM jangan pusing mengurusi administrasi ekspor dan lain sebagainya, masalah itu biar diurus oleh Bea Cukai dan Diskoperindag, UMKM cukup fokus menjaga kualitasnya,”imbuhnya. 

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai Gresik Eko Rudi Hartono mengatakan Birdnestjoy, salah satu produk hasil UMKM Gresik yang aktif berasistensi dengan Diskoperindag dan Bea Cukai Gresik. “Kami dari Bea Cukai, Diskoperindag dan Asosiasi UMKM Genk (Gading Emas Naik Kelas) terus melakukan asistensi dan pendampingan, dari proses pengurusan legalitas, mempertemukan dengan buyer,”ujar Eko Rudi Hartono. “Bahkan kita juga bergerak untuk pengurusan di BPOM, semuanya sebagai support kami kepada teman-teman UMKM,”imbuhnya. 

Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Alimemberikan apresiasi keberhasilan produk UMKM Gresik ekspor dengan nilai yang cukup tinggi. “Ini patut diapresiasi, karena hasil produksi teman-teman UMKM ini membawa nama Kabupaten Gresik di dunia internasional,” ujar Ning Nurul. 

Istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini  berpesan, teman-teman UMKM untuk terus fokus pada kualitas produknya. “Karena kalau kualitas produknya bagus, tentunya harapannya adalah agar ekspor ini tidak hanya terjadi satu kali, tetapi terus berkesinambungan,” pesan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali. Ia menegaskan Bupati Fandi Akhmad Yani sangat pro UMKM Go-Global dan Go Export.(yad)

Dekranasda dan Bea Cukai Antarkan Minuman Olahan Sarang Burung Walet ke Pasar Hongkong Selengkapnya