Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik meraih predikat Sekolah Siaga Kependudukan (SKK) Paripurna. Sekolah yang berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menjadi pioner untuk satuan pendidikan jenjang SMP di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik yang mendapatkan predikat tertinggi yang disematkan oleh Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), dulu bernama, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) itu.

Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) adalah satuan pendidikan yang mengintegrasikan pendidikan kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga ke dalam mata pelajaran atau kurikulum, ekstrakurikuler serta budaya sekolah. Program ini bertujuan membentuk generasi muda yang sadar isu kependudukan, berperilaku sehat dan berencana sejak dini.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menceritakan, pihaknya bersama tim SKK sekolah melakukan studi tiru di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik. Selanjutnya, melakukan workshop penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Terintegrasi SSK. 

“Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KBPPPA) Gresik, kami ikut asesmen monitoring dan evaluasi SSK. Alhamdulillah berkat kerja keras TIM sekolah kita meraih predikat paripurna,” ujar Salim melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 3 Februari 2026.

Implementasi yang telah dilakukan oleh Spenda Gresik adalah mengintegrasikan isu kependudukan ke dalam materi pembelajaran. Di Spenda Gresik, kegiatan yang dilakukan, antara lain, pelatihan, seminar dan workshop tentang isu kependudukan bagi Guru, TU dan murid ; Kegiatan ekstrakurikuler, Duta Genre, Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yakni sudut baca yang terkait dengan isu kependudukan dan proyek komunitas yang berfokus pada sekolah Aman Nyaman dan Menyenangkan.

“Dengan demikian, SSK dapat membantu murid menjadi warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap isu kependudukan,” ujar Salim. Data yang didapat wartawan  1minute.id ,  ada tiga satuan pendidikan di Kabupaten Gresik yang masuk kategori SKK Paripurna. Tiga sekolah itu, adalah SMA Negeri 1 Kedamean; MAN 1 Gresik dan UPT SMP Negeri 2 Gresik. “Insya Allah di Hari Kependudukan piagam akan diterimakan,” kata Salim. Hari Kependudukan Nasional biasanya diperingati bersamaan dengan Hari Populasi Sedunia yang diperingati setiap 11 Juli. (yad)

Pertama di Gresik, UPT SMP Negeri 2 Gresik Raih SKK Paripurna Nasional  Selengkapnya

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan evaluasi penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA). Pada Senin, 17 November 2025,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin rapat koordinasi dan evaluasi BOSDA jenjang SMP Negeri dan Swasta di Aula UPT SMP Negeri 22 Gresik.

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaporan serta memperbaiki skema penyaluran BOSDA agar lebih tepat sasaran. Dalam arahannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan, perlunya pembaruan skema pembagian BOSDA yang selama ini diberikan secara merata kepada seluruh sekolah.

“Skema BOSDA yang merata selama ini perlu kita evaluasi kembali, karena setiap sekolah memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang membutuhkan dukungan lebih besar, ada yang kebutuhannya sudah mencukupi. Kami ingin penyaluran dana ini benar-benar tepat sasaran,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani dihadapan seluruh perwakilan SMP Negeri dan swasta se-Kabupaten Gresik, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Negeri dan Swasta, para komite sekolah, serta bendahara BOS dari seluruh SMP se-Kabupaten Gresik itu.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola BOSDA secara lebih efektif dan berkeadilan. Selain itu juga menyampaikan kondisi fiskal Kabupaten Gresik yang akan terpengaruh akibat pemangkasan dana dari pemerintah pusat.

“Pada tahun 2026, dana pusat untuk Kabupaten Gresik dipangkas setengah triliun. Namun kami pastikan, belanja yang bersifat langsung untuk masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami pengurangan,” tegasnya. 

Gus Yani juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan di tengah besarnya alokasi dana BOSDA yang dikelola daerah. “Harapan kami mutu kualitas pendidikan yang terus berkembang. Mengingat anggaran BOSDA yang begitu tinggi,” ungkapnya.

Rincian anggaran BOSDA disampaikan oleh Kabid Pengelolaan Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik M.Syifaul Qulub, sebagai berikut:

– SMP Swasta & MTs: Rp 20.661.400.000 (242 lembaga)

– SMP Negeri: Rp 14.597.490.000 (35 sekolah)

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, menuturkan bahwa masukan dari sekolah dan komite akan menjadi dasar peninjauan ulang skema penyaluran agar tidak lagi bersifat merata, tetapi berbasis kebutuhan riil satuan pendidikan. (yad)

Pemkab Gresik Ubah Skema Penyaluran BOSDA, Tak lagi Merata agar Tepat Sasaran  Selengkapnya

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Matematika Siswa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken MoU Sprix Inc., Jepang

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sprix Inc., perusahaan pendidikan asal Tokyo, Jepang pada Selasa, 11 November 2025.

Nota kesepahaman itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Manager Global Division Sprix Inc., Wataru Ueno di sela Pembukaan Gress of Champions Piala Bupati dan peluncuran gerakan Numerasi Nasional yang digelar Dinas Pendidikan berkolaborasi dengan Gressmall Gresik.

Gress of Champions Piala Bupati dan peluncuran gerakan Numerasi Nasional ini diikuti ratusan pelajar, mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga SMP sederajat ini dihadiri Director of Sprix Indonesia Koji Ueda, General Manager Gressmall Gresik Erich Pramono Bangun, Sekretaris Dinas Pendidikan Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A. Syifaul Qulub serta Kepala Sekolah dan Guru. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan matematika, khususnya dalam mengasah kemampuan numerasi guru dan siswa di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.

“Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model baru dalam pembelajaran matematika, dalam rangka meningkatkan kualitas dan mencetak generasi-generasi berprestasi di Kabupaten Gresik,” tutur Gus Yani, sapaan akrab,  Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, dengan adanya program ini, kemampuan numerasi akan meningkat secara signifikan, seiring dengan semakin banyaknya siswa yang dapat mengakses pembelajaran matematika dengan cara yang lebih efektif. “Pemkab Gresik terus mendorong dalam meningkatkan numerasi kita, ini bukan sekadar lomba tapi sebuah momentum. Ke depan kita asesmen kembali, kita terus dorong SDM kita agar muncul anak-anak hebat dari Gresik,” harapnya.

Fandi Akhmad Yani mengajak untuk memanfaatkan kolaborasi tersebut untuk mempersiapkan generasi yang memiliki kemampuan numerasi yang baik, serta saling berbagi pengalaman dalam menerapkan teknologi pendidikan. “Mudah-mudahan kolaborasi ini membantu dalam mengembangkan kemampuan akademik anak-anak di Kabupaten Gresik, terutama pada jenjang pendidikan SD dan SMP,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto menambahkan, kegiatan ini merupakan inspirasi Bupati Gresik untuk mencetak pelajar-pelajar yang berprestasi. Untuk memajukan dunia pendidikan, Bupati Gresik konsisten menjadikan pengembangan SDM sebagai fokus utama, salah satunya kolaborasi dengan Sprix Inc., Jepang tentang matematika. “Kegiatan Gress of Champions ini diikuti pelajar SD dan SMP. Melalui gerakan Numerasi Nasional diharapkan ada kenaikan nilai numerasi yang signifikan di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Matematika Siswa, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken MoU Sprix Inc., Jepang Selengkapnya

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik bisa menikmati menu makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 29 September 2025. MGB kali pertama sejak program nasional itu digulirkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif hadir langsung pelaksanaan perdana program MBG. Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto serta Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Dinas Pendidikan Gresik A. Syifaul Qulub. 

Kedatangan mereka disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensagres) Beri Avita Prasetiya serta seluruh siswa mulai kelas VIII sampai IX yang berjumlah 969 anak. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, bahwa program MBG merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak. “Pemerintah daerah mendukung penuh program ini. Kami berharap, dengan adanya makanan bergizi setiap hari di sekolah, siswa dapat belajar lebih fokus, semangat, dan tentunya lebih sehat,” ujar dokter Alif. 

Untuk mendukung kelancaran distribusi MBG, Pemkab Gresik telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang bertugas mengawasi pelaksanaan di sekolah-sekolah penerima manfaat. “Sepuluh hari lalu kami sudah membentuk tim Satgas. Kami minta sekolah dan dapur MBG menjalin komunikasi yang baik, agar makanan bisa langsung di konsumsi siswa saat tiba di sekolah. Tidak boleh ada penundaan,” tegasnya.

Zahra, siswa kelas IX mengaku senang dengan adanya program ini. “Senang bisa dapat makan gratis. Jadi bisa menghemat uang jajan,” ungkapnya singkat. Dengan dimulainya program MBG di SMP Negeri 1 Gresik, diharapkan sekolah-sekolah lain di wilayah Kabupaten Gresik segera menyusul. Pemerintah daerah menargetkan agar manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh pelajar di Indonesia.  (yad)

Perdana, 969 Siswa UPT SMP Negeri 1 Gresik Menikmati Program MBG  Selengkapnya

Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik (Spendagres) bakal menggelar Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (Pilkaos) pekan mendatang. Sebelum, pesta demokrasi pemilihan Ketua OSIS periode 2025-2026 dilaksanakan, sekolah menggelar sosialisasi dengan menghadirkan Ahmad Basyiron, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik pada Jumat, 19 September 2025.

Basyiroh mengapresiasi rencana Pilkaos UPT SMP Negeri 2 Gresik itu. Ia mengatakan, belajar berdedikasi untuk  murid SMP adalah salah satu aspek penting dalam pendidikan karena dapat membantu murid SMP mengembangkan kemampuan berpikir kritis, toleransi, dan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Apa yang dilakukan oleh sekolah untuk Pemilihan Ketua OSIS bagian belajar berdemokrasi. Ini sangat baik,” ujar Basyiroh yang juga alumni  Spendagres 1996 ini. Basyiroh didampingi oleh Budi Harsoyo, yang juga alumni 1995.

Ia pun memberikan beberapa himbauan untuk murid SMPN 2 dalam belajar berdemokrasi, pertama adalah mengenal Hak dan Kewajiban dimana belajar tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, mengerti pentingnya menghormati hak orang lain dan menjalankan kewajiban dengan baik.

Kedua, Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis dimana belajar menganalisis informasi dan membuat keputusan yang tepat dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi isu-isu sosial dan politik. Dan ketiga adalah Membangun Toleransi dan Empati yakni belajar menghargai perbedaan pendapat dan latar belakang dan mengembangkan kemampuan untuk bekerja sama dan berinteraksi dengan orang lain.

Berikutnya, Mengikuti Proses Demokrasi yaitu Belajar tentang proses demokrasi dan partisipasi dalam masyarakat dan Mengikuti pemilihan dan diskusi tentang isu-isu sosial dan politik. Dan terakhir adalah Mengembangkan Kemampuan Berbicara dan Berpendapat. Sini siswa bisa belajar menyampaikan pendapat dan gagasan dengan baik dan mengembangkan kemampuan berbicara di depan umum dan berdiskusi dengan orang lain.

Apa manfaat Belajar Berdemokrasi, Bashiron menjlentrehkan, antara lain Meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara; Mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan toleransi dan Membangun kemampuan untuk berpartisipasi dalam masyarakat dan proses demokrasi.

Sementara itu, tahapan penjaringan bakal calon ketua OSIS dalam Pilkoas SMP Negeri 2 Gresik memunculkan enam kandidat. Enam kandidat itu, yakni Muhammad Asyraf Bil Haqqi ; Nabilah Nurul Khusna ; Fairuz Abdul Ghoni ; Queensa Aliyah Rachmadhani ; Muhammad Hilal Sya’ban Novita Ruzki Ramadhani.

Munculnya kandidat perempuan dalam pesta demokrasi di sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik menjadikan persaingan semakin ketat. Bahkan, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik itu memantau pelaksanaan coblosan alias pencontrengan ini. 

Menurut Ning Choiriyah, pembina OSIS SMP Negeri 2 Gresik, pemilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik periode 2025-2026 akan dilakukan pada Rabu, 24 September 2025. “Pemilihan dengan sistem elektronik contreng,” kata Ning Choiriyah. Sebelum H-pemilihan, kandidat melakukan kampanye pada Senin, 22 September 2025. “Hari Selasa masa tenang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi proses pilkaos. “Mengapresiasi kreatifitas kesiswaan dalam pilkaos tahun ini yang mempunyai ide bagus ini semoga membawa hasil baik untuk pendidikan berdemokrasi murid Spenda,” kata Salim. (yad)

Jelang Pilihan Ketua OSIS SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Hadirkan Anggota KPU Gresik Sosialisasi Belajar Berdemokrasi Selengkapnya

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning 

GRESIK,1minute.id – Tahun Ajaran baru akan dimulai pekan depan, tepatnya mulai 14 Juli 2025 nanti. Namun, tenaga pendidik (tendik) di UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik sudah sibuk mempersiapkan diri untuk menyambut siswa baru dan siswa kelas VIII & IX. 

Seperti apa kesibukan 30 guru di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Kepala UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik Mohammad Salim mengatakan, selain pelayanan sistem penerimaan murid baru (SPMB), selama libur sekolah guru-guru justru banyak kegiatan di antaranya, pelatihan dan ujian Google Workpace level 2, persiapan visitasi penilaian SRA, dan worshop Deep Learning.

Pada Selasa, 8 Juli 2025 seluruh guru menjalani workshop Pembelajaran Mendalam alias Deep Learning. Pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kompetensi guru ini bekerja sama dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (FTK UINSA) Surabaya. “Ada lima dosen FTK yang menggembleng para guru selasa dua hari (Selasa dan Rabu,Red),” ujar Mohammad Salim pada Selasa, 8 Juli 2025.

Sebanyak delapan materi dalam pelatihan  pembelajaran mendalam bagi guru, yakni, Pengantar Pembelajaran Mendalam ; Desain Pembelajaran ; Strategi Pembelajaran Mendalam based learning, problem-based learning, dan inquiry-based learning dan Penggunaan Teknologi dalam Pembelajaran Mendalam Bagaimana menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran mendalam, seperti menggunakan aplikasi, perangkat lunak, dan sumber daya online.

Kemudian, Pengembangan Keterampilan Berpikir Kritis ; Pengembangan Keterampilan Kolaborasi; Pengembangan Keterampilan mengajar ; serta Penilaian dan Evaluasi dalam Pembelajaran Mendalam. Pelatihan dilaksanakan lima sesi mulai pukul 09.00 WIB sampai 15.30 WIB.

“Saya selaku kepala sekolah berterima kasih atas kerjasama UINSA Surabaya yang mengerahkan 5 Dosen, tim terbaiknya untuk berbagi pengalaman praktik baik dalam implementasi kurikulum merdeka di Spenda semoga MoU pendampingan ini terus berkembang menjadi barometer bagi peningkatan kompetensi guru kami,” kata Salim. 

Setiap sesi pemateri berbeda. Lima pemateri itu, adalah Dr Siti Asmaiyah ; Dr Irma Soraya, Ana Nurul Laila , Rakhmawati dan Hilda Izzati Madjid. Seluruh guru sangat antusias mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam ini. “Saya sangat senang sekali. Materi pelatihan sangat bagus dan tepat sasaran untuk mengangkat spirit peningkatan kualitas pembelajaran berbasis digital yang interaktif,” kata Hanik, Guru IPA di Spenda Gresik. (yad)

UINSA Surabaya Gembleng Peningkatan Kompetensi Guru di UPT SMP Negeri 2 Gresik, Deep Learning  Selengkapnya

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung rencana pemanfaatan gedung UPT Dinas Pendidikan atau Dispendik Kecamatan Manyar sebagai tempat penitipan anak atau TPA pada Selasa, 9 April 2025.

Gedung ini disiapkan sebagai layanan alternatif penitipan anak yang aman, nyaman, dan gratis, khususnya bagi kelompok rentan seperti pekerja pabrik, pekerja informal, dan keluarga miskin. Atau masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Langkah ini merupakan bagian dari Program Kerja 100 Hari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, sekaligus menjadi tonggak awal penyediaan layanan pengasuhan anak yang terjangkau, inklusif, dan berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Selain layanan pengasuhan dasar, TPA ini juga akan dilengkapi aktivitas edukatif non-formal untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

“Sesuai amanat Program 100 Hari, TPA ini dirancang untuk gratis, dengan prioritas bagi keluarga kurang mampu, terutama dari kalangan buruh pabrik dan pekerja informal,” ujar Wabup Alif didampingi Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto dan Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam beberapa kesempatan telah menegaskan pentingnya ketersediaan layanan publik yang inklusif bagi perempuan dan anak. “Kami ingin setiap anak di Gresik mendapat pengasuhan dan pendidikan awal yang layak, tanpa terkendala latar belakang ekonomi orang tua. Ini bagian dari komitmen Nawakarsa untuk mewujudkan Gresik yang lebih adil dan berdaya,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, juga menyampaikan dukungan penuh atas rencana operasionalisasi TPA ini. “Kami mendukung sepenuhnya program Bupati dan Wakil Bupati untuk menghadirkan TPA yang ramah dan sayang anak, terutama bagi anak-anak dari perempuan pekerja rentan dan single parent. Saat ini kami tengah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis Selengkapnya

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik merealisasikan janjinya menyediakan mobil antarjemput anak berkebutuhan khusus atau ABK. Pada Senin, 18 Maret 2025, program antar-jemput inklusi guna mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus resmi diluncurkan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang melaunching program itu di UPT Layanan Pendidikan ABK. Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, perwakilan Dewan Pendidikan Gresik serta manajemen Bank Jatim. 

Wabup Asluchul Alif dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pendidikan inklusi, termasuk kepala sekolah, guru pendamping, dan orang tua siswa. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dalam mendukung pendidikan inklusi.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam Pilbup Gresik pada November 2024 lalu. Mereka dilantik di Istana Negara di Jakarta oleh Presiden R.I Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. 

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan inklusi yang lebih baik, mulai dari penyediaan tenaga pendidik dan pendamping khusus hingga layanan antar-jemput sekolah gratis bagi siswa berkebutuhan khusus,” ujar dokter Alif-sapaan akrab- Asluchul Alif.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada Guru Pembimbing Khusus atau GPK agar tetap sabar dan penuh dedikasi dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat kembali ke sekolah masing-masing dengan lebih siap.

“Saya titipkan anak-anak berkebutuhan khusus ini kepada Ibu dan bapak guru semua. Dengan program ini, mereka diharapkan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan merata, sesuai dengan visi Pemkab Gresik dalam menciptakan pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Ditempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, menegaskan bahwa Pemkab Gresik memiliki komitmen kuat dalam memberikan layanan pendidikan prima bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami telah meluncurkan program ‘Kemilau Hatiku Padamu’ sebagai bagian dari program seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Program ini bertujuan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berkebutuhan khusus melalui pelatihan dan pendampingan intensif,” jelas Hariyanto.

Saat ini, ia menyebutkan, terdapat 129 Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang telah mengikuti pelatihan intensif dari Dinas Pendidikan Gresik. Program ini juga telah mencatatkan 454 anak berkebutuhan khusus yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Pada tahap pertama, sebanyak 100 anak akan dijemput setiap dua minggu sekali menggunakan mobil bantuan dari CSR Bank Jatim. “Kami berharap dalam waktu tiga bulan ke depan, anak-anak ini dapat kembali ke sekolah asal mereka setelah mendapatkan dukungan yang optimal,” pungkas Hariyanto. (yad)

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK Selengkapnya

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel pagi perdana awal tahun pada Senin, 6 Januari 2025. Apel pagi kali pertama pascalibur natal dan tahun baru diikuti seluruh aparatur negeri sipil atau ASN dan non ASN di pemerintahan kabupaten atau Pemkab Gresik

Peserta mulai staf, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah atau OPD dan sekretaris daerah. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada ASN dan non ASN untuk meningkatkan kinerja secara maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Ia juga mendorong semangat baru dalam pelayanan publik yang lebih kreatif, produktif, dan optimis. “Setiap program yang dilaksanakan perlu dievaluasi secara berkala. Untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. 

Gus Yani juga mengingatkan kepada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik segera melakukan pendataan secara tepat untuk mensukseskan program Presiden ke-8 Prabowo Subianto terkait makan bergizi gratis bagi anak anak sekolah. 

“Sasaran kita tentunya anak-anak sekolah, Pemkab Gresik siap menjadi pilot project untuk mendukung program tersebut. Mudah mudahan program ini bisa menjangkau seluruh anak sekolah yang ada di Kabupaten Gresik,” harapnya. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Yani juga menekankan pentingnya kepekaan dan responsivitas terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Sebagai aparatur, kita harus tanggap terhadap setiap permasalahan, khususnya yang dialami oleh masyarakat. 

Apel pagi ini mari kita jadikan momentum awal bagi ASN di Pemkab Gresik, untuk meneguhkan kembali semangat kerja dan komitmen dalam pelayanan publik. Mudah-mudahan seluruh program dan kegiatan di tahun 2025 dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto mengatakan, pihak sudah melakukan pemetaan untuk program makan bergizi gratis. “Kita akan terus mematangkan,” kata S.Hariyanto dalam konferensi pera refleksi akhir tahun di ruang Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024 lalu. (yad)

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis Selengkapnya

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai

GRESIK,1minute.id– Kick off SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik menjadi kandidat sekolah rujukan google atau KSRG telah dimulai. Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto yang secara resmi membuka secara virtual google meeting pada Kamis, 2 Januari 2025.

Spenda Gresik menjadi pioner dan satu-satu lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi KSRG. Sekitar pukul 13.30 WIB kick off KSRG dimulai virtual google meeting dimulai.

Pada kesempatan itu, S.Hariyanto memberikan apresiasi kepada sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Ia memberikan motivasi pentingnya lembaga pendidikan mengupdate keilmuan digital untuk peningkatan kualitas pembelajaran sesuai zaman era artiticial intelligence atau kecerdasan buatan alias AI.

“Bangga kepada SMP 2 yang menginisiasi KSRG,” kata S.Hariyanto.  Selain itu, S.Hariyanto juga mengucapkan terima kasih kepada Google Jakarta yang telah memilih Spenda sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google pertama di Kabupaten Gresik. 

Selain S.Hariyanto kick off virtual itu diikuti Kristianto, penanggungjawab Google Jakarta dan Yudi Ariyanto Latif dari Sinjai Sulawesi Selatan serta para tenaga pendidik di sekolah berlokasi di Jalan KH.Kholil, Gresik itu.

Para guru Spenda Gresik sangat antusias mengikuti acara tersebut. Karena mereka mendapatkan pengalaman dan ilmu baru dari pemateri Kristianto dan dilanjutkan penyampaian meteri oleh Google Coach Trainer Yudi Ariyanto Latif yang juga guru TIK SMP Negeri 3 Sinjai, Sulawesi Selatan. 

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, setelah elaksanaan kick off dilanjutkan pelatihan level zero selama 4 hari. Kemudian, dilanjutkan untuk training google education level 1 dan 2 oleh pihak Google. “Jika semua tahapan sudah dilalui maka pihak Google akan mengundang sekolah untuk mengambil plakat Sekolah Rujukan Google ke Jakarta,” terang Salim pada Jumqt, 3 Januari 2024.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

Kick Off Spenda, Sekolah Pertama di Gresik jadi Kandidat Sekolah Rujukan Google Resmi Dimulai Selengkapnya