Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah semester ganjil yang bertepatan libur akhir tahun berakhir. Hari ini, Kamis. 2 Januari 2024 seluruh siswa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai masuk sekolah.

Seluruh sekolah telah bersiap menyambut peserta didik. Mulai Sekolah Dasar hingga jenjang sekolah menengah atas atau SD hingga SMA sederajat. Di SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, diantaranya. Ada yang berbeda di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini.

Sebuah replika Piala Adiwiya Mandiri, penghargaan tertinggi di bidang lingkungan dari Kementerian Lingkungan Hidup terpajang di halaman sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu. Replika Piala Adiwiyata Mandiri setinggi 2 meter semakin mempercantik taman sekolah yang menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG itu. 

Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim mengatakan, hari pertama kegiatan belajar mengajar atau KBM semester genap 2025 diawali Khotmil Quran bagi seluruh guru dab siswa muslim.

Khotmil Quran ini dilakukan serentak se Jawa Timur dimulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. 

“Khatmil quran diikuti seluruh guru, pengawas, staf dan peserta didik untuk memperingati Hari Amal Bhakti ke-79 Kementerian Agama,” kata Salim pada Kamis, 2 Januari 2025. 

Sementara itu, Wakil Kepala bidang Kurikulum Spenda Gresik Rozak pada kesempatan apel pagi hari pertama KBM melakukan sosialisasi kegiatan terbaru dari Kementerian Pendidikan yakni 7 kebiasaan baru, antara lain, pertama bangun pagi, kedua, Ibadah, ketiga sarapan pagi dan keempat, senam pagi. Kebiasaan baru kelima adalah bermasyarakat, keenam tidur cepat dan terakhir, menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Juga kebiasaan yang baik lainnya berdoa awal pelajaran selain 3S (senyum, salam dan sapa),” kata Rozak dihadapan ratusan siswa kelas VII hingga IX di halaman sekolah.

Sehari sebelum masuk sekolah telah melakukan persiapan bersama para petugas kebersihan didampingi koordinator lingkungan melakukan penyemprotan anti nyamuk ( fogging dan penyemprotan anti Rayap di tiap ruang kelas dan sudut sekolah untuk antisipasi nyamuk DB serangan rayap.

“Selain itu, juga menguras dan mbersihkan toilet, melengkapi fasilitas ibadah dan kantin dan mempercantik taman depan serta pengecatan sekolah,” terang Mohammad Salim yang hobi menulis itu. (yad)

Hari Pertama KBM, UPT SMP Negeri 2 Gresik Gelar Khatmil Quran hingga Sosialisasi 7 Kebiasaan Baru Selengkapnya

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik

GRESIK,1minute.id – Bila sekolah dasar negeri di Gresik, Jawa Timur mulai kalah bersaing dengan sekolah madrasah atau sekolah swasta. Sebaliknya, Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMP Negeri di Gresik masih menjadi pilihan utama bagi wali murid maupun calon siswa.

Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik masih belum miliki rencana menambah sekolah di jenjang SMP Negeri ini. Jenjang SMP Negeri saat berjumlah 35 sekolah ; SMP swasta berjumlah 87 lembaga pendidikan.

Merujuk data Penerimaan Peserta Didik Baru 2024 Dispendik Gresik, calon siswa tidak bisa tertampung di SMP Negeri jumlah 2.961 orang. Rinciannya, jalur afirmasi kuota 1.123, pendaftar 1.736 siswa dan diterima 1.053 siswa ; jalur perpindahan orang tua kuota 373, pendaftar 167 , diterima 166 ; jalur zonasi kuota 4.420, pendaftar 5.573, diterima 4.062 ; dan jalur prestasi kuota 2.281, pendaftar 2.583, diterima 1.837 anak.

“Pada PPBD tahun depan, jalur zonasi kemungkinan tetap ada. Tapi, prosentase kami masih menunggu permendiknasmen,” ujar Kepala Bidang atau Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan mendampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto dalam Refleksi akhir tahun di Ruang Ainul Yaqin lantai 2 Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024.

Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka sempat mewacanakan penghapusan jalur zonasi pada PPDB. Saat ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atau Kemendikdasmen melakukan pengkajian. Banyak pihak yang menganggap jalur zonasi masih relevan untuk mendorong pemerataan kualitas dan fasilitas pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan, tidak ada lagi sekolah favorit di Gresik. Karena semua calon peserta didik mendapatkan kesempatan yang sama untuk masuk sekolah negeri. Di Kota Gresik, terdapat empat SMP Negeri yakni SMP Negeri 1 Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto ; SMP Negeri 2 Gresik berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik ; SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. “Saat ini, tidak ada istilah sekolah favorit,” kata S.Hariyanto. (yad)

Ribuan Calon Siswa Tidak Tertampung di SMP Negeri, Ini Kata Kadispendik Gresik Selengkapnya

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik menggelar refleksi kinerja akhir tahun 2024. Kadispendik Gresik S. Hariyanto yang memimpin paparan kinerja organisasi perangkat daerah atau OPD berkantor di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik di Ruang Ainul Yaqin pada Senin, 30 Desember 2024. 

S.Hariyanto mengklaim kinerja Dispendik Gresik sangat baik. Indikatornya adalah sejumlah penghargaan yang telah diraih sepanjang 2024. Penghargaan dari Kementerian Pendidikan, Ombudsman hingga Bupati Gresik.

Dari ombudsman, penghargaan Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik (Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik) dengan nilai 92,84. “Kualitas tertinggi di zona hijau,” kata S. Hariyanto didampingi Kabid Pengelolaan Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik Syifaul Qulub.

“Tahun depan, kami berharap kualitas pelayanan publik meningkat minimal 96,” imbuhnya. Selain penilaian tingkat kepuasan pelayanan publik, S.Hariyanto juga menjlentrehkan sejumlah program yang telah direalisasikan tahun ini. 

Sejumlah program itu, di antaranya, penyaluran Bantuan Operasional Sekolah Pusat dan Daerah. Pada 2024, Bosda telah disalurkan untuk SD/MI sebesar Rp 46.544.860.000. Rinciannya, 389 SD Negeri sebesar Rp 18,90 miliar dan 444 SD Swasta sebesar Rp 27,56 miliar. “Tidak semua daerah (kabupaten/kota,Red) memberikan Bosda,” katanya.

Pencarian Bosda, imbuhnya, sempat tersendat. Yakni, Bosda 2023 dicairkan akhir November 2024. “Pernah (pencairan bosda) terlambat, ramainya bagai kebakaran,” terang S.Hariyanto.

Selain bosda, S.Hariyanto juga memaparkan rehabilitasi sekolah. Ia menyebut, pada 2021 sekitar 70 persen kondisi sekolah di Gresik tergolong rusak (ringan, sedang dan berat). Berdasarkan pemetaan kebutuhan rehabilitasi infrastruktur sekolah membutuhkan anggaran Rp 400 miliar.

Pada 2022, katanya, pokok pikiran atau pokir anggota DPRD Gresik ada yang dialokasikan untuk pembangunan infrastrktur sekolah negeri. “Puncaknya tahun ini, sekolah negeri banyak bantuan (pokir dewan),” ujarnya. Pokir adalah pokok pikiran. Jadi pokir merupakan usulan pengadaan barang dan jasa dari anggota DPRD berdasarkan aspirasi masyarakat. Bentuknya, proyek pengadaan barang atau jasa. 

Selama Januari hingga Desember 2024, jenis pekerjaan adalah pembangunan dan rehabilitasi ruang kelas; pembangunan sarana prasarana dan unitilitas sekolah serta pembangunan laboratorium. Penerima bantuan 1sanggar kegiatan belajar atau SKB ; 3 TK Negeri ; 50 SD dan 18 SMP Negeri. ” Total 134.paket. Tidak ada penunjukkan langsung. Jadi murni tender dan swakelola,” terangnya.

“Khususnya di Pulau Bawean. Sekarang cukup representatif. SD Negeri Bawean hampir sama dengan sekolah di daratan,” imbuhnya. S.Hariyanto mengakui, terkait kualitas sekolah dasar negeri masih kalah dengan sekolah swasta. Karena itulah, banyak sekolah dasar negeri yang kekurangan murid. Ia pun berjanji akan terus memperbaiki sumber daya manusia di sekolah negeri. “Mari kita kolaborasi untuk meningkatkan mutu sekolah negeri,” tegasnya. (yad)

SD Negeri di Gresik Mulai Kurang Diminati Siswa  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik kick off penerapan kandidat sekolah rujukan google atay KSRG. Sekolah dipimpin oleh Mohammad Salim ini, adalah satu-satu sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mohon doa restu semoga berjalan sukses dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran peserta didik untuk bijak menggunakan media sosial,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Rabu, 18 Desember 2024.

Spenda, kata Salim, berkomitmen menjadi Sekolah Rujukan Google dalam rangka mendukung program pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik yaitu Gresik Cerdas. Pada 14 Oktober 2024 mengadakan studi tiru ke SMP Negeri 3 Madiun, sekolah yang sudah lebih dulu menerapkan pembelajaran berbasis Google. 

“Pada 2 Januari 2025 sebanyak 17 guru atau tenaga pendidik akan memulai workshop guna sertifikasi Google level 0 dan dilanjutkan menuju Level 1 bersama pihak google,” terang Salim yang juga penulis itu.

Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG merupakan program undangan khusus untuk sekolah negeri yang ditujukan bagi sekolah-sekolah yang tertarik menghadirkan kegiatan pembelajaran inovatif berbasis alat-alat Google for Education.

Menjadi kandidat Sekolah Rujukan Google  adalah pencapaian yang signifikan. Banyak sekolah yang telah mengikuti program ini menemukan berbagai manfaat berkat pengakuan dan afirmasi yang diberikan dari program ini. Selain itu, sekolah juga bisa mendapatkan keuntungan lain sebagai berikut:

Branding resmi dan mendapatkan Plakat Kandidat Sekolah Rujukan Google. Selain itu, berkesempatan berpartisipasi dalam acara Kandidat Sekolah Rujukan Google , Kesempatan mempromosikan kisah sukses sekolah di berbagai forum dan Profil sekolah ditampilkan dalam daftar Kandidat Sekolah Rujukan Google. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Kandidat Sekolah Rujukan Google, Pertama di Gresik Selengkapnya

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di UPT SD Negeri Bedilan pada Jumat, 6 Desember 2024. Sosialisasi kali pertama di sekolah berlokasi di Jalan A.K.S.Tubun, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini langkah awal implementasi pemberian makan siang bergizi secara gratis bagi pelajar di Kabupaten Gresik. 

Makan gizi gratis akan resmi berjalan pada awal tahun depan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik telah mengalokasikan  di R-APBD Gresik 2025 anggaran makan bergizi dengan harga Rp 10 ribu per siswa.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan  menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bagian dari komitmen mendukung kebijakan nasional dalam pemerataan akses gizi yang layak bagi anak-anak di seluruh Indonesia.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai instansi untuk bersama-sama meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi muda sebagai aset bangsa,” tutupnya.

Sosialisasi makan bergizi gratis ini dihadiri Kasat Binmas Polres Gresik Iptu Ali Fauzi, Paurmin Bag SDM Polres Gresik Ipda  Ahmadun, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan dan Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, serta para personel Polwan dan siswa Latja SPN Polda Jatim.

Kasat Binmas IPTU Ali Fauzi menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari implementasi kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program makan bergizi ini kami laksanakan pertama kali di SD Bedilan sebagai langkah awal mendukung pemberian makan siang bergizi gratis bagi siswa-siswi di seluruh Indonesia. Program ini akan dimulai secara nasional pada 2 Januari 2025,” jelas Iptu Ali Fauzi

Ali Fauzi berharap program ini dapat menjadi solusi nyata untuk meningkatkan kesehatan dan kesadaran akan pentingnya gizi di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Pendidikan Sekolah Dasar Dispendik Gresik Sunikan mengapresiasi inisiatif Polres Gresik yang sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam meningkatkan kesehatan generasi muda.

“Kami mendukung penuh program ini. Dengan adanya makan bergizi gratis, kami optimistis anak-anak dapat memiliki kesehatan yang lebih baik dan tumbuh menjadi generasi unggul,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 1 Gresik Erma Suryani, merasa bersyukur karena SD Bedilan terpilih menjadi lokasi pertama sosialisasi program ini. “Alhamdulillah, kami merasa sangat terhormat. Semoga program ini membawa dampak positif bagi anak-anak kami dalam mendukung kecerdasan dan kesehatan mereka,” ungkapnya. (yad)

Di Gresik, Program Makan Bergizi Gratis Dimulai di SD Negeri 1 Bedilan Selengkapnya

Spenda Gresik Bersiap Menuju Eco Green School Asean 2025, Mohammad Salim : Mohon Doa Warga Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekolah Menengah Pertama Negeri atau SMPN 2 Gresik atau Spenda Gresik terus berbenah mempersiapkan sekolah menuju Eco Green School Asean 2025. Di event terbesar jenjang SMP di Asean itu, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim dibimbing oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik.

Persiapan sekolah berada di Jalan KH Kholil, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu semakin intens dilakukan. Diantarnya, penerapan Pendidikan berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah atau PBLHS, pemanfaatan limbah sampah kertas yang diolah menjadi kompos ( KEBAS ) dan Eco Enzim semakin dimatangkan.

“Mohon doanya untuk kesuksesan Spenda,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai menerima kunjungan studi tiru rombongan dari Madrasah Aliyah atau MA Mambaus Sholihin yang dipimpin oleh KH.Ahmad Thohari dengan didampingi para staf madrasah pada Selasa, 19 November 2024.

Rombong MA Mambaus Sholihin kagum dengan program Lingkungan Sekolah yang Aman Nyaman dan Menyenangkan. Spenda berbeda dengan sekolah lainnya. Bangunan utama gedung sekolah yang berada di Jalan KH Kholil, Gresik ini masih mempertahankan arsitektur kolonial Belanda yang memiliki ciri pintu dan jendela lebar dan tinggi.

Sedangkan, plafon gedung sekolah telah memasuki usia 64 tahun ini memiliki ketinggian sekitar 4 meteran. Cuaca yang terik membuat para guru dan siswa tidak terasa gerah. Di belakang gedung utama telah disulap sebagai taman. Tempat yang menyenangkan bagi siswa untuk membaca selain ruang perpustakaan sekolah. 

Halaman sekolah juga terlihat bersih. Karena telah menerapkan Pendidikan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah atau PBLHS melalui program zero waste. Kondisi itulah, menjadikan Spenda Gresik kerap menjadi lokus penilaian program Adipura untuk sekolah di kawasan perkotaan.

“Saya akan kembali lagi untuk ngaji tentang lingkungan di Spenda Gresik ini terkait program sekolah yang luar biasa dan sekolah yang langganan jadi lokus Adipura ini,” kata KH. Ahmad Thohari. 

Lingkungan yang aman, nyaman dan menyenangkan adalah dambaan peserta didik dan orang tua. Guru menyambut siswa pagi menjadi budaya yang masih dipertahankan di Spenda. (yad)

Spenda Gresik Bersiap Menuju Eco Green School Asean 2025, Mohammad Salim : Mohon Doa Warga Gresik Selengkapnya

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi lembaga pendidikan di kabupaten Gresik. Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik akan mencairkan dana Bantuan Operasional Sekolah  Daerah atau Bosda 2023 pekan depan.

Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto mengatakan, lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI sebanyak 441 lembaga dan SMP/MTs ada 236 lembaga. 

“Kekurangan penyaluran BOSDA tahun 2023 dipastikan cair minggu depan,” kata S. Hariyanto kepada wartawan pada Jumat, 8 November 2024.

Dijelaskan S. Hariyanto, pencairan BOSDA ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Gresik nomor 420/1170/HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SD/MI di Kabupaten Gresik tahun anggaran 2023.

Sedangkan untuk SMP/MTs berdasarkan SK Bupati Gresik nomor : 420/ 1171 /HK/437.12/2024 tentang lembaga penerima kekurangan penyaluran dana BOSDA untuk SMP/MTs di kabupaten gresik tahun anggaran 2023. 

“Mulai daftar nama lembaga, alamat dan rincian dana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SK Bupati ini,” jelasnya.

Ia menjelentrehkan besaran dana BOSDA untuk SD/MI dan SMP/MTs masing-masing sebesar Rp. 16.626.120.000. Total sebesar Rp 32.352.240.000 yang merupakan bentuk komitmen Kepala Daerah untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Gresik.

“Ini komitmen program Nawa Karsa untuk menanggulangi anak-anak yang tidak sekolah atau anak yang putus sekolah, agar bisa memajukan dunia pendidikan dan berpihak pada lembaga pendidikan,” terangnya. 

Ditambahkan S. Hariyanto, penyaluran kepada lembaga penerima kekurangan dana BOSDA juga sebagai upaya mewujudkan program Nawa Karsa Gresik Cerdas untuk mensejahterakan para guru dan tenaga kependidikan.

“Termasuk meningkatkan kualitas SDM para guru dan tenaga kependidikan. Apalagi bulan November ini adalah bulannya para guru. Semoga penyaluran ini menambah spirit guru dalam memajukan pendidikan di Gresik,” pungkasnya.(yad)

Dispendik Gresik Cairkan Bosda 677 Lembaga Pendidikan Sebesar Rp 32,35 Miliar Pekan Depan Selengkapnya

Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste 

GRESIK,1minute.id – “Saya selaku wali murid menyerahkan anak saya untuk di bimbing dengan pendidikan di SMPN 2 Gresik ini. Harapan menjadi anak yang berakhkak mulia kelak, ilmunya dapat menjadi modal di masa depannya,” kata seorang wali murid kelas VII UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik.

“Semoga Spenda menjadi sekolah idaman masyarakat Gresik berprestasi dan sukses,” imbuhnya dan diamini oleh ratusan siswa peserta upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS pada Senin, 15 Juli 2024.

Hari ini, semua siswa jenjang SD hingga SMA sederajat mulai masuk sekolah. Siswa baru selama 3 hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2024 melaksanakan MPLS dimulai pukul 07.00 WIB. Semua satuan pendidikan di jenjang SMP telah mempersiapkan secara matang untuk menyambut siswa didik baru. Sekolah  berlomba memberikan kesan baik dan menyenangkan kepada anak-anak yang baru lulus di sekolah dasar itu. Mereka masih memakai seragam sekolah dasar masing-masing. Penuh warna. Tampak wajah mereka penuh senyum bahagia.

Sekolah juga mengenalkan “keistimewaan” sekolah masing-masing. Di UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik, misalnya. Sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik mengusung tema ” Masa Pengenalan Sekolah yang Menyenangkan melalui aktifitas kreatif pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan sekolah”. 

“Kegiatan hari pertama (MPLS) siswa dikenakan dengan program unggulan sekolah, guru, KBM yang menarik, serta lingkungan sekolah yang aman nyaman dan menyenangkan,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Senin, 15 Juli 2024.

Keunggulan sekolah, antara lain adalah sekolah zero waste, kantin halal, sekolah ramah anak. Sekolah zero waste, kata Mohammad Salim, mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam acara Nawa Karsa Award 2024, Gresik Lestari yang gelar oleh Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik pada Rabu, 10 Juli 2024. 

Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada Mohammad Salim. “Nawa Karsa Award, Gresik Lestari,  kami menyebut 4 penghargaan bergengsi diantaranya sebagai Sekolah Zero waste, juara 1 konten tiktok , juara 2 pameran inovasi produk lingkungan dan juara 3 konten Instagram,” terang Salim.

Bagaimana dengan siswa kelas VIII dan IX ? Salim mengatakan, selama masa MPLS tetap masuk sekolah. “Bagi kelas 8 dan 9 selama MPLS diadakan kegiatan PBB (peraturan baris berbaris) yang di latih oleh Kepolisian Gresik bertempat di halaman  Mapolsek Gresik Kota di  Jalan Basuki Rahmat,” terangnya. (yad)

Hari Pertama MPLS, Spenda Gresik Kenalkan Keunggulan sebagai Sekolah Zero Waste  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Lega MPLS Tidak Ada Perpeloncohan 

GRESIK,1minute.id – Libur sekolah berakhir. Ribuan siswa jenjang SD hingga SMA sederajat mulai masuk sekolah. Siswa baru, memulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS pada Senin, 15 Juli 2024.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di tiga sekolah yakni UPT SMP Negeri 5 Gresik, UPT SD Negeri 53 Gresik dan UPT SMP Negeri 9 Gresik. Semuanya berada di Kecamatan Cerme.

Sidak dilakukan bertujuan memastikan tahun ajaran baru di setiap strata pendidikan dapat berjalan dengan baik. Tidak ada perpeloncohan. Selain itu, penerimaan siswa di setiap sekolah sesuai dengan kuota formasi yang telah ditentukan. 

“MPLS merupakan momen kebersamaan siswa siswi baru untuk dapat saling mengenal sesama teman. Terlebih mengenal guru dan lingkungan sekolah. Sehingga diharapkan nantinya proses pembelajaran berjalan dengan baik,” ujar wakil bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di UPT SMP Negeri 5 Gresik.

Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Syifaul Qulub dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah atau MKKS SMP Negeri Gresik Beri Avita Prasetya melanjutkan setiap guru harus bisa membuat suasana belajar yang menyenangkan. 

Sebab, suasana pembelajaran yang menyenangkan dan berkesan akan menarik minat peserta didik untuk terlibat secara aktif. Sehingga tujuan pembelajaran dapat dicapai maksimal. 

“Setiap guru harus mengenali potensi diri peserta didik. Membantu peserta didik dalam beradaptasi dengan sekolah. Sehingga menumbuhkan motivasi semangat dalam belajar dan mengembangkan interaksi positif antara siswa dengan warga sekolah,” harapnya. 

Tidak hanya itu, Wabup juga berharap pendidikan sekolah di Kabupaten Gresik harus layak anak. Dimana tidak ada bullying dan kekerasan. Juga sekolah yang ramah lingkungan termasuk lingkungan alam. Pada kesempatan tersebut Wabup juga menyematkan tanda peserta MPLS peserta didik baru UPT SD Negeri 53 Gresik. 

Di UPT SD Negeri 53 Gresik yang berlokasi di Perumahan Cerme Indah,  Desa Betiting, Kecamatan Cerme Wabup berpesan kepada guru untuk menerapkan proses belajar yang menyenangkan. Terutama di jenjang transisi PAUD ke SD harus bisa baca tulis dan berhitung (Calistung). 

“Ini tidak boleh dipaksa untuk sudah bisa Calistung, termasuk yang baru masuk di kelas 1 SD. Setidaknya harus diberikan waktu atau toleransi, ” tandasnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Lega MPLS Tidak Ada Perpeloncohan  Selengkapnya

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min mengajak keluarga besar dunia pendidikan untuk banyak bersyukur. Bentuk rasa syukur bisa terus melakukan up date ilmu pengetahuan. 

“Bentuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita, adalah dengan terus menambah ilmu untuk menjadikan anak-anak kita semakin berilmu,” kata Bu Min saat menghadiri Nada dan Dakwah dalam rangka Halal bihalal bersama Tutur Irama Grup KH KH. Abdul Muttholib atau Kiai Kerah Sakti dari Sidoarjo di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Senin, 6 Mei 2024.

Acara tersebut menghadirkan ratusan guru, kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang tergabung dalam keluarga besar Dinas Pendidikan Wilayah Kerja (Wilker) IV dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini mengusung tema “Sucikan Hati Menjalin Silaturahim bersama Menuju Pribadi yang Lebih Baik”.

“Anak lebih pintar daripada gurunya itu memang cita-cita kita sebagai guru, namun bukan berarti kita tidak berusaha untuk mengikuti perkembangan zaman,” imbuh Wakil Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Upaya mengupdate ilmu pengetahuan tersebut bagi wabup suatu kewajiban bagi guru ditengah pesatnya perkembangan zaman. Ia bercerita ditengah padatnya jadwal masih menyempatkan diri untuk membaca. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto menyampaikan berbagai pencapaian yang diraih dinas pendidikan di tahun 2023. Capaian tersebut, di antaranya meraih predikat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah atau SAKIP AA yang mana merupakan tertinggi nilai SAKIP yang diperoleh Dinas Pendidikan.

“Selain itu, capaian penilaian Ombudsman yang diraih dinas pendidikan juga semakin membaik. Kita menargetkan di tahun 2024 ini kita mendapatkan predikat Sangat Baik dalam penilaian Ombudsman,” kata S. Hariyanto. (yad)

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru Selengkapnya