Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nuki Seputro patut dicatat sebagai Pahlawan Covid-19. Sebab, Nuki, begitu panggilan akrab, anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik itu berhasil membunuh rasa takut dengan rasa kemanusiaan. 

Sebab, Nuki rela melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu masyarakat yang sedang berjuang untuk bisa hidup karena terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). Ia tidak hanya sekali. Tapi, kurun waktu antara Februari hingga Juli 2021, Nuki sudah sembilan kali donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik untuk donor darah plasma.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memberikan apresiasi kepada anggotanya memiliki empati tinggi kepada masyarakat itu. “Reward diberikan sebagai apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan sebagai motivasi bagi anggota yang lain.  Karena kedepan tugas kita tidak semakin ringan namun semakin berat,”kata alumnus Akpol 2001 itu pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Bagaiamana reaksi Bripka Nuki Seputro mendapatkan  reward dari pimpinannya itu. “Sangat senang. Niat Saya melakukan donor plasma semata-mata ingin menolong sesama,”ujar Nuki. Ia menceritakan saat berjuang hidup karena terpapar corona virus disease 2019. 

Selama beberapa pekan dirawat ia mendapatkan banyak pertolongan dari para sahabatnya. Pertolongan itu berupa motivasi hingga donor plasma. Ia pun bisa melewati masa kritis hingga akhirnya sembuh.  Namun, Covid-19 belum berakhir. Bahkan, masyarakat terpapar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu semakin banyak.

Jiwa Nuki terpanggil untuk menolong sesama. “Dimasa pandemi ini pasti banyak yang membutuhkan donor plasma kovalesen. Hati Saya terpanggil ingin membatu dengan cara donor plasma konvalesen,”katanya. 
Ia pun pergi ke kantor PMI Gresik untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. Tidak hanya sekali. Sejak Februari hingga Juli 2021 anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik ini telah melakukan donor plasma konvalesen sebanyak 9 kali.

Nuki pun tercatat sebagai pendonor plasma terbanyak di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Ia mengaku keluarga sangat mendukungnya. “Tidak ada kekhawatiran karena Saya niatnya membantu sesama dan saya anggap ini sebagai ibadah serta saya siap membantu donor darah plasma kepada siapa saja yang membutuhkan,”katanya. (yad)

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Donor Plasma Convalesen, Ajak Penyintas Jadi Pahlawan Covid-19

GRESIK,1minute.id – Jumlah kasus corona virus disease 2019 belum berakhir. Bahkan, ada kecenderungan kasus baru meningkat di Jawa Timur. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang sempat terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok itu terpanggil untuk melakukan donor plasma Convalesen.

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mendatangi Unit Tranfusi Darah (UPD) Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Rabu pagi, 16 Juni 2021.

Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani disambut Ketua PMI Gresik M. Nadjib, pimpinan UTD PMI Gresik dr. Jufrita dan Bendahara PMI Yetty Sri Suparyatie. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan mantan Ketua DPRD Gresik kemudian menjalani donor plasma Convalesen. 

Dalam keterangannya, Gus Yani mengaku merasa tergugah untuk melaksanakan donor darah konvelesen seiring meningkatnya jumlah kasus Covid di Jawa Timur.

Menurut Gus Yani, sesuai yang disampaikan Ketua PMI Pusat Yusuf Kalla yang mengatakan, 90 persen penggunaan darah dari para penyintas Covid-19 atau plasma konvalesen efektif menyembuhkan pasien terinfeksi virus corona.

Gus Yani Bupati mengaku pernah terpapar Covid pada akhir 2020 lalu. Sebagai seorang penyintas itu merasa terpanggil. Ia pun mengajak para penyitas sebagai Pahlawan Covid-19. Agar lebih banyak lagi para ‘alumni’ pasien covid yang sembuh untuk mendonor plasma konvalesen.

“Kami berharap bagi para penyintas Covid-19 Gresik yang telah sembuh dapat menyumbangkan plasmanya kepada orang yang tengah sakit Covid-19. Hal ini akan saya sampaikan pada setiap rapat yang saya ikuti, agar semakin banyak pasien covid-19 yang bisa tertolong dan sembuh,” kata Gus Yani sebelum diambil darahnya.

Ajakan donor plasma ini akan terus digaungkan oleh Gus Yani hingga tingkat RW dan RT. “Tentu para Ketua RT dan RW ini yang lebih tahu siapa warganya yang sudah sembuh dari Covid dan mengajaknya untuk melaksanakan donor darah plasma konvalesen” tandasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Gresik M. Nadjib didampingi dr Jufrita, kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan, bahwa keberadaan PMI Gresik ini banyak melayani kebutuhan dari dari berbagai tempat di Indonesia.

“Terutama saat adanya peningkatan kasus Covid-19, PMI Gresik menjadi jujugan beberapa Rumah Sakit di Jawa Timur maupun luar Jawa Timur. Bahkan kami beberapa kali mengirim darah atau darah plasma konvalesen melalui kargo ke luar Jawa,”kata Nadjib.

Beberapa kota yang sering kami suplai secara intens yaitu akhir-akhir ini yaitu Bangkalan, Kudus, Demak dan beberapa kota lain di sekitar Gresik juga banyak dan sering. (yad)

Bupati Gresik Donor Plasma Convalesen, Ajak Penyintas Jadi Pahlawan Covid-19 Selengkapnya

Sambut Ramadan, Bupati Gresik Masukkan Vaksinasi untuk Imam Masjid dalam Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa

GRESIK,1minute.id – Marhaban Ya Ramadan. Bulan Suci itu sebentar lagi tiba. Untuk memberikan perasaan aman dan nyaman jamaah di bulan Suci paling ditunggu umat muslim itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memasukkan program vaksinasi untuk 1.000 imam masjid dan musala dalam Progran Kerja 99 Hari Bupati dan Wakil Bupati Gresik.

Rencana vaksinasi imam masjid dan musala itu diungkapkan ketika melaunching Gerakan Sang Mantan menjadi Pahlawan (Gerbang Pahlawan) di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 2 Maret 2021.

Gerbang Pahlawan ini, mengajak para peyintas Covid-19 untuk melakukan donor plasma Convalense. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menjadi orang pertama yang melakukan donor plasma convalense bekerjasama dengan PMI Cabang Gresik itu. 

“Saya alumni Covid-19,”kata Bupati Gresik berusia 35 tahun itu. Meski tidak mengalami gejala atawa orang tanpa gejala (OTG). Akan tetapi, hasil test swab berulangkali hasilnya positif. Pada 25 Desember 2021, Gus Yani memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri.

Selama 25 hari isolasi, Gus Yani tetap melakukan aktivitas yakni pembicara webinar dan membaca buku. “Selama 25 hari itu, Saya bisa menamatkan 5 buku,”kata suami Nurul Haromaini itu.

Menurutnya, gerakan donor plasma konvalesen, salah satu treatmen yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian pasien Covid-19. Ada 100 orang yang siap untuk melakukan Gerakan Sang Mantan menjadi Pahlawan ini.

SERTIFIKAT DONOR PLASMA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah menyerahkan sertifikat donor plasma kepada penyintas Covid-19 di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 2 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat penyintas yang telah memberikan donor plasma konvalesen kepada pasien Covid-19 di Gresik menuju Gresik Baru,”tegasnya.

Gus Yani berharap kasus Covid-19 Gresik menunjukkan tren menurun. Mantan Ketua DPRD Gresik berharap pagebluk corona bisa cepat berakhir. Pemkab Gresik, tambahnya, menggeber vaksinasi. Nakes, TNI, Polri dan petugas pelayanan publik telah menjalani vaksinasi.

“Tadi pagi, sebelum acara Gerbang Pahlawan, Saya mendatangi vaksinasi untuk anggota Babinsa di Makodim 0817 Gresik. Semua Babinsa sudah divaksin dan mereka dinyatakan sehat,”tegasnya.

Kedepan, menjelang bulan Suci, Ramadan, tambahnya, Pemkab Gresik akan memprogramkan 1.000 vaksinasi covid untuk imam masjid dan musala,”katanya.

Vaksinasi untuk imam masjid itu untuk memberikan perasaan aman dan nyaman bagi jamaah saat beribadah di bulan suci, Ramadan. “Semoga upaya ini bisa meningkatkan kualitas Ibadah Ramadan di seluruh jajaran dan mengurangi kekhawatiran di masyarakat,”katanya.

Sebelumnya, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, jumlah vaksin yang telah disalurkan oleh Gubernur Jawa Timur sampai kemarin sebanyak 20 ribu dosis, untuk 10 ribu orang. Setiap orang dua kali vaksin selang 14 hari dari vaksin kali pertama.

“Kami berharap Pemerintah terus menambah jumlah alokasi vaksin di Gresik sehingga semua elemen masyarakat dapat menerima vaksin anti covid-19, selanjutnya dapat memberikan kesejahteraan masyarakat,”harap Abimanyu yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menambahkan, pihak sedang mengusulkan vaksinasi tahap kedua. Peruntukkan vaksinasi itu, diantaranya untuk imam masjid, musala, takmir, guru atau tenaga pendidik dan pegang di pasar tradisional. (*)

Sambut Ramadan, Bupati Gresik Masukkan Vaksinasi untuk Imam Masjid dalam Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa Selengkapnya

SIG Dukung Program Plasma BUMN untuk Indonesia,


GRESIK,1minute.id – Donor plasma convalesen dikalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berlanjut. Kini, giliran PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung program Plasma BUMN untuk Indonesia yang diinisiasi Kementerian BUMN. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen yang telah dicanangkan pemerintah dengan tujuan mendorong masyarakat penyintas Covid-19 untuk menyelamatkan penderita Covid-19 yang masih dalam perawatan.

Program Plasma BUMN untuk Indonesia digelar secara serentak di 15 provinsi di Indonesia disaksikan secara online di 34 provinsi dihadiri oleh Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketua Palang Merah Indonesia Pusat Jusuf Kalla di Jakarta pada Senin, 8 Februari 2021. 

Direktur Utama SIG, Hendi Prio Santoso mengatakan, SIG turut berpartisipasi untuk mendukung pemerintah mempercepat penanggulangan penyebaran dan dampak pandemi Covid-19. Donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif dan harapan bagi mereka yang terjangkit.

“Di lingkungan SIG Group, ada empat karyawan yang memenuhi syarat untuk dapat melakukan donor plasmanya. Empat karyawan tersebut adalah dua orang karyawan Semen Padang, Sumatera Barat serta dua orang karyawan dari Semen Tonasa, Sulawesi Selatan,”ungkap Hendi Prio Santoso.

Lebih lanjut Hendi Prio Santoso menyampaikan, selain di lingkungan SIG Group, SIG juga berperan aktif dalam mendukung kegiatan Donor Plasma Konvalesen di Wilayah Jawa Tengah. SIG sebagai koordinator satgas BUMN di Jawa Tengah bekerjasama dengan PMI Semarang, turut menyeleksi para calon pendonor yang berasal dari BUMN di Jawa Tengah. 

Ada 5 orang yang mendaftarkan diri, setelah dilakukan screening ada 2 pendonor yang memenuhi syarat untuk dapat melakukan donor plasmanya. “Kami mengapresiasi pendonor yang telah berpartisipasi dalam gerakan donor Plasma Konvalesen,”ujarnya.

Kegiatan ini sebagai wujud implementasi core value BUMN AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, Kolaboratif). “Semoga dengan dukungan ini bisa menyelematkan saudara kita yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19,” ungkap Hendi Prio Santoso. (*)

SIG Dukung Program Plasma BUMN untuk Indonesia, Selengkapnya

Kabar Baik, Pahlawan Covid-19 Bermunculan, Penyintas Berbondong-bondong Daftar Donor Plasma Convalense

GRESIK,1minute.id – Pahlawan Covid-19 bermunculan. Pemahaman penyitas coronavirus diseass 2019 untuk berbagi dan menolong sesama semakin tinggi. Perkembangan yang menggembirakan bagi masyarakat kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Antusiasme penyintas Covid-19 untuk donor plasma covalense terlihat dalam kegiatan yang dilakukan oleh Petrokimia Gresik (PG), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia pada Selasa, 9 Februari 2021.

Sebanyak 300 penyintas yang mendaftar untuk donor plasma convalense di kantor Cabang Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Saking banyaknya yang kepingin menjadi pahlawan Covid-19 pendaftaran dibagi lima sesi.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program “Plasma BUMN untuk Indonesia”, arahan Menteri BUMN Erick Thohir. Kegiatan dilaksanakan serentak secara nasional bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

“Kami mendukung penuh upaya pemerintah dalam memerangi Covid-19 di tanah air. Untuk itu, Petrokimia Gresik mewakili BUMN di wilayah Jawa Timur (Jatim) berkolaborasi dengan PMI Provinsi Jatim turut ambil bagian dalam gerakan donor plasma ini,”ujar Dwi Satriyo.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi implementasi salah satu core value AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) yang dimiliki Petrokimia Gresik sebagai perusahaan BUMN.

“Selain menjaga ketahanan pangan nasional, Petrokimia Gresik juga diberi amanah untuk membantu pemerintah dalam memerangi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi,”imbuhnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa donor darah yang digelar Petrokimia Gresik mendapat dukungan dan sambutan positif dari berbagai pihak. Terbukti dari banyaknya pendonor yang mendaftarkan diri.

“Kami mengapresiasi dukungan dan peran aktif para pendonor. Semoga apa yang kita lakukan hari ini bisa menyelematkan saudara kita yang masih berjuang untuk sembuh dari Covid-19,” ujarnya.

Dwi Satriyo berharap, apa yang dilakukan pendonor ini dapat menginspirasi penyintas Covid-19 lainnya untuk mendonorkan plasmanya, sehingga gerakan ini berkelanjutan dan menyebar kepada masyarakat lebih luas lagi.

“Saya mengimbau penyintas lain yang sudah sembuh untuk mendonorkan plasma guna meningkatkan rasio kesembuhan penderita Covid-19. Permintaan plasma sangat tinggi dan tidak sebanding dengan jumlah plasma yang dapat dikumpulkan dari sejumlah penyintas Covid-19, untuk itu ayo berdonor,” ajaknya.

Dwi Satriyo juga mengajak masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Selain itu menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Covid-19 masih ada di sekitar kita, kita tidak boleh lengah untuk melindungi diri dan keluarga kita,” ujar Dwi Satriyo.

Sementara itu, salah satu pendonor di Petrokimia Gresik, Muhammad Salahudin A., berharap upaya yang ia lakukan bisa bermanfaat bagi penyintas Covid-19 yang saat ini berjuang untuk kesembuhan. Ia juga mengajak sesama penyintas yang sudah sembuh untuk segera mendonorkan plasmanya.

“Saya mengapresiasi kegiatan positif yang diinisasi oleh Kementerian BUMN. Ini akan membantu meningkatkan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia. Ayo kita donor plasma,”katanya. (*)

Kabar Baik, Pahlawan Covid-19 Bermunculan, Penyintas Berbondong-bondong Daftar Donor Plasma Convalense Selengkapnya