Ini Pesan Bupati Gresik untuk Kontingen Atlet Gresik yang Bakal Berlaga di Porprov Jatim

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas keberangkatan kontingen atlet Kabupaten Gresik untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX pada Ahad, 15 Juni 2025.

Porprov Jatim digelar di Malang Raya mulai 28 Juni hingga 5 Juli 2025 mendatang. Pelepasan atlet Gresik itu dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik bersamaan dengan acara Car Free Day. Tampak hadir antara lain, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi atas semangat juang para atlet serta berpesan agar mereka menjaga kondisi fisik selama bertanding. “Kami sangat bangga atas semangat juang yang ditunjukkan oleh para atlet kita. Namun, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan pola hidup selama berada di sana agar dapat tampil maksimal,” pesan Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Sebanyak 716 orang, yang terdiri dari 572 atlet dan 144 ofisial, akan mewakili Kabupaten Gresik dalam ajang olahraga dua tahunan ini. Mereka akan bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga atau cabor yang dipertandingkan. Para atlet akan berlaga di berbagai venue yang tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu mulai Sabtu, 28 Juni 2025.

Pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Gresik berhasil menempati peringkat ke-7. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Gresik menargetkan peningkatan prestasi dengan masuk lima besar klasemen akhir.

Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri, menyatakan bahwa para atlet telah menjalani persiapan intensif selama beberapa bulan terakhir. “Kami yakin para atlet sudah siap bertanding dan membawa pulang medali. Tahun lalu Gresik berada di posisi ke-7, hanya terpaut sedikit poin dari peringkat ke-6. Tahun ini kami menargetkan masuk lima besar,” ujarnya optimistis.

Sebagai bentuk apresiasi dan motivasi, Pemkab Gresik juga menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp 40 juta untuk setiap peraih medali emas, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 35 juta. Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur IX akan dibuka secara resmi pada Sabtu, 28 Juni 2025 di Stadion Gajayana, Kota Malang, dan akan ditutup pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik untuk Kontingen Atlet Gresik yang Bakal Berlaga di Porprov Jatim Selengkapnya

May Day Kondusif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Apresiasi Buruh Jaga Iklim Investasi 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Industri Gresik berlangsung kondusif pada Kamis, 1 Mei 2025.

Ribuan buruh yang tergabung dalam Sekretariat Bersama Dewan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja/Serikat Buruh (Sekber DPC SP/SB) Gresik menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi damai yang di akhiri dengan tasyakuran bersama dan pembagian doorprize di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir berbaur dengan para pekerja. Polres Gresik menyiagakan 427 personel untuk pengamanan aksi damai Peringatan Hari Buruh itu.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kedewasaan para buruh dalam menyuarakan aspirasi secara damai dan tertib. “Hidup bekerja! Kalian luar biasa,” ucap Mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini dengan penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah dari para buruh.

Alumnus Akpol 2006 itu menilai, pelaksanaan May Day di Gresik tahun ini menjadi contoh positif dari sinergi antara aparat keamanan, para pekerja, dan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa pendekatan humanis dalam pengamanan menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.

Bupati Gresik Fandi Achmad Yani juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kebebasan berserikat dan menyuarakan aspirasi di lingkungan kerja. “Inilah hari kebebasan, hari menyuarakan kesejahteraan dan keadilan di lingkungan kerja,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Lebih lanjut, Bupati mengapresiasi sikap dewasa para buruh Gresik yang tidak hanya memperjuangkan hak-hak pekerja, namun juga mendukung iklim investasi yang sehat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menilai hal ini sebagai bentuk kolaborasi strategis yang mencerminkan kemajuan demokrasi di Gresik.

Salah satu aspirasi utama yang disuarakan adalah pembentukan Satgas PHK nasional. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik merespons cepat dengan menyatakan komitmennya untuk merancang sistem antisipatif terhadap potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Di antaranya adalah penyusunan anggaran cadangan serta skema subsidi bagi industri terdampak krisis. “Kami tidak ingin industri berhenti. Kami ingin semua tetap berjalan, pekerja tetap bekerja, dan kesejahteraan tetap terjaga,” tegas Fandi Akhmad Yani. (yad)

May Day Kondusif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Apresiasi Buruh Jaga Iklim Investasi  Selengkapnya

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico, bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meninjau lokasi rencana penempatan Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan program prioritas nasional di bidang pendidikan. Turut hadir dalam kunjungan ini Asisten I Pemkab Gresik Suprapto, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, Kabid Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik Syifaul Qulub serta tokoh masyarakat setempat.

Menurut Robben Rico, sekolah rakyat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan terjangkau. Sekolah ini diperuntukkan secara khusus bagi warga Gresik yang tercatat dalam desil 1 dan 2 berdasarkan data kesejahteraan ekonomi nasional. 

Program ini akan mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tahun ajaran 2025 dan diselenggarakan secara gratis. “Ini amanat langsung dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Sekolah Rakyat merupakan gabungan dari berbagai program unggulan yang diintegrasikan, mulai dari makan gratis, pendidikan gratis, hingga penyediaan fasilitas terbaik. Seluruh pembiayaan ditanggung negara melalui APBN hasil efisiensi anggaran,” tegas Robben Rico dalam sambutannya.

Ia juga menekankan bahwa sekolah ini tidak boleh diisi oleh siswa dari luar Gresik. “Kami imbau agar penerimaan siswa dilakukan sesuai ketentuan, yakni khusus untuk warga desil 1 dan 2 yang termasuk dalam 20% kelompok masyarakat berpendapatan terendah atau tergolong miskin ekstrem. Tidak boleh ada titipan. Para guru pun harus melalui proses seleksi yang ketat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan bahwa Sekolah Rakyat akan dijadikan proyek percontohan (pilot project) dengan sistem boarding school dan asrama, serta akan menjadi model nasional. Ia juga menegaskan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam proses seleksi peserta didik maupun tenaga pengajar, agar program ini benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan.

Rombongan kemudian meninjau secara langsung kondisi sarana dan prasarana sekolah, mulai dari tempat ibadah, ruang kelas, toilet, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Hasil tinjauan ini akan menjadi dasar evaluasi untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menjalankan program sesuai standar yang ditetapkan.

Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari proses Data Entry Seleksi (DES) oleh Kementerian Sosial. “Ada sekitar 86 kabupaten/kota yang mengikuti DES di Jakarta, termasuk Gresik. Proposal dan dokumen kami telah diverifikasi dan dinyatakan lengkap oleh Kementerian PUPR. Saat ini kami tinggal menunggu proses hibah atau alih status aset untuk keperluan pembangunan,” jelasnya.

Ia menambahkan, UPT SMP Negeri 30 Gresik ditetapkan sebagai embrio Sekolah Rakyat dan akan menerima dua rombongan belajar (rombel) pada tahun ajaran 2025. Masing-masing dengan kapasitas maksimal 25 siswa. “Yang diterima hanya masyarakat Gresik yang tergolong miskin ekstrem, khususnya yang berada pada desil 1 dan 2. Ini merupakan syarat mutlak,” tegasnya.

Untuk diketahui Desil 1 adalah rumah tangga dalam kelompok 10% terendah. Kelompok ini memiliki tingkat ekonomi yang paling tidak sejahtera atau fakir miskin. Desil 2 adalah rumah tangga dalam kelompok antara 10-20% terendah. Kelompok ini mempunyai tingkat ekonomi kurang sejahtera atau miskin.

Lebih lanjut, Pemkab Gresik juga telah menyiapkan lahan di Raci Tengah untuk mendukung pengembangan Sekolah Rakyat pada tahun ajaran 2026. “Mudah-mudahan hasil survei ini membawa kabar baik bagi Pak Sekjen, sehingga bisa segera dilaporkan kepada Menteri Sosial maupun Bapak Presiden. Gresik siap menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota embrio Sekolah Rakyat,” tambahnya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, kehadiran Sekolah Rakyat di Kabupaten Gresik menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. 

Diharapkan, embrio Sekolah Rakyat di UPT SMP Negeri 30 Gresik ini dapat menjadi model pendidikan inklusif berbasis karakter dan teknologi, serta menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Pemkab Gresik terus berkomitmen mendukung kebijakan strategis nasional demi mewujudkan pemerataan akses pendidikan yang berkualitas. Langkah ini diharapkan mampu menjadi titik awal lahirnya generasi unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (yad)

Gresik Siap Jadi Pilot Project Sekolah Rakyat, Sekjen Kemensos dan Bupati Gresik Tinjau UPT SMP Negeri 30 Gresik  Selengkapnya

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Raihan WTP dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan  Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

WTP 2024 ini, kali kesepuluh atau satu dasawarsa secara berturut-turut. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Penyerahan LHP dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo pada Rabu, 17 April 2025. Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya, serta Inspektur  Gresik Achmad Hadi.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menyampaikan bahwa opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah. “Opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran penyajian laporan keuangan, namun bukan berarti tanpa catatan. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi agar tata kelola keuangan semakin baik dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tindak lanjut pemeriksaan sangat bergantung pada sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, serta peran strategis DPRD dalam pengawasan.

Sementara ituBupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, opini WTP yang ke-10 ini adalah buah dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak di lingkungan Pemkab Gresik. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah yang harus terus kita jaga dengan integritas dan transparansi. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi mewujudkan Gresik yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Atas capaian ini, Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, jajaran ASN, serta masyarakat Gresik atas dukungan dan partisipasi aktifnya. Sinergi yang terbangun diharapkan terus memperkuat pondasi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Capaian opini WTP ke-10 ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. (yad)

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK Selengkapnya

Bupati Gresik dan Baznas Gresik Sinergi Perkuat Jaring Sosial Warga Prasejahtera 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar Halalbihal di Aula Putri Mijil, kompleks Pendepa Bupati Gresik pada Kamis,17 April 2025.

Halalbihalal dilanjutkan penyerahan bantuan sosial ini bersama para pengayuh becak, dan duafa ini merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat prasejahtera.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam kehidupan masyarakat yang membutuhkan. “Pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kepedulian. Salah satunya melalui bantuan sosial yang hari ini kami salurkan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 17 April 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, Asisten I Sekretariat Daerah Suprapto, Kabag Kesra M. Yusuf Ansyori, serta perwakilan Dinas Sosial Gresik.

Ia menekankan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan oleh Pemkab Gresik tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga menyasar aspek-aspek fundamental seperti validasi data kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembentukan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih.

“Jadi ini bagian dari strategi besar. Kita tidak ingin masyarakat kita hanya menerima bantuan, tetapi juga kita dorong agar memiliki daya saing ekonomi. Bansos penting, tapi pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Sementara itu, Asrori, seorang tukang becak asal Kebungson, yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. “Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya. Saya merasa senang dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah,” ungkapnya. (yad)

Bupati Gresik dan Baznas Gresik Sinergi Perkuat Jaring Sosial Warga Prasejahtera  Selengkapnya

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Mengawali hari kerja usai libur Idul fitri 1446 H, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dan jajaran Forkopimda, menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap momentum ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kolaborasi antarunsur pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita semua kembali suci dan diberikan kekuatan untuk terus bersinergi dalam membangun daerah tercinta ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarperangkat daerah demi kelancaran program-program pembangunan ke depan dengan pelayanan yang maksimal.

“Melalui halal bihalal ini, kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Setelah libur panjang ini, maksimalkan semangat spirit kita menjadi pelayan publik, melayani masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata silaturahmi dan penguatan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gresik,” tegasnya. (yad) 

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran  Selengkapnya

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melarang aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemkab Gresik menggunakan mobil dinas atau mobdin untuk mudik lebaran. 

Surat Edaran atau SE larangan menggunakan mobdin untuk keperluan pribadi bernomor 043/44/437.34/2025 tentang Penggunaan kendaraan Dinas Operasional pada Masa Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bunyi SE tertanggal 25 Maret 2025 itu, begini :

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 850/1970/437.73/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dengan ini disampaikan sebagai berikut:

1. Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah adalah 28 Maret s.d 08 April Tahun 2025.

2. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMD dan Pegawai BLUD yang akan bepergian keluar wilayah Kabupaten Gresik (Mudik Lebaran) pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tidak diperkenankan menggunakan Kendaraan Dinas Operasional, baik Roda Empat (R4) maupun Roda Dua (R2).

3. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BUMD/BLUD dapat menggunakan Kendaraan Dinas Operasional sepanjang untuk urusan kedinasan dan/atau sudah mendapatkan ijin dari Bupati Gresik melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

4. Untuk Kendaraan Dinas Operasional dimaksud, agar di parkir pada tempat sebagaimana mestinya di Instansi/Kantor masing-masing

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Gresik, 25 Maret 2025.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang menggunakan kendaraan dinas operasional dalam aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan dinas adalah aset negara yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk mudik Lebaran. Kami berharap seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Gresik dapat mematuhi aturan ini demi tertibnya administrasi serta efisiensi dalam penggunaan aset daerah,” tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga mengimbau seluruh ASN untuk tidak menggunakan kendaraan operasional untuk kepentingan pribadi.

“Kami mengajak seluruh pejabat dan ASN di Gresik untuk bersama-sama menaati aturan yang telah ditetapkan. Kendaraan dinas harus tetap berada di kantor selama libur Lebaran agar dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional pemerintahan setelah liburan. Kami juga akan memastikan adanya pengawasan ketat terhadap kebijakan ini,” pungkasnya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani telah menginstruksikan Inspektorat dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Jika ditemukan pelanggaran, maka sanksi administratif akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (yad)

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran  Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta

GRESIK,1minute.id – Puncak Pasar dan Kontes Bandeng Kawak dipusatkan di Kawasan Bandar Grissee dilaksanakan pada maleman 27 Ramadan atau Rabu, 27 Maret 2025.

Ribuan pasang mata memadati kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu sejak badal Maghrib. Kontes Bandeng dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ada tiga Bandeng Kawak kontestan yang meramaikan ikut tradisi Pasar Bandeng yang temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin, petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Bandeng kawak peraih jawara kontes di event tahunan yang dihelat Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Pasar & Kontes Bandeng Kawak 2025 terjual seharga Rp 50 juta. Pembelinya adalah manajemen PT Petrokimia Gresik, salah satu perusahaan plat merah yang memiliki tagline “Solusi Agro Industri ” itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petambak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

“Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Gresik. Kami berharap kontes ini dapat semakin memotivasi para petambak untuk terus meningkatkan kualitas budidaya bandeng serta memperkuat daya saing sektor perikanan kita,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 27 Maret 2025.

Kontes Bandeng Kawak ini, salah satu event tahunan di maleman Ramadan yang tunggu oleh masyarakat. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pada 10 hari terakhir Ramadan atau maleman Ramadan ada tiga event sangat dinantikan oleh masyarakat Gresik dan warga seluruh pelosok negeri. Tiga event itu, yakni, maleman 23 Ramadan, Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Tahun tradisi itu genap 500 tahun. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. 

Tradisi berikutnya, maleman Selawa Ramadan di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Dan, tradisi ketiga adalah maleman 27 Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Kawak. 

“Saya mengundang seluruh masyarakat Gresik untuk datang dan menyaksikan kemeriahan Kontes Bandeng Kawak 2025. Mari bersama-sama melestarikan tradisi ini, mendukung para petambak lokal, serta menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan. Acara ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya kita,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menambahkan bahwa Kontes Bandeng Kawak juga memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gresik. “Selain menjadi kebanggaan masyarakat, acara ini juga mendukung geliat ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar bandeng, hingga industri kuliner berbasis olahan bandeng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini,” tutur dokter Alif,panggilan akrab, Asluchul Alif. 

Selain kontes Bandeng yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta perwakilan kepala daerah se-Jatim ini, juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk arak-arakan bandeng dan live cooking bersama King Abdi (Finalis Masterchef Indonesia). Yang tak kalah menarik, panitia telah menyiapkan 3.000 porsi bandeng gratis bagi para pengunjung yang hadir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kembali menggelar tradisi Pasar dana Kontes Bandeng 2025. Tradisi terun temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi. 

Bandeng yang konon digunakan oleh para santri Sunan Giri sebagai oleh-oleh ketika merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman mereka masing-masing. Tahun ini, tradisi Pasar Bandeng 2025 digelar selama tiga hari, 26 Maret sampai 28 Maret 2025 di Kawasan perdagangan di Gresik Kota Lama atau GKL, mulai Jalan Gubernur Suryo, H. Samanhudi, Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat.

Sedangkan untuk kontes Bandeng Kawak dihelat pada Malem 27 Ramadan yang dipusatkan di kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ada tiga ikan bandeng kontestan yang meramaikan tradisi tahunan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta para perwakilan kepala daerah se-Jawa Timur itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin,  petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Mereka ini, adalah langganan jawara kontes di event tahunan di Kontes Bandeng Kawak. Sebab, tidak mudah bagi petambak untuk melakukan budidaya bandeng kawak yang biaa seusai anak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau SMA itu. Ikan bandeng milik Syaifullah Mahdi, biasa disapa, Sandi yang beratnya 14,6 kilometer itu dipanen setelah berusia 16 tahun atau seusia siswa SMA.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kontes Bandeng Kawak merupakan salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Gresik yang sudah berusia ratusan tahun sejak era Sunan Giri. Tradisi yang digelar mulai malam 26 Ramadan hingga akhir Ramadan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi khususnya sektor perikanan.

“Kecerdasan Mbah Sunan Giri di era itu, ingin meningkatkan ekonomi sektor ikan bandeng di wilayah Leran, Manyar sampai Ujungpangkah,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi budidaya ikan bandeng yang luar biasa. Di Gresik luas tambak 17 ribu hektar atau sekitar 36 persen luas tambak di Jawa Timur. Total produksi ikan bandeng sebanyak 49 ribu ton per tahun.

“Tiap tahun bandeng kita 49 ribu ton, semoga sektor perikanan tidak tergerus oleh regulasi-regulasi yang ruwet, seperti regulasi pupuk. Pupuk ini sangat krusial untuk pakan ikan bagi petambak,” terangnya.

Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila hasil panen ikan bandeng 49 ribu ton per tahun alias 49 juta kilogram dengan harga bandeng seharga Rp 25 ribu per kilogram sama dengan Rp 1,22 triliun per tahun. 

Sementara pemenang Kontes Bandeng Kawak 2025, Saifullah Mahdi mengaku ikan bandeng miliknya sudah berusia 16 tahun, dengan perawatan ekstra dan dibudidayakan di lahan tambak khusus.

“Bandeng ini sudah kami rawat selama 16 tahun, di tambak seluas 4 hektar, jadi tambak tersebut memang kami siapkan khusus untuk bandeng-bandeng yang akan mengikuti kontes setiap tahun,” terang Sandi yang juga Kepala Desa Pangkah Kulon ini.

Mahdi menyebut, dirinya sudah sejak puluhan tahun mengikuti Kontes Bandeng Kawak. Hal ini sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Kabupaten Gresik, serta kebanggaan dan penyemangat para petani tambak. “Kami berharap petani atau pembudidaya bisa terus melestarikan tradisi Kontes Bandeng Kawak ini, karena Bandeng adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik,” katanya. 

Dalam puncak Kontes Bandeng Kawak ini, ikan bandeng pemenang kontes milik Syaifullah Mahdi juga dilelang dengan harga awal Rp. 20 juta, dan terjual Rp 50 juta dengan penawaran terakhir pihak managemen Petrokimia Gresik. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik Selengkapnya

Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman

GRESIK,1minute.id – Puncak mudik lebaran diperkirakan mulai 28 Maret sampai 30 Maret 2025. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik berupaya mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat Gresik dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. Infrastruktur jalan terus kami perbaiki, layanan transportasi dan kesehatan juga disiapkan dengan matang. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan saling menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rapat one week di kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 24 Maret 2025.

Kegiatan rutin mingguan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan diikuti semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kabupaten Gresik itu membahas terkait kesiapan berbagai sektor untuk mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

Layanan Kedadarutan Call Center 112 Gratis

Apabila masyarakat menghadapi kondisi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, gangguan ketertiban, atau situasi mendesak lainnya, segera hubungi layanan darurat 112. Tim kami siap merespons dengan cepat demi keselamatan dan kenyamanan seluruh warga Gresik,” ujar  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Siaga Kegawatdaruratan 24 Jam

Dalam rangka mengantisipasi situasi darurat selama Hari Raya Idul Fitri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan siaga penuh selama 24 jam. Tim gabungan ini siap bertindak cepat dalam menghadapi potensi bencana, gangguan ketertiban, serta keadaan darurat lainnya.

Layanan Kesehatan Tetap Buka

Untuk memastikan akses kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat, layanan Unit Gawat Darurat (UGD) di RS Ibnu Sina, RS Gresik Sehati, dan RS Umar Mas’oed serta Puskesmas di berbagai wilayah Kabupaten Gresik akan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Selain itu, layanan medis akan makin tanggap dengan dokter spesialis yang bersiaga secara on-call selama 24 jam.

Perbaikan Infrastruktur untuk Kelancaran Mudik

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Gresik telah melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. Beberapa ruas jalan yang telah dikerjakan sejak awal tahun antara lain : Ruas Panceng – Lowayu, Dukun sepanjang 300 meter ; Ruas Wotan – Petung, Panceng sepanjang 200 meter ; Ruas Kapten Darmo Sugondo, Kebomas sepanjang 600 meter ; Ruas Balongpanggang – Metatu, Benjeng sepanjang 150 meter dan Ruas Balongpanggang – Mojopuro (akses utama ke Lamongan sisi selatan) sepanjang 700 meter.

Selain itu, Tim Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (SATGAS URC) Dinas PUPR telah menindaklanjuti 152 laporan perbaikan jalan sepanjang tahun 2025. “Tim ini juga akan tetap siaga selama libur Lebaran untuk menangani kondisi darurat terkait jalan dan jembatan,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Mudik Gratis dan Keamanan Transportasi

Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Sebanyak 1.072 peserta telah terdaftar dalam program ini. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyiapkan 24 unit armada bus dengan 8 jurusan kabupaten/ kota di JawaTimur. 

Dishub Gresik juga tengah mengupayakan normalisasi Penerangan Jalan Umum  alias PJU dan penerangan di sepanjang jalur pantai utara atau Pantura Gresik. Sedangkan, untuk memastikan keamanan dan kesehatan perjalanan, Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan peserta mudik. Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) turut melakukan tes urine bagi pengemudi dan kru bus guna memastikan keselamatan selama perjalanan.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Pemkab Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. (yad)

Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman Selengkapnya