Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun 

GRESIK,1minute.id – Mimpi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gresik memiliki kantor bakal segera teralisasi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan sinyal lampu hijau institusi yang dipimpin oleh AKBP Supriyanto itu untuk menempati gedung bekas UPT Puskesmas Alun-alun Gresik.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba pada Instansi Perintah di Hotel Horrison di Jalan Kalimantan Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) pada Selasa, 15 Februari 2022.

“Terkait kantor BNNK Gresik masih belum mempunyai tempat yang permanen mempersilahkan untuk menempati bekas UPT Puskesmas lama Alun Alun untuk dijadikan kantor tetap,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad pada Selasa, 15 Februari 2022. 

Saat ini, BNNK Gresik menempati gedung sewa pakai di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.  Gedung dengan arsitektur Kolonial Belanda itu sebelumnya digunakan untuk mess pemain Gresik United. Gedung itu milik seorang pengusaha. Sebelumnya, BNNK Gresik menyelamatkan rumah di Jalan Raya Belitung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Kemudian, BNNK Gresik menyewa rumah di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). 

Bupati berusia 36 tahun itu memberikan lampu hijau BNNK menempati aset Pemkab Gresik karena menganggap BNNK Gresik memiliki peran besar menyelamatkan generasi muda dan masyarakat pada umumnya agar jauh dari penyalahgunaan narkoba dan obat obatan terlarang lainnya. Gus Yani mengajak BNNK Gresik berkolanorasi dan sinergi dengan menggandeng kiai, ulama,  tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) bersama sama bergandeng tangan bekerja keras dalam upaya penanggulangan Narkoba.

“Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat dan musuh kita semua karena dapat merusak masa depan generasi, Upaya penanggulangan narkoba membutuhkan dukungan penuh dari seluruh komponen masyarakat,”tegas Gus Yani.Selain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Raker menghadirkan narasumber Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, dan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto ini diikuti oleh Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Lingkungan Pemkab Gresik. 

Dalam pertemuan sebelumnya dengan wartawan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyatakan Gresik Darurat Narkoba. Indikator, jumlah kasus narkoba menunjukkan tren naik. Kualitas maupun kuantitas. Dibutuhkan kerjasama semua stakeholder untuk melakukan pemberantasan,  pencegahan penggunaan barang haram itu di Gresik.  (yad)

Bupati Gresik Beri Lampu Hijau, BNNK Gresik Menempati Gedung Eks UPT Puskesmas Alun-alun  Selengkapnya

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persoalan tingginya angka pengangguran menjadi perhatian serius bagi duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah,  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Ratusan industri beroperasi di Gresik. Sayangnya, pertumbuhan industri dan investasi itu tidak linier dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengundang perwakilan sejumlah perusahaan untuk berdiskusi dalam upaya mengurangi angka pengangguran yang masih tinggi tersebut. Pertemuan di gelar hall Pudak Galeri di Jalan Pahlawan, Gresik pada Senin, 14 Februari 2022. 

Fandi Akhmad Yani membuka Forum Grup Discussion (FGD) bertemakan Mengurangi Pengangguran dengan Memaksimalkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal melalui Perusahaan Alih Daya mengatakan Kabupaten Gresik menjadi perhatian khusus di Jawa Timur terkait dengan banyaknya industri skala kecil hingga besar. Kondisi itu, katanya, menjadi harapan bagi semua masyarakat Gresik agar dapat bekerja.

“Gresik ini industrinya banyak, nilai investasinya juga tinggi. Sayangnya penyerapan tenaga kerjanya masih belum tampak memprioritaskan masyarakat lokal,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. Padahal, lanjutnya,  banyaknya industri ini menjadi harapan masyarakat agar dapat bekerja. “Untuk itu kami ajak bapak dan ibu (perwakilan perusahaan, Red) sekalian untuk mengatasi kondisi seperti saat ini,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Untuk diketahui, pada 26 Februari 2022 nanti, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah genap setahun menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 
Gus Yani melanjutkan, tingginya angka pengangguran saat ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh stakeholder. Ia meminta untuk adanya kolaborasi dan koordinasi yang intens. “Ini merupakan tanggungjawab bersama, artinya tidak hanya pemerintah saja yang dituntut menyelesaikan persoalan yang ada saat ini, namun juga stakeholder dan unsur terkait untuk bisa saling kolaborasi,”katanya. 

Disisi lain, Gus Yani menegaskan bagi investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah penyerapan tenaga kerja lokal. “Kedepan Saya ingin memastikan bahwa investor yang ingin mendirikan perusahaan di Gresik, maka masyarakat lokal harus diutamakan. Namun apabila tidak sanggup memenuhi, maka pemerintah akan mengambil sikap tegas sesuai dengan kewenangan kami,”tegasnya. 

“Dan Saya tekankan, ini bukan warning, namun saya selaku pemerintah daerah mengajak kepada perushaaan-perusahaan untuk mempunyai sikap peduli pengurangan pengangguran di Kabupaten Gresik,”imbuhnya dengan nada serius. Ia berharap bagaimana pemerintah  juga pemangku kepentingan serta perusahaaan mempunyai kepedulian serta memberi manfaat yang terbaik bagi masyarakat Gresik. (yad)

Ini Syarat Investor Yang Akan Mendirikan Perusahaan di Gresik  Selengkapnya

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati 

GRESIK,1minute.id – Konflik berkepanjangan antarwarga di Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mulai diurai oleh Pemkab Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani datang langsung untuk menyelesaikan di Balai desa setempat pada Rabu, 2 Februari 2022.
M

Sebelumnya, puluhan warga desa setempat mendatangi Mapolsek Panceng. Mereka mendesak tiga warga desa yakni Syaiful Arif, Basir dan Nasihin tidak di proses hukum. Sebab, ketiga warga tersebut dianggap telah membela kepentingan warga setempat. Ketiga warga tersebut berurusan dengan aparat kepolisian atas laporan Suhud, warga setempat. 

Bahkan, untuk membela Syaiful Arif dkk itu, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) bersama ormas Keagamaan dan organisasi kepemudaan Desa Sumurber membuat pernyataan sikap. Pernyataan sikap berisi 5 poin itu dibacakan oleh Ketua BPD Sumurber Muhammad Natiq dihadapan Bupati Fandi Akhmad Yani, Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Suyono, dua anggota DPRD Gresik Suberi dan Fauzi. Serta forum pimpinan Kecamatan Panceng. 

Lima poin itu, bunyinya : Menyikapi aksi massa yang terjadi di Balai Desa Sumurber pada hari Sabtu, 22 Januari 2022 terhadap Suhud.Kami menyatakan sikap sebagai berikut:1. Mengecam keras tindakan saudara Suhud yang melakukan penodaan terhadap simbol kenegaraan tingkat desa dan tindakan-tindakan mengganggu pelayanan publik dan ketentraman masyarakat.2. Mendorong dilakukannya musyawarah mufakat dengan azas kekeluargaan dalam penyelesaian persoalan-persoalan kemasyarakatan3. Menolak dengan tegas dilakukannya penanganan terhadap 3 (tiga) orang terlapor yaitu; saudara Syaiful Arif, Basir dan Nasihin yang telah membela kepentingan masyarakat, dan selama ini pihak kepolisian cenderung diam dan melakukan pembiaran terhadap pelaku (Suhud) yang telah menghina, menodai, dan merendahkan kehormatan simbol Negara yang ada di desa kami4. Pihak kepolisian diharapkan bisa adil dan bijaksana dalam menyikapi persoalan yang terjadi di desa kami5. Mendorong seluruh elemen masyarakat agar terus menjaga kerukunan dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat.Demikian pernyataan sikap kami.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada masyarakat tetap tenang dan tidak emosional. Sebab, tidak ada keberkahan dalam pertikaian. Sebab, program pemerintah bisa berjalan bila kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) stabil. “Tadi, Saya kesini melewati jalan yang rusak. Program perbaikan infrasruktur bisa berjalan bila tidak ada saling curiga,”katanya.

Ia berharap pertikaian yang sudah menahun antarwarga bisa diselesaikan secara Musyawarahkan. Ia berjanji warga yang selama ini bertikai akan diundang ke Pemkab Gresik. “Saya akan mengundangnya sendiri. Berupaya tidak ada tukang gosok di Sumurber.Mudah-mudahan an tidak pertikaian lagi,”katanya disambut tepuk sorak warga yang memadati Balai desa setempat itu.

Ia meminta problem yang terjadi bisa diselesaikan melalui jalur Musyawarah. “Kita niatkan damai,”tegasnya dan lagi-lagi me mendapatkan aplaus masyarakat. Terkait rencana pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di 47 desa tersebar 18 Kecamatan bisa berjalan lancar. Satu dari 47 desa yang bersiap untuk Pilkades itu adalah Desa Sumurber.

MASSA : Warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng mendatangi Mapolsek Panceng meminta 3 warga tidak di proses hukum pada Rabu, 2 Februari 2022

Gus Yani meminta kepada panitia Pilkades bisa menjadi momentum pemersatu warga. “Jangan sampai Pilkades sebagai moment pemecah bela,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani mengingatkan. Semua warga diperbolehkan mencalonkan diri. “Asal sesuai dengan aturan yang ada,”ujar Bupati berusia 36 tahun itu. Mengapa? Sebab, Drsa Sumurber memiliki potensi luar biasa,  “Masyarakat berkualitas , banyak orang Santri,”tegasnya.

Untuk diketahui, seorang warga diduga berinisial Shd melabur Balai desa dengan teletong sapi.  Ulah Shd menimbulkan emosi massa. Syaiful dkk emosi kemudian melakukan aksi balasan melabur oknum warga itu dengan teletong sapi. Diduga kuat saat melabur teletong ada unsur kekerasan fisik. Lelaki berinisial Shd kemudian melapor ke Polsek Panceng. 

Kapolsek Panceng AKP Didik H., menyatakan setelah pemeriksaan awal, pihaknya melimpah perkara tersebut ke Polres Gresik. “Perkara sudah kami limpahkan ke Polres tiga hari lalu,”ujar AKP Didik usai acara di Balai Desa Sumurber pada Rabu, 2 Februari 2022. (yad)

Bupati Datang Suasana Desa Sumurber Cair, Bakal Undang Pihak Bertikai ke Kantor Bupati  Selengkapnya

Ekspor Perdana ke Singapura dan Malaysia, Bupati Sebut Jeruk Nipis Kebonagung Bisa Meningkatkan Imunitas dan Vitalitas 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana jeruk nipis (Citrus aurantifolia) ke Malaysia dan Singapura pada Rabu, 2 Februari 2022. Jeruk nipis petani asal Desa Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah. Ekspor jeruk dilakukan oleh Koperasi Super Lime Kebonagung ini hasil kolaborasi dengan Kantor Bea Cukai, Dinas Diskoperindag, Dinas Pertanian, Asosiasi Gading Emas serta KBRI Singapura dan Kuala Lumpur, Malaysia. 

Ekspor jeruk nipis yang diangkut 6 mobil pikap dilakukan langsung oleh koperasi kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Terobosan baru ini mendapatkan apresiasi dari Bupati Fandi Akhmad Yani.

Fandi Akhmad Yani mengatakan jeruk nipis Kebonagung ini bisa meningkatkan Imunitas di masa pandemi dan vitalitas. Sebab, jeruk ini mengandung vitamin C sangat tinggi. “Branding (meningkatkan imunitas dan vitalitas) ini harus diangkat untuk mengangkat hasil perkebunan jeruk nipis di Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah ini,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutanya. 

Beberapa hasil kajian menyebut manfaat jeruk nipis (Citrus aurantifolia) telah dikenal sejak lama sebagai tanaman yang kaya manfaat.  Herbal alami, jeruk nipis berkhasiat untuk menghilangkan sumbatan vital energi, obat batuk, peluruh dahak (mukolitik), peluruh kencing (diuretik) dan keringat, serta membantu proses pencernaan.

Desa Kebonagung memiliki potensi jeruk nipis besar. Lahan kebun jeruk nipis seluas 450 hektare. Jeruk nipis bisa di panen setiap bulan. Rata-rata hasil panennya 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan.  Dengan kapasitas yang besar itu, imbuh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, perlu adanya strategi pengembangan. Diantaranya, pemasarannya harus diperluas. Selain pasar lokal juga pasar ekspor. “Untuk memperluas pangsa pasar,  pengurus koperasi harus lebih banyak bekerja di luar,”ujarnya. 

Gus Yani menganalogikan, pengurus koperasi memiliki mental seperti sopir angkutan umum yang terus mencari penumpang. “Artinya pengurus koperasi harus rajin memasarkan. Mencari pangsa pasar baru. Fokus pengembangan pasar Sedangkan petani fokus menanam, menjaga kualitas jeruk nipis,”ujarnya. 

Di akhir sambutan Gus Yani mengajak bergerak bersama UMKM Gresik untuk terus semangat menembus pasar luar negeri dan mudah mudahan Koperasi Super Lime ini menjadikan Kebonagung menjadi Desa Devisa atas Produk Perkebunan.

Kasi Kepabeanan dan Cukai V KPP Bea Cukai Gresik Eko Rudi Hartono, menambahkan koperasi yang sudah dibentuk oleh Pemdes Kebonagung diharapkan berani melakukan ekspor sendiri. “Bea Cukai, Diskoperindag dengan Asosiasi Gading Emas akan selalu siap berkolaborasi untuk meningkatkan Ekspor Jeruk Nipis hasil perkebunan Desa Kebonagung,”tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Kebonagung Lubis Farisman menceritakan nasib petani jeruk nipis di desanya pada 2020. Ia menyebut diawal pandemi Covid-19 kondisi pertanian di Kebonagung sangat memprihatinkan. “Harga jeruk nipis terendah.  Harga jeruk nipis hanya Rp 700 per kilogram,”terangnya. (yad)

Ekspor Perdana ke Singapura dan Malaysia, Bupati Sebut Jeruk Nipis Kebonagung Bisa Meningkatkan Imunitas dan Vitalitas  Selengkapnya

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan


GRESIK,1minute.id –  Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid II berakhir hari ini, Senin 8 Februari 2021. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik berencana menerapkan PPKM skala Mikro. 

Sosialisasi kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) tetap gencar dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda). Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama pasangan bupati-wakil bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

Ada juga, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali membagikan ratusan masker dan hand sanitizer kepada pengguna jalan di Jalan Basuki Rahmat dekat Mapolres Gresik lama.Semua pengguna jalan, seperti pengendara motor, mobil, pengayuh becak maupun pejalan kaki yang kebetulan melintas mendapatkan masker atau hand sanitizer.

Pembagian masker dan hand sanitizer ini untuk memeriahkan Hari Pers Nasional yang puncaknya diperingati besok, Selasa 9 Februari 2021. Puncak HPN akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara virtual. Kapolres Arief Fitrianto menghimbau kepada masyarakat agar mentaati anjuran pemerintah terkait protokol kesehatan dan 5 M guna mencegah terjadinya penyebaran virus Covid-19 .

 “Kegiatan operasi yustisi akan selalu dilakukan , diikuti dengan rapid antigen untuk memperluas testing sehingga bisa mengurangi angka positif dan grafik bisa menurun,”tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Hari ini adalah PPKM terakhir, dan selanjutnya PPKM skala mikro akan diterapkan didaerah mana di tingkat desa  atau kelurahan akan diputuskan Pemkab Gresik bersama Satgas Covid-19 untuk menekan penyebaran virus berawal dari Wuhan,Tiongkok itu. (*)

Kapolres dan Bupati Gresik terpilih Peringati HPN Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pengguna Jalan Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU…

GRESIK, 1minute.id –  Tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik selangkah lagi tuntas. Yakni, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari patahan dengan selisih 14.233 suara. 

Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten Gresik itu sudah berakhir Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 
Berdasarkan data rekapitulasi perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) dari KPU Pusat yang beredar berantai melalui pesan Whatsapp ada 102 sengketa yang masuk MK per Senin 21 Desember 2020 pukul 17.00.  Pilbup Gresik tidak masuk dalam PHP itu. 

Kapan KPU Gresik akan menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih?   Sumber 1minute.id menyebutkan penetapan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih menunggu hari. Sebab, paslon tidak ada yang keberatan hasil rekapitulasi perhitungan suara.”Tunggu saja,”katanya. 

Sementara itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, enggan berkomentar ada atau tidak sanggahan paslon. Meski,  deadline sanggahan sudah habis sejak Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 

“Kepastianya (belum terima) surat resmi MK melalui KPU RI,”kata Roni, Rabu 23 Desember 2020.

Surat itu berupa buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari MK dikirimkan melalui KPU RI. Bila ada perselisihan hasil pemilu (PHP) berlanjut ke MK. Sebaliknya, tidak sanggahan paslon,  KPU  mengagendakan Rapat Pleno Penetapan Bupati terpilih. 

Terpisah, Ketua KPU RI Arief Budiman dikonfirmasi melalui Whatsapp belum memberikan jawaban. Meski,  konfirmasi yang dikirim 1minute.id terlihat dua centang warna biru alias terbaca. (*)

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU… Selengkapnya