Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati

GRESIK, 1minute.id – Kompetisi Sepak Bola U-20 kembali digelar oleh Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Gresik. Kompetisi mempertemukan Piala Bupati, Bupati Cup 2021 dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Sabtu, 23 Oktober 2021. 

Sedangkan, tendangan pertama pertandingan dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kompetisi pencarian talenta muda di cabang olahraga (cabor) paling favorit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini diikuti 29 klub sepakbola seluruh Gresik. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan kompetisi sepakbola akan melahirkan talenta muda berbakat yang kelak bisa mengharumkan nama Gresik dan Indonesia umumnya. “Semoga kompetisi ini melahirkan anak-anak prestasi dan membanggakan Gresik dan Indonesia,”pesan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Klub sepakbola di Gresik pernah mengalami kejayaan. Dan, diperhitungkan klub sepakbola di tanah air. Namun, kejayaan terus merosot.  Gresik akhirnya turun kasta ke Liga 3. “Target kedepan Gresik liga 1,”tegas Bu Min.  Ia minta kepada Askab PSSI Gresik semakin aktif melakukan pembinaan. Mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB).

WAKIL BUPATI GRESIK Aminatun Habibah ketika membuka kompetisi sepakbola U-20 Bupati Cup 2021 di G-JOS pada Sabtu, 23 Oktober 2021 ( foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Dengan pembinaan yang baik, akan muncul talenta muda yang bisa ikut berkompetisi di klub luar negeri,”kata Bu Min sambil menyebutkan Real Madrid, Manchester United, AC Milan dan lainnya.
Munculnya talenta muda yang berprestasi baik, imbuhnya, bila organisasi melakukan pembinaan secara transparan. “Transparan keuangan dan lainnya,”tegasnya. 

Kompetisi Sepak Bola Bupati Cup Usia-20 akan bergulir selama 3 bulan ini diikuti 29 klub sepakbola dengan 629  pemain se-Kabupaten Gresik. Ketua Askab PSSI Gresik Rifiqi mengatakan, kompetisi ini untuk menjaring atlet-atlet baru untuk melengkapi tim yang telah dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2021. “Tidak menutup kemungkinan akan ada penjaringan atlet-atlet baru untuk melengkapi yang sudah kita bentuk,”katanya. 

Kompetisi sepakbola Bupati Cup 2021 bisa diselenggarakan setelah panitia mendapatkan lampu hijau oleh aparat keamanan dengan persyaratan tanpa penonton. Selain itu, atlet wajib menjalani vaksinasi.  Pembukaan kompetisi sepakbola kali pertama di masa pandemi Covid-19 dihadiri Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.

Kemudian, Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri,  Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Agustin Halomoan Sinaga dan Plt Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna. Di acara pembukaan ada dua pertandingan yang digelar. Pertandingan berjalan lancar meski diwarnai satu kartu merah saat klub asal Kebomas berhadapan dengan klub asal Wringinanom.  (yad)

Bupati Cup Bergulir Tanpa Penonton, Dibuka Wabup, Tendangan Bola Pertama Dilakukan Bupati Selengkapnya

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh


GRESIK, 1minute.id – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) mendapatkan suppport dari pelaku usaha.  Suppport berupa bantuan tempat tidur.

Diantaranya,  Siam Cement Group (SCG). Perusahaan beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menggelontor tempat tidur sebanyak 500 unit.  Tempat tidur untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ini berbeda. Tempat tidur portabel. Bongkar pasang. Namun terbuat dari kardus yang bisa menahan beban hingga 200 kilogram. Tempat tidur ini mirip yang digunakan oleh para atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir pada 7 Agustus 2021.

Bantuan tempat tidur ini akan semakin memanjakan pasien Covid-19 kategori sedang maupun ringan atau orang tanpa gejala yang sedang melakukan Isoter do G-JOS. Bantuan tempat tidur, terdiri dipan berbahan kardus, kasur, bantal dan guling senilai Rp 0,5 miliar itu diserahkan secara simbolis oleh managing director PT SIAM Terminal Somboon kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di lantai dasar G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin, 9 Agustus 2021.

KUAT : Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo bantuan dari perusahaan diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan tempat tidur sebanyak 500 unit akan digunakan sebagai tempat tidur pasien Isoter di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). “Saat baru diserahkan 200 unit. Sisanya, dalam minggu ini akan kembali dikirim ke G-JOS,”ujarnya. 

Tempat Tidur untuk warga Isoter ini cukup istimewa. Karena terbuat dari bahan ramah lingkungan yakni kardus. Meski terbuat dari bahan kardus tetap kuat karena bisa menahan beban hingga 200 kilogram. 
“Tempat tidur ini mirip tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.

BONGKAR PASANG: Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dengan fasilitas tempat tidur yang istimewa, menjadikan fasilitas Isoter di G-JOS semakin lengkap. Karena sebelumnya telah dilengkapi dengan oksigen medis dan didampingi tenaga kesehatan (nakes) hingga dokter spesialis. “Saya optimistis pasien Isoter akan lebih cepat sembuh bila dirawat di G-JOS ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu 

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur di G-JOS semakin banyak. Sebab pasien dirawat tersisa 24 orang dari kapasitas awal 140 tempat tidur. “Yang membanggakan pasien yang dirawat di G-JOS ini tidak ada yang meninggal,”tegasnya.  G-JOS telah ditetapkan sebagai tempat Isoter. Kapasitas akan dinaikkan menjadi 750 tempat tidur. Data yang didapatkan tim Satgas Covid-19 Gresik warga yang sedang melakukan isoman berkisar 1000 orang.

“Kini, tugas kita selanjutnya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) untuk diajak tempat Isoter ini,”katanya. 

Sementara itu, Managing Director PT SIAM Terminal Somboon, menambah bantuan tempat tidur bentuk kepedulian GCS kepada pemerintah kabupaten Gresik yang berupa melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Gresik. “Tempat tidur ini kami distribusi ke Gresik dan Jakarta. Karena usaha kami banyak di Gresik,” katanya dalam bahasa Inggris.

Ia mengatakan bantuan tempat tidur lengkap terdiri dari dipan terbuat dari kardus, kasur, bantal dan guling. “Satu set tempat tidur ini harganya sekitar Rp 1 juta,”imbuhnya. (yad)

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh Selengkapnya

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa-Bali pada Senin malam. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memberlakukan rumah sakit lapangan stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terpapar Covid-19. Keputusan itu diambil dalam rapat analisa dan evaluasi (anev) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Dalam anev yang dihadiri diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  menjlentrehkan  argumen menetapkan G-JOS sebagai tempat Isoter. 

Diantaranya, arahan pemerintah pusat Isoter dilakukan  untuk menekan terjadinya fatalitas bagi warga yang terpapar Covid-19. Diantaranya, rawan mengakibatkan  kematian. Selain menetapkan G-JOS sebagai RS Lapangan indoor untuk isoter, mantan Ketua DPRD Gresik itu memaparkan perkembangan pagebluk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Menurut Gus Yani, menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Gresik sudah melandai dan cenderung menurun. Indikatornya, tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit lapangan maupun yang ada di seluruh rumah sakit rujukan Covid yang ada di Kabupaten Gresik.

Sampai akhir  PPKM level 4 pada Senin, 2 Agustus 2021, tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit lapangan G-JOS hanya 50 persen dan BOR di Rumah Sakit Rujukan Covid rata-rata 68 persen. Namun demikian menurut Gus Yani, pasien isolasi mandiri (Isoman) yang dilaporkan oleh Satgas maupun puskesmas masih tinggi.

“Kita jangan lengah, saya minta para Kepala Desa untuk selalu mengecek kembali perkembangan warganya secara berkala yang sedang melakukan isolasi. Arahkan mereka yang sedang melakuakn isoman tersebut agar mau dirujuk ke rumah sakit lapangan G-JOS. Isoman sudah tidak disarankan,”papar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta seluruh anggota Forkopimda juga mendukung arahan Bupati tentang Isoter ini. Kapolres dan Dandim juga memerintahkan kepada jajaran yang ada dibawahnya untuk mengarahkan pasien isoman agar mau dirujuk ke RS lapangan G-JOS.

Sarana dan prasarana yang ada di Rumah Sakit lapangan G-JOS sudah sangat memadai untuk perawatan pasien Covid-19. Disana sudah tersedia oksigen yang cukup dan diawasi oleh para tenaga kesehatan (nakes) yang mumpuni. “Kami juga telah melengkapi dengan tenaga dokter spesialis. Ada dokter spesialis paru, spesialis dalam, spesialis anstesi dan lain-lain,”sela Gus Yani.

Menyikapi turunnya angka konfirmasi Covid-19 ini, Forkopimda meminta seluruh unsur pemerintah yang ada di bawah untuk tetap waspada. Bahkan PPKM semakin dikuatkan di tingkat pedesaan, RT dan RW.

Tentang upaya penyaluran oksigen dari PT Samator produsen oksigen, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto memuji langkah Bupati Gresik. “Ini upaya cerdas untuk menyiasati kelangkaan tabung oksigen, yang mungkin di seluruh Indonesia hanya ada di Gresik. Sehingga pasien Covid yang masuk ke Rumah Sakit Lapangan G-JOS tidak akan kekurangan oksigen,”kata Heru.

Untuk diketahui, beberapa kebijakan Bupati untuk menekan dampak buruk dimasa Pandemi Covid-19 ini yaitu, menggandeng Lembaga Amil Zakat untuk mendirikan Posko Covid, Menggandeng berbagai institusi untuk percepatan vaksinasi, rekrutmen relawan penulasaran jenazah, rekrutmen relawan nakes untuk tenaga vaksinasi, menggandeng lokasi wisata desa untuk tempat vaksinasi, beberapa kebijakan lain.Terbaru, Bupati menggandeng tenaga dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik untuk membantu pelaporan hasil tracing dilakukan petugas. (yad)

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat Selengkapnya

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah langkah dilakukan untuk penanganan maksimal kepada pasien yang terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19).

Diantaranya, meningkatkan status Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk pasien kategori sedang. Selama ini stadion olah raga berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu digunakan tempat rehabilitasi pasien covid kategori ringan.

“G-JOS kita naikkan dari ringan ke sedang,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin, 12 Juli 2021. Langkah antisipasi dilakukan untuk mempercepat penanganan pasien Covid-19.  Semula hanya menangani pasien gejala ringan di lantai dua tribun VIP. Kini pasien dengan gejala sedang bisa ditangani disana. 

Ada benberapa bagian stadion yang akan di renovasi untuk mempermudah pengisian tabung oksigen. Pasalnya, kelangkaan tabung oksigen yang terjadi di rumah sakit dikarenakan jumlah tabung oksigen yang tidak mencukupi banyaknya permintaan. 

“Stadion G-JOS akan saya renov untuk isi oksigen, biar Samator tinggal isi saja. tabung oksigen memang kewalahan,”tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Mengoptimalkan Stadion G-Jos karena keterisian rumah sakit rujukan di Gresik kondisinya saat ini hampir penuh. (yad)

G-JOS Dioptimalkan untuk Pasien Covid-19 Kategori Sedang, Ada Fasilitas Oksigen Selengkapnya

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat

GRESIK, 1minute.id – Waspada ! Pagebluk corona ada kecenderungan meningkat di Gresik. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menunjukkan tren peningkatan angka penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) semakin tinggi. Indikasi prosentasi BOR terjadi pada 1-16 Juni 2021.

Pekan pertama, 2 Juni BOR berkisar 8,25 persen. Pekan kedua, 8 Juni naik menjadi 18,1 persen. Kemudian, pekan ketiga, 16 Juni naik drastis menjadi 40,7 persen. Mencermati fonomena mengkhawatirkan Dinkes mengusulkan membuka kembali pondok rehabilitasi Covid-19 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk masyarakat. Saat ini, stadion G-Jos dikhususkan untuk isolasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Untuk mencegah persebaran wabah corona virus tidak bisa mengandalkan satgas Covid-19 Gresik berjuang sendiri. Peran masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran virus sangat dibutuhkan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Saat ini hampir di semua daerah ada peningkatan kasus covid-19, tak terkecuali di  Gresik. Bahkan beberapa daerah di sekitar kita sudah masuk zona merah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Juni 2021. 

Bu Min, meminta kepada semua ASN agar tidak bosan dalam melaksanakan prokes agar  menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya. Pemerintah kembali memperpanjang  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, tahap ke-X berlaku 15-28 Juni 2021.

Terkait usulan reaktivasi pondok rehabilitasi G-Jos untuk masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, akan mempersiapkan segala sesuatunya mengingat Stadion G-Jos digunakan sebagai karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air. “Kami akan mencari dan mempersiapkan tempat baru, mengingat sampai saat ini saudara kita para PMI ini masih terus berdatangan. Nanti akan kita rundingkan bersama” katanya. (yad) 

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat Selengkapnya