Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng

GRESIK,1minute.id – Penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik menggelar rekonstruksi dugaan pembunuhan Elly Prasetya Ningsih, 42, pada Rabu, 28 September 2022.

Rekonstruksi dilakukan di dua tempat kejadian perkara (TKP) itu dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro. Dua TKP itu adalah rumah korban di Desa Lampah, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. Dan, TKP kedua adalah tempat pembuangan korban Elly ditemukan dalam tas di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

Ada sebelas adegan yang peragakan oleh tersangka Hendra Setiawan, 42, suami siri korban. Selama rekonstruksi mulai pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB, tersangka Hendra Setiawan didampingi pengacaranya, Sulton Sulaiman. Sedangkan, korban pembunuhan penyidik menggunakan manekin. 

Menurut Sulton Sulaiman, dalam rekonstruksi itu terungkap tidak ada adegan tersangka Hendra Setiawan melakukan aksi kekerasan hingga mengakibatkan korban Elly, istri siri yang telah memberikan satu momongan berusia 3,5 tahun itu meninggal. Yang ada dalam rekonstruksi itu, adalah tersangka Hendra Setiawan membawa korban dalam kamar dalam kondisi sudah meninggal. Tersangka kemudian memasukkan dalam tas kemudian membuang korban di area persawahan yang sepi di Desa Gluranploso. 

Adegan kedelapan, tersangka meletakkan tas plastik berisi jenazah korban di bagian depan sepeda motor. “Adegan terakhir atau kesebelas tersangka membuang korban ke area persawahan di Benjeng,”ujar pengacara tersangka, Sulton Sulaiman pada Rabu, 28 September 2022. Menurut Sulton, selama rekonstruksi tersangka lancar dalam memperagakan adegan demi adegan. “Apa yang diperagakan klien dalam rekonstruksi tadi sama dengan yang ada di berita acara pemeriksaan (BAP),”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki mengatakan, rekontruksi ini dilakukan 11 adegan. Rekonstruksi dilakukan di dua lokasi. Pertama di rumah tersangka yang tinggal bersama korban. Kemudian lokasi pembuangan korban. “Sejauh ini, motif pembunuhan masih dalami. Sebab tersangka belum buka apa motifnya membunuh istri sirinya itu,”katanya kepada wartawan.

Menurut Wahyu, rekontruksi ini dilakukan untuk meyakinkan apa yang telah disampaikan oleh tersangka. Jika misalnya ada kebohongan atau alibi yang disampaikan oleh tersangka, maka akan terlihat dalam rekonstruksi ini. “Korban dibunuh di ruang tamu. Kemudian dibawa ke kamar masih dalam keadaan bernyawa. Namun saat dimasukan kedalam tas, korban sudah tak bernyawa,” ujarnya.

Wahyu menjelaskan, korban didalam tas dengan keadaan posisi kaki ke atas kepala dibawah. Kemudian pantat diatas. Penyebab kematian korban ada luka memar dibagian belakang kepala. “Niat membuang mayat ini, tujuannya agar korban diketahui oleh keluarganya,”pungkasnya.

Seperti diberitakan, warga Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng gaduh pada Rabu, 7 September 2022 sekitar pukul 08.00 WIB. Warga gaduh karena menemukan mayat tanpa identitas  dalam tas. Kondisi mayat bau. Diduga lebih dari sehari. Polisi berhasil mengungkap 

identitas mayat itu.  Ia bernama Elly Prasetya Ningsih, 42 tahun. Korban kelahiran Yosowilangon, Lumajang. Hasil otopsi Elly diduga korban pembunuhan. Pelakunya diduga adalah suami siri korban Hendra Setiawan (HS), 43 tahun.

Tersangka dibekuk anak buah Iptu Wahyu Rizki Saputro di Surabaya pada Minggu malam, 11 September 2022. “Hasil penyelidikan dilakukan oleh Satreskrim Polres Gresik, mayat ditemukan di Desa Gluranploso itu korban pembunuhan,”ujar AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro di Mapolres Gresik pada Senin, 12 September 2022. (yad)

Peragakan 11 Adegan, Suami yang Diduga Membunuh Istri Siri, Mayat Dibuang ke Area Persawahan di Benjeng Selengkapnya

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pudak, salah satu makanan khas Gresik. Mayoritas warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pernah mencicipi pudak. Kini, pudak memiliki kaya rasa. Puduk putih berbahan beras Ketan ; pudak coklat-biasa disebut-Pudak Sagu dan Pudak Hijau atau pudak rasa pandan. 

Namun, tidak semua orang mengetahui bagaimana cara membuat, kemudian memasarkannya. Nah, UPT SMP Negeri 2 Gresik memberikan pengetahuan sejak dini kewirausahaan kepada peserta didik. Sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim  menggelar projek profil Pelajar Pancasila. Acara bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudaj Sari Kelapa Pudak yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu.

Pesertanya adalah seluruh siswa kelas VII berjumlah 255 siswa. Pembelajaran kewirausahaan dipusatkan di halaman sekolah. Suasana pun riuh. Karena peserta antusias mengikuti pembelajaran itu. 

Menurut Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, pembelajaran kewirausahaan ini bertujuan membekali siswa menjadi wirausahawan milenial yang Tangguh. Di UPT SMPN 2 Gresik terdapat program tema Ajar, salah  satu tema utama dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka adalah kewirausahaan. 

“Kegiatan ini mencakup yang dibutuhkan untuk menciptakan peluang kegiatan  kewirausahaan adalah suatu sikap pemberani untuk mengerahkan tenaga dan pikiran untuk mencapai suatu maksud,”kata Salim pada Rabu, 28 September 2022.

Dengan kegiatan tema kewirausahaan, imbuhnya, dilakukan oleh siswa mengambil risiko dengan penuh perhitungan, mampu memanfaatkan peluang, komunikatif, mampu memasarkan, mampu bernegosiasi. Seseorang berjiwa diharapkan dengan  kegiatan P5 ini kewirausahaan diharapkan memiliki kualitas dasar untuk siswa SMPN 2 Gresik yakni :

PAPARAN : Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim (kanan) ketika mendampingi fasilitator memberikan pelatihan kewirausahaan membuat Pudak, makanan khas Gresik kepada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Gresik pada Rabu, 28 September 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

Daya Pikir. 

Dengan kualitas dasar “daya pikir kewirausaan” dimiliki karakteristik yakni  berpikir: kreatif, inovatif, orisinil, divergen, mengembangkan. Pionir berpikir: menciptakan produk dan layanan baru, memikirkan sesuatu yang belum pernah dipikirkan oleh orang lain, menganalisis sebab akibat, menemukan sistem, sebagai agen perubahan, memikirkan masa depan, berintuisi tinggi, terampil mengambil keputusan, berpikir maksimal, positif dan versaitas berpikir sangat tinggi.

Daya Hati

Kualitas dasar daya hati kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut, memiliki prakarsa (inisiatif) tinggi: ada keberanian moral untuk mengenalkan hal-hal baru, proaktif, selalu ingin mencari perubahan yang lebih baik, tidak pernah merasa puas, terus menerus melakukan inovasi dan improvisasi demi perbaikan selanjutnya, dan keinginan menciptakan sesauatu yang baru.

Berintegritas tinggi: gigih, tekun, sabar, bekerja keras, pantang menyerah, dan berkomitmen tinggi, selalu menginginkan tantangan baru, selalu membangun keindahan cita rasa melalui seni, bersikap mandiri, selalu berusaha menciptakan dan meningkatkan nilai tambah sumberdaya.

Berani mengambil risiko: Berani berbeda, pro kepada perubahan dan tidak menyukai kemapanan, memiliki motivasi dan spirit untuk maju sangat kuat dilandasi oleh hubungan interpersonal bagus, pandai bergaul dan supel atau luwes dalam pergaulan, terarah pada tujuan akhir bukan tujuan sesaat.

Memiliki kemampuan untuk memobilisasi orang lain: melakukan apa saja yang terbaik, tidak suka mencari kambing hitam, membangun teamwork yang kompak, cerdas, dinamis, harmonis, dan lincah.

Melakukan  perbaikan secara terus menerus: mau memetik pelajaran dari kesalahan, dari kesuksesan, dan praktik-praktik yang baik, percaya diri dalam menciptakan peluang, memiliki daya saing tinggi tetapi mendasarkan pada nilai solidaritas, agresif/ofensif, humanis, terbuka terhadap umpan balik.

Daya Fisik

Kualitas dasar daya fisik kewirausahaan memiliki karakteristik sebagai berikut: menjaga kesehatan secara teratur, memelihara stamina tubuh dengan baik, memiliki energi yang tinggi, dan memiliki kebahagiaan hidup.

“Untuk menjadi wirausahawan harus memiliki disiplin, komitmen tinggi, jujur,  kreatif/Inovatif, mandiri dan realistis ,”kata Salim. (yad)

Latih Siswa Jiwa Kewirausahaan, SMPN 2 Gresik Gelar Pelatihan Membuat Pudak khas Gresik  Selengkapnya

Cegah Persoalan Hukum dan Gangguan Distribusi Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Kolaborasi dengan Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id – Setelah menggandeng Polda Jawa Tengah untuk pengawasan distribusi pupuk bersubsidi. Kini, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. MoU dengan korp Adhyaksa ini, tentang koordinasi dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi, untuk pengamanan penyaluran pupuk bersubsidi, serta bantuan hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN).

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilaksanakan oleh Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo dengan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik, Muhammad Hamdan S.,, beberapa waktu lalu.

Dwi Satriyo Annurogo mengatakan perpanjangan kerja sama ini sebagai langkah optimalisasi perusahaan dalam melaksanakan tugas penyaluran pupuk bersubsidi. Perusahaan senantiasa memastikan ketersediaan stok pupuk sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendag) dan menjamin kualitas pupuk di gudang-gudang penyangga dan kios-kios pertanian agar pupuk bisa sampai ke tangan petani dengan prinsip 6T (Tepat Tempat, Tepat Harga, Tepat Jumlah, Tepat Mutu, Tepat Jenis, Tepat Waktu).

“Untuk itu dalam kerja sama ini juga menjadi upaya PT Petrokimia Gresik dalam rangka memperkuat pengawasan dan pengamanan kegiatan pendistribusian dan penyaluran pupuk di wilayah Gresik,”tandas Dwi Satriyo.

Ia menyadari, dalam melaksanakan amanat pemerintah penyaluran pupuk bersubsidi dan menjalankan bisnis perusahaan, tentu tidak lepas dari risiko dan persoalan hukum yang mungkin timbul sebagai akibat dari operasional perusahaan.Dengan penandatanganan ini, Dwi Satriyo berharap permasalahan hukum perusahaan yang muncul dapat kita atasi bersama sehingga tidak mengganggu operasional perusahaan. 

PT Petrokimia Gresik merupakan Objek Vital Nasional yang operasional produksinya tidak boleh berhenti dalam rangka menjaga katahanan pangan nasional.

Sementara itu, kerja sama ini merupakan kerja sama perpanjangan dari nota kesepahaman sebelumnya. PT Petrokimia Gresik bersama Kejari Gresik telah berkolaborasi seperti yang tertuang dalam Nota Kesepahaman ini sejak 2016. Sedangkan untuk penguatan pengawasan penyaluran pupuk bersubsidi, PT Petrokimia Gresik sebelumnya juga menjalin kerja sama dengan Polda Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, dan Kejati Jawa Timur.

“Kami akan banyak menggandeng banyak pihak untuk meningkatkan pengawasan pupuk bersubsidi. Semakin banyak pihak yang proaktif maka pengawasannya akan semakin ketat,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Cegah Persoalan Hukum dan Gangguan Distribusi Pupuk Subsidi, Petrokimia Gresik Kolaborasi dengan Kejari Gresik  Selengkapnya

Warga Was-was Proyek Revitalisasi Kawasan Heritage, Jalan Malik Ibrahim Belum Kelar, Menjelang Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi kawasan heritage, Gresik Kota Lama (GKL) terus di kebut. Ada enam ruas jalan yang sedang dalam perbaikan itu. Yakni, Jalan Basuki Rahmat ; AKS Tubun ; Agus Salim ; KH Zubair, Setiabudi dan Jalan Malik Ibrahim. 

Revitalisasi enam ruas jalan bernilai historis itu bagian dari Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Penataan ini di gadang-gadang bisa merubah wajah kawasan heritage di GKL. GKL lebih ciamik. Enak di pandang mata. Namun, pelaksanaan pekerjaan tidak kunjung kelar membuat sejumlah warga mulai was-was. Ngecemes karena khawatir. Terutama warga Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Sebab, dalam waktu dekat warga setempat memiliki gawe besar. Yakni, Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim. Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Indonesia. Acara tahunan setiap 12 Rabiul Awal atau bertepatan 8 Oktober 2022 nanti itu diprediksi akan menyedot ribuan warga. Mereka tidak hanya dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Namun, umat muslim di nusantara. Sebab, mereka rindu karena tahun lalu, haul ke-621 Syekh Maulana Malik Ibrahim digelar sederhana karena wabah pandemi Covid-19. 

“Kalau kondisi jalan seperti ini akan mengganggu kekhusyukan jemaah,”ujar seorang warga Jalan Malik Ibrahim ditemui 1minute.id pada Selasa, 27 September 2022. Kekhawatiran warga setempat itu berasal. Sebab, revitalisasi Jalan Malik Ibrahim, Gresik sempat molor dari rencana. Merujuk pada papan pengumuman yang dipasang di jalan itu, revitalisasi jalan itu seharusnya kelar 19 Agustus 2022. 

KONDISI TERKINI : Revitalisasi kawasan heritage di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Selasa, 27 September 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bunyi lengkapnya begini : 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Jawa Timur. Satker: Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur. Nama Pekerjaan: Peningkatan Kualitas Utilitas Permukiman Kumuh Pesisir Timur Sekmen Heritage Gresik. 

Waktu Pelaksanaan: 240 hari kalender ( 23 Desember 2021 – 19 Agustus 2022). Penyedia Jasa  : PT Widya Satria. Sedangkan, Konsultan pengawasan :  PT Prospera Consulting Enggineers 

Berdasarkan penguman itu, pekerjaan telah molor lebih dari sebulan. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id pada Selasa, 27 September 2022, pekerjaan keramik trotoar jalan telah rampung. Pemasangan lampu penerangan belum seluruhnya kelar.  Sedangkan, pekerjaan paving jalan masih sebagian kecil dikerjakan. Tumpukan batu paving tersebar sejumlah titik. Jalan pun berdebu bila kendaraan berlalu-lalang. 

Kondisi jalan berdebu dan tumpukan batu paving di sisi barat jalan itu berpotensi mengganggu jemaah mengikuti Haul ke-622 Malik Ibrahim pada 8 Oktober 2022 nanti. 

Kepala Dinas Cipta Karya ,  Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan pihak terkait. “Akan dikondisikan,”kata Ida Lailatussa’diyah dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa, 27 September 2022. (yad)

Warga Was-was Proyek Revitalisasi Kawasan Heritage, Jalan Malik Ibrahim Belum Kelar, Menjelang Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim Selengkapnya

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM

GRESIK,1minute.id – Pasar Rakyat dan Festival Santri 2022 di Alun-alun Sidayu berakhir Minggu malam, 25 September 2022. Ribuan warga tumplek-blek di Alun-alun yang legendaris peninggalan Kanjeng Sepuh itu. 

Ribuan warga itu memenuhi Alun-alun Sidayu untuk mengikuti rangkaian menyambut Hari Santri Nasional dan Satu Abad Nahdlatul Ulama itu yang dihelat oleh Gerakan Pemuda (Ansor) Gresik itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta sejumlah tokoh agama lainnya. 

Diantaranya, Ketua PC GP Ansor Gresik, Abdul Rokhim, Rois Syuriah MWC NU Sidayu KH. Muhammad Farhan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Sidayu KH. Solikhul Hadi, Ketua LBM PCNU Gresik H. Fatoni, Ketua Rijalul Ansor Gresik Agus Atta Nugraha, Bendahara GP Ansor Gresik M. Syahrul Munir, Kasatkorcab Banser Ansor Gresik Hasbi Wakafa dan undangan lainnya.

Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pasar rakyat selama sepuluh hari ini perputaran ekonominya luar biasa. Masyarakat Sidayu dan sekitarnya setiap hari memenuhi Alun-alun Sidayu untuk belanja kebutuhan pokok dan kuliner. “Beberapa pedagang saya tanya tadi mengaku dagangannya laris manis, semoga ini menjadi awal yang baik untuk menata ekonomi masyarakat Gresik,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Wabup berharap, acara seperti ini lebih sering diadakan karena sangat baik terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama GP Ansor selaku panitia penyelenggara yang telah ikut membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi,”katanya. 

“Melalui kegiatan pasar rakyat ini diharapkan dapat menggairahkan kembali perekonomian para pelaku UKM. Kegiatan pasar rakyat ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membina pelaku UKM yang ada di Kabupaten Gresik,”imbuhnya.

Wabup menambahkan, jelang Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU), akan punya gawe besar. Sidayu, sebagai pusat kegiatan akan kedatangan tamu setidaknya 50 ribu orang ulama dan habaib se- Jawa Timur. Satu Abad Nahdlatul Ulama digelar di Alun-alun Sidayu. 

Dalam penutupan pasar rakyat, dan Ansor Gresik bersholawat, sambut Hari Santri Nasional (HSN) dan satu abad NU, dimeriahkan oleh kehadiran Habib Hanif Al Haddad, diiringi oleh Hadrah asal Pondok Pesantren (Ponpes) Ihyaul Ulum Dukun. (yad)

Penutupan Pasar Rakyat dan Festival Santri Meriah, Wabup Gresik Bukti Pemerintah Serius Bina UMKM Selengkapnya

Kejar Capaian UHC 98 Persen, Komisi IV DPRD Gresik Desak 3 OPD Segera Selesaikan Tumpang Tindih NIK

GRESIK,1minute.id – Selangkah lagi warga Gresik berobat cukup membawa e-KTP bisa terealisasi. Program Universal Health Coverage (UHC) sudah mencapai 80,7 persen. Target Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik UHC mencapai 98 persen tahun ini. Artinya, masih kurang 17,3 persen. 

Menurut Anggota Komisi IV DPRD Gresik Jumanto, realisasi capaian UHC 98 persen akan bisa tercapai bila organisasi perangkat (OPD) Pemkab Gresik bekerja ekstra keras. Pasalnya, masih terdapat sejumlah persoalan yang belum terselesaikan. Padahal, sisa waktu kurang 4 bulan lagi. Persoalan itu, kata politisi dari PDI-P adalah adanya anomali data kependudukan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ia mencontohkan anomali data itu adalah masih adanya nomor induk kependudukan (NIK) yang tumpang-tindih.”Kondisi ini (anomali data NIK,Red) harus segera diselesaikan,”kata Jumanto ditemui disela pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Gresik di kantor DPC PD-P Gresik pada Minggu, 25 September 2022.

Bagaimana cara menyelesaikan? Kandidat Doktoral dari Universal Instute of Professional Manajement (UIPM) Selangor, Malaysia ini meminta percepatan koordinasi tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yakni Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gresik , Dinas Sosial (Dinsos) Gresik dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

“Karena ini (UHC,Red) adalah visi-misi Bupati yang harus diselesaikan tahun ini,”kata Jumanto. Terkait anggaran, kata Jumanto, DPRD Gresik telah menyetujui penambahan anggaran dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) 2022 sebesar Rp 25 miliar. 

Anggaran murni APBD 2022 sebesar Rp 42 miliar. Anggaran yang terserap sebesar Rp 41 miliar dengan capaian program UHC sebesar 80,7 persen. “Kekurangan anggaran itu sudah dialokasikan melalui P-ABPD 2022,”tegasnya. 

Komisi IV DPRD Gresik, tambah Jumanto, dalam waktu dekat akan menggundang tiga kepala OPD untuk rapat koordinasi. “Ini kami lakukan agar bisa melaksanakan percepatan program UHC ini,”katanya. Mengapa Komisi IV DPRD Gresik mendorong program capaian program UHC ini? “Program ini bisa terealisasi warga yang berobat cukup bawa KTP. Karena kita sudah kerjasama dengan BPJS Kesehatan,”tegasnya. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali menegaskan pihaknya bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah berkomitmen untuk terus memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Nawa Karsa. Salah satunya adalah dengan program Universal Health Coverage (UHC) yang bisa dilaksanakan tahun ini.

“UHC merupakan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik yang dengan mudah bisa di akses hanya dengan menunjukkan KTP Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dalam rapat paripurna DPRD Gresik pada Senin, 5 September 2022. (yad)

Kejar Capaian UHC 98 Persen, Komisi IV DPRD Gresik Desak 3 OPD Segera Selesaikan Tumpang Tindih NIK Selengkapnya

Refleksi Hari Tani Nasional 2022, Petrokomia Gresik Klaim Sejahterakan 31.113 Petani 

GRESIK,1minute.id – Hari Tani Nasional diperingati setiap 24 September. Tahun ini memasuki 62 tahun. Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memasuki usia emas, 50 tahun. 

Momen Hari Tani 2022, perusahaan Solusi Agroindustri ini semakin meneguhkan komitmen meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Pada 2022, mengklaim telah mendongkrak kesejahteraan 31.113 petani melalui program Agro Solution dan Makmur yang telah dijalankan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan Petrokimia Gresik menjalankan program Agro Solution dimulai pada 2021. Saat itu, kondisi ekonomi Indonesia mengalami kontraksi akibat pandemi Covid-19, kemudian diperkuat dengan hadirnya program Makmur (Mari Kita Majukan Usaha Rakyat) oleh Menteri BUMN Republik Indonesia Erick Thohir.

“Baik Agro Solution maupun program Makmur, keduanya telah terbukti mampu menjadi katalis percepatan bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian,” ujar Dwi Satriyo pada Sabtu, 24 September 2022.

Program kemitraan ini dihadirkan karena adanya banyak permasalahan petani di lapangan. Diantaranya, produktivitas rendah, kurangnya pendampingan, harga agro-input (pupuk, pestisida dan benih) tidak terjangkau. Kemudian, sulitnya akses ke lembaga keuangan, terbatasnya jumlah Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), harga jual hasil panen yang cenderung turun saat panen raya (tidak ada jaminan harga), serta belum terfasilitasinya petani dari risiko gagal panen dan infrastruktur yang terbatas.

Sementara Agro Solution merupakan program inisiasi Pupuk Indonesia yang berupaya menciptakan ekosistem pertanian secara komprehensif, baik on farm maupun off farm, mulai dari penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, kemudian jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker.

Perbedaan dengan Makmur, seluruh  stakeholder yang terlibat adalah perusahaan BUMN, yaitu PTPN, Pupuk Indonesia, ID Food, Perhutani, Askrindo, Jasindo dan BRI.

Petrokimia Gresik menjadi anggota holding  Pupuk Indonesia yang mendapat target besar dalam realisasi Agro Solution dan Makmur. Hingga tahun ini, 2022, target Petrokimia Gresik meningkat menjadi 85.000 Ha. Sedangkan realisasi hingga Agustus 2022 sudah mencapai 66.694 Ha atau 78 persen dari target dan telah melibatkan lebih dari 30 ribu petani

“Kami optimistis bisa terlampaui lebih target ini pada akhir 2022 nanti, sehingga semakin banyak petani yang sejahtera melalui program ini,”tandas Dwi Satriyo. Adapun peningkatan pendapatan dirasakan petani melalui program ini terbilang tinggi, berkisar antara 15 persen hingga hampir 30 persen setiap musimnya.

Petani tanaman pangan, dari sebelumnya hanya memperoleh pendapatan Rp 25.225.070/Ha, melalui program ini bertambah 26 persen menjadi Rp 31.676.151/Ha. Begitu juga petani perkebunan, meningkat 28 persen dari Rp 49.552.317/Ha menjadi Rp 63.294.354/Ha. Kondisi yang hampir sama juga dialami oleh petani hortikultura.

Di dalam program ini, layanan yang diberikan Petrokimia Gresik untuk meningkatkan kesejahteraan petani yaitu, pertama  menyediakan mobil uji tanah yang dapat mengidentifikasi kandungan tanah pada lahan pertanian, sehingga pemupukan yang direkomendasikan lebih presisi dengan hasil yang optimal.

“Petrokimia Gresik memiliki 15 unit mobil uji tanah yang tersebar di berbagai daerah di tanah air. Semua petani bisa memanfaatkan layanan ini secara gratis. Petani cukup membawa sampel tanah, dalam hitungan menit sudah mengetahui kandungan tanahnya, lengkap dengan rekomendasi pemupukannya,” ujar Dwi Satriyo.

Kedua, Petrokimia Gresik juga memberikan kawalan budidaya mulai dari menjamin ketersediaan pupuk dan kawalan pengendalian hama. Dalam program ini Petrokimia Gresik mengedukasi petani untuk menggunakan produk nonsubsidi yang telah terbukti berkualitas dalam meningkatkan produktivitas pertanian, serta pendapatan petani.

Terbaru Petrokimia Gresik telah memperkenalkan Petro ZA Plus, Phosgreen dan Petroganik Premium sebagai alternatif subtitusi pupuk ZA, SP-36, dan Petroganik yang berdasarkan Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tidak lagi masuk ke dalam skema subsidi.

Ketiga, Petrokimia Gresik juga melengkapi bantuan permodalan melalui program Mangga Makmur, yang merupakan pembiayaan dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik khusus kepada petani peserta Project Agro Solution yang digunakan untuk biaya budidaya dan pembelian pupuk nonsubsidi serta pestisida Petrokimia Gresik.

“Dengan adanya ekosistem pertanian terintegrasi ini, petani bisa lebih fokus dalam melakukan budidaya pertaniannya, karena baik permodalan maupun penjualan hasil panen sudah terjamin,”tutup Dwi Satriyo. (yad)

Refleksi Hari Tani Nasional 2022, Petrokomia Gresik Klaim Sejahterakan 31.113 Petani  Selengkapnya

Wabup Gresik Kesengsem Karya Aam, Pelukis  Menggunakan Kaki juga Anggota Amfpa Asal Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepincut dengan karya lukis Muhammad Amanatullah-biasa disapa-Aam. Pelukis difabel tinggal di Jalan R.A.Kartini, Gresik. Lukisan pelukis dengan kaki yang membuat Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu kesengsem itu tentang petani membajak sawah secara tradisional yakni menggunakan dua ekor sapi. 

Membajak sawah tradisional ini kini langka. Sebab, sebagian besar petani telah menggunakan mesin traktor. “Saya minat dengan lukisan ini, saya beli ya Mas Aam,”kata Bu Min. “Njeh monggo Bu Min, syukur Alhamdulillah lukisan saya diminati Ibu Wakil Bupati Gresik,”jawab Aam. 

Ketertarikan Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun dengan lukisan karya Aam tidak serta-merta. Awalnya, Aam melakukan demonstrasi melukis di depan Wabup Gresik itu di Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu, 23 September 2022. Saat itu, Wabup Aminatun Habibah menghadiri acara pembagian bantuan sosial alat bantu penyandang disabilitas, duafa dan lanjut usia (Lansia) rangkaian HUT Omah Duafa yang didirikan oleh Syaikhu Busiri itu.

Aam, pelukis satu-satunya dari Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menjadi anggota Association of Mouth and Foot Painting Artists (AMFPA), sebuah asosiasi pelukis menggunakan mulut dan kaki yang bermarkas di Eropa itu menunjukkan keahlian, melukis dengan kaki. Aam terlahir dengan organ tubuh pendek. Kedua kaki dan tangannya pendek. 

Keterbatasan fisik tidak membuat Aam berkecil hati. Karena Aam memiliki keahlian melukis dengan kaki. Selain melukis dengan kaki, Aam juga guru ngaji di tempat pendidikan quran (TPQ) di masjid deket rumah. Aam yang baru menyandang gelar Sarjana Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu dikenal sebagai seorang motivator. Ia pun dinobatkan sebagai The Best Motivator di UMG 2022 itu.

Bu Min kagum dengan karya Aam. Mata Bu Min berkaca-kaca karena terharu sampai meneteskan air mata. “Saya terharu sekaligus kagum melihat beliau (Aam). Dengan keterbatasan yang dimiliki ternyata menyimpan semangat yang begitu luar biasa. Semangat itu ditunjukkan dengan berbagai karya lukis yang sudah dibuat. Saya lihat hasil lukisan ternyata sangat menakjubkan,”kata Bu Min.

Ia menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada Aam. Sebab, ia melihat sosok Aam yang begitu menginspirasi. “Saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada mas Aam. Saya tertarik dengan salah satu lukisan beliau berminat untuk membeli,” ucap Bu Min. 

Aam gembira karyanya diminati oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Artinya, semakin banyak tokoh yang mengoleksi karyanya. Sebelumnya, lukisan Aam telah dikoleksi oleh mantan Kepala Kepolisian Daerah Jatim Inspektur Jenderal Anton Bahrul Alam ;  Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. Aam juga pernah melukis wajah Presiden Joko Widodo dan menyerahkan kepada presiden ketika melakukan kunjungan kerja ke Gresik tahun lalu. Kini,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. (yad)

Wabup Gresik Kesengsem Karya Aam, Pelukis  Menggunakan Kaki juga Anggota Amfpa Asal Gresik Selengkapnya

Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Kapal Katamaran multipurpose segera berlayar. Kapal Fiberglass buatan “keroyokan” mahasiswa jurusan teknik perkapalan UMG, siswa SMK Maskumambang, Dukun dan nelayan itu memasuki tahapan finishing.

Diperkirakan kapal fiberglass  memiliki panjang 7 meter, lebar 3 meter yang dibuat di Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu rampung akhir September 2022. Ada dua kapal Katamaran Multipurpose yang sedang dikerjakan oleh mereka. Dan, satu kapal perbaikan karena bekas selama 7 tahunan. 

Pekerjaan tiga kapal ( dua pembuatan dsn satu perbaikan) dilakukan mulai pagi hingga sore hari. Pada Jumat, 23 September 2022 sekitar pukul 15.00 WIB, wartawan  1minute.id ketika mendatangi tempat pembuatan kapal Katamaran Multipurpose terlihat sejumlah siswa dan pekerjaan anggota Persatuan Penyelam Tradisional Pelestari Kawasan Pantai (Parasandi) Gresik melakukan pengamplasan. 

Menghaluskan atau mengamplas dempul yang ada di bagian lambung dan dak kapal. Pekerja itu, diantaranya, Nazrie Rachim, siswa kelas XII SMK Maskumambang, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu terlihat semangat. Nazrie tidak sendirian. Siswa jurusan teknik kontruksi kapal baja (TKKB) itu bersama 10 teman lainnya. Sebelas anak itu adalah siswa magang atau praktik kerja lapangan (PKL). Sore itu, mereka didampingi Ketua PKL Abdul Azis. 

“Kami sejak awal ikut magang pembuatan kapal ini,”kata Nazrie yang didapuk sebagai juru bicara siswa itu. Banyak pengalaman baru yang bisa didapatkan dalam proses magang ini. “Saya dan teman-teman jurusan TKKB. Disini, kami magang membuat kapal fiberglass. Ini baru kami,”jelas Nazrie.  Di tempat magang inu, Nazrie dkk mendapatkan pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah. Yakni, pembuatan kapal fiberglass. “Saya di jurusan kapal Baja. Disini membuat fiberglass. Membuat kapal fiberglass lebih simpel,”katanya. 

Pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun membuat sejumlah galangan kapal sepi order. Puluhan siswa SMK memasuki program magang atau PKL tidak bisa magang seluruhnya di galangan kapal yang ada di Gresik, Lamongan hingga Madura. Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG menjadi pilihan bagi siswa SMK yang dipimpin oleh Ahmad Yulianto.

Kepala PKL SMK Maskumambang Dukun Abdul Azis mengatakan, program magang pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, berbahan fiberglass ini sebuah pengalaman baru. “Pengalaman baru bagi siswa ini, semoga bisa menambah luas pengetahuan,”kata Abdul Aziz pada Jumat, 23 September 2022. Selepas program magang ini, ia berharap siswa bisa menerapkan ilmu yang di sekolah. “Minimal nanti siswa bisa membuat miniatur kapal fiberglass di sekolah,”harapnya. 

Living laboratory Maritime UMGini berdiri sejak 18 Juni 2021. Belum genap dua tahun beroperasi. Living laboratory Maritime pertama di Indonesia ini berada di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Living Labolatory Maritime sederhana. Tidak ada bangunan gedung atau layaknya sebuah pabrikan. Tempat candradimuka bagi mahasiswa, pelajar dan anggota Parasandi ini atapnya hanya ditutup terpal untuk pelindung dari sengatan sinar matahari. 

KAPAL PERTAMA : Kapal Fiberglass buatan Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 7 Juli 2021 ( Foto dok. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski sederhana, Living Labolatory Maritime ini tergolong produktif. Kapal pertama berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Bahan sama, fiberglass. Kapal pesanan seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat itu kelar pada Sabtu, 7 Juli 2021. Saat itu, peran mahasiswa teknik perkapalan UMG ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass itu. 

Nah, pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, imbuhnya, pekerjaan dilakukan oleh mahasiswa, siswa SMK dan anggota Parasandi Gresik. Artinya, UMG  melakukan peningkatan kopetensi dengan mendidik 15 mahasiswa dari jurusan Teknik Kontruksi kapal baja, siswa SMK dan warga sekitar. Dengan memberi materi teori banguanan kapal dan manajemen produksi kapal.

“Dimana efisiensi waktu pengerjaan didapat 1/3 waktu normal  dan biaya pengerjaan yang menelan biaya hanya 40 persen dari biaya normal. Jauh dari kebiasaan selama ini yang mencapai 65 hari untuk 1 unit kapal dan biaya hingga Rp 120jt/unit,”jelas Kepala Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa kepada 1minute.id pada Sabtu, 24 September 2022. (yad)

Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar  Selengkapnya

Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik 

GRESIK,1minute.id – Keterbukaan informasi publik menjelang musim Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang, menjadi topik utama yang diantisipasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).  Salah satunya, Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Kabupaten Gresik. Sesuai dengan Undang-undang no.14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, menyatakan setiap badan publik untuk membuka akses informasi bagi setiap pemohon informasi dari publik kecuali beberapa informasi tertentu.

Dengan dasar tersebut, KPU Jatim bersama 38 KPU Kota/Kabupaten se-Jawa Timur, bersama-sama meningkatkan pengelolaan informasi publik lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) keterbukaan informasi publik dalam penyelenggaraan tahapan Pemilu 2024 di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 22 September 2022.1

Bimtek menghadirkan Ketua dan Sekretaris KPU Jatim, Choirul Anam – Nanik ini diikuti 3 orang perwakilan dari 38 KPU kabupaten/kota. 

Perwakilan dari KPU Kota/Kabupaten tersebut terdiri dari Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih, Parmas, dan SDM), Kepala Sub Bagian Teknis Pemilu dan Hubungan Masyarakat (Kasubag Tekmas), dan Operator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, penyelenggaraan Bimtek kali ini harus menghasilkan transparansi informasi ke publik. Menurutnya, saat ini informasi sudah harus dengan mudah didapatkan terutama dalam kaitannya dengan Pemilu 2024 mendatang.

Bu Min, panggilan akrabnya, menambahkan, pemerintah Kabupaten (Pemkab) akan mensupport segala macam kegiatan yang berhubungan dengan KPU Gresik. Harapannya, kegiatan KPU Gresik dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugas-tugasnya.

“Menjelang penyelenggaraan 2024, tentu saja membutuhkan pikiran dan tenaga, termasuk kami juga menyediakan anggaran untuk itu semua, sehingga nanti dalam penyelenggaraan KPU terutama dalam hal keterbukaan informasi publik, semakin membuka wawasan kepada seluruh masyarakat bahwa sudah tidak ada lagi informasi yang perlu disembunyikan,”katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengatakan, pelaksanaan Bimtek pertama tahun ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik sejak awal.

“Kegiatan ini merupakan yang pertama dalam tahun ini dengan harapan, kedepannya KPU dapat menerapkan 3 nafas utama yaitu integritas, profesionalitas, dan akuntabilitas” katanya.

Ia merasa dalam tahapan menuju Pemilu 2024, kinerja KPU dalam menyebarkan informasi kepada masyarakat harus lebih serius lagi. Tujuannya agar masyarakat dapat mencari informasi secara mandiri dan tepat sasaran.

“Ketika kemudian kepercayaan publik terhadap KPU semakin tinggi, tentu hasil dari KPU menjadi lebih legitimate,”ucapnya. Anam melanjutkan, keterbukaan ini juga akan didukung dengan penyebaran informasi melalui media-media umum seperti website dan media sosial.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni berusaha menyamakan persepsi terkait keterbukaan informasi publik di Gresik. “Jadi, dengan adanya Bintek ini, KPU Gresik semakin bisa memahami terkait dengan bagaimana informasi publik itu bisa di akses oleh publik dengan ketentuan yang berlaku sesuai undang-undang,”kata Roni (yad)

Pemilu 2024, Wabup Gresik Ingatkan KPU Tentang Keterbukaan Informasi Publik  Selengkapnya