Gresik Masuk Zona Kuning, Tetap Manut Protokol Kesehatan


GRESIK,1minute.id – Kerja keras Satgas Covid-19 dibarengi sikap patuhmasyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) berbuah manis. Berdasarkan asesmen dari Kemeterian Kesehatan, Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik turun level 2 atau zona kuning. 

Selangkah lagi, syaratnya hanya satu yakni manut aturan pemerintah antara lain,  tetap menjaga prokes tidak mustahil Gresik bisa masuk level 1 atau zona hijau. Sebab, pemerintah melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat. 

Berdasarkan data Asesmen Kementerian Kesehatan kondisi Gresik turun level 2 karena ada beberapa indikator. Yakni, bed occupancy rate (BOR/tingkat keterisian tempat tidur) rumah sakit dengan kapasitas 352 bed sebesar 6,43 persen. Positivity rate-nya 3,41 persen dibawah standar WHO 5 persen. Percepatan vaksinasi 37,90 persen atau 383.375 penduduk telah mendapatkan vaksin dosis pertama per 7 September 2021. Pengetesan 3,72 melebihi target WHO 2 ,77 per 6 September 2021. 

Selain, Pemkab Gresik dibawah komando Satgas Covid-19 yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat isolasi terpusat di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak para mahasiswa untuk ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengikuti serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh Pemkab Gresik. “Vaksinasi aman dan halal. Tetap mematuhi protokol kesehatan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika meninjau vaksinasi masal di Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) pada Rabu, 8 September 2021. (yad)

Gresik Masuk Zona Kuning, Tetap Manut Protokol Kesehatan Selengkapnya

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X menggelar tanam perdana komoditas tebu Program Makmur di Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada Rabu, 8 September 2021.

Penanaman perdana ini dihadiri oleh Komisaris Petrokimia Gresik Indira Chunda Thita. Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas MoU kerja sama Program Makmur antara Petrokimia Gresik dengan PTPN X, dimana potensi luasan lahan tebu yang akan dikawal mencapai 31.000 hektar (Ha).

“Ini merupakan upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong peningkatan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur, mengingat saat ini Jawa Timur menjadi penopang utama tebu nasional sebagai bahan baku gula,”ujar Dwi Satriyo. Namun di satu sisi, produktivitas tebu dalam negeri saat ini masih belum mencukupi kebutuhan gula nasional karena belum optimalnya pemanfaatan saprodi dan kawalan teknologi oleh petani tebu. Oleh karena itu, kerja sama ini menjadi salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Hal senada disampaikan Direktur Utama PTPN X Tuhu Bangun, yang menyatakan bahwa PTPN Grup mengemban tugas untuk mewujudkan swasembada gula konsumsi pada 2024 mencapai 2,4 juta ton. Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan produktivitas, sehingga kehadiran Program Makmur ini sangat dibutuhkan .“Semoga program ini bisa menjadi role model dan dapat dikembangkan di PTPN yang lain,”harap Tuhu.

Melalui kerja sama ini, Petrokimia Gresik akan menjamin penyediaan pupuk non-subsidi kepada petani binaan. Untuk musim tanam tebu kali ini, pupuk yang diharapkan petani tebu antara lain NPK Phonska Plus dan ZA non-subsidi. Selain itu, Petrokimia Gresik juga akan memberikan kawalan dan analisa uji tanah melalui layanan gratis Mobil Uji Tanah, sehingga petani dapat memperoleh rekomendasi pemupukan sesuai dengan kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

Program Makmur sendiri merupakan transformasi dari Program Agro Solution yang diinisasi Pupuk Indonesia sejak 2020 dan dirilis kembali oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Program ini mencakup berbagai aspek yang membantu petani dan budidaya pertanian. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman berkelanjutan, informasi dan pendampingan budidaya pertanian, digital farming dan mekanisme pertanian. Selain itu juga akses permodalan dan perlindungan risiko pertanian, serta adanya offtaker atau jaminan pasar bagi petani. 

Melalui program ini, Petrokimia Gresik menciptakan suatu ekosistem yang dapat membantu petani dari hulu hingga hilir, sehingga proses budidaya maupun pemasaran hasil pertanian tidak terhambat. Selain itu juga menggandeng pihak asuransi untuk memberikan jaminan serta perbankan, dalam hal ini BNI, untuk memberikan pendanaan kepada petani atas usaha tani yang dilakukan.

Kepala Kantor Wilayah BNI Jawa Timur Gunawan Putra, menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik dan mendukung program ini dari sisi penyediaan pendanaan petani. Menurutnya Program Makmur ini adalah wujud sinergi BUMN dan satu kunci sukses untuk bisa bersama-sama meningkatkan taraf hidup petani, meningkatkan produktivitas dan mewujudkan tugas ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Mubin, salah satu petani mengaku sangat bersyukur dengan adanya Program Makmur petani bisa mendapatkan jaminan sarana dan prasarana budidaya tebu tepat waktu, sehingga tidak ada keterlambatan proses budidaya. “Terima kasih atas bantuannya untuk Petrokimia Gresik dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam Program Makmur,” ujarnya. (yad)

Dukung Swasembada Gula 2024, Petrokimia Gresik dan PTPN X Kawal Petani Tebu melalui Program Makmur Selengkapnya

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Inisiasi Pertemuan Pelaku Industri dengan SMK

GRESIK,1minute.id – Tingginya angka pengangguran membuat pemerintah mencari terobosan baru. Diantaranya, menginisiasi pertemuan dan kerjasama SMK se-Kabupaten Gresik dengan manajemen Wing Food di Aula SMK Islamic Qon, Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu, 8 September 2021.

Dalam pertemuan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakab jumlah pengangguran terbuka di Gresik masih diatas rata-rata Jawa Timur. “Ini merupakan suatu pekerjaan kita bersama untuk bisa memperbaiki keadaan,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam pertemuan yang dihadiri Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto ; Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS)  SMK swasta se-Gresik Gresik Abdul Hanan serta perwakilan dari Manajemen Wings Food Peter Sindaru itu.

Pertemuan antara pelaku usaha dengan lembaga pendidikan Kejuruan ini, lanjutnya, sebagai usaha Pemkab untuk mengurangi angka pengangguran di Gresik. “Apabila perusahaan membuka lapangan pekerjaan maka yang dihubungi pertama kali adalah sekolah-sekolah yang ada di Gresik sehingga pertumbuhan ekonomi diharapkan segera pulih,”harapnya.  

Ia mengapresiasi  manajemen Wing Food yang komitmen merekrut lulusan SMK di Gresik. “Beliau (Peter Sindaru) sudah berkomitmen untuk merekrut tenaga kerja yang ada di Mie Sedap dari teman – teman lulusan SMK yang ada di Kabupaten Gresik,”tegas Bu Min. 

Data Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik sebanyak 60 SMK negeri dan swasta di Gresik. Termasuk 4 SMK di Pulau Bawean. Total sekitar 16 ribu siswa. Setiap tahunnya meluluskan 4 ribu siswa. Sebanyak 20 persen atau sekitar 800 siswa melanjutkan kuliah. Sisanya, 3.200 fresh graduate memilih bekerja. 

Menurut  Plt Kancab Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, besarnya angka kelulusan tersebut dimana hampir semuanya keinginannya adalah bekerja. “Bisa dibayangkan bagaimana efek jika fresh graduate ini tidak terserap,”ungkap Kiswanto. Karena itu, dengan menggandeng perusahaan seperti ini, ia berharap, ada sikronisasi link and match. “Sehingga perusahaan yang ada di Gresik ini bisa memberikan manfaat langsung untuk lulusan SMK di Gresik,”imbuhnya. (yad)

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Inisiasi Pertemuan Pelaku Industri dengan SMK Selengkapnya

Forkopimda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Ponpes Metal

GRESIK,1minute.id – Program vaksinasi Merdeka di Kota dihelat di Pondok Pesantren (Ponpes) Metal di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 7 September 2021. Vaksin Merdeka ini hasil kolaborasi Polri dengan Staf Khusus (Satsus) Presiden Joko Widodo ini digelar serentak di seluruh Indonesia.  

Presiden Jokowi memantau secara virtual kegiatan percepatan vaksinasi khususnya di lingkungan ponpes dan rumah ibadah ini. Di Ponpes Metal ini, vaksinasi dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Kehadiran Forkopimda ini disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Metal Gus Najib.

Mereka kemudian memantau vaksinasi untuk santri di Ponpes tersebut. Setelah berkeliling memantau pelaksanaan vaksinasi, Forkopimda mengikuti  Program Vaksinasi serentak Pondok Pesantren dan rumah ibadah yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo secara Virtual . 

Program vaksinasi Merdeka ini merupakan kolaborasi Polri bersama Staf Khusus Presiden RI. Tujuannya dalam rangka percepatan vaksinasi, khususnya di lingkungan ponpes dan rumah ibadah. Di Ponpes Metal ini, Polres Gresik menyiapkan 900 dosis vaksin merek Sinovac yang buatan Tiongkok itu.

“Meskipun sudah menerima vaksin kami imbau agar tetap disiplin protokol kesehatan. Dan masyarakat yang belum divaksin agar mendaftar di layanan terdekat,”kata Arief Fitrianto yang alumnus Akpol 2001 itu. (yad) 

Forkopimda Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Ponpes Metal Selengkapnya

Kejar Herd Immunity 75 Persen, Serbuan Vaksinasi Siswa Pelajar SMP

GRESIK,1minute.id – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jenjang PAUD hingga SMA sederajat sudah mulai digelar sejak 31 Agustus 2021. PTM dilakukan secara terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Vaksinasi untuk pelajar semakin diintensifkan.

Hari ini, Selasa, 7 September 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menggelar serbuan vaksinasi di dua lembaga pendidikan yakni SMP Negeri 4 Gresik dan SMP Negeri 16 Gresik di Kecamatan Kedamean.
Di SMP Negeri 16 Gresik, serbuan vaksinasi dipantau langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah target 2 ribu pelajar di Kecamatan Kedamean itu. Sedangkan, SMP Negeri 4 Gresik menargetkan 1.000 dosis vaksinasi. 

Menurut Aminatun Habibah, serbuan vaksinasi untuk pelajar ini merupakan suatu ikhtiar bersama untuk menghadapi pandemi Covid-19. Dengan adanya vaksinasi ini, imbuhnya, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang sudah berjalan ini semakin mantap dilakukan.

“Hal ini karena selain dari pihak guru yang sudah divaksin lengkap 2 dosis, dari sisi siswa juga dikejar vaksinasinya dengan kegiatan serbuan vaksinasi ini,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah didampingi Camat Kedamean Arifin dan Kepala Puskesmas Kedamean Titik Ernawati dan jajaran guru di SMPN 16 Gresik. 

VAKSINASI PELAJAR SMP: Vaksinator melakukan suntik vaksinasi pelajar SMP Negeri 4 Gresik pada Selasa, 7 September 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kegiatan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Gresik sudah dimulai satu minggu yang lalu setelah hampir 17 bulan ditiadakan karena pandemi. Beberapa kali sebelumnya sudah ada wacana PTM, tetapi di lain pihak muncul kekhawatiran baik dari pemerintah maupun orang tua siswa munculnya klaster penyebaran baru. 

Dengan kegiatan vaksinasi ini seakan menjawab kekhawatiran tersebut, tentu saja tetap dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan di lingkungan sekolah. “Vaksinasi ini merupakan usaha dari pemerintah kabupaten Gresik untuk mengejar herd immunity yaitu tingkat vaksinasi 75 persen dari populasi. Sisa 25 persen ini merupakan kelompok masyarakat yang tidak bisa divaksin seperti bayi dan anak anak yang berusia dibawah 12 tahun,”ujar Bu Min. 

Bu Min berpesan agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. Selain itu, para guru juga diharapkan terus mengingatkan siswanya mengenai apa itu Covid-19 dan bagaimana cara mengurangi resiko terpaparnya.

Camat Kedamean Arifin mengatakan, selain di SMP Negeri 16 Gresik, serbuan vaksinasi satu dari berapa lokasi serbuan vaksinasi yang tersebar di beberapa balai desa di Kecamatan Kedamean, diantaranya di Balai Desa Kedamean, Balai Desa Banyuurip, Balai Desa Tanjung dan Balai Desa Glidih.“Dengan gencarnya kegiatan vaksinasi yang kita lakukan ini, angka vaksinasi kecamatan Kedamean sudah mencapai 60 persen,”ngkap Arifin. (yad)

Kejar Herd Immunity 75 Persen, Serbuan Vaksinasi Siswa Pelajar SMP Selengkapnya

Pemerintah Wacanakan Buka Tempat Wisata, KPI Dilengkapi Monumen Ratu Agro

GRESIK,1minute.id – Pemerintah mulai melakukan ujicoba pembukaan 20 tempat wisata di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level-3 Jawa-Bali. Anak berusia dibawah 12 tahun tidak boleh masuk tempat wisata.

Hal itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 tahun 2021 tentang PPKM Level 4, 3, 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali. Aturan ini diteken Mendagr0i Tito Karnavian pada 6 September 2021, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

“Anak (kurang) 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba ini,”demikian bunyi Inmendagri yang dikutip 1minute.id pada Selasa, 7 September 2021. Selain itu, tempat wisata yang masuk dalam daftar uji coba wajib mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Pengunjung dan pegawai wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining. “Daftar tempat wisata yang akan mengikuti uji coba ini ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,”masih mengutip inmedagri.

Pemerintah juga mengizinkan fasilitas umum seperti area publik, taman umum, tempat wisata umum dan area publik lainnya di wilayah PPKM level 2 Jawa-Bali buka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

Lalu tempat wisata yang boleh beroperasi belum disebutkan oleh pemerintah.  Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik Abdul Halim ngebut menyelesaikan agrowisata Kebun Pak Inggih (KPI). Kebun ini berada dalam Kompleks Wisata Selo Tirta Giri (Setigi). 

KPI ini rencanakan dilaunching 2-2-2022 ini dilengkapi dengan monumen diberi nama “Ratu Agro”. Menurut Abdul Halim,  “Ratu” merujuk pada dua hal, yakni wanita yang memimpin atau istri pemimpin. “Namun, maksud Ratu Agro di sini dengan harapan wisata ini bisa menyajikan kecantikan tata ruang dan keanggunan taman yang tertata rapi agar pengunjung lebih santai,”kata Abdul Halim pada Selasa, 7 September 2021.

Sementara “Agro “memiliki arti tanah, dengan harapan agar semangat masyarakat dan pengunjung membuat tanah yang tengah dibangun Pemdes Sekapuk ini bisa lebih produktif dan bermanfaat dari sebelumnya. 

“Dengan mengucap Bismillah, semoga diberikan kelancaran semuanya, mohon doa restunya untuk Agrowisata Kebun Pak Inggih Sekapuk akan dibangun sebuah monumen Ratu Agro selesai sesuai perencanaan,”kata Halim. (yad)

Pemerintah Wacanakan Buka Tempat Wisata, KPI Dilengkapi Monumen Ratu Agro Selengkapnya

Berprestasi, 15 Anggota Polres Gresik Mendapat Reward

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 15 anggota Polres Gresik berprestasi mendapatkan reward dari Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Senin, 6 September 2021. Belasan anggota mulai bintara hingga perwira. Pemberian penghargaan diserahkan usai apel pagi di halaman Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu.

Mereka diantaranya, Kanit Lidijk III Satreskrim Polres Polres Gresik Iptu Much Suparlan dkk ; Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik Iptu Srimaryani ,  Penjabat sementara (Ps) Paur Minpers Bag SDM Polres Gresik Aiptu Cipto Hadi dan Brig SDM Polres Gresik Bripka Ambin Firdaus.

Iptu Suparlan dianggap berprestasi karena bisa mengungkap pelaku penjual tabung oksigen diatas harga eceran tertinggi di saat warga kelimpungan membutuhkan oksigen medis akibat melonjak jumlah kasus Covid-19 di  Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Sedangkan, Iptu Srimaryani diganjar juara pertama berkat ketekunan dan kerja keras membuat logo HUT ke-73 Polwan tingkat Polda Jatim beberapa waktu lalu. 
Berikutnya,  Aiptu Cipto Hadi dan Bripka Ambin Firdaus, masing-masing memperoleh juara satu dan dua dalam Update SIPP 2.0 TA. 2021 dan  Kampanye/ Sosialisasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri TA. 2021 oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Jatim.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, dalam amanatnya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada anggota yang memberikan kinerja terbaik dalam melaksanakan tugas Kepolisian. “Reward ini sebagai apresiasi atas kinerja terbaik yang rekan-rekan berikan untuk institusi Polri,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Alumnus Akpol 2001 itu melanjutkan, semua anggota memiliki kesempatan memperoleh reward ini.  Semua anggota Polri baik di fungsi Opsnal maupun  pembinaan. “Terus berkarya dan laksanakan tugas sebaik mungkin untuk memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat,”kata Arief Fitrianto. (yad)

Berprestasi, 15 Anggota Polres Gresik Mendapat Reward Selengkapnya

SIG Salurkan Bantuan 2.000 Sak Semen untuk STAI Al Anwar

 GRESIK,1minute.id– PT Semen Indonesia Tbk (SIG) kembali menebar virus kebaikan kepada lembaga pendidikan. Kali ini, SIG Peduli menyalurkan bantuan 2.000 zak semen untuk pembangunan gedung pembelajaran Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah. 

Bantuan diserahkan oleh Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni kepada Ketua STAI Al-Anwar KH Abdul Ghofur di Aula STAI Al-Anwar, Rembang, Jawa Tengah pada Sabtu, 4 September 2021. Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG terus berupaya untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan kualitas SDM yang unggul. Bantuan 2.000 sak semen ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada lembaga pendidikan di STAI Al-Anwar, Rembang. Harapannya, bantuan ini dapat membantu penyelesaian pembangunan Gedung STAI Al-Anwar.

“Semoga dengan dibangunnya gedung ini dapat memacu semangat seluruh civitas akademika terutama mahasiswa dalam menuntut ilmu di STAI Al-Anwar, sehingga menjadi SDM berkualitas baik dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) maupun ilmu agama, iman dan takwa (imtak),”kata Vita Mahreyni dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 6 September 2021.

Sementara itu, ketua STAI Al-Anwar KH Abdul Ghofur menyampaikan, tahun ajaran baru 2021 ini STAI Al-Anwar menerima 340 mahasiswa baru yang berasal dari 56 kabupaten yang meliputi 23 provinsi di Indonesia. Total mahasiswa saat ini berjumlah 1.600 mahasiswa. “Alhamdulillah semuanya tinggal di pondok pesantren,”terang Abdul Ghofur.

Saat ini, imbuh Ghofur,  STAI Al-Anwar sedang mengembangkan pembinaan intra dan ekstrakulikuler secara kontinu dengan kultur pesantren yang kuat seperti madrasah diniyah dan diskusi ilmiah. Namun dari sisi pelayanan pendidikan, penyediaan fasilitas gedung, kantor dan sarana gedung perkuliahan masih belum optimal, sehingga perlu dilakukan pembangunan Gedung baru untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar. 

“Gedung baru ini diharapkan selesai tahun depan agar segera dapat digunakan sebagai sarana belajar mengajar. Kami menyampaikan terima kasih atas bantuan semen dari SIG, semoga dapat mempercepat proses pembangunan dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan di STAI Al-Anwar, Rembang,”ujar Abdul Ghofur. (yad)

SIG Salurkan Bantuan 2.000 Sak Semen untuk STAI Al Anwar Selengkapnya

BPN Janjikan Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Kelar Bulan Ini

GRESIK,1minute.id – Plong. Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF-PCNU) kini bisa tersenyum. Sebab, Balai Rukyat, tempat anggota melakukan rukyatul hilal bakal memiliki sertifikat. 

Kepastian Balai Rukyat berlokasi di Bukit Condrodipo Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik akan mengantongi sertifikat setelah pengurus LF PCNU Gresik melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Gresik Asep Heri. 

Pengurus yang bertemu antara lain, Ketu PCNU Gresik KH Husnan Ali, Wakil Sekretaris Masruron, Ketua LF PCNU KH. Chisni Umar Burhan, Humas Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, Angga Purwancara. Kemudian, Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin ; Bidang pengelolaan aset DPPKAD Gresik dan Kades Kembangan di kantor BPN di Jalan Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas pada Senin, 6 September 2021.

FOTO BARENG : Ketua LF PCNU Gresik KH Chisni Umar Burhan, Ketua PCNU Gresik KH Khusnan Ali, Kepala BPN Gresik Asep Heri bersama Sekcam Kebomas dan Kepala Desa Kembangan Ngadimin usai rakor di Kantor BPN Gresik pada Senin, 6 September 2021 ( Foto: Ist)

“Insya Allah Yai, tanggal 24 September mendatang akan kami keluarkan sertifikat tanah tersebut atas nama NU tepat di hari ulang tahun BPN,”ujar Asep di hadapan para Kiai dalam rakor itu pada Senin, 6 September 2021. 
Asep Heri sempat terheran-heran melihat proses yang diajukan pengurus LF PCNU Gresik  atas hak tanah Balai

Rukyat Condrodipo yang terkatung-katung sejak 2001. Padahal tanah Condrodipo yang berstatus tanah negara bebas, selama 20 tahun ini rutin digunakan Lembaga Falakiyah NU Gresik untuk observasi. Oleh karena itu, Asep Heri meminta kepada pemerintah desa agar mempermudah administrasi tanah berstatus tanah negara bebas yang diminta pengurus NU, karena digunakan untuk kepentingan orang banyak atau umat. 

“Kalau tanah itu peruntukkannya untuk NU, kan digunakan oleh umat, untuk banyak orang, ini untuk ibadah di jalan Allah, tolong lah agar dipermudah. Saya sejak di Gresik sudah ribuan tanah NU yang saya sertifikasi,”imbuhnya. 

Sementara itu, Humas Lembaga Falakiyah PCNU Gresik Angga Purwancara mengapresiasi langkah BPN Gresik yang mempermudah proses sertifikasi tanah tersebut. 
Selama ini, Balai Rukyat Condrodipo menjadi tempat santri, kampus dan lembaga pendidikan untuk belajar tentang astronomi kepada pengurus LF PCNU Gresik.

“Bupati Gresik, Gus Yani saat Rukyatul Hilal 1 Ramadan 1442 Hijriah turut hadir bersama Wakil Bupati Gresik, Bu Min. Mengetahui status tanah tersebut, Gus Yani saat itu tanpa banyak pikir langsung memberi lampu hijau terhadap Falakiyah NU atas penguasaan tanah ini karena tanah ini untuk kepentingan para pemburu hilal dan masyarakat luas,”katanya. (yad)

BPN Janjikan Sertifikat Balai Rukyat Condrodipo Kelar Bulan Ini Selengkapnya

Rentan Terpapar Covid-19, Dinas KBPPA Ajak Pasangan Tunda Kehamilan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua TP PKK Gresik membagikan alat kontrasepsi (alkon) kepada warga Kampung Kreasi Sidokumpul, Kecamatan Gresik  pada Senin, 6 September 2021.

Alkon ini dibagikan kepada pasangan usia subur (PUS). Tujuannya, mencegah kehamilan ibu selama masa pandemi Covid-19 Gresik. Sebab, kehamilan ibu rentan terpapar virus berasal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Aminatun Habibah mengatakan, pemberian alkon ini untuk memberikan motivasi kepada masayarakat tentang pentingnya ber Keluarga Berencana (KB). “Ini bu, alat KB ini untuk anak atau mantunya. Bukan untuk ibu,“kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah kepada warga Kampung Kreasi Sidokumpul, Gresik.

Bu Min didampingi Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani  serta Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB PPPA)  Syaifuddin Ghozali.

Sementara di acara ramah tamah di Kopi Sampah (Kosam) masih di kampung Kreasi, Bu Min kembali berharap kepada para ibu diupayakan jangan hamil dulu. Sebab, ibu hamil (bumil)  termasuk beresiko tinggi dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.
“Tetap waspada meski Gresik sudah masuk zona kuning atau level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Protokol Kesehatan (Prokes). Karena Covid-19 ada sekitar kita,”katanya. 

Senada Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali juga mendukung yang disampaikan wabup Gresik. Dia menambahkan tentang kebijakan menunda kehamilan akan disampaikan kepada TP PKK yang ada dibawahnya.
“Untuk menunda kehamilan ini, para ibu harus ber KB dengan alat kontrasepsi sesuai pilihannya. Dinas KB PP dan PA siap mendukung berbagai alat kontrasepsi melalui seluruh fasilitas kesehatan yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Gresik,”kata istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Kepala Dinas KB PP dan PA Syaifuddin Ghozali mengatakan bahwa pihaknya menyadari di era pandemi ini bahwa angka kehamilan masih tinggi. “Kehamilan merupakan suatu komorbit yang sangat beresiko tinggi. Dari data yang ada pada kami sejak Januari 2021 sampai saat ini ada seribu lebih kehamilan, 40 diantaranya terpapar Covid-19. Puncaknya kemarin selama 2 bulan ada 30 ibu hamil yang terpapar,”kata mantan Kepala Dinas Kesehatan Gresik itu. (yad)

Rentan Terpapar Covid-19, Dinas KBPPA Ajak Pasangan Tunda Kehamilan Selengkapnya