PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now

GRESIK,1minute.id – Pemerintan akan melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu besok, 3 Juli 2021. Bagaimana pengusaha mal dan pelaku industri menyikapi rencana PKKM Darurat itu.

Ini penjelasan para pengusaha mal maupun pengelola industri pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung kebijakan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). 

1. Iconmall Gresik

MARCOMM & Tenant Iconmall Agva Angelita menyatakan, manajemen telah memutuskan melakukan penyesuaian operasional selama PPKM Darurat diberlakukan mulai 3 – 20 Juli 2021. Mal berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu akan buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00.

Namun, tidak semua gerai beroperasi. Dia mencontohkan, supermaket, farmasi, food and beverage (FnB) serta ATM Center. “Untuk FnB hanya take away dan delivery,”kata Lita-sapaan-Agva Angelita dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 3 Juli 2021. 

2. Destinasi Wisata Religi Maulana Malik Ibrahim

WISATA RELIGI : Suasana Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat malam. 2 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

WISATA religi berlokasi di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapura Sukolilo, Kecamatan Gresik selama masa PPKM Darurat akan menutup kunjungan para peziarah. “Pengurus sudah memutuskan untuk menutup aktivitas ziarah,”kata Sobirin, salah satu petugas kebersihan di Makam Maulana Malik Ibrahim ditemui pad Jumat malam, 2 Juni 2021.

Meski rencana penutupan tempat wisata rohani belum secara resmi dipasang. Namun, woro-woro secara lisan telah dilakukan oleh pengurus makam Wali Songo, penyebar agama Islam di Pulau Jawa kepada masyarakat dan peziarah.

3. Destinasi Wisata Selo Giri Tirta (Setigi) dan Wagos

SETIGI : Salah satu spot instagramable di destinasi wisata Setigi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DUA destinasi berlokasi di Kecamatan Ujungpangkah ini telah menyatakan kesiapannya untuk turut serta membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengerem laju perseberanan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok yang memasuki tahun kedua 

Purwadi, perwakilan dari Setigi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah untuk mengerem laju persebaran Covud-19 di Gresik. Ia menyatakan di masa pandemi ini jumlah kunjungan wisatawan turun drastis. Pada 2020, katanya, pemasukan dari sektor pariwisata Setigi berkisar Rp 5 miliar. Dia memperkirakan pendapatan tahun ini semakin menurun. 

“Semester pertama 2021 hanya mendapat Rp 2 miliar,”kata Purwadi dalam rakor PPKM dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 Juli 2021. Rakor dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta pelaku industri pariwisata itu.

WAGOS : Destinasi wisata ini berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara, Dawan , pengelola Wisata Gosari lebih all out untuk membantu bersana-sama dengan Pemkab Gresik dalam upaya mencegar persebaran Covid-19 di Gresik ini. Dawan menyatakan, sebelum adanya keputusan PPKM Darurat telah diputuskan menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. 

JAMAN NOW : Tiga Pilar terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak masyarakat tetap dirumah untuk mengerem persebaran Covid-19 di Gresik

Sementara itu, tiga pilar di Kota Santri mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama PPKM Darurat. Diantaranya, kampanye Gerakan Gresik Jaman Now (JAngan keMANa-mana, Nang Omah Wae) (yad)

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now Selengkapnya

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal

GRESIK,1minute.id – Seorang pengendara motor tergeletak di Jalan Raya Desa Putatlor, Kecamatan Mwnganti, Gresik. Pengendara itu bernama Agil Wahyuningsih, 20 tahun. Mahasiswi asal Desa Kedungmojo, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo itu meninggal akibat kecelakaan. 

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada saat kendaraan sepeda motor yang dikumudikan korban berjalan dari arah selatan menuju utara atau Menganti menuju Cerme.

Saat korban berada di Jalan Raya Putatlor, Kecamatan Menganti hendak mendahului sebelah kanan kendaraan dump truck tronton nomor polisi (nopol) W 8479 UT yang dikemudikan Jainul Mustofa. Diduga terlalu mepet sehingga bodi motor pengendara menabrak bagian belakang truk dan terjatuh. Korban mengendarai motor sendiri.

“Kendaraan truk dan motor korban berjalan searah. Saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman sehingga membentur bodi belakang kanan kendaraan,”ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 2 Juli 2021.

Ditambahkan Suharto, akibat kecelakaan lalu lintas tersebut korban meninggal dunia. Saat diperiksa petugas, mahasiswi itu mengalami luka di kepala. Diduga karena jatuh dan kepala korban membentur badan jalan. “Petugas korban lalu di bawa ke RSUD Ibnu Sina, untuk dimintakan Visum Et Repertum jenazah,”katanya. (yad)

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal Selengkapnya

TPU Pertama Pemkab Gresik di Desa Yosowilangun, Antisipasi Tempat Pemakaman Penuh


GRESIK,1minute.id – Tren peningkatan kasus Covid-19 disikapi dengan cepat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Selain, percepatan vaksinasi, penambahan 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit di Kota Santri dan mereaktivasi Pondok Rehabilitasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Pemkab Gresik juga menyiapkan lahan baru untuk tempat pemakaman umum (TPU) untuk mengantisipasi lonjakan korban meninggal dunia akibat pagebluk memasuki tahun kedua ini.

Asisten III bidang Administrasi dan Pemerintahan Pemkab Gresik Tursilowanto Harijogi mengatakan, lahan TPU itu berlokasi di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik. Luas lahannya 7.600 meter persegi (m2). “Ini TPU pertama aset Pemkab Gresik,”kata Tursilowanto Harijogi dikonfirmasi  1minute.id pad Jumat, 2 Juli 2021.

Karena TPU aset Pemkab, imbuhnya, pemanfaatannya untuk semua warga masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “TPU pemakaman  tidak hanya umat muslim,”ujarnya. Semula, kata Tursilo-begitu sapaan-Tursilowanto Harijogi, lahan itu awalnya akan digunakan untuk gedung sekolah jenjang sekolah menengah atas (SMA). 
Karena kewenangan diambilalih Pemprov Jatim sehingga rencana itu dibatalkan. Sempat juga direncanakan untuk lapangan atlet sepatu roda.

“Karena situasi dan kondisi pandemi mengkhawatirkan sehingga diputuskan untuk digunakan TPU. Untuk antisipasi tempat pemakaman penuh akibat wabah corona,”imbuhnya. “Lapangan sepatu roda nanti akan dialihkan ke G-Jos (Gelora Joko Samudro,Red),”imbuhnya.

Seperti diberitakan, beberapa minggu terakhir terjadi lonjakan kasus Covid-19 secara nasional termasuk di Gresik. 
Sebanyak 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit telah penuh dalam kurun waktu 4 hari. Selain itu, angka kematian akibat covid juga melonjak. Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dikabarkan telah meminta kepada desa untuk membantu melakukan pemakaman karena petugas Covid-19 Gresik kewalahan. 

Dalam kondisi yang mengkhawatirkan ini, akan lebih bijak bila tidak keluar rumah bila tidak begitu penting. Selain itu, patuh protokol kesehatan dengan menerapkan 6M yakni menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

TPU Pertama Pemkab Gresik di Desa Yosowilangun, Antisipasi Tempat Pemakaman Penuh Selengkapnya

Pemkab Siapkan Lahan Pemakaman Baru, Antisipasi Lonjakan Korban Corona


GRESIK,1minute.id – Weekend kemana Sabtu besok, 3 Juli 2021. Dirumah saja lebih baik. Lebih aman untuk diri sendiri dan keluarga. Pasalnya, corona virus disease 2019 “menggila”. Memakan korban terkapar di rumah sakit hingga keliang kubur.

Saking banyaknya, kasus baru terpapar corona sejumlah instalasi gawat darurat di rumah sakit tidak menerima pasien. Sebab, ketersediaan tempat tidur sudah penuh. Sebenarnya, Pemkab Gresik telah menambah 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (Rakor) penetapan PPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021. Gus Yani, begitu biasa disapa, juga mendapatkan laporan tempat pemakaman umum (TPU) penuh. 

“Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan aset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Data Satgas Covid-19 Gresik pada 1 Juli 2021 angka pasien terpapar Covid-19 tembus 6 ribu sejak awal wabah pada Maret 2020 lalu. Ledakan jumlah pasien terjadi seminggu belakangan ini.
Masih merujuk data Satgas Covid-19 Gresik kurun waktu 5 hari terakhir, mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2021, terjadi penambahan 120 kasus baru terakumulasi menjadi 6.022 kasus ; sembuh bertambah 52 menjadi 5.414 kasus.

Kemudian meninggal dunia bertambah 9 kasus menjadi 372 kasus, dan isolasi tercatat 236 orang. Kondisi itu, menjadi mengkhawatirkan bila harus berwisata. Liburan di rumah menjadi tempat paling aman saat ini. (yad)

Pemkab Siapkan Lahan Pemakaman Baru, Antisipasi Lonjakan Korban Corona Selengkapnya

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik bergerak cepat mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kota Santri. Pemkab menambah 200 tempat tidur di rumah sakit. Penambahan tempat tidur diputuskan dalam rapat koordinasi di Aula Sarja Arya Mapolres Gresik pada Sabtu, 27 Juni 2021.

Rakor dihadiri tiga pilar yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain tiga pilar itu, juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Sysifuddin Ghozali serta 17 direktur rumah sakit rujukan se-Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kenaikkan kasus corona virus disease 2019 terjadi hampir semua kabupaten/kota. PIhaknya, tambah Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. 

“Untuk itu akan ada penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit. Kita harus punya strategi karena tren Covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,”kata Gus Yani.

Komandan Satgas Cavid-19 ini juga meninjau kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan dan membuka kembali stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan. 

Antara lain, RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya. “Prinsip kita duduk bersama jumlah tempat tidur tersedia,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bagaimana dengan penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) yang selama ini harus menjalani karantina di G-Jos, Gus Yani mengatakan isolasi untukPMI akan dialihkan di Shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutanya menyampaiakan bahwa Peningkatan jumlah pasien Covid-19 harus segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit sehingga apabila lonjakan terus terjadi bisa kita antisipasi dengan baik.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19 Selengkapnya

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng


GRESIK,1minute.id -Lonjakan persebaran Covid-19 membuat Pengurus DPD Partai NasDem Gresik turun gunung. Mereka menggelar bakti sosial di tiga desa yakni Desa Petung ; Desa Wotan dan Desa Doudo. Ketiga desa itu di Kecamatan Panceng. 

Bakti sosial dengan membagikan alat pelindung diri (APD) seperti hazmat, masker dan penyemprotan disinfektan. “Bakti sosial untuk menekan persebaran Covid-19. Karena tiga desa masuk zona merah,”kata Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Sekretaris DPD Partai NasDem Ainul Fuad menanbahkan, bakti sosial ini bertujusn membangkitkan kembali semangat warga dan terjalinnya kerjasama antar elemen sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Bakti sosial ini melibatkan pengurus DPC Panceng dan DPRt ketiga desa tersebut didampingi oleh kepala desa beserta perangkat desa dan RT/RW,”kata Ainul Fuad.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali menegaskan varian Delta masih belum ditemukan di Kota Santri. Meski, begitu Ghozali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebab, wabah yang disebabkan oleh virus memasuki tahun kedua ini lebih cepat. 

“Tetap jaga diri dan keluarga. Patuhi prokes 6M,”kata Ghozali. Prokes 6M adalah memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dengsn sabun di air mengalir dan menghindari makan bersama. 

Terpisah, update data Covid-19 Sabtu, 26 Juni 2021 terjadi penambahan 21 kasus konfirmasi sehingga terakumulasi 5.902 kasus ; sembuh tambah enam terakumulasi 5.362 kasus ; isolasi 177 orang dan meninggal bertambah satu menjadi 363 kasus. Korban meninggal berasal dari Desa Suci, Kecamatan Manyar. (yad)

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng Selengkapnya

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG


GRESIK, 1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik merektivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat isolasi pasien Covid-19 gajala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Dioperasikan kembali stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang nyaris penuh itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengamati kondisi pasien lewat kamera pemantau di pondok rehabilitasi Covid-19 itu pada Sabtu, 26 Juli 2021.

Para pasien Covid-19 menjalani isolasi di lantai dua Stadion. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa dan berbincang dengan salah satu pasien melalui video call. Gus Yani menyemangati pasien dan mengajak tetap gembira selama menjalani isolasi.

Pondok rehabilitasi Covid-19 di G-Jos ini berkepasitas 140 bed. Hari pertama reaktivasi G-Jos telah terisi delapan pasien gejala ringan.  “Fokus kita agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa kesini, pasien gejala ringan dibawa disini agar BOR di rumah sakit menurun,”paparnya.

ISOLASI : Pemkab Gresik Reaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya diatas angka 10.

“Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” terangnya. Lonjakan kasus secara nasional, Satgas Covid-19 menambah satu aturan prokes menjadi 6-M yakni  menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG Selengkapnya

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika

GRESIK,1minute.id – Dede Satoe, sambal buatan Siti Fatimah tempus pasar ekspor. Periode Januari – Juni 2021, sambal produk UMKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) itu telah mengekspor 2.160 botol ke berbagai negara diantaranya New York, Virginia, Los Angeles Amerika dan Vancouver Kanada. Dede Satoe telah melakukan ekspor sambal mulai 2016.

Pandemi corona, sambal Dede Satoe semakin laris manis. General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengapresiasi usaha Dede Satoe yang telah berhasil secara kontinyu melakukan eskpor produk sambal. 

Hal ini membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan memiliki kualitas yang sangat baik. “SIG terus berusaha mendorong kinerja UMKM mitra binaan untuk naik level bahkan bisa go global melalui pemberian pendampingan dan pembinaan intensif mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. 

Ini merupakan komitmen Perseroan dalam mengembangkan UMKM guna untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,”ujar Edy Saraya.
Sementara itu, Siti Fatimah, pengelola Dede Satoe mengatakan Dede Satoe mulai berproduksi sambal pada 2011. Usaha bermula dari kegemaran orang tuanya, Susilaningsih memasak. 

“Awalnya hanya mencoba memproduksi sambal dari cabai segar dan mengemasnya dalam botol plastik, lalu dititipkan di toko-toko dekat rumah. Tak disangka, konsumen suka dengan rasanya, dari situ tergerak untuk memasarkan lebih luas,”kata perempuan yang tinggal di Jalan Tenggilis Timur, Surabaya, Jawa Timur ini.

Usaha produk sambal terus berkembang, kini Dede Satoe telah memiliki 8 pekerja tetap dan 20 pekerja lepas yang merupakan warga sekitar. Sekali memproduksi sambal, membutuhkan 150 kg cabai untuk menghasilkan 700 botol. Saat ini sudah tersedia 18 varian sambal yang diproduksi diantaranya sambal Surabaya, sambal ikan roa, sambal ikan teri, sambal ikan peda, sambal ikan jambal roti, sambal sereh, sambal ikan klotok, sambal rujak manis, sambal pecel serta sambal korek. 

Siti Fatimah menjelaskan, agar produk diterima di pasar, Dede Satoe membekali dengan izin dari pihak terkait dan telah mendapatkan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Sertifikat HACCP merupakan bukti jaminan kualitas yang diterbitkan lembaga sertifikasi independen dan merupakan jaminan keamanan pangan, sehingga produk kami berhasil untuk ekspor ke beberapa negara.

Selain ekspor, produk Dede Satoe sudah beredar di berbagai daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Pontianak, Balikpapan, Manado, Banjarmasin, Makassar, Jayapura, Sorong hingga Timika. Selain itu produk sambal Dede Satoe dapat diperoleh di supermaket modern dan toko oleh-oleh maupun toko souvenir di beberapa bandara di Indonesia. (yad)

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika Selengkapnya

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M


GRESIK,1minute.id – Persebaran corona virus disease 2019 semakin cepat.  Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) di rumah sakit semakin tinggi. Saatnya semua elemen bersatu melawan Covid-19. Pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Masyarakat patuh protokol kesehatan serta berprilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 25 Juni 2021 mencatat ada penambahan kasus baru sebayak 17 kasus menjadi 5.881 kasus. Sembuh “hanya” 6 kasus menjadi 5.356 kasus. Kasus meninggal dunia bertambah satu terakumulasi menjadi 362 orang dan isolasi 163 orang. 

Bupati Gresik Fandi Alhmad Yani mengajak kepada semua kepala desa untuk bersama-sama menerapkan dan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Kepada kades dan perangkat agar tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) agar sebaran Covid-19 bisa ditekan dan akhirnya sirna. Sehingga, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi kembali bangkit,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini saat menjadi pemateri pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa (pemdes), yang digelar Asosiasi Kepala Desa (AKD)  di Hotel Aston Inn pada Jumat, 25 Juni 2021. 

Selain Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Gus Yani kembali mengajak kepala desa bersinergi melawan Covid-19. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) rumah sakit sudah mencapai 80 persen. “Kami masih akan rapat untuk mengaktifkan lagi Gelora Joko Samudro eebagadan tambahan tempat tidur di sejumlah rumah sakit,”ujar Ghozali pada Jumat siang, 25 Juni 2021.

G-Jos, tambahnya, tetap sebagai pondok rehabilitasi kasus Covid kategori ringan hingga sedang. Selain G-Jos, juga rumah sakit lapangan SOR Tridharma Petrokimia Gresik satu lagi rumah sakit di Kecamatan Menganti akan dimimta untuk menambah tempat tidur pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bagaiamana denga RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean? Ghozali mengatakan, rumah sakit berjarak 80 mil laut dari Pemkab Gresik juga telah mempersiapkan untuk perawatan warga terpapar corona virus disease 2019 itu. “Intinya, mari kita bersama-sama untuk mencegah paparan Covid dengan melakukan 6 M,”tegas Ghozali.

Protokol kesehatan 6M adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. (yad)

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M Selengkapnya

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak

GRESIK,1minute.id – Kesadaran masyarakat Kota Santri untuk melakukan vaksinasi Covid-19 patut diapresiasi. Sebanyak 230 ribu dosis vaksin telah diberikan kepada warga dengan prosentase 96 persen. Gresik menjadi nomor wahid dalam percepatan vaksinasi di Jatim.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali. Menurut Ghozali, Pemkab Gresik mendapatkan  233.430 dosis vaksin. Ribuan dosis vaksin itu telah disuntikkan kepada masyarakat. 

“Alhamdulilah berdasarkan data dari Jawa Timur, kita kabupaten tercepat dalam menghabiskan dropping vaksin,”kata Ghozali pada Jumat, 25 Juni 2021. Ribuan dosis vaksin itu buatan Sinovac dan AstraZeneca.

Percepatan vaksinasi ini tidak terlepas dari peran masyarakat, tenaga kesehatan, Forkopimda dalam membantu sosialisasi dan lancarnya vaksinasi di masyarakat. Bahkan vaksinasi kepada masyarakat di tingkat desa. 

Berkat sinergitas dari semua elemen, lanjut Ghozali, Gresik yang awalnya berada di posisi 16 dalam percepatan vaksinasi merangkak naik menjadi tercepat nomor satu di Jawa Timur.

Ghozali menyebut dengan tingginya angka kesadaran masyarakat tentang vaksinasi di Gresik. Pihaknya siap menerima drop vaksin dalam jumlah yang lebih besar dan dalam waktu penerimaan dosis vaksin yang lebih cepat kepada masyarakat. 

Kecepatan vaksinasi yang dilakukan di 200 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah siap serta 1.000 lebih vaksinator di Gresik. “Kami berharap pemerintah pusat dibantu pemerintah provinsi dropping vaksin di Gresik lebih besar, sehingga kita bisa lakukan vaksinasi yang lebih masif lagi dan banyak Gresik divaksi,”paparnya.

Kabupaten Gresik masuk dalam kategori zona oranye atau kategori resiko sedang. Ghozali menghimbau kepada masyarakat  tetap waspada dan jangan sampai panik yang berlebihan. “Kuncinya pada diri kita, harus menerapkan disiplin protokol kesehatan,” tutup Ghozali. (yad)

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak Selengkapnya