Pemkab Siapkan Lahan Pemakaman Baru, Antisipasi Lonjakan Korban Corona


GRESIK,1minute.id – Weekend kemana Sabtu besok, 3 Juli 2021. Dirumah saja lebih baik. Lebih aman untuk diri sendiri dan keluarga. Pasalnya, corona virus disease 2019 “menggila”. Memakan korban terkapar di rumah sakit hingga keliang kubur.

Saking banyaknya, kasus baru terpapar corona sejumlah instalasi gawat darurat di rumah sakit tidak menerima pasien. Sebab, ketersediaan tempat tidur sudah penuh. Sebenarnya, Pemkab Gresik telah menambah 200 tempat tidur baru di sejumlah rumah sakit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Dalam waktu 4 hari penambahan 200 tempat tidur saat ini sudah penuh,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam rapat koordinasi (Rakor) penetapan PPKM Darurat pada Kamis, 1 Juli 2021. Gus Yani, begitu biasa disapa, juga mendapatkan laporan tempat pemakaman umum (TPU) penuh. 

“Kami harus mengambil sikap dan sudah memerintahkan Asisten untuk mencari lahan tanah negara dan merupakan aset Pemkab Gresik untuk pemakaman umum baru. Alhamdulillah sudah mendapat lahan untuk makam baru,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Data Satgas Covid-19 Gresik pada 1 Juli 2021 angka pasien terpapar Covid-19 tembus 6 ribu sejak awal wabah pada Maret 2020 lalu. Ledakan jumlah pasien terjadi seminggu belakangan ini.
Masih merujuk data Satgas Covid-19 Gresik kurun waktu 5 hari terakhir, mulai 27 Juni hingga 1 Juli 2021, terjadi penambahan 120 kasus baru terakumulasi menjadi 6.022 kasus ; sembuh bertambah 52 menjadi 5.414 kasus.

Kemudian meninggal dunia bertambah 9 kasus menjadi 372 kasus, dan isolasi tercatat 236 orang. Kondisi itu, menjadi mengkhawatirkan bila harus berwisata. Liburan di rumah menjadi tempat paling aman saat ini. (yad)

Pemkab Siapkan Lahan Pemakaman Baru, Antisipasi Lonjakan Korban Corona Selengkapnya

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten Gresik bergerak cepat mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19 di Kota Santri. Pemkab menambah 200 tempat tidur di rumah sakit. Penambahan tempat tidur diputuskan dalam rapat koordinasi di Aula Sarja Arya Mapolres Gresik pada Sabtu, 27 Juni 2021.

Rakor dihadiri tiga pilar yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Selain tiga pilar itu, juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Sysifuddin Ghozali serta 17 direktur rumah sakit rujukan se-Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kenaikkan kasus corona virus disease 2019 terjadi hampir semua kabupaten/kota. PIhaknya, tambah Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, tidak ingin ada pasien Covid-19 terlantar di rumah sakit karena keterbatasan tempat tidur. 

“Untuk itu akan ada penambahan hingga 200 tempat tidur di rumah sakit. Kita harus punya strategi karena tren Covid-19 cukup tinggi, kami tidak ingin ada pasien yang tidak bisa terawat di rumah sakit,”kata Gus Yani.

Komandan Satgas Cavid-19 ini juga meninjau kesiapan rumah sakit yang menjadi rujukan dan membuka kembali stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Sedangkan dengan gejala kategori berat langsung ditangani rumah sakit rujukan. 

Antara lain, RSUD Ibnu Sina akan menambah 50 tempat tidur dan rumah sakit lainnya. “Prinsip kita duduk bersama jumlah tempat tidur tersedia,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Bagaimana dengan penanganan Pekerja Migrain Indonesia (PMI) yang selama ini harus menjalani karantina di G-Jos, Gus Yani mengatakan isolasi untukPMI akan dialihkan di Shelter Dinas Sosial di Kecamatan Cerme. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutanya menyampaiakan bahwa Peningkatan jumlah pasien Covid-19 harus segera ditindaklanjuti dengan penyiapan tempat tidur di rumah sakit sehingga apabila lonjakan terus terjadi bisa kita antisipasi dengan baik.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi dan disiplin protokol kesehatan semoga pandemi ini segera berakhir dan masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal kembali,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Pemkab Gresik buka tambahan 200 Tempat Tidur Pasien Antisipasi Lonjakan Covid-19 Selengkapnya

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng


GRESIK,1minute.id -Lonjakan persebaran Covid-19 membuat Pengurus DPD Partai NasDem Gresik turun gunung. Mereka menggelar bakti sosial di tiga desa yakni Desa Petung ; Desa Wotan dan Desa Doudo. Ketiga desa itu di Kecamatan Panceng. 

Bakti sosial dengan membagikan alat pelindung diri (APD) seperti hazmat, masker dan penyemprotan disinfektan. “Bakti sosial untuk menekan persebaran Covid-19. Karena tiga desa masuk zona merah,”kata Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Sabtu, 26 Juni 2021.

Sekretaris DPD Partai NasDem Ainul Fuad menanbahkan, bakti sosial ini bertujusn membangkitkan kembali semangat warga dan terjalinnya kerjasama antar elemen sehingga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Bakti sosial ini melibatkan pengurus DPC Panceng dan DPRt ketiga desa tersebut didampingi oleh kepala desa beserta perangkat desa dan RT/RW,”kata Ainul Fuad.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali menegaskan varian Delta masih belum ditemukan di Kota Santri. Meski, begitu Ghozali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Sebab, wabah yang disebabkan oleh virus memasuki tahun kedua ini lebih cepat. 

“Tetap jaga diri dan keluarga. Patuhi prokes 6M,”kata Ghozali. Prokes 6M adalah memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dengsn sabun di air mengalir dan menghindari makan bersama. 

Terpisah, update data Covid-19 Sabtu, 26 Juni 2021 terjadi penambahan 21 kasus konfirmasi sehingga terakumulasi 5.902 kasus ; sembuh tambah enam terakumulasi 5.362 kasus ; isolasi 177 orang dan meninggal bertambah satu menjadi 363 kasus. Korban meninggal berasal dari Desa Suci, Kecamatan Manyar. (yad)

NasDem Bagikan APD di Tiga Desa di Panceng Selengkapnya

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG


GRESIK, 1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Gresik merektivasi Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat isolasi pasien Covid-19 gajala ringan dan tanpa gejala (OTG).
Dioperasikan kembali stadion berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk mengurangi keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) yang nyaris penuh itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani , Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengamati kondisi pasien lewat kamera pemantau di pondok rehabilitasi Covid-19 itu pada Sabtu, 26 Juli 2021.

Para pasien Covid-19 menjalani isolasi di lantai dua Stadion. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa dan berbincang dengan salah satu pasien melalui video call. Gus Yani menyemangati pasien dan mengajak tetap gembira selama menjalani isolasi.

Pondok rehabilitasi Covid-19 di G-Jos ini berkepasitas 140 bed. Hari pertama reaktivasi G-Jos telah terisi delapan pasien gejala ringan.  “Fokus kita agar bisa mengurangi BOR di rumah sakit, pasien Covid-19 yang sudah mau sembuh di rumah sakit dibawa kesini, pasien gejala ringan dibawa disini agar BOR di rumah sakit menurun,”paparnya.

ISOLASI : Pemkab Gresik Reaktivasi Stadion Gelora Joko Samudro sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 di Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Dibukanya kembali Stadion Gelora Joko Samudro ini merupakan komitmen Pemkab Gresik dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang mengalami tren peningkatan. Baru-baru ini angka kasus Covid-19 lebih tinggi dibanding angka kesembuhan. Rata-rata tambahan kasus baru setiap harinya diatas angka 10.

“Ini merupakan satu komitmen pemerintah daerah jika terjadi lonjakan kasus Covid-19,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini. Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat Gresik untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Protokol kesehatan Gresik menjadi kesadaran baru. Protokol menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas,” terangnya. Lonjakan kasus secara nasional, Satgas Covid-19 menambah satu aturan prokes menjadi 6-M yakni  menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, mencuci tangan dan menghindari makan bersama. (yad)

Mengurangi Keterisian Tempat Tidur di Rumah Sakit, Pemkab Reaktivasi G-Jos sebagai Tempat Isolasi Gejala Ringan dan OTG Selengkapnya

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika

GRESIK,1minute.id – Dede Satoe, sambal buatan Siti Fatimah tempus pasar ekspor. Periode Januari – Juni 2021, sambal produk UMKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) itu telah mengekspor 2.160 botol ke berbagai negara diantaranya New York, Virginia, Los Angeles Amerika dan Vancouver Kanada. Dede Satoe telah melakukan ekspor sambal mulai 2016.

Pandemi corona, sambal Dede Satoe semakin laris manis. General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengapresiasi usaha Dede Satoe yang telah berhasil secara kontinyu melakukan eskpor produk sambal. 

Hal ini membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan memiliki kualitas yang sangat baik. “SIG terus berusaha mendorong kinerja UMKM mitra binaan untuk naik level bahkan bisa go global melalui pemberian pendampingan dan pembinaan intensif mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran. 

Ini merupakan komitmen Perseroan dalam mengembangkan UMKM guna untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,”ujar Edy Saraya.
Sementara itu, Siti Fatimah, pengelola Dede Satoe mengatakan Dede Satoe mulai berproduksi sambal pada 2011. Usaha bermula dari kegemaran orang tuanya, Susilaningsih memasak. 

“Awalnya hanya mencoba memproduksi sambal dari cabai segar dan mengemasnya dalam botol plastik, lalu dititipkan di toko-toko dekat rumah. Tak disangka, konsumen suka dengan rasanya, dari situ tergerak untuk memasarkan lebih luas,”kata perempuan yang tinggal di Jalan Tenggilis Timur, Surabaya, Jawa Timur ini.

Usaha produk sambal terus berkembang, kini Dede Satoe telah memiliki 8 pekerja tetap dan 20 pekerja lepas yang merupakan warga sekitar. Sekali memproduksi sambal, membutuhkan 150 kg cabai untuk menghasilkan 700 botol. Saat ini sudah tersedia 18 varian sambal yang diproduksi diantaranya sambal Surabaya, sambal ikan roa, sambal ikan teri, sambal ikan peda, sambal ikan jambal roti, sambal sereh, sambal ikan klotok, sambal rujak manis, sambal pecel serta sambal korek. 

Siti Fatimah menjelaskan, agar produk diterima di pasar, Dede Satoe membekali dengan izin dari pihak terkait dan telah mendapatkan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Sertifikat HACCP merupakan bukti jaminan kualitas yang diterbitkan lembaga sertifikasi independen dan merupakan jaminan keamanan pangan, sehingga produk kami berhasil untuk ekspor ke beberapa negara.

Selain ekspor, produk Dede Satoe sudah beredar di berbagai daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Pontianak, Balikpapan, Manado, Banjarmasin, Makassar, Jayapura, Sorong hingga Timika. Selain itu produk sambal Dede Satoe dapat diperoleh di supermaket modern dan toko oleh-oleh maupun toko souvenir di beberapa bandara di Indonesia. (yad)

Sambal Dede Satoe, UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor ke Amerika Selengkapnya

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M


GRESIK,1minute.id – Persebaran corona virus disease 2019 semakin cepat.  Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) di rumah sakit semakin tinggi. Saatnya semua elemen bersatu melawan Covid-19. Pemerintah melakukan percepatan vaksinasi. Masyarakat patuh protokol kesehatan serta berprilaku pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Data Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 25 Juni 2021 mencatat ada penambahan kasus baru sebayak 17 kasus menjadi 5.881 kasus. Sembuh “hanya” 6 kasus menjadi 5.356 kasus. Kasus meninggal dunia bertambah satu terakumulasi menjadi 362 orang dan isolasi 163 orang. 

Bupati Gresik Fandi Alhmad Yani mengajak kepada semua kepala desa untuk bersama-sama menerapkan dan memaksimalkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro untuk mencegah sebaran Covid-19.

“Kepada kades dan perangkat agar tak henti-hentinya mengingatkan kepada warganya untuk menegakkan protokol kesehatan (prokes) agar sebaran Covid-19 bisa ditekan dan akhirnya sirna. Sehingga, kehidupan masyarakat bisa kembali normal dan ekonomi kembali bangkit,” kata mantan Ketua DPRD Gresik ini saat menjadi pemateri pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa (pemdes), yang digelar Asosiasi Kepala Desa (AKD)  di Hotel Aston Inn pada Jumat, 25 Juni 2021. 

Selain Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani, kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Gus Yani kembali mengajak kepala desa bersinergi melawan Covid-19. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifuddin Ghozali mengatakan, Bed Occupancy Rate atau keterisian tempat tidur pasien (BOR) rumah sakit sudah mencapai 80 persen. “Kami masih akan rapat untuk mengaktifkan lagi Gelora Joko Samudro eebagadan tambahan tempat tidur di sejumlah rumah sakit,”ujar Ghozali pada Jumat siang, 25 Juni 2021.

G-Jos, tambahnya, tetap sebagai pondok rehabilitasi kasus Covid kategori ringan hingga sedang. Selain G-Jos, juga rumah sakit lapangan SOR Tridharma Petrokimia Gresik satu lagi rumah sakit di Kecamatan Menganti akan dimimta untuk menambah tempat tidur pasien terkonfirmasi Covid-19.

Bagaiamana denga RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean? Ghozali mengatakan, rumah sakit berjarak 80 mil laut dari Pemkab Gresik juga telah mempersiapkan untuk perawatan warga terpapar corona virus disease 2019 itu. “Intinya, mari kita bersama-sama untuk mencegah paparan Covid dengan melakukan 6 M,”tegas Ghozali.

Protokol kesehatan 6M adalah memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi keramaian, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama. (yad)

Saat Bersama Mencegah Covid dengan Protokol Kesehatan 6M Selengkapnya

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak

GRESIK,1minute.id – Kesadaran masyarakat Kota Santri untuk melakukan vaksinasi Covid-19 patut diapresiasi. Sebanyak 230 ribu dosis vaksin telah diberikan kepada warga dengan prosentase 96 persen. Gresik menjadi nomor wahid dalam percepatan vaksinasi di Jatim.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifuddin Ghozali. Menurut Ghozali, Pemkab Gresik mendapatkan  233.430 dosis vaksin. Ribuan dosis vaksin itu telah disuntikkan kepada masyarakat. 

“Alhamdulilah berdasarkan data dari Jawa Timur, kita kabupaten tercepat dalam menghabiskan dropping vaksin,”kata Ghozali pada Jumat, 25 Juni 2021. Ribuan dosis vaksin itu buatan Sinovac dan AstraZeneca.

Percepatan vaksinasi ini tidak terlepas dari peran masyarakat, tenaga kesehatan, Forkopimda dalam membantu sosialisasi dan lancarnya vaksinasi di masyarakat. Bahkan vaksinasi kepada masyarakat di tingkat desa. 

Berkat sinergitas dari semua elemen, lanjut Ghozali, Gresik yang awalnya berada di posisi 16 dalam percepatan vaksinasi merangkak naik menjadi tercepat nomor satu di Jawa Timur.

Ghozali menyebut dengan tingginya angka kesadaran masyarakat tentang vaksinasi di Gresik. Pihaknya siap menerima drop vaksin dalam jumlah yang lebih besar dan dalam waktu penerimaan dosis vaksin yang lebih cepat kepada masyarakat. 

Kecepatan vaksinasi yang dilakukan di 200 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang sudah siap serta 1.000 lebih vaksinator di Gresik. “Kami berharap pemerintah pusat dibantu pemerintah provinsi dropping vaksin di Gresik lebih besar, sehingga kita bisa lakukan vaksinasi yang lebih masif lagi dan banyak Gresik divaksi,”paparnya.

Kabupaten Gresik masuk dalam kategori zona oranye atau kategori resiko sedang. Ghozali menghimbau kepada masyarakat  tetap waspada dan jangan sampai panik yang berlebihan. “Kuncinya pada diri kita, harus menerapkan disiplin protokol kesehatan,” tutup Ghozali. (yad)

230 Ribu Dosis Vaksin Habis, Dinkes Siap Menerima Vaksin Lebih Banyak Selengkapnya

Selebgram Ditangkap Polisi Karena Mencuri Perhiasan dan Uang Tunai

GRESIK,1minute.id – Selebgram Yoga Windy Agustian diamankan polisi. Master of Ceremony berusia 27 tahun ngontrak di Kompleks Pondok Permata Suci, Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik itu ditangkap karena diduga melakukan pencurian perhiasan seberat 80 gram dan uang tunai Rp 10 juta.

Kini, Yoga yang memiliki 4.885 follower itu mendekam ditahanan Polsek Manyar. Ia pun sementara waktu tidak bisa berbagi cerita di media sosial. Informasi yang dihimpun pencurian perhiasan dan uang dirumah sahabatnya bernama Akhmad Syaiful Latif , 28, warga Jalan Barabai, Kompleks Perumahan Gersik Kota Baru (GKB),  Kecamatan Manyar, Gresik.

Pencurian dilakukan dua kali pada 3 dan 8 Juni 2021. Yoga masuk menggunakan kunci pemilik rumah yang ditaruh di atas lemari sepatu di teras rumah korban. Yoga mengetahui tempat kunci rumah  karena sudah  akrab dengan korban. Bahkan, ketika korban menikah Yoga didapuk sebagai host. 

Kali pertama pencurian dilakukan pada 3 Juni 2021 ketika Yoga sedang menghias mobil yang akan digunakan oleh korban Akhmad Syaiful Latif hendak nikah. Saat itu, tersangka Yoga pura-pura izin ke toilet kemudian mengambil sejumlah perhiasan.

Yoga pun seperti ketagihan. Pada 8 Juni 2021 Yoga melihat story WhatsApp Norma, istri Syaiful sedang berada berlibur. Yoga lalu menanyakan kepada Norma liburan dimana dan dijawab di Sarangan, Magetan. Yoga yang kerap berpenampilan perlente itu kembali mendatangi rumah korban. Mengambil kunci ditempat biasa korban menyimpan. 

Yoga pun leluasa mengacak-acak isi lemari tempat korban menyimpan perhiasan dan uang. Ia mengambil perhiasan seberat 1,46 gram, dua buah gelang 2 gram, satu cincin 2 gram, empat gelang lapisan emas, uang tunai Rp 10 juta.Barang curian itu dimasukkan ke dalam saku celana.

Seperti pepatah, tidak ada kejahatan yang sempurna. Belakangan terungkap, aksi solo Selebgram itu terekam kamera pengintai atawa closed circuit television/CCTV. 

Anggota Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Manyar melihat ada mobil yang mencurigakan di sekitar rumah korban Syaiful. Mobil tersebut diketahui kerap dipakai Yoga. 

Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana menerangkan pelaku pencurian dengan pemberatan pembobolan rumah ini diamankan kurang dari sepekan. “Uang hasil pencurian digunakan untuk membayar hutang, memenuhi gaya hidup pelaku sendiri. Sebagian hasil curian dibelikan pakaian dan lain sebagainya. Modusnya memang pertama hutangnya banyak dan gaya hidup,”kata Iptu Bima pada Kamis, 24 Juni 2021. 

Selain menjadi MC, tersangka sering mendapatkan jasa endorse di akun instagram pribadinya. Gaya hidup tersangka ini seperti selebgram. Mulai dari travelling, kemudian shopping atau belanja barang branded. Tersangka selain terjerat pinjaman online, dia juga memiliki hutang kepada Wedding Organizer yang menggandengnya. Tersangka tak kunjung menyetor uang hasil job manggung.

Alumnus Akpol 2013 ini menambahkan hubungan korban dan tersangka sudah kenal lama sejak 2017. Karena sudah kenal dengan korban tahu lokasi barang berharga disimpan, korban mengalami kerugian sebesar Rp 38 juta.

“Berdasarkan rekaman CCTV, keterangan saksi dan korban, kita dalami pelaku, saat diamankan pelaku dirumah tanpa perlawanan,”terangnya.
Sementara hasil penyidikan baik dari korban atau saksi, pelaku masih beraksi seorang sendiri.

Barang bukti yang diamankan polisi berupa surat perhiasan emas, satu buah kalung emas kadar 16 karat, kalung emas kadar 16 karat, perhiasan emas model kancing kadar 6 karat dengan berat 3,5 gram, gelang emas perhiasan kadar 8 karat berat 5,8 / 4,6 gram.

Empat buah kalung perhiasan emas. Satu buah gelang gesper huruf berat 1,46 gram. Kemudian barang-barang branded berharga jutaan rupiah berupa kaos singlet bermerk, kaos jins, celana pendek bermek, kemeja motif batik.

Duda yang juga kerap menerima endorse di media sosial instagram ini hanya bisa melihat barang curian berupa emas, beserta pakaian dan sepatu dengan harga mahal yang dibelinya dari uang hasil mencuri dipajang saat pers release di Mapolsek Manyar.

“Karena kebutuhan kepepet, saya menyesal, tidak diulangi lagi,”kata Yoga lirih. Penyidik menjerat tersangka Yoga dengan pasal 363 KUHP pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. (yad)

Selebgram Ditangkap Polisi Karena Mencuri Perhiasan dan Uang Tunai Selengkapnya

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin

GRESIK,1minute.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mengaku masih banyak pelaku penyedia jasa konstruksi yang belum memahami administrasi pekerjaan sesuai peraturan yang ada. Yakni, Peraturan daerah (Perda) 14 / 2020 tentang jasa konstruksi.  DPUTR pun ngelus dada, prihatin.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji menyatakan keprihatinannya dengan beberapa pelaku penyedia jasa konstruksi yang tidak memahami aturan yang ada. Gunawan mencontohkan, pelaku jasa konstruksi tidak melaporkan hasil pekerjaan setiap termin (berkala). “Padahal ini suatu keharusan agar bisa mengecek hasilnya,”kata Gunawan dalam sosialisasi Perda 14/2020 tentang jasa konstruksi yang berlangsung di Hotel Horison pada Kamis, 24 Juni 2021. 

Beberapa lagi, imbuhnya, ada peserta lelang pekerjaan jasa konstruksi yang melakukan penawaran lelang tapi tidak mencantumkan jumlah modal dan harta kekayaannya. Padahal itu penting untuk mengukur kemampuan atas proyek yang akan dikerjakan.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widyana menambahkan, terbitnya Perda 14 / 2020 ini mengibaratkan Pemkab Gresik sudah berlari cepat dibanding yang lain. “Perda ini baru dan terbit sedikit lebih cepat dari undang undang Cipta Kerja. Untuk itu perlu beberapa masukan dari seluruh peserta dalam rangka untuk penyempurnaan serta penerbitan perbup untuk pelaksanaan Peda tersebut. Semata untuk memenuhi kebutuhan para penyedia jasa konstruksi di Gresik,”katanya.

Politikus Partai Golkar ini berharap agar pelaku usaha konstruksi di Gresik bisa lebih banyak mendapat pekerjaan. Bagaimanapun suatu proyek yang sudah direncanakan, disiapkan dan sangat disayangkan bila tidak dilaksanakan yang akhirnya dananya dikembalikan dalam bentuk SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan).  

“Setelah sosialisasi ini kami berharap semua pekerjaan konstruksi bisa lancar sesuai yang diharapkan yaitu lelang cepat, pelaksanaan bisa diawal tahun dan bisa dilaksanakn sesuai skedul dengan hasil yang baik,”harapnya.

Selain Asroin, sosialisasi Perda 14/2020 ini juga menghadirkan narasumber Mohammad Afifudin Soleh. Afifudin lebih banyak memberikan kajian hukum perizinan dan OSS (online single submission) yang diterapkan di Dinas  Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). (yad)

Penyedia Jasa Konstruksi Belum Ngeh tentang Perda 14/2020, DPUTR Prihatin Selengkapnya

Dua Pasien Covid-19 Dikabarkan Dirawat di RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Wabah corona virus mulai merambah Pulau Bawean. Di RSUD Umar Mas’ud dikabarkan ada dua pasien yang sedang perawatan. Mereka menjalani isolasi. Kondisi itu harus menjadi alarm bagi masyarakat berada di jarak 80 mil laut dari Pusat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik itu.

Sebab, memasuki tahun kedua corona virus disease 2019, dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean relatif lebih aman dibandingkan 16 kecamatan di Gresik daratan. Merujuk data Satgas Covid-19 pada Rabu, 23 Juni 2021 di Sangkapura akumulasi sejak Maret 2020 hingga 23 Juni 2021 tercatat 19 kasus. Sedangkan, Tambak “hanya” enam kasus. 

Bandingkan lima kecamatan lainnya, dalam periode sama sangat njomplang. Di Kecamatan Manyar tercatat 1.059 kasus ; Kebomas (958) ; Gresik (682) ; Driyorejo (612) dan Menganti (581).

Sementara itu, update data Covid-19 Gresik ada tambahan 16 kasus terakumulasi menjadi 5.845 kasus. Sembuh bertambah 6 kasus menjadi 5.346 kasus. Isolasi menjadi 138 kasus dan meninggal bertambah satu menjadi 361 kasus. “Satu tambahan kasus meninggal berasal dari Desa Melirang, Kecamatan Bungah,”kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seakan tidak pernah bosan mengingatkan kepada masyarakat naupun aparatur sipil negara (ASN) untuk mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pola hidup bersih dan sehat.

“Ketika beraktivitas diluar rumah memakai masker, gemar cuci tangan dan menjaga jarak,”kata Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani di gedung Kejaksaan Negeri Gresik pada Rabu. 23 Juni 2021. 

Mematuhi prokes bisa mencegah terjadinya persebaran Covid-19. Pasalnya, kata Gus Yani, kepatuhan masyarakat prokes mulai kendur. “Ayo patuhi prokes,”kata Gus Yani (yad)

Dua Pasien Covid-19 Dikabarkan Dirawat di RSUD Umar Mas’ud, Pulau Bawean Selengkapnya