Tiga Ekor Bandeng Kawak Laku Rp 50,9 juta, Hasil Lelang untuk anak Disabilitas

GRESIK,1minute.id –  Tiga ekor bandeng kawak laku seharga Rp 50,9 juta. Ikan bandeng berat 5 kilogram dibeli oleh Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu seharga  Rp 10 juta.  Bandeng kedua berat 5,1 kilogram, panjang 73 centimeter dan berumur 6 tahun dibeli Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono seharga Rp 15,4 juta dan bandeng kawak terbesar berat 6,5 kilogram, panjang 86 centimeter dibeli Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seharga Rp 25,5 juta.

Lelang Bandeng secara virtual kali pertama dalam event tahunan Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng ini dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak , Bupati Lamongan Yuhronur dan Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono. Dan, tuan rumah Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Lelang dimulai setelah panitia Tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Pemkab Gresik menetap tiga pemenang kontes di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021. Bandeng seukuran bayi itu hasil budidaya petani tambak di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Pulau Mengare di Kecamatan Bungah.

Lelang dimulai dari juara tiga kontes Ikan bandeng milk Syaifullah Mahdi, petani tambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Bandeng dengan berat 5 kilogram itu dibuka dengan harga perdana seharga Rp 8 juta. 

PETAMBAK : Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati dan Wabup Gresik ,Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bersama petambak pemenang kontes bandeng di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

Penawar tertinggi adalah Wali Kota Batu, Malang dengan harga Rp 10 juta. Lelang kedua  bandeng petambak Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik berat 5,1 kilogram harga penawaran perdana Rp 10 juta. Setelah mengalami beberapa kali penawaran akhirnya Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono ditetapkan sebagai penawar tertinggi dengan harga Rp 15,4 juta.

Lelang semakin gayeng, untuk bandeng kawak peraih juara pertama dengan berat 6,5 kilogram. Bandeng dengan panjang 86 centimeter, umur 6,5 tahun itu dengan harga penawaran perdana Rp 15 juta. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menawar dengan harga Rp 18 juta.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan penawaran menjadi Rp 20 juta. Bupati Muhdlor menambah Rp 4 juta menjadi Rp 22 juta. Wali Kota Pasuruan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menawar Rp 22,5 juta. Peserta lelang semakin “panas”.

Bupati Lamongan Yuhronur satu meja dengan Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah mengangkat telunjuk menawar Rp 25 juta. Gus Ipul akhirnya angkat tangan menyerah. “Ampun….!kata mantan Wagub Jatim membuat undangan yang hadir ger.geran.bWali Kota Surabaya Eri Cahyadi kemudian menaikkan harga Rp 200 ribu menjadi Rp 25, 2 juta dan akhirnya menjadi penawar tertinggi.

WAGUB JATIM Emil Dardak dan tiga bandeng kawak di Pasar dan Lelang Bandeng di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wagub Jatim Emil Dardak mengapreasi langkah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menggelar lelang bandeng dalam tradisi Pasar, Kontes dan Lelang Bandeng ini. 

Dia mengaku baru kali pertama melihat langsung lelang bandeng seukuruan bayi itu. “Ketika dapat undangan saya penasaran, ternyata bandeng sebesar gini,”ujar Wagub Emil Dardak dalam sambutannya. Bentuk apresiasi gelaran dengan protokol kesehatan itu, Wagub Emil menyumbang penawaran perdana sebesar Rp 8 juta.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan hasil lelang bandeng akan digunakan untuk membantu anak-anak disabilitas di Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik. Rencana mulia itu menarik empati peserta lelang virtual dan offline untuk partisipasi.

Peserta adalah Walikota dan Bupati di Jatim itu. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berterima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani telah memberikan kesempatan partisipasi untuk membantu para penyandang disabilitas di Kota Santri. 

Sedangkan, Wali Kota Batu, Malang Dewanti Rumpoko mengapresiasi gebrakan Pemkab Gresik dalam menggelar Lelang Bandeng secara virtual. “Gebrakan luar biasa untuk mengungkit perekonomian. Saya maju mundur,”ujar Dewanti Rumpoko. Apalagi, tambahnya, hasil lelang untuk anak-anak disabilitas. “Sukses terus terutama untuk anak disabilitas,”tegas Dewanti. (yad)

Tiga Ekor Bandeng Kawak Laku Rp 50,9 juta, Hasil Lelang untuk anak Disabilitas Selengkapnya

Semarak Lampion di Malam Ganjil Ramadan di Pulau Putri, Samwil Buka Diatas Perahu Nelayan


GRESIK,1minute.id – Suasana bulan suci Ramadan terasa meriah di Pulau Bawean, Gresik. Apalagi memasuki malam ganjil di sepuluh terakhir Ramadan. 

Disetiap musala dan masjid di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean berhias lampion. Lampu hias berbahan kertas transparan dengan aneka bentuk menambah kemeriahan bulan suci yang paling di tunggu umat muslim itu. Ada bentuk bintang, kapal hingga pesawat. 

Pemandangan itu terlihat di musala Riyadus Sibyan di Desa Sukalela, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Suhaimi, tokoh pemuda desa setempat menyatakan tradisi memajang lampion di musala dan masjid Ada sejak dulu. “Sejak Islam masuk Pulau Bawean,”ujar Suhaimi kepada wartawan pada Jumat, 7 Mei 2021.

Lampion itu di pajang oleh anak-anak kampung itu menggambarkan kegembiraan dan harapan mendapatkan hati yang terang dan bersih di bulan suci Ramadan. 

Lampion itu dibawa dan dipajang di musala sebelum salat isya hingga tadarus alquran. Pemandangan itu semakin meriah pada malam ganjil Ramadan. “Badal terawih biasanya dilanjutkan makan bareng yang disediakan oleh warga bergiliran,”Kata Suhaimi. 

SAMBUTAN : Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Samwil ketika buka puasa diatas perahu nelayan Karangtumpuk, Kecamatan Panceng, Gresik pada Jumat, 7 Mei 2021 ( foto : ist )

Terpisah, anggota Komisi D DPRD Jatim Samwil menggelar buka puasa bersama dengan nelayan Karangtumpuk, Kecamatan Penceng, Gresik. Buka puasa digelar di atas perahu nelayan itu terasa gayeng dan penuh kekeluargaan. 

“Suasana keakraban dan guyup ini tentu sangat dirindukan,”kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu. (yad)

Semarak Lampion di Malam Ganjil Ramadan di Pulau Putri, Samwil Buka Diatas Perahu Nelayan Selengkapnya

Sayangi Orang Tua, Jangan Mudik, Petugas Perketat Perbatasan


GRESIK,1minute.id – Pengamanan perbatasan semakin diperketat. Petugas gabungan memelototi kendaraan luar Kota yang masuk ke Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik. Antara lain, exit Tol Manyar.

Perwira pengendali Pos Pengamanan (Pospam) Exit Tol Manyar Ipda Ekwan Hudin, terlihat memimpin penyekatan di Exit Tol Manyar pada Jumat, 7 Mei 2021.  Petugas gabungan dari TNI-POLRI, Dinkes, Sat Pol PP dan Dishub memeriksa pengemudi kendaraan ber plat  di luar W (Gresik) diminta menunjukkan surat keterangan kerja. 

Apabila tidak dapat menunjukkan keterangan tujuan yang urgent akan diputarbalikkan ke arah keberangkatan. Pembatasan mobilitas masyarakat ini tertuang dalam Addendum Suart Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.

“Sayangi orang tua dan keluarga di kampung halaman dengan tidak mudik lebaran tahun ini. Tahan rindu demi kesehatan orang tua,” ungkap Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 7 Mei 2021.

Sebelumnya pihaknya telah wanti-wanti akan lonjakan kasus Covid di masa liburan lebaran 2021. Jangan sampai terjadi ledakan tsunami kesehatan megancam jiwa.

Masyarakat pun diminta tidak jenuh menerapkan protokol kesehatan. Jangan lali, karena pagebluk corona masih ada disekitar kita. “Tahan rindu tidak mudik demi kebaikan bersama,”pungkas alumnus Akpol 2013 ini. (yad)

Sayangi Orang Tua, Jangan Mudik, Petugas Perketat Perbatasan Selengkapnya

SPAM Bendung Gerak Sembayat Dikebut, Kapan Rampung?

GRESIK,1mimute.id – Pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) dengan kapasitas 1.000 liter per detik (lpd) ke Perusda Giri Tirta Gresik terus dikebut.

Proyek air bersih untuk masyarakat dan industri dengan investasi Rp 618 miliar itu mulai dikerjakan pada 2019. 

Dalam pengamatan 1minute.id sejumlah pekerja pemasangan pipa berdiameter 1.100 milimeter atau 1,1 meter di sekitar Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik. Proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) semula ditargetkan kelar 2021.

PIPANISASI SPAM : Sejumlah pekerja melakukan pemasangan pipa di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 4 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Mengutip laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pu.go.id,   proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS)  untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021. Sehingga cakupan layanan air bersih yang didistribusikan oleh PDAM Gresik bisa semakin luas dinikmati masyarakat.

Sementara itu, keluhan terkait air mampet masih menghiasi media sosial. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

SPAM Bendung Gerak Sembayat Dikebut, Kapan Rampung? Selengkapnya

Tiga Bandeng Kawak Siap Ikuti Kontes dan Lelang Bandeng

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar bandeng sudah dimulai sejak Rabu, 5 Mei 2021. Pasar bandeng digelar serentak di sepuluh titik. Jumat sore, 7 Mei 2021, Pemkab Gresik menggelar kontes dan lelang Bandeng Kawak di halaman Kantor Bupati Gresik. 

Ada tiga ekor ikan bandeng seukuran bayi yang diperkirakan bakal mengikuti kontes Bandeng di masa pandemi COVID-19. Bandeng itu milik petani di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Mengare, Kecamatan Bungah. Tim juri kontes bandeng telah melakukan penjurian. 

“Tim juri ikut ngentas bandeng di lokasi. Tapi, hasilnya masih di tim juri dinas perikanan,”ujar Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Gresik Witjajani Lestari dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 7 Mei 2021.

Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan,kegiatan ini dalam rangka mengapresiasi para petani bandeng. Selama ini, mereka memelihara dan membudidaya bandeng. “Kedatangan kami di sini semata mata hanya untuk menyaksikan jangan sampai bandeng yang diikutkan lomba atau kontes bandeng beli dari luar pulau,”kata Anam. 

Sementara itu, Syaifullah Mahdi, petambak Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah ditambaknya ada sekitar 20 puluh ekor bandeng kawak. Usianya hampir 10 tahun.

Kades Pangkah Wetan menambahkan, kami ingin mengembalikan kejayaan khususnya dulu Ujungpangkah sebagai penghasil bandeng paling besar di Kota Santri-sebutan lain-Gresik.

“Ini mau dibuat kontes bandeng raksasa, kita mendukung penuh pemerintah kabupaten Gresik, sekaligus mengembalikan Gresik sebagai agropolitan, yang terkenal dengan hasil bandengnya, sebelum pandemi saya pernah juara, ini tadi yang ditangkap beratnya lima kilo lebih,”kata Sandy-panggilan-Syaifullah Mahdi pada Jumat, 7 Mei 2021. Ia pun mengaku siap mendukung penuh Nawa Karsa Gresik Baru. (yad)

Tiga Bandeng Kawak Siap Ikuti Kontes dan Lelang Bandeng Selengkapnya

JIIPE Peduli Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Delapan Desa

GRESIK,1minute.id – Manajemen PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Pengembang dan Pengelola Java Integratied Industrial Port and Estate (JIIPE) membagikan ratusan paket sembako pada Kamis, 6 Mei 2021.

Paket sembako itu dibagikan untuk anak yatim dan duafa yang tersebar di delapan desa sekitar perusahaan. Delapan desa itu, yaituDesa Manyarejo, Desa Manyarsidomukti, Desa Manyasidorukun dan Desa Banyuwangi.

Kemudian, Desa Karang Rejo, Desa Kramat, Desa Tanjung Widoro, dan Desa Mengare Watu Agung. Ketiganya masuk Kawasan Mengare di Kecematan Bungah. Bantuan sembako itu bagian dari kegiatan CSR JIIPE Peduli. 

Humas PT BMS Muchammad Usama Martak mengatakan pemberian paket lebaran ini dilakukan JIIPE agar dapat menggembirakan anak yatim dan meringankan beban kaum duafa di wilayah sekitar JIIPE. “Di hari Raya Idul Fitri bisa merayakan lebaran dengan suka cita,”kata Usama. PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) adalah Pengelola Pelabuhan JIIPE. 

Paket lebaran berisikan berupa beras, gula, minyak dan mi instan. “Bantuan yang kami salurkan ini, merupakan bagian dari kegiatan CSR JIIPE Peduli,”imbuhnya.

Henri Handoko, Direktur PT. BKMS menambahkan jika JIIPE bisa terus berkembang dengan baik. Maka, masyarakat akan bisa merasakan manfaatnya salah satunya dengan terbukanya lapangan kerja.

“Dukungan masyarakat terhadap perkembangan JIIPE, tentunya sangat kami harapkan. Karena jika JIIPE berkembang, maka lapangan kerja akan terbuka secara luas bagi masyarakat serta akan mendorong tingkat perekonomian masyarakat,”tandasnya.

Manager ComDev Mifti menambahkan bantuan paket lebaran ini, diharapkan mampu menjadikan suasana Idul Fitri 1442 H menjadi tetap khidmat dan bermakna. “Meski saat ini pandemi covid-19, masih menghantui kita semua,”ucapnya.

Kepala Desa Manyarsidorukun, Kecamatan Manyar Su’udin mengatakan bantuan akan distribusikan kepax anak yatim dan duafa. (yad)

JIIPE Peduli Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Delapan Desa Selengkapnya

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengunjungi Pemkab Gresik. Mereka adalah AKBP Irianto dan Diana. Mereka tertarik cara pemkab Gresik mengerem lonjakan persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Diana, anggota tim Pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengungkapkan tujuan kunjungannya ke Gresik dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik.

“Kabupaten Gresik merupakan bagian dari wilayah di tujuh provinsi Jawa dan Bali, bisa mencegah lonjakan dengan lebih mengamankan daerah pemukiman, pasar, terminal, mal dan beberapa tempat keramaian yang lain,”puji Diana. 

Selain itu, tambahnya, pencegahan keluar masuk orang menjadi perhatian dianggap baik. Diana hanya mengusulkan pengetatan daerah perbatasan. “Daerah perbatasan juga harus diperketat,”pinta Diana.

Dua tim pakar Covid-19 ini diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir di ruang Graita Eka Praja (GEP) Kantor Bupati Gresik pada 6 Mei 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Satgas Covid-19 Gresik mengatakan Gresik saat ini kembali masuk pada zona oranye. “Kami sempat masuk zona kuning, saat itu kami sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),”cerita Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selama dua pekan PTM  telah melaksanakan random test PCR untuk murid dan guru. “Hasilnya semuanya negatif, dan Alhamdulillah tidak terjadi kluster baru,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu bangga.

Gus Yani menyinggung tentang penanganan dan potensi kerawanan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gresik. Bupati mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kami menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat karantina para PMI. Setelah dikarantina di Surabaya oleh Pemprov Jawa Timur. Para PMI tersebut juga langsung masuk karantina di GJos selama tiga hari sebelum dipulangkan ke desa asalnya,”ujar bupati termuda Gresik itu. 

Perkembangan vaksinasi juga dipaparkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia mengatakan vaksinasi masih terus dilakukan di Gresik. Vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) terlaksana sebanyak 100 persen, Pelayanan publik 41,88 persen dan lansia 4,95 persen. Bupati menyatakan bahwa pihaknya tetap menunggu kekurangan vaksin yang akan dialokasikan ke Kabupaten Gresik.

“Belajar dari kasus pemulihan ekonomi ditengah pandemik. Kami sudah melakukan antisipasi dengan penguatan satgas covid yang ada di pasar dan tempat keramaian lainnya. Prokes tetap kami utamakan,”kata alumnus Fakultas Ekomomi Unair Surabaya ini. (yad)

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik Selengkapnya

Malam Selawe Ditiadakan, Khusus Warga Kota Santri Boleh Ziarah ke Sunan Giri

GRESIK,1minute.id – Suasana Jalan Sunan Giri dan makan religi Sunan Giri lengang. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, menjelang malam selawe Ramadan, sepanjang Jalan Sunan Giri mulai dari monumen Tugu Lontar hingga Sekarkurung meriung.

Penjual berjajar. Wisatawan makam religi Sunan Giri mulai ramai peziarah. Tapi, beberapa jam menjelang malam selawe tahun kondisi masih sepi.  “Apa peziarah tidak boleh ke makam Sunan Giri,”tanya Ny Endang, penjual kembang dan ketupat keteg di bawah tangga masuk ke Masjid Sunan Giri ditemui 1minute.id pada Kamis, 6 Mei 2021.

Endang risau, sebab dagangan khawatir tidak laku. Sekitar pukul 13.00 tadi siang, kembang untuk nyekar mengering. Sedangkan, ketupat keteg belum laku sama sekali. “Kalau belum COVID-19 jam segini sudah bolak balik ambil stok,”kata perempuan asli Giri itu.

Camat Kebomas Miftachul Huda mengatakan, kondisi pandemi malam selawe Ramadan ditiadakan. “Tapi, masyarakat masih bisa ziarah ke Makam Sunan Giri,”kata Huda dikonfirmasi pada Kamis, 6 Mei 2021. Ia melanjutkan peziarah yang diperbolehkan ke makam salah satu wali Sanga itu hanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Untuk peziarah luar Gresik tidak diperbolehkan,”tegas mantan sekretaris KBPP Gresik itu.

SEPI: Ny Endang, penjual kuliner khas Giri, Ketupat Keteg di tangga masuk masjid Sunan Giri pada Kamis, 6 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk memastikan, tidak ada peziarah luar Gresik, mulai badal Mahrib kendaraan roda empat menuju Makam Sunan Giri tidak boleh melintas. Jalan ditutup. Antara lain, Desa Sekarkurung dan simpang tiga Telaga Paget didirikan pas penyekatan. “Di pos keamanan itu, dilakukan pemeriksaan,”tegas Huda.

Sikap tegas itu dilakukan, imbuhnya, sesuai dengan arahan Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani untuk memperketat protokol kesehatan. “Ritual malam selawe boleh tapi harus mematuhi prokes,”kata Huda. (yad)

Malam Selawe Ditiadakan, Khusus Warga Kota Santri Boleh Ziarah ke Sunan Giri Selengkapnya

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan

GRESIK,1minute.id – Problem perkotaan berupa kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Manyar, Gresik menjadi perhatian pemerintah kabupaten Gresik. Rencananya, jalan nasional di pantai utara Gresik itu akan dilakukan pelebaran sepanjang 3,1 kilometer.

Mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Rencana pelebaran jalan Deandles itu  terungkap rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Ruang Graita Eka Praja (GEP) di Kantor Bupati pada Rabu, 5 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan jangka pendek Pemkab sudah berinisiatif memasang water barrier mulai depan gerbang masuk Kawasab Industri Maspion (KIM) hingga tugu Manyar. Sedangkan, dalam jangka panjang, akan membuat kajian pelebaran jalan sepanjang 3,1 kilometer.

“Sudah punya satu konsep kedepan, hari ini mulai hasil rapat tersebut mengerucut kita siapkan perencanaan kajian karena semua dilandasi kajian tersebut,”terang Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 5 Mei 2021. 

Saat ini, pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer untuk pelebaran jalan nasional di Gresik bagian Utara (Pantura) itu. Untuk kebutuhan secara pastinya dilakukan studi kelayakan (feasibility study) diestimasikan selesai sebelum Agustus 2021.

“Kembali lagi kita harus dasari dengan perencanaan sebelum Agustus sudah selesai, bulan Agustus sudah masuk Musrenbangnas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sedangkan untuk jangka pendek rapat koordinasi akan berkelanjutan mencari solusi bagaimana mengurangi kemacetan tersebut. Karena Jalan Raya Pantura Manyar itu melintasi kawasan industri Maspion dan lainnya. “Kita harus rekyaasa lalu lintas jalan raya manyar tidak sampai macet begitu parah,” terangnya. 

Sementara, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada BBPJN Oktaviano Dewo Satriyo Purbo pada pembahasan usulan 2022 pelebaran jalan satu kilo dulu.  “Mungkin kita pembahasan pelebaran satu kilo dahulu mulai dari Exit Tol Manyar sampai Jembatan Manyar,”kata dia. 

Pihaknya meminta untuk mengurangi kemacetan di Manyar. Maka kendaraan besar yang akan masuk keluar Kawasan Industri Maspion akan diatur kembali. Jika kendaraan masuk di pintu timur maspion, maka pintu keluar sisi barat, taman di bahu jalan dijadikan jalur lambat. 

Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Muspika Manyar akan segera bertemu dengan seluruh perusahaan yang akan dilintasi pelebaran jalan. (yad)

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan Selengkapnya

SIG Bukukan Laba Kuartal I-2021 sebesar Rp 450,36 Miliar

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membukukan laba Rp 450,36 miliar atau 0 87 persen pada kuartal I- 2021.
Kinerja keuangan konsolidasian kuartal I-2021 sebagai berikut:

Pendapatan tercatat sebesar Rp 8,08 triliun, turun 5,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp8,58 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 5,77 triliun turun 1,80 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp 5,88 triliun.

Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 450,36 miliar naik 0,87 persen dibandingkan pada 2020 sebesar Rp446,46 miliar. 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, pada kuartal I tahun 2021 pendapatan SIG mengalami penurunan sebesar 5,87 persen. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh penurunan volume penjualan domestik terutama penjualan semen curah.

Realisasi anggaran infrastruktur pemerintah pada kuartal I-2021 belum berdampak pada permintaan semen curah.  Meskipun volume penjualan domestik lebih rendah, Perseroan mampu meningkatkan penjualan regional sebesar 58,1 persen menjadi 2,37 juta ton pada kuartal I-2021. Peningkatan volume penjualan regional ini menghasilkan peningkatan total volume penjualan sebesar 2,1 persen YoY.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya Perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga serta memperkuat posisi SIG sebagai industri bahan bangunan terbesar di Asia Tenggara,”kata Hendi Prio Santoso.

Beban Pokok Pendapatan pada kuartal I-2021 tercatat Rp 5,77 triliun atau turun 1,80 persen YoY. Perseroan secara konsisten terus menjalankan inisiatif efisiensi, seperti menjaga konsumsi bahan bakar, energi, bahan baku, serta meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dan limbah dari industri lain. (yad)

SIG Bukukan Laba Kuartal I-2021 sebesar Rp 450,36 Miliar Selengkapnya