Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah

GRESIK,1minute.id – Petugas dari TNI, Polri dan Linmas blusukan ke sekolah. Satgas Covid-19 Kecamatan Balongpanggang itu mendatangi SMA Negeri 1 Balongpanggang untuk memantau protokol kesehatan Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah itu.

Terlihat hadir diantara Camat Balongpanggang M Jusuf Ansyori, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, bersama Personil dan Koramil Balongpanggang. Mereka ditemui Kepala SMAN 1 Balongpanggang dan Kepala UPT Puskesmas Dapet Kecamatan Balongpanggang dr Masrizal Khilda Taba. Puluhan siswa kelas XI yang masuk sekolah. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan kehadiran Satgas Covid-19 masuk sekolah itu selain memantau prokes juga memberikan sosialisasi kepada guru dan siswa untuk disiplin mematuhi prokes Covid-19.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan pencegahan Covid-19 di Kecamatan Balongpanggang khususnya di lingkungan SMA Negeri Balongpanggang. Sehingga dengan pemberlakuan pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan aman dan lancar dimasa Pandemi Covid- 19,”kata AKP Tulus pada Jumat, 30 April 2021.

Sementara itu, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus.

Meninggal dunia 353 orang. Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Balongpanggang terakumulasi 151 kasus. Selain itu, Balongpanggang tercatat menjadi salah satu munculnya klaster di Gresik yakni  Pasar Balongpanggang. (yad)

Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah Selengkapnya

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sebelas tenaga migran Indonesia (PMI) digiring masuk ruang isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik Jumat, 30 April 2021.

Mereka tiba pondok rehabilitasi corona virus disease 2021 badal Jumat menumpang dua minibus milik Pemkab Gresik. Belasan tenaga migran dari sejumlah kecamatan di Gresik langsung menjalani tes usap, Antigen sebelum ditempatkan di ruang isolasi berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Gresik itu.

Pekerja migran mayoritas dari negeri jiran, Malaysia menjalani isolasi selama tiga hari di pondok rehabilitasi milik Pemkab Gresik. Isolasi pekerja migran ini untuk kali kedua. Sebelumnya, mereka menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah turun dari pesawat mendarat bandara internasional Juanda di Sidoarjo itu.

Makmun, 29, asal Sangkapura, Pulau Bawean satu diantara sebelas tenaga kerja Indonesia yang masuk ruang isolasi berkapasitas 140 tempat tidur itu. Makmun mengaku dirinya kangen kampung halaman. Selama tujuh tahun bekerja di Malsysia belum pernah mudik lebaran. “Kangen suasana lebaran di kampung,”katanya.

Dia mengaku mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Gresik ,Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah semua tenaga migran menjalani isolasi sebelum bertemu dengan keluarga. ” Ya mau bagaimana lagi, demi Indonesia,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Disnaker Gresik Samsul Arifin, menjelaskan, hari ini ada tambahan pekerja migrain yang datang.

“Total ada11 PMI yang dijemput. Enam orang pulang dari Malaysia dan lima lainnya dari Singapura. Mereka wajib menjalani karantina selama tiga hari sebelum diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing,”kata dia.

Sebelas orang itu melakukan tes usap antigen sebelum masuk ke dalam kamar. Hasilnya semua PMI negatif Covid-19. “Termasuk ada satu balita yang ikut dikarantina. Total mulai minggu kemarin ada 16 orang PMI dikarantina,” katanya.

Disisi lain, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus. Meninggal dunia 353 orang. (yad)

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos Selengkapnya

Peringati Nuzulul Quran, Santri Ponpes Zainal Abidin Doa Bersama untuk Kru KRI Nanggala 402

GRESIK,1minute.id – Peringatan Nuzulul Quran di Pondok Pesantren Zainal Abidin lebih khidmat dan khusyuk meski dilakukan dengan protokol kesehatan pada Rabu malam, 28 April 2021.

Sebanyak 50 santri dan santriwati di ponpes berlokasi di Kecamatan Bungah, Gresik melakukan khataman Alquran, tahlil dan doa bersama. Acara itu dilakukan di dua tempat berbeda yakni musala utama dan musala putri ponpes berlokasi di sebelah utara Masjid Kiai Gede Bungah Gresik ini.

Khataman Quran dihadiri oleh Nyai Hj Maisaroh, masing-masing santri diwajibkan membaca 1 juz Al Quran, kemudian dilanjut dengan Tahlil dan Doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Suwarno, salah satu guru sepuh di pesantren tersebut.

Pengurus Pesantren Zainal Abidin Ustad Zainal Arifin mengatakan, memperingati Nuzulul Quran, rutinitas kegiatan santri  telah berjalan selama puluhan tahun di setiap malam 17 Ramadan. 

“Khusus tahun ini, para santri bermunajat mendoakan agar bangsa Indonesia diberikan keselamatan dari segala macam wabah dan bencana, terlebih dari wabah Covid-19,”kata Zainal.

Lebih lanjut, kata Zainal, berbagai macam bencana melanda Indonesia akhir-akhir ini menjadi keprihatinan bagi para santri. Tidak terkecuali musibah tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan Bali. Sebanyak 5 diantara 53 kru kapal selam itu yang gugur adalah patriot asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Selain itu, dalam munajat juga mendoakan agar Kabupaten Gresik terhindar dari segala macam tindak kejahatan di tengah masyarakat.

“Para santri juga mendoakan para prajurit kru KRI Nanggala 402, secara khusus kami juga mendoakan Kabupaten Gresik agar diberikan keselamatan dan terhindar dari segala macam tindak kejahatan yang akhir-akhir ini sangat meresahkan masyarakat,”kata Zainal sambil mencontohkan aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan narkoba. (yad)

Peringati Nuzulul Quran, Santri Ponpes Zainal Abidin Doa Bersama untuk Kru KRI Nanggala 402 Selengkapnya

SIG Peduli Bagikan 1.900 Paket Sembako di 9 Kelurahan di Gresik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Peduli membagikan 1.900 paket sembako senilai Rp 350 juta kepada warga terdampak Covid-19 di 9 desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik. 

Desa dan Kelurahan tersebut adalah Sidomoro, Sidokumpul, Sidorukun, Kramatinggil dan Singosari. Kemudian, Segoromadu, Ngargosari, Kawisanyar serta Gending. Pembagian paket sembako mulai diserahkan pada Senin, 26 April 2021 di Kelurahan Sidomoro Gresik. 

Selain warga sekitar, sembako juga diberikan kepada Guru Taman Pendidikan Alquran di lingkungan SIG dan warga tunanetra yang tergabung dalam DPC Tunanetra Kabupaten Gresik. 

General Manager of CSR SIG Edy Saraya, pemberian bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus dukungan terhadap warga sekitar perusahaan. Ia melanjutkan, Ramadan tahun ini, masyarakat masih menjalani ibadah dalam kondisi pandemi Covid-19. 

Kondisi dimana banyak warga yang mengalami penurunan perekonomian yang cukup besar akibat PHK serta pembatasan kegiatan usaha sektor tertentu serta penurunan daya beli masyarakat.

“Melalui bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan,”kata Edy Saraya pada Rabu, 28 April 2021.

Sementara itu, Lurah Sidomoro Cristina Triandajani mengatakan bantuan paket sembako SIG ini menjadi bukti kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar yang mambutuhkan. “Bantuan ini akan kami salurkan kepada warga kurang mampu, lansia yang tidak terdaftar dalam program bantuan pemerintah,”katanya.

Senada disampaikan oleh Fauzan warga desa Sidomoro yang memiliki usaha warung kopi. Menurutnya pandemi Covid-19 sangat berdampak bagi usahanya, selain pembatasan jam usaha, omzet dagangannya pun turun drastis.

“Adanya bantuan sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga di kala Ramadan ini,”katanya.

Selain kegiatan pembagian sembako, dalam rangkaian Ramadan 1442 H, SIG juga memberikan santunan kepada yatim piatu di beberapa yayasan dan membagikan 600 set mukena untuk masjid dan musala di Kabupaten Gresik. (yad)

SIG Peduli Bagikan 1.900 Paket Sembako di 9 Kelurahan di Gresik Selengkapnya

Kajari Gresik : Kades Diperbolehkan Mengalokasikan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid

GRESIK,1minute.id –  Kepala Desa tidak perlu risau dan khawatir mengalokasi dana desa untuk menbantu menanggulangan wabah corona virus disease 2019 (Covid-19). Mengalokasi anggaran pembelian masker, hand sanitizer hingga membelikan pulsa seluler untuk rukun tetangga dan rukun warga (RT/RW). 

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto mengatakan, kepala desa diperbolehkan mempergunakan sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19. 

“Jangan takut kalau ada yang menakut-nakuti dan mengancam, tentang penggunaan dana desa untuk covid laporkan ke kami,” kata Kajari Gresik Heru Winoto dalam Rapat Koordinasi  pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 April 2021.

Rakor itu bertujuan untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih mengefektifkan para ketua RT dan RW ini dihadiri forkopimda.  Alokasi sebagian dana desa untuk penanggulangan virus corona tetap harus akuntable, transparan sehingga penggunaan dana desa sesuai aturan yang berlaku. Tidak boleh ada mark up dan korupsi dalam pelaksanaannya.

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati mensarankan agar menggunakan sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Kajari Gresik : Kades Diperbolehkan Mengalokasikan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid Selengkapnya

Amati Kebiasaan Penghuni Kos Putri, Lelaki asal Sragen Ditahan. Ini Penyebabnya

GRESIK,1minute.id – Tri Yono seperti sudah hafal kebiasaan Fera Noor Kumala, 22, asal Desa Wado, Kecamatan Kedung Tuban, Blora, Jawa Tengah ini.

Bahkan, lelaki 48 tahun asal Jalan Balak, Kelurahan Genengduwur, Kecamatan Gemolong, Sragen, Jawa Tengah itu mengetahui kebiasaan perempuan yang indekos di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik mandi.

Belakangan diketahui, perhatian Tri Yono ada udang dibalik batu. Lelaki 48 tahun itu sedang mengincar gawai dan barang lainnya milik Fera. 
Nah, Rabu tadi pagi, 28 April 2021, Tri Yono nyelinap masuk kamar kos gadis asal Blora, Jawa Tengah itu.

Fera sedang mandi. Tri Yono lalu menggasak gawai dan uang milik karyawati sebuah perusahaan di Kecamatan Manyar. 
Fera yang masih memakai handuk keluar kamar mandi melihat ada lelaki spontan berteriak maling. Teriakan itu bagai sebuah alarm bagi masyarakat maupun penghuni tempat kos.

Tri Yono pun ditangkap massa. Pelsku Tri Yono kemudian digebuki massa. Beruntung, ada anggota Reskrim Polsek Manyar sedang patroli di kawasan Desa Sukomulyo itu.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan penangkapan alap-alap kamar kos khusus putri itu. “Selain smartphone , ada uang Rp 675 ribu yang kami sita sebagai barang bukti,”kata Iptu Bima Sakti.

“Kini Tri Yono terpaksa merayakan lebaran dibalik jeruji besi karena ditahan. Dia kami jera  pasal 362 KUHP tentang pencurian, diancam paling lama lima tahun mendekam didalam penjara,”kata alumnus Akpol 2013 itu. (yad) 

Amati Kebiasaan Penghuni Kos Putri, Lelaki asal Sragen Ditahan. Ini Penyebabnya Selengkapnya

Patroli Laut, Polair Temukan Mayat di Perairan Gresik

GRESIK,1minute.id – Sosok mayat ditemukan mengambang di perairan Gresik pada Selasa. 27 April 2021. Belakangan mayat itu diketahui bernama Usman Basri, 39, warga Junganyar, Socah, Bangkalan.

Informasi yang dihimpun Selasa sekitar pukul 09.30, kapal polisi air (Polair) Polres Gresik melakukan patroli rutin di perairan Gresik. Patroli untuk memastikan kondisi perairan Gresik aman dan kondusif.

Saat patroli di perairan Gresik anak buah AKP Poerlaksono, Kasat Polair Polres Gresik menerima kabar dari awak kapal Wira Jaya yang sedang melintas melihat ada sosok mayat mengambang. 

Anggota Polair sedang patroli menuju lokasi. Akan tetapi, mayat yang terapung hanyut dibawa arus. Penyisiran dilakukan dan ditemukan di sisi pantai Pulau Madura. Anggota Polair melakukan evakuasi. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Polair Polres Gresik AKP Poerlaksono membenarkan adanya penemuan mayat. Mayat tanpa identitas dan hanya memakai celana dalam.

“Setelah kami informasikan ke rukun nelayan dan warga sekitar pesisir identitas diketahui. Sudah kami serahkan kepada keluarga korban,”kata AKP Poerlaksono melalui Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Polair Polres Gresik Aiptu Hajar Widagdo dikonfirmasi Selasa, 27 April 2021. (yad)

Patroli Laut, Polair Temukan Mayat di Perairan Gresik Selengkapnya

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Mata Ishaq Wahyu Maulana terlihat berkaca-kaca. Siswa kelas VI SDN 1 Sidokumpul, Gresik mengaku teringat ayahnya yang meninggal pada November 2021. “Tadi saya diantar ibu kesini (Masjid Al Inabah Pemkab Gresik,Red),”kata anak keempat dari lima bersaudara asal Gapuro Sukolilo, Kecamatan Gresik itu.

Kiki hadir bersama ratusan anak yatim dalam acara santunan 1000 anak yatim yang digelar Baznas Gresik. Masa pandemi corona virus disease 2019 ( Covid-19) santunan dilakukan secara serentak dibagi tiga zona. Yakni, zona satu meliputi empat kecamatan dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik.

Santunan diberikan langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan dihadiri Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kajari Gresik Heru Winoto, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Ketua MUI Gresik KH M. Mansoer Shofiq dan Ketua Baznas Gresik Abdul Munif.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta doa kepada ribuan anak yatim itu bangsa Indonesia.

KASIH SAYANG : Ketua MUI Gresik KH M Mansoer Shodiq disaksikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Baznas Gresik Abd Munif dalam santunan 1.000 anak yatim di masjid Al Inabah Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 27 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Mohon doanya semoga pandemi covid-19 segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 27 April 2021.
Selain berdoa untuk keselamatan bangsa, mantan Ketua DPRD Gresik itu, berdoa semua keluarga dan masyarakat Kota Santri diberikan kesehatan.

Bupati Gresik termuda itu, mengapresiasi santunan 1000 anak yatim yang dilakukan Baznas Gresik. Karena pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat. “Terima kasih telah memperhatikan adik-adik, anak-anak kulo. Semoga bisa sedikit meringankan mereka,”imbuh Gus Yani.

Ketua Baznas Gresik Abd Munif mengatakan, santunan 1000 anak yatim untuk mengajak masyarakat untuk cinta zakat. “Kita ingin berbagi kebahagian di bulan suci Ramadan,”kata Munif saat memberikan sambutan. Sebelumnya, anak-anak yatim ini mendapatkan pencerahan dari Kak Komang Upada. (yad)

Bupati Berbagi Kebahagian bersama 1000 Anak Yatim Selengkapnya

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara


GRESIK,1minute.id – Fariantono di vonis hukuman penjara selama 5 tahun. Mantan Kepala Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu juga dibebani denda Rp 300 juta dan membayar uang pengganti kerugian negara Rp 871,8 juta.

Majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) Surabaya diketuai Tongani menyatakan, terdakwa Feriantono terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi  menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018 untuk kepentingan diri sendiri.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Gresik, Dymas Adji Wibowo, mengatakan, dalam persidangan, majelis hakim Tongani memvonis terdakwa Fariantono, bersalah. 
Terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Juncto Pasal 18 Ayat (1) huruf b UU 31/1999, sebagaimana  diubah dan ditambah dengan UU 20 / 2001 tentang Perubahan atas UU 31/1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

“Atas pelanggarannya, majelis hakim menghukum terdakwa Fariantono dengan hukuman penjara selama 5 tahun dan denda Rp 300 juta subsidair 3 bulan kurungan. Terdakwa juga diminta membayar uang pengganti sebesar Rp  871,8 juta lebih subsider  2 tahun penjara,”kata Dymas. 

Putusan tersebut masih berat dari tuntutan jaksa Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Gresik Faris Almer dan Esti Harjanti Candrarini. Jaksa menuntut terdakwa Feriantono  dihukum penjara selama 7 tahun dan  denda Rp 300 juta subsidair 6 bulan kurungan. 

Dalam tuntutan itu, terdakwa juga diminta membayar uang pengganti (UP) sebanyak Rp  871,87 juta subsider 3 tahun dan 6  bulan penjara. “Atas putusan majelis hakim, kita menyatakan pikir-pikir,” imbuhnya. 

Diketahui, terdakwa Fariantono, mantan kades menggunakan anggaran keuangan Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas tahun 2018   untuk kepentingan diri sendiri. (yad)

Terbukti Korupsi, Mantan Kades Prambangan Divonis 5 Tahun Penjara Selengkapnya

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan menindak tegas masyarakat nekat mudik lebaran. Selain akan memutar balik. Pemudik yang selintutan melanggar surat edaran larangan mudik akan diinapkan ke pondok rehabilitasi di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos).

Tindakan tegas itu dilakukan bertujuan untuk menekan laju persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, masyarakat yang tetap bepergian selama periode larangan mudik wajib di karantina di Gelora Joko Samudro (GJOS) untuk melakukan testing dan isolasi. Ini dilakukan setibanya mereka di lokasi tujuan.

“Karantina dilakukan difasilitas yang telah disediakan Pemkab. Yang berprokes ketat dengan biaya ditanggung Pemerintah Daerah alias gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai melakukan inspeksi di G-Jos bersama Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir pada Senin, 26 April 2021.

Pusat rehabiilitasi di G-Jos direaktivasi untuk antisipasi buruh migran yang akan pulang kampung pada lebaran Idul Fitri nanti. Pusat rehabilitasi Covid-19 memiliki 140 tempat tidur.
Sejak 29 Maret, tempat isolasi itu ditutup seiring perkembangan wabah Covid-19 yang menunjukkan tren menurun. Gresik semula masuk zona merah kini masuk zona kuning.

Sementara Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan siap melakukan penyekatan dan memutar balik pemudik bandel. “Bila ditemukan pemudik yang nekat, akan dikembalikan ke daerah asal,”tegas Alumni Akpol 2001 tersebut.

Senada, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menandaskan siap mendukung dan berkolaborasi dengan Polres maupun Pemkab Gresik dalam pengamanan larangan mudik lebaran 2021. 

Forkopimda Gresik mewanti-wanti potensi terjadi lonjakan kasus Covid-19 pada saat libur Idul Fitri. Oleh sebab itu peniadaan mudik lebaran oleh pemerintah ini bukan sekedar surat edaran, namun akan ada tindakan tegas dilapangan.

Aturan tersebut tertuang dalam Adendum Surat Edaran (SE) nomor 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama bulan suci Ramadan.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik, kecuali wilayah aglomerasi. Yakni 6 – 17 Mei 2021. Gresik sendiri masuk rayon 1 aglomerasi Jawa Timur. Bersama Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo.

Kadinkes Kabupaten Gresik drg. Saifudin Ghozali menjelaskan kepada Bupati, ketua DPRD, Dandim dan Kapolres Gresik tentang kesiapan GJOS sebagai tempat isolasi PMI (Pekerja Migran Indonesia) yang pulang ke Gresik. (yad)

Mbandel Mudik ke Gresik akan di G-JOS kan Selengkapnya