Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau SPENDA Gresik beda dengan sekolah lain dalam mengisi kegiatan akhir belajar. Sekolah ramah anak yang memiliki kantin halal dan menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG berada di Jalan KH Kholil, Gresik ini, menyelenggarakan pelatihan dasar ketarunaan.

Instruktur pelatihan dasar penguatan baris berbaris untuk siswa kelas VII inj, adalah siswa SMK Taruna Mambaul Ulum Kebomas. Pelatihan dilaksanakan selama 2 hari, mulai Senin hingga Selasa, 16-17 Juni 2025. Tempat pelatihannya di halaman sekolah. Setiap harinya, siswa “digembleng” selama 3 jam.

Menurut Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim, pada hari pertama pelantihan dasar ketarunaan penguatan baris berbaris diisi dengan brifing oleh pelatih.  Dalam brifing itu, peserta membawa bekal makan pagi (kotak makan bisa beli di kantin ) untuk sarapan pagi bersama, gelas tambler bebas untuk minum dan air minum.

Materi pelatihan ada empat yakni,  Baris Berbaris ; Cara Hormati Guru / Tenaga Pendidik (Tendik) ; Adap makan minum dan  tata cara bersikap pada guru dan orang tua. “Latihan ketarunaan ini adalah yang pertama di tingkat SMP. Tujuan pelatihan ini untuk memupuk sikap disiplin murid agar tidak hidup manja di kekuarga mereka diharapkan mandiri dengan bertanggung jawab pada diri sendiri dan keluarga sehingga mereka sadar pentingnya menghormati orang tua dan guru untuk bekal masa depan,” terang Salim.

Antusisme siswa mengikuti model pendidikan karakter, pelatihan dasar baris baris ini diluar ekspektasi. Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan dasar baris berbaris tersebut. Kenza, misalnya. Siswa kelas VII D itu mengaku senang bisa kegiatan tersebut. “Saya sangat senang dan bersemangat sekali ikut kegiatan ini karena banyak materi baru yang menarik untuk belajar berdisiplin di sekolah dan di keluarga,” katanya.

Sementara orang tua siswa juga setali tiga uang dalam menyikapi kegiatan pelatihan baris berbaris itu. “Saya sebagai orang tua murid sangat mendukung acara ini karena dapat membantu murid hidup bertanggung jawab,” kata Ny Titin. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa SMP Negeri 2 Gresik Isi Kegiatan Akhir Belajar dengan Pelatihan Dasar Ketarunaan Selengkapnya

Gerbong Mutasi Kasat Polres Gresik Bergerak, Kapolres Gresik : Anggota Polri adalah Pelayan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di Polres Gresik kembali bergerak. Dua kepala satuan atau Kasat berganti wajah baru. Serah terima jabatan (sertijab) Kasat Reserse Narkoba (Satnarkoba) dan Kasat Tahanan dan Barang Bukti (Tahti) digelar di Aula Rupatama SAR Polres Gresik pada Kamis, 12 Juni 2025.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu yang memimpin sertijab dua kasat yang dihadiri oleh Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, para Kabag, Kapolsek jajaran, serta perwira dan bintara Polres Gresik itu.

Berdasarkan Keputusan Kapolda Jawa Timur Nomor: KEP/225/V/2025 tanggal 16 Mei 2025, sejumlah pejabat dimutasi. Di antaranya: Iptu Joko Suprianto, yang sebelumnya menjabat sebagai PS. Kasat Resnarkoba Polres Gresik, kini mengemban amanah baru sebagai Kasat Reskrim Polres Batu.

AKP Ahmad Yani, yang sebelumnya menjabat Kasat Resnarkoba Polres Jombang, kini resmi menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Gresik. Sedangkan, Iptu Saekan, yang sebelumnya menjabat Kasat Tahti Polres Gresik, diangkat menjadi Kasubbag Ren Progar Bagren Polres Gresik. Iptu Tasmani, sebelumnya Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Gresik, kini dipercaya sebagai Kasat Tahti Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam arahannya mengutip pernyataan Presiden Senegal, Bassirou Diomaye Faye. “Saya tidak ingin foto saya terpajang di kantor-kantor Anda, karena saya bukan Tuhan atau ikon, melainkan pelayan bangsa. Pajanglah foto komunitas Anda, anak-anak Anda, dan sekolah-sekolah Anda.” kata alumnus Akpol 2006 itu.

Pernyataan tersebut dijadikan pengingat oleh Kapolres Gresik bahwa seorang anggota Polri adalah pelayan masyarakat, bukan sosok yang harus diagung-agungkan. Ia menegaskan pentingnya integritas dan rasa malu terhadap keluarga serta masyarakat bila melakukan pelanggaran hukum.

Upacara Sertijab ini mencerminkan dinamika organisasi Polri dalam penyegaran tugas dan tanggung jawab, demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat Gresik.

Iptu Joko Suprianto menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolres, para pejabat utama (PJU), dan seluruh rekan kerja atas dukungan selama masa tugasnya. Ia juga memohon maaf jika terdapat kekurangan dan kesalahan selama menjabat. Sementara itu, pejabat baru Kasat Resnarkoba, AKP Ahmad Yani, memohon bimbingan, arahan, serta dukungan dari seluruh jajaran dalam menjalankan tugas di Polres Gresik. (yad)

Gerbong Mutasi Kasat Polres Gresik Bergerak, Kapolres Gresik : Anggota Polri adalah Pelayan Masyarakat Selengkapnya

Meriah, Culture and Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K, Plt Bupati Gresik : Event Ini Membangkitkan Warga Gemar Kurban

GRESIK,1minute.id – Culture and tradisional Ied Adha “Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K” 2025 meriah. Sebanyak 300 ekor kambing, dan domba mengikuti gelaran tradisi tahun kelima menjelang Idul Adha itu.

GENDONG KURBAN : Peserta Culture dan Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Gresik pada Kamis, 5 Juni 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif yang memberangkatkan Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K pada Kamis, 5 Juni 2025. Ribuan pasang mata memadati arena mlaku-mlaku bersama kambing kurban dan piaraan itu. Seekor kambing peserta runner maksimal didampingi dua orang pendamping. Bila jumlah kambing sebanyak 300 ekor, pendamping 600 orang.  Total yang ikut Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K adalah 900 jiwa (300 ekor kambing dan 600 orang pengiring).

TROPI : Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Gresik Eko Anindhito Putro mengalungkan tropi kepada peserta Culture dan Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K pada Kamis, 5 Juni 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jenis kambing pun aneka macam. Lucu dan tentu menggemaskan sehingga menyita perhatian warga. Sebab, kambing itu jarang di temui oleh warga kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.  Antara lain, Kambing Saanen, yang berasal dari lembah Saanen, Swiss bagian barat. Kambing memiliki tanduk yang besar berumur 4 tahun milik H. Irmasyah, pemilik mebel Fathona, Gresik. Ada juga Domba Merino atau sering disebut hanya Merino yang terkenal dengan kualitas wol sangat halus milik Mahin, pedagang kambing warga Gunungsari, Sekardadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ini.

Semua kambing yang ikut runner 1K yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian Gresik telah dinyatakan sehat. Qurban Runner 1K, start di Kali Tutup Jalan KH Hasyim Asyari, Kelurahan Sukodono, melewati Jalan KH Kholil, Gresik, Jalan Sindujoyo , Jalan H.Samanhudi dan finish Kali Tutup. 

KAMBING SEENAN : Kambing asal Swis dalam event Culture dan Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Gresik pada Kamis, 5 Juni 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, tradisi ini akan terus dipertahankan. Karena menjadi hiburan yang menyenangkan bagi masyarakat dan berpotensi destinasi wisata. Selain itu, kegiatan itu juga memiliki nafas religi yakni mendorong masyarakat untuk gemar berkurban. 

“Ini (Culture and tradisional Ied Adha  Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K” 2025, Red) yang ikut sebanyak 300 ekor. Itu pun kami stop. Kalau tidak kami batasi bisa lebih,” ujar dokter Alif-sapaan-Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro usai acara.

Ia mengataksn event tahun ini semakin meriah. Pesertanya semakin banyak ini bisa membangkitkan semangat para peternak di Gresik. “Yang membanggakan Idul Adha 2025 ada hewan sapi milik peternakan Gresik yang dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto. Sapi itu memiliki bobot lebih 1 ton. Peternakan asli Gresik,” tegasnya. 

DOMBA MERINO: Domba milik Hamin, pedagang kambing warga Gunungsari, Sekardadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik meraihkan Culture dan Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Gresik pada Kamis, 5 Juni 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan)  Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, pihaknya mengapresiasi antusiasme masyarakat mengikuti event ini.  “Jadi terima kasih dan ternyata Gresik kepada panjenengan semua berkontribusi kepada Kabupaten Gresik,” ucap Eko dalam sambutannya. 

Lebih lanjut, kegiatan ini yang dilaksanakan merupakan promosi peternakan unggul Kabupaten Gresik. Sedangkan untuk pesertanya ada 300 ekor kambing. Kegiatan ini mengadopsi lari-lari kecil yang menjalankan ibadah haji. Sementara untuk kategori yang akan dinilai yakni kelas ekstrim, kelas pejantan unggul, dan kelas unik. “Mudah-mudahan yang berpartisipasi hari ini mendapatkan ridho Allah SWT,” jelasnya. Semua peserta Culture and tradisional Ied Adha Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K tahun 2025 ini mendapatkan tropi dari panitia. (yad)

Meriah, Culture and Tradisional Ied Adha, Qurban Runner Kali Tutup-Sukodono 1K, Plt Bupati Gresik : Event Ini Membangkitkan Warga Gemar Kurban Selengkapnya

Meresahkan Masyarakat, Dishub Gresik dan Tim Gabungan Razia Jukir Liar

GRESIK,1minute.id – Dinas Perhubungan  Gresik melakukan razia juru parkir atau jukir liar pada Rabu, 4 Juni 2025. Razia gabungan melibatkan Kepolisian,  Satuan Polisi Pamong Praja, dan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik menjaring sejumlah jukir liar.

Mereka beroperasi di sejumlah minimarket waralaba, toko dan tempat keramaian lainnya di sepanjang Jalan DR Wahidin Sudirohusodo ; Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto. Penertiban jukir liar ini dipimpin oleh Muhammad Masyhur Arif, Kepala Seksi Tata Kelola Prasarana Perhubungan dan Sarana Perparkiran di  Dinas Perhubungan Gresik.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini melalui Masyhur Arif mengatakan, dalam razia jukir liar kali pertama ini, pihaknya masih melakukan secara persuasif dan tindakan administratif. “Jukir yang tidak memakai rompi resmi ( Dishub, BPPKAD, toko tempat mereka menarik parkir) dilakukan pendataan. Mereka diminta untuk melakukan pendaftaran ke BPPKAD atau Dishub,” tegas Arif usai razia pada Rabu, 4 Juni 2025.

Ia mengatakan, keberadaan jukir liar telah meresahkan masyarakat. Penarikan uang parkir, yang dilakukan oleh mereka yang tanpa identitas resmi dari Dishub atau BPPKAD atau pihak pengelola toko dan tanpa karcis adalah tindakan premanisme. “Untuk penertiban kali pertama ini, kami lakukan secara persuasif. Tadi mereka kami suruh pulang setelah kami lakukan pendataan identitas,”  katanya.

Ia menegaskan, razia atau penertiban jukir liar akan terus dilakukan secara intensif.  Arif meminta kepada masyarakat untuk tidak membayar parkir kepada jukir yang tidak resmi tersebut. “Kalau mereka melakukan ngotot, silakan lapor ke Call Center Gresik 112 atau Lapor Kapolres,” tegasnya. (yad)

Meresahkan Masyarakat, Dishub Gresik dan Tim Gabungan Razia Jukir Liar Selengkapnya

Polres Gresik Tangkap Ayah Tiri Diduga Setubuhi Anak

GRESIK,1minute.id – Perbuatan pria berinisial H.A. tidak patut di tiru oleh siapa pun. Sebagai ayah tiru seharusnya melindungi anaknya. Tapi, lelaki 38 tahun asal Kecamatan Wringinanom itu malah “memakan” anaknya.

Kini, terduga pelaku kekerasan seksual itu meringkuk di tahanan Polres Gresik. Tersangka ditangkap setelah digebuki oleh warga yang tidak bisa menahan emosi karena perbuatan tersangka dianggap mencederai keamanan dan ketertiban desa.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam keterangannya menjelaskan bahwa pelaku menggunakan modus ancaman dengan memanfaatkan kerentanan dan ketergantungan korban.

“Modus pelaku adalah dengan mengancam menyebarkan foto asusila korban yang diduga didapatkan dari tipu muslihat. Ini adalah bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam hubungan keluarga, dan pelaku akan diproses hukum secara tegas,” tegas AKBP Rovan Richard Mahenu pada Selasa, 3 Juni 2025.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu buah baju dan celana milik korban, satu buah sarung, serta satu unit handphone milik tersangka. Pasal yang Disangkakan, tersangka dijerat dengan Pasal 6C Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) atau Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara dan/atau denda hingga Rp 300 juta.

Perwira dua melati di pundak itu mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kekerasan seksual di lingkungan sekitar. “Ciptakan lingkungan aman dan penuh kasih bagi anak-anak. Perhatikan perubahan perilaku anak, seperti murung atau ketakutan pada seseorang. Pelaku kekerasan seksual bisa berasal dari orang terdekat. Segera laporkan ke polisi jika menemukan atau mengalami tindak kekerasan seksual,” imbuh alumnus Akpol 2006 itu.

Dugaan perkosaan yang dilakukan oleh ayah tiri berisial H.A, 38 tahun itu terjadi di rumah tersangka di wilayah Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 31 Mei 2025. 

Kasus ini bermula dari laporan polisi yang dibuat oleh korban berinisial S.H., 20 tahun asal Gresik. Ia melaporkan ayah tirinya, tersangka berinisial H.A., 38, asal Tarik, Sidoarjo, pemerkosaan. Ceritanya, saat itu,  ibu korban sedang menghadiri acara wisuda adik korban sehingga rumah hanya dihuni oleh korban dan pelaku. 

Menurut keterangan korban, pelaku memanggil dan mengancam akan menyebarkan foto asusila miliknya jika menolak untuk melayani nafsu bejat pelaku. Ancaman tersebut disusul dengan tindakan kekerasan seksual berupa pemerkosaan.

Usai kejadian, pelaku kembali mengancam korban agar tidak melaporkan hal itu kepada siapapun. Namun keesokan paginya, Ahad, 1 Juni 2025, korban melarikan diri ke rumah neneknya dan mengungkapkan semua yang telah terjadi. Kemarahan keluarga dan masyarakat pun memuncak, hingga pelaku sempat mendapat tindakan anarkis sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Wringin Anom dan dibawa ke Mapolres Gresik. (yad)

Polres Gresik Tangkap Ayah Tiri Diduga Setubuhi Anak Selengkapnya

KWG Gelar Festival Nasi Krawu Vol.3 di Wagos

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Festival Nasi Krawu Vol. 3 yang diselenggarakan oleh Komunitas Wartawan Gresik (KWG). Acara rutin tahunan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional dipusatkan di  kawasan Wisata Alam Gosari (Wagos), Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Ahad, 1 Juni 2025.

Sebanyak 1.000 bungkus nasi krawu disiapkan dan disusun membentuk tumpeng setinggi tiga meter, sebagai simbol kekayaan kuliner khas Gresik. Pada Desember 2020, Nasi Krawu ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB oleh Kemenristek RI.

Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, dalam sambutannya menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tahunan ini. Ia mendorong agar ke depan Festival Nasi Krawu dapat diselenggarakan di berbagai destinasi wisata desa lainnya di Gresik, sebagai upaya mengenalkan potensi lokal ke tingkat regional hingga nasional.

“Ini adalah kali ketiga KWG mengadakan Festival Nasi Krawu, dan kali ini dilaksanakan di Wagos. Pemkab Gresik sangat mengapresiasi semangat teman-teman wartawan. Semoga tahun depan, festival ini bisa digelar di lokasi wisata desa lainnya di Kabupaten Gresik, agar potensi daerah kita semakin dikenal luas,” jelasnya.

Senada dengan Plt Bupati, Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, turut mengapresiasi inisiatif KWG. Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat identitas budaya lokal dan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Gresik yang semakin maju dan berperadaban.

“KWG telah menjalankan peran penting dalam menyajikan informasi yang valid dan faktual. Festival ini adalah bentuk nyata upaya merawat tradisi di Kabupaten Gresik, yang menjadi fondasi menuju Gresik yang lebih maju dan berperadaban,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua KWG, Miftahul Arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa festival ini merupakan bentuk kontribusi wartawan tidak hanya dalam pemberitaan, tetapi juga dalam menyampaikan ide-ide kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal.

“Festival Nasi Krawu ini merupakan bagian dari peringatan Hari Pers Nasional. Kami ingin menunjukkan bahwa wartawan juga bisa berkontribusi dalam promosi budaya dan pariwisata. Dengan semangat kolaborasi dan cinta terhadap budaya lokal, Festival Nasi Krawu menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara media dan pemerintah dapat melahirkan kegiatan yang bermanfaat, edukatif, dan menghibur masyarakat,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Festival Nasi Krawu ini, KWG juga bekerja sama dengan sejumlah pihak. Di antaranya Dispendukcapil yang memberikan layanan pembuatan akta kelahiran serta rekam dan cetak KTP/KIA, Polres Gresik yang menggelar sosialisasi SIM Internasional, PMI yang menyediakan layanan cek kesehatan gratis, serta Yayasan Fajar Trilaksana, sebuah lembaga bantuan hukum. (yad)

KWG Gelar Festival Nasi Krawu Vol.3 di Wagos Selengkapnya

Oknum Kades dan Nelayan di Bawean Nyabu Jalani Rehabilitasi

GRESIK,1minute.id – Seorang oknum kepala desa di Pulau Bawean, Gresik diamankan Satuan Reserse Narkoba atau Satnarkoba Polres Gresik. Saat diamakan, oknum itu bersama seorang nelayan dan perempuan belakangan diketahui penjual pakaian keliling.

Tiga orang tersebut berinisial SA, 49 , warga Kecamatan Tambak, dan AA, 54, warga Kecamatan Sangkapura.  Dan, SN, perempuan penjual pakaian. Mereka ditangkap pada Kamis, 22 Mei 2025, saat berada di rumah SA.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti, di antaranya, satu plastik klip berisi sabu seberat 0,151 gram, alat hisap (bong), pipet kaca, sedotan plastik, klip kosong, gunting, dan dua unit ponsel.

Kepada petugas, SA mengaku bahwa sabu tersebut mereka beli dari seseorang berinisial S di wilayah Tambak seharga Rp 300 ribu. Barang haram itu rencananya akan mereka konsumsi bersama sebagai “vitamin” agar lebih kuat bekerja. 

Hasil tes urin menunjukkan SA dan AA positif mengonsumsi sabu, sementara perempuan berinisial SN dinyatakan negatif dan hanya berstatus sebagai saksi. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Resnarkoba Iptu Joko Suprianto menyampaikan bahwa kedua pelaku, SA dan AA dijerat Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

Namun demikian, mengacu pada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 4 Tahun 2010 dan hasil asesmen awal, SA dan AA direkomendasikan menjalani rehabilitasi sebagai pengguna, bukan pengedar. Pertimbangan tersebut didasarkan pada jumlah barang bukti yang kecil, status keduanya sebagai pengguna non-residivis, serta tidak adanya indikasi keterlibatan dalam jaringan peredaran narkoba.

Iptu Joko Suprianto mengimbau masyarakat untuk terus waspada terhadap bahaya narkoba dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan dan sektor kesehatan, untuk bersama-sama membangun kesadaran kolektif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Polres Gresik juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat melaporkan dugaan tindak pidana narkotika melalui saluran pengaduan resmi maupun hotline Lapor Kapolres yang tersedia di seluruh jajaran kepolisian setempat. (yad)

Oknum Kades dan Nelayan di Bawean Nyabu Jalani Rehabilitasi Selengkapnya

Jadi Pilot Project Kopdes Merah Putih, Wamen KKP Kunjungi Desa Pangkahwetan, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik akan menjadi role model Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih dan telah ditetapkan sebagai pilot project pertama dari 200 lokasi se-Indonesia.

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (Wamen KKP) Didit Herdiawan Ashaf, menyatakan, pemerintah berkomitmen memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. 

Wamen Didit menegaskan bahwa koperasi ini dirancang sebagai pilar ekonomi desa yang mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memutus mata rantai tengkulak. “Koperasi Merah Putih akan dilengkapi dengan unit usaha strategis seperti gerai sembako, apotek murah, unit kesehatan terpadu, cold storage, pupuk, unit simpan pinjam, hingga logistik hasil laut,” jelasnya ketika melakukan kunjungan kerja ke Desa Pangkahwetan,  Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Senin, 26 Mei 2025.

Wamen KKP Didit disambut oleh Plt Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kasdim 0817/Gresik Kapt Siari dan tua rumah, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi.

Ia menambahkan, pendampingan oleh tim penyuluh sangat penting guna memastikan koperasi dapat tumbuh secara mandiri dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui penyuluh kelautan dan perikanan bertanggung jawab atas pembinaan, pendampingan, pemberdayaan, serta fasilitasi terhadap kelompok nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar hasil laut, serta petambak garam.

“Kami berharap para pelaku usaha di Ujungpangkah dapat bergabung dan aktif dalam koperasi ini,” harap Wamen Didit.

Pemerintah Kabupaten Gresik pun bergerak cepat menyambut program nasional tersebut. Sejalan dengan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan, Pemkab Gresik telah melaksanakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda), menyusun panduan teknis, dan melibatkan notaris guna mempercepat legalisasi koperasi.

Sebanyak 356 desa dan kelurahan di Kabupaten Gresik telah melaksanakan musyawarah desa khusus dan secara resmi membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wamen KKP sekaligus menegaskan kesiapan Ujungpangkah menjadi percontohan nasional dalam program ini.

“Alhamdulillah, Pak Wamen hadir langsung meninjau potensi perikanan di Gresik, khususnya di Pangkahwetan, serta mendengar aspirasi dari para pelaku usaha perikanan. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut dengan program-program pemerintah pusat,” ujar dokter Alif-sapaan- Asluchul Alif. 

Ia menambahkan, Desa Pangkahwetan akan menjadi role model Koperasi Merah Putih dan telah ditetapkan sebagai pilot project pertama dari 200 lokasi se-Indonesia.

Sebagai informasi, Kabupaten Gresik mengusulkan empat desa dalam program Kampung Nelayan Merah Putih. Satu desa menjadi sentra budidaya, yakni Desa Pangkahwetan (Kecamatan Ujungpangkah), sementara tiga desa lainnya sebagai kampung nelayan, yaitu Desa Kramat (Kecamatan Bungah), Desa Banyuurip (Kecamatan Ujungpangkah), dan Desa Campurejo (Kecamatan Panceng).

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan koperasi ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa serta menciptakan kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Gresik. (yad)

Jadi Pilot Project Kopdes Merah Putih, Wamen KKP Kunjungi Desa Pangkahwetan, Gresik  Selengkapnya

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan

GRESIK,1minute.id – Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu memberikan apresiasi kepada guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Senin, 26 Mei 2025.

Acara dipusatkan di Aula Rupatama SAR lantai III Markas Polisi Resor atau Mapolres Gresik. Puluhan guru dan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik terlihat semringah

Mereka terlihat ceria karena bisa bertemu langsung dengan Penasehat Yayasan Kemala Bhayangkari atau YKB Cabang Gresik juga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, Ketua YKB Cabang Gresik Ny Miranda Rovan, Wakil Ketua Ny. Ferrani Danu Anindhito, Kepala SLB Dede Idawati, serta pengurus lainnya. 

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan mutu pendidikan yang berintegritas, inklusif, dan berkualitas. Penasehat YKB Cabang Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menegaskan pentingnya peran YKB dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik merupakan bagian dari upaya luhur mencerdaskan kehidupan bangsa. Dibutuhkan dedikasi dan profesionalisme tinggi dari para pendidik untuk mewujudkan pendidikan yang menyeluruh dan manusiawi,” ungkap AKBP Rovan yang juga Kapolres Gresik itu dalam sambutannya.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi, AKBP Rovan menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah guru dan siswa yang telah menorehkan prestasi di berbagai ajang daerah, mulai dari lomba cerita bergambar, film pendek, fashion show, hingga bidang teknologi informasi dan olahraga.

Beberapa penerima penghargaan di antaranya : Muhdi (Juara 1 Cerita Bergambar) ;  M. Ainun Nuha (Juara 1 Fashion Show) ;  Tim Generasi Hebat (Juara 1 Film Pendek) dan M. Ilham Maula Dzikri (Juara 1 Melukis). Kemudian, Tim Nusa Wira  (Juara 1 Menari) ; Nazulia Hayati (Juara 1 Kreasi Barang Bekas) ; Ashila Majis Arinda (Juara 1 Membatik) ; Maulana Duzfikri Putra (Juara 1 Teknologi Informasi) serta Sya’adah Rizkiyah Nandani (Juara 1 Lompat Jauh).

“Penghargaan ini bukan hanya simbol keberhasilan, tetapi juga semangat untuk terus maju dan memberikan yang terbaik. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh insan pendidikan di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik untuk terus berkarya dan berprestasi,” pungkas alumnus Akpol 2006 itu. 

Dengan semangat kolaboratif antara kepolisian dan dunia pendidikan, kegiatan ini menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan tanggung jawab bersama dalam membangun masa depan generasi bangsa. (yad)

Guru dan Siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Berprestasi Dapat Apresiasi dari AKBP Rovan Selengkapnya

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian

GRESIK,1minute.id – Nakhoda Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan atau KSOP kelas II Gresik berganti dari  Hotman Siagian kepada Capt. Herbert Elisa Paruntungan Marpaung. 

Hotman mendapat amanah baru sebagai Kepala KSOP Sampit, Kalimantan Tengah. Sedangkan,  Herbert, sebelumnya menjabat kepala KSOP Benoa, Bali. Pisah sambut pejabat struktural di Kementerian Perhubungan Laut itu dilaksanakan di Gedung Nasional Indonesia atau GNI Gresik di Jalan Pahlawan, Gresik pada Kamis, 22 Mei 2025.

Hotman menjabat sebagai KSOP Gresik selama 2,4 tahun. Sejumlah prestasi telah diraih oleh Hotman. Antara lain,  Peringkat Satu Satker Tercepat dan Akurat Dalam Penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban Periode 2023 Kategori 5 Miliar s.d. 15 Miliar pada Anugerah Penghargaan Satker Terbaik Tahun 2023 .

Kemudian, Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kantor KSOP Kelas II Gresik Tahun 2023 berhasil mencapai Rp. 63.783.244.802 atau 102% sehingga melebihi target yang telah ditetapkan pada tahun 2023 ; Pelabuhan Gresik masuk 10 Besar dari 46 Pelabuhan meraih Rapor Hijau dari Strategi Nasional Pencegahan Korupsi atau Stranas-PK atas layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Gresik pada B15 tahun 2024 dan B 21 dari Stranas PK dan sebagai pilot project.

“Semua itu, bisa kami laksanakan berkat sinergi dan kolaborasi dengan semua stakeholder,” kata Hotman dalam sambutannya pada Kamis, 22 Mei 2025. Selama 28 bulan menjabat sebagai KOSP Gresik, wajah Pelabuhan Gresik yang legendaris semakin ciamik. Hotman melakukan Penataan dan Perbaikan Kantor, Peningkatan Layanan, Pembangunan Maritim Command Center (MCC) dalam mendukung terciptanya pelayanan prima.

Pada 2023, melakukan penataan penataan dan pembinaan pada usaha Pelayaran Rakyat (Pelra). “Kami melakukan penataan dan pembinaan layanan terhadap kinerja pelayanan kapal dan barang yang berdampak pada peningkatan volume kunjungan kapal dan arus bongkar muat barang kapal Pelayaran Rakyat (Pelra) yang berdampak pada peningkatan PNBP,” terangnya. 

Dan, di era Hotman ini, tenaga kerja bongkar muat atau TKBM mendapatkan perhatian lebih.  Hotman bersama PT Pelindo III Gresik membangun tempat istirahat bagi TKBM di Pelabuhan Rakyat maupun Pelabuhan Umum.  “Inisiatif ini di dorong sebagai bentuk wujud kepedulian kita sebagai Penyelenggara Pelabuhan terhadap kesejahteraan Saudara kita (para pekerja/buruh di pelabuhan) yang selama ini menjadi garda terdepan dan bagian yang tak terpisahkan dari ekosistem pelabuhan Gresik,” kata Hotman. 

Ia pun optimistis pengganti dirinya bisa menjadikan pelayanan kepelabuhan Gresik semakin baik. “Kapten Helbert ini,  senior saya,” katanya. Pisah sambut ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Branch Manager PT Pelindo Multi Terminal Indonesia Cabang Gresik Sutopo serta masyarakat maritim lainnya. (yad) q

Nakhoda KSOP Gresik Berganti, Ini Capaian Kinerja Hotman Siagian Selengkapnya