Gresik United Menjamu Persipal, Palu Sore ini, Presiden Klub Gresik United Janjikan Bonus 

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal menjamu Persipal, Palu di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Sabtu sore, 7 Desember 2024. Presiden klub Gresik United Fandi Akhmad Yani menjanjikan bonus bagi pemain dan pelatih bila meraih 3 poin lanjutan kompetisi Liga 2 yang memasuki laga kesepuluh ini.

“Sekarang tren positif bagi tim, dalam jalur naik, suasana tim dalam kondisi bagus. Karena itu, harus kita dukung bersama. Jika menang lawan Persipal laga Sabtu nanti, akan kami beri bonus,” kata Fandi Akhmad Yani saat tasyakuran Annuversary 19 Gresik di markas baru di Kompleks Rumah Dinas Semen Gresik, Segunting, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa malam, 3 Desember 2024.

Presiden Klub Gresik United hadir bersama CEO Gresik United Nila Yani Herdiyanti dan manajemen klub. Mereka duduk lesehan bersama pemain, pelatih dan ratusan suporter Gresik United, Ultras Gresik.

Sementara itu, pelatih Djajang Nurdjaman dalam konfrensi pers sehari menjelang laga menjamu Persipal, Palu menjanjikan permainan yang menyerang. “Semua pemain dalam performa yang baik. Termasuk Dicky Kurniawan,” kata Djajang Nurdjaman pada Jumat, 6 Desember 2024.

Pelatih Persipal, Palu Achmad Zulkifli mengatakan, siap memberikan penampilan terbaik ketika menghadapi Gresik United. “Semoga pertandingan bisa lancar dan menang,” kata Achmad Zulkifli.

Dalam lanjutan Liga 2, Gresik United versus Persipal, Palu diprediksi akan berlangsung seru. Sebab, kedua tim dalam performa yang terbaik. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Samudro berada diatas angin karena bertanding di kandang dengan dukungan suporter fanatiknya, Ultras Gresik.

Dalam klasemen sementara di grup C, Gresik United berada di posisi keempat dari 9 kali laga meraih 13 poin ( 4 menang ; 2 seri dan 3 kalah). Sedangkan, Persipal, Palu berada diposisi ketiga dengan meraih 15 poin dari 9 kali bertanding ( 4 menang ; 3 seri dan 2 kalah).

Bila Gresik United bisa memenangi laga kandang ini, bisa menggeser posisi Persipal, Palu di posisi ketiga dengan 16 poin dibawah posisi Persibo, Bojonegoro dan Persela, Lamongan, masing-masing meriah poin 20 dan 19 dari 10 kali laga. (yad)

Gresik United Menjamu Persipal, Palu Sore ini, Presiden Klub Gresik United Janjikan Bonus  Selengkapnya

Usai Diprotes Warga, Manajemen SJA, Pabrik Tepung Ikan, akan Melakukan Evaluasi Berkala

GRESIK,1minute.id – Bau tidak sedap yang diduga keluar dari cerobong pabrik tepung ikan, PT Sais Jaya Abadi membuat sebagian warga Desa Sumberame, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur protes pada Rabu, 4 Desember 2024.

Warga yang protes polusi bau itu mendatangi balai desa setempat sambil membawa sejumlah poster. Puluhan warga itu meminta agar pabrik tepung ikan dapat meminimalisir limbah. Sehingga bau tidak sedap itu dapat dikurangi.

Setelah melakukan orasi, Kepala Desa Sumberame Sueb Wahyudi mengajak warga dan pihak manajemen PT Sais Jaya Abadi atau SJA untuk bareng. Mediasi yang dihadiri oleh Camat, Kades Sumberejo, Polsek Wringinanom, serta 5 orang perwakilan dari warga dan dari pihak perusahaan juga di hadiri legal hukum dari perusahaan mendapatkan pengawalan dari Polres Gresik dan Polsek Wringinanom.

Dalam mediasi itu, warga menuntut agar perusahaan memperbaiki  polusi bau produksi, warga juga meminta 70 persen pekerja wajib dari warga sekitar perusahaan, dana CSR dibagikan kepada seluruh dusun (4 dusun) masing-masing senilai Rp 500 ribu per bulan, meminimalisir pengolahan limbah cair, sebelum proses perbaikan limbah polusi bau perusahan diminta agar tidak melakukan produksi.

Salah satu warga mengatakan, dirinya tidak mempermasalahkan tentang adanya perusahaan yang berdiri di desanya. Namun limbah udara yang baunya menyengat bisa diminimalisir.

“Kami meminta agar perusahaan segera melakukan evaluasi pembangunan blower udara supaya bisa minimalisir bau. Perusahaan harus menerima keluhan masyarakat, demi kebaikan perusahaan dan warga,” ujarnya pada Rabu, 4 Desember 2024.

Kades Sumberame Sueb Wahyudi mengatakan, bahwa kedatangan warga ke balai desa untuk memprotes PT. Sais Jaya Abadi yang memproduksi tepung ikan atas limbah polusi bau yang ditimbulkan.

“Alhamdulillah mediasi antara warga dengan perusahaan menghasilkan titik temu. Perusahaan akan mengevaluasi polusi udara yang menyebabkan bau menyengat,” ujar Kades Sueb.

Sueb melanjutkan, di Desa Sumberame banyak perusahan yang berdiri. Namun, ketika warga melakukan protes perusahaan langsung meresponnya. Pihaknya, berharap hal serupa dilakukan oleh PT. Sais Jaya Abadi.

“Mudah-mudahan keluhan warga segera ditindaklanjuti oleh perusahaan. Kami tidak mempermasalahkan adanya perusahaan di desa kami. Namun jangan sampai menggangu masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, PT Sais Jaya Abadi melalui legal hukumnya dari Kantor Hukum Welem Mintarja and Partner mengatakan bahwa tuntutan warga akan segera dilakukan evaluasi.

“Pada prinsipnya perusahaan akan melakukan upaya terbaik untuk masyarakat Desa Sumberame, salah satunya akan evaluasi terkait polusi bau dan limbah air,” tegas Welem Mintarja.

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini perusahaan sudah melakukan kerjasama dengan vendor terkait inovasi polusi bau menyengat yang disebabkan proses produksi. Yaitu, akan membangun ruang khusus untuk menampung polusi udara dengan cara direduksi menjadi air. Harapannya, polusi udara dapat diminimalisir. “Saat ini pembangunan masih proses pengerjaan, diperkirakan kurang lebih satu bulan lagi selesai,” jelasnya.

Masih menurutnya, terkait dengan pengolaaan limbah cair yang saat ini di indikasi kurang maksimal. Perusahaan akan terus melakukan evaluasi, sehingga kedepan perusahan akan membuat tampungan yang lebih besar atas limbah air dan di proses sesuai standar baku mutu.

“Untuk semua tuntutan warga, perusahaan akan memenuhi tuntutan semaksimal mungkin sehingga perusahaan akan tetap operasional dan tidak berdampak kepada masyarakat,” ujarnya.

Terkait legalisasi perusahaan, kata Welem, perusahaan sudah mematuhi aturan yang diterapkan pemerintah, baik legalitas perizinan, pengelolaan limbah, hingga memberikan uang kompensasi maupun CSR ke masing-masing dusun. Untuk uang kompensasi berupa CSR sudah diberikan.

“Perusahaan sudah melakukan uji lab secara independen, dan hasilnya sudah keluar dan sesuai standar baku mutu. PT Sais Jaya Abadi akan terus melakukan pembenahan dan evaluasi jika memang ada masukan yang perlu diperbaiki,” pungkasnya. (yad)

Usai Diprotes Warga, Manajemen SJA, Pabrik Tepung Ikan, akan Melakukan Evaluasi Berkala Selengkapnya

Gresik Tuan Rumah Jatim Art Forum 2024, Simak Agenda dan Lokasinya

GRESIK,1minute.id – Jatim Art Forum atau JAF 2024 bakal dihelat mulai 4-7 Desember 2024. Dewan Kesenian Jawa Timur menunjuk Gresik sebagai tuan rumah. JAF 2024 yang mengusung tema “Damar Kurung Eksplore”, dan akan bertempat di tiga titik venue, yakni, di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), dan di Pendopo Makam Poesponegoro.

JAF merupakan program unggulan Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur (DKJT) di bidang seni, yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun. Pada kesempatan ini, Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur bekerjasama partnership dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Gresik (DKG) adalah sebagai upaya turut memajukan kebudayaan daerah sebagaimana tertuang dalam undang-undang No.5 tahun 2017 dan peraturan daerah atau perda Gresik nomor 19/2019.  

Ketua Presidium Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur Taufik Hidayat menyampaikan, bahwa keterlibatan Dewan Kebudayaan Kabupaten Gresik dalam Jatim Art Forum ini sangat diharapkan, agar segala potensi budaya khas Kabupaten Gresik dapat terangkat.

“ya, kita ingin mengangkat potensi-potensi budaya dari daerah ini (Gresik). Semuanya, apapun itu kita kenalkan kepada masyarakat di Jawa Timur,” katanya.

Kabupaten Gresik memiliki banyak potensi budaya. “Kita melihat, Gresik ini sangat kaya, ya. Kaya budaya. Luar biasa,” pungkasnya.

Jatim Art Forum (JAF) 2024 rencananya dilaksanakan pada 4 – 7 Desember 2024. Sampai sekarang, sekurang-kurangnya ada 15 kelompok kesenian dan lembaga kebudayaan asal daerah Kabupaten Gresik turut menjadi pengisi acara sebagai penyaji inspiratif di dalamnya. Kelompok-kelompok tersebut berdasarkan hasil kurasi dari Pengurus Dewan Kebudayaan Gresik (DKG) di masing-masing bidang.

Ketua Umum DKG Irfan Akbar Prawiro menyampaikan DKG telah mengkurasi setidaknya ada 15 rekomendasi untuk mengisi rangkaian acara JAF selama empat hari. 

Kelompok-kelompok tersebut di antaranya adalah Sanggar Seni Mustika Giri, Sanggar Tari Bening Irsani Gresik, Komunitas PowerArt dari SMA Muhammadiyah 1 Gresik, kelompok Pencak Macan dari Paguyuban Seni Tradisi Lumpur Gresik, dan Komunitas Pegiat Aksara Gresik (KOMPAG). 

Berikutnya, Sanggar Ya’ STAI Ihyaul Ulum Dukun feat Lesbumi PCNU Gresik, Musikalisasi Puisi Teater Extra dari SMA Muhammadiyah 1 Gresik, Teater Pendopo dari MAN 1 Gresik, Gresik Movie, Yayasan Gang Sebelah, serta Ludruk Sinar Pesisir. Selanjutnya, kelompok seni tari dari SD Muhammadiyah Manyar, TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah, dan TK Aisiyah Bustanul Athfal 36, serta beberapa pengisi stan Bazaar Produk Budaya.

Sedangkan, beberapa figur dan komunitas asal Gresik juga menjadi pengisi acara atau penyaji unggulan JAF 2024 hasil kurasi Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT) di antaranya ada Amir Syarifuddin sebagai pembaca manuskrip, Eko Jarwanto, Sri Wahyuni atau Uyun Machalli sebagai penyaji musikalisasi puisi, Komunitas Kotaseger Indonesia sebagai penyaji teater, dan Sanggar KSB Nyai Ageng Pinatih sebagai penyaji seni tari.

Lebih lanjut, Ketua Umum Dewan Kebudayaan Kabupaten Gresik itu berharap adanya Jatim Art Forum di Kabupaten Gresik inil dapat melihat Gresik lebih jauh lagi, lebih dalam, lebih kompleks. “Dan pada kesempatan ini kami benar-benar ingin mengenalkan segala potensi budaya yang dimiliki Gresik,” katanya. 

Ia juga mengajak segenap masyarakat, untuk memeriahkan rangkaian kegiatan Jatim Art Forum ini, “Mari bersama-sama kita hadir, kita meriahkan, dan perluas jaringan dengan para seniman dari seluruh kota/kabupaten di Jawa Timur, bersama-sama kita saling dukung untuk pemajuan kebudayaan di Kabupaten Gresik.” pungkasnya. (yad)

Gresik Tuan Rumah Jatim Art Forum 2024, Simak Agenda dan Lokasinya Selengkapnya

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal 

GRESIK,1minute.id – Mathias Elu alias M. Leonardus Bone hanya bisa menunduk. Lelaki 41 tahun itu mengaku menyesal telah menghabisi nyawa istrinya, Magdalena Fallo, 40 di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Sayangnya, penyesalan yang selalu datang di akhir. Mathias Elu pun tidak bisa melihat istrinya kembali hidup. Ia pun harus menjalani hidup di balik jeruji besi dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara karena perbuatan yang telah dilakukannya.

Satuan Reserse Kriminal atau Satreskrim Polres Gresik menangkap tersangka Mathias Elu di kawasan Mranggen, Jawa Tengah usai melakukan penganiayaan hingga istrinya meninggal. 

Waka Polres Gresik Kompol Danu Anindhito Putro mengatakan, korban meninggal dunia akibat ditusuk pakai obeng dan pisau “Selain pakai obeng, korban juga ditusuk pakai pisau oleh tersangka ME (Mathias Elu). Korban meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Kompol Danu di Mapolres Gresik pada Kamis, 28 November 2024. 

Ia melanjutkan, usai membunuh istrinya, pelaku sempat kabur ke Jawa Tengah. Tepatnya, di daerah Demak. Pelaku diamankan di salah satu toko bangunan di Mranggen Jawa Tengah. Mengapa tersangka Mathias Elu tega menghabisi nyawa istrinya?

Kompol Danu menjelaskan, motif pembunuhan karena istrinya diduga berselingkuh dan pernah kepergok oleh tersangka. “Sebelum dibunuh tersangka dan korban sempat terjadi cekcok sebelum akhirnya ditusuk pakai obeng dan pisau sehingga mengalami luka parah lalu meninggal dunia saat mendapat perawatan medis,” jelas perwira satu melati di pundak itu.

Sementara itu, tersangka Mathias Elu mengaku menyesali perbuatannya terhadap istrinya. Dirinya melakukan hal ini karena sudah tak bisa menahan emosi. “Saya menyesal setelah membunuh istri sendiri, dan tidak ingin mengulangi perbuatan ini lagi,” ungkapnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya obeng, pisau serta motor milik tersangka. Polisi menjerat tersangka dengan pasal 44 ayat 3 UU 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDRT dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Dugaan pembunuhan yang dilakukan oleh Mathias Elu kepada istri terjadi pada Sabtu, 23 November 2024 sekitar pukul 14.00 WIB. Siang itu, Mathias Elu mendatangi korban di rumah saudaranya di Kompleks Perumahan Griya Kencana di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pasutri itu terlibat pertengkaran hingga berujung korban meninggal. (yad)

Kabur Usai Habisi Nyawa Istri di Gresik, Dibekuk di Jateng Ngaku Menyesal  Selengkapnya

Iringan Salawat dan Hadrah, Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani Nyoblos di TPS

GRESIK,1minute.id – Calon Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani nyoblos di TPS 16 Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 27 November 2024. 

Cabup inkumben itu, tiba di tempat pemungutan suara di UPT SMP Negeri 22 Gresik dengan jalan kaki dari rumahnya di Jalan Raya Bengawan Solo, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas sekitar pukul 08.40 WIB. 

Dengan melantunkan salawat nabi diiringi seni religi, hadrah, Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani didampingi istri, Nurul Haramaini Ali dan  keluarganya berulangkali berhenti untuk menyalami warga. Tampak dalam iring-iringan itu, orang tua Gus Yani, H. Nur Cholis bersama istri serta dua adiknya, Nur Rahmad Yani dan Nila Yani Hardiyanti, yang anggota DPR RI dapil Gresik-Lamongan itu.

“Mohon doanya,” katanya setiap kali pertemu dengan warga di perjalanan menuju TPS yang berjarak 400 meteran dari rumah.  Gus Yani yang memakai baju warna putih, celana kasual hitam dan berkopyah hitam langsung menuju meja pendaftaran kemudian bersama calon pemilih lainnya menunggu panggilan dari petugas Kelempok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS setempat.

CABUP GRESIK : Gus Yani bersama keluarga memberikan keterangan kepada wartawan usai nyoblos di TPS 16 Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 November 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Setelah mendapatkan dua surat suara yakni strip warna coklat untuk pemilihan Gubernur Jatim dan warna biru untuk Pemilihan Bupati kemudian menuju bilik suara. Tidak lebih dari 5 menit, Gus Yani dan Ning Nurul menyelesaikan hak pilihnya.

Mengapa menggunakan musik religi, Hadrah, Gus Yani bercerita musik ini sengaja ditampilkan sebagai sinkronisasi antar tim dan mudah-mudahan dalam setiap langkahnya dimudahkan semua. “Pilkada serentak tahun ini bagian dari kami mencalonkan diri. Saya berdoa yang terbaik khususnya dalam pembangunan Gresik kedepan,” ungkapnya.

NUNGGU NYOBLOS : Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi istri Nurul Haromaini Ali (kiri) dan calon pemilih menunggu giliran untuk nyoblos di TPS 16 Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 November 2024 ( Foto : chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani juga menginginkan Gresik semakin maju. Dukungan dari masyarakat serta ulama serta doanya agar pilkada ini berjalan damai, aman, dan kondusif. Ia menambahkan, setelah pilkada ini dirinya tetap berharap guyup rukun, gotong-royong dalam membangun Gresik seutuhnya.

“Dan, berharap masyarakat semakin sejahtera, mudah mendapatkan pekerjaan, mudah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar, bansos tepat sasaran, infrastruktur penghubung dan pertumbuhan ekonomi yang merata di setiap daerah menjadi harapan kami,” katanya. (yad)

Iringan Salawat dan Hadrah, Cabup Gresik Fandi Akhmad Yani Nyoblos di TPS Selengkapnya

Jaga Kualitas Udara, DLH Gresik Pasang 10 Alat Pemantau Kualitas Udara Real-time

GRESIK,1minute.id – Ribuan industri skala kecil hingga besar berdiri di Kabupaten Gresik sehingga mendapatkan julukan sebagai Kota Industri. Bagaimana upaya Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Gresik menjaga kualitas udara agar tetap baik. Di antaranya, pemasangan Air Quality Monitoring System atau AQMS. 

AQMS merupakan sistem pemantau kualitas udara yang bekerja secara real-time,  selama 24 jam non stop. Untuk mengetahui tingkat pencemaran udara, AQMS menggunakan berbagai jenis sensor untuk mengukur parameter kualitas udara. Seperti PM10, PM2.5, SO2, NO2, O3, HC, dan CO. 

Data yang terkumpul kemudian di proses secara otomatis oleh sistem untuk menghasilkan informasi yang relevan dan akurat. Saat ini di Kabupaten Gresik terdapat 10 titik alat pemantau kulitas udara dimana lokasinya tersebar dibeberapa wilayah di Kabupaten Gresik.

Sepuluh titik alat pemantau kualitas udara itu, yakni,  AQMS milik Pemkab Gresik di Kantor Kecamatan Gresik, Kantor Kecamatan Cerme, Kantor Kecamatan Panceng, Kantor Kecamatan Driyorejo, Kantor Kecamatan Wringinanom, area Terminal Bunder.

Kemudian, AQMS di area Kantor Bupati Gresik yang merupakan hasil kerjasama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan Pemkab Gresik. Serta AQMS di Kawasan Industri Gresik, Maspion Industrial Estate dan PT. Freeport Indonesia yang merupakan hasil kerjasama Pemkab Gresik bersama perusahaan.

Kepala DLH Gresik Sri Subaidah, mengungkapkan bahwa keberadaan AQMS sangat membantu pihaknya dalam memantau kualitas udara secara langsung. “Kalau ada wilayah yang kualitas udaranya menurun, kami bisa langsung turun ke lapangan untuk memetakan penyebabnya dan mencari solusi dengan cepat,” ujarnya kepada wartawan pada Senin, 25 November 2024.

Selain pemantauan udara, DLH Gresik juga memiliki berbagai program untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Program-program tersebut meliputi pemantauan emisi usaha, uji emisi kendaraan, penegakan hukum lingkungan, hingga sosialisasi dan edukasi bagi pelaku usaha terkait pengelolaan dampak emisi.

Dalam rangka memperluas ruang terbuka hijau atau RTH, DLH Gresik juga gencar melakukan penanaman pohon, pengembangan taman kota, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk penghijauan, termasuk penanaman mangrove. Upaya ini bertujuan untuk memenuhi ketentuan RTH sesuai regulasi.

DLH Gresik juga berkomitmen untuk mengurangi aktivitas pembakaran sampah dengan menyediakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan TPS 3R (Reuse, Reduce dan recycle). “Kami ingin meminimalisir pembakaran sampah oleh masyarakat dengan memberikan solusi pengelolaan sampah yang lebih baik,” tambah Sri Subaidah.

Dengan berbagai upaya tersebut, Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa industrialisasi dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan. Keberadaan AQMS dan berbagai program pendukung DLH menjadi bukti nyata komitmen Gresik dalam menjaga kualitas udara. (yad)

Jaga Kualitas Udara, DLH Gresik Pasang 10 Alat Pemantau Kualitas Udara Real-time Selengkapnya

Masa Tenang Pilkada, Bawaslu dan Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Gresik

GRESIK,1minute.id – Masa kampanye pemilihan kepala daerah atau Pilkada  Serentak 2024 berakhir. Pada Ahad, 24 November 2024 memasuki masa tenang. 

Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Gresik melakukan bersih-bersih alat peraga kampanye. Poster dan banner. Penertiban alat peraga kampanya atau APK berisi gambar pasangan calon atau paslon yang bertebaran di tempat-tempat strategis ini melibatkan aparat gabungan. 

Tim gabungan yang terdiri dari Bawaslu, Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik, Dinas Perhubungan, Polres Gresik Kodim 0817/ Gresik, Panwascam, Panwaslu Kelurahan/Desa atau PKD, serta Panitia Tempat Pemungutan Suara atau PTPS menertibkan APK. 

Hari H Coblosan Pilkada Serentak yakni Pemilihan Gubernur atau Pilgub Jawa Timur dan Pemilihan Bupati Gresik akan digelar pada Rabu, 27 November 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Infomasi Bawaslu Grssik Rozikin menyampaikan memasuki masa tenang jelang pemungutan suara pada Pilkada Serentak 2024, seluruh APK harus ditertibkan. “APK ini langsung diturunkan dan dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Bawaslu Gresik juga mengapresiasi sebagian pendukung calon yang tertib menurunkan atributnya secara mandiri. Masa tenang sebelum pencoblosan akan berlangsung selama tiga hari, dan selama itu, para peserta Pilkada dilarang melakukan aktivitas kampanye. 

“Kami berharap agar para peserta Pilkada bisa mencabut APK mereka secara mandiri. Pengawasan akan dilakukan terus selama masa tenang, dan APK yang masih terpasang akan ditertibkan,” tegasnya.

Terdapat APK 2.990 yang terpasang dipastikan harus tercopot pada hari ini, Ahad, 24 November 2024 agar tidak ada lagi APK di ruang publik. (yad)

Masa Tenang Pilkada, Bawaslu dan Tim Gabungan Bersihkan Alat Peraga Kampanye di Gresik Selengkapnya

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memadati Lapangan SMA Assa’adah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jemaah yang tidak hanya dari Gresik. Namun, mereka dari berbagai kota di Indonesia.

Ribuan jemaah itu tumplek-blek untuk ngalap berkah mengikuti Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani. Haul ulama kharismatik , salah satu agenda tahunan yang ditunggu umat muslim di Indonesia. Kehadiran jemaah dari berbagai kota di Indonesia mengikuti Haul Bungah-biasa warga menyebut-Haul K.H. M. Sholih Tsani menjadi berkah bagi para UMKM. 

Puncak acara digelar selama dua hari yakni, Rabu dan Kamis, 20-21 November 2024. Namun, rangkaian kegiatan berlangsung hingga nyaris sebulan. Mengutip dari  smadah.gresik.sch.id, Pondok Pesantren Qomaruddin didirikan oleh Kiai Qomarudin pada 1747 Masehi. Awalnya, nama yang disematkan ketika didirikan adalah “Pesantren Sampurnan” namun dalam perkembangannya, sekitar 1960-an dilakukanlah musyawarah untuk kebijakan perubahan nama pesantren menjadi “Pesantren Qomaruddin”. 

KH. M. Sholih Tsani, ulama kharismatik itu adalah pemangku ke-5 yang dalam perjalanannya mendedikasikan diri mengembangkan pendidikan agama Islam. Berikut  ini adalah daftar para pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin sepanjang perjalanannya sejak didirikan sampai sekarang yang telah dipimpin oleh sepuluh tokoh pemangku, yakni:

1. K.H. Qomaruddin : 1747-1757

2. K.H. Mohammad Sholih Awwal : 1757-1838

3. K.H. Mohammad Basyir : 1838-1860

4. K.H. Musthofa : 1860-1862

5. K.H. Mohammad Sholih Tsani : 1862-1902

6. K.H. Ismail : 1902-1948

7. K.H. Mohammad Sholih Musthofa : 1948-1982

8. K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad : 1982-2013

9. K.H. Mohammad Iklil Sholeh, M.Pd.I. : 2013-2023

10. K.H. Ala’uddin, Lc. M.SEI. : 2023-sekarang

Dalam sambutannya, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin dalam perannya membentuk SDM yang berkualitas. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Qomaruddin karena telah membantu pemerintah mendidik anak-anak kita menjadi SDM yang berkualitas,” tutur Bu Min -sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Ia melanjutkan, harapannya agar lembaga pendidikan pondok pesantren dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat tanpa adanya pertikaian. “Saya berharap agar pendidikan di lembaga ini bisa berlangsung terus tidak ada pertikaian antar keluarga maupun perebutan kekuasaan yang tidak ada manfaatnya bagi pesantren,” harapnya.

Bu Min adalah putri pertama dari pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin yang kedelapan, yakni K.H. Ahmad Muhammad Al-Hammad atau yang lebih dikenal masyarakat luas dengan “Romo Yai Mad”.

Seiiring perkembangan zaman, dengan pembentukan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, dibangun pula saran-prasarana yang semakin baik di lingkungan Pondok Pesantren Qomaruddin untuk pendidikan formal dan non-formal.

Secara umum dapat digambarkan bahwa pengembangan pembangunan saat ini terbagi menjadi dua kompleks, yakni kompleks selatan dan kompleks utara. Kompleks selatan meliputi gedung/bangunan dan sarana pondok pesantren, musala, unit pendidikan TK-KB, MTs Assaadah II, MI Assaadah, SMP Assaadah, MTs Assaadah I, MA Assaadah, dan SMA Assaadah. 

Kemudian untuk kompleks utara meliputi unit SMK Assaadah dan Universitas Qomaruddin dan bangunan masjid yang masih dalam proses pembangunan. 

Rangkaian Haul Bungah ke-126 digelar kegiatan Tadarus Al-Qur’an bil Ghoib dan Lailatul Qiroah menjadi pembuka pada rangkaian haul di hari pertama. Selanjutnya Tahlil serta Mauidhah Hasanah yang disampaikan oleh Gus Ghofur Maimun Zubair dari Rembang. Ini menjadi kegiatan inti pada puncak peringatan haul di hari kedua. Acara haul ditutup dengan salawat hadrah yang menghadirkan jemaah ISHARI Gresik dan Lamongan.

Acara haul ini memiliki makna yang sangat penting bagi warga Pondok Pesantren Qomaruddin dan masyarakat Gresik pada umumnya. Selain sebagai penghormatan kepada KH. M. Sholih Tsani, haul ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara warga pesantren, alumni, dan masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan ini mengingatkan akan pentingnya pendidikan agama dan pengamalan ajaran Islam yang diteruskan oleh generasi berikutnya.

“Memperingati Haul dari KH. M. Sholih Tsani ada banyak hal yang dapat kita ambil pelajaran, terutama pada perjuangan beliau mulai dari beliau menuntut ilmu sampai mengabdikan ilmunya di Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan ini,” imbuh Kiai Mudlofar Usman dalam pembacaan Manaqib KH. M. Sholih Tsani. (yad)

Haul ke-126 KH. M. Sholih Tsani, Pemangku ke-5 Ponpes Qomaruddin Bungah, Ajang Silaturahmi Santri dan Warga Selengkapnya

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi

GRESIK,1minute.id – Perpustakaan Lokalisier resmi dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan. Launching perpustakaan kawasan heritage, destinasi wisata minat khusus berupa arsituktur rumah warga pribumi yang memadukan diantaranya unsur Tiongkok, Jawa, dan Eropa terasa istimewa.

Sebab, peresmian perpustakaan yang mengkoleksi 1.200 buku berbagai genre yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah ini jauh dari kesan seremonial. Ada beberapa kegiatan yang bisa diikuti oleh para undangan dari berbagai komunitas seperti Gresik Book Party, Gresik Movie, dan Ruang Sastra Gresik. Ada kegiatan bernama Nandur Mundur dan Nandur Tandur. Kegiatan berkolaborasi dengan Sualoka Hub.

Kegiatan Nandur Mundur kegiatan saling belajar bersama dilakukan di sudut-sudut ruangan, obrolan hangat berbaur dengan antusiasme para pecinta literasi. Mereka hadir dalam kegiatan bernama Nandur Mundur. Sebuah program yang dimaknai sebagai proses menanam, untuk di panen di masa depan. 

Sualoka Hub merupakan placemaking yang mengaktivasi bangunan tua berusia lebih dari 120 tahun, untuk ruang kreatif publik dan komunitas yang juga tersedia kafe bergaya vintage di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Sualoka Hub yang diinisiasi oleh Yayasan Gang Sebelah, dirancang sebagai ruang multifungsi. “Menggabungkan kafe dan ruang bagi lintas komunitas,” kata Pembina Yayasan Gang Sebelah, Dewi Musdalifah pada Sabtu, 16 November 2024.

Di tempat itu, sambung dia, pengunjung dapat berinteraksi dan berkreativitas. Termasuk juga memperluas jaringan atau berpartisipasi dalam berbagai acara. “Seperti diskusi, pameran seni, workshop, pertunjukan, atau bahkan program semacam residensi dan walking tour di kota tua Gresik,” ujarnya.

Nandur Tandur diselenggarahkan untuk rangkaian peresmian Lokalisier, sebuah perpustakaan dan toko. Perpustakaan itu mengoleksi lebih dari 1200 buku berbagai genre yang tertata rapi di lemari dan juga terdapat produk-produk toko lokal Gresik.

Kolaborasi dari banyak pihak menjadikan perpustakaan Lokalisier bisa lebih dekat dengan masyarakat.

“Bisa menjadi alternatif yang mampu menarik siapapun untuk datang ke sini,” ungkap Dewi yang juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu. Selain itu, perpustakaan Lokalisier dirancang sebagai ruang interaksi yang ramah dan nyaman bagi pengunjung di segala usia.

Adapun produk-produk UMKM lokal, seperti karya rajut dari Buffo Stuf. Ada pula aneka Damar Kurung, hingga berbagai kaos identitas Gresik, dan lainnya. Rangkaian acara itu diawali dengan tur keliling Kota Lama Gresik, pada sore harinya. Kemudian diikuti pembacaan cerpen dari buku Tinutur. Hingga diskusi publik bersama Achmad Zainuri.

Pria yang juga seniman teater itu berbagi kisah melalui bukunya, Panggung Senyap Bengkel Muda Surabaya. “Semua ini bertujuan menghidupkan kembali semangat literasi yang kerap berjarak di tengah era digital,” ungkap Dewi.

Program Nandur Mundur itu mendapat apresiasi dari Budayawan Gresik, Kris Adji AW. Ia bersyukur ada perpustakaan yang hadir di tengah kawasan herritage Gresik. “Di sini kita menemukan tempat, selain kafe juga diresmikan perpustakaan,” kata dia.

Ia juga berterima kasih kepada Yayasan Gang Sebelah yang aktif bergerak untuk peningkatan minat baca dan literasi. Termasuk juga bagian dari upaya kreatif untuk pelestarian cagar budaya. “Saya berterima kasih karena ini upaya untuk peningkatan minat baca dan pengembang literasi,” pungkasnya. (yad)

Perpustakaan Lokalisier Resmi Dibuka di Sualoka Hub di Kampung Kemasan Gresik,  Ngafe sambil Literasi Selengkapnya

SD YIMI Gelar Malam Cinta Rasulullah, Ribuan Jemaah Berzikir dan Bersalawat Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaff

GRESIK,1minute.id – Sekolah Dasar Yayasan Islam Malik Ibrahim atau SD YIMI Gresik menyelenggarakan Maulid Nabi dan Haflah Kurikulum pesantren (Aqidatul Awam, Arbain Nawawi, Amtsilatut Tashrifiyah dan Ta’limul Muta’allim).

Tahun ini, kegiatan rutin tahunan itu menghadirkan Majlis Azzahir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaff.

Ribuan jemaah tumblek-blek memenuhi sepajang Jalan Agus Salim, KH Zubair hingga Kramatlangon, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Diperkirakan yang hadir mencapai 10 ribu jemaah di Malam Cinta Rasul yang penuh barokah. Ribuan jemaah bersalawat dan berzikir. 

Acara yang bertujuan untuk menambah kecintaan masyarakat serta mengenalkan bahwa di SD YIMI Gresik juga selain mengembangkan tahfidz dan TPQ juga mngembangkan kurikulum pesantren, harapannya melahirkan generasi santri unggul yang siap berkontribusi bagi masyarakat ditengah derasnya arus dgitalisasi.

Untuk diketahui bahwa Yayasan Islam Malik Ibrahim memiliki lembaga pendidikan mulai dari KBTK, SD, dan SMP. Lembaga pendidikan milik YIMI ini mengusung kurikulum merdeka belajar yang dipadu kurikulum pesantren.

Menurut Kepala SD YIMI Abdul Adhim, kurikulum pesantren yang padukan dengan Kurikulum Merdeka Belajar memberikan pondasi yang kokoh bagi pendidikan karakter siswa.

“Acara ini adalah wujud nyata dari upaya kami dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan seperti akhlakul karimah dan cinta kepada Rasulullah. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika SD YIMI untuk terus belajar dan berinovasi,” kata Abdul Adhim. 

MEMUKAU : Penampilan siswa YIMI Gresik dalam Malam Cinta Rasulullah di halaman sekolah di Jalan Agus Salim, Kecamatan/Kabupaten Gresik (foto : YIMI untuk 1minute.id)

Sebelum bersalawat dan berzikir yang dipimpin oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaff acara diawali dengan penampilan yang memukau dari siswa-siswi TK YIMI. Kreativitas anak-anak usia dini ini berhasil menghangatkan suasana dan menjadi pembuka yang meriah.

Selain itu haflah muatan lokal pesantren SD YIMI meliputi Aqidatul Awam, Arba’in nawawi, Ta’limul muta’allim dan Amtsilatut Tashrifiyah juga membuka kegiatan ini. Shorof Tasyakur dan Kirim doa keluarga besar YIMI, terbuka untuk umum dihadiri warga gapurosukolilo, Pulopancikan dan sekitarnya.

“SD YIMI berkomitmen untuk menjadi sekolah yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia. Acara Malam Cinta Rasul ini merupakan salah satu bentuk upaya kami dalam menanamkan nilai-nilai agama kepada siswa-siswi. Kami berharap acara ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain,” ujar Selamet, staff YIMI. (yad)

SD YIMI Gelar Malam Cinta Rasulullah, Ribuan Jemaah Berzikir dan Bersalawat Bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaff Selengkapnya