Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Gresik dan Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar rapat koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Rakor digelar di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik, Jawa Timur. Dalam rakor yang dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Satgas Pemberantasan Korupsi, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah, seluruh anggota DPRD Gresik dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD Kabupaten Gresik ini DPRD Gresik menyatakan komitmen mendukung upaya Pemberantasan korupsi. 

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir dalam sambutannya mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di Kabupaten Gresik.

“Hal ini demi terlaksananya program pembangunan, terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa serta mendorong pengelolaan berbagai sumber daya untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik periode 2019-2024 itu.

Menurut politisi berusia 39 tahun itu, kehadiran KPK sangat penting dalam rangka memperkuat integritas DPRD Gresik sebagai penyelenggara pemerintah daerah.

“Kami baru saja dilantik 54 hari yang lalu. Tentu kami semua ingin menjalankan tugas dan fungsi sesuai aturan yang berlaku,” tandasnya.  Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik hasil pemilihan legislatif atau Pileg 14 Februari 2024 ini dilantik pada 23 Agustus 2024.

Dalam mendukung terselenggaranya zona anti korupsi, pihaknya mendorong agar pemerintah daerah memperluas zona anti korupsi. Yakni, dari zona integritas menjadi wilayah bebas dari korupsi atau WBK dan wilayah birokrasi bersih dan melayani alias WBBM.

“Kami mohon arahan dan bimbingan dari Tim Satgas Koordinasi dan supervisi KPK RI agar kita semua dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengatakan pihaknya dengan semua perangkat daerah mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pertanggungjawaban selalu memperhatikan dan mematuhi rambu-rambu regulasi dan ketentuan teknis.

Sehingga diharapkan tata kelola pemerintah dapat meminimalkan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang yang dapat merugikan kepentingan masyarakat.

Namun demikan, ia melanjutkan, tidak semua dapat tercapai dengan cepat sesuai rencana. Sehingga masih terdapat sejumlah kelemahan dan kendala yang dihadapi baik secara teknis maupun administratif.

“Untuk itu kami sangat mendukung upaya KPK RI untuk mendorong upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dengan berbagai kebijakan. Sehingga dapat mewujudkan pemerintahan yang efektif dan efisien,” terangnya.

Di tempat yang sama, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Irjen Pol Didik Agung Widjanarko mengatakan sesuai pasal 6 UU 19/2019, KPK memiliki enam tugas. “Mulai pencegahan, koordinasi, monitor, supervisi, penindakan dan eksekusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini ada pandangan bahwa lembaga superbodi, KPK itu kerjanya hanya nangkap-nangkap. Karena itu saja yang terblow up. 

“Padahal kami memiliki strategi trisula untuk pemberantasan korupsi. Yakni pendekatan pre-emtive untuk meniadakan niat korupsi, pendekatan preventif untuk meniadakan kesempatan dan pendekatan represif untuk memberikan efek jera,” ungkapnya (yad)

Rakor Bersama KPK, DPRD Gresik Nyatakan Komitmen Mendukung Upaya Pemberantasan Korupsi  Selengkapnya

Warga Mengare, Gresik Tuntut JIIPE dan Freeport Indonesia Rekrut 60 Persen Tenaga Kerja Lokal

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ngeluruk Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE dan PT Freeport Indonesia pada Selasa, 15 Oktober 2024. Ratusan warga berada di ring #1 itu menggelar demonstrasi untuk menuntut pekerjaan di perusahaan smelter single line terbesar di dunia itu.

Mereka menagih janji pengelola kawasan dan perusahaan smelter untuk merekrut 60 persen tenaga kerja lokal sesuai dengan Peraturan Daerah atau Perda 7/2022 tentang Penyelenggaraan Tenaga Kerja. Di perda itu, perusahaan diwajibkan merekrut 60 persen tenaga lokal dan 1 persen penyandang disabilitas.

Ratusan warga itu masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus Java Integreted Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE, tempat perusahaan pengolahan konsetrat tembaga hingga 1,7 juta ton, dan emas itu beroperasi melalui jalur darat dan laut. Massa dari jalur darat menggendarai sepeda motor melewati jalan “tikus”. Namun, massa hanya sampai di gate-1 karena dihadang barikade keamanan kawasan dan aparat kepolisian.

Sedang, demonstran jalur laut dengan naik puluhan perahu motor. Berhenti di sekitar pelabuhan internasional kemudian naik kedaratan. Dalam aksi itu, massa membawa sejumlah spanduk. Antara lain, berbunyi : ” Buat apa Dibangun Pabrik Pengolah Emas, Kalo Kita Tetap Susah Beli Beras!!!’. 

Abdul Amin, salah seorang pendemo,  menyampaikan, tuntutan masyarakat Mengare komplek utamanya adalah lapangan pekerjaan. Janji pihak kawasan sebanyak 60 persen untuk warga lokal belum terealisasi.

“Kami ingin menyampaikan aspirasi terkait ketenagakerjaan yang pernah dijanjikan oleh pihak kawasan (KEK JIIPE). Janji 60 persen penyerapan tenaga kerja sejauh ini belum terealisasi,” kata Abdul Amin.

Koordinator aksi Abdul Wahab Sya’roni setali tiga uang dengan Amin menyebut, pembangunan kawasan JIIPE sangat terdampak bagi warga Mengare Komplek yang keseharian bekerja sebagai nelayan dan petambak. Mereka yang terdampak sedianya diprioritaskan bekerja di Smelter PTFI yang sudah mulai beroperasi.

“Kami menuntut hak-hak kita sebagai warga Mengare disejahterakan terkait adanya PT Freeport ini. Banyak orang beranggapan sebagai warga lokal terutama berada di ring satu penyerapan tenaga kerja sangat besar. Tapi sampai saat ini belum kami rasakan,” ungkapnya.

Roni berharap, dengan adanya aksi demonstarasi ini akan ada mediasi dan solusi yang disepakati bersama. Namun, bila mediasi tidak tercapai kesepakatan, maka tidak menutupkemungkinan warga akan menggelar demo kembali dengan massa yang lebh besar.

“Ketika aspirasi yang kita sampaikan ke pihak kawasan dan PT Freeport tidak dikabulkan, maka kita akan bawa massa yang lebih besar lagi. Kita buktikan bahwasanya kalau kita ini warga lokal yang kompak,” pungkasnya.

Terpisah, VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia Katri Krisnati  mengatakan, PTFI senantiasa memantuhi ketentuan dari Pemprov Jatim dan Kabupaten Gresik mengenai prioritas tenaga kerja dari desa sekitar Smelter yang telah memenuhi kualifikasi dan spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan. 

“PTFI terbuka kepada setiap perusahaan lokal yang ingin bekerja sama dan berkontribusi dalam operasional Smelter dengan melewati proses kualifikasi, verifikasi, dan evaluasi,” kata Katri Krisnati  melalui pesan WhatsApp Grup pada Selasa, 15 Oktober 2024. (yad)

Warga Mengare, Gresik Tuntut JIIPE dan Freeport Indonesia Rekrut 60 Persen Tenaga Kerja Lokal Selengkapnya

Jadi Arus Utama Kaligrafi Islam di JMA Yogyakarta, Pencinta Karya Riyanto Kini Menikmati di Art Jakarta

GRESIK,1minute.id –  Sukses merebut hati pecinta kaligrafi di Taman Budaya Yogyakarta. Mulai hari ini, sejumlah lukisan kaligrafi karya Muhammad Riyanto akan terpajang di Art Jakarta di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Ada tiga karya lukisan kaligrafi lelaki berusia 49 tahun ini yang akan dipamerkan mulai 4-6 Oktober 2024 itu.

Tiga karya berjudul “Keinginan ; Hijaiyah dan Fa Asbahtum Bini’matihi Ikhawanaa”. Awalnya, pelukis kaligrafi yang sedang naik daun mengirimkan empat karya. Hasil kurasi tiga di antara empat karya lolos. “Lukisan saya diikutkan oleh Galeri.Telu dan Dinding Luar di Jakarta. Ini event pameran sangat luar biasa. Mohon doanya,” kata Riyanto pada Jumat, 3 Oktober 2024.

Riyanto, pelukis kaligrafi aliran surialis tinggal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini berbeda dengan pelukis kaligrafi lainnya. Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. 

Di antaranya, berjudul “Dream Noah Ship Future” pernah dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun. “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari. 

Di eksebisi pameran kaligrafi kontemporer pada 8-15 September 2024, Riyanto, salah satu wakil Indonesia yang mengikuti pameran bertajuk “The Prophet Muhammad International Islam Calligraphy Art Exhibition”. Pameran kaligrafi kontempore terbesar itu diikuti 135 pelukis dari 35 negara ini rangkaian memeriahkan acara Musabaqah Tilawatil Quran Nasional atau MTQN ke-30 di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia. 

Riyanto memamerkan lukisan berjudul “Nuur Muhammad” di atas kanvas ukuran 120×120 cm. Medianya campuran yakni Polypropylene, glass, PVC board, pipa, pines, resin, acrylic on canvas. “Judul karya Nuur Muhammad dalam berkonsep karya nama diberikan oleh KH.Chotib Hambari adalah putra KH.Muhammad Bashori Mansyur pengasuh Ponpes Roudlotit Tholibin keponakan Gus Mus (Mustofa Bisri),” terang pelukis kaligrafi kini pengurus Jamiyyatul Qurra’ wal Huffazh atau JQH Kota Surabaya, Jawa Timur ini. 

Pada 28 September-1 Oktober 2024, Riyanto mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh Tumpuk Undung, Likalaku Seasion, Jogja Move Art atau JMA 2024 di Taman Budaya Yogyakarta. Riyanto memamerkan lukisan berjudul “The Power of Ibrahim’s Prayer” (2023). Lukisan berdiameter 150 cm di media AOC. 

Dalam diskripsi lukisan berbentuk bundar itu, Riyanto sengaja visualisasikan semua bendera negara Islam di dunia dengan latar belakang menjalankan Tawaf yang merupakan salah satu rukun haji dan umrah orang Islam. Mereka datang membawa bendera negaranya dan kembali pun masih membawa benderanya. 

Dengan harapan nilai rohani yang dibawa dari pergi Haji atau umrah bisa menambah kebaikan untuk semua. Dan kotak-kotak yang polos visualisasikan sebagai berangkat dengan niat yang kurang ikhlas dan hanya niat urusan duniawi semata. 

Putaran tawaf yang divisualisasikan dengan tulisan kaidah tsulust adalah doa putaran pertama sampai putaran ketujuh atau terakhir. Dengan inti doanya Robbana atina fiddunya hasanah wafil akhiroti Hasanah waqina adzabannar… Sedangkan, Kakbah dengan petir adalah visualisasi kuatnya power dari Kakbah itu . 

Karena di sana seakan hanya ada Allah dan hambanya semata. Wallahu a’lam bisshowa. Karya Riyanto menjadi pusat perhatian para pengunjung di Taman Budaya Yogyakarta. Karya kaligrafi Islam karya Riyanto menjadi arus utama di event JMA. “Saya sangat bersyukur, banyak pengunjung yang tertarik dengan kaligrafi islam,” kata Riyanto yang juga pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran atau LPTQ Kota Surabaya juga Dewan hakim MTQ Cabang Khat Kota Surabaya. (yad)

Jadi Arus Utama Kaligrafi Islam di JMA Yogyakarta, Pencinta Karya Riyanto Kini Menikmati di Art Jakarta Selengkapnya

Pabrik Daur Ulang Plastik, PT Langgeng Jaya Plastindo Gresik Terbakar, Asap Terlihat dari Langit Surabaya


GRESIK,1minute.id – Pabrik daur ulang plastik, PT Langgeng Jaya Plastindo terbakar pada Kamis, 12 September 2024. Asap hitam membumbung tinggi ke angkasa hingga terlihat di Kota Surabaya pukul 16.45 WIB.

Sesekali terlihat kilatan api. Informasi yang dihimpun kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Bara api kali pertama terlihat di area lahan kosong di dekat pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Tiupan angin membuat lidah api semakin besar kemudian menjilat salah satu di bagian pabrik pengolahan plastik itu. Tumpukan plastik bekas yang bakal di daur ulang terbakar. Material plastik yang terbakar itu menimbulkan asap hitam mengular ke angkasa hingga terlihat di langit Surabaya.

Petugas pemadam kebakaran dari Pemkab Gresik, Kota Surabaya dan sekitarnya berusaha memadamkam amuk si jago merah. Akan tetapi, hingga pukul 17.00 WIB atau 6 jam bara api belum bisa padam.

Kapolsek Kedamean Iptu Suhari mengatakan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan upaya memadamkan api. “Awal kebakaran dari rumput alang-alang di samping pabrik yang terbakar kemudian percikan api merembet ke pabrik,” kata Suhari. (yad)

Pabrik Daur Ulang Plastik, PT Langgeng Jaya Plastindo Gresik Terbakar, Asap Terlihat dari Langit Surabaya Selengkapnya

Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa atau Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik menggelar jalan srhat pada Ahad, 1 September 2024.

Ribuan warga desa setempat tumplek-blek memeriahkan jalan sehat rangkaian HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu.  Mulai anak-anak hingga orang tua. Laki-laki maupun perempuan. Data panitia menyebutkan jalan sehat itu diikuti sebanyak seribu warga. 

Jalan Sehat agenda rutin tahunan setiap merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ini, salah satu event yang paling di tunggu-tunggi warga. Selain sebagai ajang silaturahmi warga. Juga, ada doorprize sangat menarik. 

Kepala Desa Lengkong, Kecamatan Cerme Roikhan mengatakan, kegiatan jalan sehat ini selain dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia  juga bertujuan untuk membuat guyup rukun antarwarga dan Pemdes. 

“Warga sangat antusias mengikuti jalan sehat ini, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Dan ini setiap HUT RI kami adakan,” ujar Roikhan. 

DAUR ULANG : Peserta Karnaval dan Jalan Sehat yang digelar oleh Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang memakai baju daur ulang pada Minggu, 1 September 2024 (Foto : istumewa)

Disampaikan Roikhan, kegiatan jalan sehat ini menyediakan 170 lebih doorprize untuk peserta. Ratusan doorprize tersebut merupakan gotong royong warga patungan yang dikoordinir oleh karang taruna setempat.

Adapun hadiah utama dari doorprize yang diundi ialah sepeda listrik. Sementara banyak hadiah menarik lainnya seperti kulkas, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta beberapa paket sembako berupa minyak dan beras. 

“Ada 1.000 kupon jalan sehat yang dibagikan, Alhamdulilah ludes semua. Ini juga berkat anak- anak karang taruna yang membantu mengkoordinir, termasuk patungan warga untuk doorprize,” jelasnya. 

Selain jalan sehat, Pemdes Lengkong juga menggelar karnaval yang dimeriahkan oleh empat rukun tetangga atau RT. Masing-masing RT berkreasi membikin kostum karnaval dari bahan daur ulang. 

Putri Alifatur Rosidah, perwakilan RT 2 RW 1 mengenakan maskot Waru bertema Peri. Kostum itu didaur ulang dari bahannya busa hati yang dikreasi oleh kelompoknya yang berjumlah 13 orang. 

“Ini kreasi kami, semua bahannya pakai daur ulang. Ya semoga tahun depan karnavalnya bisa lebih ramai lagi dan lebih bagus lagi buat kostumnya biar makin seru,” pungkasnya. (yad) 

Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme Selengkapnya

Pemerintah Perketat Pengawasan Pengguna Elpiji 3 Kilometer dan Pertalite

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar sosialisasi intensif program subsidi LPG 3 kg dan pertalite di Kantor Bupati Gresik pada Rabu. 21 Agustus 2024. 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan hasil kolaborasi bersama Biro Perekonomian Setda Provinsi Jawa Timur, Dinas ESDM Jawa Timur dan Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus atau Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara..

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik, Achmad Washil Miftachul Rachman dalam sambutanya mengungkapkan, sosialisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi energi ini dapat sampai ke pihak-pihak yang membutuhkan. Hal ini merupakan kekhawatirannya mengenai masih maraknya penyalahgunaan dalam penggunaan elpiji subsidi 3 kilometer atau elpiji melon. 

“Kami menemukan bahwa masih banyak masyarakat yang seharusnya tidak berhak, seperti kelompok yang tergolong mampu masih menggunakan elpiji 3 kg. Hal ini juga berlaku untuk penggunaan BBM pertalite,” ujar Washil. 

Berdasarkan Perpres 104/2007 dan 38/2019, serta surat edaran Direktorat Jenderal Migas No. B-2361/MG.05/DJM/2022, subsidi elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, usaha mikro, nelayan, dan petani. Namun, masih ada laporan bahwa sektor-sektor seperti hotel, restoran, dan usaha binatu juga menggunakan elpiji subsidi tersebut.

Di tempat yang sama Sony Suryono, Sub Koordinator ESDM, Kehutanan, dan Lingkungan Hidup Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, menegaskan pentingnya pemantauan untuk menindaklanjuti penyalahgunaan ini.

“Kami bersinergi dengan pihak terkait untuk melakukan pemantauan di lapangan agar penggunaan elpiji 3 Kg dan BBM pertalite benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah berharap bahwa aparatur sipil negara atau ASN dari organisasi perangkat daerah dan Kecamatan. Serta para agen elpiji, akan lebih proaktif dalam mengedukasi masyarakat mengenai penggunaan subsidi energi yang sesuai dengan ketentuan.

Harapannya upaya ini dapat meningkatkan kepatuhan dan memastikan bahwa subsidi energi benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan. (yad)

Pemerintah Perketat Pengawasan Pengguna Elpiji 3 Kilometer dan Pertalite Selengkapnya

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Tinggi Jawa Timur melakukan penanaman pohon mangrove sebanyak 200 ribu. Ribuan pohon itu di tanam di sejumlah titik di pesisir Kabupaten Gresik. Seremonial aksi penanaman pohon dipusatkan di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Penanaman secara simbolis itu dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Amiati dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Penanaman ribu bibit mangrove rangkaian memperingati Hari Bakti Adyaksa alias HBA ke-67. Tema besar HBA tahun ini “Akselerasi Kejaksaan untuk Mewujudkan Penegakan Hukum Modern Menuju Indonesia Emas”.

Aksi peduli lingkungan yang diprakarsai oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dengan mengusung tema “We Are the Champion”, sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan serta penegakan hukum yang berkelanjutan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi kolaborasi antara Kejaksaaan Tinggi Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Daerah, BUMD, dan juga perusahaan yang terlibat untuk mendukung kegiatan ini.

“Kami berkoordinasi dengan swasta dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mensupport kegiatan ini. Kami juga punya SEZ (Special Economic Zone) atau Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE yang dikelola oleh PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera. Alhamdulillah, dipilih oleh Ibu Kajati sebagai lokus penanaman mangrove,” ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Ia juga menambahkan, kawasan mangrove ini memiliki peran penting sebagai penyeimbang ekosistem hayati di Kabupaten Gresik. “Kami mengucapkan terima kasih kepada perusahaan-perusahaan yang berkolaborasi dalam penanaman 200.500 bibit mangrove yang akan dilakukan di empat titik lokasi tersebut,” imbuh wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Penanaman bibit mangrove secara serentak itu dilakukan di empat titik kawasan pesisir, yakni 

pesisir di Desa Daun, Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean ; Desa Banyu Urip, Kecamatan Ujung Pangkah ; Desa Tanjung Widoro,  Kecamatan Bungah dan Kawasan JIIPE. 

Bu Min melanjutkan, kawasan mangrove di Gresik sangat luas dan menjadi bagian penting dari ekosistem yang ada. “Kami juga punya kawasan esensial mangrove, semoga ini bisa menjadi penyeimbang untuk ekosistem hayati yang ada di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Kajati Jawa Timur Amiati memberikan apresiasi atas inisiatif ini. Penanaman mangrove merupakan langkah nyata dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, terutama di daerah pesisir.

“Saya sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga upaya ini dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat yang besar bagi generasi mendatang,” ujar Kajati Jatim. 

Penanaman mangrove ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pesisir dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Gresik. Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak, Kabupaten Gresik optimis bahwa langkah ini akan membawa dampak positif bagi masa depan lingkungan dan masyarakat setempat, sejalan dengan visi Nawa Karsa Gresik Lestari. (yad)

Peringati HBA, Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Pemkab Gresik Tanam 200 Ribu Bibit Mangrove di Pesisir Gresik  Selengkapnya

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek

GRESIK,1minute.id – Lomba perahu dayung kembali digelar oleh pemerintahan desa atau Pemdes Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Lomba dayung kali ketiga untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti 32 peserta. 

Peserta lomba dayung memperebutkan Piala Bupati Gresik ini tidak hanya dari Gresik. Tapi, ada yang berasal dari Lamongan dan Sidoarjo ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Hari pertama perlombaan ini, Fandi Akhmad Yani menyaksikan semua pertandingan perahu dayung. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberikan apresiasi kepada peserta yang sudah menyelesaikan perlombaan dengan mengajak ngopi bareng. 

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan lomba tahunan ini menjadi berkah bagi UMKM desa setempat. Desa memberikan fasilitas tempat dan tenda bagi masyarakat yang berjualan.

Gus Yani dalam sambutannya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta menjadi kompetisi yang menyenangkan bagi peserta dan masyarakat yang melihatnya. Ia juga berpesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.

Selain itu, ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu berharap dari lomba Agustusan ini bisa menjadi ajang prestasi bagi anak-anak muda di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan setelah lomba desa, nanti bisa meningkat ke ajang Porkab, Porprov dan PON.Semoga lahir atlet-atlet dari desa yang nantinya bisa mewakili Indonesia ke ajang Olimpiade,” kata Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Gredek M.Bahrul Ghofar mengatakan penyelenggaraan lomba perahu dayung di desanya sudah  diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini lomba diikuti oleh 32 tim dayung dari Gresik, Lamongan dan Sidoarjo.

Tujuan menyelenggarakan lomba ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan desa-desa di Kecamatan Duduksampeyan pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya. “Dan tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran peserta dari luar Gresik, yakni dari Lamongan dan Sidoarjo,” jelas Ghofar.

Selain silaturahmi, lomba perahu dayung ini sebagai upaya untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi generasi penerus. Salah satu cara tersebut melalui momentum dengan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan sangat meriah. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan bagi kegiatan ini diantaranya Pemkab Gresik, Nila Yani anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan.

Kemudian, Petrokimia Gresik, PT Sumber Payung Mas, Perumda Giri Tirta, Kadin, Apindo dan PT Asuka. “Dukungan tersebut sebagai apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam lomba perahu dayung di Desa Gredek,” kata Ghofar

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi, mengapresiasi terselenggaranya lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024. Menurutnya sukses penyelenggaraan lomba perahu dayung berkat kekompakan antara pemerintahan desa dengan karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Gredek. 

 “Selain sebagai ajang silaturahmi antar peserta dan untuk mencari bibit atlet dayung potensial, kegiatan ini juga sangat bagus untuk membangkitkan UMKM serta mempromosikan wisata petik melon green house di Desa Gredek,” ujar Dedy Hartadi.

Lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024 ini memperebutkan hadiah uang total Rp 30 juta. Rinciannya juara pertama Rp 15 juta ; juara kedua sebesar Rp 10 juta dan juara ketiga sebesar Rp 5 juta. (yad)

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek Selengkapnya

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren

GRESIK,1minute.id – Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Masyarakat Adat Nusantara atau DPD Matra Gresik dikukuhkan di Pendapa Bupati Gresik pada Ahad, 11 Agustus 2024.

Yang mrngukuhkan kepengurusan dibawah kepemimpinan M. Fatih Hamdie- yang biasa disapa-Andy Buchory ini adalah Ketua DPW MATRA Jawa Timur Kanjeng Pangeran Panji Sri Putro Jowo atau KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. DPD Matra Gresik adalah kepengurusan ke-12 terbentuk di Jawa Timur. 

Matra sendiri merupakan organisasi adat dan budaya tingkat regional, dimana para anggotanya terdiri dari kerajaan, kesultanan, lembaga adat, akademisi, budayawan, seniman masyarakat umum, dan sebagainya. 

Pengukuhan pengurus DPD MATRA Gresik dihadiri puluhan “darah biru” atau keturunan  raja atau sultan dari berbagai daerah di Jawa, Madura hingga Bali. Pemkab Gresik diwakili oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman.

Achmad Washil Miftachul Rachman menuturkan, Gresik memiliki sejarah panjang yang patut dilestarikan. Di era kerajaan Hayam Wuruk, di salah satu prasasti yang tertulis di Gresik Utara adalah pusat ekonomi gerabah dan palawija. “Gresik juga pusat persebaran agama Islam dimulai prasasti Siti Fatimah binti Maimun, Sunan Maulana Malik kemudian Sunan Giri,” kata Washil dalam sambutannya. 

Lalu ada Kanjeng Raden Tumenggung Poesponegoro, Bupati Gresik dan di utara terdapat Kanjeng Sepuh. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik, kata Washil, memiliki spirit untuk mempertahankan peninggalan lama. Termasuk kawasan di Bandar Grissee yang berada di Gresik Kota Lama. “Spirit kita melestarikan kota lama,” ujarnya. 

Untuk mengetahui sejarah Gresik, imbuhnya, pihaknya telah mendapatkan salinan menuskrip dari museum yang ada Belanda, Museum Volkenkunde di Kota Leiden, Belanda. “Kita akan terjemahkan tentang posisi Gresik,” katanya. Ia pun berharap Matra bisa berkolaborasi dengan Pemkab Gresik. “Program (Matra) bisa menjadi yang terdepan di Jawa Timur,” harap Washil.

Sementara itu, Ketua DPW Matra Jatim KPP Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro menyatakan, pihaknya mendorong kepada pengurus Matra Gresik untuk mengedepankan kolaborasi dengan semua pihak. Terutama kepada Pemkab Gresik. 

Mengapa? Karena Gresik memiliki budaya dan adat yang keren. Ia mencontohkan para wali, Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri dalam menyebarkan agama Islam yang berbaur dengan adat dan kebudayaan setempat. 

“Saya harapkan pengurus DPD Matra Gresik mengenalkan kebudayaan dan keadatan kepada anak muda,” katanya.  Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro mengaku dirinya sedang risau. Sebab, nasionalisme generasi(Gen) Z terus menurun karena mereka lebih mempelajari dan meniru gaya orang asing. 

“Nasionalisme generasi Z terus menurun yang semula hanya 5 persen sekarang turun menjadi 2,5 persen artinya mereka kurang bernasionalisme dengan bangsanya sendiri karena mereka mempelajari dan bergaya seperti orang asing,” tegasnya. 

Ia pun berharap untuk Gen-Z di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini harus bangga dengan adat dan kebudayaan. “Untuk Gresik ini, pemuda dan pemudinya harue bangga dan mencintai berperilaku dan budaya yang tidak melanggar agama kita sebagai orang muslim,” pesan Kanjeng Pangeran Panji Cristian Sabilal Pussung Ciptonegoro. (yad)

DPW Kukuhkan Pengurus DPD Matra Gresik, Adat dan Budaya Gresik Keren Selengkapnya

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu 

GRESIK,1minute.id – Solikin mengucapkan syukur berulang kali. Lelaki 40 tahun bersyukur karena sepeda motor kesayangan, Honda Grand yang dicuri penjahat bisa ditemukan oleh polisi. Selain mengamankan barang bukti anak buah Iptu Andik Asworo juga mengamankan terduga pelakunya.

Siapa pencuri sepeda motor milik warga Desa Gedang Kulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu? Pelaku berinisial AP. Usianya 49 tahun. Lelaki berkulit sawo matang ditangkap anggota reserse kriminal Polsek Cerme di rumahnya di Dusun/Desa Gedangkulut alias tetangga korban sendiri. 

Solikin, korban tentu kaget. Sebab, pelaku adalah tetangga dusunnya. Terungkapnya, aib tersangka AP itu bermula laporan korban Solikin pada Senin, 29 Juli 2024. Menurut keterangan korban Solikin kepada polisi pada Ahad, 28 Juli 2024 sekitar pukul 20.00 WIB memarkir motor Honda Grand nopol L 2611 RG  di teras rumahnya di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Lelaki 40 tahun itu tidak lupa mengunci stir sebelum ditinggal masuk rumah dan tidur. Keesokan harinya, Senin, 29 Juli 2024 pukul 04.30 WIB korban Solikin bangun. Ia hendak pergi ke sawah. Tapi, bapak satu anak tidak menemukan motor kesayangan itu. Celingukan dan tanya tetangga kanan dan kiri tidak ada yang mengetahui. 

Solikin memutuskan membatalkan pergi ke sawah. Ia kemudian melaporkan musibah yang dialaminya ke Polsek Cerme. Berdasarkan laporan tersebut, Iptu Andik Asworo yang lama di bagian intelejen bersama anggota melakukan penyelidikan. Dugaan mengarah kepada lelaki berinisial AP, 49, tetangga dusun korban. 

“Terduga pelaku kami tangkap dirumahnya pada Kamis dini hari (1/8/2024),” kata Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo pada Senin, 5 Agustus 2024. Dalam pemeriksaan di Mapolsek Cerme, tersangka AP mengakui perbuatan. “Tersangka mencuri motor korban menggunakan kunci palsu,” terang Iptu Andik. 

Tersangka dan barang bukti kemudian diamankan ke Polsek Cerme. Solikin semringah karena motor seharga Rp 3,5 juta bisa ditemukan. Sebaliknya, tersangka AP meratapi perbuatannya. “Tersangka AP dijerat dengan Pasal 363 Ayat 1 ke-3 KUHPidana,” tegas Andik Asworo. (yad)

Edan! Tega Curi Motor Tetangga Gunakan Kunci Palsu  Selengkapnya