PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar kegiatan Aksi Serentak Intervensi Percepatan Penurunan Stunting yang berlangsung di Posyandu PAUD Suci, Kecamatan Manyar pada Selasa, 25 Juni 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan melakukan intervensi segera bagi sasaran yang memiliki masalah gizi serta meningkatkan kunjungan cakupan sasaran pada ibu hamil, calon pengantin dan balita.

Aksi serentak intervensi percepatan penurunan stunting dilakukan karena pemerintah bertekad menurunkan angka stunting hingga nol persen. Pada awal pemerintahan Fandi Akhmad Yani angka stunting masih berada diangka 22 persen. Pada 2023, angka stunting turun menjadi 10 persen. 

Untuk percepatan penurunan stunting ini, pemerintah melibatkan sejumlah organisasi terkait, antara Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik ; Dinas Kesehatan alias Dinkes Gresik, Dinas Sosial atau Dinsos Gresik serta OPD lainnya. 

Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan percepatan penurunan stunting di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Pelaksanaan kegiatan ini bukanlah upaya awal yang dilakukan oleh Pemkab Gresik dalam menangani persoalan stunting di daerah, tapi lebih kearah evaluasi komitmen keseriusan kita, bersama seluruh stakeholder dalam penanganan stunting yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” jelas Ning Nurul- sapaan akrab istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini.

Dalam kegiatan itu, Ning Nurul didampingi oleh Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati; Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kadinsos Gresik dr Ummi Khoiroh. 

Sementara itu, Camat Manyar Hendriawan Susilo Dalam sambutannya mengatakan berbagai penyebab dari adanya stunting di Kecamatan Manyar mendominasi dikarenakan masalah ekonomi, dan pola asuh orang tua.

“Kami mohon arahan dengan adanya intervensi serentak dan pelacakan stunting ini semoga dapat mengatasi masalah stunting yang dapat berdampak pada pertumbuhan balita di Kecamatan Manyar,” ujar Hendriawan. (yad)

PKK dan Lintas OPD Bersinergi Lakukan Intetvensi Percepatan Penurunan Stunting di Gresik  Selengkapnya

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara 

GRESIK,1minute.id – Musim kemarau tahun ini, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik tak lagi pusing air bersih. Sebab, Polres Gresik telah membuatkan warga setempat sumur bor. 

Pembangunan sumur bor air bersih dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Selasa, 25 Juni 2024. 

Selain peresmian sumur bor dalam rangkaian HUT ke-78 Bhayangkara itu juga dimeriahkan dengan kegiatan bakti sosial lainnya, seperti Bakti Kesehatan melalui layanan pemeriksaan kesehatan ( tekanan darah, pemeriksaan dokter, tes gula darah, tes kolesterol, tes asam urat dan pemberian obat) gratis bagi masyarakat umum.

Kemudian, penyerahan bantuan sosial atau bansos sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat melalui zoom meeting dengan Kapolda Jatim Irjen Pol. Imam Sugianto. Serta,

Bakti Religi dengan pemberian bantuan kepada 73 rumah ibadah (Musala, Masjid, Gereja) di wilayah Gresik.

Menurut Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, pembangunan sumur bor air bersih ini merupakan wujud komitmen Polres Gresik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang masih mengalami kesulitan akses air bersih. 

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan menuju Indonesia emas, serta menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada serentak di Jawa Timur.

“Sumur bor air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ucap Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, terutama menjelang Pilkada serentak. Masyarakat Desa Sukorejo menyambut baik kegiatan ini dengan penuh antusias. Mereka mengucapkan terima kasih kepada Polres Gresik atas bantuan dan kepeduliannya terhadap kebutuhan mereka. (yad)

Bangun Sumur Bor, Pemeriksaan Kesehatan hingga Bansos 1.000 Paket Sembako di HUT Bhayangkara  Selengkapnya

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik dan Pengadilan Agama Gresik menandatangani nota kesepahaman untuk menyelamatkan hak perempuan dan anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Nota Kesepahaman itu diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Kantor Pengadilan Agama Kelas 1A Gresik Ahmad Zainal Fanani di kantor PA akhir pekan lalu.

Poin penting dalam nota kesepahaman antara lain, sinergi pelayanan, pemenuhan hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian, serta pencegahan perkawinan anak. Nota kesepahaman wujud keberpihakan pemerintah terhadap perempuan dan anak. Pemerintah berharap kerjasama ini meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak yang rentan.

“MoU ini hal yang terlihat sederhana namun sangat berharga. Ini tidak lepas dari manfaat perlindungan yang didapat bagi perempuan dan anak-anak, dan masyarakat Gresik pada umumnya,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.

“Kesepahaman ini adalah langkah konkret Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terjamin dengan baik. Dengan begitu, kualitas hidup perempuan dan anak bisa lebih terjamin, disamping juga meminimalisir munculnya permasalahan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Terkait pernikahan anak, Gus Yani menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Pengadilan Agama Gresik sudah menjalankan pencegahan sejak satu tahun kebelakang. Karenanya, kehadiran MoU ini menjadi penguat dalam upaya pencegahan tersebut.

“Pencegahan perkawinan anak sejatinya sudah kita lakukan dalam kurun waktu satu tahun kebelakang. Perlu dipahami apa saja dampak yang ditimbulkan atas terjadinya pernikahan anak, baik itu perceraian maupun munculnya kasus stunting. Karenanya, bisa dikatakan bahwa upaya pencegahan perkawinan anak merupakan bagian dari komitmen kita untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Gresik. Selepas penandatanganan ini, saya harapkan bisa ditindak lanjuti oleh dinas-dinas terkait,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PA Gresik Ahmad Zainal Fanani menambahkan bahwa melalui sinergi ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang lebih efisien dan efektif kepada masyarakat. Kolaborasi antara Pengadilan Agama Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menjadi langkah strategis dalam melindungi hak-hak perempuan dan anak di Kabupaten Gresik. Diharapkan, sinergi ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat Gresik secara keseluruhan.

“Kesepahaman ini juga sebagai bentuk komitmen, dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak pascaperceraian terlindungi dengan baik. Dirinya bersama Pengadilan Agama Gresik juga berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam mencegah perkawinan anak,” ungkapnya.

Sebagai informasi, pada tahun 2023 terdapat sekitar 3.000 perkara yang masuk di Pengadilan Agama Gresik. Dari jumlah tersebut, 80% atau 2.500 kasus merupakan perkara perceraian perempuan dan anak menjadi korban. 

Sedangkan untuk perkawinan anak, tercatat terdapat sekitar 300 kasus. Angka ini, ditargetkan bisa ditekan hingga dibawah angka 100 pada tahun ini. (yad)

Lindungi Hak Perempuan dan Anak, Pemkab Gresik Sinergi dengan PA Gresik  Selengkapnya

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily mengangkut konsentrat tembaga bersandar di pelabuhan Smelter PT Freeport Indonesia atau PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus, Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK-JIIPE, Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 21 Juni 2024.

Kapal yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga itu berangkat dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024. Artinya, puluhan ribu ton konsentrat tembaga tiba setelah mengarungi lautan selama 9 hari. 

Puluhan ribu konsentrat tembaga itu akan distribusikan kedua pabrik smelter masing-masing PT Smelting Gresik sebanyak 12 ribu ton yang berada di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan smelter PTFI sebanyak 10 ribu ton konsentrat tembaga untuk smelter PTFI. Konsentrat tembaga ini pasokan utama smelter baru PTFI yang beroperasi bulan ini, Juni 2024.

Tidak dijelaskan secara pasti kapan pemurnian perdana smelter terbesar di dunia dengan nilai investasi lebih dari USD 3,29 miliar per Februari 2024 atau setara Rp 49,5 triliun itu.

Selanjutnya konsentrat dipindahkan dan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya di Flash Smelting Furnace (FSF). Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di furnace dan pemurnian di electrorefiner. 

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. 

PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan 

Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupatem Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021. Selama proses pembangunan sampai Juni 2024, PT Freeport Indonesia atau PTFI.mengklaim mencapai lebih dari 54 juta jam kerja selamat dalam proyek pembangunan smelter di KEK JIIPE, Gresik.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad) 

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi  Selengkapnya

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar

GRESIK,1minute.id – Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Ngipik pada Kamis malam, 20 Juni 2024. Api yang berkobar membakar puluhan bahkan ratusan meter kubik sampah menjadikan langit di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan / Kabupaten Gresik berwarna merah.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran kali kedua di kurun waktu sepekan terakhir ini. Kebakaran kali pertama terjadi pada Selasa, 18 Juni 2024 terjadi pukul 04.20 WIB. Petugas membutuhkan waktu 7 jam untuk menjinakkan si jago merah tersebut. Karena sampah yang terbakar luas. Sekitar separoh lapangan bola.

“Untuk kebakaran tadi malam (Kamis) terjadi di lokasi yang berbeda. Tumpukan sampah kering dan basah,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 21 Juni 2024.

Informasi yang dihimpun, amuk si jago merah terjadi mulai pukul 20.30 WIB. Lokasinya di sebelah timur TPA Ngipik. Tempat itu, terdapat tumpukan sampah kering dan basah. “Awal petugas TPA yang mencoba memadamkan sendiri. Tapi, tiupan angin membuat api semakin membesar,” kata Suyono. 

Karena bara api semakin membesar, imbuhnya, pihak TPA Ngipik meminta bantuan dari Damkar Gresik. “Kami menerima laporannya sekitar pukul 23.50 WIB,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu.

TPA Ngipik ini berada dalam kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Gresik ini adalah TPA terbesar di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sampah berasal dari rumah tangga. Saban hari di perkirakan 250 meter kubik sampai 300 meter kubik sampah yang di buang ke TPA Ngipik. 

Kini tumpukan sampah itu sudah menyerupai bukit yang menjulang ke angkasa. Upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik untuk melakukan pengolahan sampah. Selain itu, juga membangun tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST di Desa Belahanrejo, Kecamatan Kedamean untuk menampung sampah rumah wargq di Gresik Selatan, Kedamean, Wringinanom, dan Driyorejo.

Terik matahari membuat sampah mudah terbakar. Petugas Damkar membutuhkan waktu lebih 4 jam untuk memadamkan api. Sebab, petugas harus membongkar bagian bawah untuk memastikan api sudah padam. ” Personil baru tarik tadi pagi pukul 04.00 WIB,” ujarnya. Ia berpesan kepada warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk tidak membakar sampah sembarangan. “Karena saat ini kondisi kemarau,” tegasnya. (yad)

Lagi, TPA Ngipik Gresik Terbakar Selengkapnya

Enam Anggota Geng Motor Bersenjata Clurit dan Stik Golf Diringkus Raimas Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak enam remaja anggota Geng Motor yang meresahkan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik diringkus aparat Polres Gresik pada Kamis dini hari, 20 Juni 2024.

Empat dari enam anggota gangster bersenjata clurit dan stik golf itu adalah anak dibawah umur berinisiai EDR, 16 , asal Kecamatan Manyar ; WSA, 15 ; asal Kecamatan Kebomas ; AFM, 16 dan MR, 16. Keduanya asal Kabupaten Tuban. Sedangkan, dua geng motor adalah F, 22, asal Kecamatan Manyar dan S, 23, warga Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Wajah bengis enam anggota geng motor ketika di jalanan itu langsung pucat dan menunduk ketika di sergap oleh Satuan Patroli Motor Pengurai Massa atau Raimas Polres Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan, penyergapan enam anggota geng motor itu berawal dari laporan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan sekelompok remaja yang konvoi dengan mengacungkan senjata tajam atau sajam.

Satuan Patroli Motor Pengurai Massa atau Raimas Polres Gresik bergerak. Melalui penelusuran media sosial, tim Raimas mendapatkan informasi bahwa geng motor tersebut sering melakukan kopi darat (kopdar) di sekitar terowongan atau underpass yang menghubungkan Kompleks perumahan Gresik Kota Baru dengan Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

Selama dua hari, tim Raimas melakukan patroli di sekitar lokasi tersebut. “Pada hari pertama, mereka berhasil menemukan jejak geng motor namun para pelaku berhasil melarikan diri dengan meninggalkan motor mereka di TKP,” kata AKBP Adhitya Panji Anom pada Kamis, 20 Juni 2024. ” Tim Raimas terus melakukan penyelidikan dan pada hari kedua, kami berhasil mengamankan enam anggota geng motor tersebut,” imbuhnya. 

Berdasarkan pengakuan awal para pelaku, mereka baru saja melakukan aksi balas dendam terhadap geng motor lain. ‘Mereka menculik dan menganiaya salah anggota geng motor lainnya,” kata perwira dua melati di pundak tanpa menyebut identitas korbannya.

“Saat ini, para pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Gresik untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tegasnya. 

AKBP Adhitya menegaskan lagi bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi premanisme dan meresahkan masyarakat. Pihaknya akan terus melakukan patroli dan razia untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas di wilayah Gresik.

“Kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua agar selalu waspada dan berhati-hati terhadap aksi kriminalitas yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan melaporkan kepada pihak berwajib jika melihat aktivitas mencurigakan,” katanya. (yad)

Enam Anggota Geng Motor Bersenjata Clurit dan Stik Golf Diringkus Raimas Polres Gresik  Selengkapnya

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik

GRESIK,1minute.id – Suasana Kali Tutup di Jalan KH Hasyim Asy’Ari, Gresik riuh pada Senin, 17 Juni 2024. Ratusan warga silih berganti memasuki kawasan samping timur Pasar Kota Gresik itu. 

Mereka sengaja datang pasar untuk membeli daging kurban kepada para “penjual” daging dadakan itu. Semakin sore, suasana Kali Tutup semakin riuh. Karena penjual daging kurban terus bertambah. Mereka berjualan secara berpencar di sepanjang Kali Tutup itu.

Harga daging kurban tentu lebih murah dibandingkan dengan harga daging di pedagang pasar. Pasalnya, penjual daging kurban yang dipasarkan di kawasan Kali Tutup itu didapatkan oleh para penjual dengan cara melakukan hunting di sejumlah tempat penyembelihan hewan kurban yang di setiap Musala atau Langgar dan Masjid. 

Beberapa ada orang bisa mendapatkan lebih dari 2 kilogram daging, bahkan ada mendapatkan 5 kilogram karena campuran jerohan seperti babat atau usus. Ada juga mendapatkan balungan atau kaki kambing maupun kaki sapi. Idul Adha atau Idul Kurban menjadi berkah warga kurang beruntung secara ekonomi. 

“Kalau kami makan, seminggu belum tentu habis. Mending saya jual untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya,” ujar seorang ibu penjual daging kurban pada Senin sore, 17 Juni 2024.

Harga daging kurban tanpa lemak bisa laku seharga Rp 65 ribu sampai Rp 75 ribu per kilogram. Bahkan, ada menjual balungan sapi seharga Rp 10 ribu. “Balungan sepuluh ribuan,” kata penjual sambil menenteng tas kresek.

Penjual daging kurban di sepanjang Kali Tutup ini sudah menjadi fenomena tahunan. Sehingga, konsumen sangat menantikannya. Para konsumen ini diantaranya pedagang pentol dan warung makan. (yad)

Siang Hunting, Sore Buka Lapak Daging Kurban, Fenomena Idul Kurban di Kali Tutup Gresik Selengkapnya

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik

GRESIK,1minute.id – Seekor sapi kurban ngamuk pada Minggu, 16 Juni 2024. Tali yang mengikat sapi jenis limousin warna coklat itu pun terputus. Sapi itu pun kabur dan berhenti setelah tercebur sebuah parit Dusun Jegong di Jalan Ibrahim Zahir, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.

Puluhan warga setempat mencoba melakukan evakuasi sapi yang memiliki berat diatas 500 kilogram itu. Akan tetapi, sapi mberot alias berontak membuat warga sekitar kesulitan melakukan evakuasi sapi nahas tersebut .

“Ada seorang warga bernama pak Budi yang meminta bantuan kami (Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan),” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Minggu, 16 Juni 2024.

Sekitar pukul 13.35 WIB permintaan bantuan dari warga diterima oleh petugas. Dalam hitungan menit, tujuh petugas meluncur ke lokasi kejadian. Butuh waktu hampir 60 menit petugas melakukan evakuasi dengan dibantu oleh warga setempat. “Sekitar pukul 14.15 WIB evakuasi selesai,” terang mantan Asisten bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. (yad)

Sapi Kurban Ngamuk, Warga Jegong, Gresik Panik Selengkapnya

DPP PKB Usung Cabup Gresik dari Internal Partai, Syahrul Munir

GRESIK,1minute.id –  Teka-teki siapa Calon Bupati Gresik dari Partai Kebangkitan Bangsa akhirnya terjawab. Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa atau DPP PKB memutuskan mengusung calon bupati dari internal partai dalam kontestasi Pilbup Gresik 2024.

Calon internal itu adalah Syahrul Munir, ketua Fraksi PKB DPRD Gresik. Surat Rekomendasi Calon Bupati Gresik diserahkan Bendahara Dewan Pimpinan Wilayah atau DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi kepada Bacabup Syahrul Munir di Kantor DPC PKB Gresik di Jalan R.A Kartini, Gresik pada Rabu, 12 Juni 2024.

Rekomendasi ini memupus harapan dua kandidat lainnya yang ikut penjaringan melalui PKB Gresik. Dua kandidat lainnya adalah Fandi Akhmad Yani, inkumben Bupati Gresik dan dr Asluchul Alif, Ketua DPC Gerindra Gresik. 

Rekomendasi untuk ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu, setelah sebelumnya menggelar Uji Kompetensi dan Kelayakan atau UKK dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB yang dilakukan oleh pengurus DPP PKB terhadap tiga bakal calon bupati atau Bacabup Gresik. 

“Berdasarkan SK nomor 30114/DPP/01/VI/2024, DPP PKB secara resmi menetapkan Syahrul Munir sebagai Calon Bupati Gresik periode 2024-2029,” ujar Bendahara DPW PKB Jatim Fauzan Fuadi pada Rabu, 12 Juni 2024.

Ia menjelaskan, keputusan ini diambil setelah DPP PKB menggelar Uji Kelayakan dan Kepatutan terhadap tiga bacabup yang mendaftar. Yakni, Fandi Akhmad Yani, dr Asluchul Alif dan Syahrul Munir.

“Setelah melalui berbagai pertimbangan. Akhirnya DPP menetapkan Syahrul Munir sebagai Calom Bupati,” kata Fauzan Fuadi.

Menurutnya, keputusan ini sifatnya final. Tidak boleh lagi seluruh kader merasa ragu. semuanya harus solid untuk memenangkan Syahrul Munir.

“Kami akan mengawasi seluruh prosesnya. Kalau ada kader yang tidak mendukung keputusan ini maka akan kami tindak tegas,” kata Fauzan Fuadi.

Ia menambahkan, DPP PKB berpesan kepada seluruh kader untuk kompak dan solid untuk memenangkan Syahrul Munir.

“Tidak ada yang tidak mungkin. Siapapun lawannya kalau PKB Gresik kompak. Insya Allah kita bisa memenangkan Pilkada 2024,” pungkasnya.

Usai menerima SK Rekomendasi tahap I, Bacabup Syahrul Munir mengaku sangat bersyukur. Pihaknya berharap dengan adanya rekomendasi ini, DPC PKB Gresik dan jajaran bisa kompak bareng-bareng memenangkan Pilkada.

“Setelah menerima SK Rekomendasi ini, kami akan langsung tancap gas untuk melakukan sosialisasi dan menjalin komunikasi dengan partai lain,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik itu. (yad)

DPP PKB Usung Cabup Gresik dari Internal Partai, Syahrul Munir Selengkapnya

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar

GRESIK,1minute.id – Inovasi Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia tahun 2024 mampu menciptakan nilai tambah atau value creation sebesar Rp 381,1 miliar bagi perusahaan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo dalam pembukaan “Innovation Award” Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) Ke-XXXVIII di Gresik, Jawa Timur, Rabu (4/6/2024).

Dwi Satriyo menyampaikan adanya peningkatan value creation tahun ini sebesar 37 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana inovasi tahun lalu menghasilkan nilai tambah sebesar Rp277,9 miliar.

“Peningkatan value creation ini menjadi indikator jika kualitas inovasi di Petrokimia Gresik semakin baik. Selain itu juga didukung keterlibatan karyawan yang semakin tinggi dalam inovasi. Ini menjadi bukti jika inovasi mampu menjadikan Petrokimia Gresik semakin kompetitif,” ujar Dwi Satriyo.

Ia mengungkapkan, keterlibatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam inovasi tahun ini sebesar 95 persen karyawan. Peran aktif karyawan ini juga lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 91 persen.

Peran aktif karyawan ini juga terlihat dari jumlah gugus inovasi yang terlibat. Tahun ini ada sebanyak 1.943 gugus inovasi berkompetisi dalam inovasi. Jumlah ini meningkat 22 persen jika dibandingkan dengan gugus inovasi tahun sebelumnya yang hanya 1.599 gugus inovasi.

Daya saing perusahaan juga didukung oleh inovasi di lingkup Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Ada sebanyak 20 gugus inovasi terbaik yang turut berkompetisi dalam KIPG tahun ini.

“Kami mengapresiasi keterlibatan gugus inovasi dari anak perusahan. Ini menjadi bukti jika inovasi sudah menjadi budaya di lingkungan Petrokimia Gresik Group dan Yayasan Petrokimia Gresik. Seluruh karyawan menyadari jika inovasi mampu meningkatkan daya saing perusahaan,” tandas Dwi Satriyo.

Pelaksanaan KIPG tahun ini mengangkat konsep “Petromanji”. Manji sendiri adalah akronim dari Majunya Karyawan Jelajah Inovasi. Konsep ini terinspirasi dari film “Jumanji” yang menceritakan tentang petualangan penuh tantangan.

“Inovasi terlahir dari adanya semangat dan kemauan untuk mencoba hal-hal baru, berani melangkah, menyelesaikan berbagai tantangan dengan hal baru,” tandasnya.

Terakhir ia menambahkan, tantangan yang dihadapi perusahaan ke depan akan semakin besar. Kondisi persaingan pasar juga semakin kompetitif dan adanya sistem baru yang mengharuskan Petrokimia Gresik adaptasi terhadap perkembangan teknologi yang semakin pesat. Dan inovasi adalah solusi yang harus dijalankan untuk keberlanjutan perusahaan.

“Inovasi adalah keharusan di dunia yang semakin kompetitif. Dan yang menjadi pembeda antara leader dan follower adalah inovasi. Inovasi di Petrokimia Gresik sudah menjadi DNA dan budaya. Sudah 38 tahun kita menggelar konvensi inovasi ini. Dampak akhirnya akan memberikan kontribusi positif dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” pungkas Dwi Satriyo. (yad)

Libatkan 95 Persen Karyawan, Petromanji Ciptakan Nilai Tambah Rp 381 Miliar Selengkapnya