Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 23 guru dan tenaga kependidikan (tendik) UPT SMP Negeri 7 Gresik melakukan studi tiru sekolah ramah anak (SRA) ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023. Rombongan guru dan tendik dari Pulau Bawean itu dipimpin oleh Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari. Mereka disambut oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, Tim SRA, Tim Adiwiyata serta para staf lainnya. 

UPT SMP Negeri 2 Gresik mendeklarasikan sebagai Sekolah Ramah Anak pada September 2023. Sejak saat itu, sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu banyak menyita perhatian sekolah lainnya studi tiru SRA, wabil khusus Program JUMBERAREKA (Jumat Bersih, Olahraga, Religi, Kreatif Siswa). Program SRA JUMBERAREKA ini yang membuat lembaga pendidikan berlokasi di Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean atau sekitar 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu kesengsem. 

Mereka rela menyeberangi lautan untuk melakukan studi tiru. Perjalanan melelahkan menggunakan moda transportasi laut selama lebih kurang 4 jam terasa terbayar lunas setelah melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Sebab, kedatangan mereka disambut hangat. Rombongan tidak hanya berdiskusi di ruang perpustakaan. Mereka juga diajak keliling sekolah yang sebagian berarsitektur kolonial Belanda untuk melihat dari dekat program SRA Spenda Gresik. Saat berkeliling itu, mereka didampingi Aditya Inggar, kesiswaan tentang penanganan pembelajaran yang menunjang di sekolah ramah anak. Sehingga peserta didik mengikuti pembelajaran merasa  aman, nyaman dan sejuk. 

STUDI TIRU : Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik ketika studi ke Spenda Gresik pada Jumat, 8 Desember 2023 (Foto : dokumen Spenda for 1minute.id)

Kepala UPT SMP Negeri 7 Gresik Safari menyatakan, sangat berterima kasih dan merasa senang serta banyak dapat ilmu tentang sekolah ramah anak program kantin sehat dan halal sekolah adiwiyata, literasi sekolah dan banyak lagi program-program yang dapat ditiru oleh UPT SMP negeri 7 Gresik. “Banyak program disini yang bisa kami implementasi di sekolah,” kata Safari dalam sambutannya. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku senang karena program Sekolah Ramah Anak di SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya. Selain itu, bisa saling berbagi program-program unggulan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada siswa-siswi dalam siswa belajar dengan nyaman aman dan menyenangkan di sekolah.

“Semoga semua program yang ada di UPT SMP Negeri 2 Gresik nanti menjadi inspirasi untuk diterapkan di UPT SMP Negeri 7 Gresik,” harap Salim. (yad)

Naik Moda Kapal, Guru dan Tendik UPT SMP Negeri 7 Gresik Studi Tiru SRA JUMBERAREKA Spenda Gresik Selengkapnya

Puluhan Lapak Pedagang Pasar Baru II Gresik Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Puluhan lapak di Pasar Baru (PB) II Gresik terbakar pada Kamis, 7 Desember 2023. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran di aset Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik berada di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran yang diketahui pukul 07.40 WIB.

Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang dan warga, asap hitam terlihat di bagian belakang PB II Gresik. Hembusan angin dan material  yang mudah tersulut api sehingga lidah si jago cepat membesar dan menjilat lapak lainnya. Melihat kobaran api yang membesar itu, pedagang dan pengunjung pasar semburat  menyelematkan diri.

Tolong… kebakaran…kebakaran… Teriakan itu bersahut-sahutan. Beruntung, petugas dari Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik cepat tiba di tempat kejadian perkara (TKK) sehingga amuk si jago merah bisa dijinakkan.

“Kami belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Berdasarkan keterangan sejumlah warga api berasal dari bagian belakang pasar,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga disela memimpin anak buahnya melakukan pemadaman, Kamis, 7 Desember 2023. (yad)

Puluhan Lapak Pedagang Pasar Baru II Gresik Ludes Terbakar  Selengkapnya

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik menangkap dua orang dalam dugaan pelaku pembunuhan Aris Suprianto. Pemuda 30 tahun itu ditemukan tewas di kamar rumahnya di Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 28 November 2023.

Jasad Aris Suprianto alias AS itu mengenaskan. Kepala berdarah-darah diduga dikepruk dengan paving dan palu. Sedangkan, bagian mulut tertancap sebilah pisau. Tidak lebih dari sepekan, AKP Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik bersama sejumlah anggota Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Gresik menangkap 5 orang terduga pelaku. Yakni, dua orang tersangka pembunuhan dan tiga tersangka penadah hasil kejahatan. 

Dua tersangka utama adalah Irfan Suryadi, 24, warga Desa Tulus Ayu, Kecamatan Belitang Madang Raya,  Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan ditangkap di Tegal Jawa Tengah. Dan, Hengky Pratama Susanto, 23, warga Dusun Ngepung Sari, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik diringkus di Desa Morowudi. 

Sedangkan, tiga tersangka penadah kejahatan, yakni ; Alditia Rosyadi, 28, warga Desa/Kecamatan Sedan, Kabupaten Rembang,  Jawa Tengah, pembeli gawai korban ; Supriyadi, 35, warga Desa Genuksari, Kecamatan Genuk,  Kota Semarang dan Joko Dwi Utomo, 32, warga Blado, Desa Tegalarum, Kecamatan, Mranggen, Kabupaten Demak. Kedua tersangka terakhir ini ditangkap di Semarang, Jawa Tengah ini adalah pembeli sepeda motor Honda PCX nomor polisi (Nopol) L 3252 DAF.

Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan, motif tersangka pembunuhan IS  dan HPS ingin menguasai harta benda milik korban, yaitu handphone maupun sepeda motor. Pada saat kejadian tersangka berada di rumah korban dan saat menjalankan aksinya pelaku takut korban berteriak sehingga dihabisi para pelaku.

“Para tersangka IS dan HPS sudah merencanakan terkait kasus tersebut. Kedua tersangka dijerat pasal 365 ayat 4 ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau 20 tahun dan pasal 338 KUHP maksimal 15 tahun,” ujar Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom didampingi Kasatreskrim olres Gresik AKP Aldhino Prima Pers Release di Mapolres Gresik pada Rabu, 6 Desember 2023.

Penangkapan jaringan pelaku pembunuhan ini berawal dari penangkapan penadah smartphone bernama Alditia Rosyadi di Rembang, Jawa Tengah. Alditia menyanyi gawai berasal Irfan Suryadi diketahui berada di Tegal, Jawa Tengah. AKP Aldhino Prima Wirdhan yang memimpin langsung perburuan pelaku dari Semarang menuju Tegal. Dalam interogasi awal, tersangka Irfan “nyokot” Hengky Pratama Susanto. Pemuda berusia 23 tahun asal Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Aldhino berkoordinasi dengan tim Resmob Polres dan Polsek Cerme melakukan penangkapan pemuda asal Ngepung, Desa Morowudi itu. Tersangka Hengky pun tidak ingin menanggung derita sendiri. Tiji Tibeh alias Mati siji, mati kabeh. Hengkysetelah menghabisi nyawa kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban dengan korporatif mengaku menjual kepada Supriyadi dan Joko Dwi Utomo. Kedua penadah motor hasil pembunuhan itu dijemput di Semarang. 

Penangkapan komplotan pelaku pembunuhan ini, membutuhkan waktu tidak lebih sepekan pascakejadian ini patut mendapat apresiasi. Sebab, pembunuhan korban Aris Suprianto ini minim saksi. Rumah korban di Desa Pranti, Kecamatan Menganti ini di perkampungan sepi. Hanya ada lima bangunan rumah, tiga diantaranya berpenghuni. Sedangkan, dua rumah lain suwung alias tanpa penghuni. Kejelian tim Inafis dalam melakukan olah tempat kejadian perkara, misteri tewas Aris Suprianto akhirnya terang benderang. 

Tersangka Irfan Suriyadi dan Hengky Pratama Susanto mengaku membunuh korban karena takut korban berteriak. Sehingga kedua tersangka membunuh korban dengan memukul korban menggunakan batu bata, palu dan pisau dapur. “Kami takut korban teriak sehingga spontan memukul kepala korban dengan batu,” kata mereka. (yad)

Polres Gresik Bekuk 2 Tersangka Pembunuhan, 3 Penadah Hasil Kejahatan Selengkapnya

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Gresik Gelar Pasukan dan Peralatan

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Polres Gresik menggelar apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka Kesiapan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi di Mapolres Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas serta mempersiapkan seluruh potensi baik sumber daya manusia (SDM) maupun peralatan yang akan dipergunakan untuk mengantisipasi dalam rangka menghadapi bencana alam 2023-2024 di wilayah Kabupaten Gresik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, bencana banjir menduduki peringkat pertama sebanyak 45% atau 153 kejadian, selanjutnya puting beliung 26% dan bencana tanah longsor sebanyak 12% atau 56 kejadian. Hal ini menunjukkan bahwa sekitar 89% total bencana di Jawa Timur didominasi oleh bencana hidrometeorologi.

Dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan, maka perlu dibangun kewaspadaan, mitigasi dan kesiapsiagaan darurat bencana hidrometeorologi dari berbagai elemen masyarakat terhadap potensi lanjutan dari curah hujan tinggi yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi. Adapun hal-hal yang perlu dipedomani dan dilaksanakan dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Gresik,

mulai dari meningkatkan kewaspadaan karena saat ini sudah memasuki musim penghujan, dengan sinergitas dan kolaborasi stakeholder dari TNI, Polri, Pemkab, dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka pengelolaan sumber daya air dan pengurangan risiko bencana di  Kab. Gresik dan antisipasi melalui mitigasi bencana untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan timbul dari bencana tersebut.

Apel gelar pasukan ini sebagai momentum yang tepat bagi satuan pelaksanaan penanggulangan bencana untuk melakukan sinergi dan konsolidasi. “Kegiatan ini juga merupakan bukti bahwa TNI-Polri dan Pemkab Gresik siap menghadapi bencana alam serta siap memberikan bantuan secara optimal kepada masyarakat khususnya menjelang perayaan Natal 2023, Tahun Baru 2024, dan Pemilu serentak tahun 2024,” kata Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom pada Senin, Desember 2023.

Apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapan penanggulangan bencana hidrometeorologi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana alam. “Kegiatan ini juga merupakan bukti komitmen TNI-Polri dan Pemkab Gresik untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat dari bencana alam,” tegas perwira dua melati di pundak itu. (yad)

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Polres Gresik Gelar Pasukan dan Peralatan Selengkapnya

Dua Rumah Warga Setrohadi Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Suasana Dusun Mandepo, Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik mendadak riuh. Teriakan kebakaran…kebakaran bersahut-sahutan pada Senin, 4 Desember 2023 sekitar pukul 15.20 WIB.

Dengan peralatan seadanya, seperti ember, bak mandi warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah Sriani, 65 tahun. Namun, upaya tidak berhasil. Hembusan angin membuat lidah api semakin membesar. Anjar, warga sekitar kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Bara api semakin membesar dan membakar rumah Tamsul, 57 tahun.

Warga di kampung padat penduduk semakin panik. Kondisi lalu di jalur nasional yang padat itu, membuat laju mobil Damkar tersendat. Sekitar pukul 16.20 WIB, petugas berjuluk Pantang Pulang Sebelum Padam tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK). Akhirnya dua rumah yakni Sriani dan Tamsul tidak berhasil terselamatkan. Bagian atap genteng ambruk karena tidak kuat menahan bara api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, saat terjadi kebakaran rumah Sriani dalam kondisi kosong. “Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting,” kata Sinaga menduga. Kebakaran rumah milik Sriani dan Tamsul ini menambah panjang jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Dua Rumah Warga Setrohadi Ludes Terbakar  Selengkapnya

DNA Insan Petrokimia Gresik Mengalir Hingga Anper, Borong 21 Penghargaan di Ajang TKMPN 2023

GRESIK,1minute.id – DNA Inovasi insan Petrokimia Gresik semakin bersinar. Dalam ajang Temu Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVII di Jogjakarta, inovasi perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu berhasil memborong 21 penghargaan. Dari belasan penghargaan tersebut, sembilan diantaranya adalah kategori Diamond yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang level nasional ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa perolehan Diamond Petrokimia Gresik di event TKMPN tahun ini meningkat dibanding pada saat keikutsertaannya tahun lalu, yaitu delapan Diamond.

“Pencapaian ini menjadi bukti jika kualitas inovasi yang diciptakan di Petrokimia Gresik semakin meningkat. Petrokimia Gresik tidak pernah berhenti untuk berinovasi dalam menghadirkan sistem bisnis yang lebih efektif dan efisien sebagai komitmen perusahaan menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi, menjadi leader di pasar komersial dalam negeri, serta mendorong Pupuk Indonesia untuk go global,” ujar Dwi Satriyo pada Senin, 4 Desember 2023.

Selain Diamond, Petrokimia Gresik juga menambah prestasinya dengan membawa pulang tiga penghargaan kategori Platinum, enam Best Performance dan tiga Best Presentation. Belasan penghargaan tersebut diraih oleh 12 Gugus Inovasi dari Petrokimia Gresik.

Antara lain GIO Post (meraih Diamond & Best Performance), GIO Fintube (Diamond), GIO Focus (Diamond & Best Performance), GIO SP26 (Diamond & Best Presentation), GIO Equal (Diamond & Best Performance), GIO Cone (Diamond & Best Performance), dan GIO WMS Inbound (Platinum & Best Presentation).

Berikutnya, peserta dari Petrokimia Gresik yang berkompetisi di TKMPN yaitu GIO 2CE (Diamond & Best Performance), SS Kita Atasi (Platinum), SS Vibranium (Diamond & Best Presentation), SS Zinc (Diamond & Best Performance), dan SS GGMU Jembatan Timbang (Platinum).

“DNA Insan Petrokimia Gresik adalah DNA inovasi. Semua Gugus Inovasi Petrokimia Gresik mampu membawa pulang penghargaan tanpa kecuali, setelah mereka berkompetisi bersama dengan 562 Gugus Inovasi yang menjadi peserta di ajang TKMPN tahun 2023 ini,” tandas Dwi Satriyo.

Rinciannya PT Petrosida Gresik mengirimkan dua gugus, yaitu SS SPPD (Platinum) dan SS Trichosida (Diamond); Berikutnya dua gugus dari PT Petrokimia Kayaku, SS PekabisRunr (Diamond) dan SS Oil Dispersion Reborn (Platinum). Anak perusahaan (anper) yang juga mendapatkan Diamond yaitu PT Aneka Jasa Grhadika (AJG) melalui gugus New Three Musketeer (Diamond dan Best Presentation), selain itu SS Lion dari AJG mendapatkan Platinum.

Gugus anper selanjutnya dari PT Petro Graha Medika (PGM), Si Pegas (mendapat Platinum dan Best Presentation), serta Warrior (Diamond dan Best Presentation). Kemudian, Koperasi Konsumen Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) mendapatkan dua Platinum dari SS Klik Air K dan GIO Biocast.

Sementara, PT Petrokopindo Cipta Selaras (PCS) mengirimkan SS Evas (yang meraih Gold), GIO PCSGO (Platinum), sertaGIO Zombies (Platinum & Most Favorite). Terakhir satu anper Petrokimia Gresik yang turut berkompetisi yaitu PT Graha Sarana Gresik melalui GIO Sidang mendapatkan Gold dan Most Favorite.

“Keikutsertaan anper ini menjadi bukti jika DNA inovasi yang sudah mengalir di Petrokimia Gresik juga mampu ditularkan hingga anper-anper kami. Alhamdulillah para anper kami juga membawa prestasi yang membanggakan,” kata Dwi Satriyo.

Melengkapi penghargaan tersebut, tujuh anak perusahaan (anper) Petrokimia Gresik dan anper di bawah Yayasan Petrokimia Gresik juga turut berkompetisi dan membawa pulang prestasi. Sebanyak 14 Gugus Inovasi anper berhasil mendapatkan empat Diamond, delapan Platinum, dan dua Gold.

Lebih lanjut ia menambahkan, Petrokimia Gresik berhasil membukukan kinerja terbaik sepanjang sejarah di tahun 2022. Capaian ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang diciptakan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi keberlanjutan perusahaan dan kemajuan pertanian Indonesia.

“Capaian dari inovasi ini merupakan sumbangsih dari 91 persen karyawan yang terus berpikir inovatif untuk perusahaan. Kami memastikan jika prestasi tersebut akan memotivasi Insan Petrokimia Gresik untuk terus berinovasi, karena terobosan yang dihasilkan berdampak langsung bagi kemajuan pertanian di Indonesia,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

DNA Insan Petrokimia Gresik Mengalir Hingga Anper, Borong 21 Penghargaan di Ajang TKMPN 2023 Selengkapnya

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua kepala desa (Kades) terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 Desember 2023. Dua kades PAW itu adalah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Taqwa Zaifuddin dan Kades Gedangkulut, Kecamatan Benjeng Mukhamad Syahroni. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada kedua Kades PAW periode 2023-2025 itu untuk menjaga amanah yang diberikan kepada masyarakat. Kepala desa mempunyai tanggungjawab besar. “Niatkan dengan tulus dan ikhlas sebagai pemimpin yang mempunyai komitmen kuat dalam membangun desa,” pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan.

Desa Gedangkulut dan Desa Roomo berbeda, punya kondisi wilayah dan jumlah masyarakat yang berbeda. “Tantangan 2024 semakin besar, di tahun politik kedewasaan masyarakat dalam berpolitik harus ikut serta menjaga stabilitas Pemilu yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya. 

Dikatakan, menjaga kondusifitas tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD dan masyarakat desa. Selain itu intervensi anggaran dana desa harus jelas dan berdampak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBD 2024 sudah kita gedok, sebagian dialokasikan untuk desa, maka dana desa (DD), Bantuan Keuangan (BK), harus benar benar digunakan secara efisien. Hemat belanja sesuai kebutuhan desa,” tutur Gus Yani.

Tidak hanya itu, lanjut Gus Yani, harus ada akselerasi dalam menurunkan angka kemiskinan, dan pencegahan stunting. Kepala desa harus komitmen bangun desa dan mendorong anak-anak muda melalui keterampilan dan skill menuju SDM yang unggul.

Dalam menyusun APBDes, lanjutnya, harus berdampak kepada kesejahteraan warga dan ketahanan pangan desa, terutama dalam menurunkan angka stunting. Selain itu juga permasalahan sampah yang juga menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah masih mempunyai pekerjaan yang sangat besar, yaitu mengatasi permasalahan sampah, pengentasan kemiskinan serta menurunkan dan mencegah kasus stunting,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan menyampaikan, pihaknya telah memproses 7 PAW Kades. Dan, semuanya telah dilantik. Pada 2023, ini kata Abu Hassan, ada 19 kepala desa yang berakhir masa tugasnya. Akan tetapi, ada moratorium dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak memperbolehkan melakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) per 1 November 2023. 

Selain moratorium Pilkades, Abu Hassan juga menjlentrehkan tentang kinerja organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya. Menurut Abu Hassan, capaian kinerja dari PMD 2023 penyerapan DD sudah berhasil tuntas semuanya. “Selain itu bulan November kemarin ada keberhasilan keberhasilan yang sudah diterima oleh bupati. Diantaranya Gresik ditetapkan sebagai desa 3 besar nasional oleh Posdakel Mendagri,” katanya. 

Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani, Lencana Pembangunan Desa atas komitmen mengembangkan desa wisata, utamanya Desa Hendrosari mencapai peringkat 4 nasional.

Sedangkan, penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas komitmen kuatnya dalam mensejahterakan dan meningkatkan indeks desa membangun. “Sehingga di Kabupaten Gresik tidak ada lagi desa yang berkembang apalagi desa tertinggal. Semuanya desa mandiri dan desa maju,” pungkasnya. (yad)

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani dan Nurul Haromaini Ali hunting stunting di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 30 November 2023. Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Gresik itu melakukan pelacakan stunting  di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Camat Benjeng Siti Sulichah.

Mereka blusukan dari kampung ke kampung. Sebab, mereka hakul yakin penanganan stunting harus di mulai dari desa. Melakukan pelacakan stunting bukan pekerjaan mudah. Apalagi, bila orang tua dan warga sekitar kurang peduli. Dalam pelacakan stunting ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali tidak menemukan kasus baru stunting di Kecamatan Benjeng itu. 

Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak bila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi pada seribu hari pertama kehidupan. Stunting menjadi ancaman terhadap kualitas hidup, baik dari sisi kecerdasan maupun kondisi kesehatan generasi penerus bangsa yang di gadang-gadang sebagai generasi emas pada 2045.

Dalam jangka panjang, anak stunting membawa dampak seperti kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembulu darah, kemampuan perkembangan kognitif menurun, dan lemahnya daya tahan tubuh sehingga rawan terkena penyakit. Karenanya, Presiden Joko widodo menginstruksikan dengan lugas untuk mewujudkan angka prevalensi stunting 0%.

Di Kabupaten Gresik, persoalan stunting juga menjadi salah satu agenda pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani. Berbagai upaya dilakukan dengan menggandeng semua pihak dalam “perang melawan stunting”. Hasilnya cukup menggembirakan, angka stunting yang awalnya 22% pada awal kepemimpinan Gus Yani, bisa ditekan menjadi 10% pada tahun 2023. Angka ini jauh dibawah target nasional yakni 14%. Namun, hal tersebut bukan menjadi “garis finish”, karena Kabupaten Gresik memasang target stunting 0%.

“Kita akan terus mendorong agar angka ini terus turun hingga Gresik merdeka stunting. Saya bersama bu wabup, dan Ketua TP PKK akan terus menyuarakan tentang stunting agar makin banyak orang yang mengerti apa itu stunting. Selain itu, dukungan dari dinas terkait juga tidak akan berhenti dalam memberantas stunting,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Nurul Haromaini Ali menambahkan, temuan kasus stunting di Kabupaten Gresik merupakan hasil akhir dari berbagai persoalan yang kompleks. Ini lantaran banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada anak.

“Faktor pertama adalah faktor ekonomi, dimana ini berkaitan erat dengan asupan gizi untuk anak. Berikutnya adalah faktor pola asuh orang tua ditambah dengan banyaknya mitos yang ada di masyarakat. Selain itu pernikahan dini juga menjadi salah satu penyebab stunting, dan yang lainnya adalah faktor lingkungan dan penyakit bawaan,” beber Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali..

Dalam PKK,  penanggulangan stunting ada pada Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4. Pada Pokja 1, PKK Kabupaten Gresik berfokus pada pencegahan pernikahan anak. Sedangkan Pokja 2 berfokus pada penuntasan pendidikan lewat program Jaketku (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah).

Pada Pokja 3 berfokus pada penanganan sampah, dan Pokja 4 berperan secara langsung dalam kegiatan penanggulangan stunting lewat program Cekal Tanding (Cegah dan Tangkal Stunting) dengan kegiatan 10 indikator prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga). Selain melakukan pelacakan stunting, kegiatan hari juga menjadi awal dalam program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil hingga 30 hari kedepan. Dengan begitu, diharapkan angka stunting di Kecamatan Benjeng yang hanya ada 5 kasus stunting, tidak bertambah dan menjadi 0. (yad)

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru Selengkapnya

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar deklarasi damai Pemilu serentak 2024 di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB) pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, serta 18 perwakikan partai politik.

“Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Mari kita jaga pemilu dengan jujur dan adil sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, dirinya bersama seluruh jajaran Forkopimda selalu berkoordinasi dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan lancar dengan tidak saling menghujat namun tetap menjaga kerukunan, kesatuan dan persatuan.

“Silahkan berkompetisi dengan baik dan sehat. Untuk mewujudkan kondusifitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, untuk mewujudkan Pemilu yang yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan baik menjelang dan sesudah Pemilu,” tandasnya.

Sebelumnya, koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menyampaikan, saat ini tahapan krusial pemilu yakni tahapan kampanye sudah dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

“Kepada seluruh peserta ikuti tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi kelompok yang dilarang untuk mengikuti kampanye harap menahan diri agar kampanye pemilu di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan damai,” katanya. 

Selanjutnya, pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai dipimpin oleh Rozikin selaku Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi Bawaslu Gresik diikuti perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024. Dilanjutkan penandatanganan Deklarasi damai pemilu serentak 2024. (yad)

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik memberikan beasiswa kepada 96 mahasiswa ekonomi kurang mampu. Penyerahan beasiswa diberikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 27 November 2023.

Rinciannya,  69 mahasiswa internal atau warga Gresik yang kuliah di Gresik dan 27 mahasiswa eksternal adalah mahasiswa asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang kuliah di luar Kabupaten Gresik. Untuk mahasiswa internal mendapatkan beasiswa Rp 1,5 juta per semester. Sedangkan, mahasiswa eksternal mendapatkan beasiswa Rp 2 juta per semester. Total beasiswa yang digelontorkan sebesar Rp 155 juta.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi program beasiswa produktif Baznas. Dirinya menegaskan bahwa program semacam ini, akan mendukung keberhasilan bonus demografi yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah.

“Kami sangat konsern dalam bidang pendidikan. Mulai tahun depan, yang akan kita perkuat adalah keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda di Kabupaten Gresik,” kata Fandi Akhmad Yani. Keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda adalah bekal kesuksesan mereka. “Jadi pekerjaan rumah kita adalah bagaimana pemerintah daerah bersama rekan-rekan Baznas baik Gresik maupun Jawa Timur fokus dalam hal tersebut. Bonus demografi harus dimulai dari sekarang, salah satu caranya adalah dengan mendorong pendidikan mereka,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, fakta di Kabupaten Gresik bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan semakin kecil jumlah mahasiswanya harus mulai diubah. “Ayo terus belajar setinggi mungkin. Kabupaten Gresik memilki banyak sarjana S1, tetapi jumlahnya makin kecil bahkan hanya hitungan jari pada tingkat S3,” terangnya.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur KH. Muhammad Zakki. Menurutnya, apa yang dilakukan Baznas Gresik dalam membantu mahasiwa merupakan bentuk empower enlightment bagi masa depan.

Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa golongan ekonomi kurang beruntung. “Semua mahasiswa yang mendapat bantuan dari baznas ini adalah mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu. Itu sesuai ketentuan bahwa zakat itu harus disalurkan kepada kelompok-kelompok tertentu,” terang Mujib.

Pada kesempatan itu, Baznas Gresik dan Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina sebesar Rp 235.479.613. Uang ratusan juta berasal dari sumbangan berbagai organisasi. Diantaranya, PKK Gresik sebesar Rp 107.774.958 diberikan oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan BMT Mandiri Sejahtera sebesar Rp 50 juta. (yad)

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik  Selengkapnya