Dua Rumah Warga Setrohadi Ludes Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Suasana Dusun Mandepo, Desa Setrohadi, Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik mendadak riuh. Teriakan kebakaran…kebakaran bersahut-sahutan pada Senin, 4 Desember 2023 sekitar pukul 15.20 WIB.

Dengan peralatan seadanya, seperti ember, bak mandi warga berusaha memadamkan api yang membakar rumah Sriani, 65 tahun. Namun, upaya tidak berhasil. Hembusan angin membuat lidah api semakin membesar. Anjar, warga sekitar kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Bara api semakin membesar dan membakar rumah Tamsul, 57 tahun.

Warga di kampung padat penduduk semakin panik. Kondisi lalu di jalur nasional yang padat itu, membuat laju mobil Damkar tersendat. Sekitar pukul 16.20 WIB, petugas berjuluk Pantang Pulang Sebelum Padam tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK). Akhirnya dua rumah yakni Sriani dan Tamsul tidak berhasil terselamatkan. Bagian atap genteng ambruk karena tidak kuat menahan bara api.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, saat terjadi kebakaran rumah Sriani dalam kondisi kosong. “Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting,” kata Sinaga menduga. Kebakaran rumah milik Sriani dan Tamsul ini menambah panjang jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini. (yad)

Dua Rumah Warga Setrohadi Ludes Terbakar  Selengkapnya

DNA Insan Petrokimia Gresik Mengalir Hingga Anper, Borong 21 Penghargaan di Ajang TKMPN 2023

GRESIK,1minute.id – DNA Inovasi insan Petrokimia Gresik semakin bersinar. Dalam ajang Temu Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) XXVII di Jogjakarta, inovasi perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu berhasil memborong 21 penghargaan. Dari belasan penghargaan tersebut, sembilan diantaranya adalah kategori Diamond yang merupakan penghargaan tertinggi di ajang level nasional ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, menyampaikan bahwa perolehan Diamond Petrokimia Gresik di event TKMPN tahun ini meningkat dibanding pada saat keikutsertaannya tahun lalu, yaitu delapan Diamond.

“Pencapaian ini menjadi bukti jika kualitas inovasi yang diciptakan di Petrokimia Gresik semakin meningkat. Petrokimia Gresik tidak pernah berhenti untuk berinovasi dalam menghadirkan sistem bisnis yang lebih efektif dan efisien sebagai komitmen perusahaan menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi, menjadi leader di pasar komersial dalam negeri, serta mendorong Pupuk Indonesia untuk go global,” ujar Dwi Satriyo pada Senin, 4 Desember 2023.

Selain Diamond, Petrokimia Gresik juga menambah prestasinya dengan membawa pulang tiga penghargaan kategori Platinum, enam Best Performance dan tiga Best Presentation. Belasan penghargaan tersebut diraih oleh 12 Gugus Inovasi dari Petrokimia Gresik.

Antara lain GIO Post (meraih Diamond & Best Performance), GIO Fintube (Diamond), GIO Focus (Diamond & Best Performance), GIO SP26 (Diamond & Best Presentation), GIO Equal (Diamond & Best Performance), GIO Cone (Diamond & Best Performance), dan GIO WMS Inbound (Platinum & Best Presentation).

Berikutnya, peserta dari Petrokimia Gresik yang berkompetisi di TKMPN yaitu GIO 2CE (Diamond & Best Performance), SS Kita Atasi (Platinum), SS Vibranium (Diamond & Best Presentation), SS Zinc (Diamond & Best Performance), dan SS GGMU Jembatan Timbang (Platinum).

“DNA Insan Petrokimia Gresik adalah DNA inovasi. Semua Gugus Inovasi Petrokimia Gresik mampu membawa pulang penghargaan tanpa kecuali, setelah mereka berkompetisi bersama dengan 562 Gugus Inovasi yang menjadi peserta di ajang TKMPN tahun 2023 ini,” tandas Dwi Satriyo.

Rinciannya PT Petrosida Gresik mengirimkan dua gugus, yaitu SS SPPD (Platinum) dan SS Trichosida (Diamond); Berikutnya dua gugus dari PT Petrokimia Kayaku, SS PekabisRunr (Diamond) dan SS Oil Dispersion Reborn (Platinum). Anak perusahaan (anper) yang juga mendapatkan Diamond yaitu PT Aneka Jasa Grhadika (AJG) melalui gugus New Three Musketeer (Diamond dan Best Presentation), selain itu SS Lion dari AJG mendapatkan Platinum.

Gugus anper selanjutnya dari PT Petro Graha Medika (PGM), Si Pegas (mendapat Platinum dan Best Presentation), serta Warrior (Diamond dan Best Presentation). Kemudian, Koperasi Konsumen Karyawan Keluarga Besar Petrokimia Gresik (K3PG) mendapatkan dua Platinum dari SS Klik Air K dan GIO Biocast.

Sementara, PT Petrokopindo Cipta Selaras (PCS) mengirimkan SS Evas (yang meraih Gold), GIO PCSGO (Platinum), sertaGIO Zombies (Platinum & Most Favorite). Terakhir satu anper Petrokimia Gresik yang turut berkompetisi yaitu PT Graha Sarana Gresik melalui GIO Sidang mendapatkan Gold dan Most Favorite.

“Keikutsertaan anper ini menjadi bukti jika DNA inovasi yang sudah mengalir di Petrokimia Gresik juga mampu ditularkan hingga anper-anper kami. Alhamdulillah para anper kami juga membawa prestasi yang membanggakan,” kata Dwi Satriyo.

Melengkapi penghargaan tersebut, tujuh anak perusahaan (anper) Petrokimia Gresik dan anper di bawah Yayasan Petrokimia Gresik juga turut berkompetisi dan membawa pulang prestasi. Sebanyak 14 Gugus Inovasi anper berhasil mendapatkan empat Diamond, delapan Platinum, dan dua Gold.

Lebih lanjut ia menambahkan, Petrokimia Gresik berhasil membukukan kinerja terbaik sepanjang sejarah di tahun 2022. Capaian ini tidak lepas dari inovasi-inovasi yang diciptakan Petrokimia Gresik untuk berkontribusi bagi keberlanjutan perusahaan dan kemajuan pertanian Indonesia.

“Capaian dari inovasi ini merupakan sumbangsih dari 91 persen karyawan yang terus berpikir inovatif untuk perusahaan. Kami memastikan jika prestasi tersebut akan memotivasi Insan Petrokimia Gresik untuk terus berinovasi, karena terobosan yang dihasilkan berdampak langsung bagi kemajuan pertanian di Indonesia,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

DNA Insan Petrokimia Gresik Mengalir Hingga Anper, Borong 21 Penghargaan di Ajang TKMPN 2023 Selengkapnya

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua kepala desa (Kades) terpilih Pengganti Antar Waktu (PAW) di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 Desember 2023. Dua kades PAW itu adalah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Taqwa Zaifuddin dan Kades Gedangkulut, Kecamatan Benjeng Mukhamad Syahroni. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada kedua Kades PAW periode 2023-2025 itu untuk menjaga amanah yang diberikan kepada masyarakat. Kepala desa mempunyai tanggungjawab besar. “Niatkan dengan tulus dan ikhlas sebagai pemimpin yang mempunyai komitmen kuat dalam membangun desa,” pesan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan.

Desa Gedangkulut dan Desa Roomo berbeda, punya kondisi wilayah dan jumlah masyarakat yang berbeda. “Tantangan 2024 semakin besar, di tahun politik kedewasaan masyarakat dalam berpolitik harus ikut serta menjaga stabilitas Pemilu yang aman, damai dan kondusif,” ujarnya. 

Dikatakan, menjaga kondusifitas tidak bisa dilakukan sendiri, harus melibatkan aparat, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD dan masyarakat desa. Selain itu intervensi anggaran dana desa harus jelas dan berdampak untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“APBD 2024 sudah kita gedok, sebagian dialokasikan untuk desa, maka dana desa (DD), Bantuan Keuangan (BK), harus benar benar digunakan secara efisien. Hemat belanja sesuai kebutuhan desa,” tutur Gus Yani.

Tidak hanya itu, lanjut Gus Yani, harus ada akselerasi dalam menurunkan angka kemiskinan, dan pencegahan stunting. Kepala desa harus komitmen bangun desa dan mendorong anak-anak muda melalui keterampilan dan skill menuju SDM yang unggul.

Dalam menyusun APBDes, lanjutnya, harus berdampak kepada kesejahteraan warga dan ketahanan pangan desa, terutama dalam menurunkan angka stunting. Selain itu juga permasalahan sampah yang juga menjadi prioritas pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah masih mempunyai pekerjaan yang sangat besar, yaitu mengatasi permasalahan sampah, pengentasan kemiskinan serta menurunkan dan mencegah kasus stunting,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan menyampaikan, pihaknya telah memproses 7 PAW Kades. Dan, semuanya telah dilantik. Pada 2023, ini kata Abu Hassan, ada 19 kepala desa yang berakhir masa tugasnya. Akan tetapi, ada moratorium dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak memperbolehkan melakukan pemilihan kepala desa (Pilkades) per 1 November 2023. 

Selain moratorium Pilkades, Abu Hassan juga menjlentrehkan tentang kinerja organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya. Menurut Abu Hassan, capaian kinerja dari PMD 2023 penyerapan DD sudah berhasil tuntas semuanya. “Selain itu bulan November kemarin ada keberhasilan keberhasilan yang sudah diterima oleh bupati. Diantaranya Gresik ditetapkan sebagai desa 3 besar nasional oleh Posdakel Mendagri,” katanya. 

Kementerian Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal (Kemendes PDTT) memberikan penghargaan kepada Bupati Fandi Akhmad Yani, Lencana Pembangunan Desa atas komitmen mengembangkan desa wisata, utamanya Desa Hendrosari mencapai peringkat 4 nasional.

Sedangkan, penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atas komitmen kuatnya dalam mensejahterakan dan meningkatkan indeks desa membangun. “Sehingga di Kabupaten Gresik tidak ada lagi desa yang berkembang apalagi desa tertinggal. Semuanya desa mandiri dan desa maju,” pungkasnya. (yad)

Lantik 2 Kades PAW, Bupati Gresik Ingatkan APBDes untuk Kesejahteraan Masyarakat  Selengkapnya

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani dan Nurul Haromaini Ali hunting stunting di Desa Klampok, Kecamatan Benjeng pada Kamis, 30 November 2023. Bupati Gresik dan Ketua TP PKK Gresik itu melakukan pelacakan stunting  di dampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Camat Benjeng Siti Sulichah.

Mereka blusukan dari kampung ke kampung. Sebab, mereka hakul yakin penanganan stunting harus di mulai dari desa. Melakukan pelacakan stunting bukan pekerjaan mudah. Apalagi, bila orang tua dan warga sekitar kurang peduli. Dalam pelacakan stunting ini, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali tidak menemukan kasus baru stunting di Kecamatan Benjeng itu. 

Stunting adalah kondisi yang ditandai dengan kurangnya tinggi badan anak bila dibandingkan dengan anak-anak seusianya. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi pada seribu hari pertama kehidupan. Stunting menjadi ancaman terhadap kualitas hidup, baik dari sisi kecerdasan maupun kondisi kesehatan generasi penerus bangsa yang di gadang-gadang sebagai generasi emas pada 2045.

Dalam jangka panjang, anak stunting membawa dampak seperti kesulitan belajar, penyakit jantung dan pembulu darah, kemampuan perkembangan kognitif menurun, dan lemahnya daya tahan tubuh sehingga rawan terkena penyakit. Karenanya, Presiden Joko widodo menginstruksikan dengan lugas untuk mewujudkan angka prevalensi stunting 0%.

Di Kabupaten Gresik, persoalan stunting juga menjadi salah satu agenda pemerintahan Bupati Fandi Akhmad Yani. Berbagai upaya dilakukan dengan menggandeng semua pihak dalam “perang melawan stunting”. Hasilnya cukup menggembirakan, angka stunting yang awalnya 22% pada awal kepemimpinan Gus Yani, bisa ditekan menjadi 10% pada tahun 2023. Angka ini jauh dibawah target nasional yakni 14%. Namun, hal tersebut bukan menjadi “garis finish”, karena Kabupaten Gresik memasang target stunting 0%.

“Kita akan terus mendorong agar angka ini terus turun hingga Gresik merdeka stunting. Saya bersama bu wabup, dan Ketua TP PKK akan terus menyuarakan tentang stunting agar makin banyak orang yang mengerti apa itu stunting. Selain itu, dukungan dari dinas terkait juga tidak akan berhenti dalam memberantas stunting,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Nurul Haromaini Ali menambahkan, temuan kasus stunting di Kabupaten Gresik merupakan hasil akhir dari berbagai persoalan yang kompleks. Ini lantaran banyak faktor yang menyebabkan terjadinya stunting pada anak.

“Faktor pertama adalah faktor ekonomi, dimana ini berkaitan erat dengan asupan gizi untuk anak. Berikutnya adalah faktor pola asuh orang tua ditambah dengan banyaknya mitos yang ada di masyarakat. Selain itu pernikahan dini juga menjadi salah satu penyebab stunting, dan yang lainnya adalah faktor lingkungan dan penyakit bawaan,” beber Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali..

Dalam PKK,  penanggulangan stunting ada pada Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga Pokja 4. Pada Pokja 1, PKK Kabupaten Gresik berfokus pada pencegahan pernikahan anak. Sedangkan Pokja 2 berfokus pada penuntasan pendidikan lewat program Jaketku (Kejar Paket Tuntaskan Putus Sekolah).

Pada Pokja 3 berfokus pada penanganan sampah, dan Pokja 4 berperan secara langsung dalam kegiatan penanggulangan stunting lewat program Cekal Tanding (Cegah dan Tangkal Stunting) dengan kegiatan 10 indikator prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah tangga). Selain melakukan pelacakan stunting, kegiatan hari juga menjadi awal dalam program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak dan ibu hamil hingga 30 hari kedepan. Dengan begitu, diharapkan angka stunting di Kecamatan Benjeng yang hanya ada 5 kasus stunting, tidak bertambah dan menjadi 0. (yad)

Gus Yani dan Ning Nurul Hunting Stunting, Blusukan ke Kampung Tak Temukan Kasus Baru Selengkapnya

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat 

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik menggelar deklarasi damai Pemilu serentak 2024 di Hotel Horison, Gresik Kota Baru (GKB) pada Rabu, 29 November 2023. Acara tersebut dihadari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, serta 18 perwakikan partai politik.

“Demi terciptanya pemilu yang aman, damai dan sejuk mari kita bersama-sama bersinergi mendukung terwujudnya Pemilu yang berkualitas. Mari kita jaga pemilu dengan jujur dan adil sesuai aturan yang berlaku,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, dirinya bersama seluruh jajaran Forkopimda selalu berkoordinasi dalam penyelenggaraan pemilu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan lancar dengan tidak saling menghujat namun tetap menjaga kerukunan, kesatuan dan persatuan.

“Silahkan berkompetisi dengan baik dan sehat. Untuk mewujudkan kondusifitas dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024,” harap Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, untuk mewujudkan Pemilu yang yang aman, tertib, damai, sejuk dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas kepolisian saja. Melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu.

“Saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan baik menjelang dan sesudah Pemilu,” tandasnya.

Sebelumnya, koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Gresik Habibur Rohman menyampaikan, saat ini tahapan krusial pemilu yakni tahapan kampanye sudah dimulai 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

“Kepada seluruh peserta ikuti tahapan sesuai dengan aturan yang berlaku. Bagi kelompok yang dilarang untuk mengikuti kampanye harap menahan diri agar kampanye pemilu di Kabupaten Gresik dapat berjalan dengan aman dan damai,” katanya. 

Selanjutnya, pembacaan naskah Deklarasi Pemilu Damai dipimpin oleh Rozikin selaku Divisi Penanganan Pelanggaran, data dan informasi Bawaslu Gresik diikuti perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024. Dilanjutkan penandatanganan Deklarasi damai pemilu serentak 2024. (yad)

Peserta Pemilu Deklarasi Damai, Bupati Gresik : Jaga Kerukunan, Persatuan, Tidak Saling Menghujat  Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik memberikan beasiswa kepada 96 mahasiswa ekonomi kurang mampu. Penyerahan beasiswa diberikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 27 November 2023.

Rinciannya,  69 mahasiswa internal atau warga Gresik yang kuliah di Gresik dan 27 mahasiswa eksternal adalah mahasiswa asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang kuliah di luar Kabupaten Gresik. Untuk mahasiswa internal mendapatkan beasiswa Rp 1,5 juta per semester. Sedangkan, mahasiswa eksternal mendapatkan beasiswa Rp 2 juta per semester. Total beasiswa yang digelontorkan sebesar Rp 155 juta.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi program beasiswa produktif Baznas. Dirinya menegaskan bahwa program semacam ini, akan mendukung keberhasilan bonus demografi yang tengah dipersiapkan oleh pemerintah.

“Kami sangat konsern dalam bidang pendidikan. Mulai tahun depan, yang akan kita perkuat adalah keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda di Kabupaten Gresik,” kata Fandi Akhmad Yani. Keterampilan, talenta, skill, vokasi anak-anak muda adalah bekal kesuksesan mereka. “Jadi pekerjaan rumah kita adalah bagaimana pemerintah daerah bersama rekan-rekan Baznas baik Gresik maupun Jawa Timur fokus dalam hal tersebut. Bonus demografi harus dimulai dari sekarang, salah satu caranya adalah dengan mendorong pendidikan mereka,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, fakta di Kabupaten Gresik bahwa semakin tinggi tingkat pendidikan semakin kecil jumlah mahasiswanya harus mulai diubah. “Ayo terus belajar setinggi mungkin. Kabupaten Gresik memilki banyak sarjana S1, tetapi jumlahnya makin kecil bahkan hanya hitungan jari pada tingkat S3,” terangnya.

Apresiasi juga datang dari Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jawa Timur KH. Muhammad Zakki. Menurutnya, apa yang dilakukan Baznas Gresik dalam membantu mahasiwa merupakan bentuk empower enlightment bagi masa depan.

Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa golongan ekonomi kurang beruntung. “Semua mahasiswa yang mendapat bantuan dari baznas ini adalah mahasiswa dari keluarga yang kurang mampu. Itu sesuai ketentuan bahwa zakat itu harus disalurkan kepada kelompok-kelompok tertentu,” terang Mujib.

Pada kesempatan itu, Baznas Gresik dan Jawa Timur menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Palestina sebesar Rp 235.479.613. Uang ratusan juta berasal dari sumbangan berbagai organisasi. Diantaranya, PKK Gresik sebesar Rp 107.774.958 diberikan oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan BMT Mandiri Sejahtera sebesar Rp 50 juta. (yad)

Bupati Fandi Akhmad Yani Berikan Beasiswa 96 Mahasiswa Senilai Rp 115 Juta dari Baznas Gresik  Selengkapnya

Tahun Depan, Pelebaran Jalan Raya Manyar Tahap Dua Dimulai

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur Bali (BBPJN Jawa Bali) menggelar sosialisasi pelebaran jalan raya Manyar tahap 2 pada Jumat, 24 November 2023

Pelebaran kali ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang telah rampung beberapa waktu lalu. Pelebaran tahap dua sebanyak 18 peta bidang tanah seluas 6.233 meter persegi dengan panjang kurang lebih 2,2 kilometer 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelebaran jalan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional dalam mengembangkan potensi Kabupaten Gresik.

“Kita harus bersyukur, kita ditunjuk oleh pemerintah pusat sebagai titik lokasi proyek strategis nasional. Maka pelebaran inilah yang kita harapkan dapat membawa dampak positif kepada Kabupaten Gresik terutama masyarakatnya,” ujar Fandi Akhmad Yani. 

Menurutnya, selain dapat mengurangi kemacetan, pelebaran jalan ini juga dapat mendukung pertumbuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di JIIPE. Ia melihat dalam beberapa tahun kedepan, Gresik akan menjadi salah satu titik terpenting di Indonesia. Peningkatan infrastruktur menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan saat ini. 

“Artinya, ini merupakan bagian dari proses yang besar. Dimana 22 tahun ke depan, Gresik akan menjadi pusat perekonomian nasional. Maka ini butuh dukungan panjenengan semua agar cita-cita ini dapat terwujud,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Sosialisasi pelebaran jalan Raya Manyar tahap dunia ini dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman, 

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Gresik Suyono, Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Jembatan BBPJN Jatim Bali Ayu Pertimasari Sekar Handayani, Forkopimcam Manyar, serta pemilik lahan di sepanjang jalan raya Manyar.

Setelah infrastruktur berjalan baik, lanjutnya, maka langkah selanjutnya adalah fokus meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah melalui bidang pendidikan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti mengatakan, pembangunan jalan diperkirakan dapat dimulai pada tahun 2024. Pelebaran akan dimulai dari tikungan Desa Leran, Kecamatan Manyar hingga kawasan Java Integrited Industrial and Port Estate (JIIPE)..

“Kami harapkan bulan ini persiapan bisa clear semua, sehingga tahun depan kita bisa mulai membangun jalan lagi. Selanjutnya 2025 kita lanjutkan dengan pembuatan jembatan baru,” ucapnya. (yad)

Tahun Depan, Pelebaran Jalan Raya Manyar Tahap Dua Dimulai Selengkapnya

Kunjungi KEK Kendal, DPMPTSP Gresik Studi Tiru Penerapan Regulasi PBG dan SLF

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik melakukan kunjungan kerja ke DPMPTSP Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.  Tujuan digelarnya studi tiru ini karena DPMPTSP Gresik belajar tentang penerapan regulasi Perizinan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Ngansu kaweruh ke DPMPTSP Kendal ini dipimpin langsung oleh Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo dan Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah sejumlah pejabat dan staf teknis layanan PBG dan SLF dilakukan Jumat pekan lalu, 17 November 2023. Rombongan dari DPMPTSP Gresik juga melanjutkan peninjauan lapangan ke area KEK Kendal yang berada di Kecamatan Kaliwungu itu. 

Agung Endro Dwi Setyo Utomo menyampaikan apresiasi kepada DPMPTSP Kendal yang bersedia membagikan ilmu, ide, gagasan serta tips kepada Pemkab Gresik agar bisa mengimplementasikan kebijakan PBG dan SLF di KEK JIIPE Kecamatan Manyar. Diakuinya, ada sejumlah program yang selama ini belum optimal dikerjakan oleh Pemkab Gresik sehingga potensi pendapatan dari sektor retribusi PBG dan SLF di area KEK belum bisa tergarap maksimal.

“Kami cukup kagum, KEK Kendal dengan luas area 1.000 hektar dengan jumlah tenant 95 usaha sudah melakukan kewajibannya mematuhi perizinan PBG dan SLF dan memberikan pendapatan kepada daerah. Menurut kami ini sebuah terobosan yang harus diadopsi dimana pelaku usaha dan operator KEK memiliki komitmen bersama untuk ikut serta membangun daerah,” kata Agung di  Mall Pelayanan Publik (MPP) pada Senin, 20 November 2023.

Agung, melanjutkan 95 pelaku usaha yang berdiri di area KEK Kendal mendapatkan layanan serta difasilitasi secara maksimal oleh administrator KEK Kendal. Hal inilah yang menurut Agung belum terlihat di KEK Gresik. Bahkan, adanya kepala daerah Kabupaten Gresik dalam struktur KEK Gresik belum berjalan secara optimal akibat minimnya koordinasi.

“KEK Gresik terbilang sedikit lebih lambat dibandingkan KEK Kendal karena kurangnya harmonisasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak administrator,” tutur mantan Camat Gresik itu.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Agung mengungkapkan rasa optimis jika kedepan KEK Gresik bisa lebih progresif dan memberikan manfaat besar kepada daerah. Tidak hanya tentang tersedianya lapangan pekerjaan saja, lebih dari itu Agung berharap KEK Gresik memberikan kontribusi secara langsung terhadap pendapatan daerah. 

Agung menegaskan kembali komitmennya dalam memberikan karpet merah serta kemudahan berusaha bagi seluruh investor yang datang ke Gresik. “Hasil dari kunjungan ke KEK Kendal ini akan kami laporkan ke pak bupati (Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik,Red) dan segera kami tindaklanjuti dengan administrator KEK. Jika dirasa nantinya ada hambatan, tentu kami akan meminta petunjuk kepada pemerintah di pusat,” pungkasnya. (yad)

Kunjungi KEK Kendal, DPMPTSP Gresik Studi Tiru Penerapan Regulasi PBG dan SLF Selengkapnya

Limbah Kayu PT Asia Raya Industri Jadi Abu, Damkarmat Butuh 12 Jam Memadamkan Api

GRESIK,1minute.id – Limbah kayu PT Asia Raya Industri terbakar. Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik membutuhkan 12 jam untuk menjinakkan api di pabrik berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas itu

“Tadi malam pukul 23.45 WIB baru selesai pemadaman,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga pada Kamis, 16 November 2023. 

Kebakaran limbah pabrik kayu PT Asia Raya Industri itu terjadi mulai Rabu, 15 November 2023. Sekitar pukul 10.05 WIB seorang warga melaporkan kebakaran tersebut. Kondisi cuaca saat sangat terik, suhu udara Sekitar 34 derajat celcius. Sejumlah pekerja tiba-tiba melihat kobaran api yang membakar limbah sampah kayu tersebut. Tidak diketahui penyebab kebakaran tersebut. 

Hembusan angin dan material limbah sampah potongan kayu kecil sehingga api melebar ke area limbah kayu sekitar dengan cepat. Kobaran api membuat seorang karyawan di pabrik sebelah khawatir sehingga melaporkan kejadian itu kepada petugas Damkarmat Gresik. Tiga unit mobil Damkarmat Gresik dikerahkan. Namun, karena material yang terbakar adalah tumpukan limbah kayu sehingga petugas membutuhkan waktu cukup lama. 12 jam. “Untung selama proses pemadaman kami mendapatkan suplai air,” kata Sinaga. 

Kebakaran yang terjadi di pabrik kayu PT Asia Raya Industri ini menambah panjang daftar musibah kebakaran yang terjadi di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini.  Dara Damkarmat Gresik sampai 15 November 2023 tercatat 33 kejadian kebakaran. Artinya, rata-rata 2 kejadian kebakaran setiap harinya. “Kami belum mengetahui penyebab kebakarannya,” tegasnya. (yad)

Limbah Kayu PT Asia Raya Industri Jadi Abu, Damkarmat Butuh 12 Jam Memadamkan Api Selengkapnya

Gresik Darurat Sampah, Kementerian LH Larang Pendirian TPA baru. Ini Langkah DLH Gresik?

GRESIK,1minute.id – Sampah rumah tangga masih menggunung di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik. Meski, volume sampah berada di TPA berlokasi Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik berkurang. 

“Volume sampah yang masuk TPA Ngipik sekitar 200-an meter kubik per hari,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Sri Subaidah usai acara penanaman pohon mangrove, Wilmar Go Green di kawasan wisata Mangrove Karangkiring di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023.

Di TPA Ngipik, semua sampah rumah tangga warga di kabupaten berjumlah penduduk 1,3 jiwa di tampung. Kementerian Lingkungan Hidup telah membuat kebijakan pada 2030, tidak memperbolehkan pendirian TPA. Benarkah? Sri Subaidah membenarkan.  Ia menyebut Gresik darurat Sampah. 

DIALOG : Kepala DLH Gresik Sri Subaidah berdiskusi dengan Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia Ridwan Brandes (depan bertopi) dalam acara Wilmar Peduli, Wilmar Go Green, penanaman pohon mangrove di wisata Mangrove Karangkiring, Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 11 November 2023 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Namun, perempuan berhijab itu, optimistis Gresik akan Merdeka Sampah pada 2030 mendatang. Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah mendorong sejumlah desa mendirikan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST). “Sampah di olah di TPST yang ada di desa-desa,” katanya. Sementara itu, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik juga telah memiliki sejumlah TPST. Selain TPA Ngipik, dalam waktu dekat berdiri TPST Belahanrejo, Kecamatan Kedamean. 

“Kedepan sampah itu harus diolah ditempat asal itu juga. Tidak ada yang dibuang lagi di TPA,” kata Sri Subaidah. Selain mendorong pendirian TPST di setiap desa, Dinas Lingkungan Hidup Gresik yang berkantor di bekas kantor Bupati Gresik di Alun-alun Gresik itu telah memberikan teladan tidak menyediakan minuman berbahan plastik. Bahkan, bekal makanan bagi aparatur sipil negera (ASN) di DLH Gresik “wajibkan” membawa wadah yang ramah lingkungan. “Di kantor kami, tidak menyediakan minuman gelas plastik. Saya bawa bekal makanan ramah lingkungan,” tegasnya. 

Ia pun berharap di sejumlah instansi, kawasan perkantoran di Kabupaten Gresik tidak lagi menggunakan bahan plastik. Sehingga, tekad pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menjadikan merdeka sampah teralisasi pada 2030. “Kalau Gresik Lestari jargonnya Menanam sampai Mati. Untuk bebas sampah ada lagi jargon yakni Gresik Kawasan Merdeka Sampah,” tegasnya. (yad)

Gresik Darurat Sampah, Kementerian LH Larang Pendirian TPA baru. Ini Langkah DLH Gresik? Selengkapnya