136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergulir. Sebanyak 136 aparatur sipil negeri (ASN) menjalani tour of duty. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan mereka di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023.

“Mutasi ini tujuannya baik. Karena pemerintah kabupaten membutuhkan kekompakan dengan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutan tanpa teks usai prosesi Pengambilan sumpah jabatan pada Selasa, 6 Juni 2023.

Mutasi, rotasi dan promosi ini  ratusan pejabat yang dilantik terdiri pejabat administrator eselon III a sebanyak 8 orang ; pejabat administrator eselon III b (13 orang) ; pejabat pengawas eselon IV a (26 orang), pejabat pengawas eselon IV b (16 orang), kepala UPT SD Negeri (65 orang), dan kepala UPT SMP Negeri (8 orang) berlangsung khidmat. 

Tampak hadir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Gresik Khusaini serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik lainnya. 

KHIDMAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melantik 136 pejabat Pemkab Gresik di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 6 Juni 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani berharap pejabat baru dilantik, sebagai diisi anak-anak muda itu menambahkan energi positif untuk mempercepat tujuan pemerintah untuk memberikan peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

“Mutasi ini kita melihat isu strategis, problem yang belum terselesaikan. Sehingga kita isi dengan energi-energi baru itu. Karena tujuan kita akselerasi, percepatan agar masyarakat bisa merasakan dalam bentuk kesejahteraan,” katanya. Untuk mencapai tujuan, ia menginginkan pejabat baru bisa sat-set. “Kita butuh lari cepat agar pencapaian target,  program yang sudah direncanakan, dikerjakan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat  Gresik,” harap Gus Yani. (yad)

136 Pejabat Pemkab Gresik Tour of Duty, Bupati Gresik : Energi Baru untuk Akselerasi Pelayanan Masyarakat  Selengkapnya

DMI Gresik Juara Umum DMI Award Jatim 2023

GRESIK,1minute.id – Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Gresik berhasil menyabet juara umum DMI Award Jatim 2023. DMI dibawah pimpinan Zainal Abidin itu sukses menggondol juara pertama di tiga dari empat kategori yang dilombakan. 

Yakni, kategori Masjid Manajemen terbaik yang diwakili oleh masjid Moedhar Arifin Sedayu ; Kategori masjid Bersejarah dan Arsitektur diwakili Masjid Besar Kanjeng Sepuh Sidayu dan Kategori masjid Pemberdayaan Ekonomi jamaah diwakili oleh Masjid Nurul Jannah Petrokimia. Selain tiga kategori itu, DMI Gresik meraih juara harapan pertama untuk kategori masjid Bersih dan Sehat diwakili masjid Baitussalam Kebomas. 

Penganugerahan DMI Award Jatim 2023 yang dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawangsa serta pengurus Pimpinan Daerah (PD) Kabupaten/Kota dan Pimpinan Cabang (PC) Kecamatan DMI se-Jawa Timur yang berjumlah 823 orang itu digelar di Hotel Grand Empire Palace Jl. Blauran Surabaya. Malam penganugerahan berbarengan dengan kegiatan Bimtek Bantuan Uang Kehormatan Imam Masjid yang diikuti oleh PD dan PC DMI se-Jawa Timur pada Minggu dan Senin, 4 – 5 Juni 2023.

Ketua PD DMI Gresik Zainal Abidin menyampaikan, ucapan terimakasih kepada Pengurus PC se-Kabupaten Gresik, pengurus PD DMI Kabupaten Gresik, Takmir Masjid Nurul Jannah Petrokimia, Takmir Masjid Moedhar Arifin, Takmir Masjid Kanjeng Sepuh, dan Takmir Masjid Baitus Salam Kebomas atas perjuangannya dan kekompakannya sehingga kita mendapatkan Juara Umum.

“Penghargaan ini adalah untuk kita semua, bukan hanya untuk saya,” kata Zainal Abidin. Zainal tidak mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT. “Semoga Allah selalu memberi hidayah dan maunah kepada kita semua agar sukses dalam menjalankan visi dan misi memakmurkan masjid serta kesejahteraan jamaahnya di Kabupaten Gresik Ini makin terasa,” imbuh mantan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik itu. 

Zainal Abidin berharap penasbihan DMI Award Jatim ini, menjadi lebih penyemangat pengurus untuk menghidupkan perjuangan waliyullah, Sunan Giri. “Mari kita genjot lagi perjuangan kita, agar kita bisa raih juara dalam segala hal, dengan semangat menghidupkan perjuangan Mbah Kanjeng Sunan Giri,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua PW DMI Jatim KH. M. Roziqi melalui vidio pendek yang diterima redaksi 1minute.id, menyampaikan bahwa dengan mengantongi juara I terbanyak dari beberapa kategori maka Gresik dinyatakan sebagai juara umum. M. Roziqi berharap semoga ini bisa dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga Gresik bisa meraih juara umum lagi awarding selanjutnya. (yad)

DMI Gresik Juara Umum DMI Award Jatim 2023 Selengkapnya

Petrokimia Gresik Edukasi Siswa Pengolahan Sampah, Liliek Harmianto : Ikhtiar Membangun Kesadaran Peduli Lingkungan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar edukasi pengelolaan sampah sejak dini bagi anak Sekolah Dasar (SD) di Gresik, Jawa Timur. Edukasi kepada puluhan pelajar itu untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni itu. Puluhan siswa itu terlihat antusias mengikuti kegiatan itu.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo diwakili Vice President (VP) Lingkungan, Liliek Harmianto menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik terhadap lingkungan khususnya di wilayah Kabupaten Gresik. “Edukasi pengelolaan sampah hari ini menjadi kegiatan pembuka, ini menjadi upaya kita mengenalkan dan membangun kesadaran peduli lingkungan sejak usia dini kepada siswa-siswi SD,” ujar Liliek pada Senin, 5 Juni 2023.

Kegiatan edukasi diikuti oleh 50 pelajar dari delapan SD peraih Adiwiyata yang ada di sekitar perusahaan. Sekolah-sekolah ini memang sudah memiliki komitmen yang tinggi dalam pengelolaan lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini dapat mendidik masyarakat sejak usia dini dan bisa terus berlanjut untuk menciptakan generasi muda yang inovatif dan solutif terhadap permasalahan lingkungan hidup,” tandasnya.

Edukasi pengelolaan sampah  dipusatkan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu, peserta mendapatkan pelatihan  untuk memilah sampah plastik, organik dan anorganik sehingga dapat ditentukan untuk perlakuan lebih lanjut pada sampah hasil pilahan. Kegiatan ini dilanjutkan dengan pembuatan pupuk kompos, pembudidayaan maggot, pembuatan Eco Enzym dan penanaman pohon di TPA Ngipik ini dihadiri dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala UPT TPA Ngipik dan Guru Pendamping.

 “Kami memberikan pembekalan pengelolaan sampah, komposting kepada anak-anak sejak usia dini. Harapannya bisa menjadi habit bagi mereka, dan diterapkan langsung di lingkungan sekolah maupun rumah. Sehingga menginspirasi bagi teman-teman serta keluarganya,” tutup Liliek.

Selain kegiatan ini, program Petrokimia Gresik dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dilanjutkan dengan Charitree (Challenges Donasi Pohon X Viral); Enchall (Lomba KTI mahasiswa seluruh Indonesia); Penanaman Pohon Langka di SOR PT Petrokimia Gresik; Penandatangan Employee Green Behaviour (EGB), serta Grebek Sampah Plastik di Pasar Gresik bersama DLH. (yad)

Petrokimia Gresik Edukasi Siswa Pengolahan Sampah, Liliek Harmianto : Ikhtiar Membangun Kesadaran Peduli Lingkungan  Selengkapnya

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak 

GRESIK,1minute.id – Kementerian PPPA dan Dinas DP3AK Jawa Timur melakukan Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) 2023 di Kabupaten Gresik pada Senin, 5 Juni 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung di kegiatan secara daring dipusatkan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Gresik. Serta, stakeholder lainnya. 

Keterlibatan semua stakeholder ini, karena pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menargetkan naik level sebagai KLA 2023 peringkat Utama. Beberapa kali meraih kategori Pratama dan Madya. Pada 2022 Kabuapaten Gresik menyabet kategori Nindya, satu strip dibawah Utama, level tertinggi untuk KLA.

Dalam VLH KLA ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan (DP3AK) Jawa Timur juga melibatkan lembaga independen, perguruan tinggi, hingga praktisi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Layak Anak (KLA), adalah kabupaten yang memiliki sistem pembangunan berbasis hak anak. Melalui pengintegrasian komitmen dan sumberdaya pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan media yang terencana. Secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

“Anak-anak memiliki peran strategis sehingga perlu pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia menambahkan, Kabupaten Gresik memiliki 9 navigasi perubahan Nawa Karsa yang menjadi program prioritas pembangunan. Diantaranya terdapat 5 navigasi yang mendukung kabupaten layak anak. Gresik baru dalam perda no 2 tahun 2022 tertuang dalam RPJMD 2021-2026 memiliki 5 misi pembangunan yang dijabarkan kedalam 9 sasaran.

“9 sasaran tersebut memiliki keberpihakan dan signifikansi untuk menghadirkan keadilan Gender dan perlindungan anak di Kabupaten Gresik,” ungkapnya. Dikatakan, secara nasional KLA adalah bagian dari agenda pencapaian Indonesia Layak Anak (Idola) 2030. Ini juga berhubungan langsung dengan pencapaian 8 dari 17 tujuan dalam SDGs (Sustainable Development Goals). Tujuan pembangunan berkelanjutan dalam RPJMD dan nilai capaian KLA merupakan salah satu indikator sasaran kinerja.

“Pemkab Gresik berkomitmen untuk menjadikan hak anak, sebagai salah satu prioritas dan menjadi salah satu kerangka dasar perencanaan dan penganggaran di semua sektor, “ujarnya.Tidak hanya itu, katanya, Pemkab Gresik juga terus mendorong perangkat daerah untuk berinovasi dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak, didasarkan kepada lima klaster. Pencapaian untuk klaster hak sipil dan kebebasan diwujudkan dalam bentuk pemenuhan hak anak melalui Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Cakupan akte kelahiran dan KIA didukung inovasi Dispendukcapil bekerjasama dengan Fasilitas Kesehatan (Faskes). Melalui 32 Puskesmas dan 22 rumah sakit dan klinik,” terangnya.

Klaster lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, lanjut Gus Yani, diwujudkan dengan pencegahan perkawinan pada usia anak, tersedianya lembaga konsultasi keluarga. Kemudian pengembangan anak usia dini Holistik Integratif (HI) denganterbentuknya PAUD HI (Holistik Integratif), lembaga pengasuhan alternatif, serta infrastruktur ramah anak di ruang publik. 

Kemudian, untuk klaster kesehatan dasar dan kesejahteraan, diwujudkan dengan kesehatan ibu dan anak, kawasan tanpa asap rokok dan terbentuknya lingkungan sehat. Klaster pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya diwujudkan dengan wajib belajar 12 tahun, sekolah ramah anak, serta terbentuknya fasilitas kegiatan budaya, kreatifitas dan rekreatif yang ramah anak.

Untuk klaster perlindungan khusus, terang Gus Yani, diwujudkan dengan pendirian Unit Pelayanan Terpadu (UPT) perlindungan perempuan dan anak (PPA) dan tersedianya selter dan rumah aman.

Menurutnya, evaluasi KLA ini bukan lomba yang bisa menang atau kalah. Tetapi, mengevaluasi sampai sejauh mana, upaya-upaya kita dalam rangka pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, sesuai dengan tugas dan fungsi kita di OPD masing-masing. “Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak (KLA), diperlukan kolaborasi, menyamakan persepsi antarstakeholder. Sehingga kebijakan dan program yang disusun benar-benar saling bersinergi,” tutur Gus Yani.

Untuk diketahui, penghargaan KLA dari Kementerian PPPA ini terdiri dari peringkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang tertinggi kategori KLA. Pada 2017 dan 2018 Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan kategori Pratama. Pada 2019 dan 2021 penghargaan menjadi ketegori Madya. Pada 2022, naik level menjadi peringkat Nindya. Pada 2023, Pemkab Gresik menargetkan kategori Utama. (yad)

Wujudkan KLA, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Siapkan 5 Navigasi Mendukung Kabupaten Layak Anak  Selengkapnya

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak !

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10 Muhammadiyah dan Aisyiyah Benjeng. Muscab mengusung tema “Membumikan Islam Berkemajuan Memajukan Benjeng” dan “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Masyarakat Benjeng” ini digelar di halaman SMK Muhammadiyah 2 Benjeng pada Ahad. 4 Juni 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kekompakan yang ada di Kecamatan Benjeng. Ini terlihat dari kompaknya semua elemen masyarakat termasuk organisasi keagamaan dan Muspika, untuk bersama-sama hadir dalam kegiatan Muscab ini.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik juga membuka seluas-luasnya peran serta semua elemen masyarakat. Kami sadar bahwa tanpa partisipasi dan dukungan masyarakat, kita tidak akan bisa berhasil. Perlu diingat bahwa tujuan dari pemerintah tidak lain adalah bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani melanjutkan, bahwa ada beberapa isu sosial yang perlu mendapat perhatian dan partisipasi masyarakat. Di antaranya pencegahan terjadinya pernikahan dibawah umur, dan kekerasan terhadap perempuan.

“Pernikahan dini, atau pernikahan dibawah umur ini memiliki risiko besar terhadap munculnya stunting pada anak. Ini tidak lepas dari kondisi psikologis orang tua yang masih belum cukup matang, karena masih dibawah usia nikah,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Muhammadiyah Benjeng Suudi mengajak semua warga Muhammadiyah Benjeng untuk terus mewarnai gerakan-gerakan Islam di Kecamatan Benjeng. “Saya menitip pesan kepada pimpinan baru yang hari ini akan dipilih, untuk terus membekali diri dengan ilmu yang bermanfaatan. Dengan bekal ilmu tersebut, Insya Allah kita akan bisa menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata,” tegasnya.

Selain Gus Yani, hadir dalam kegiatan ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Muhammad Thoha Mahsun, Pimpinan Daerah Asyiyah Gresik Innik Hikmatin, Camat Benjeng beserta Muspika, Pimpinan Aisyiyah Benjeng Kamillah. Hadir pula Ketua MUI Benjeng, Ketua DMI Benjeng, Ketua MWCNU dan Muslimat Benjeng, Ketua LDII Benjeng, Ketua AKD dan kepala desa. (yad)

Pesan Gus Yani, Bupati Gresik di Muscab Muhammadiyah dan Aisyiyah, Simak ! Selengkapnya

Kombes Pol Sumardji, Semarakkan Off-Road di Bukit Bathang Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemandangan yang berbeda terlihat di kawasan Bukit Bathang Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten  Gresik. Masyarakat berjubel menyaksikan aksi para driver yang memacu mobil off-road. Dengan lincah, mobil melaju melewati berbagai halang rintang. 

Medan berbatu kapur membuat debu berterbangan. Sesekali terdengar tepuk sorak ketika mobil off-road  itu berguling-guling. Saat yang paling mendebarkan dan menyenangkan hati bagi masyarakat terjun bebas dan terbalik.  Namun, bagi driver off-road jelas menjengkelkan karena gagal mencapai finish.

PENGEMAR OFF-ROAD: Ketua Pengda IOF Jatim Kombes Pol Sumardji juga off-road nasional bersama Muhammad Rifky Putra Cahyadi di Bukit Bathang, Gresik pada Sabtu, 3 Juni 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Rupanya, hal tersebut dalam rangka event Indonesia Off-Road Federation (IOF) National Championship Round 3 yang digelar selama dua hari mulai Sabtu dan Minggu, 3-4 Juni 2023. Kondisi geografis Bukit Bhatang, lahan bekas galian aset Semen Indonesia Grup (SIG) memang cukup menantang bagi para driver off-road untuk menjajal medan tersebut. 

Bukit Bathang adalah suatu kawasan perbukitan yang terletak di wilayah kelurahan Gulomantung dan Kelurahan Ngargosari, Kecamatan kebomas, Kabupaten Gresik. Tipologi tanahnya yang berbukit dengan keadaan lahan yang berbatu sangat cocok untuk arena offroad.

KAWASAN BUKIT BATHANG: Driver off-road saat berlaga di event IOF di Bukit Bathang, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas,Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 Juni 2023 ( Foto : Rifky Putra Cahyadi for 1minute.id )

Puluhan roader nasional tampil habis-habisan agar bisa meraih posisi terbaik dan memperbaiki peringkat mereka di ajang IOF ini. Ketua Pengda IOF Jatim Kombes Pol Sumardji pun tampil ciamik. Sumardji yang juga manajer timnas sepak bola di SEA Games 2023 di Kamboja ini melahap semua rute atau trek Special Competition Stage (SCS) yang ada di Bukit Bathang selama dua hari itu. Tangan dingin pria 52 tahun itu tidak hanya telah mengantarkan timnas sepak bola bisa merebut medali emas. Di event Indonesia Off-Road Federation Bukit Bathang ini Sumardji kerap dielu-elukan oleh masyarakat.

Penyelenggaraan event tingkat nasional juga menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat. Khususnya bagi pelaku UMKM yang ikut memeriahkan acara dengan menjajakan produknya. Mulai kuliner, penginapan, hingga kawasan wisata lainnya. Semuanya laris terjual.(yad)

Kombes Pol Sumardji, Semarakkan Off-Road di Bukit Bathang Gresik Selengkapnya

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan 

GRESIK,1minute.id – Penyidik Satreskrim Polres Gresik melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh ayahnya bernama Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan pada Rabu, 31 Mei 2023. 

Dalam rekonstruksi itu, tersangka berusia 29 tahun memperagakan 9 adegan hingga anaknya sebut saja bernama Delima, 9 tahun tewas saat tidur di rumah kontrakkan di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu.

Dalam rekonstruksi itu terungkap tersangka Afan setelah menghabisi nyawa anak semata wayang dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur itu menyempatkan untuk salat Subuh dan mendoakannya bisa masuk surga.

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan melalui Janit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Komang Andika Haditya Prabu mengatakan dari adegan itu, pelaku sudah mempersiapkan diri dengan matang sebelum membunuh anak kandungnya. Persiapan itu dimulai mencari informasi di internet tentang tata cara membunuh dengan cepat. Kemudian bagaimana mengasah pisau supaya tajam. Selajutnya Salat Subuh dan berdoa.

“Pada adegan ketujuh pelaku menusuk korban dengan pisau dapur di punggungnya saat kondisi terlelap tidur,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 31 Mei 2023. Tersangk  lanjut Komang, juga sempat memastikan kondisi korban. Setelah memeriksa denyut nadi, dan dipastikan tak bernyawa. Pelaku meninggalkan korban lalu menyerahkan diri ke Polsek Tandes, Surabaya.

“Hasil dari rekontruksi ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik,” ungkapnya. Rekonstruksi ini semakin menguatkan dugaan polisi, tersangka Afan melakukan pembunuhan terhadap buah hatinya itu dengan perencanaan. 

Atas dasar itu tersangka dijerat pasal berlapis. Antara lain pasal 44 ayat (3) Undang-Undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Juncto Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Hingga pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancamannya  hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Bhayangkara Polda Jatim untuk memastikan apakah ada gangguan kejiwaan atau tersangka dalam kondisi sadar ketika melakukan perbuatan yang keji dan tidak di nalar dengan akal sehat itu. Pribahasa : sejahat-jahatnya harimau tak akan memakan anaknya sendiri. (yad)

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan  Selengkapnya

Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Wujudkan Nawa Karsa Gresik Segar, Kabupaten Ramah Lansia 

GRESIK,1minute.id – Suasana Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik terasa berbeda pada Rabu, 31 Mei 2023. Pagi itu terlihat ratusan orang lanjut usia (lansia)  berkumpul dan aktivitas bersama di gedung berarsitektur mirip rumah keong berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Ada yang mengikuti senam lansia. Ada juga sedang memeriksakan kesehatan mereka. Wajah mereka yang usianya rata-rata sudah berkepala 6 itu terlihat bugar. Trengginas. Kehadiran ratusan lansia itu untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2023 yang digagas oleh Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. Tahun ini, HLUN ke-27 itu mengusung tema “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat”.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, bahwa peringatan ini sebagai refleksi untuk terus menjaga kesehatan, kebugaran serta tetap produktif di tengah-tengah masyarakat. “Banyak dari para lansia yang masih produktif dan mempunyai keahlian tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan,” kata Wabup Aminatun Habibah yang juga ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) itu.

Wabup perempuan berlatar pendidik itu kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam mewujudkan Nawa Karsa yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Mandiri). Agar langkah percepatan perwujudan Kabupaten Gresik ramah Lansia dapat dijadikan sebagai agenda dalam pembangunan. 

Sejumlah program yang berpihak kepada lansia telah diluncurkan. Program itu, antara lain penguatan kelembagaan karang taruna, Posyandu Lansia, pemberian Bansos PKH inklusif serta pemberian alat bantu mobilitas berupa kursi roda, tongkat, dan alat bantu dengar. 

Wabup berharap, lansia bukan lagi menjadi obyek pembangunan, melainkan sebagai subyek penyelenggaraan pembangunan melalui program-program pemberdayaan yang mengarah pada peningkatan kemandirian.

“Saya harap para generasi penerus dapat mengambil hakikat pembangunan dan pemberdayaan bagia lansia. Karena kedua generasi ini tidak dapat dipisahkan dari sebuah struktur dan kultur sosial,” kata mantan Kepala SMK Asa’adah Bungah, Gresik itu. 

Bu Min juga berpesan agar warga Gresik untuk tidak menyia-nyiakan lansia, terlebih lansia itu adalah orang tuanya sendiri. “Saya harap tidak ada warga Gresik yang menelantarkan orang tuanya yang sudah lansia. Kalau bisa penuhi hak-hak mereka,” pesannya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Sosial Gresik Umi Khoiroh dalam laporannya menyampaikan, proses penuaan penduduk kini sudah menjadi masalah dunia yang tidak dapat dihindari, sehingga perlu disikapi dengan tepat. Di Kabupaten Gresik proporsi jumlah lansia mencapai 11,74% atau setara dengan 156.565 jiwa pada  2022. 

“Pertambahan jumlah lansia memberikan implikasi pada perlu adanya penyesuaian struktur dan pelayanan, agar terjangkau dan inklusif bagi lanjut usia,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu juga dilakukan  penyerahan secara simbolis rombong berkah dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT. Petrokimia Gresik, serta penyerahan kursi roda dari Pertamina. (yad)

Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Wujudkan Nawa Karsa Gresik Segar, Kabupaten Ramah Lansia  Selengkapnya

Antisipasi Fonomena El Nino, Wabup Gresik :  Waspada Sektor Pertanian Gresik 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan ancaman kekeringan akibat El Nino. Iklim ekstrim itu, kata Aminatun Habibah diperkirakan menyebabkan penurunan produksi dan ketersediaan pangan sebesar 20-30 %.

“Dalam tiga tahun kedepan kita diperkirakan akan memasuki El Nino. Ini tentunya menjadi tantangan bagi sektor pertanian, mengingat masih banyaknya lahan pertanian Gresik yang sifatnya tadah hujan,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rokor) Pengawasan Ketahanan Pangan di Bogor, Jawa Barat pada Selasa, 30 Mei 2023. Rakor diinisiasi oleh Kementerian Pertanian ini mengundang beberapa kepala daerah di Jawa, Forkopimda, dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Wabup Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Kabupaten Gresik, satu dari 85 Kabupaten/Kota di Jawa yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Dalam rakor tersebut, isu ketahanan pangan menjadi salah satu yang mengemuka ditengah perubahan iklim dan perubahan fungsi lahan. Karenanya, diperlukan sinergi antara Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH), kementerian terkait, pemerintah daerah dan APDESI

Sinergi ini dilakukan guna menghilangkan keragu-raguan dalam pelaksanaan program pertanian, dan optimalisasi dana desa untuk mendukung ketahanan pangan. El Nino adalah fenomena alam yang dapat menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Sebab, fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di

Samudera Pasifik bagian tengah ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.

Untuk diketahui, Sektor pertanian memberikan sumbangsih cukup besar pada negara. Di antaranya adalah mendukung pertumbuhan ekonomi, dimana sektor pertanian secara konsisten menjadi kontributor utama kedua bagi PDB nasional. Selain itu, sektor pertanian juga mencatatkan prestasi swasembada beras pada 2019-2021. Produksi beras  2022 mengalami peningkatan sebesar 31,54 juta ton, meningkat 0,59% dibanding tahun sebelumnya. 

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan S Maringka qmengatakan komitmen pemerintahan hingga ke tingkat desa sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan Indonesia di tengah ancaman perubahan iklim.

“Tantangan ketahanan pangan ke depan selain alih fungsi lahan yang belum dapat diatasi secara maksimal, dihadapkan pula dengan ancaman kekeringan dan El Nino, yang mesti dihadapi secara bersama sama untuk mengantisipasi permasalahan tersebut,” ungkapnya. (yad)

Antisipasi Fonomena El Nino, Wabup Gresik :  Waspada Sektor Pertanian Gresik  Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar pengendalian banjir Kali Lamong terus dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Selain melakukan normalisasi. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mulai menggalakkan penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong pada Selasa, 30 Mei 2023.

Penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong dipusatkan Desa Lundo, Kecamatan Benjeng. Sebanyak 1.500 rumput vetiver di tanam secara gotong royong di bagian tanggul sungai Kali Lamong.  Untuk diketahui Desa Lundo, salah satu desa terdampak luapan sungai Lamong saat musim penghujan. Namun sejak dilakukan normalisasi oleh Pemkab Gresik, dampak yang ditimbulkan berangsur berkurang.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bahwa manfaat rumput vetiver selain sebagai penahan banjir dan tanah longsor, juga bisa berfungsi sebagai tanaman yang mengikat sedimentasi tanah. Ia juga mengatakan bahwa penanaman rumput vetiver ini sebagai salah satu langkah mitigasi bencana banjir.

“Akar yang dimiliki tanaman tersebut menghujam ke dalam tanah hingga sekitar enam meter sehingga akar tersebut bisa mengikat unsur yang berada di sekitarnya termasuk pergerakan tanah,” kata Gus Yani.

Dengan penanaman rumput vetiver di Desa Lundo, Gus Yani berharap agar masyarakat dapat mengetahui besarnya manfaat rumput vetiver ini. Sehingga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

“Manfaat menanam rumput vetiver di bantaran sungai ini lebih besar dibandingkan dengan menanam tanaman lain, seperti pisang, kacang, singkong dan lain sebagainya. Sebab menurut penelitian, tanaman vetiver ini memiliki kemampuan penahan kontur tanah sehingga tanah menjadi kuat dan tidak mudah terjadi abrasi,” katanya.Oleh sebab itu, bupati ingin agar sepanjang sempadan aliran sungai Kali Lamong ditanami rumput vetiver. 

Rumput vetiver merupakan jenis rumput dengan akar yang menyebar dan memiliki kekuatan untuk dapat mempertahankan lapisan tanah atas akibat gerusan air yang mengalir di sungai. Rumput vetiver diklaim dapat mengatasi longsoran tanah sekaligus menyehatkan kembali kondisi struktur tanah dan bisa mengembalikan kualitas air tanah. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong Selengkapnya