Presiden Jokowi : Smelter Freeport Pondasi menjadi Negara Maju, Kini Bertumpu Produksi 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo meninjau proyek pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa 20 Juni 2023. Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi mengapresiasi PTFI yang telah menyelesaikan 72,5 persen pembangunan smelter dari target 74,27 persen pada akhir Juni, sesuai dengan linimasa kurva-S dari pemerintah.

Dalam peninjauannya ke proyek smelter PTFI, Presiden Joko Widodo menyampaikan turunan dari hasil smelter ini akan terintegrasi menjadi barang jadi dengan ekosistem besar, salah satunya ekosistem kendaraan listrik. Menurutnya, hal tersebut dapat mendorong Indonesia menjadi negara maju.

“Kedepan kita memiliki daya saing. Smelter merupakan pondasi untuk menjadi negara maju karena dari yang bertumpu pada konsumsi, sekarang bertumpu pada produksi,” kata Presiden RI Joko Widodo.

PTFI terus menyelesaikan beberapa pekerjaan yang mencakup concrete beton smelter, instalasi baja, pembangunan jetty dan wharf pelabuhan, serta pembangunan fasilitas desalinasi. Pembangunan konstruksi fisik akan selesai pada akhir Desember 2023, kemudian akan melalui tahap pre-commissioning dan commissioning selama lima bulan untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala dan memulai kegiatan operasionalnya pada akhir Mei 2024.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas menyampaikan bahwa capaian pembangunan yang diraih hingga kini tidak terlepas dari dukungan luar biasa pemerintah, mitra perusahaan, dan putra-putri terbaik bangsa, khususnya masyarakat Gresik. “Smelter ini akan memungkinkan PTFI untuk mendukung percepatan pengembangan industri hilir, transformasi ekonomi nasional, serta agenda ekosistem kendaraan listrik,” kata Tony Wenas.

Pembangunan smelter PTFI ini bernilai USD 3 miliar atau setara dengan Rp 45 triliun dan hingga saat ini proyek ini telah menghabiskan USD 2,2 miliar atau setara Rp 33 triliun. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produk 1,7 juta dry metric ton (dmt) dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. (yad)

Presiden Jokowi : Smelter Freeport Pondasi menjadi Negara Maju, Kini Bertumpu Produksi  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Kualitas Pendidikan Baik, Selesaikan Problem Kemiskinan dan Pengangguran

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 336 kepala sekolah dan 21 pengawas RA, MI, MTs, dan MA wilayah Gresik Selatan berkumpul di Aula Mandala, MAN 2 Gresik pada Senin, 19 Juni 2023. Mereka mengikuti pembinaan berasal dari Kecamatan Benjeng, Duduksampeyan, Cerme, Balongpanggang, Menganti, Kedamean Wringinanom, dan Driyorejo ini terkait pelayanan pendidikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengungkapkan kualitas pelayanan pendidikan akan mempengaruhi kepuasan masyarakat dan hasil dari pendidikan itu sendiri. Dalam institusi pendidikan dibawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) yakni

Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) utamanya, kualitas pendidikan erat kaitannya dalam menghasilkan generasi berakhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah juga memberikan apresiasi upaya yang sudah dilakukan ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik. Ini terlihat dari naiknya beberapa indikator kualitas pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, di antaranya adalah indeks pendidikan, indeks ketahanan keluarga dan indeks pembangunan manusia.

“Ini menunjukkan bahwa panjengan semua bersungguh-sungguh dalam mewujudkan SDM unggul di Kabupaten Gresik,” tegas Wabup Aminatun Habibah. 

Peningkatan indikator kualitas di bidang pendidikan ini bagi Wabup, merupakan modal dasar dalam usaha besar bagi penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran di Kabupaten Gresik. Sebagaimana yang diketahui, angka kemiskinan di Kabupaten Gresik saat ini 11,06 %, dan angka pengangguran terbuka ada di angka 7,8%. Dua indikator ini terbilang turun dibandingkan pada tahun sebelumnya.

“Saya dan pak bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) meyakini bahwa dua permasalahan tersebut (kemiskinan dan pengangguran), bisa diselesaikan lewat bidang pendidikan. Oleh karenanya saya meminta kepada panjenengan semua untuk mau membantu Pemkab Gresik, dengan cara mencerdaskan anak-anak kita,” terangnya.

Terkait kepuasan pelayanan oleh masyarakat, ia menghimbau ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus menjalin komunikasi dua arah dengan wali murid. Cara ini, diyakini akan meminimalisir kesalahpahaman yang bisa saja terjadi antara pihak sekolah dan wali murid.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M Ersat, menyampaikan bahwa kepuasan pelayanan masyarakat terkait pendidikan juga menjadi perhatian dari Kemenag. Ini ditindaklanjuti dengan berbagai edaran, yang ditujukan kepada lembaga pendidikan dibawah Kemenag.

Ersat juga memberikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan indeks bidang yang dicapai oleh Kabupaten Gresik. Namun, harapannya capaian tersebut bisa terus ditingkatkan pada tahun yang akan datang. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Kualitas Pendidikan Baik, Selesaikan Problem Kemiskinan dan Pengangguran Selengkapnya

Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus digenjot oleh Pemerintah Kabupaten Gresik. Tahun ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mempriotaskan pembangunan sejumlah ruas jalan alternatif jalur mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat dan mobilitas masyarakat sedang dibenahi. 

Antara lain, Ruas jalan itu  Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme)-Puduttrate (Benjeng) ; Jalan Banter,-Kalipadang, Benjeng ; Jalan Randegansari-Bangkingan, Kecamatan Menganti ; dan Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon, Kecamatan Kedamean. Selain itu. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik melakukan proses tender perbaikan jalan Banjarsari (Cerme)-Prambangan (Kebomas).

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Cerme dan Kecamatan Kebomas ini, merupakan jalur alternatif yang membelah pusat Kota Pudak. Dengan melalui ruas ini, pengguna jalan bisa menghindari kemacetan di wilayah Bunder dan exit tol Kebomas untuk menuju pusat kota.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mobilitas masyarakat Gresik ini sangat luar biasa. Wilayah Kecamatan Cerme dengan Kecamatan Kebomas ini kalau pagi ramai sekali. Jalan ini kalau pagi sangat ramai dilintasi warga bekerja, anak sekolah, dan juga kalau sore kita saksikan padat sekali. “Insya Allah tahun 2023 ini kita tuntaskan, dan nanti kalau jalannya sudah mulus jangan dibuat balapan,” tegas Bupati Fandi Akhmad Yani saat meninjau lokasi ruas jalan Banjarsari — Prambangan beberapa waktu lalu. 

Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Gresik Eddy Pancoro menambahkan ruas jalan Banjarsari-Prambangan, saat ini sedang dalam proses tender. “Estimasinya, setelah sudah berkontrak akan diselesaikan November – Desember 2023,” ungkap Eddy Pancoro pada Minggu, 18 Juni 2023.

Nantinya, ruas jalan yang sudah eksis saat ini akan dilakukan pengaspalan sepanjang kurang lebih 1.000 meter, dan lebar kurang lebih 6 meter. Peningkatan kualitas jalan ini, sejatinya merupakan kelanjutan dari proyek pengerjaan Jembatan Banjarsari pada tahun sebelumnya.

Peningkatan kualitas jalan ruas Banjarsari — Prambangan ini direspon positif oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Banjarsari, Agus Suwondo. Mewakili warga, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas segera terlaksananya peningkatan kualitas jalan di wilayahnya. “Semoga dengan makin lancarnya mobilitas, Kabupaten Gresik bisa makin maju dan berkembang,” harapnya. (yad)

Perbaikan Jalan Banjarsari-Prambangan Sepanjang 1 Kilometer Proses Tender Selengkapnya

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Desa Kambingan, Kecamatan Cerme dan 8 Desa sekitarnya sumringah. Sebentar lagi, mereka tidak perlu melewati rute memutar untuk beraktifitas sehari-hari. Sebab, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mulai melakukan perbaikan ruas jalan Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Pundutrate, Kecamatan Benjeng.

Kepala Seksi Pemerintah Desa Kambingan Muhammad Mukharom menceritakan bagaimana kondisi jalan sebelum adanya perbaikan. Apalagi saat musim hujan, ruas jalan poros kabupaten ini tergenang air hingga menutupi lubang-lubang yang sudah ada.

Kondisi ini tentunya menyulitkan aktivitas bagi masyarakat, apalagi ruas jalan itu memiliki peranan vital dalam mobilitas masyarakat lantaran menjadi penghubung antara Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Cerme. Belum lagi terdapat besarnya potensi sektor perikanan, pertanian, dan sentra industri tenun, Tenun Wedani yang sudah go internasional di wilayah tersebut.

“Akses jalan ini sangat-sangat dibutuhkan oleh warga,” tegas Mamad-sapaan-Muhammad Mukharom pada Sabtu, 17 Juni 2023. “Di sebelah utara merupakan kawasan pertambakan dan pertanian, dan sebelah selatan adalah area rumah penduduk. Roda perekonomian jelas terganggu, lantaran masyarakat yang mau menjual dan mengolah hasil tambak atau hasil tani harus memutar jauh,” sambungnya.

Disamping itu, Mamad juga menceritakan tentang faktor keamanan dan kemacetan yang cukup mengkhawatirkan. Khususnya bagi pekerja perempuan, yang bekerja sif malam apabila melewati jalan memutar lewat selatan, Bogomiring-Pasar Cerme.

“Kalau lewat selatan selain rawan, juga pastinya makan waktu 10-15 menit lebih lama. Apalagi ketika jam sibuk, waktu yang ditempuh bisa lebih dari 30 menit akibat macet,” terangnya.

Mewakili masyarakat, Mamad mengucapkan terima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani dan Pemerintah Kabupaten Gresik atas perbaikan jalan yang dilakukan. Pada tahun-tahun yang akan datang, dirinya dan masyarakat berharap bisa dipasang penerangan lebih banyak agar jalan semakin nyaman dilalui saat malam hari.

Saat ini, Pemkab Gresik melalui Dinas PUTR menargetkan pengerjaan ruas Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme- Punduttrate, Kecamatan Benjeng dengan panjang sekitar 1.4 Km dan lebar 6 meter ini selesai pada November 2023. Ruas ini  melewati 9 Desa di dua kecamatan yakni Cerme dan Benjeng.  Di Kecamatan Cerme meliputi  Desa Cerme Lor, Cagak Agung, Ngabetan, Kambingan, Wedani, Jenggolok, Kedangkulud dan Sawahan. Sedangkan, Desa Pundutrate, Kecamatan Benjeng m

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani beserta jajaran juga melakukan sidak saat pengerjaan berjalan. Dirinya ingin memastikan bahwa pengerjaan berjalan sesuai standar dan seleasai tepat waktu. (yad)

Perbaikkan Ruas Jalan Cerme Lor-Pundduttrate Sepanjang 1,4 Km Kelar November 2023, Warga 9 Desa di Dua Kecamatan Tak Muter Lagi Selengkapnya

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid

GRESIK,1minute.id – Pembangunan infrastruktur jalan terus di kebut. Kini, giliran ruas Jalan Banter-Kalipadang di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Peningkatan kualitas infrastruktur jalan penghubung antarwilayah panjangnya 506 meter dengan konstruksi rigit dan lebar 6 meter. Harapannya, dengan begitu ruas jalan menjadi lebih awet dan tahan banjir. 

Rigid Pavement (Perkerasan Kaku) merupakan salah satu jenis perkerasan jalan yang menggunakan beton. Ruas jalan yang melintasi, Desa Banter, Munggugebang, Karangan Kidul, dan Desa Kalipadang ini mulai dikerjakan awal Mei 2023, dan ditargetkan selesai pada Oktober 2023. Dalam pengerjaannya, dilakukan separuh ruas terlebih dahulu. Arus lalu lintas buka tutup alias contra flow. Aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

Rekonstruksi ruas jalan tersebut mendapat respon yang baik dari masyarakat. Ini lantaran ruas jalan yang sedang di perbaiki saat ini, merupakan akses utama bagi warga untuk bermobilitas. Sebelumnya, ruas tersebut kondisinya kurang maksimal lantaran kerap tergerus air akibat luapan banjir.

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR: Ruas Jalan Banter-Kalipadang Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik sedang proses rekonstruksi (Foto : Prokopim GRESIK for 1minute.id)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dibawah kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini berkomitmen terus mendorong perbaikan infrastruktur hingga ke tingkat desa, terutama yang berkaitan erat dengan mobilitas masyarakat. Termasuk pembangunan dan perbaikan jalan. 

Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan menjadi salah satu program strategis. Kabupaten Gresik yang memiliki total ruas jalan tingkat kabupaten sepanjang 566,61 km atau 179 ruas jalan, tentunya merupakan suatu tantangan tersendiri. Namun, ia optimistis tantangan tersebut bukan merupakan alasan untuk alpa dalam memberikan kenyamanan bagi mobilitas masyarakat. (yad)

Kerap Terdampak Banjir, Rekonstruksi Jalan Banter-Kalipadang Gunakan Konstruksi Rigid Selengkapnya

Kejari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Rp 480 Juta

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memisahkan memusnahkan barang bukti (barbuk) senilai Rp 480.078.880. Barbuk senilai hampir Rp 0,5 miliar berasal dari 196 kasus kejahatan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap alias inkrah.

Pemusnahan barbuk periode Januari-Juni  2023 iti dilakukan di halaman Kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana yang memimpin acara pemusnahan barbuk itu. 

Kajari Nana Riana didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kantor Bea Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Suprapto dan Kepala Dinas (Kadinkes) dr Mukhibatul Khusnah.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini berasal dari 196 kasus kejahatan, dan yang paling banyak kasus narkotika kemudian obat keras,” kata Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi 

Kasi Barang Bukti Kejari Gresik Nugroho Tanjung dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki dalam.konferensi pers usai pemusnahan barbuk pada Kamis, 15 Juni 2023.

BAKAR BSRBUK : (ki-ka) Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah ,Kajari Gresik Nana Riana dan Kepala Bea Cukai Gresik Wahjudi Adrijanto dan Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno memusnahkan barbuk upal, ganja, dan rokok ilegal di kantor Kejari Gresik pada Kamis, 15 Juni 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kajari Nana menambahkan, narkotika dan obat-obatan yang paling banyak, seperti sabu-sabu sebanyak 176,31 gram dengan nilai Rp.211.572.000 dengan jumlah 66 perkara, Ganja sebanyak 99,961 gram senilai Rp.99.961.000 dari tiga perkara.

Kemudian pada pil dobel LL atau obat keras sebanyak 6,757 butir dengan nilai Rp.20.271.000 dari 11 jumlah perkara yang ditangani. “Sebagai barang kejahatan seperti 93 buah handphone dan satu pucuk senjata api, 3 buah timbangan elektrik, 3 buah senjata tajam, 25 potong baju dan dupa sembilan boks juga turut kita musnahkan,” tambah Kajari Nana Riana.

Sementara untuk pidana khusus bidang cukai, Kejari Gresik memusnahkan rokok tanpa cukai sebanyak 194.000 batang, hingga kerugian negara atas pungutan cukai dan PPN hasil tembakau senilai Rp.148.274.880 (dikalkulasikan).

“Uang palsu dengan pecahan Rp.100 ribuan sebanyak 370 lembar dari satu perkara dan uang mainan pecahan Rp.50 ribu dan Rp.100 ribuan sebanyak dua dus dari satu perkara, ikut dimusnahkan,” tambah Kasi Barang Bukti Kejari Gresik, Nugroho Tanjung.

Sedangkan unuk tidak pidana ringan pihaknya juga memusnahkan 40 notol berisikan minuman keras beralkohol dari empat perkara, pelaksaan juga dihadiri Sekertaris Daerah Kabupaten Gresik, Achmad Washil Miftahul Rachman.

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id pemusnahan barbuk hasil kejahatan itu dilakukan dengan cara berbeda. Untuk barbuk narkotika, yakni Sabu-sabu dan Pil Koplo dimusnahkan dengan cara diblender dengan campuran air dan cairan pembersih lantai. Sedangkan, uang palsu, rokok dan ganja dimusnahkan dengan cara di bakar. Untuk barbuk miras dibuang dalam tong kemudian di buang ke dalam kubangan tanah. 

Lalu barbuk senpi, dan senjata tajam dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin potong gerinda. Sedangkan, smartphone dengan cara dipecahkan menggunakan Palu. 

“Pemusnahan seluruh barang bukti tersebut ada yang dilakukan dengan cara dibakar, dan dihancurkan menggunakan air agar barang bukti kejahatan tersebut tidak digunakan dan disalahgunakan,” tegas Kajari Nana Riana. (yad)

Kejari Gresik Musnahkan Barbuk Senilai Rp 480 Juta Selengkapnya

Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menaikkan status dugaan korupsi hibah barang untuk UMKM di Diskoperindag Gresik 2022. Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik belum menyebutkan identitas tersangka. Tapi, potensi kerugian negara mencapai Rp 1,002 miliar. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, hibah barang untuk UMKM Gresik 2022 sebesar Rp 19,6 miliar. Realisasi anggaran Rp 17 9 miliar. Duit puluhan miliar itu berasal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 untuk hibah barang kepada 774 UMKM se-Kabupaten Gresik. 

“Selama 3 bulan penyelidikan telah mengambil sampel 144 UMKM. Potensi pelanggaran penyalahgunaan anggaran sebesar Rp 1.002.648.529,” ujar Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Intelijen Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki di kantor Kejari Gresik  pada Senin, 12 Juni 2023. 

Potensi kerugian negara itu memungkinkan bertambah. Sebab, penyidik Pidsus Kejari Gresik baru mengambil sampel 144 dari 774 UMKM yang tersebar di 16 dari 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik. Baru 20 persen penerima barang hibah tersebut. UMKM di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean menerima bantuan hibah tersebut.

Hibah barang kepada ratusan UMKM itu berasal dari pokok pikiran (pokir) DPRD Gresik. Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik membelanjakan barang hibah itu melalui e-katalog lokal. “Ada 12 jasa penyedia yang belum diperiksa,” terang Kajari Nana Riana. 

Saat ini, Kajari Gresik melanjutkan, penyidik masih fokus memeriksa pejabat dilingkup Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik serta penerima hibah UMKM.

“Kejaksaan akan memaksimalkan pemeriksaan penyidikan perkara ini dan segera mungkin mendapatkan jumlah kerugian negara dan menentukan tersangka,” katanya.

Seperti diberitakan, Kejari Gresik telah  melakukan dugaan penyalahgunaan dana hibah untuk UMKM sebesar Rp 17 miliar yang dikelola oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindag Kabupaten Gresik. Setelah dilakukan pemeriksaan hampir 3 bulan, akhirnya Kejari Gresik menaikkan status perkara ini menjadi penyidikan. (yad)

Kasus Hibah Barang UMKM Di Diskoperindag Gresik Naik Penyidikan, Kajari Gresik: Sampel 144 UMKM Temukan Potensi Kerugian Negara Rp 1 Miliar  Selengkapnya

Kejari Gresik Tahan Sekdes Kambingan, Cerme Diduga Korupsi Dana Hibah APBD Jatim

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menahan satu dari dua tersangka korupsi dana hibah bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2016. Ia berisial S atau Surahman. Surahman adalah Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Trisakti yang juga Sekretaris Desa (Sekdes) Kambingan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Penahanan Surahman setelah penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Gresik melakukan pemeriksaan sebagai tersangka selama 7 jam. Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB. Sekitar pukul 16.45 WIB Surahman telah memakai rompi warna oranye dengan tangan diborgol plastik sambil menggenggam botol air mineral.

Surahman yang memakai seragam dinas harian (PDH) coklat keki memakai kopyan dan masker kesehatan. Kelopak mata Surahman terlihat berkaca-kaca ketika di giring keluar kantor Kejari Gresik masuk mobil menuju rumah tahanan (rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Beberapa pertanyaan yang disorongkan kepada tersangka Surhaman tidak menggubrisnya. Surahman hanya menunduk seakan menyembunyikan wajahnya dari kamera wartawan. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana mengatakan, penahanan tersangka berinisial S selama 20 hari kedepan. “Sedangkan satu lagi tersangka berinisial BS tidak dilakukan penahanan karena kondisi sakit,” ujar Kajari Nana Riana kepada wartawan pada Sejin, 12 Juni 2023.

Seperti diberitakan, Kejari Gresik menetapkan dua orang tersangka korupsi dana hibah bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Jatim 2016. Dua tersangka itu berinisial BS, mantan anggota DPRD Jatim. Ia mantan Ketua DPRD Gresik kemudian menjadi anggota DPRD Jatim daerah pemilihan (Dapil) Gresik-Lamongan. Serta, Ketua kelompok masyarakat (Pokmas) Trisakti-kini-oknum perangkat desa Kambingan, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik berinisial S (Surahman,Red)

Kerugian negara berdasarkan perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) senilai Rp 1,3 miliar. Dugaan korupsi dana hibah dari pokok pikiran (Pokir) DPRD Jatim itu mulai usut oleh Kejari Gresik pada 2022.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana, penyaluran hibah proyek dari Propinsi Jatim 2016 untuk pembangunan sebuah gedung sekolah di Desa Kambingan, Kecamatan Cerme. Anggaran senilai Rp 1,3 miliar. Modus operandi melakukan rekayasa mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pelaporan yang dibuat seakan-seakan selesai 100 persen. 

“Tapi, realistas di lapangan pekerjaan hanya 40 persen. Bahkan, saat ini bangunan sekolah itu tidak bisa difungsikan,” ungkap Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin Nurahmana Wanda dan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik Raden Achmad Nur Rizki di kantor Kejari Gresik pada Senin, 12 Juni 2023. (yad)

Kejari Gresik Tahan Sekdes Kambingan, Cerme Diduga Korupsi Dana Hibah APBD Jatim Selengkapnya

Penumpang Ngajak Ngopi, Mobil Digondol Maling, Untung Tim Satlantas Polres Gresik Sigap 

GRESIK,1minute.id – Ali Efenddi semringah. Sebab, polisi lalu lintas (Polantas) Polres Gresik menemukan mobil Toyota Calya miliknya yang dilaporkan hilang. Ali mengaku mobil kelir silver dengan nomor polisi (nopol) W 1808 CJ itu raib ketika di parkir di selatan Terminal Bunder Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada Minggu, 11 Juni 2023.

“Mobil milik Ali Efenddi itu kami temukan di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kebomas. Kurang dari 1 jam pascakorban melapor kehilangan,” kata Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah. 

Menurut keterangan polisi, Minggu, 11 Juni 2023 sekitar pukul 06.50 WIB korban Ali Efenddi laporan kehilangan mobil Toyota Calya warna Silver nopol W 1808 CJ. Pagi itu, korban Ali Efenddi mendapatkan order di Terminal Bunder tujuan Terminal Bungurasih, Sidoarjo. Seorang penumpang laki-laki. Ketika mobil baru berjalan 1 kilometer, penumpang -belum diketahui identitasnya-meminta Ali Efenddi untuk mampir ngopi salah satu warung kopi di selatan terminal Bunder atau Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme. 

Ali Efenddi menghentikan mobilnya.Ia bersama penumpang turun. Ali Efenddi tidak mematikan mesin mobil karena sebentar. Belum sempat korban bersama penumpang itu nyeruput kopi tiba-tiba mobil dibawa kabur orang. Korban teriak. Tapi, pencuri itu memacu kendaraan semakin kencang. Ali Efenddi melaporkan ke Satlantas Polres Gresik. Ia lalu dijemput anggota Satlantas dengan mobil patroli untuk mencari mobilnya. 

Polisi melalui handytalky (HT) untuk melakukan penggali jalan alias penutupan akses perbatasan Gresik-Surabaya; Gresik-Lamongan dan Gresik-Sidoarjo. Kesigapan anggota tim piket malam itu membuahkan hasil. Mobil Toyota Calya milik korban ditemukan di Jalan Raya Kapt Darmosugondo, Kecamatan Kebomas, Gresik kearah simpang empat Barata Indonesia. Tapi, pelaku kabur.

“Alhamdulilah mobil sudah ditemukan, terimakasih Satlantas Polres Gresik,” tutur Ali kepada petugas Satlantas Polres Gresik. Ali Effendi pun bisa tersenyum lagi. Ia pun bisa nyeruput kopi pagi dengan nyaman. (yad)

Penumpang Ngajak Ngopi, Mobil Digondol Maling, Untung Tim Satlantas Polres Gresik Sigap  Selengkapnya

Samsul Arif, Striker baru Gresik United, Presiden Klub Gus Yani : Doakan GU Promosi Liga 1

GRESIK,1minute.id – Skuad Gresik United (GU) menambah amunisi baru. Ia bernama Samsul Arif Munip. Striker jebolan Persis Solo. Liga I. Presiden Klub GU Fandi Akhmad Yani mengenalkan pesepakbola kelahiran 14 Januari, 38 tahun itu kepada para jurnalis di Rumah Dinas Bupati Gresik pada Ahad, 11 Juni 2023.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, Samsul Arif menjadi keluarga baru Gresik United. Hadirnya Samsul Arif menjadi energi baru, khususnya untuk tim kebanggaan Gresik United. Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengaku cukup lama kesengsem pemain sarat pengalaman itu ketika bermain di Liga 1.

Samsul Arif akan mengawali debut di Liga 2 dengan memakai nomor punggung 9 dalam Liga Nusantara pada September 2023 nanti. 

“Kita doakan nama Samsul Arif bisa mencatat sejarah baru di Kabupaten Gresik membawa GU promosi Liga 1,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani pada Ahad, 11 Juni 2023.

Sementara itu. Samsul Arif mengaku sangat berkesan bergabung dengan Gresik United. Ia mengaku kepincut tim berjuluk Joko Samudro karena komunikasi presiden klub GU, Gus Yani juga Bupati Gresik, manajemen serta atmosfir suporter, Ultras Gresik. 

“Yang saya ingat Gresik tidak bisa lepas di bagian sepakbola nasional, punya sejarah bagus. Saya ingin sukses di tim ini. Karena manajemen punya niat sungguh serius, saya ingin mencoba sesuatu beda. Mencoba mencapai karir saya selanjutnya,” ujar Samsul.

Samsul Arif tidak lupa meminta doa dan dukungan kepada seluruh warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk kesuksesan karirnya serta membawa GU promosi Liga I. (yad)

Samsul Arif, Striker baru Gresik United, Presiden Klub Gus Yani : Doakan GU Promosi Liga 1 Selengkapnya