Kombes Pol Sumardji, Semarakkan Off-Road di Bukit Bathang Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemandangan yang berbeda terlihat di kawasan Bukit Bathang Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten  Gresik. Masyarakat berjubel menyaksikan aksi para driver yang memacu mobil off-road. Dengan lincah, mobil melaju melewati berbagai halang rintang. 

Medan berbatu kapur membuat debu berterbangan. Sesekali terdengar tepuk sorak ketika mobil off-road  itu berguling-guling. Saat yang paling mendebarkan dan menyenangkan hati bagi masyarakat terjun bebas dan terbalik.  Namun, bagi driver off-road jelas menjengkelkan karena gagal mencapai finish.

PENGEMAR OFF-ROAD: Ketua Pengda IOF Jatim Kombes Pol Sumardji juga off-road nasional bersama Muhammad Rifky Putra Cahyadi di Bukit Bathang, Gresik pada Sabtu, 3 Juni 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Rupanya, hal tersebut dalam rangka event Indonesia Off-Road Federation (IOF) National Championship Round 3 yang digelar selama dua hari mulai Sabtu dan Minggu, 3-4 Juni 2023. Kondisi geografis Bukit Bhatang, lahan bekas galian aset Semen Indonesia Grup (SIG) memang cukup menantang bagi para driver off-road untuk menjajal medan tersebut. 

Bukit Bathang adalah suatu kawasan perbukitan yang terletak di wilayah kelurahan Gulomantung dan Kelurahan Ngargosari, Kecamatan kebomas, Kabupaten Gresik. Tipologi tanahnya yang berbukit dengan keadaan lahan yang berbatu sangat cocok untuk arena offroad.

KAWASAN BUKIT BATHANG: Driver off-road saat berlaga di event IOF di Bukit Bathang, Kelurahan Ngargosari, Kecamatan Kebomas,Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 Juni 2023 ( Foto : Rifky Putra Cahyadi for 1minute.id )

Puluhan roader nasional tampil habis-habisan agar bisa meraih posisi terbaik dan memperbaiki peringkat mereka di ajang IOF ini. Ketua Pengda IOF Jatim Kombes Pol Sumardji pun tampil ciamik. Sumardji yang juga manajer timnas sepak bola di SEA Games 2023 di Kamboja ini melahap semua rute atau trek Special Competition Stage (SCS) yang ada di Bukit Bathang selama dua hari itu. Tangan dingin pria 52 tahun itu tidak hanya telah mengantarkan timnas sepak bola bisa merebut medali emas. Di event Indonesia Off-Road Federation Bukit Bathang ini Sumardji kerap dielu-elukan oleh masyarakat.

Penyelenggaraan event tingkat nasional juga menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat. Khususnya bagi pelaku UMKM yang ikut memeriahkan acara dengan menjajakan produknya. Mulai kuliner, penginapan, hingga kawasan wisata lainnya. Semuanya laris terjual.(yad)

Kombes Pol Sumardji, Semarakkan Off-Road di Bukit Bathang Gresik Selengkapnya

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan 

GRESIK,1minute.id – Penyidik Satreskrim Polres Gresik melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh ayahnya bernama Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan pada Rabu, 31 Mei 2023. 

Dalam rekonstruksi itu, tersangka berusia 29 tahun memperagakan 9 adegan hingga anaknya sebut saja bernama Delima, 9 tahun tewas saat tidur di rumah kontrakkan di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu.

Dalam rekonstruksi itu terungkap tersangka Afan setelah menghabisi nyawa anak semata wayang dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur itu menyempatkan untuk salat Subuh dan mendoakannya bisa masuk surga.

Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan melalui Janit Pidum Satreskrim Polres Gresik Ipda Komang Andika Haditya Prabu mengatakan dari adegan itu, pelaku sudah mempersiapkan diri dengan matang sebelum membunuh anak kandungnya. Persiapan itu dimulai mencari informasi di internet tentang tata cara membunuh dengan cepat. Kemudian bagaimana mengasah pisau supaya tajam. Selajutnya Salat Subuh dan berdoa.

“Pada adegan ketujuh pelaku menusuk korban dengan pisau dapur di punggungnya saat kondisi terlelap tidur,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 31 Mei 2023. Tersangk  lanjut Komang, juga sempat memastikan kondisi korban. Setelah memeriksa denyut nadi, dan dipastikan tak bernyawa. Pelaku meninggalkan korban lalu menyerahkan diri ke Polsek Tandes, Surabaya.

“Hasil dari rekontruksi ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Gresik,” ungkapnya. Rekonstruksi ini semakin menguatkan dugaan polisi, tersangka Afan melakukan pembunuhan terhadap buah hatinya itu dengan perencanaan. 

Atas dasar itu tersangka dijerat pasal berlapis. Antara lain pasal 44 ayat (3) Undang-Undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Juncto Pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Hingga pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Ancamannya  hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu paling lama 20 tahun.

Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan dari RS Bhayangkara Polda Jatim untuk memastikan apakah ada gangguan kejiwaan atau tersangka dalam kondisi sadar ketika melakukan perbuatan yang keji dan tidak di nalar dengan akal sehat itu. Pribahasa : sejahat-jahatnya harimau tak akan memakan anaknya sendiri. (yad)

Rekonstruksi  Pembunuh Anak Kandung, Tersangka Peragakan 9 Adegan  Selengkapnya

Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Wujudkan Nawa Karsa Gresik Segar, Kabupaten Ramah Lansia 

GRESIK,1minute.id – Suasana Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik terasa berbeda pada Rabu, 31 Mei 2023. Pagi itu terlihat ratusan orang lanjut usia (lansia)  berkumpul dan aktivitas bersama di gedung berarsitektur mirip rumah keong berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu.

Ada yang mengikuti senam lansia. Ada juga sedang memeriksakan kesehatan mereka. Wajah mereka yang usianya rata-rata sudah berkepala 6 itu terlihat bugar. Trengginas. Kehadiran ratusan lansia itu untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2023 yang digagas oleh Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. Tahun ini, HLUN ke-27 itu mengusung tema “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat”.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyampaikan, bahwa peringatan ini sebagai refleksi untuk terus menjaga kesehatan, kebugaran serta tetap produktif di tengah-tengah masyarakat. “Banyak dari para lansia yang masih produktif dan mempunyai keahlian tertentu yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan,” kata Wabup Aminatun Habibah yang juga ketua Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia) itu.

Wabup perempuan berlatar pendidik itu kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam mewujudkan Nawa Karsa yakni Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia dan Mandiri). Agar langkah percepatan perwujudan Kabupaten Gresik ramah Lansia dapat dijadikan sebagai agenda dalam pembangunan. 

Sejumlah program yang berpihak kepada lansia telah diluncurkan. Program itu, antara lain penguatan kelembagaan karang taruna, Posyandu Lansia, pemberian Bansos PKH inklusif serta pemberian alat bantu mobilitas berupa kursi roda, tongkat, dan alat bantu dengar. 

Wabup berharap, lansia bukan lagi menjadi obyek pembangunan, melainkan sebagai subyek penyelenggaraan pembangunan melalui program-program pemberdayaan yang mengarah pada peningkatan kemandirian.

“Saya harap para generasi penerus dapat mengambil hakikat pembangunan dan pemberdayaan bagia lansia. Karena kedua generasi ini tidak dapat dipisahkan dari sebuah struktur dan kultur sosial,” kata mantan Kepala SMK Asa’adah Bungah, Gresik itu. 

Bu Min juga berpesan agar warga Gresik untuk tidak menyia-nyiakan lansia, terlebih lansia itu adalah orang tuanya sendiri. “Saya harap tidak ada warga Gresik yang menelantarkan orang tuanya yang sudah lansia. Kalau bisa penuhi hak-hak mereka,” pesannya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Sosial Gresik Umi Khoiroh dalam laporannya menyampaikan, proses penuaan penduduk kini sudah menjadi masalah dunia yang tidak dapat dihindari, sehingga perlu disikapi dengan tepat. Di Kabupaten Gresik proporsi jumlah lansia mencapai 11,74% atau setara dengan 156.565 jiwa pada  2022. 

“Pertambahan jumlah lansia memberikan implikasi pada perlu adanya penyesuaian struktur dan pelayanan, agar terjangkau dan inklusif bagi lanjut usia,” pungkasnya. Dalam kesempatan itu juga dilakukan  penyerahan secara simbolis rombong berkah dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT. Petrokimia Gresik, serta penyerahan kursi roda dari Pertamina. (yad)

Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Wujudkan Nawa Karsa Gresik Segar, Kabupaten Ramah Lansia  Selengkapnya

Antisipasi Fonomena El Nino, Wabup Gresik :  Waspada Sektor Pertanian Gresik 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan ancaman kekeringan akibat El Nino. Iklim ekstrim itu, kata Aminatun Habibah diperkirakan menyebabkan penurunan produksi dan ketersediaan pangan sebesar 20-30 %.

“Dalam tiga tahun kedepan kita diperkirakan akan memasuki El Nino. Ini tentunya menjadi tantangan bagi sektor pertanian, mengingat masih banyaknya lahan pertanian Gresik yang sifatnya tadah hujan,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rokor) Pengawasan Ketahanan Pangan di Bogor, Jawa Barat pada Selasa, 30 Mei 2023. Rakor diinisiasi oleh Kementerian Pertanian ini mengundang beberapa kepala daerah di Jawa, Forkopimda, dan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Wabup Aminatun Habibah saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro. Kabupaten Gresik, satu dari 85 Kabupaten/Kota di Jawa yang mengikuti kegiatan tersebut. 

Dalam rakor tersebut, isu ketahanan pangan menjadi salah satu yang mengemuka ditengah perubahan iklim dan perubahan fungsi lahan. Karenanya, diperlukan sinergi antara Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH), kementerian terkait, pemerintah daerah dan APDESI

Sinergi ini dilakukan guna menghilangkan keragu-raguan dalam pelaksanaan program pertanian, dan optimalisasi dana desa untuk mendukung ketahanan pangan. El Nino adalah fenomena alam yang dapat menjadi tantangan besar karena dapat mengganggu pola cuaca yang berdampak pada produksi pertanian dan kesejahteraan petani. Sebab, fenomena pemanasan Suhu Muka Laut (SML) di atas kondisi normalnya yang terjadi di

Samudera Pasifik bagian tengah ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan di Samudera Pasifik tengah dan mengurangi curah hujan di wilayah Indonesia.

Untuk diketahui, Sektor pertanian memberikan sumbangsih cukup besar pada negara. Di antaranya adalah mendukung pertumbuhan ekonomi, dimana sektor pertanian secara konsisten menjadi kontributor utama kedua bagi PDB nasional. Selain itu, sektor pertanian juga mencatatkan prestasi swasembada beras pada 2019-2021. Produksi beras  2022 mengalami peningkatan sebesar 31,54 juta ton, meningkat 0,59% dibanding tahun sebelumnya. 

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Jan S Maringka qmengatakan komitmen pemerintahan hingga ke tingkat desa sangat penting untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan Indonesia di tengah ancaman perubahan iklim.

“Tantangan ketahanan pangan ke depan selain alih fungsi lahan yang belum dapat diatasi secara maksimal, dihadapkan pula dengan ancaman kekeringan dan El Nino, yang mesti dihadapi secara bersama sama untuk mengantisipasi permasalahan tersebut,” ungkapnya. (yad)

Antisipasi Fonomena El Nino, Wabup Gresik :  Waspada Sektor Pertanian Gresik  Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Ikhtiar pengendalian banjir Kali Lamong terus dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Selain melakukan normalisasi. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mulai menggalakkan penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong pada Selasa, 30 Mei 2023.

Penanaman rumput vetiver di bantaran sungai Kali Lamong dipusatkan Desa Lundo, Kecamatan Benjeng. Sebanyak 1.500 rumput vetiver di tanam secara gotong royong di bagian tanggul sungai Kali Lamong.  Untuk diketahui Desa Lundo, salah satu desa terdampak luapan sungai Lamong saat musim penghujan. Namun sejak dilakukan normalisasi oleh Pemkab Gresik, dampak yang ditimbulkan berangsur berkurang.

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, bahwa manfaat rumput vetiver selain sebagai penahan banjir dan tanah longsor, juga bisa berfungsi sebagai tanaman yang mengikat sedimentasi tanah. Ia juga mengatakan bahwa penanaman rumput vetiver ini sebagai salah satu langkah mitigasi bencana banjir.

“Akar yang dimiliki tanaman tersebut menghujam ke dalam tanah hingga sekitar enam meter sehingga akar tersebut bisa mengikat unsur yang berada di sekitarnya termasuk pergerakan tanah,” kata Gus Yani.

Dengan penanaman rumput vetiver di Desa Lundo, Gus Yani berharap agar masyarakat dapat mengetahui besarnya manfaat rumput vetiver ini. Sehingga memiliki nilai edukasi bagi masyarakat.

“Manfaat menanam rumput vetiver di bantaran sungai ini lebih besar dibandingkan dengan menanam tanaman lain, seperti pisang, kacang, singkong dan lain sebagainya. Sebab menurut penelitian, tanaman vetiver ini memiliki kemampuan penahan kontur tanah sehingga tanah menjadi kuat dan tidak mudah terjadi abrasi,” katanya.Oleh sebab itu, bupati ingin agar sepanjang sempadan aliran sungai Kali Lamong ditanami rumput vetiver. 

Rumput vetiver merupakan jenis rumput dengan akar yang menyebar dan memiliki kekuatan untuk dapat mempertahankan lapisan tanah atas akibat gerusan air yang mengalir di sungai. Rumput vetiver diklaim dapat mengatasi longsoran tanah sekaligus menyehatkan kembali kondisi struktur tanah dan bisa mengembalikan kualitas air tanah. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Tanam Ribuan Rumput Vetiver di Tanggul Kali Lamong Selengkapnya

268 Siswa SMP Ikuti Pentas PAIS, Terbaik Bakal Jadi Duta Gresik Diajang Jawa Timur 

GRESIK,1minute.id – Pekan Keterampilan & Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAIS) Tingkat SMP se-Kabupaten Gresik digelar di SMP Islam Mambaul Ulum, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 Mei 2023. Sebanyak 268 siswa jenjang SMP Negeri dan Swasta berkompetisi untuk menjadi terbaik sehingga bisa menjadi duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di Pentas PAIS Jawa Timur pada Juli 2023 mendatang.

Ada lima kategori yang dilombakan dalam ajang pencarian bibit siswa dalam pendidikan agama Islam ini. Yakni, Musabaqah Hafdzil Quran (MHQ) diikuti 41 peserta ; Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) sebanyak 22 peserta ; Pidato 51 peserta; Kaligrafi 34 peserta dan Cerdas Cermat 120 peserta. 

Pentas PAIS ini dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Moh Ersat dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto, Pembina MGMP PAI Gresik Muhammad Salim serta undangan lainnya. Ratusan peserta Pentas PAIS terlihat antusias mengikuti agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sekolah Menengah Pertama Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) Gresik itu. 

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara Pentas PAIS Gresik Suhadak, kegiatan ini digelar hasil kolaborasi antara MGMP SMP PAI bersama Kementerian Agama (Kemenag) Gresik dan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. “Tahun ini, Pentas PAIS diikuti 268 peserta SMP se-Kabupaten Gresik,” kata Suhadak usai acara pembukaan pada Selasa, 30 Mei 2023. 

Ratusan peserta itu berasal dari seluruh lembaga pendidikan jenjang SMP sederajat se-Kabupaten Gresik. SMP Negeri dan Swasta. “Peserta adalah siswa kelas VII dan VIII,” terang Suhadak yang juga Ketua MGMP PAI Gresik itu. 

PESERTA MTQ : Salah satu peserta kategori MTQ di Pentas PAIS Gresik di SMP Islam Mambaul Ulum, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Selasa, 30 Mei 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Untuk diketahui, guru agama memiliki dua “bapak”. Secara kedinasan guru agama SMP Negeri Gresik mengikuti Dispendik Gresik. Sedangkan, pembinaan dan sertifikatikasi menginduk di Kemenag. Sehingga berbeda dengan guru mapel lainnya.

Mengapa peserta adalah siswa kelas VII dan VIII, Suhadak yang juga guru agama Islam di UPT SMP Negeri 4 Gresik menuturkan, pemenang Pentas PAIS Gresik ini, akan mewakili Kabupaten Gresik di event serupa di tingkat Jawa Timur direncanakan digelar pada Juli 2023. “Siswa kelas IX kan sudah lulus,” terangnya. Untuk event nasional, rencana akan dibuka oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. 

Hingga berita ini diturunkan, kategori MTQ yang telah kelar. Pemenang MTQ juara 1 Yusnia Maghfirah , UPT SMP Negeri 4 Gresik, juara II diraih oleh Samania Azzahra UPT SMP Negeri 1 Gresik dan juara III Izzatun Nafsih UPT SMP Negeri 6 Gresik. (yad)

268 Siswa SMP Ikuti Pentas PAIS, Terbaik Bakal Jadi Duta Gresik Diajang Jawa Timur  Selengkapnya

Pemkab Serahkan SK PPPK Kesehatan, Bupati Gresik : UHC Sudah 100 Persen, Layani Masyarakat Dulu, Lalu Administrasi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 61 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional kesehatan semringah. Mereka riang setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyerahkan petikan surat keputusan (SK) dan Perjanjian Kerja PPPK di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 29 Mei 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan SK pengangkatan PPPK kesehatan formasi 2022 itu. Rinciannya, PPPK formasi jabatan bidang 8 orang, dokter 5 orang, dokter gigi 4 orang, nutrisionis 2 orang, perawat 22 orang, perekam medis 1 orang, sanitarian 1 orang, terapis gigi dan mulut 2 orang, pranata laboratorium kesehatan 15 orang, dan promosi kesehatan 1 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, dengan pengangkatan PPPK kesehatan, diharapkan dapat menjadi manfaat besar untuk Gresik. Menurutnya, pengangkatan PPPK ini bukan sekadar mengisi formasi dan mencari kerja. Tapi untuk mengabdi kepada rakyat, dengan meningkatkan kinerja dan pelayanan. Bupati Yani juga menegaskan, nantinya mereka juga akan otomatis menjadi influencer pemerintah di bidang kesehatan.

“Kita punya berbagai macam program kesehatan. Salah satunya adalah UHC yang saat ini sudah 100% di Gresik. Maka ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mengedukasi dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Gresik,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga mengatakan, untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan, slot PPPK tahun ini akan dibuka sebanyak 330 formasi. Ini menjadi komitmen Pemkab Gresik dalam menangani isu-isu kesehatan. Terkait pelayanan, Gus Yani menegaskan untuk mendahulukan penanganan. Menurutnya, administrasi yang terlalu berbelit-belit hanya akan menyusahkan warga yang berobat.

“Asas kesehatan adalah diselamatkan dulu, jangan ditanyai KTP dulu. Itu urusan belakangan. Karena UHC kita sudah 100%, artinya seluruh masyarakat Kabupaten Gresik terjamin kesehatannya. Maka sekarang asas kesehatan ini yang menjadi tolak ukur kita dalam bekerja,” tegas Gus Yani.

Tidak hanya itu, ada pula beberapa hal yang patut diperhatikan saat melayani masyarakat. Salah satunya adalah perilaku dari petugas Puskesmas atau rumah sakit. “Saya sering menyampaikan ke Puskesmas, mereka yang datang berobat pasti kondisinya sedang capek, bingung, dan tidak sabar. Maka kita yang harus tampil dan memberikan pelayanan yang terbaik. Jangan dicemberuti, biar nanti mereka memberikan penilaian yang positif untuk kita,” ujarnya.

Penyerahan petikan SK PPPK Kesehatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) KGresik Achmad Washil Miftahul Rahman, Kepala BPKSDM Gresik Khusaini. (yad)

Pemkab Serahkan SK PPPK Kesehatan, Bupati Gresik : UHC Sudah 100 Persen, Layani Masyarakat Dulu, Lalu Administrasi Selengkapnya

Samapta Polres Gresik Intensif Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar dan Tawuran  

GRESIK,1minute.id – Satuan Samapta Polres Gresik semakin intensif melakukan patroli kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum (Wilkum) Polres Gresik. Patroli bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mencegah dan meminimalisir terjadinya tindak kejahatan. 

Patroli KRYD ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono. Sasarannya, sejumlah tempat fasilitas umum atau tempat nongkrong anak milenial yang betah melek. 

“Kami melaksanakan pengamanan di Jalan R.A Kartini guna mengantisipasi balap liar. Tujuan kegiatan patroli guna menekan angka kriminalitas serta terjadinya laka lantas, akibat dari adanya balap liar,” ucap Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui AKP Sugeng Sulistyono pada Minggu, 28 Mei 2023.

Terkait dalam mencegah adanya aksi tawuran dan balap liar sendiri, AKP Sugeng juga berharap kepada seluruh orang tua agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap putra putrinya. “Kita harapkan para orang tua meningkatkan peran sertanya dalam mengawasi anak-anaknya,” tandasnya. (yad)

Samapta Polres Gresik Intensif Patroli KRYD Antisipasi Balap Liar dan Tawuran   Selengkapnya

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak!

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan organ pengelola Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik atau biasa disingkat Masjid Agung Gresik (MAG) pada Jumat, 26 Mei 2023.

Organ baru pascalahir Peraturan Bupati (Perbup) 52/2022 tentang Pengelolaan Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik ini dibawah kepemimpinan KH Fathoni Abdusyukur. Pengukuhan di Aula MAG ini berlangsung khidmat. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada pengurus MAG bekerja dengan ikhlas. 

“Saya percaya bahwa saudara-saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah SWT, tuhan yang maha esa senantiasa memberikan taufik, hidayah, dan rahmat serta barokahnya untuk kita,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan organ pengelola yang baru pada Jumat, 26 Mei 2023. 

Dalam kesempatan ini, Gus Yani menitip dua pesan kepada kepengurusan yang baru dikukuhkan. Yang pertama adalah bagaimana caranya “menghidupkan” masjid, sehingga menjadi lebih ramai dan nyaman bagi masyarakat. “Berikutnya adalah menyiapkan segala fasilitas yang memudahkan dan membuat nyaman masyarakat untuk berlama-lama di masjid. Terutama kemudahan bagi mereka saudara-saudara kita yang inklusif,” tambahnya.

Menurutnya, masjid memiliki banyak fungsi dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Selain sebagai tempat ibadah, masjid juga memiliki fungsi sosial termasuk di dalamnya mencari ilmu dan tempat berjuang.

Kepengurusan Masjid Agung Gresik yang baru dibawah nahkoda KH. Fathoni Abdusyukur ini, akan mengemban amanah dengan masa bakti 2023-2027. Sedangkan, susunan dewan pengawas dan syariah adalah Achmad Washil Miftachul Rachman juga Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik dan KH Mansoer Shodiq juga Ketua MUI Gresik. Dalam pengukuhan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Forkopimda,  Perwakilan PCNU Gresik dan PD Muhammadiyah Gresik. (yad)

Ini Pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Saat Kukuhkan Organ Pengelola MAG, Simak! Selengkapnya

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik 

GRESIK,1minute.id – Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia(BPK-RI) Perwakilan Jawa Timur menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2022.

Bagaimana hasilnya? Dalam LHP itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini “tertinggi” dalam laporan keuangan itu yang diraih Pemkab Gresik adalah kali kedelapan secara berturut-turut. 

Berikut ini, opini BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah, yaitu : Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atau Unqualified Opinion ; Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) atau Qualified Opinion ; Opini Tidak Wajar Atau Adversed Opinion dan Pernyataan Menolak Memberikan Opini (Disclaimer Of Opinion) Atau Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

LHP LKPD Gresik 2022 diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi  kepada Bupati Gresik di kantor BPK Perwakilan Jatim, Sidoarjo pada Kamis malam, 25 Mei 2023. Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya didampingi oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Fandi Akhmad Yani berucap syukur atas diperolehnya kembali opini WTP. Ia mengatakan bahwa opini WTP ini adalah buah dari kerja keras bersama di jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap tata kelola keuangan.

“Alhamdulillah kita (Pemkab Gresik) memperoleh kembali opini WTP yang ke delapan kali. Ini merupakan sebuah dorongan untuk kita semua agar semakin bekerja lebih baik lagi dari waktu ke waktu,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan raihan Opini WTP ini jangan hanya berhenti dari hasil pemeriksaan BPK RI saja, tapi juga mulai ditindaklanjuti dengan melakukan koreksi dan evaluasi apa saja yang masih menjadi catatan dari temuan-temuan BPK.

“Kita harapkan juga tahun depannya lagi dalam hasil pemeriksaan BPK hasilnya bisa lebih baik lagi, temuan BPK-nya semakin berkurang, sampai akhirnya zero temuan,” harap mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Bupati yang alumnus Unair Surabaya itu berharap seluruh jajaran Pemkab Gresik harus melakukan gerakan cepat dalam rangka perbaikan laporan keuangan.

Atas raihan Opini WTP ke-8 ini, Bupati Gresik mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kabupaten Gresik, para asisten dan staf ahli, Inspektorat dan BPKAD serta semua Kepala OPD, ASN dan karyawan Pemkab Gresik, para camat, para kades se-Kabupaten Gresik, juga warga Kabupaten Gresik atas kerjasamanya dan kekompakannya. 

“Sebab menurutnya, Opini WTP ini merupakan sebuah kepercayaan dari BPK RI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai salah satu penerima LHP,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Timur Karyadi mengatakan bahwa pemeriksaan laporan keuangan tersebut merupakan wujud komitmen positif terhadap pengelolaan keuangan di daerah. “Kami berharap kedepan Pemerintah Daerah bisa memanfaatkan pengelolaan anggaran dengan semaksimal mungkin untuk mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Karyadi.

LKPD merupakan salah satu perwujudan pertanggungjawaban kepala daerah atas pelaksanaan APBD. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara Pasal 56 menyatakan bahwa gubernur/bupati/walikota menyampaikan laporan keuangan kepada BPK RI paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. 

Selanjutnya, laporan keuangan akan diperiksa oleh BPK dalam rangka memberikan pendapat/opini atas kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan tersebut.(yad)

Kali Kedelapan BPK Berikan Opini WTP atas LKPD Gresik  Selengkapnya