Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki

GRESIK,1minute.id – “Pendidikan seorang anak dan keharmonisan keluarga berawal dari seorang ibu, maka kemuliaan inilah yang menjadikan pahala kita lebih banyak dibanding laki-laki. Akan tetapi, untuk mencapai kemuliaan itu, maka kita seorang ibu juga dituntut untuk selalu ikhlas dalam menjalaninya,” tutur Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengawali sambutan dalam Tahlil Akbar dan Peringatan Hari Ibu di Masjid Jama’atul Ikhwan, Kelurahab Kemuteran, Gresik pada Minggu, 8 Januari 2023.

Penyelenggara acara itu adalah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Acara itu dihadiri seluruh PAC Muslimat NU dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU Kemuteran, Gresik. Bu Min melanjutkan, untuk menjadi seorang ibu yang ikhlas dibutuhkan sebuah komitmen yang serius. Tidak mudah terpengaruh dengan emosi, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Jangan sampai jadi ibu yang durhaka pada anaknya, seperti kasus ibu yang merebut menantu tempo hari. Itu perbuatan yang sangat tercela, lebih-lebih bagi seorang ibu,” Bu Min yang juga Ketua Bu Nyai Gresik itu.

Maka, Bu Min mengharapkan, dengan diperingatinya Hari Ibu, menjadi sebuah motivasi dan pengingat kepada seluruh anggota Muslimat NU untuk menjadi wantita yang berkualitas. Baik di bidang rohani, sosial, kesehatan, dan perekonomian.

“Maka saya dan pak bupati juga terus membantu perkembangan Muslimat NU di Gresik. Seperti usulan penyediaan lahan kantor, jaminan kesehatan menggunakan Universal Health Coverage (UHC), dan dukungan kepada UMKM lewat Bank Gresik,” ujarnya.

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Gresik Hj. Aliyah Ghozali menambahkan dirinya bersama seluruh Muslimat NU se-Kabupaten Gresik, akan kompak berupaya melakukan berbagai macam peningkatan. “Disamping kita terus memperbanyak anggota, kita juga akan meningkatkan kualitas pendidikannya, agamanya, kesehatannya, dan yang lain sehingga kita dapat menjadi menjadi organisasi perempuan NU yang berkualitas.” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Bu Min bersama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gresik Dewi Misturoh, memberikan hadiah kepada beberapa sesepuh PAC Muslimat NU Kecamatan Gresik. Hadiah tersebut diberikan atas loyalitas menjadi anggota Muslimat NU Gresik selama bertahun-tahun. (yad)

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki Selengkapnya

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua

GRESIK,1minute.id – Puncak Peringatan Hari Ibu digelar oleh Tim Pengerak (TP) PKK Gresik terasa berbeda. Lebih meriah dan seru. Dikemas berbeda di helat di Gedung Nasional Indonesia (GNI) yang masih gress, paskarevitalisasi.

Dalam peringatan Hari Ibu, penyelenggara menggemar lomba memasak nasi goreng. Peserta berjumlah 31 orang.  Semuanya kaum adam. Mereka adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Asisten, Sekretaris Daerah hingga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini digelar pada Rabu, 28 Desember 2022.

Dalam perlombaan ini, penilaian tidak hanya kelezatan masakan. Juga, kostum para koki juga mendapatkan penilaian. Untuk masakan, juara I diraih Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, runner up Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan ketiga Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).

Penampilan terunik disabet Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD). Peserta Terkeren dari Diskominfo dan Dinas Perikanan dan Kelautan, Peserta terkreatif didapatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Terfavorit diraih oleh Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora).

Fandi Akhmad Yani mengatakan, kontes ini merupakan salah satu hal yang menyenangkan. Menurutnya, laki-laki juga harus bisa memasak kala istri sedang sibuk. “Ini sudah menjadi pekerjaan sehari-hari, jadi sudah biasa memasak seperti ini,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Ia pun  mengajak semua orang untuk mengapresiasi para perempuan terutama seorang ibu. Dimana sosok ibu dimata Gus Yani merupakan suatu hal yang sangat spesial.

“Ibu menjadi sebuah pintu kesuksesan kita semua, kita memperingati Hari Ibu ini memberikan ruang kepada perempuan. Betapa hebatnya kaum perempuan dapat menjadi pondasi bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Dengan adanya peringatan Hari Ibu, Gus Yani mengharapkan agar seluruh warga Gresik dapat lebih memuliakan orang tuanya. “Mudah-mudahan ini menjadi momen penting, agar kita bisa menghargai orang tua kita khususnya ibu,” harapnya dalam acara yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromain Ali Akhmad Yani, Ketua DWP Gresik Siti Qomariyah Ahmad Washil, dan perwakilan Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Gresik ini. Untuk diketahui Hari Ibu diperingati setiap 22 Desember. (yad)

Puncak Peringatan Hari Ibu, Bupati Gresik Ajak Warga Memuliakan Orang Tua Selengkapnya

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit 

GRESIK,1minute.id – Anjun Sunarsih, satu dari sekian perempuan tangguh asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia seorang single parent. Janda berusia 56 tahun itu menjadi tulang punggung bagi tiga anaknya. Tiga anak Anjun itu bernama Ika Arnita, 35 ; Muhammad Arif Budiono, 29 dan bungsu perempuan berinisial NA, 26. 

Anak pertama dan kedua telah lulus sekolah menengah atas. Namun, mereka belum bekerja. Sedangkan, bungsu berinisial NA, tidak sempat mengenyam pendidikan. Ia diduga kuat mengidap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari itu, Anjun Sunarsih bekerja sebagai buruh jahit konveksi. Penghasilan pun tidak menentu. Kadang mendapatkan upah Rp 12 ribu sehari

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang mendengar kabar Anjun, salah satu warganya  berjuang sendiri untuk menghidupi tiga anaknya mendatangi rumah Anjun di Jalan Kapt. Darmo Sugondo, Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022.

Sekitar pukul 16.00 WIB, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tiba rumah Anjun yang sederhana itu. Ia didampingi Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh, Camat Kebomas Moch Jusuf Ansyori dan Lurah Indro serta sejumlah relawan.

Bu Min dan Ummi Khoiroh disambut hangat oleh Anjun Sunarsih. Di rumah berlantai plesteran semen itu, Bu Min dan Ummi Khoiroh kemudian menuju salah satu kamar di rumah bercat pink tanpa plafon itu. Pintu kamar terbuka. Namun, Bu Min dan Ummi Khoiroh memilih tidak masuk kamar tersebut. Sebab, anak bungsu berinisial NA itu diduga kuat masuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Gadis berusia 25 tahun itu pernah dirawat di RSJ Menur Surabaya. Saat ini, NA menjalani rawat jalan di puskesmas setempat. Beberapa menit Bu Min dan Ummi Khoiroh mengamati anak bungsu Anjun yang tidur-tiduran di dalam kamar sendiri. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu beberapa kali mencoba menyapa anak bungsu Anjun tersebut. Gadis berinisial NA itu tidak meresponnya.

Kondisi tersebut membuat NA belum pernah mengenyam pendidikan formal hingga berusia 26 tahun. Bukan pekerjaan mudah bagi Anjun Sunarsih. Puluhan tahun Anjun Sunarsih, menjadi ibu sekaligus kepala keluarga. Anjun yang tidak lulus sekolah dasar (SD) hanya berprofesi sebagai buruh jahit baju konveksi yang penghasilan tidak menentu. 

DIALOG : Wabup Gresik Aminatun Habibah mendengarkan cerita Anjun Sunarsih dan dua dari 3 anaknya pada Rabu, 21 Desember 2022. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski, keluarga Anjun telah tercover bantuan dari pemerintah. Termasuk biaya perawatan si bungsu, NA. Hanya seorang ibu yang sabar, telaten dan memiliki jiwa kasih sayang yang luar biasa bisa.  Apalagi, ketika si bungsu kumat. Anjun yang menenangkan anaknya tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, tujuan mengujungi ke rumah Anjun di Kelurahan Indro karena mendapat kabar ketiga anak mengalami ODGJ. Karena itulah, pihaknya mendatangi rumah untuk memastikan kondisi ketiga anak tersebut. Bu Min menyempatkan bercengkramah dengan Ika Arnita dan Muhammad Arif Budiono. Hanya si anak bungsu tidak diajak bicara. Karena masuk ODGJ.

“Ternyata sehat. Tapi, memang belum bekerja,” kata Bu Min. Saat ini, Ika, anak sulung sehari-hari bekerja membuat manik-manik di rumah.  “Tapi, honornya tidak seberapa,” terang Ketua Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik itu. 

SERAHKAN BANTUAN : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyerahkan bantuan uang dan sembako kepada Anjun Sunarsih, ibu tiga anak, salah satu mengidap ODGJ di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 21 Desember 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min melanjutkan, Dinas Sosial (Dinsos) Gresik ingin mengirim ke tempat pelatihan supaya mereka bisa mandiri. Sehingga tidak bergantung kerja di perusahaan. Selain itu, kunjung Wabup Aminatun Habibah itu juga bagian dari peringatan Hari Ibu, yang diperingati setiap 22 Desember, besok itu. 

Bu Min memberikan apresiasi kepada Anjun Sunarsih yang dianggap seorang ibu pekerja keras. Membesarkan, merawat dan memberikan nafkah dan kasih sayang kepada ketiga buah hatinya. “Ibunya seorang pekerja keras, ikut konveksi meskipun mesin jahit masih pinjaman. Mudah-mudahan dinsos bisa memberikan bantuan alatnya (mesin jahit),” harapnya.

Sementara itu, Anjun Sunarsih mengaku sangat senang bisa bertemu dengan Wabup Gresik Aminatun Habibah. Apalagi kedatangan tersebut juga memberikan sejumlah bantuan. Selain uang tunai, Bu Min juga memberikan bantuan sembako dari Wilmar Gresik. “Alhamdulilah, senang bisa bertemu bu wabup,” katanya.  (yad)

Kisah Anjun Sunarsih Bersama 3 Anak,  Salah Satu Anak Mengidap ODGJ, Wabup Gresik : Dinsos Gresik Berikan Bantuan Mesin Jahit  Selengkapnya