Polres Gresik Jemput Bola Vaksin Booster untuk Pekerja JIIPE 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 250 karyawan Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) menjalani vaksin booster pada Selasa, 12 April 2022. Vaksinasi massal para pekerja itu dipusatkan kawasan ekonomi khusus (KEK) digawangi oleh Urusan Kesehatan (Urkes) Polres Gresik dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. 

Vaksinasi dosis ketiga disambut antusias oleh para pekerja. Antara lain,  Lusi Nita Prastiwi. Perempuan 31 tahun asal Blitar,  JawaTimur itu menyambut antusias. Sebab, Lusi pada lebaran Idul Fitri tahun ini berencana mudik ke kampung halaman bersama suaminya. Vaksin booster menjadi syarat untuk bagi para pemudik.

“Puasa kayak gini senang banget bisa vaksin tanpa harus antre diluar. Bahagia banget pak, bisa mudik nanti lebaran. Kan sudah divaksin booster,”ungkapnya sumringah. Lusi mengaku meskipun dirinya sedang menjalani ibadah Puasa Ramadan, divaksin booster tidak membatalkan Puasa.

Sementara itu, Humas Comunnity Development (Comdev) JIIPE Mifti Haris mengatakan pada saat ini melakukan vaksin booster yang kedua. Vaksinasi booster kali pertama digelar sebelum Puasa Ramadan. “Rupanya masih banyak karyawan JIIPE yang belum mendapat dosis vaksin. Sehingga kita kembali bekerja sama dengan Polres Gresik untuk melakukan vaksin booster yang kedua di kawasan JIIPE. Vaksinasi diberikan kepada karyawan, pekerja dan keluarganya,”terang Mifti pada Selasa, 12 April 2022.

Pihaknya berharap dengan adanya vaksinasi ini membantu peningkatan kesehatan mencegah penyebaran Covid-19. “Kalau sebelumnya target vaksin booster sebanyak 500 orang, sekarang 250 orang. Vaksin yang diberikan jenis Astra Zeneca dan Pfizer. Semoga pandemi Covid-19 ini segera hilang dan berganti endemi,”katanya.

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengungkapkan vaksinasi booster ini akan terus bergulir. “Polres Gresik dan jajaran bekerjasama dengan instansi terkait akan terus memberikan vaksin Covid-19 dosis pertama, kedua dan ketiga kepada masyarakat. Kedepan Forkopimcam Manyar akan menggelar gerai vaksin booster Ramadan usai salat Tarawih di desa-desa,”papar Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu menyebut meskipun dilakukan pada bulan Puasa Ramadhan, antusias masyarakat terbilang tinggi mengikuti vaksin booster. “Kami imbau masyarakat untuk segera melengkapi dosis vaksin Covid-19. Bagi yang belum, bisa mendatangi Puskesmas setempat atau menghubungi bidan desa,”imbaunya. (yad)

Polres Gresik Jemput Bola Vaksin Booster untuk Pekerja JIIPE  Selengkapnya

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen

GRESIK,1minute.id – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Gresik terus dikebut. Progres proyek pabrik peleburan tembaga dan emas sejak dicanangkan pada 12 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo itu, menunjukkan tren kemajuan.

”Saat ini progres pekerjaan sudah 8 persen,”kata VP Corporation Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam Coffee Morning di AstonInn, Gresik Kota Baru (GKB) Gresik pada 26 November 2021.

Sebanyak 1.800 tiang panjang telah dibenamkan di lahan proyek yang dikerjakan oleh PT Chiyoda  International Indonesia (CII) itu. Pekerjaan saat ini berfokus pada pemadatan lahan smelter tersebut. Smelter ini bakal mengolah 1,7 juta ton konsetrat tembaga  dan 480 ribu ton logam tembaga per tahun. Selama pembangunan proyek smelter itu akan dibutuhkan 40 ribu tenaga kerja.

”Tapi, saat operasi nanti hanya bisa menyerap seribu tenaga kerja,”kata Riza. Karena pabrik pengolahan konsentrat menjadi tembaga menggunakan teknologi modern. ”Tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya kualifikasi high skill,”imbuhnya.

Riza menyebut pembangunan smelter akan kurang menguntungkan bila pemerintah tidak mendorong terjadinya hilirisasi usaha. Pabrik pendukung itu,bisa pabrik mobil listrik, pabrik smartphone dan lainnya yang membutuhkan bahan baku tembaga.”Smelter Freeport ini ibaratnya menyediakan bahan dasarnya saja,”katanya.

Investasi pembangunan smelter ini mencapai USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun. Mengapa di Gresik? Riza menyebut, Gresik sebagai lokasi pabrik smelter karena memiliki sejumlah keunggulan. Antara lain, limbah asam sulfat digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk. Limbah lainnya diserap untuk pabrik semen. 

”Selain itu, pasokan listrik di Jawa Timur masih cukup besar,”katanya. Smelter  dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Seperti diberitakan, perusahaan smelter terbesar PT Freeport Indonesia (PTFI) menempati lahan di JIIPE. Perusahaan smelter ini memiliki kapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta 480 ribu ton logam tembaga serta fasilitas precious metal refinery (PMR). Perusahaan tersebut memiliki desain single line terbesar di dunia. Dari desain single line itu, PTFI mampu menghasilkan 600 ribu koper per tahun. (yad)

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen Selengkapnya

1.600 Personel Amankan Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Gresik

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo akan melakukan kunjungan kerja ke Gresik,  Jawa Timur pada Selasa, 12 Oktober 2021. Kunjungan Jokowi akan mendapatkan pengamanan ketat dari TNI-Polri. Sebanyak 1.600 personel disiagakan untuk pengamanan R.I-1 itu.

Ribuan personel  gabungan dari TNI-Polri untuk pengamanan VVIP kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo melakukan apel di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 11 Oktober 2021. Gelar apel pasukan gabungan tersebut dilaksanakan dalam rangka pengecekan dan pemberian tugas serta tanggungjawab, agar dalam pelaksanaan tugas pengamanan semua pasukan bisa dijalankan secara maksimal.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, gabungan personel pengamanan di tiga titik lokasi tersebut terdiri dari Kodim Sidoarjo, Kodim Surabaya Selatan dan Utara, Satlantas Polres Sidoarjo, Satlantas Polres Surabaya, Satlantas Polres Gresik, Dalmas Polres Gresik, Yon Arhanud 8 Sidoarjo.  “Pengamanan sudah disiapkan sesuai dengan prosedur dan hasil rakor Pam VVIP, pasukan diterjunkan untuk pengamanan,”katanya.

Dalam kunjungan kerja Presiden Jokowi kali ini, TNI-Polri menurunkan sebanyak 1600 personel  untuk mengamankan di tiga titik sepanjang rute Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo menuju Gresik. “Untuk total kurang lebih 1600 personel dan dibagi tiga titik, meliputi di jalur yang dilewati Presiden, lokasi yang dituju Presiden, dan sisanya di bandara Juanda,”ungkapnya.

Letkol Inf Taufik menjelaskan bahwa kunjungan Presiden RI merupakan hal biasa. Kendati demikian, seluruh pasukan yang diterjunkan untuk pengamanan harus memahami tugas dan tanggungjawab di masing-masing sasaran.”Pahami sesuai tugas dan tanggung jawabnya di sasaran masing-masing karena kegiatan kunjungan Presiden RI sudah hal biasa sehingga tetap utamakan protokol kesehatan Covid-19,”tandasnya.

Hadir dalam pelaksanaan apel, Asops Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Andy Mustafa Akad, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail selaku Komandan Apel, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Aziz, serta para Dansub Satgas Pamwil dan serta prajurit yang terlibat dalam pengamanan VVIP.

Informasi yang dihimpun 1minute.id, Presiden Joko Widodo akan melaksanakan kunjungan kerja ke Java Integreted  Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar. Kawasan industri terintegrasi di Gresik itu akan ditetapkan sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK). (yad)

1.600 Personel Amankan Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Gresik Selengkapnya

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat


GRESIK,1minute.id – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, Kawasan Industri JIIPE menyerahkan bantuan hewan kurban 3 ekor sapi dan 18 ekor kambing kepada masyarakat sekitar pada Selasa, 20 Juli 2021.

Bantuan Corporate Social Resposibility (CSR) itu diserahkan melalui Pemerintahan Desa masing-masing. Yakni, masyarakat di wilayah Desa Manyarejo ;  Manyarsidomukti; Manyarsidorukun; Banyuwangi dan Karangrejo. Berikutnya, Desa Bedanten ;  Kramat ; Tanjung Widoro serta Watuagung.

Sebagian juga ada yang diberikan langsung ke Masjid, Musala serta lembaga sosila sekitar Kawasan JIIPE yang masuk dalam Ring 1 dan Ring 2.  Sedangkan untuk masyarakat Ring 3 CSR JIIPE bantuan dberikan melalui Masjid Inabah Kantor Pemda Gresik. 

Kegiatan bakti sosial program  CSR Java Integrated Industrial and Port Estate ( JIIPE)  ini dilaksanakan bersama antara Pengelola Kawasan dengan perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE. 

Untuk tahun ini Sharing Program antara PT. Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Pengembang dan Pengelola JIIPE, PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) selaku Pengelola Pelabuhan JIIPE dan PT. Clariant Adsorbents Indonesia (CAI), salah satu perusahaan industri dalam Kawasan JIIPE.

Direktur HR & GA PT BKMS Henri Handoko mengatakan, kegiatan membagi hewan kurban adalah bentuk dari kepedulian sosial perusahaan dan karyawan yang ingin berbagai kepada masyarakat disekitar kawasan JIIPE. “Kegiatan ini juga sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur kami, selama kondisi pandemi Covid ini perusahan dapat bertahan dan semoga dapat melawati masa sulit ini,”kata Henri Handoko dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 20 Juli 2021.

Detiap tahunnya proposal yang masuk ke perusahaan cukup banyak menjelang pelaksanaan ibadah kurban baik dari panitia masjid, musala, pemerintahan desa serta lembaga sosial lainnya. “Namun kami belum dapat memberikan sesuai proposal yang masuk sehingga kami lebih memprioritaskan masyarakat dilingkungan sekitar kawasan dulu,”ujarnya.

Humas PT BMS Hasbi As Siddqi menyatakan melalui kegiatan CSR JIIPE, dimana salah satunya adalah pemberian bantuan hewan kurban untuk masyarakat sekitar kawasan dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya dan mempererat jalinan komunikasi antara masyarakat Industri dengan masyarakat sekitar kawasan. 

“Sehingga kami berharap dengan dukungan semua pihak pembangunan Kawasan Industri JIIPE dapat cepat berkembang dan secepatnya dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional dan Gresik khususnya masyarakat sekitar Kawasan JIIPE,”kata Hasbi.

Manager ComDev/CSR PT BKMS Mifti Haris berharap kegiatan CSR JIIPE Peduli dan Berbagi selanjutnya dapat mengajak lebih banyak perusahaan Industri untuk bersama sama dalam program CSR JIIPE Peduli sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekitar Kawasan. 

“Terlebih saat ini banyak masyarakat yang terdampak secara ekonomi dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Kami  mengharapkan doa dan dukungan dari semua pihak agar pandemi Covid ini segara berlalu,  sehingga pembangunan Kawasan JIIPE lancar dan segera banyak investor untuk berinvestasi di JIIPE yang pada akhirnya dapat berperan lebih banyak dalam kegiatan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,”harap Mifti. (yad)

JIIPE Peduli dan Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Selengkapnya

Energi Positif Ditengah Pandemi, PTFI dan Chiyoda International Indonesia Teken MoU EPC Proyek Smelter

Proyek Smelter PT Freeport Indonesia berlokasi di Kawasan Industri JIIPE, Gresik, Jatim dalam pada 2019 ( foto : ist)

GRESIK,1minute.id  – PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Chiyoda International Indonesia menandatangani kontrak kerja sama untuk kegiatan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC) proyek Smelter Manyar milik PTFI pada Kamis, 15 Juli 2021. 

Kontrak ini mencakup pengerjaan proyek pembangunan smelter berkapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta fasilitas Precious Metal Refinery (PMR) di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.  

“Penandatanganan kontrak ini menegaskan komitmen PTFI untuk membangun smelter, sesuai dengan kesepakatan divestasi tahun 2018. Di tengah berbagai tantangan pandemi Covid-19 yang dialami Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek ini, kami terus melakukan penyesuaian agar kami dapat terus bekerja sambil tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan seluruh tenaga kerja serta masyarakat di sekitar area kerja,”ujar Presiden Direktur PTFI  Tony Wenas pada Kamis, 15 Juli 2021.

Penandatanganan kontrak kerja sama dilakukan oleh Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana dan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas, disaksikan secara virtual oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Ridwan Djamaluddin, Chief Executive Officer (CEO) MIND ID Orias Petrus Moedak, President & Chief Financial Officer (CFO) Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, Chairman Chiyoda Corporation Masakazu Sakakida, dan Chiyoda Corporation President Masaji Santo.  

Direktur PT Chiyoda International Indonesia Naoto Tachibana juga menegaskan komitmennya untuk ikut berkontribusi bagi Indonesia melalui pembangunan Smelter Manyar. Naoto berharap, pengalaman dan kepemimpinan Chiyoda sebagai salah satu perusahaan terkemuka di dunia akan membantu mewujudkan tujuan optimalisasi hilirisasi nasional. 

”Penandatanganan kontrak ini menandai teguhnya komitmen PT Chiyoda International Indonesia untuk turut berkontribusi bagi bangsa dan negara Indonesia. Kami akan melakukan yang terbaik, memastikan proyek ini dapat kami selesaikan tepat waktu,”kataNaoto.

Sebelumnya, penandatanganan kontrak kerja sama EPC ini sempat tertunda selama beberapa bulan akibat pandemi. Meski demikian, pengerjaan EPC di JIIPE terus berjalan, termasuk pengadaan  barang material  konstruksi.  Selain  itu,  persiapan  pelaksanaan  vaksinasi  COVID di  lapangan  bagi  para  pekerja  konstruksi.  

Vaksinas Covid-19  pun  tengah  dilakukan. Dan, akan  dilakukan  secara  bertahap  dan diproyeksikan  akan  membutuhkan  sekitar  40  ribu  dosis  vaksin  Covid-19. 

Direktur  Jenderal  Mineral  dan  Batubara  Kementerian  Energi  dan  Sumber Daya Mineral  Ridwan Djamaluddin menyambut baik  penandatanganan  kontrak  antara  k edua  belah  pihak.

“Penandatanganan  ini  menjadi  energi  positif  di  tengah  berbagai  tantangan  yang  sedang Indonesia  hadapi. Pemerintah  melalui  Kementerian  ESDM dan akan  terus  bekerja  sama  dengan  PTFI  untuk mendorong  akselerasi  dari  pro y ek ini, membantu  memastikan  pengerjaan  proyek  ini dapat  diselesaikan  tepat  waktu,” ujar  Ridwan. (yad)

Energi Positif Ditengah Pandemi, PTFI dan Chiyoda International Indonesia Teken MoU EPC Proyek Smelter Selengkapnya

Bupati Gresik Temui Menko Perekonomian, Akselarasi KEK JIIPE, Potensi Serap 200 Ribu Naker

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui Menko Perekomonian Airlangga Hartanto di Jakarta pada Jumat, 12 Maret 2021 (foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat. Penetapan Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) sebagai kawasan ekonomi khusus (KEK) menjadi peluang untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi Kota Santri langsung direspon cepat dengan menemui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto.

Berdasarkan kajian Dewan Ekonomi Nasional (DEN) kawasan berlokasi di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini di proyeksikan mampu menghadirkan investasi senilai  USD 16,9 miliar atau sekitar Rp 237 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai 199.818 orang pada saat beroperasi penuh.

“Alhamdulillah, Jumat sore kemarin saya diterima Bapak Airlangga Hartarto. Tujuan saya cuma satu, ingin ekonomi rakyat Gresik segera pulih, salah satunya dengan akselerasi dan optimalisasi JIIPE. Golnya segera buka lapangan kerja seluas mungkin untuk warga,” ujar Gus Yani – sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Gus Yani mengatakan, akibat pandemi Covid-19, Gresik menghadapi sejumlah tantangan ekonomi terkait pengangguran dan kemiskinan. tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik meningkat pada 2020 menjadi 8,21 persen, jauh di atas rata-rata TPT Jatim sebesar 5,84 persen.

“Ketika industri terdampak pandemi baik secara pasar maupun operasional, pasti ada layoff. Maka saya ikhtiar cepat cari solusi untuk pulihkan ekonomi warga,”ujar Gus Yani.

Dengan akselerasi dan optimalisasi KEK JIIPE, Gus Yani ingin banyak lapangan kerja baru tercipta. Berdasarkan kajian, saat beroperasi penuh, serapan tenaga kerja di KEK JIIPE mencapai hampir 200.000 orang.

“Saya minta warga Gresik dilibatkan. Jangan khawatir, SDM Gresik berkualitas. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kami termasuk tertinggi di Jatim. Saya juga akan menggeber program sertifikasi keahlian gratis untuk anak-anak muda Gresik, sehingga bisa terserap ke kebutuhan industri,” terang bendahara PW GP Ansor Jatim ini.

Adapun dari sisi kemiskinan, pada 2020, angka Gresik mencapai 12,40 persen, di atas rata-rata Jatim sebesar 11,09 persen. “Langkah terpadu kita percepat, termasuk KEK JIIPE ini yang ujungnya harus bisa menurunkan kemiskinan,” tegas Gus Yani.

KEK JIIPE, papar Gus Yani, bakal dipacu pengembangannya untuk industri teknologi, metal, kimia, energi, dan logistik. Berdasarkan hasil kajian, KEK JIIPE diproyeksi mampu mendatangkan investasi sekitar USD 16,9 miliar atau setara Rp 236,6 triliun.

Produksi pelaku usaha di JIIPE akan mampu memberikan kontribusi ekspor sebesar USD 10,1 miliar per tahun ketika beroperasi penuh.
“Saya juga sudah baca kajiannya dari berbagai sisi, dengan KEK JIIPE nanti devisa negara juga bisa dihemat karena industri di dalamnya menghasilkan produk substitusi impor untuk industri metal dan kimia,”ujarnya.

“Jadi kita kerja keras menjadikan Gresik sebagai andalan penghasil devisa melalui kegiatan ekspor, sekaligus penyelamat devisa melalui substitusi impor. Alhamdulillah, Pak Airlangga sangat mendukung pengembangan ekonomi Gresik ini,”imbuh alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga itu.

TUKS : Salah satu terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) di Gresik. Ekspor produk bisa melalui pelabuhan di Gresik ini ( foto : dokumen chusnul cahyadi/1minute.id)

Tak hanya membahas tentang investasi industri berskala besar yang bakal masuk Gresik, Gus Yani juga menekankan pentingnya tautan dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Saya ingin UMKM dan IKM Gresik masuk dalam rantai pasok industri, baik mendukung dari sisi operasional utama pabrik maupun penunjangnya. Konsep ini akan memperluas nilai tambah KEK JIIPE sehingga manfaatnya untuk rakyat juga kian besar. Pak Airlangga Hartarto ingin konsep kerakyatan perpaduan investasi besar dan UMKM-IKM ini dikembangkan,”ujarnya.

Gus Yani optimistis KEK JIIPE bisa menjadi salah satu instrumen pemulihan ekonomi Gresik. “Growth kita tahun 2019 hanya 4,3 persen. Kena pandemi tambah menurun. Pemulihan ekonomi harus cepat dan tepat kita lakukan,”katanya.

JIIPE sendiri berdiri di atas lahan seluas 3.000 hektar, yang terdiri atas kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi, dan hunian kota mandiri. Kawasan yang dikembangkan bersama oleh PT Pelindo III dan PT AKR Corporindo Tbk tersebut memiliki pelabuhan laut terdalam di Jatim dengan kedalaman -16 LWS. Sehingga kapal-kapal besar dengan muatan lebih dari 100.000 DWT bisa sandar di kawasan industri tersebut untuk memudahkan proses distribusi. (*)

Bupati Gresik Temui Menko Perekonomian, Akselarasi KEK JIIPE, Potensi Serap 200 Ribu Naker Selengkapnya