Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri Gresik menggelar pasar murah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Gresik pada Kamis, 28 Agustus 2025. Lebih dari 6 ton beras ludes terjual dalam waktu tidak lebih dari 5 jam.

Selain beras, pasar murah yang dibuka oleh Yanuar Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik itu juga menjual 

minyak goreng, tepung, telur dan paket mie instan. Semua kebutuhan pokok itu dijual dengan harga kompetitif. Warga pun menyerbu kegiatan sosial untuk merayakan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia itu. Harla Korp Adhyaksa itu diperingati setiap 22 Juli. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Yanuar Utomo mengatakan, pasar murah ini dalam rangka memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI. Sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. “Ada 3000 paket sembako yang kami siapkan. Harga jualnya kami pastikan lebih murah. Beras 5 kg dijual Rp 50 ribu. Tapi setiap orang dibatasi hanya dua sak,” kata Yanuar Utomo pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Disebutkan, pasar murah ini bekerjasama dengan pihak-pihak terkait, seperti Bulog dan Wilmar. Kegiatan ini ingin untuk memudahkan masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang relatif murah.

“Pasar murah ini kami laksanakan sehari seja. Tapi kalau nanti stoknya masih ada, kemungkinan besok kami lanjutkan lagi,” imbuh mantan Kajari Kepulauan  Yanuar Utomo berharap, pasar murah ini dapat membantu masyarakat mendapatkan sembako murah. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bsgaimana respon masyarakat? Supriadi warga Bunder Asri, Kecamatan Kebomas mengaku senang atas pasar murah ini. Harga sangat murah dan jauh dari harga pasaran. Terutama harga beras 5 kilogram hanya Rp 50 ribu,  dipasaran harga bisa mencapai 65 ribu. “Alhamdulillah hari ini saya bisa dapat beras, minyak, gula dan telur sera mie isntan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya dengan wajah sumringah. (yad)

Kejari Gresik Gelar Pasar Murah, 3 Ribu Paket Ludes Kurun Waktu 5 Jam Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM

GRESIK,1minute.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terkerek  naik. Harga premium Rp 15.266 per kilogram dan medium seharga Rp 12.626 perkilogram. Harga itu mengalami kenaikkan berdasarkan data sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO.

Untuk menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM). 

Pasar murah dipusatkan di Balai Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengungkapkan, Kabupaten Gresik pada Mei 2024 mengalami deflasi sebesar 0,06% dan Year-on-Year di angka 2,86%. Harapanya, tidak terjadi lonjakan angka inflasi dan tidak menjadi perhatian nasional. 

“Kita juga akan menghadapi Hari Raya Idul Adha sehingga perlu ada intervensi-intervensi terkait dengan kegiatan yang kita lakukan untuk penanganan inflasi. Bagaimana koordinasi antarwilayahnya, sosialiasinya, penanaman tanaman-tanaman yang sifatnya support supaya inflasi di bahan pangan tidak terjadi kenaikan,” kata Washil saat membuka bazar GMP di Desa Suci, Kecamatan Manyar pada Kamis, 6 Juni 2024. Bazar juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Dydik Rudi Prasetya, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro serta perwakilan dari Bulog Cabang Surabaya. 

Washil melanjutkan Pemerintah Kabupaten Gresik juga terus melakukan pemantauan melalui aplikasi sistem informasi bahan pokok atau SIBAPO serta dengan sinergitas antar OPD terkait. Kegiatan bazar GPM ini juga bekerja sama dengan Perum Bulog Cabang Surabaya dalam penyediaan beras SPHP dan produsen binaan dalam penyediaan komoditas pokok lainnya (telur ayam ras, minyak goreng, gula pasir, bawang serta cabai.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Dydik Rudi Prasetya, menanggapi adanya isu kenaikan harga beras di Jawa Timur di saat panen raya terjadi karena adanya kenaikan struktur biaya produksi seperti adanya pengurangan pupuk subsidi. Sehingga petani harus memenuhi dengan harga yang tinggi. 

Oleh karena itu, GPM ini diselenggerakan guna menyeimbangkan antara kesejahteraan para petani dan konsumen. 

“Kita menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. GPM menghadirkan beras dengan harga Rp 11.300 perkilogram. Ini artinya sangat dibutuhkan bagi masyarakat. Apakah harga itu masih perlu dipertahankan atau nanti dikembalikan ke harga awal,” tuturnya. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Idul Adha, Pemprov Jatim dan Pemkab Gresik Gelar Bazar GPM Selengkapnya

Pemkab Gresik Jamin Stok Kebutuhan Bahan Pokok Aman Selama Lebaran, Wabup : Harga Ikan Bandeng Merangkak Naik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin stok kebutuhan bahan pokok aman selama lebaran. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai melakukan inspeksi mendadak (Sidak) harga kebutuhan pokok di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Selasa, 18 April 2023.

“Kami baru memantau perkembangan harga kebutuhan pokok. Alhamdulillah harga kebutuhan relatif stabil. Ada kenaikan tapi tidak signifikan,” ujar Wabup Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah , Kadis Pertanian Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Suprapto dan petugas dari Badan Pusat Statistik Gresik. 

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan, harga sudah terkendali dan sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp 12.500 per kilogram. “Tiga minggu lalu harga diatas HET,” katanya.  Harga daging sapi stabil masih berkisar Rp 100 ribu per kilogram. “Harga ikan bandeng cenderung naik. Kan sekarang Pasar Bandeng,” kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu sambil tersenyum. 

SIDAK PASAR : Wabup Gresik Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah dan petugas BPS melakukan pemantauan harga kebutuhan di Pasar Baru Gresik pada Selasa, 18 April 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasar Bandeng adalah tradisi turun temurun selama puluhan bahkan ratusan tahun. Konon sejak era Sunan Giri. Pasar Bandeng dan Lelang Bandeng Kawak digelar oleh Pemkab Gresik menjelang akhir Ramadan antara malem 27 sampai 29 Ramadan. Tahun ini, Lelang Bandeng Kawak dipusatkan di Bandar Grissee Jalan Badan Rahmat, Gresik pada Kamis, 20 April 2023. Harga cabai, telur pada awal Ramadan terkerek naik. Kini, stabil. “Karena pemerintah melakukan intervensi untuk melakukan stabilitas harga,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min melanjutkan pemantau harga pasar ini akan dilaporkan ke pemerintah pusat. Setelah melakukan pemantauan harga di PBG, Bu Min menyempatkan mampir di stan pasar murah yang dilakukan oleh Wilmar Nabati Indonesia (WINA) di Kompleks Pasar Baru Gresik di Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Bu Min puas karena di stan tersebut menjual kebutuhan pokok yang sangat terjangkau oleh masyarakat. Setelah itu, rombongan melanjutkan menuju Gressmall kemudian Iconmall. (yad)

Pemkab Gresik Jamin Stok Kebutuhan Bahan Pokok Aman Selama Lebaran, Wabup : Harga Ikan Bandeng Merangkak Naik Selengkapnya