Pemdes Lengkong, Cerme Gelar Gebyar Perayaan HUT Kemerdekaan, Pagi Jalan Sehat, Malam Fesyen Show

GRESIK,1minute.id – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia masih terasa di sejumlah desa di Kabupaten Gresik. Di antaranya, Desa Lengkong, Kecamatan Cerme.  Pemerintah Desa (Pemdes) Lengkong menggelar berbagai kegiatan untuk menyemarakkan hari kemerdekaan bahkan sebelum 17 Agustus. Pemdes Lengkong menggandeng Generasi (Gen) Z yang tergabung dalam Karang Taruna Surya Muda sebagai pelaksana kegiatan. Setiap akhir pekan ada kegiatan perlombaan 17 Agustusan. Ada kepruk bantal, kelereng, layang-layang hingga olahraga bola voli.

“Pemdes hanya support anggaran, adik-adik Karang Taruna yang melaksanakan kegiatannya,” ujar Kepala Desa Lengkong Roikhan usai mengikuti Senam dan Jalan Sehat pada Ahad, 31 Agustus 2025.

Di penghujung bulan Agustus 2025, masyarakat mendapatkan hiburan mulai pagi hingga malam hari. Ahad pagi, 31 Agustus 2025 Pemdes Lengkong melaksanakan Senam bareng dan Jalan Sehat. Ribuan warga tumplek-blek. Mulai anak-anak, dewasa hingga orang tua. Kaum adam dan emak-emak ikut merayakan hari kemerdekaan itu. Mereka senang dan gembira. Roikhan, Kepala Desa Lengkong pun berbaur bersama warga. 

MERIAH : Warga Desa Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik mengikuti Jalan Sehat di puncak HUT ke-80 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Lengkong bersama Karang Taruna pada Ahad, 31 Agustus 2025 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jalan sehat dengan start dan finish di depan Balai Desa yang mengelilingi perkampungan ini. Disampaikan Roikhan, warganya sangat antusias karena panitia menyediakan ratusan buah door prize, hasil gotong royong warga yang dikoordinir karang taruna setempat. Hadiah utamanya sepeda listrik, juga ada kulkas, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta beberapa paket sembako berupa minyak dan beras.

Kegiatan Senam dan Jalan sehat ini juga untuk membuat guyub rukun antarwarga dan perangkat desa. “Malam ini, Badal Isya Gebyar HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya. Gebyar Hari Kemerdekaan ini akan diselenggarakan peragaan busana. “Kegiatan nanti malam sebagai puncak HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia,” tegasnya.

Desa Lengkong, salah satu desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Jumlah penduduk di desa yang hanya memiliki satu dusun sekitar 1.250 jiwa. Mata pencaharian masyarakat dewasa, mayoritas sebagai petani dan sebagian kecil petambak. Sedangkan, emak-emak selain sebagai ibu rumah juga menekuni kerajinan tenun. “Lebih separuh ibu-ibu disini menekuni kerajinan tenun,” terang Roikhan. Kerajinan menenun sarung adalah profesi turun temurun. (yad)

Pemdes Lengkong, Cerme Gelar Gebyar Perayaan HUT Kemerdekaan, Pagi Jalan Sehat, Malam Fesyen Show Selengkapnya

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut

GRESIK,1minute.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih melanda di Gresik bagian selatan. Banjir Kali Lamong dan Kalimas. Air Kali Lamong muntah sejak Senin malam, 24 Februari 2025. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pada Selasa pagi, air dari hulu Kali Lamong yang berada di Mojokerto dan Lamongan itu, sudah merambah ke Kecamatan Benjeng. Ada lima desa yang terendam.

“Di bagian hulu, Kecamatan Balongpanggang mulai surut. Sekarang air memasuki kecamatan Benjeng dan Cerme,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu pagi, 26 Februari 2025.

Ia mengaku masih terus memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Pihaknya, kata Miko, biasa disapa, telah menyiapkan puluhan gedhek (anyaman bambu). “Arusnya kuat, gedhek kami siapkan antisipasi ada tanggul yang jebol. Semoga tidak terjadi,” kata Miko melanjutkan.  

Berdasarkan data dari BPBD Gresik yang di dapat 1minute.id pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 09.00 WIB, di Kecamatan Balongpanggang sebanyak 7 desa yakni Desa Jombang Delik ; Desa Ngampel ; Desa Dapet ; Desa Sekarputih ; Desa Banjaragung ; Desa Wotansari dan Desa Karangsemanding kondisi air telah surut. 

Sedsngkan, di Kecamatan Benjeng terdapat sembilan desa yang terdampak banjir Kali Lamong. ” Tapi, trennya hari ini, air mulai surut. Semoga cepat surut,” ujar Camat Benjeng Nurul Fuad dikonfirmasi pada Rabu, 26 Februari 2025. “Alhamdulillah, Desa Puduttrate aman,” imbuh Fuad. 

Masih mengutip data BPBD Gresik sebanyak sembilan desa yang terdampak di Kecamatan Benjeng yaitu, Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen genangan di rumah warga, fasilitas umum atau Fasum, Jalan Lingkungan dan Jalan Poros Desa atau JPD surut.

Sedangkan di Desa Deliksumber sebanyak 100 unit rumah tergenang , 800 meter jalan desa , 700 meter JPD tergenang. Kemudian, fasum masjid, ponkesdes, SDN Deliksumber, Pendapa Balai Desa & Balai dusun masih tergenang air Kali Lamong. “Ketinggian air genangan sekitar 20 – 40 sentimeter,” bunyi di laporan BPBD Gresik itu. 

Kondisi terparah dialami warga Desa Kedungrukem sebanyak 732 unit rumah yang tergenangi air. “Jalan Desa tergenang ketinggian antara 20 – 40 cm, sepanjang 3.500 meter. Beberapa fasum seperti masjid, pustu dan makam masih tergenangi air Kali Lamong”.

Desa Munggugianti sebanyak 700 unit rumah tergenang , jalan Desa tergenang sejauh 2000 meter dengan ketinggian air genangan 20 – 40 cm. Fasum tergenang yaitu masjid, TPQ, Pustu, makam umum.

Desa Bulurejo sebanyak 500 unit rumah terendam, areal persawahan seluas 25 Ha, Jalan Poros Desa ketinggian antara 10 – 30 cm sepanjang 500 meter dan jalan lingkungan dengan ketinggian 10 – 40 cm sepanjang 1500 meter. 

Berikutnya, Desa Kalipadang ada 30 unit rumah dan jalan kingkungan sepanjang 300 metet yang tergenangi air ketinggian 10 – 20 sentimeter, areal persawahan seluas 16 Ha serta Jalan Poros Desa  sepanjang 550 meter. Selanjutnya, Desa Sirnoboyo yaitu JPD sepanjang 200 meter 

tergenang 40 cm dan jalan lingkungan sepanjang 200 metet tergenang air ketinggian 60 cm.  Sembilan, Desa Klampok sebanyak 20 unit rumah ; SMK Al Hidayah Sn Nuriyah tergenang. “Ruas Jalan Raya Metatu – Benjeng ditutup,” begitu bunyi dalam laporan BPBD Gresik pukul 09.00 WIB.

Bagaimana di Kecamatan Cerme? “Alhamdulillah, Desa Tambakberas masih aman. Tapi, kolam penampungan air sudah penuh,” tegas Kepala Desa atau Kades Tambakberas Wahyudi pada Rabu pagi. 

Akan tetapi, di tiga desa lainnya, berdasarkan data BPBD Gresik yakni Desa Morowudi ; Desa Guranganyar dan Desa Dadapkuning air bah mulai menggenangi jalan lingkungan ketinggian air antara 5 sentimeter hingga 20 sentimeter. “SDN 58 Gresik tergenang setinggi 10 – 20 cm karena ada tanggul anak Kali Lamong jebol sepanjang lebih kurang 5 meter. 

Untuk diketahui bencana hidrometerologi Kabupaten Gresik didominasi oleh bencana banjir dengan tingkat risiko tinggi sebesar 74 persen atau sejumlah 40 dari 62 kejadian bencana pada tahun terakhir.

Banjir Kali Lamong menjadi banjir tahunan dimana Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58 kilometer menyusuri Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme, dan Kecamatan Kebomas dan menjadikan wilayah-wilayah tersebut menjadi daerah rawan Banjir Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi dengan panjang alur lebih kurang 103 kilometer. 

Bagian hulu Kali Lamong terletak di daerah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto, yang berawal dari Pegunungan Kendeng. Sedang bagian hilirnya berada di perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik atau Segoromadu, serta bermuara di Selat Madura. (yad)

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut Selengkapnya

Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Desa atau Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik menggelar jalan srhat pada Ahad, 1 September 2024.

Ribuan warga desa setempat tumplek-blek memeriahkan jalan sehat rangkaian HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu.  Mulai anak-anak hingga orang tua. Laki-laki maupun perempuan. Data panitia menyebutkan jalan sehat itu diikuti sebanyak seribu warga. 

Jalan Sehat agenda rutin tahunan setiap merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ini, salah satu event yang paling di tunggu-tunggi warga. Selain sebagai ajang silaturahmi warga. Juga, ada doorprize sangat menarik. 

Kepala Desa Lengkong, Kecamatan Cerme Roikhan mengatakan, kegiatan jalan sehat ini selain dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia  juga bertujuan untuk membuat guyup rukun antarwarga dan Pemdes. 

“Warga sangat antusias mengikuti jalan sehat ini, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Dan ini setiap HUT RI kami adakan,” ujar Roikhan. 

DAUR ULANG : Peserta Karnaval dan Jalan Sehat yang digelar oleh Pemdes Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang memakai baju daur ulang pada Minggu, 1 September 2024 (Foto : istumewa)

Disampaikan Roikhan, kegiatan jalan sehat ini menyediakan 170 lebih doorprize untuk peserta. Ratusan doorprize tersebut merupakan gotong royong warga patungan yang dikoordinir oleh karang taruna setempat.

Adapun hadiah utama dari doorprize yang diundi ialah sepeda listrik. Sementara banyak hadiah menarik lainnya seperti kulkas, dispenser, rice cooker, kipas angin, serta beberapa paket sembako berupa minyak dan beras. 

“Ada 1.000 kupon jalan sehat yang dibagikan, Alhamdulilah ludes semua. Ini juga berkat anak- anak karang taruna yang membantu mengkoordinir, termasuk patungan warga untuk doorprize,” jelasnya. 

Selain jalan sehat, Pemdes Lengkong juga menggelar karnaval yang dimeriahkan oleh empat rukun tetangga atau RT. Masing-masing RT berkreasi membikin kostum karnaval dari bahan daur ulang. 

Putri Alifatur Rosidah, perwakilan RT 2 RW 1 mengenakan maskot Waru bertema Peri. Kostum itu didaur ulang dari bahannya busa hati yang dikreasi oleh kelompoknya yang berjumlah 13 orang. 

“Ini kreasi kami, semua bahannya pakai daur ulang. Ya semoga tahun depan karnavalnya bisa lebih ramai lagi dan lebih bagus lagi buat kostumnya biar makin seru,” pungkasnya. (yad) 

Semarak Karnaval Baju Daur Ulang dan Jalan Sehat Digelar Pemdes Lengkong, Cerme Selengkapnya

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik memiliki kepala desa (kades) baru. Ia bernama Choirul Umam. Choirul Umam ditetapkan sebagai Kades setelah memenangi pemilihan kepala desa antarwaktu di Balai Desa setempat pada Minggu, 7 Mei 2023.

Ada dua calon yang muncul dalam pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Dooro itu. Yakni, Choirul Umam mendapatkan  33 suara dan rivalnya, Siti Maria Ulfa mengantongi 14 suara. Jumlah pemilih 47 orang, terdiri dari Unsur Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perempuan, Perwakilan Perajin, Perwakilan Pendidikan, Perwakilan Pemuda.

Terpilih Choirul Umam sebagai kades antarwaktu mengakhiri masa kekosongan jabatan orang nomor satu di sistem pemerintahan desa (pemdes) Dooro tersebut. “Hasil pemilihan ini akan kami laporkan kepada pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Nanti, pak bupati yang memberikan SK-nya,” kata Camat Cerme Umar Hasyim dikonfirmasi selulernya pada Minggu, 7 Mei 2023. 

Pemilihan kepala desa antarwaktu ini, lanjutnya, berlangsung demokrasi dan lancar. Pemilihan kepala desa antarwaktu dihadiri  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hasan, Kapolsek Cerme AKP Musihram dan Danramil Cerme Lettu Toyib. “Sisa masa jabatan kades antarwaktu terpilih sekitar 2 tahunan,” kata Umar Hasyim yang ditunjuk sebagai penanggungjawab pemilihan kepala desa antarwaktu di Desa Dooro itu. 

Untuk diketahui, kepala desa Dooro nonaktif, Mat Jai tersandung perkara dugaan korupsi  penggunaan dana desa periode 2017 – 2019. Ia divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya selama 1 tahun. Terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 100 juta dan mengganti uang kerugian negara Rp 253 juta.

Terdakwa Mat Jai kemudian menempuh upaya banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Hakim PT menambah masa hukuman 6 bulan menjadi 1 tahun dan 6 bulan atau 1,5 tahun. Terdakwa Mat Jai melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim agung menguatkan putusan PT Jatim yakni hukuman penjara 1,5 tahun, denda Rp 100 juta dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 253 juta. 

Pada 25 Juli 2022 jaksa eksekutor dari Seksi Pidana Khusus dan Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik melakukan eksekusi hasil putusan MA. Mat Jai saat ini menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun. (yad)

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu  Selengkapnya

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari

GRESIK, 1minute.id – Badan usaha milik desa (BUMDes) Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik melaunching produk unggul desa di Balai Desa setempat pada Selasa, 7 Desember 2021. Produk unggul Desa Berdaya itu semuanya berbahan limbah sampah diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Yakni, tas, sandal, sepatu, hingga lukisan yang indah menawan. 

Mengusung jargon Ikon Desa BBS (Banjarsari Berkah Sampah) “Sampahku, sampahmu jadi seribu icon produk Desaku”. Launching dimeriahkan fashion show menampilkan berbagai produk unggulan desa yang terbuat dari limbah sampah tersebut. 

Camat Cerme Suyono memberikan apresiasi kepada pemerintah desa (Pemdes) Banjarsari atas inovasi dan kreativitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berhasil mengubah limbah sampah menjadi produk unggulan desa yang berharga. Hadirnya produk unggulan UMKM Desa Banjarsari telah membawa harum Kecamatan Cerme. 

TAS : Fashion show dengan menampilkan tas bahan limbah menjadi produk unggulan desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada 7 Desember 2021 (Foto : ist)

“Kami berharap agar terus ditingkatkan dan perlu diperluas segmen pasarnya serta diperbanyak item produk barunya. Teruslah berjuang, berkreasi dan berkarya untuk Desa Banjarsari,” pesan Camat Suyono penuh semangat. Pandemi  mengajarkan kepada warga Desa Banjarsari untuk  kreatif dan inovatif.

Sebelumnya, Kades Banjarsari Cerme Agus Suwondo mengharapkan launching ini bisa menjadi tonggak awal bangkitnya desa berdaya dan bisa membawa berkah untuk kita semua. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas capaian desanya melalui kegiatan Launching Produk Unggulan Desa Berdaya 2021,”katanya.

Launching Desa Berdaya 2021 digelar dengan protokol kesehatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengurus, Perwakilan dari PMD Gresik, pelaku UMKM, Ketua DPP ASMIPA Umi Kulsum, Perwakilan GOLs dan undangan lainnya, serta masyarakat setempat.  (yad)

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari Selengkapnya

Pelebaran Kali Lamong Sisi Timur Jembatan Morowudi Sudah Mencapai 40 Meteran


GRESIK,1minute.id – Empat unit ekskavator masih terus melakukan normalisasi Kali Lamong. Normalisasi di sisi timur Jembatan Morowudi sudah mencapai lebar 40 meteran pada Senin, 8 November 2021. Hampir dua kali lipat dari sebelumnya. Empat operator backhoe terus beraktivitas melakukan pengerukan. Pelebaran dan pendalaman di muara Kali Lamong yang melintasi empat kabupaten dan kota di Jawa Timur itu.  Yakni, Mojokerto, Lamongan, Gresik dan Surabaya itu. 

Empat backhoe yang beraktivitas di sisi timur Jembatan Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik itu masing-masing milik Pemkab Gresik dan Pemkot Surabaya. Mereka berkolaborasi dalam percepatan normalisasi Kali Lamong itu.

Disisi lain, air luapan Kali Lamong terus merambah ke empat desa lainnya menjadi tujuh desa yang terdampak air bah kiriman dari kabupaten tetangga Gresik itu. Data yang dihimpun oleh wartawan 1minute.id,  tujuh desa terdampak itu adalah Dadapkuning, Sukoanyar Ngembung dan Dungus. Kemudian,  Desa Pandu, Morowudi dan Guranganyar.  

Dampak air kiriman itu di tujuh desa di Kecamatan Cerme itu sebanyak 232 rumah terendam air. Ketinggian air antara 5 centimeter hingga 40 centimeter. Terparah dialami warga Kompleks Perumahan Cerme Prisma Land di Desa Guranganyar. Ada 220 unit rumah yang terendam air bah dengan ketinggian 30-40 centimeter. 

Sedangkan, area sawah seluas 135 hektare dan tambak 129 hektare. Selain itu, infrastruktur jalan juga terendam air. “Kami terus memantau perkembangan. Saat ini Saya di Morowudi,”ujar Camat Cerme Suyono dikonfirmasi pada Senin, 8 November 2021.

Sementara itu, genangan di Desa Cermen, Kecamatan Kedamean terus turun. Namun, masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan untuk antisipasi banjir susulan. Banjir Kali Lamong yang melewati di Gresik ini akan cepat surut bila kawasan hulu antara lain di Mojokerto maupun Lamongan tidak diguyur hujan lebat.  

Merujuk pada perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam dua kedepan, mulai Senin hingga Selasa besok dua wilayah Kabupaten Mojokerto dan Lamongan hanya berawan. Cuaca hujan dengan intensitas ringan diperkirakan turun pada Rabu lusa, 10 November 2021. “Semoga di hulu tidak hujan,”harap Suyono.  (yad)

Pelebaran Kali Lamong Sisi Timur Jembatan Morowudi Sudah Mencapai 40 Meteran Selengkapnya

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus

GRESIK,1minute.id – Angin puting beliung menerjang rumah warga Dusun Terongbangi, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme pada Minggu sore, 17 Oktober 2021. Sebanyak tujuh rumah, dua kandang ayam dan sejumlah pohon peneduh ambruk.

“Tidak ada korban jiwa,”kata Camat Cerme Suyono dikonfirmasi selulernya pada Minggu malam, 17 Oktober 2021. Menurut Suyono, sekitar pukul 15.30 Cerme diguyur hujat lebat disertai angin. Hujan disertai angin itu tidak lebih 30 menit. Hembusan angin itu mengakibatkan atap, genteng rumah berhamburan di sapu angin lesus. 

Data yang dihimpun Kecamatan terdapat tujuh rumah yang terdampak angin puting beliung itu. Rinciannya,  empat unit rumah rusak sedang dan tiga rumah rusak berat. Selain itu, ada dua kandang ayam ikut di sapu angin. “Dua kandang itu mengalami rusak berat,”kata mantan Camat Gresik itu. Selain itu, ada dua pohon peneduh yang roboh.

Sejumlah warga setempat bersama TNI, Polri dan Trantib Kecamatan melakukan perbaikan rumah yang mengalami kerusakan akibat angin lebat itu. “Perbaikan dilakukan setelah hujan reda,”imbuh Suyono. (yad)

Tujuh Rumah, Dua Kandang Ayam dan Pohon di Desa Kandangan Di Sapu Angin Lesus Selengkapnya

Ayo Pakai Maskernya, Biar Semakin Ganteng dan Cantik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengunjungi SMP Negeri 24 Gresik.  Kedatangan Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah untuk memantau pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah berlokasi di Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Gresik.

Di sekolah dipimpin oleh Syahrul Ulyah itu, PTM dilakukan dua sesi. Pagi dan siang. Ada 14 rombongan belajar (rombel). Pembelajaran offline itu dilakukan selama 3 jam tanpa istirahat. Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Jawa-Bali saat ini,  Gresik masuk level 1 atawa zona hijau.

Meskipun begitu, Bu Min tetap mengingatkan sekolah dan siswa mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. 

“Ayo nak dibenerin pake maskernya, makin ganteng loh kalau maskernya di pake,”canda Bu Min. Kegiatan PTM di Kabupaten Gresik sudah berjalan hampir 3 minggu disambut baik oleh siswa dan wali murid. Dengan berjalannya PTM, diharapkan proses belajar mengajar ebisa berjalan maksimal. Tetapi protokol kesehatan tetap harus diperhatikan agar tidak muncul klaster penyebaran Covid-19.

Di akhir kunjungan, beliau berpesan kepada peserta didik bila kurang sehat untuk tidak memaksakan masuk sekolah “Kalau badan panas tidak boleh masuk ya, semangat belajar terus agar menjadi anak yang pintar mudah-mudahan cita-cita tercapai,”pesan Bu Min sambil berjalan meninggalkan sekolah. (yad)

Ayo Pakai Maskernya, Biar Semakin Ganteng dan Cantik Selengkapnya

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id  – Masyarakat terdampak Covid-19 mendapatkan “asupan” dari pemerintah. Pencariran bantuan itu bagai asupan yang diharapkan bisa meringankan beban dan menambah imun bagi masyarakat. Bantuan itu adalah bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) keempat.

Diantaranya masyarakat di Kecamatan Cerme. Dalam dua hari ini, mulai Kamis, 29 Juli 2021 sebanyak 12 dari 25 desa telah menggolentorkan kepada masyarakat terdampak. Sebelas desa itu, adalah Iker-ikergeger ; Cerme Kidul ; Cerme Lor ; Betiting dan Dungus. 
Kemudian, Desa Dampaa ; Lengkong ; Dadapkuning ; Ngembung ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Morowudi disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut Camat Cerme,  penyaluran BLT Dana Desa (DD) bulan keempat untuk masyarakat terdampak Covid-19. “Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Rp 300 ribu,”ujar Suyono dikonfirmasi selulernya pada Jumat, 30 Juli 2021. Sedangkan, 13 desa lainnya, tambah Suyono, akan menyalurkan BLT DD ini dalam waktu dekat.

“Diagendakan Senin untuk desa yang belum menyalurkan BLT DD nya,”ujarnya. Momen penyaluran BLT DD ini digunakan oleh tiga pilar di Kecamatan yakni Camat, Kapolsek dan Danramil untuk sosialisasi tentang perpanjangan Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) belum selesai. “Patuhi prokes,”ujar Suyono. (yad)

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Selengkapnya
Tersangka dugaan korupsi ADD Dooro, Kecamatan Cerme, Gresik ketika dibawa ke mobil tahanan setelah menjalani pemeriksaan di kejari Gresik pada Kamis, 11 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Diduga Korupsi ADD, Kejari Gresik Tahan Kades Dooro


GRESIK,1minute.id – Mat Ja’i,  Kepala Desa Dooro,  Kecamatan Cerme, Gresik dijebloskan ke rumah tahanan (Rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari,  Kecamatan Cerme, Gresik pada Kamis, 11 Februari 2021.

Mat Ja’i diduda melakukan tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) periode 2015, 2016 dan 2017. Berdasarkan audit inspektorat Pemkab Gresik kurun waktu tiga tahun itu, terdapat kerugian negara senilai Rp 253 juta. Tersangka Mat Ja’i telah menggembalikan kerugian negara senilai Rp 210 juta. Pengembalian kerugian negara itu tidak menghapus unsur pidana yang diduga telah dilakukan oleh tersangka. 

Mat Ja’i, kades dua periode ini adalah kades kali pertama ditahan oleh seksi pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada 2021. Sekitar pukul 10.00 Mat Ja’i tiba di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka.

Selama 5 jam kades dua periode menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Seksi Pidsus Gresik. Sekitar pukul 14.00, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik keluar dari kantor korp Adyaksa di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Setelah tim nakes pulang, petugas kejaksaan menyiapkan ropi warna oranye bertuliskan tahanan kejaksaan. Indikasi tersangka dugaan korupsi ADD kurun waktu 3 tahun, mulai 2015 hingga 2017 itu akan menjalani penahanan semakin kuat.  Apalagi, mobil tahanan kejaksaan sudah disiapkan di depan kantor. 

Sekitar pukul 15.00, tersangka Mat Ja’i digiring petugas kejaksaan menuju mobil tahanan. Tangan terborgol  akan tetapi ditutupi oleh rompi warna oranye. 
Humas Kejari Gresik Dimaz Atmadi Brata Anandiansyah mengatakan, tersangka berinisial MJ (Mat Ja’i) diduga melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) pada 2016 sampai 2017. 

“Dari hasil audit yang dikeluarkan oleh inspektorat kabupaten Gresik negara mengalami kerugian sebesar 253 juta,”terang Dimaz didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Dimas Adji Wibowo usai pemeriksaan.

Dimaz yang juga Kasi Intel Kejari Gresik itu menambahkan, sebelumnya tersangka ini pernah mengembalikan uang diduga hasil korupsi. Saat itu,  proses penyelidikan. “Kurang lebihnya uang yang dikembalikan sebesar Rp 210 juta,”tegasnya. 

Dugaan korupsi ADD Dooro, Kecamatan Cerme, Gresik ini mulai ditelisik sejak Maret 2020. Tim Pidsus Kejari Gresik sempat melakukan cek fisik pembangunan waduk dan filterisasi air bersih pada 14 Mei 2020 lalu. 

Pada waktu itu, tim pidsus fokus pada pembuatan waduk dan filterisasi air bersih, yang menggunakan anggaran dana desa. Proses pembuatan waduk dan filterisasi air sendiri dilakukan dengan menggunakan anggaran dana desa. (*)

Diduga Korupsi ADD, Kejari Gresik Tahan Kades Dooro Selengkapnya