https://www.1minute.id/wp-content/uploads/2021/06/2206_pemakaman_covid.jpg

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga

GRESIK, 1minute.id – Operasi yustisi penegakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala Mikro semakin diintensifkan. Tujuannya, mengingatkan masyarakat tentang  bahaya virus asal Wuhan, Tiongkok itu masih mengancam kesehatan hingga merengut nyawa manusia. 

Pengawasan ketat PPKM skala Mikro diantaranya dilakukan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Trantib dan Tenaga Kesehatan di Kecamatan Manyar pada Selasa, 22 Juni 2021. Sambil membawa megaphone petugas gabungan tidak hanya keliling melakukan pengawasan di tempat berpotensi menimbulkan kerumunan massa. 

Pengawasan dilakukan petugas gabungan itu, mulai dari warung kopi hingga proses pemakaman warga mereka. Petugas gabungan ikut turun ke pemakaman memastikan standar protokol kesehatan diterapkan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak kendor menerapkan disiplin protokol kesehatan di setiap aktifitas sehari-hari,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Selasa, 22 Juni 2021.

Merebaknya kembali wabah corona virus disease 2019 ini ditengarai menurunnya kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi prokes. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak serta prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Kami tidak akan pernah bosan mengimbau agar jangan sampai abai prokes,”tegas alumnus Akpol 2021 itu.

Sementara itu, Satgas Covid-19 Gresik merilis perkembangan data baru kasus di Kota Santri ini. Berdasarkan data itu, terjadi penambahan kasus baru berjumlah 16 kasus sehingga terakumulasi menjadi 5.829 kasus. Sedangkan, kasus sembuh hanya bertambah 9 kasus menjadi 5.340 kasus, isolasi 129 kasus dan meninggal 360 kasus. (yad)

Perketat PPKM skala Mikro hingga Awasi Proses Pemakaman Warga Selengkapnya

Polres Gresik Gelar Apel Kalaborasi Indonesia Sehat, Kibarkan Bendera Raksasa

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Kolaborasi melawan pandemi untuk Indonesia sehat di halaman Mapolres Gresik pada Senin,15 Maret 2021. Apel dalam rangka untuk penanggulngan penyebaran pegebluk coronavirus disease 2019 ini terasa istimewa.

Sebab, pimpinan apel adalah tiga pilar sekaligus. Tiga pilar itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Peserta apel adalah anggota Polres Gresik, Kodim 0817 Gresik dan Tenaga Kesehatan (nakes) Dinas Kesehatan Gresik.  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk melawan pandemi menuju Indonesia sehat.

Selain itu, mendukung pencanangan pemerintah Pusat sampai daerah sebagai langkah ikhtiar kita bersama untuk mencegah penyebaran Covid 19. “Vaksinasi tersebut aman dan halal serta tidak memiliki efek samping bagi penggunanya.

TIGA PILAR : (ki-ka) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin apel kalaborasi untuk Indonesia Sehat di Mapolres Gresik pada Senin, 15 Maret 2021 ( foto : istimewah)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan kebersamaan dan kekompakan menjadi kekuatan kita bersama dalam mendukung vaksinasi nasional sebagai upaya bersama-sama untuk melawan penyebaran Covid-19.

Usai apel kalaboraksi (Kalaborasi melawan Pandemi untuk Indonesia Sehat) ini dilakukan pengibaran bendera raksasa dan kata Sehat yang dilakukan puluhan anggota Polres Gresik ini. 

Usai melakukan apel, peserta apel bersama anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik melakukan vaksinasi tahap dua. Sebanyak 825 orang yang mendapatkan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu. (*)

Polres Gresik Gelar Apel Kalaborasi Indonesia Sehat, Kibarkan Bendera Raksasa Selengkapnya

Kodim 0817 Gresik bersama Masyarakat Buat Akses Jalan ke Makam Putri Cempo

GRESIK,1minute.id – Kawasan Bukit Cempo longsor semakin parah. Akses jalan menghubungkan Kelurahan Gending dan Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik terputus.

Akibat longsor di kawasan perbukitan terdapat dua tempat wisata religi, yakni Pesarean Putri Cempo dan Syeh Sayyid Abdurahman, Paman Sunan Giri sudah tidak bisa dikunjungi oleh para peziarah. Sebab, akses jalan selebar 1 meter dengan panjang 100 meter selama ini digunakan lalu lalang masyarakat maupun para peziarah sudah hilang sejak Rabu, 3 Maret 2021. 

JALAN Alternatif : Kondisi jalan alternatif menuju makam Putri Cempo masih bisa dilewati pengendara motor pada 27 September 2020. Kini, jalan itu sudah hilang akibat bukit di kawasan Bukit Putri Cempo longsor pada Rabu,3 Maret 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kondisi itu membuat anggota Komando Distrik Militer (Kodim) 0817 Gresik turun tangan pada Jumat, 5 Maret 2021. Sejak pagi hari, puluhan anak buah Letkol Inf Taufik Ismail, Komandan Kodim 0817 Gresik kerya bakti bersama masyarakat setempat membuat akses jalan menuju masjid, maupun makam Putri Cempo dan Syeh Sayyid Abdurahman itu. 

Pembukaan jalan baru ini menggunakan peralatan  konvensional, yakni cangkul, sabit dan lainnya. 
“Karya bakti Kodim 0817 Gresik bersama masyarakat untuk membuat akses jalan alternatif,”kata Sersan Satu (K) Iza Elmi, anggota Komando Wanita Angkatan Darat (Kowad) Kodim 0817 Gresik. (*)

Kodim 0817 Gresik bersama Masyarakat Buat Akses Jalan ke Makam Putri Cempo Selengkapnya

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat

 
GRESIK 1minute.id – Puluhan tenaga kesehatan dan forkopimda menjalani vaksinasi tahap kedua pada Selasa, 2 Februari 2021. Vaknasasi untuk mereka ini kali pertama disuntikkan pada 19 Januari 2021. 

Forkopimda yang mendapat vaksinasi kali kedua adalah Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Vaksinasi dipusatkan di Puskesmas Alun-alun di Jalan Pahlawan, Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengaku vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini aman dan halal. Vaksinasi ini, ikhtiar pemerintah Indonesia segera terbebas dari wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya tegaskan vaksin Sinovac ini aman dan halal serta tidak berefek buruk bagi kesehatan penggunanya,” tegas alumnus Akpol 2001 ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk turut membantu ikhtiar pemerintah ini agar berjalan lancar.

“Harapan kedepan tidak ada lagi keraguan bagi masyarakat Gresik terhadap penggunaan vaksin Sinovac,”tambah mantan Kapolres Ponorogo tersebut.

Dandim 0817/Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail mengaku tidak ada rasa sakit waktu divaksin. “Bahkan saya bisa langsung melakukan aktivitas olahraga seperti biasa. Tidak ada efek buruk bagi kesehatan,”tegas Taufik Ismail.

Seperti diberitakan, pemkab Gresik akan menggeber vaksinasi untuk masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kepala Dinas Kesehatan Gresik drg Syaifudin Ghozali dihadapan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan akan menambah 100 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Saat ini, 56 fasyankes. 

Selain fasyankes, juga akan menambah 500 hingga 1000 vaksinator. Penambahan fasyankes dan vaksinator ini inisiasi dari Gubernur Jatim Khofifah untuk masyarakat dengan harapan mempercepat pemulihan ekonomi. (*)

Vaksinasi Kedua, Selanjutnya Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Selengkapnya

Kabar Baik, Masyarakat Gresik Semakin Peduli , Polisi Sebut Kepatuhan Bermasker 90-an Persen

 GRESIK, 1minute.id – Masa pemberlakuan pembatasan  kegiatan masyarakat (PPKM) memasuki hari ke-13, Sabtu 23 Januari 2021. Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (prokes) tetap masif dilakukan aparat. Baik TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. 

Rapid antigen digebyar oleh Pemkab Gresik.Hasil, tingkat kepatuhan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (Prokes) cukup tinggi. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, operasi yustisi dilakukan secara intensif telah mengubah prilaku masyarakat ketika beraktivitas di luar rumah. Alumnus Akpol 2001 menambahkan, untuk menemukan masyarakat beraktivitas tanpa masker akan kesulitan. 

Perubahan perilaku ini, tentu menggembirakan karena bisa memutus mata rantai penyebaran covid-19. “Kalau diprosentase kesadaran masyarakat Gresik memakai masker antara 80 hingga 90-an persen,”ujar AKBP Arief Fitrianto. 

Dalam pantauan 1minute.id  terhadap masyarakat pengguna kendaraan tidak memakai masker cukup sulit ditemui. Sekitar 30 menit memantau pengendara lalu lalang di Jalam Raden Santri, KH Wachid Hasyim, sekitar Alun-alun Gresik hanya satu,  dua pengendara tidak memakai masker.

Kepatuhan masyarakat mematuhi protokol kesehatan memakai masker di luar rumah ini patut diapresiasi. Apalagi bila kepatuhan mereka memakai masker bukan karena ada operasi yustisi. Karena masker sebagai gaya hidup sehat untuk mencegah penyebaran virus corona. 

Disisi lain, update data kasus corona masih menunjukkan tren peningkatan.  Berdasarkan data Satgas Covid-19, Jumat 22 Januari 2021 ada penambahan 23 kasus baru sehingga terakumulasi menjadi 4.622 kasus.

Sedangkan, kasus sembuh bertambah 8 orang terakumulasi menjadi 4.013 kasus. Kemudian, jumlah kasus meninggal bertambah dua oran menjadi 484 orang.  Dua pasien meninggal karena coronavirus disease 2019 (Covid-19) berasal dari Kecamatan Menganti dan Cerme, Gresik. (*)

Kabar Baik, Masyarakat Gresik Semakin Peduli , Polisi Sebut Kepatuhan Bermasker 90-an Persen Selengkapnya