Musim Hujan, Mencicipi Happy Suki, Menu Baru Persembahan ASTON Inn Gresik Uenak Seru

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Salah satu kuliner berkuah yang sering diburu saat musim hujan adalah suki. Sebab, menikmati kuliner yang hangat dan berkuah, tak hanya bisa membuat kenyang tapi juga bisa menghangatkan tubuh. 

Suki pada dasarnya merupakan makanan berkuah yang dimasak di atas panci khusus dengan beragam isian di dalamnya. Suki merupakan makanan sehat karena kaya akan berbagai macam sayuran, daging, hingga aneka seafood yang disajikan mentah di atas meja, lengkap dengan kompor gas mininya sehingga para tamu diajak untuk merasakan sensasi masak sendiri.

“Kami menghadirkan Happy Suki dengan 3 paket mulai dari 150.000 nett,”kata Haris Zestya, Executive Chef ASTON Inn Gresik dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Minggu, 31 Oktober 2022. Paket Happy Suki berisikan daging sapi slice, bakso ikan, bakso sapi, otak-otak, chikuwa, kepiting serta mie dan nasi untuk pelengkap karbohidrat.

Penyajian menu suki tersebut dapat dinikmati para tamu dengan dua pilihan kuah, yaitu kuah collagen dan kuah tomyam untuk para penikmat makanan berkuah pedas.

Executive Chef Haris Zestya mengatakan “menu ini sangat cocok untuk menghangatkan suasana dan dapat dinikmati beramai-ramai bersama keluarga maupun teman. Happy Suki berlaku setiap hari pukul 17.00 – 21.00 WIB di NIRA Restaurant ASTON Inn Gresik”.

Tamu pun bisa menikmati suki ditemani dengan pemandangan malam kota Gresik dari ketinggian yang penuh gemerlap lampu nan cantik. (yad)

 

Musim Hujan, Mencicipi Happy Suki, Menu Baru Persembahan ASTON Inn Gresik Uenak Seru Selengkapnya

Budaya Baru Belanja Kuliner Online , Volume Sampah Rumah Tangga Meningkat Dua Kali Lipat


GRESIK,1minute.id – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 23 Agustus 2021. Perpanjangan kali ketiga dengan pelbagai syarat utu bertujuan untuk mencegah persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Pembatasan kegiatan masyarakat mendongkrak melonjaknya animo masyarakat untuk berbelanja online. Ini kabar menggembirakan. Pasalnya, animo masyarakat itu bisa membangkitkan ekonomi. Khususnya untuk usaha kecil menengah dan mikro (UMKM) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Diantaranya bisnis kuliner. Kebijakan take a way atawa bungkus. 

Disisi lain, meningkatnya budaya baru di era pandemi Covid-19 berdampak pada meningkatnya volume sampah rumah di Gresik. Bagaimana antisipasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik?

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Mokh Najikh dikonfirmasi tidak mengelak adanya peningkatanvolume sampah rumahtangga sejak PPKM. Ia menyebutkan kebijakan restoran, rumah makan maupun warung hanya melayani pembelian secara take away meningkatkan volume sampah rumah tangga. Sampah rumah tangga meningkatkan dua kali lipat. Sebelum, PPKM volume sampah rumah tangga berkisar 170-an meter kubik (m³) per hari. 

“Sejak PPKM sampah rumah tangga mencapai 300 meter kubik perhari,”ujar mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Gresik ini pada Senin, 16 Agustus 2021. Ratusan meter kubik sampah itu yang ditampung di tempat pembuangan akhir (TPA) Ngipik di Kelurahan Ngipik, Kecamatan Gresik. Peningkatan volume sampah rumah tangga, imbuh Najikh, telah diantisipasi dengan menempatkan backhoe atau alat berat untuk membantu menempatkan sampah ke lahan yang tersedia. 

“(TPA Ngipik) masih cukup,”tegas Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik periode 2010 itu. Najik telah mengecek langsung TPA Ngipik untuk memastikan lahan tetap mencukupi untuk menampung sampah rumah warga Kota Santri yang berjumlah 1,3 juta jiwa itu. (yad)

Budaya Baru Belanja Kuliner Online , Volume Sampah Rumah Tangga Meningkat Dua Kali Lipat Selengkapnya

Relaksasi, Kuliner Setigi Dibuka, Angkutan Logistik dan Ojol Boleh Lewat Penyekatan


GRESIK,1minute.id – Hore…!  Driver online tidak perlu memutar akibat penyekatan. Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik memberikan kelonggaran bagi driver online. Relaksasi ini diberikan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 jilid 2. 

Dalam akun instagram @satlantasresgresik menyatakan ojek online dan angkutan logistik boleh melewati titik-titik penyekatan. Kabar menggembirakan bagi driver online diunggah 10 jam lalu ketika naskah berita ini ditulis. Unggah telah mendapatkan puluhan like itu.

Sebelumnya, di PPKM Darurat sejumlah driver online wadul ke Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Mereka diterima di Ruang Dhurung Bawean di Kompleks Kantor Bupati. Dalam pertemuan itu, Muhammad Burhanudin, koordinator driver online meminta aparat yang melakukan penyekatan di jalan protokol untuk memberikan dispensasi kepada sopir online. 

“Antar dan jemput penumpang harus memutar karena belum ada kenaikkan tarif. Mohon untuk dilonggarkan,”kata Burhanuddin waktu itu. Sebab, mereka mengaku merugi bila harus putar-putar jalan alternatif. Kini, memasuki PPKM level 4 perpanjangan aparat mulai melonggarkan kebijakan tentang penyekatan.

Para ojol pun kini tidak perlu memutar mencari jalan “tikus” untuk antar  jemput penumpang. Disisi lain, pasar kuliner di destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi) kembali dibuka mulai hari ini, pada Senin, 26 Juli 2021. “Mulai hari ini pasar kuliner Setigi dibuka tapi untuk warga lokal. Warga Gresik,”kata Abdul Halim dalam instagramnya @abdhalim_12.

Namun, Halim tetap mengingatkan masyarakat yang mampir di kuliner Setigi tetap menjaga protokol kesehatan. “Bertahan secara ekonomi semoga menambah imun meningkat,”imbuh Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ini. (yad)

Relaksasi, Kuliner Setigi Dibuka, Angkutan Logistik dan Ojol Boleh Lewat Penyekatan Selengkapnya

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable

GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani, Gresik. Kini pujasera yang bernama “Kuliner Wisma SIG” menjadi lebih modern, estetik, instagramable dan nyaman. 

Peresmian dilakukan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya pada Senin, 24 Mei 2021. “Kuliner Wisma SIG” terdapat 28 UMKM yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman. Buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani ini merupakan bentuk komitmen SIG dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi UMKM sektor kuliner.  “Peremajaan yang dilakukan meliputi renovasi stan makanan dan penambahan panggung untuk pertunjukan musik dengan konsep kekinian,”kata Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 25 Mei 2021.

Edy Saraya menambahkan, selain peremajaan stan, SIG telah melakukan pembinaan melalui pelatihan bagi pelaku UMKM Kuliner Wisma A.Yani, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi selera konsumen.

“Kuliner Wisma SIG kini telah naik kelas, dari tempat yang sederhana menjadi lebih modern dan nyaman, pelayanannya pun lebih bagus. Semoga dengan apa yang dilakukan perseroan, dapat mendorong UMKM untuk bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya,”harapnya. Lebih dari itu, SIG turut berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan Pemerintah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengapresiasi upaya SIG yang telah melakukan peremajaan sentra kuliner di Wisma A Yani  hingga menjadi sekelas kafe dan telah melakukan pelatihan terhadap penjualnya.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu dilakukan agar usaha UMKM berkembang, diantaranya dengan membangun individual opinion sehingga pelanggan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik. “Biar masyarakat selalu ingat bahwa disini makanannya enak dan pelayanannya bagus maka para UMKM kuliner ini harus melayani dengan baik tanpa melihat latar belakang pembeli,” ujar Agus Budiono.

Lebih lanjut, Agus Budiono mengatakan, selain membangun individual opinion, pelaku UMKM juga harus membangun produk opinion. “Artinya makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dari bumbu dan cara proses yang sesuai kesehatan,”tambahnya.(yad) 

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable Selengkapnya