Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kembali bergerak. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan menganbil sumpah 59 pejabat mulai penjabat tinggi pratama, pejabat administrator, pengawas dan fungsional di lingkungan Pemkab Gresik pada Kamis, 9 Februari 2023. 

Dari 59 pejabat itu, ada empat pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (Selter). Eselon mereka naik satu tingkat menjadi eselon II. Mereka adalah Agung Endro Dwi Setyo Utomo menduduki Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Sri Subaedah menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dhiannita Tri Astuti Mlmenjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan  Titik Ernawati menjabat sebagai Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPP PA).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, setelah ini pejabat yang sudah dilantik diharapkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan cepat. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo ada beberapa isu nasional yang harus secepatnya diselesaikan. “Isu nasional itu di antaranya pengendalian Inflasi, investasi dan bagaimana menurunkan angka stunting. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama,” terang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yank, yang akrab disapa, Gus Yani itu.

Gus Yani menyebut, di Kabupaten Gresik angka stunting semula dari 24 persen pada 2022 turun menjadi 10 persen. Kita tidak boleh lengah, ini harus terus kita turunkan semaksimal mungkin. Selain itu kematian ibu dan anak juga menjadi potret pemerintah pusat.

“Dibutuhkan koordinasi bersama teman-teman media, bagaimana terobosan dan inovasi yang dikembangkan sejumlah Puskesmas di Kabupaten Gresik. Ini menjadi contoh spirit dan keteladanan Puskesmas yang lain,” katanya.

Lebih lanjut bupati mengatakan, isu yang lain disebut Presiden tidak ada lagi investasi yang terlambat, harus dicari solusi dan permasalahannya apakah ini disebabkan adanya data yang kurang siap atau faktor penyebab lainnya.

“Loyalitas menjadi ornamen dalam melaksanakan pekerjaaan jadikan energi untuk dijalankan. Sebab loyalitas menjadi penghubung dalam organisasi dari bawah sampai atas,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, sampah juga menjadi persoalan, bagaimana pengurangan sampah di wilayah Gresik Selatan terintegrasi di TPA Belahanrejo. Setelah itu TPA Ngipik kita tangani bersama bagaimana sampah itu tidak sampai di bawa ke kota. Menurut bupati, hari ini isu yang ditanya oleh masyarakat yaitu Infrastruktur. “Alhamdulillah pengendalian banjir sudah dilakukan, ada lagi juga keluhan masyarakat yaitu kerusakan jalan,” kata Gus Yani mengingatkan. 

“Anggaran Rp 300 miliar khusus untuk infrastruktur, jangan sampai ada keterlambatan terkait lelang. Anggaran ini harus digunakan semaksimal mungkin kita prioritaskan dan harus bisa terealisasi di tahun 2023,” imbuhnya. Turut mendampingi Bupati Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini. (yad)

Melantik 59 Pejabat, Bupati Gresik Ingatkan Percepatan Penanganan Isu Nasional dan Loyalitas Selengkapnya

HIPMI  Siap Kolaborasi, Dorong Investasi di Gresik Semakin Meroket

GRESIK,1minute.id –  Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Gresik periode 2021-2024 resmi dilantik pada Jumat malam, 4 Maret 2022. Pelantikan digelar di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Pelantikan pengurus  Himpunan Pengusaha Muda ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad, Direksi BUMD Gresik, serta sejumlah tokoh lain. Diantaranya, Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan,  pandemi Covid-19 yang sudah berjalan dua tahun meluluh-lantakan semua sektor, termasuk ekonomi. Seiring berjalan waktu dan kasusnya terus melandai, keberadaan pengusaha muda asal Gresik yang tergabung di dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) diharapkan bisa menjadi mesin penggerak di semua aspek.

“Saya siap diganggu 24 jam oleh pengusaha muda Gresik asal berkarya dan bermanfaat. Apapun kesulitannya mari dicari solusinya,”ujarGus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani di sela-sela pelantikan BPC HIPMI Gresik periode 2021-2024 dalam siaran pers diterima  1minute.id pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, di era seperti sekarang bisnis di sektor digital bisa menjadi referensi bagi kalangan milenial. Bahkan bisnis yang tidak jauh dari ponsel. Hal ini dikarenakan banyak sektor sudah bergeser ke digitalisasi. “Peluang ini jangan sampai terlewatkan HIPMI harus masuk disitu,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Gresik Dimas Setyo Wicaksono menuturkan, selama ini Kabupaten Gresik langganan mendapat penghargaan. Terakhir penghargaan dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Namun sebagai organisasi yang proinvestasi pihaknya merasa malu jika Hipmi belum bisa memberikan sumbangsih maupun kontribusi kepada daerah.

“Kita merasa kecil ibarat sebatang lidi apabila berdiri sendiri akan mudah dipatahkan. Untuk itu, kami berikrar keberadaan pengusaha muda akan semakin nyata dalam mendukung pemerintah daerah. Kami akan membuat investasi di Gresik semakin meroket kedepannya,” tuturnya. Ia menjelaskan anggota HIPMI Gresik bervariasi mulai dari pengusaha besi tua, transportasi, pengaduk kopi hingga pelaku usaha kotoran sapi. Dari semua bisnis tersebut, pengusaha muda Gresik siap nakal dalam beride dan radikal dalam berbisnis. 

“Kami bakal aktif mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dengan berkolaborasi bersama Pemkab Gresik melalui sejumlah program pemulihan ekonomi,” paparnya. Sementara itu, Ketua HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming berharap pengusaha muda tidak hanya fokus ke bisnisnya saja. Tapi, kalau bisa masuk menjadi eksekutif maupun legislatif supaya lebih mudah dalam mengambil kebijakan. “Sah-sah saja anggota HIPMI ikut berpolitik. Sebab kalau tidak ikut, tidak bisa mengambil kebijakan,”ungkapnya.

Dirinya juga berharap anggota HIPMI Gresik yang sudah dilantik lebih banyak mendorong produk UMKM. Pasalnya, sesuai regulasi dari pemerintah produk UMKM yang dimasukkan ke perusahaan BUMN wajib dibeli, dan ini merupakan peluang bagi pengusaha daerah.
“Saya ucapkan selamat kepada anggota BPC Hipmi Gresik yang hari ini dilantik. Semoga bisa memberikan kontribusi pada daerah,” pungkasnya. (yad)

HIPMI  Siap Kolaborasi, Dorong Investasi di Gresik Semakin Meroket Selengkapnya

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah sembilan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 9 Desember 2021.

Sembilan pejabat promosi ke eselon II itu adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto ; Kadinkes dr Mukhibatul Khusnah; Kadinsos Gresik dr Umi Khoiroh ; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM-PTSP) Gresik A.M. Reza Pahlevi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Suprapto. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi ,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir , Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan  Rakyat Setda Gresik Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada sembilan pejabat baru dilantik bekerja secara tim. Tidak bekerja sendiri-sendiri. Sebab, tantangan kedepan cukup berat. “Team work harus dijalankan. Buatlah kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Untuk bisa mengetahui kebutuhan masyarakat, seorang pejabat harus memiliki kepekaan, empati responsif dan solutif. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani lalu menyebutkan satu per satu pekerjaan rumah yang harus cepat diselesaikan. DPM-PTSP, diantaranya. Ia memberikan tantangan kepada Reza Pahlevi, Kepala DPM-PTSP Gresik membuat program percepatan perizinan operasional lembaga pendidikan dan kemudahan investasi. 

“Banyak lembaga pendidikan kita kesulitan mengurus perizinan, bikin satu gebrakan, permudah izin lembaga kependidikan. Seban, Investasi untuk anak bangsa. Juga, investasi skala besar maupun skala kecil,” kata Gus Yani.Pelantikan dan Pengambilan Sumpah berlangsung khidmat ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala DPM-PTSP Gresik A.M Reza Pahlevi mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah dan melaksanakan sebaik-baiknya tugas yang dipercayakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Kita sudah memiliki strategi untuk memberikan kemudahan perizinan, izin lembaga kependidikan yang nantinya akan dilaksanakan fasilitasi mulai di tingkat Kecamatan sehingga bisa memudahkan masyarakat,”kata Reza. 

“Dan untuk investasi pastinya kita akan melakukan berbagai percepatan sehingga akan memberikan kemudahan untuk investasi di Kabupaten Gresik,”imbuh mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik itu. (yad)

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat Selengkapnya

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang

GRESIK,1minute.id- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebanyak 29 aparatur sipil negara sebagai pejabat fungsional pada Jumat, 28 Mei 2021.

Pelantikan puluhan abdi negara empat organisasi perangkat daerah (OPD) digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pelantikan ASN ini kali pertama masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sejak dilantik sebagai Bupati-Wabup Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu meminta kepada ASN yang akan dilantik dan diambil sumpah untuk untuk menghormati baju dan jabatan yang disandang.

Petugas satpol PP misalnya, bekerjalah yang baik. Jangan sampai memalukan korp pada baju yang disandangnya. “Juga untuk pengawas sekolah, auditur dan beberapa jabatan lain agar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 29 pejabat fungsional dihadiri Wabup Gresik Aminatun Habibah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka yang dilantik itu adalah pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja 15 orang ; Auditur pratama seb 9 orang; fungsional tehnik Tata Bangunan dan Perumahan 4 orang dan Pengawas Sekolah Ahli Pratama 1 orang.

Setelah dilantik, lanjut Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, hendaknya punya semangat baru. Jangan sampai setelah dilantik anda justru hanya santai-santai aja kerjaannya.

“Saat ini masih situasi pandemi entah sampai kapan berakhir. Masyarakat sangat butuh anda untuk meningkatkan kesejahteraannya. Ucapan yang anda ikrarkan saat sumpah jabatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sangat ditunggu masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.(yad)

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang Selengkapnya

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

GRESIK,1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik mempersiapkan rencana pelantik Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah

Pelantikan bupati dan wakil bupati hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 itu direncanakan pada Jumat, 26 Februari 2021. Pelantiksn dilakukan secara virtual. Pemkab Gresik mempersiapkan acara itu di ruang Mandala Bhakti Praja lantai 4 Kantor Bupati Gresik di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI telah menetapkan jadwal gelombang I pelantikan bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota terpilih hasil Pilkada 2020 pada 26 Februari 2021 mendatang. Pelantikan itu akan digelar secara virtual.

Dalam pelantikan gelombang I tersebut, ada sekitar 170 pasangan kepala daerah terpilih yang dilantik. Salah satunya adalah Pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

Hal ini setelah turunnya Surat dari Kemendagri No. 131/966/OTDA tertanggal 15 Februari 2021, yang ditandatangani Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri Akmal Malik.

Asisten Pemerintahan dan Umum Pemkab Gresik Tursilowanto Heriogi dikonfirmasi mengatakan rapat zoom bersama Pemprov Jatim belum secara gamblang waktu dan tempat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik. ” Kemungkinan 26 Februari. Tapi, kepastiannya mungkin nanti siang,”kata Tursilowanto dikonfirmasi 1minute.id pada Selasa, 23 Februari 2021.

Tursilowanto menambahkan, Pemkab Gresik secara prinsip pelantikan bupati dan wakil bupati siap dilaksanakan kapan pun. “Prinsipnya Pemkab siap pelantikan kapan pun,”tegasnya. (*)

Selamat Datang Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya