Petrokimia Gresik, Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

GRESIK,1minute.id –  PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), selaku holding dalam program Relawan Bakti BUMN menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa kebutuhan dasar (basic needs) senilai Rp 75 juta tersebut disalurkan melalui Relawan Bakti BUMN secara bertahap mulai 16 hingga 19 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah terdampak.

Terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan rasa empati kepada seluruh masyarakat terdampak gempa bumi di NTT. Ia mengatakan, bantuan disalurkan sehari setelah bencana ini merupakan bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi kondisi darurat. Adapun bantuan yang disalurkan berupa beras, gula, minyak, dan selimut.

“Bantuan kami distribusikan bersama Pupuk Indonesia. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, saat ini berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan masyarakat pada masa tanggap darurat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia sebelumnya dipercaya menjadi tuan rumah Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT. Kegiatan yang melibatkan Relawan Bakti BUMN tersebut semula difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dan pengembangan sektor pertanian melalui program TAJUMASE (Tani Maju Makmur Sejahtera).

Namun, bersamaan dengan pelaksanaan program, gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Situasi tersebut membuat fokus kegiatan disesuaikan, dari agenda pemberdayaan menjadi dukungan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak gempa.

“Program ini awalnya kami siapkan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Namun ketika terjadi bencana, kebutuhan masyarakat tentu menjadi prioritas. Karena itu, kami bersama Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN bergerak menyesuaikan program agar kehadiran kami di NTT memberikan manfaat yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini,” jelas Daconi.

Menurut Daconi, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk ketika menghadapi kondisi darurat.

“NTT memang jauh dari Gresik, tetapi jarak tidak menjadi penghalang bagi kami untuk menunjukkan kepedulian. Kami ingin masyarakat terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi musibah ini. Ada semangat gotong royong dan dukungan dari Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia untuk membantu mereka melewati masa sulit ini,” ujarnya.

Daconi berharap kondisi di wilayah terdampak segera pulih sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitasnya. “Semoga seluruh masyarakat NTT diberikan kekuatan dan ketabahan, para korban yang terluka segera pulih, serta kondisi di wilayah terdampak segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” tambahnya.

Gempa bumi kuat mengguncang NTT pada Sabtu, 15 Agustus 2026  dan menimbulkan dampak di sejumlah wilayah. Berdasarkan data BNPB per Senin, 17 Agustus 2026, gempa tersebut menyebabkan 53 orang meninggal dunia dan 135 orang mengalami luka-luka. Korban tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Manggarai dan Manggarai Timur.

Pada periode yang sama, BNPB mencatat 914 rumah rusak berat, 126 rusak sedang, dan 317 rusak ringan. Kerusakan juga terjadi pada 93 fasilitas pendidikan, 36 fasilitas kesehatan, dan 38 kantor pemerintah, sementara lebih dari 5.000 warga harus mengungsi. (yad) 

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik, Pupuk Indonesia dan Relawan Bakti BUMN Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT Selengkapnya

3 Dalang Cilik Asli Gresik, Growing The Future : Bukti Nyata Petrokimia Gresik Tumbuhkan Generasi Penerus Seni Wayang 

GRESIK,1minute.id – Penampilan tiga dalang cilik asal Gresik menyita ribuan pasang mata pada pagelaran wayang di SOR Tridharma Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu. Tiga dalang cilik, yakni ; Avito Bintang Pratama, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik; Nicolas Davino, siswa kelas IV SD Petrokimia Gresik; dan Kyano Renand H., siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Terate Putra Gresik.

Pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) untuk mendorong regenerasi pelestari seni dan budaya Indonesia dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik dan HUT ke-81 Republik Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan pelestarian budaya merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menumbuhkan masa depan. Tema HUT ke-54 “Growing the Future”, tambahnya, tidak hanya berbicara tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang menyiapkan generasi yang mampu meneruskan nilai dan warisan budaya bangsa.

“Pagelaran wayang kulit menjadi agenda rutin tiap momen ulang tahun perusahaan. Kami ingin ikut memastikan seni wayang tetap memiliki ruang untuk tumbuh di tengah generasi muda,” ujar Daconi.

Pagelaran wayang kulit ini menghadirkan lakon pembuka “Sumantri Ngenger” yang dibawakan oleh dalang muda Ki Achmad Bagas Septyawan. Ia merupakan karyawan muda Petrokimia Gresik sekaligus binaan Sanggar Mahesa Kencana Petrokimia Gresik.

Penampilan tersebut semakin istimewa dengan hadirnya tiga dalang cilik berbakat dari Kabupaten Gresik. Mereka adalah Avito Bintang Pratama, siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Gresik; Nicolas Davino, siswa kelas IV SD Petrokimia Gresik; dan Kyano Renand H., siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Terate Putra, Gresik.

Kehadiran para dalang muda tersebut menjadi bukti bahwa seni wayang tetap memiliki ruang untuk tumbuh di tengah generasi saat ini. Bagi Petrokimia Gresik, regenerasi seniman menjadi bagian penting untuk memastikan wayang tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi terus hidup dan berkembang di masa depan.

“Ketika anak-anak muda mau belajar dan tampil membawakan wayang, di situlah kita melihat harapan bagi keberlanjutan budaya. Kami ingin memberikan ruang agar talenta-talenta muda ini terus berkembang dan semakin percaya diri dalam membawa seni tradisi ke generasi berikutnya,” jelas Daconi.

Dalam momen ini, Petrokimia Gresik juga menyerahkan uang pembinaan untuk para dalang cilik. Harapannya, bisa terus memotivasi dalang-dalang muda ini untuk terus melestarikan budaya wayang, sehingga bisa menginspirasi generasi muda lain di Gresik.

Lebih lanjut ia menambahkan, wayang bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga sarat tuntunan dan nilai kehidupan. Hal tersebut salah satunya tercermin dalam lakon “Sumantri Ngenger” yang mengajarkan kesetiaan, dedikasi, kerja nyata, serta keikhlasan untuk mendahulukan kepentingan yang lebih besar.

Sementara itu, lakon utama “Begawan Ciptaning” dibawakan oleh Ki Bayu Aji Pamungkas. Pagelaran semakin semarak dengan penampilan pelawak Cak Percil dan sinden Lintang Kairo. Lakon “Begawan Ciptaning” mengisahkan perjalanan Arjuna dalam membangun kemampuan diri, dengan membawa pesan tentang pentingnya ketekunan, fokus, dan pengendalian diri dalam mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang lebih besar.

Nilai ketekunan dan pengembangan diri tersebut juga sejalan dengan semangat Petrokimia Gresik untuk terus meningkatkan kompetensi insan perusahaan dalam menghadapi perubahan industri. Perusahaan terus mendorong peningkatan kapasitas, pengembangan inovasi, serta penguatan kolaborasi untuk membangun masa depan perusahaan yang semakin kuat dan berkelanjutan.

“Wayang bukan hanya tontonan, tetapi juga memiliki banyak tuntunan. Nilai-nilai yang disampaikan melalui cerita dan tokohnya dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, terutama generasi muda. Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan juga penting agar kita semakin siap menghadapi berbagai perubahan di masa depan,” tutur Daconi.

Pagelaran yang dimulai pukul 18.30 WIB tersebut terbuka gratis untuk masyarakat umum. Petrokimia Gresik juga menyiarkan pagelaran secara langsung melalui kanal YouTube Petrokimia Gresik sehingga dapat disaksikan oleh masyarakat secara lebih luas.

Terpisah, Pudji Seti, 65, salah satu penonton asal Kabupaten Lamongan jauh-jauh datang ke Gresik bersama rombongan untuk menonton pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan Petrokimia Gresik. Ia mengaku menjadi penonton setia pagelaran wayang yang diselenggarakan tiap tahun.

“Di era modern ini tidak banyak perusahaan yang peduli dengan budaya wayang. Tapi Petrokimia Gresik menjadi perusahaan yang konsisten tiap tahun menyelenggarakan wayang. Petrokimia Gresik memiliki kepedulian yang tinggi untuk melestarikan wayang, terbukti saat ini menampilkan tiga dalang cilik yang statusnya masih pelajar SD dan SMP,” ujarnya.

Sementara itu, Daconi memberikan apresiasi kepada masyarakat yang tiap tahun antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit Petrokimia Gresik. Ia mengungkapkan, antusiasme masyarakat terhadap pagelaran wayang yang diselenggarakan perusahaan terus meningkat, salah satunya terlihat dari jumlah penonton melalui kanal YouTube Petrokimia Gresik.

Antusiasme masyarakat terhadap pagelaran wayang kulit Petrokimia Gresik menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. 

Hal ini tercermin dari jumlah penonton melalui kanal YouTube Petrokimia Gresik yang meningkat dua kali lipat, dari 4.000 penonton pada HUT ke-50 menjadi 8.000 penonton pada HUT ke-53 dan bertahan di angka yang sama pada HUT ke-54. Sementara pada HUT ke-51 dan ke-52, jumlah penonton masing-masing tercatat sebanyak 5.000 dan 6.000 penonton.

Terakhir Daconi menambahkan bahwa pelestarian budaya merupakan bagian dari kontribusi perusahaan kepada masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan beriringan dengan pengembangan talenta muda sehingga nilai budaya dan kreativitas dapat terus tumbuh dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Perusahaan yang terus tumbuh tentu harus memiliki masa depan yang kuat. Masa depan itu tidak hanya dibangun melalui teknologi dan bisnis, tetapi juga melalui manusia yang memiliki karakter serta menghargai akar budayanya,” pungkas Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

3 Dalang Cilik Asli Gresik, Growing The Future : Bukti Nyata Petrokimia Gresik Tumbuhkan Generasi Penerus Seni Wayang  Selengkapnya

Jadikan Hidup Sehat, Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat bersama Petrokimia Gresik

GRESIK,1minute.id – Hidup Sehat sudah menjadi gaya hidup bagi insan PT Petrokimia Gresik dan masyarakat Gresik. Ini terlihat dari antusiasme masyarakat mengikuti jalan sehat bersama PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), 

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-54 Petrokimia Gresik dan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini digelar di tiga wilayah, yakni Gresik pada 12 Juli, Babat, Lamongan pada 2 Agustus, serta Gunungsari, Surabaya, Minggu, 9 Agustus 2026.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa jalan sehat atau fun walk yang rutin digelar setiap tahun merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan dalam mendorong penerapan pola hidup sehat. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang berperan penting dalam menjaga produktivitas dan meningkatkan kualitas hidup.

“Melalui jalan sehat ini, Petrokimia Gresik mengajak peserta untuk membiasakan hidup aktif dan sehat. Kami berharap kegiatan sederhana ini dapat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan berolahraga secara rutin sekaligus menjaga kebugaran tubuh,” ujar Daconi.

Rangkaian jalan sehat tersebut diikuti oleh karyawan Petrokimia Gresik bersama keluarga serta masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Di Gresik, kegiatan menjadi bagian dari aktivitas kebersamaan karyawan dan keluarga, sementara di Babat dan Gunungsari, masyarakat sekitar turut berpartisipasi. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga lanjut usia.

“Kebiasaan hidup sehat dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Kami melihat antusiasme peserta dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga lansia. Semoga kegiatan yang rutin kami laksanakan ini dapat mendorong keluarga untuk semakin aktif berolahraga dan menjaga kesehatan,” kata Daconi

Tidak hanya jalan sehat, Petrokimia Gresik juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung untuk memberikan manfaat lebih luas. Peserta dapat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, sementara anak-anak dapat menikmati fasilitas permainan yang tersedia di lokasi kegiatan.

Petrokimia Gresik juga menyediakan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka stan dan memasarkan produknya. Kehadiran UMKM tersebut menjadikan kegiatan jalan sehat tidak hanya sebagai sarana olahraga dan silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Lebih lanjut, Daconi mengatakan kegiatan jalan sehat juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara perusahaan dengan insan perusahaan maupun masyarakat di sekitar wilayah operasional. Menurutnya, hubungan yang harmonis menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perusahaan.

“Jalan sehat ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga tentang membangun kebersamaan. Di sini masyarakat, karyawan, dan keluarga dapat berbaur dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting bagi Petrokimia Gresik dalam menjalankan amanah, termasuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan optimal untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” pungkas Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jadikan Hidup Sehat, Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat bersama Petrokimia Gresik Selengkapnya

DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Jaga Ekosistem Pesisir melalui PRPM Mangare 

GRESIK,1minute.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik Sri Subaidah, mengapresiasi konsistensi  PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengembangan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare di Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. 

Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan penanaman mangrove yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik pada Rabu, 5 Agustus 2026.

Menurut Sri Subaidah, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan konservasi yang mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan adanya konservasi mangrove yang dilakukan Petrokimia Gresik, lingkungan di Gresik akan menjadi lebih baik dan lestari. Apalagi Petrokimia Gresik berkomitmen menjalankan program ini secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa PRPM Mengare menjadi bukti pelestarian lingkungan akan memberikan hasil yang optimal apabila dilakukan secara bersama-sama. Ia berharap kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk menjaga kelestarian pesisir.

“Gresik memiliki kawasan mangrove seluas 3.912 hektare yang harus kita jaga untuk generasi mendatang. Saya juga melihat Petrokimia Gresik tidak hanya melakukan penanaman mangrove, tetapi juga mengedukasi masyarakat, mulai dari cara menanam mangrove hingga mengembangkan batik mangrove. Upaya ini turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Sri Subaidah.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-54 menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, Petrokimia Gresik memilih merayakan hari jadinya melalui aksi nyata berupa penanaman mangrove yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kawasan pesisir.

“Usia ke-54 menjadi pengingat bagi kami untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan lingkungan. Penanaman mangrove ini merupakan wujud kepedulian Petrokimia Gresik dalam menjaga kelestarian pesisir agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang,” ujar Daconi.

Menurut Daconi, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain mampu mengurangi abrasi dan meredam gelombang, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota serta berkontribusi dalam menyerap karbon untuk mendukung pengendalian perubahan iklim.

Kegiatan penanaman dilaksanakan di PRPM Mengare, kawasan konservasi mangrove yang dikembangkan Petrokimia Gresik bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Tanjung Widoro sejak 2018. Berawal dari lahan bekas tambak yang kritis, kawasan tersebut kini berkembang menjadi pusat restorasi dan pembelajaran mangrove berbasis pemberdayaan masyarakat yang turut mendorong tumbuhnya eduwisata serta ekonomi pesisir.

Perjalanan restorasi di PRPM Mengare juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Luas kawasan mangrove di PRPM Mengare meningkat dari 5,01 hektare pada 2019 menjadi 6,7 hektare pada 2025. Ekosistem mangrove terus pulih, regenerasi berlangsung secara alami, dan kawasan pesisir menjadi lebih terlindungi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.

Vice President (VP) Lingkungan Petrokimia Gresik Muhammad Harisul Baihaqi, menjelaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan generasi mendatang.

“Petrokimia Gresik berupaya mengembalikan ekosistem pesisir yang sebelumnya terdampak rob dan abrasi sehingga menggerus sebagian tambak masyarakat. Dengan adanya penanaman mangrove ini, ekosistem dapat pulih kembali sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan maupun masyarakat,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Daconi menegaskan bahwa upaya menjaga kelestarian lingkungan akan terus diperkuat melalui berbagai program keberlanjutan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan penanaman mangrove di PRPM Mengare merupakan salah satu wujud nyata perusahaan dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus membangun lingkungan yang lebih lestari.

“Bagi kami, menjaga lingkungan bukan sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi menjadi investasi untuk masa depan. Kami ingin terus tumbuh sebagai perusahaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

DLH Gresik Apresiasi Komitmen Petrokimia Gresik Jaga Ekosistem Pesisir melalui PRPM Mangare  Selengkapnya

Tradisi Petrokimia Gresik Berbagi di Hari Ulang Tahun, 529 Pengayuh Becak di Gresik Semringah

GRESIK,1minute.id – Ratusan pengayuh becak berkumpul di GOR Petrokimia Gresik pada Rabu, 29 Juli 2026. Wajah mereka terlihat semringah. Sebab, abang becak yang mayoritas berusia kepala lima itu menerima bingkisan, uang dan nasi kotak.

Bagi, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (persero) ini, berbagi dengan Abang Becak adalah tradisi tahunan saat merayakan hari ulang tahun perusahaan. Tahun ini, Petrokimia Gresik memasuki usia 54 tahun. Sebanyak 529 abang becak menerima bantuan berupa uang tunai, bingkisan, dan suvenir sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap pekerja rentan. 

Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik Muhammad Ikhwan Fahrurrazi mengatakan kegiatan berbagi bersama abang becak telah menjadi agenda rutin setiap peringatan hari jadi. “Berbagi berkah kepada abang becak ini rutin kami gelar. Semoga bapak-bapak semua ikut merasakan berkah di momen ulang tahun Petrokimia Gresik,” ujarnya.

Menurutnya, Petrokimia Gresik memandang profesi pengayuh becak sebagai pekerjaan yang mulia karena dilakukan dengan usaha yang halal demi menghidupi keluarga.

“Kami melihat setiap kayuhan becak bapak-bapak dalam mencari rezeki yang halal itu adalah berkah. Bapak-bapak merupakan kepala keluarga. Karena itu, kami ingin hadir dan berbagi kebahagiaan,” katanya. “Doakan semua operasional Petrokimia Gresik semakin lancar. Sehingga perusahaan bisa terus berbagi,” imbuh Ikhwan.

Rohmad, 67 tahun, salah satu penerima berkah HUT Ke-54 Petrokimia Gresik mengucapkan rasa syukur perhatian yang diberikan. “Alhamdulillah senang sekali. Bantuan ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. Ia mengaku profesi sebagai pengayuh becak tidak bisa diandalkan. karena kalah bersaing dengan moda transportasi online. “Sehari bisa membawa pulang uang Rp 50 ribu sudah sangat besar. Alhamdulillah hari bisa mendapatkan uang lebih,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tradisi Petrokimia Gresik Berbagi di Hari Ulang Tahun, 529 Pengayuh Becak di Gresik Semringah Selengkapnya

Pemulihkan Ekosistem Pantai, Petrokimia Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Mengare

GRESIK,1minute.id – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), melaksanakan penanaman sekitar 1.000 bibit mangrove secara bertahap di kawasan Pusat Restorasi dan Penanaman Mangrove (PRPM) Mengare, Desa Tanjungwidoro, Kecamatan Bungah.

Kegiatan ini sebagai komitmen dalam menjaga ekosistem pesisir dilakukan bertepatan peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026. Penanaman Mangrove Serentak Seluruh Indonesia ini diinisiasi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan nasional dipusatkan di Pelabuhan Ekowisata Mangrove Batu Lumbang, Bali.

“Pelestarian ekosistem pesisir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen perusahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, setiap program lingkungan yang dijalankan perusahaan dirancang untuk memberikan manfaat ekologis sekaligus manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” kata Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob pada Senin, 27 Juli 2026.

Menurut Daconi, mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi habitat berbagai biota laut, mangrove juga mampu menyerap karbon dalam jumlah besar, mengurangi laju abrasi, serta melindungi kawasan pantai dari ancaman gelombang dan erosi.

“Mangrove merupakan benteng alami yang menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Kemampuannya menahan abrasi sekaligus menyerap karbon menjadikannya salah satu solusi alami dalam mendukung mitigasi perubahan iklim,” ujar Daconi.

Ia menambahkan bahwa filosofi mangrove sejalan dengan semangat Petrokimia Gresik dalam menjalankan bisnis. Sebagaimana akar mangrove yang kokoh menjaga pesisir, Petrokimia Gresik terus memperkuat perannya dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membangun perusahaan yang tangguh menghadapi dinamika industri global.

“Semangat mangrove mencerminkan nilai-nilai yang kami pegang. Kami ingin terus tumbuh dengan fondasi yang kuat, memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian Indonesia agar semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan di masa depan,” tambah Daconi.

Partisipasi dalam Penanaman Mangrove Serentak Seluruh Indonesia melengkapi berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang telah dijalankan Petrokimia Gresik dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir. Salah satunya melalui pengembangan Ekowisata Kalam Mangrove di Desa Sukorejo yang berhasil mengubah kawasan sempadan Kali Lamong menjadi area bebas sampah, kawasan konservasi mangrove, sekaligus destinasi wisata berbasis lingkungan.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga secara berkelanjutan mengembangkan Pusat Restorasi dan Penanaman Mangrove (PRPM) Mengare di Desa Tanjungwidoro. Program ini mengedepankan pemberdayaan masyarakat melalui konservasi ekosistem pesisir untuk mengurangi abrasi, meningkatkan produktivitas perikanan, serta menciptakan alternatif sumber penghasilan melalui pengembangan ekowisata pesisir terpadu.

Komitmen perusahaan terhadap pelestarian ekosistem mangrove juga diwujudkan melalui dukungan dalam pembangunan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Ujungpangkah. Atas kontribusi tersebut, Petrokimia Gresik memperoleh apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sebagai Perusahaan Terbaik Kategori Private Sector.

Melalui penanaman bibit mangrove ini, Petrokimia Gresik berharap semangat menjaga ekosistem pesisir terus tumbuh di tengah masyarakat. Bagi Petrokimia Gresik, pelestarian lingkungan bukan sekadar memenuhi tanggung jawab perusahaan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan. Oleh karena itu, perusahaan akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan.

“Keberlanjutan bukan sekadar komitmen, tetapi menjadi bagian dari cara Petrokimia Gresik menjalankan bisnis. Kami percaya setiap pohon mangrove yang ditanam melalui program ini akan menjadi warisan berharga bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan Indonesia,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemulihkan Ekosistem Pantai, Petrokimia Gresik Tanam Ribuan Bibit Mangrove di Mengare Selengkapnya

PAE 2026 Dibuka, Ekosistem Pertanian Bertransformasi Modern, Bupati Gresik : Dorong Generasi Muda Tekuni Usaha Pertanian

GRESIK,1minute.id – Petro Agrifood Expo (PAE) 2026 : Heritage of Agriculture yang resmi dibuka di Kebun Percobaan Petrokimia Gresik pada Jumat, 24 Juli 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Petro Agrifood Expo menjadi ruang untuk memperlihatkan luasnya peluang di sektor pertanian. Menurutnya, pertanian saat ini didukung ekosistem yang semakin baik, mulai dari akses pupuk yang semakin mudah dan terjangkau hingga kepastian pasar melalui offtaker.

“Sekarang negara lebih terlihat keberpihakannya terhadap para petani kita, khususnya pengusaha tani. Pupuk semakin mudah didapatkan, harganya semakin terjangkau, kemudian offtaker-nya semakin jelas,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Juli 2026 

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dilihat sebagai peluang, terutama oleh generasi muda. Apalagi, sektor pertanian kini terus bertransformasi melalui pemanfaatan teknologi sehingga tidak lagi harus dikelola dengan cara-cara konvensional.

“Anak muda kita harus melihat sektor pertanian menjadi sektor yang untung. Ketika SDM-nya bertransformasi dari konvensional menjadi pertanian berbasis teknologi, maka ini akan semakin menarik,” ujarnya. Ia pun menyoroti potensi pengembangan komoditas jeruk di Kebonagung, Kecamatan Ujungpangkah. Di wilayah tersebut, terdapat sekitar 400 hektare lahan jeruk yang mulai dilihat masyarakat sebagai peluang pengembangan ekonomi, termasuk bagi UMKM. “Alhamdulillah, masyarakat di sana sudah mulai melihat ini menjadi sebuah peluang UMKM,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa pertanian tidak berhenti pada aktivitas produksi di lahan. Sektor ini juga membuka peluang usaha di berbagai rantai, mulai dari penyediaan sarana produksi, budidaya, pengolahan, hingga pemasaran.

Karena itu, Ia mengajak generasi muda untuk melihat sektor pertanian dengan perspektif yang lebih luas dan tidak ragu menjadikannya sebagai pilihan usaha. “Petani muda, terjun ke sektor pertanian. Anda pasti untung,” ujar Bupati.

Sementara itu, Direktur Pupuk Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI Syamsuddin mengatakan, regenerasi petani menjadi salah satu tantangan penting dalam pembangunan sektor pertanian.

Menurutnya, generasi muda akan tertarik masuk ke sektor pertanian apabila melihatnya sebagai usaha yang mampu memberikan keuntungan. Karena itu, cara pandang terhadap profesi petani juga perlu berubah.

“Kita tidak boleh lagi melihat petani dengan bahasa petani masa lalu. Petani itu harus menjadi pengusaha tani,” ujarnya.

Syamsuddin mengatakan, modernisasi pertanian menjadi salah satu upaya penting untuk menarik minat generasi muda. Penggunaan traktor, combine harvester, alat tanam, hingga teknologi pengendalian hama dan penyakit membuat proses pertanian menjadi semakin efisien.

Transformasi tersebut penting dilakukan karena sebagian besar petani saat ini berada pada kelompok usia yang relatif tua. Dari sekitar 29 juta lebih petani atau pengusaha tani perorangan, sekitar 67 persen di antaranya berusia 45 tahun ke atas. “Ini warning. Kalau pemerintah tidak menyiapkan regenerasi petani dengan baik, nanti petani kita tinggal yang umur-umur tua,” katanya.

Karena itu, menurut Syamsuddin, sektor pertanian harus terus didorong menjadi bidang usaha yang modern dan menguntungkan. Dengan dukungan teknologi dan peralatan yang memadai, generasi muda memiliki peluang untuk mengelola usaha tani secara lebih efisien dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

PAE 2026 Dibuka, Ekosistem Pertanian Bertransformasi Modern, Bupati Gresik : Dorong Generasi Muda Tekuni Usaha Pertanian Selengkapnya

Pelabuhan Petrokimia Gresik Raih Anugerah Pelabuhan Terbaik Nasional 

GRESIK,1minute.id – Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) milik Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero), meraih predikat pelabuhan terbaik nasional dalam asesmen Green and Smart Port pada ajang Green and Smart Port Initiatives (GSPI) Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Menko Zulhas), dalam puncak acara GSPI ASRI 2026 di Dermaga C Petrokimia Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 15 Juli 2026.

Dalam kegiatan itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan didampingi enam Menteri Kabinet Merah Putih, di antaranya, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. 

Berikutnya,  Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat., serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Berdasarkan hasil asesmen Green and Smart Port (GSP), TUKS Petrokimia Gresik berhasil meraih predikat pelabuhan terbaik nasional. Penilaian dilakukan secara komprehensif berdasarkan Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 yang mengacu pada regulasi nasional dan praktik terbaik internasional.

Predikat pelabuhan terbaik nasional tersebut diraih setelah TUKS Petrokimia Gresik mencatatkan nilai akhir 94 persen pada asesmen Green and Smart Port (GSP), meningkat dibandingkan capaian 82 persen pada 2022. Pencapaian tersebut merupakan hasil penerapan prinsip Green and Smart Port secara konsisten melalui penguatan tata kelola kepelabuhanan, efisiensi energi, sistem operasional berbasis digital yang terintegrasi, serta inovasi berkelanjutan untuk mendukung kelancaran pasokan bahan baku bagi proses produksi serta distribusi pupuk ke berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Menko Zulhas mengatakan bahwa ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh hasil produksi. Sistem logistik yang andal juga menjadi kunci agar pangan dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara efektif dan efisien.

“Pelabuhan adalah simpul strategis yang menghubungkan produksi, distribusi, hingga ketersediaan pangan di seluruh Indonesia. Karena itu, transformasi pelabuhan menuju ekosistem yang hijau dan cerdas bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keharusan,” ujar Menko Zulhas.

Ia menambahkan, GSPI ASRI bukan sekadar ajang penghargaan. Program ini menjadi wadah untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pelabuhan yang berdaya saing, mendukung ketahanan pangan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurutnya, pemerintah juga akan terus menyempurnakan pelaksanaan GSPI ASRI melalui penguatan instrumen penilaian, peningkatan aspek ASRI, serta perluasan partisipasi pelabuhan di berbagai daerah agar transformasi sektor kepelabuhanan berjalan semakin cepat.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Zulhas bersama jajaran kementerian meninjau sejumlah fasilitas di TUKS Petrokimia Gresik yang menunjukkan implementasi aspek keberlanjutan, keselamatan, efisiensi operasional, dan digitalisasi dalam pengelolaan kepelabuhanan.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mengembangkan pengelolaan kepelabuhanan yang tidak hanya andal dari sisi operasional, tetapi juga mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, inovasi, dan digitalisasi.

“Bagi kami, kepelabuhanan merupakan infrastruktur strategis yang memastikan kelancaran pasokan bahan baku bagi proses produksi serta distribusi pupuk ke berbagai wilayah Indonesia guna mendukung kedaulatan pangan nasional. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan Petrokimia Gresik dan dukungan para pemangku kepentingan dalam menghadirkan pengelolaan kepelabuhanan yang semakin hijau, cerdas, dan berdaya saing,” ujar Daconi.

Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus melakukan transformasi secara berkelanjutan. “Kami tidak akan berhenti pada penghargaan ini. Ke depan, transformasi kepelabuhanan akan terus kami maksimalkan melalui penguatan digitalisasi, peningkatan standar keselamatan, efisiensi layanan, serta inovasi berkelanjutan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung sistem logistik pangan nasional,” kata Daconi.

Penghargaan GSPI ASRI 2026 menjadi tonggak penting bagi Petrokimia Gresik dalam memperkuat transformasi kepelabuhanan berbasis Green and Smart Port. Komitmen tersebut diharapkan semakin memperkuat peran perusahaan dalam mendukung sistem logistik nasional yang efisien, berkelanjutan, dan mendukung ketahanan pangan Indonesia. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pelabuhan Petrokimia Gresik Raih Anugerah Pelabuhan Terbaik Nasional  Selengkapnya

Inspiration Day, 49 Insan Petrokimia Gresik Terjun Sekolah Menginspirasi 1.300 Pelajar

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero), menggelar PG Inspiration Day bagi sekitar 1.300 pelajar di Kabupaten Gresik. Kegiatan itu dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 Petrokimia Gresik mengusung bertema Growing the Future.

Sebanyak 49 Insan Petrokimia Gresik turun langsung sebagai pemateri, pengajar, dan fasilitator untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta inspirasi agar para pelajar berani mengembangkan potensi, membangun kompetensi, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

PG Inspiration Day tahun ini digelar di dua sekolah, yaitu SMK Assa’adah pada Selasa, 14 Juli 2026 diikuti 580 siswa dan SMAN 1 Kedamean pada Rabu besok, 15 Juli 2026 akan diikuti 720 siswa SMAN 1 Kedamean melalui seminar umum dan sesi classroom yang terbagi dalam 18 kelas.

Puluhan Insan Petrokimia Gresik tersebut berasal dari berbagai fungsi perusahaan, mulai dari operasional pabrik, riset, laboratorium, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pengembangan SDM, hingga fungsi korporat. Berbekal pengalaman profesional di bidangnya masing-masing, mereka berbagi wawasan mengenai dunia industri, budaya keselamatan, pengembangan diri, serta kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja. Keterlibatan para relawan ini menjadi wujud komitmen Petrokimia Gresik dalam menghadirkan pengalaman nyata dari dunia industri ke lingkungan sekolah.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Yang dibutuhkan bukan hanya ilmu pengetahuan, tetapi juga keberanian untuk bermimpi, kemauan belajar, serta semangat untuk terus berkembang.

“Growing the Future bukan hanya tentang menumbuhkan sektor agroindustri, tetapi juga tentang menumbuhkan manusia. Masa depan Indonesia ditentukan oleh generasi muda yang memiliki kompetensi, karakter, dan keberanian untuk terus berkembang. Karena itu, kami ingin hadir mendampingi mereka sejak di bangku sekolah,” ujar Daconi.

Melalui seminar dan sesi classroom, para pelajar berdialog langsung dengan Insan Petrokimia Gresik mengenai pengembangan diri, budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dunia kerja, hingga pentingnya membangun kompetensi sejak dini. Berbekal pengalaman nyata para narasumber di dunia industri, para pelajar memperoleh wawasan mengenai keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja sekaligus motivasi untuk terus belajar, beradaptasi, dan mempersiapkan masa depan sejak di bangku sekolah.

Menurut Daconi, pendidikan merupakan investasi jangka panjang dalam membangun Indonesia. Karena itu, dunia industri memiliki tanggung jawab untuk mendukung dunia pendidikan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, budaya keselamatan, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perubahan.

“Kami tidak hanya datang untuk memberikan motivasi, tetapi juga berbagi pengalaman nyata dari dunia industri. Kami ingin para pelajar mengetahui kompetensi apa yang dibutuhkan, tantangan yang akan mereka hadapi, dan bagaimana mempersiapkan diri agar mampu bersaing di masa depan. Dengan kemauan belajar, disiplin, dan kerja keras, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya,” tambah Daconi.

Komitmen Petrokimia Gresik dalam mendukung pendidikan juga diwujudkan melalui berbagai program berkelanjutan, salah satunya Beasiswa Petro (BESTRO) yang turut diperkenalkan kepada para pelajar dalam kegiatan ini. BESTRO memberikan kesempatan kepada pelajar berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga memperoleh pembinaan kepemimpinan, pengembangan soft skill, kewirausahaan, kesehatan mental, serta pembekalan untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan, Petrokimia Gresik juga menyerahkan bantuan dana pendidikan kepada kedua sekolah. Kedua sekolah menerima total bantuan sebesar Rp 27 juta untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

“Semangat Growing the Future kami wujudkan melalui berbagai program yang membuka akses pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda, termasuk melalui BESTRO. Kami ingin Petrokimia Gresik tidak hanya hadir memberikan inspirasi, tetapi juga membuka kesempatan agar semakin banyak generasi muda dapat berkembang dan meraih cita-citanya,” tutup Daconi.

Kepala SMK Assa’adah Bungah Ainur Rofiq menyampaikan terima kasih atas kepedulian Insan Petrokimia Gresik yang datang menginpirasi bagi para siswa di sekolahnya. Materi dan pengalaman yang disampaikan, tambahnya, memberikan wawasan lebih luas lagi bagi siswa SMK Assa’adah.

“Petrokimia Gresik banyak memberikan kontribusi bagi peserta didik SMK Assa’adah. Sinergi yang sekarang ini dibangun antara dunia industri dalam hal ini Petrokimia Gresik dengan lembaga pendidikan akan menumbuhkan motivasi bagi siswa untuk terus berkembang,” ujarnya.

PG Inspiration Day merupakan agenda tahunan dalam rangkaian HUT Petrokimia Gresik. Sejalan dengan tema HUT ke-54, Growing the Future, program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, berbudaya keselamatan, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan dunia industri. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Inspiration Day, 49 Insan Petrokimia Gresik Terjun Sekolah Menginspirasi 1.300 Pelajar Selengkapnya

54 Tahun Petrokimia Gresik, Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Growing The Future

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik genap berusia 54 tahun pada Jumat, 10 Juli 2026. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero) terus menunjukkan kinerja positif di tengah dinamika industri pupuk nasional dan global. Capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh berkelanjutan, khususnya bagi pertanian Indonesia, selaras dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Petrokimia Gresik, “Growing the Future”.

Kinerja positif tersebut dapat dilihat dari capaian produksi dari tahun ke tahun. Dimana realisasi produksi pupuk Petrokimia Gresik tahun 2025 sebesar 4.683.477 ton. Angka ini meningkat sekitar 105 persen dibandingkan kuantum produksi tahun 2024 sebesar 4.474.914 ton. Capaian positif berlanjut hingga Semester 1/2026. Hingga Juni 2026, realisasi produksi pupuk mencapai 2.716.141. Angka lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 yaitu 2.431.506 ton. Capaian ini semakin mengukuhkan kinerja operasional perusahaan mengingat target produksi pupuk tahun 2026 ditetapkan sebesar 106% dari target tahun 2025.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, saat memimpin Upacara HUT Ke-54 Petrokimia Gresik menyampaikan bahwa kinerja positif maupun perjalanan perusahaan selama lebih dari lima dekade tidak lepas dari kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perubahan dan menjawab berbagai tantangan. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting bagi Petrokimia Gresik untuk terus mendukung swasembada pangan nasional sekaligus memajukan sektor pertanian Indonesia.

“Di tengah dinamika geopolitik, perubahan iklim, serta fluktuasi harga energi dan bahan baku yang masih membayangi industri pupuk, Petrokimia Gresik terus memperkuat fondasi perusahaan agar mampu tumbuh secara berkelanjutan, meningkatkan daya saing, dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi pertanian Indonesia,” ujarnya pada Jumat, 10 Juli 2026. 

“Kinerja positif hari ini harus menjadi pijakan untuk menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai yang semakin besar di masa depan,” imbuh Daconi.

Lebih lanjut Daconi menambahkan, semangat Growing The Future juga diwujudkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari memperkuat fleksibilitas fasilitas produksi, meningkatkan keandalan infrastruktur bahan baku. Selain itu juga memastikan ketersediaan energi jangka panjang, hingga mempercepat transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

Salah satu langkah tersebut adalah memodifikasi Pabrik Fosfat I menjadi Pabrik Phonska V dengan teknologi Flex-Phos. Teknologi ini memungkinkan satu fasilitas memproduksi NPK Phonska, NPK Solid Granulation, maupun pupuk fosfat, sehingga perusahaan memiliki fleksibilitas yang lebih tinggi dalam memenuhi kebutuhan pasar sekaligus mendukung ketahanan industri pupuk nasional.

Untuk memperkuat pasokan bahan baku, Petrokimia Gresik juga membangun dua tangki asam sulfat dengan kapasitas total 40.000 ton. Setelah proyek ini selesai, kapasitas penyimpanan asam sulfat perusahaan akan meningkat menjadi 100.000 ton.

Di sektor logistik, perusahaan tengah membangun Dermaga A yang dirancang mampu melayani kapal berkapasitas hingga 60.000 Deadweight Tonnage (DWT), dengan kapasitas bongkar muat mencapai 4 juta ton per tahun. Pengembangan infrastruktur ini diharapkan dapat meningkatkan kelancaran arus logistik perusahaan, sekaligus menjaga Berth Occupancy Ratio (BOR) atau tingkat okupansi dermaga pada level yang optimal.

Keandalan operasional perusahaan juga diperkuat melalui kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura. Kerja sama ini berpotensi menambah pasokan gas sekitar 30–35 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) sehingga dapat mendukung operasional Petrokimia Gresik hingga tahun 2035.

“Transformasi bagi kami bukan hanya tentang bagaimana perusahaan menjadi lebih besar, tetapi bagaimana Petrokimia Gresik semakin adaptif, efisien, dan tangguh dalam menjawab kebutuhan masa depan. Karena itu, kami terus memperkuat kemampuan produksi, keandalan pasokan bahan baku dan energi, serta melakukan transformasi industri agar perusahaan tetap berkelanjutan dan mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi pertanian Indonesia,” jelas Daconi.

Penguatan fondasi bisnis tersebut berjalan beriringan dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Pada 2025, Petrokimia Gresik ditunjuk sebagai proyek percontohan penerapan teknologi Carbon Capture and Utilization (CCU) oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Inisiatif ini menjadi bagian dari peta jalan dekarbonisasi perusahaan periode 2025–2030.

Menurut Daconi, pertumbuhan perusahaan harus selalu berjalan seiring dengan keberlanjutan serta kemampuan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Karena itu, seluruh transformasi yang dilakukan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga memperkuat kontribusi bagi sektor pertanian, industri, masyarakat, dan bangsa.

“Perjalanan 54 tahun menjadi modal berharga bagi kami untuk melangkah menuju masa depan. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Petrokimia Gresik akan terus tumbuh, semakin berdaya saing, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian serta menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

54 Tahun Petrokimia Gresik, Kinerja Positif Perkuat Fondasi untuk Growing The Future Selengkapnya