40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri holding Pupuk Indonesia, (Persero), kembali menyelenggarakan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026. Tahun ini, memasuki 40 tahun perjalanan KIPG sebagai wadah pengembangan budaya inovasi yang telah melahirkan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan.

Selama empat dekade penyelenggaraannya, KIPG telah menjadi motor penggerak lahirnya inovasi-inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas, keandalan operasional, serta penguatan peran Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.  Pada KIPG 2026, berbagai inovasi yang dikembangkan insan perusahaan mampu menghasilkan direct financial benefit sebesar Rp 68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa keberlangsungan KIPG selama 40 tahun menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat untuk berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja di Petrokimia Gresik,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik pada Kamis, 11 Juni 2026. 

Tingginya budaya inovasi tersebut tercermin dari partisipasi karyawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun 2024 keterlibatan karyawan dalam inovasi mencapai 95 persen, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi 97 persen dan pada KIPG 2026 mencapai 98 persen. Keterlibatan tersebut juga mencakup Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan dukungan inovasi yang kuat dari seluruh jenjang organisasi.

Menurut Daconi, capaian tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan. “Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Sebanyak 1.799 gugus inovasi berpartisipasi dalam KIPG 2026. Mengusung tema “Driving Efficiency, Creating Value”, KIPG 2026 menjadi wadah bagi insan perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan pembaruan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Daconi juga memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah menghasilkan berbagai terobosan dan solusi untuk mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Daconi menambahkan, inovasi harus berjalan beriringan dengan operational excellence. Dengan fondasi inovasi yang semakin kuat dan keterlibatan karyawan yang semakin tinggi, perusahaan diharapkan mampu terus menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dua perusahaan pelat merah, PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan 187 hewan senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan. Sementara itu, SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. 

Ratusan hewan kurban dari perusahaan Solusi Agroindustri berkantor pusat di Jalan A.Yani, Gresik itu disalurkan untuk masyarakat sekitar perusahaan yakni Gresik, Lamongan dan Surabaya.  Sedangkan, hewan kurban dari PT Semen Indonesia disalurkan untuk masyarakat di 19 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.

“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.

Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.

Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

GM of CSR, SIG Edy Saraya (ketiga kiri) bersama penerima hewan kurban dari Kelurahan Gending, Singosari, Sidomoro, Segoromadu, Sidorukun, dan Kramatinggil, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 26 Mei 2026 (Foto : SIG untuk 1minute.id)

Sementara itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Idul Adha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu). 

Kemudian,  DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi). Selanjutnya, Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.

”Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Selengkapnya

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga 2035.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH yang disaksikan langsung Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menandatangani langsung kedua kerja sama tersebut bersama para pihak terkait di Tangerang, baru-baru ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi.

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik memperkuat kepastian pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan. Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili oleh VP Marketing, Legal, and Business Support HCML Wahyudin Sunarya. Sedangkan HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd Yuzaini Md Yusof. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang  Selengkapnya

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton.

Ketersediaan stok ini menjadi salah satu indikator kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani selama musim tanam berlangsung.

Berbagai langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga terus memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia. “Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi di Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Petrokimia Gresik memperkuat strategi pengadaan bahan baku, di antaranya melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri. Selain itu, perusahaan juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan guna menjaga keberlanjutan produksi.

“Di sisi operasional, Petrokimia Gresik memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan musim tanam nasional,” tandas Daconi.

Sementara itu, per 10 Mei 2026 Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan musim tanam. Terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.

“Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” ujar Daconi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Perubahan ini sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Perubahan tersebut diantaranya penyederhanaan regulasi, dari 145 aturan dipangkas menjadi satu peraturan induk, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025. Melengkapi peraturan induk tersebut, terbit juga Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.

Penyederhanaan ini mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia, sehingga berjalan semakin efektif dan tepat waktu. Selain itu mampu mendukung tingginya penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun. Bahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut juga tercatat lebih tinggi 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Ia juga memastikan PI Group berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan Pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Hal ini, tambahnya, menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Lebih lanjut ia mengimbau, penebusan harus dilakukan di PPTS atau kios resmi sehingga petani mendapatkan produk asli. Saat ini banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan produk palsu, umumnya dengan iming-iming harga lebih murah. Petani harus berhati-hati agar tidak tertipu dan tetap mendapatkan hasil optimal dalam budidayanya.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global. Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian nasional dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Siapkan 50 Penerima Beasiswa Petani Muda, Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur Muda Dorong Swasembada Pangan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali membuka program Beasiswa Petani Muda 2026 bagi 50 siswa SMK Pertanian kelas XI di wilayah Jawa Timur. Beasiswa yang telah berjalan sejak tahun 2024 ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat regenerasi petani sekaligus mencetak agripreneur muda tanah air.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di Gresik, menyampaikan bahwa regenerasi petani merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Minat generasi muda terhadap dunia pertanian harus terus didorong melalui berbagai program yang relevan dan berdampak nyata, seperti program Beasiswa Petani Muda.

“Regenerasi petani adalah fondasi penting bagi masa depan pangan Indonesia. Melalui program Beasiswa Petani Muda, kami ingin menarik lebih banyak generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian sekaligus membekali mereka dengan kompetensi dan semangat kewirausahaan. Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus mencetak agripreneur muda yang mampu menjadi motor penggerak pertanian modern,” demikian disampaikan Daconi pada Rabu, 6 Mei 2026.

Beasiswa Petani Muda 2026 dibuka pendaftarannya mulai tanggal 4 hingga 17 Mei 2026. Para pendaftar akan melalui seleksi administrasi dan ujian tulis secara online. Para peserta juga diwajibkan membuat essay dengan tema “Bertani untuk Masa Depan Negeri: Pilihan Berani Generasi Z Menjadi Agripreneur Sejati”.

Adapun syarat wajib lainnya, peserta harus memiliki nilai rapor dengan rata-rata minimal 80,00 pada setiap semester sejak kelas X semester 1 hingga kelas XI semester 1, serta tidak memiliki nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP).

Beasiswa ini diberikan kepada 50 siswa dan siswi terbaik kelas XI SMK dengan konsentrasi keahlian bidang rumpun pertanian di Jawa Timur. Para penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan operasional pendidikan sebesar Rp 500.000 per bulan selama 12 bulan.

Melalui program ini, Petrokimia Gresik tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia pertanian yang kompeten, inovatif, dan berjiwa wirausaha. “Alhamdulillah, kami bisa berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh untuk menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan,” pungkas Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Siapkan 50 Penerima Beasiswa Petani Muda, Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur Muda Dorong Swasembada Pangan  Selengkapnya

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027

GRESIK,1minute.id – Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob mengapresiasi kerja keras tim bola voli putri GPPI sejak awal kompetisi hingga berhasil melaju ke babak final. Menurutnya, capaian Runner Up ini menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi untuk meraih hasil lebih baik pada Proliga 2027 mendatang.

“Mediol Yoku dan kawan-kawan telah menunjukkan kerja keras yang luar biasa. Runner Up tahun ini merupakan capaian keenam bagi tim voli binaan kami di ajang Proliga. Ini harus menjadi penyemangat untuk terus berkembang dan meraih juara ke depan,” ujar Daconi pada Senin, 27 April 2026.

Adapun capaian Runner Up Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPPI) di ajang Proliga sebelumnya diraih pada 2002, 2003, 2006, 2007, dan 2022. Sementara posisi tiga besar juga pernah diraih pada 2004, 2010, 2011, 2013, 2016, 2023, dan 2025.

“Saya ucapkan selamat. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, capaian ini menunjukkan peningkatan. Ke depan tentu harus lebih baik lagi dengan target meraih juara,” tambahnya.

Sementara itu, dalam Grand Final, GPPI tampil kompetitif dalam dua leg pertandingan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro. Pada leg pertama, Jumat, 24 April 2026, GPPI mencatatkan skor 1-3 (25-19, 19-25, 19-25, dan 20-25), sementara pada leg kedua, Sabtu, 25 April 2026, pertandingan berakhir dengan skor 0-3 (19-25, 23-25, dan 20-25).

Senada, Ketua Umum PBV Petrokimia Gresik Iwan Febrianto, turut mengapresiasi capaian Runner Up GPPI di ajang Proliga 2026. Ia menegaskan bahwa hasil ini harus menjadi motivasi bagi seluruh pemain untuk terus berkembang.

“Prestasi ini harus memotivasi seluruh pemain untuk berlatih lebih keras demi meraih hasil terbaik di Proliga 2027 mendatang. Apalagi, dalam skuad GPPI saat ini terdapat banyak pemain muda yang menunjukkan potensi besar,” ujarnya.

“Kami menyadari bahwa regenerasi adalah kunci bagi keberlanjutan prestasi tim di masa depan. Oleh karena itu, tahun ini kami memberikan kesempatan kepada sejumlah pemain muda berbakat untuk bergabung dengan tim utama. Mereka telah menunjukkan performa yang luar biasa,” tutup Iwan.

Keikutsertaan GPPI dalam Proliga 2026 menjadi partisipasi ke-23 sejak kompetisi ini digelar, sekaligus menegaskan konsistensi tim sebagai salah satu kekuatan utama di kancah bola voli nasional. Proliga sempat tidak digelar pada 2020 dan 2021 akibat pandemi Covid-19. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tim Bola Voli Putri Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Menargetkan Juara Proliga 2027 Selengkapnya

Program Pestani Petrokimia Gresik Terbukti Naikkan 15 % Pendapatan & 10 % Produktivitas Melon Pantura Jatim

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 210 petani di wilayah Pantura Jawa Timur mengikuti program “Pestani Melon Pantura”. Program yang diinisiasi oleh Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  berhasil meningkatkan produktivitas petani melon di wilayah Pantura Jawa Timur hingga 10 persen. Program ini juga mendorong peningkatan pendapatan petani rata-rata sebesar 15 persen dalam satu siklus budidaya.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo, dalam kegiatan Panen Raya & Apresiasi Pestani Melon Pantura di Tuban, Jawa Timur menyampaikan bahwa program Pestani ini merupakan stimulus yang diberikan Petrokimia Gresik untuk mendorong petani meningkatkan produktivitas dan kualitas melon, serta pendapatan mereka. Keberhasilan pertanian, tambahnya, merupakan fondasi bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Progam ini menjadi gerakan kolaboratif antara Petrokimia Gresik dan petani. Di sini dapat kita saksikan bahwa inovasi, disiplin budidaya dan penggunaan pupuk yang tepat mampu menghasilkan melon dengan ukuran besar dan rasa manis yang optimal,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo pada Selasa, 7 April 2026.

Pestani Melon Pantura merupakan ajang kompetisi budidaya melon yang melibatkan petani mulai dari tahap penanaman, perawatan, hingga panen. Lomba ini diikuti ratusan petani dari wilayah Pantura, mulai dari Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Ngawi, hingga Kabupaten Gresik.

Peserta mendapatkan dukungan paket tanam atau sarana produksi pertanian dari Petrokimia Gresik, di antaranya pupuk Phonska Lite, K-Plus, Phonska Cair, Phosgreen, ZA Plus, dan Petro Biofertil. Melalui kegiatan ini, petani dapat membuktikan langsung bahwa penggunaan produk Petrokimia Gresik berkontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan kualitas komoditas.

Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yaitu berat buah, tingkat kemanisan (brix), dan dokumentasi budidaya. Peserta juga ditantang menghasilkan melon dengan bobot mendekati 5,4 kilogram, selaras dengan usia Petrokimia Gresik yang ke-54 pada 10 Juli 2026 mendatang.

Sementara itu, kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas petani melon Pantura dari rata-rata 18 ton menjadi 20 ton per hektare. Selain itu, pendapatan petani juga meningkat dalam satu siklus budidaya menjadi rata-rata Rp 22 juta.

“Kami berharap keberhasilan dan tata cara budidaya para peserta lomba ini dapat ditiru petani melon lainnya, sehingga manfaat dari program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ujar Adit.

Pestani yang digelar Petrokimia Gresik di Pantura ini merupakan program ketiga yang telah dijalankan perusahaan. Sebelumnya, Pestani menyasar petani komoditas kentang di Dieng Raya serta petani semangka di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Sama seperti di Pantura, program ini juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian hortikultura di kedua wilayah tersebut.

“Kami ingin menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjadi mitra strategis petani, tidak hanya sebagai penyedia pupuk, tetapi juga sebagai sahabat untuk tumbuh bersama dalam meningkatkan produktivitas, kualitas hasil panen, dan kesejahteraan petani,” ujar Adit.

Sementara itu, Juara 1 Pestani Melon Pantura Suhartoyo, mengungkapkan, lomba Pestani ini menjadikan petani melon yang ada di kawasan Pantura Jawa Timur semakin berwawasan dalam menghadapi tantangan. Terlebih saat budidaya untuk lomba digelar kemarin cuaca cukup ekstrem.

“Penggunaan produk-produk Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas, khususnya berat buah melon. Pertumbuhannya lebih bagus dibandingkan musim sebelumnya, dengan cuaca yang sama. Pupuk dari Petrokimia Gresik, mampu menjadi solusi terbaik,” ujar Suhartoyo, petani melon sekaligus Kepala Desa Klotok, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Adapun dalam momen apresiasi lomba ini juga diselenggarakan panen raya melon hasil demonstration plot, penandatanganan mural sebagai simbol komitmen pengembangan budidaya melon berdaya saing, pawai tumpeng melon, serta wiwarah atau berbagi sebanyak 540 kilogram melon kepada masyarakat. Melon yang dibagikan kepada masyarakat umum ini merupakan hasil budidaya peserta lomba, dimana jumlahnya juga identik dengan usia Petrokimia Gresik tahun ini.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar Petrokimia Gresik di usia ke-54 tahun semakin lancar, serta terus memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani dan masyarakat,” tutup Adit. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Program Pestani Petrokimia Gresik Terbukti Naikkan 15 % Pendapatan & 10 % Produktivitas Melon Pantura Jatim Selengkapnya

Pupuk Indonesia Gelar Safari Ramadan,  Petrokimia Gresik Saluran Santunan Rp 1,5 Miliar 

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik menjadi tuan rumah Safari Ramadan yang digelar PT Pupuk Indonesia (Persero). Dalam kegiatan ini, Pupuk Indonesia bersama Petrokimia Gresik menyalurkan santunan kepada ribuan masyarakat. Total bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri di bulan suci Ramadan tembus Rp 1,52 miliar.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan masyarakat Gresik sehingga Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia dengan baik. Tugas ini menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Ini adalah Safari Ramadan yang ketiga Pupuk Indonesia. Dengan Safari Ramadan ini kita bisa membangun silaturahmi, membangun kekompakan, dan berbagi keberkahan. Banyak sekali keberkahan yang diberikan kepada masyarakat. Tolong Petrokimia Gresik dijaga dengan baik. Dengan gejolak dunia seperti saat ini, Indonesia bisa tetap menjaga ketahanan pangannya. Ini karena kita mempunyai industri (pupuk, Red) yang besar,” ujar Rahmad.

Adapun keberkahan yang disalurkan dalam Safari Ramadan kali ini antara lain santunan untuk 1.455 guru Taman Pendidikan Quran (TPQ) yang ada di Gresik dengan total Rp 218,3 juta; kemudian santunan untuk 73 Imam Rawatib masjid dan musala sebesar Rp 109,5 juta; santunan 80 anak yatim dan 15 anak didik dari Perkumpulan Istri Karyawan Petrokimia Gresik (PIKA-PG) sebesar Rp 23,8 juta.

Berikutnya, Petrokimia Gresik dan Pupuk Indonesia juga menyerahkan 500 paket sembako kepada abang becak dan masyarakat sekitar perusahaan. Setiap paket berisi 1 liter minyak goreng, 3 kilogram beras, dan 1 kilogram gula. 

Selain itu, perusahaan juga memberikan 270 Alquran untuk 27 musala di sekitar perusahaan. Bantuan ini juga merupakan kolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Petrokimia Gresik dan Serikat Karyawan Petrokimia Gresik (SKPG).

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob mengatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk rasa syukur dan terima kasih perusahaan kepada masyarakat Gresik. Petrokimia Gresik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia menyadari bahwa keberadaan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari masyarakat di sekitarnya.

“Karena itu, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang nyata, sekaligus menjaga hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar sebagai bagian dari keberlanjutan perusahaan,” katanya.

Daconi menambahkan, bantuan dalam Safari Ramadan ini melengkapi program kepedulian yang sebelumnya telah dijalankan Petrokimia Gresik selama bulan Ramadan. 

Sebelumnya, Petrokimia Gresik telah menyalurkan bantuan kepada 16 masjid dan 77 musala di sekitar perusahaan, serta 23 pondok pesantren dan 27 panti asuhan di Kabupaten Gresik. Adapun total bantuan yang diberikan Petrokimia Gresik selama bulan puasa ini mencapai Rp1,52 miliar.

“Kami juga menggelar silaturahmi Safari Ramadan dengan buka bersama dan tarawih di masjid-masjid sekitar perusahaan. Kami hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan bantuan operasional sehingga masjid-masjid tersebut semakin semarak di momen Ramadan,” tandas Daconi.

Terakhir, ia berharap masyarakat dapat terus memberikan doa dan dukungan kepada perusahaan sehingga Petrokimia Gresik dapat terus menjalankan amanah dalam memajukan pertanian Indonesia.

“Kami berharap setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat menjadi benih kebaikan yang kelak tumbuh dan memberi manfaat bagi lingkungan serta generasi yang akan datang. Setiap kepedulian yang kita tanam hari ini akan tumbuh menjadi kebaikan yang menguatkan kebersamaan dan menghadirkan harapan,” tutupnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pupuk Indonesia Gelar Safari Ramadan,  Petrokimia Gresik Saluran Santunan Rp 1,5 Miliar  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelar Bazar Ramadan LONTAR, UMKM Masyarakat sekitar Bertumbuh

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali menggelar “Bazar Ramadan LONTAR (Kelompok Jajanan Masyarakat Sekitar)” sebagai bentuk dukungan perusahaan terhadap pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. 

Kegiatan ini dibuka oleh Vice President (VP) Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik Kadek Ardhika Widya Kresna, baru-baru ini mewakili Direksi. 

“Kita memanfaatkan tradisi masyarakat berburu takjil selama Ramadan. Kita fasilitasi ibu-ibu yang mempunyai usaha jajanan sekitar perusahaan untuk meningkatkan pendapatan mereka. Bazar ini digelar di halaman Kantor Pusat Petrokimia Gresik selama dua hari. Ada ribuan karyawan dan masyarakat yang siap berburu takjil di bazar ini,” demikian disampaikan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, terpisah.

Bazar Ramadan LONTAR merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan Petrokimia Gresik sejak 2023. Seluruh stan yang hadir dalam bazar ini merupakan kelompok binaan perusahaan yang tergabung dalam LONTAR, yaitu kelompok UMKM yang bergerak di bidang kuliner dan jajanan masyarakat sekitar.

“Alhamdulillah penjualan mereka dalam program bazar tahunan ini terus meningkat. Kegiatan ini membawa berkah dan senyuman bagi UMKM yang menjadi peserta. Apalagi saat ini menyambut Lebaran, mereka senang karena pendapatannya bertambah melalui keikutsertaannya di bazar,” tandasnya.

Daconi pun berharap LONTAR dapat terus berkembang menjadi kelompok usaha yang berdaya saing, serta mampu menjadi wadah peningkatan ekonomi bagi warga di sekitar perusahaan. Selain membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM, bazar ini juga menjadi ruang interaksi antara masyarakat, pemerintah desa/kelurahan, dan insan perusahaan.

Program LONTAR, jelasnya, lahir dari pelatihan pembuatan kue kering dan basah yang diadakan Petrokimia Gresik dengan menghadirkan pemateri kompeten. Dari pelatihan tersebut, ibu-ibu perwakilan dari tujuh kelurahan dan satu desa mulai membentuk kelompok usaha kecil yang kemudian berkembang menjadi LONTAR, yaitu Kelurahan Kroman, Karangturi, Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Ngipik, Sukorame, serta Desa Roomo.

“Kami berharap ke depannya, LONTAR dapat terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, insya Allah kita bisa mewujudkan ekonomi kerakyatan yang lebih kuat dan berdaya saing tinggi,” pungkas Daconi. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Gelar Bazar Ramadan LONTAR, UMKM Masyarakat sekitar Bertumbuh Selengkapnya

Safari Ramadan, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Masjid hingga Ponpes sebesar Rp 723 Juta

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menggelar Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan mengunjungi beberapa masjid di sekitar perusahaan. 

Kegiatan Safari Ramadan mulai 4-6 Maret 2026 itu Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob juga menyerahkan bantuan operasional untuk masjid-masjid yang dikunjungi.

Daconi menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan agenda rutin perusahaan untuk mempererat hubungan harmonis antara Insan Petrokimia Gresik dan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar perusahaan. 

Ia menyadari bahwa kelancaran operasional perusahaan dalam menyalurkan pupuk bersubsidi ke seluruh Indonesia, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional, tidak terlepas dari dukungan dan doa masyarakat.

“Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, termasuk pada momen bulan suci Ramadan. Ini menjadi komitmen Insan Petrokimia Gresik untuk selalu berkontribusi bagi masyarakat.” ujar Daconi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Selama tiga hari, jajaran Direksi Petrokimia Gresik bersama Insan Petrokimia Gresik mengikuti kegiatan buka puasa bersama dan salat tarawih di enam masjid yang berada di sekitar perusahaan. 

Masjid tersebut antara lain Masjid Roudlotul Abror di Desa Roomo, Masjid At-Taqwa di Desa Suci dan Masjid Al Muhajirin di Desa Pongangan. Ketiganya  berada di Kecamatan Manyar. Kemudian, Masjid Karomah di Kelurahan Lumpur, dan Masjid Roudlotul Jannah di Kelurahan Tlogopojok. Keduanya di Kecamatan Gresik. Serta, Masjid Baitul Amin di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas. 

Dalam kesempatan tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 15 juta untuk masing-masing masjid. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus pengembangan fasilitas masjid.

Bantuan ini melengkapi bantuan operasional yang sebelumnya telah diberikan Petrokimia Gresik kepada 146 masjid, musala, pondok pesantren (ponpes), dan panti asuhan di sekitar perusahaan. 

Setiap masjid menerima bantuan sebesar Rp7,5 juta dan setiap musala sebesar Rp 5 juta. Bantuan juga disalurkan kepada 21 ponpes dan 28 panti asuhan dengan nilai masing-masing sebesar Rp4 juta. Total bantuan yang telah didistribusikan pada awal Ramadan ini mencapai Rp 723,5 juta.

“Bantuan ini bukan sekadar simbol, melainkan wujud komitmen kami untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Daconi.

Terakhir, dalam setiap kunjungan di masjid-masjid, Petrokimia Gresik juga memohon doa dari masyarakat agar perusahaan senantiasa diberikan kelancaran dan keberkahan dalam menjalankan amanah, serta dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Safari Ramadan, Petrokimia Gresik Gelontorkan Bantuan Masjid hingga Ponpes sebesar Rp 723 Juta Selengkapnya