Pengunjung PetroNite Fest 2026 Membludak, Pemilik Tenan, UMKM Semringah, 9 Hari Transaksi Diperkirakan Lebih  Rp 10 Miliar 

GRESIK,1minute.id – PetroNite Fest 2026 yang digelar Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia (Persero) memasuki hari terakhir, Minggu, 5 Juli 2026. Ribuan orang tumplek-blek di Kompleks Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik. 

PetroNite Fest yang dihelat mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026 menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membawa berkah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sebanyak 30 ribu hingga 50 ribu pengunjung yang memadati area festival setiap hari memberikan dampak langsung terhadap peningkatan penjualan para tenant.

Salah satu yang merasakan manfaat tersebut adalah stan Jajano, pelaku UMKM yang menyajikan beragam kue dan camilan kekinian. Sejak hari pertama penyelenggaraan, produk-produk yang dibawa selalu habis terjual bahkan sebelum operasional festival berakhir.

“Dari pameran ini belum buka pukul 16.00, sudah banyak pengunjung yang antre. Mulai hari pertama, produk yang kami bawa selalu habis sebelum pameran ditutup. Penjualan kami di PetroNite Fest jauh lebih ramai dibandingkan event-event lain yang kami ikuti,” ujar Riska Indayani, penjaga stan Jajano pada Selasa malam, 30 Juni 2026.

Inda, sapaan akrab Riska Indayani mengungkapkan, saat ini Jajano mengikuti tiga pameran yang berlangsung bersamaan, yakni di Gresik dan Surabaya. Namun, hanya di PetroNite Fest mereka menambah jumlah karyawan hingga lima orang untuk melayani tingginya jumlah pembeli.

“Antrean pembeli di sini (PetroNite Fest, Red) selalu panjang, tidak pernah kurang dari sepuluh orang dalam barisan. Karena itu karyawan stan Jajano di PetroNite Fest lebih banyak, biar pelanggan tetap mendapatkan layanan cepat,” kata Inda.

Ramainya pengunjung juga tercermin dari omzet penjualan. Di PetroNite Fest, Jajano mampu meraih omzet sedikitnya Rp20 juta per hari, dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan pameran lain yang rata-rata mencapai Rp 10 juta per hari. Bahkan, angka tersebut jauh melampaui omzet gerai harian mereka di Jalan Perintis Taman 5 Randuagung, Gresik, yang berkisar Rp 5 juta per hari.

“Jelas PetroNite Fest menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Karena itu Jajano selalu ikut setiap penyelenggaraannya,” ujar Inda. Muhammad Farhan R, pemilik stan mainan setali tiga uang dengan Indah. Pemuda asal Jalan Kapten Dulasim, Gresik ini mengaku omzet yang diperolehnya selama mengikuti PetroNite Fest meningkat drastis. Bahkan mencapai tujuh kali lipat dibandingkan saat membuka lapak di Alun-Alun Gresik.

“Alhamdulillah pengunjung PetroNite Fest ramai sekali, jadi berkah bagi pelaku usaha yang meramaikan pameran ini. Biasanya saya buka di alun-alun dapat sekitar Rp 200 ribu, kalau di PetroNite Fest bisa mencapai Rp 1,5 juta per hari,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan Mang Cecep, pemilik stan kuliner Margoci (aci-acian) yang membawa brand baru ke PetroNite Fest. Di luar dugaan, produk yang ditawarkannya langsung mendapat sambutan positif dari para pengunjung.

“Ngeri banget ramainya pengunjung, di luar ekspektasi kami para pelaku usaha. Baru pertama ikut pameran di PetroNite Fest langsung menyala. Omzet kami sehari bisa dua digit. Para penjual happy semua melihat pengunjung yang ramai,” katanya.

Sementara itu, Nur Aini Rahmawati, pemilik stan aksesori Sandy’s, juga merasakan lonjakan penjualan yang signifikan selama penyelenggaraan PetroNite Fest. Menurutnya, jumlah pembeli jauh lebih banyak dibandingkan di gerai hariannya.

“Kalau di rumah biasanya hanya laku sekitar 10 pcs, di sini saya bisa jual lebih dari 50 pcs. Selama lima hari saya bisa dapat omzet hingga Rp20 jutaan,” tuturnya.

Tingginya antusiasme masyarakat yang memadati PetroNite Fest tidak hanya menciptakan suasana acara yang meriah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan omzet para pelaku UMKM dan tenant yang berpartisipasi.

Tahun ini PetroNite Fest menghadirkan 670 tenant, terdiri atas 558 pedagang kaki lima (PKL), 73 stan outdoor VIP, dan 39 stan indoor VIP yang beroperasi hingga 5 Juli 2026. Petrokimia Gresik juga melibatkan 12 tenant mitra binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, PetroNite Fest mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp10 miliar dengan total kunjungan mencapai 319 ribu orang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pengunjung PetroNite Fest 2026 Membludak, Pemilik Tenan, UMKM Semringah, 9 Hari Transaksi Diperkirakan Lebih  Rp 10 Miliar  Selengkapnya

Sejak 2022 Petrokimia Gresik Cetak 423 Taruna Makmur, Agronomis Muda Pendukung Swasembada Pangan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero), melalui program “Wirakarya Taruna Makmur Batch IX” melepas 50 Taruna Makmur untuk menjalani magang lapangan selama 6 bulan di berbagai daerah, beberapa waktu yang lalu. 

Program ini merupakan upaya perusahaan menyiapkan agronomis muda yang siap mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan swasembada pangan nasional.

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Adityo Wibowo saat pelepasan menyampaikan bahwa, penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. Sejak diinisiasi tahun 2022, Petrokimia Gresik telah mencetak 423 Taruna Makmur.

“Keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana produksi, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Melalui Taruna Makmur, kami ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi agronomi, kemampuan komunikasi, dan pengalaman lapangan sehingga mampu menjadi pendamping petani sekaligus agen perubahan di sektor pertanian,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Taruna Makmur merupakan program magang lapangan yang diikuti mahasiswa aktif Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Bogor, Medan, Gowa, Yoma, serta Politeknik LPP Yogyakarta. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mendampingi petani, mengawal budidaya pertanian, serta memperkenalkan berbagai inovasi dan solusi pertanian di lapangan.

Sebelum diterjunkan ke wilayah penugasan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai budidaya pertanian berkelanjutan, teknik komunikasi efektif, pengembangan personal branding, serta pemanfaatan teknologi pertanian terkini. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas peserta dalam menjalankan tugas profesional di lapangan.

Selama masa penugasan, para Taruna Makmur akan mendukung pelaksanaan Program Agrosolution Petrokimia Gresik. Mereka bertugas melakukan sosialisasi program kepada petani dan pemangku kepentingan, mengawal penerapan pemupukan berimbang, melakukan pendampingan budidaya, membantu koordinasi antar-stakeholder, serta mengawal pelaksanaan demplot dan administrasi program.

Lebih lanjut Adit menambahkan, sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis bagi ketahanan pangan nasional, kesejahteraan masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi. Namun salah satu tantangan besar yang dihadapi pertanian Indonesia adalah regenerasi petani. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Petrokimia Gresik memperkuat regenerasi pertanian di Indonesia.

“Karena itulah kolaborasi menjadi kunci. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, petani, dan pelaku usaha harus terus diperkuat agar kita mampu membangun ekosistem pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan,” tandasnya.

Sebanyak 50 Taruna Makmur Batch IX akan ditempatkan di berbagai wilayah kerja Petrokimia Gresik yang tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Bali. Para peserta berasal dari beragam program studi yang relevan dengan sektor pertanian, mulai dari penyuluhan pertanian berkelanjutan, agribisnis, hortikultura, teknologi benih, hingga pengelolaan perkebunan.

Melalui program ini, Petrokimia Gresik berharap dapat melahirkan agronomis muda yang profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kemajuan sektor pertanian nasional. Kehadiran Taruna Makmur diharapkan turut mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Mereka akan menjadi perpanjangan tangan perusahaan dalam mendampingi petani, mempercepat adopsi praktik budidaya yang baik, sekaligus mendukung implementasi Program Agrosolution yang berorientasi pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Salah satu Taruna Makmur, Olivian Rizky yang diberangkatkan dalam Batch IX ini menyampaikan terima kasih kepada Petrokimia Gresik karena telah menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk belajar dan terjun ke masyarakat, guna membangun pertanian Indonesia lebih baik.

“Semoga program ini bisa memberikan manfaat besar bagi mahasiswa untuk mengembangkan ilmu dan memberikan aksi nyata bagi pertanian, sehingga bermanfaat bagi produktivitas pertanian,” ujarnya singkat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sejak 2022 Petrokimia Gresik Cetak 423 Taruna Makmur, Agronomis Muda Pendukung Swasembada Pangan  Selengkapnya

Hari Ketiga, Antusiasme Warga Nikmati PetroNite Fest 2026 Libatkan 670 Tenant Tetap Tinggi 

GRESIK,1minute.id – PetroNite Fest 2026 memasuki hari ketiga pada Senin malam, 29 Juni 2026. Event tahunan yang digelar oleh Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero) dipusatkan kompleks Sarana Olahraga (SOR) Tridharma Petrokimia Gresik. 

PetroNite Fest 2026 yang dibuka oleh Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik, Adityo Wibowo untuk merayakan HUT ke-54 Petrokimia Gresik ini melibatkan 670 tenant yang didominasi pelaku UMKM.

Keterlibatan UMKM ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memperluas akses promosi, memperkuat ekosistem UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia GresiknAdityo Wibowo, usai pembukaan menyampaikan bahwa event ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memperkuat daya saing UMKM lokal dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-54 Petrokimia Gresik.

“PetroNite Fest menjadi ruang bagi UMKM untuk berkembang, memperluas pasar, sekaligus menghadirkan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Adit, sapaan akrab Adityo Wibowo.

Ia menjelaskan, tahun ini PetroNite Fest diikuti 670 tenant yang terdiri atas 558 pedagang kaki lima (PKL), 73 stan outdoor VIP, dan 39 stan indoor VIP yang akan beroperasi hingga 5 Juli 2026. Seluruh tenant juga didorong menggunakan QRIS sebagai bentuk penguatan ekosistem usaha berbasis digital sehingga transaksi menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman.

Selain itu, Petrokimia Gresik melibatkan 12 tenant mitra binaan CSR serta Karang Taruna di sekitar perusahaan yang dipercaya mengelola area parkir selama kegiatan berlangsung. Pada penyelenggaraan tahun lalu, PetroNite Fest mencatatkan perputaran ekonomi sekitar Rp10 miliar dengan total pengunjung mencapai 319 ribu orang.

“Kami ingin UMKM tidak hanya bertambah dari sisi jumlah, tetapi juga naik kelas dari sisi ekosistem bisnisnya. Karena itu, tahun ini seluruh tenant kami dorong menggunakan QRIS agar transaksi menjadi lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman, sekaligus mendukung percepatan ekonomi digital di Kabupaten Gresik,” kata Adit.

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, mengapresiasi komitmen Petrokimia Gresik yang secara konsisten mendukung pengembangan UMKM dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Selama ini Petrokimia Gresik juga banyak memberikan dukungan bagi kemajuan UMKM, termasuk mendukung berbagai program Pemerintah Kabupaten Gresik yang berkaitan dengan pengembangan UMKM,” tandasnya.

Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan PetroNite Fest dengan membeli dan menggunakan produk-produk UMKM lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Wabup juga berharap Petrokimia Gresik terus berkembang sehingga kontribusinya terhadap pengembangan UMKM dan kesejahteraan masyarakat Gresik semakin besar.

“Lebih dari lima dekade Petrokimia Gresik telah menjadi kebanggaan masyarakat Gresik. Tidak hanya berperan sebagai perusahaan strategis nasional yang mendukung ketahanan pangan, tetapi juga menjadi mitra penting Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam membangun perekonomian daerah, khususnya UMKM,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Hari Ketiga, Antusiasme Warga Nikmati PetroNite Fest 2026 Libatkan 670 Tenant Tetap Tinggi  Selengkapnya

Selama 4 Dekade, Sambut HUT, Petrokimia Gresik Fasilitasi Khitan Gratis untuk Anak di Gresik dan Sekitarnya 

GRESIK, 1minute.id – Petrokimia Gresik,, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, (Persero) memfasilitasi 100 anak untuk mengikuti “Khitan Umum Gratis 2026” di GOR Tri Dharma pada Selasa, 23 Juni 2026.

Program tahunan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak sebagai generasi unggul bangsa adalah rangkaian HUT Ke-54 Petrokimia Gresik. Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menyampaikan bahwa khitan umum ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Petrokimia Gresik menyelenggarakan program khitan gratis ini sejak empat dekade silam, atau tahun 1985. Alhamdulillah Petrokimia Gresik bisa konsisten memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat,” ujar Daconi.

Menurut Daconi, keberhasilan perusahaan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Petrokimia Gresik terus berupaya menghadirkan berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Petrokimia Gresik tidak hanya berfokus pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Melalui berbagai program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, kami ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, Nuril Huda menambahkan, kegiatan khitan Petrokimia Gresik digelar dalam rangka HUT Ke-54 Petrokimia Gresik. Program khitan tahun ini diikuti oleh 100 anak yang berasal dari sekitar operasional perusahaan, mulai dari Gresik, Lamongan, hingga Surabaya.

Dalam pelaksanaannya, para peserta mendapatkan layanan khitan menggunakan metode Super Ring yang ditangani tenaga medis profesional dari RS Grha Husada. Selain khitan gratis, setiap peserta juga memperoleh uang saku sebesar Rp200.000, celana khitan, sarung, dan obat-obatan. Peserta khitan juga mendapatkan layanan kontrol pascakhitan di RS Grha Husada.

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan anak-anak serta menjadi bagian dari kebahagiaan keluarga dalam menyambut salah satu momen penting dalam tumbuh kembang mereka,” ujarnya.

Sementara itu, senyum bahagia terpancar dari wajah Siti Muzayanah saat mendampingi putra pertamanya, Abdullah Rosyidul Rahman (9), mengikuti khitan gratis yang diselenggarakan Petrokimia Gresik. Keputusannya untuk mendaftarkan sang buah hati berawal dari rekomendasi teman dan kerabat yang lebih dulu merasakan manfaat program tersebut.

Awalnya, Siti mengaku sempat merasa cemas seperti kebanyakan orang tua yang akan mengantarkan anaknya menjalani khitan. Namun kekhawatiran itu berangsur hilang setelah melihat langsung profesionalisme tenaga medis serta pelayanan yang diberikan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, proses khitan berjalan dengan baik dan didukung layanan pascakhitan yang membuat peserta maupun orang tua merasa lebih tenang.

Memanfaatkan momen liburan sekolah, Siti memilih agar putranya yang akan naik ke Kelas 4 Sekolah Dasar mengikuti khitan Petrokimia Gresik. Baginya, kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat dari sisi biaya, tetapi juga menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan bagi anak-anak yang menjadi peserta.

“Alhamdulillah, rekomendasi dari teman dan saudara memang benar. Pelayanannya sangat baik, tenaga medisnya profesional, dan anak-anak juga mendapatkan banyak perhatian, hadiah, serta mainan. Terima kasih Petrokimia Gresik yang sudah membantu masyarakat dan membuat momen penting bagi anak kami menjadi lebih berkesan,” kata warga Kelurahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tersebut. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Selama 4 Dekade, Sambut HUT, Petrokimia Gresik Fasilitasi Khitan Gratis untuk Anak di Gresik dan Sekitarnya  Selengkapnya

Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Petrokimia Gresik dalam Perlindungan Perempuan dan Anak

GRESIK,1minute.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Juni 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut langsung kedatangan Menteri PPPA ini di Wisma Kebomas PT Petrokimia Gresik. Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia industri dalam upaya pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak.

Dalam sambutannya, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas keberhasilan Gresik mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya. Menurutnya ini adalah bukti bahwa hak-hak anak di sini benar-benar diprioritaskan.

Selain itu, Kabupaten Gresik juga mencatatkan capaian membanggakan dengan menempati peringkat ketiga nasional dalam Indeks Perlindungan Anak (IPA) dan Indeks Pemenuhan Hak Anak (IPHA). Capaian ini sekaligus menjadikan Gresik sebagai yang terbaik di Provinsi Jawa Timur.

“Gresik saat ini berada di peringkat ketiga tingkat nasional untuk Indeks Perlindungan Anak dan menjadi yang terbaik di Provinsi Jawa Timur. Ini luar biasa dan mudah-mudahan dapat terus dipertahankan serta ditingkatkan,” ujar Menteri Arifah.

Ia juga menyoroti langkah Pemkab Gresik dalam melindungi kelompok rentan. Salah satunya melalui keberadaan Tempat Penitipan Anak (TPA) Masmundari yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga pekerja rentan perempuan. Seperti pengemudi ojek online dan pekerja harian. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah bagi perempuan pekerja.

Selain itu, Arifah turut mengapresiasi perhatian Pemkab Gresik terhadap anak-anak pekerja migran Indonesia di Malaysia yang selama ini mengalami keterbatasan akses identitas, pendidikan, dan layanan kesehatan. “Belum semua pimpinan daerah memiliki komitmen terhadap hal-hal seperti ini. Karena itu saya memberikan apresiasi kepada Bupati Gresik, dan mudah-mudahan upaya ini dapat terus berkelanjutan,” ungkap Arifah.

Menteri Arifah menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik atas kolaborasi yang sudah terjalin.  “Sekali lagi apresiasi kami dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk Pemerintah Kabupaten Gresik dan Petrokimia Gresik atas sinergi dan komitmen yang luar biasa. Saya berharap setelah ini kita bisa melanjutkan kolaborasi dan sinergi program yang bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa sebagai daerah industri terbesar di Jawa Timur, Gresik terus membangun sinergi dengan perusahaan BUMN maupun swasta. Tujuannya untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak. 

Berbagai upaya dilakukan, seperti pemenuhan hak-hak pekerja, penyediaan ruang laktasi, hingga pengaturan jam kerja yang lebih ramah bagi pekerja perempuan. Menurut Bupati Yani, komunikasi dan kolaborasi dengan dunia usaha telah menjadi budaya yang terus dikembangkan di Kabupaten Gresik.

“Sebagai kabupaten industri, kami terus bersinergi dengan dunia usaha dalam isu perlindungan perempuan dan anak, pemenuhan hak-hak pekerja, serta kebijakan yang ramah perempuan. Hal-hal seperti ini terus kami diskusikan dan menjadi budaya di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Direktur PT Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, memaparkan berbagai fasilitas dan program perusahaan dalam mendukung pekerja perempuan. Ia menjelaskan bahwa perusahaan menyediakan sejumlah layanan yang ramah bagi pekerja perempuan.

Salah satunya adalah keberadaan TPA yang telah beroperasi sejak 1993, yang tidak hanya diperuntukkan bagi anak pegawai perusahaan. Fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum di sekitar perusahaan.

Dalam rangkaian kunjungannya, Menteri Arifah turut meninjau TPA Masmundari. Kehadiran Menteri PPPA disambut antusias oleh anak-anak yang berada di tempat penitipan tersebut. Di sela-sela kunjungan, seorang ibu yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online sempat berbagi cerita kepada Ibu Menteri. Ia mengaku hidupnya jauh lebih tenang semenjak ada fasilitas ini.

“Saya sangat terbantu dengan adanya TPA ini. Karena ini fasilitas resmi dari pemerintah, saya percaya menitipkan anak di sini. Anak saya juga betah berada di sini, jadi saya bisa bekerja dengan tenang,” ungkapnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Menteri PPPA Apresiasi Sinergi Pemkab dan Petrokimia Gresik dalam Perlindungan Perempuan dan Anak Selengkapnya

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri holding Pupuk Indonesia, (Persero), kembali menyelenggarakan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) 2026. Tahun ini, memasuki 40 tahun perjalanan KIPG sebagai wadah pengembangan budaya inovasi yang telah melahirkan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing dan keberlanjutan perusahaan.

Selama empat dekade penyelenggaraannya, KIPG telah menjadi motor penggerak lahirnya inovasi-inovasi yang berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, produktivitas, keandalan operasional, serta penguatan peran Petrokimia Gresik dalam mendukung ketahanan pangan nasional.  Pada KIPG 2026, berbagai inovasi yang dikembangkan insan perusahaan mampu menghasilkan direct financial benefit sebesar Rp 68 miliar dan value creation mencapai Rp154 miliar.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa keberlangsungan KIPG selama 40 tahun menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Budaya inovasi di Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang secara positif. Besarnya keterlibatan karyawan dalam inovasi menjadi cerminan bahwa semangat untuk berpikir kreatif, melakukan perbaikan, dan berkontribusi telah menjadi bagian dari budaya kerja di Petrokimia Gresik,” ujar Daconi saat membuka KIPG 2026 di Gresik pada Kamis, 11 Juni 2026. 

Tingginya budaya inovasi tersebut tercermin dari partisipasi karyawan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada tahun 2024 keterlibatan karyawan dalam inovasi mencapai 95 persen, maka pada tahun 2025 meningkat menjadi 97 persen dan pada KIPG 2026 mencapai 98 persen. Keterlibatan tersebut juga mencakup Pejabat Band I dan Band II, menunjukkan dukungan inovasi yang kuat dari seluruh jenjang organisasi.

Menurut Daconi, capaian tersebut membuktikan bahwa inovasi tidak hanya menghasilkan ide-ide baru, tetapi juga menghadirkan nilai tambah yang terukur bagi perusahaan. “Insan Petrokimia Gresik menyadari pentingnya inovasi bagi perusahaan, khususnya dalam menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Kontribusi ini membuktikan bahwa setiap gagasan dapat berkembang menjadi solusi yang memberikan dampak signifikan bagi kinerja dan daya saing perusahaan,” katanya.

Sebanyak 1.799 gugus inovasi berpartisipasi dalam KIPG 2026. Mengusung tema “Driving Efficiency, Creating Value”, KIPG 2026 menjadi wadah bagi insan perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya menciptakan pembaruan, tetapi juga menghasilkan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Daconi juga memberikan apresiasi kepada para inovator terbaik yang telah menghasilkan berbagai terobosan dan solusi untuk mendukung operasional perusahaan.

“Empat puluh tahun perjalanan KIPG telah membuktikan bahwa kemajuan perusahaan tidak pernah lahir dari kebetulan. Kemajuan selalu diawali oleh keberanian untuk berubah, kemauan untuk memperbaiki, dan komitmen untuk terus menciptakan nilai,” tegasnya.

Daconi menambahkan, inovasi harus berjalan beriringan dengan operational excellence. Dengan fondasi inovasi yang semakin kuat dan keterlibatan karyawan yang semakin tinggi, perusahaan diharapkan mampu terus menghadirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat jangka panjang serta memperkuat posisi perusahaan dalam menghadapi tantangan dan peluang bisnis di masa mendatang. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

40 Tahun KIPG, Partisipasi Insan Petrokimia Gresik Capai 97%, Inovasi Perkuat Daya Saing Perusahaan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dua perusahaan pelat merah, PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia menyalurkan 187 hewan senilai Rp1,8 miliar untuk masyarakat sekitar perusahaan. Sementara itu, SIG menyalurkan 292 hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/ 2026 Masehi. 

Ratusan hewan kurban dari perusahaan Solusi Agroindustri berkantor pusat di Jalan A.Yani, Gresik itu disalurkan untuk masyarakat sekitar perusahaan yakni Gresik, Lamongan dan Surabaya.  Sedangkan, hewan kurban dari PT Semen Indonesia disalurkan untuk masyarakat di 19 Provinsi di Indonesia. 

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Pemerintah telah banyak melakukan perubahan sebagai upaya memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi. Ia bersyukur masyarakat sekitar perusahaan terus memberikan dukungan terbaik sehingga Petrokimia Gresik dapat mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut secara optimal.

“Momentum Idul Adha menjadi kesempatan bagi Petrokimia Gresik untuk berbagi sekaligus menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perusahaan. Berkat dukungan tersebut, Petrokimia Gresik mampu menjalankan amanah penyaluran pupuk bersubsidi dengan baik sesuai target,” ujar Daconi di Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 27 Mei 2026. 

Ia menambahkan, berbagai inovasi dan program yang dijalankan Petrokimia Gresik juga terbukti mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional. Karena itu, perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi sektor pertanian tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan.

Penyaluran hewan kurban untuk masyarakat ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Tahun ini Petrokimia Gresik menyalurkan hewan kurban sebanyak 40 ekor sapi dan 147 ekor kambing.

Ratusan hewan kurban tersebut disalurkan kepada masyarakat di wilayah Gresik, Lamongan, Surabaya dan sekitarnya melalui pengurus masjid dan musala, pondok pesantren, serta organisasi kemasyarakatan yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan. Harapannya, manfaat program ini dapat diterima secara merata oleh masyarakat.

Lebih lanjut Daconi memastikan, setiap hewan kurban yang disalurkan Petrokimia Gresik juga telah melalui proses pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan. Kesehatan menjadi perhatian utama karena merupakan salah satu syariat Islam yang harus dipenuhi pada hewan kurban. Sehingga hewan kurban yang disalurkan dan dikonsumsi memberikan dampak positif bagi masyarakat.

GM of CSR, SIG Edy Saraya (ketiga kiri) bersama penerima hewan kurban dari Kelurahan Gending, Singosari, Sidomoro, Segoromadu, Sidorukun, dan Kramatinggil, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 26 Mei 2026 (Foto : SIG untuk 1minute.id)

Sementara itu, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Idul Adha 1447 H ini membagikan 292 hewan kurban yang terdiri dari 186 ekor sapi dan 106 ekor kambing. Pembagian hewan kurban dilaksanakan secara bertahap mulai 19 Mei 2026 hingga 26 Mei 2026 melalui masjid, yayasan, pondok pesantren, serta pemukiman masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Wilayah penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 19 provinsi meliputi Aceh (Aceh Besar), Riau (Dumai), Sumatra Barat (Padang), Lampung (Bandar Lampung dan Lampung Selatan), Bengkulu, Sumatra Selatan (Palembang dan Ogan Komering Ulu). 

Kemudian,  DKI Jakarta, Banten (Cilegon), Jawa Barat (Bogor dan Karawang), Jawa Tengah (Kendal, Rembang, Blora, Demak, Banyumas dan Cilacap), Jawa Timur (Tuban, Gresik, Probolinggo dan Banyuwangi). Selanjutnya, Bali (Buleleng), Kalimantan Barat (Mempawah), Kalimantan Timur (Samarinda), Sulawesi Selatan (Pangkep, Makassar), Sulawesi Barat (Mamuju), Sulawesi Tenggara (Kendari), Maluku Utara (Tidore Kepulauan), hingga Papua Barat (Sorong).

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, Iduladha menjadi momentum untuk memperkuat nilai kepedulian dan semangat berbagi, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan. Melalui penyaluran hewan kurban, SIG ingin menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekaligus mempererat harmoni dengan para pemangku kepentingan.

”Sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian lokal, SIG membeli hewan kurban dari UMKM di masing-masing wilayah operasi perusahaan, dan memastikan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui tes kesehatan sehingga aman dan layak untuk dikonsumsi. Harapan kami, kehadiran SIG tidak hanya berkontribusi terhadap pembangunan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Bagikan Hewan Kurban Senilai Rp 1,8 Miliar, SIG Salurkan 292 Hewan Kurban Selengkapnya

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga 2035.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH yang disaksikan langsung Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menandatangani langsung kedua kerja sama tersebut bersama para pihak terkait di Tangerang, baru-baru ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi.

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik memperkuat kepastian pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan. Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili oleh VP Marketing, Legal, and Business Support HCML Wahyudin Sunarya. Sedangkan HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd Yuzaini Md Yusof. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang  Selengkapnya

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 219.648 ton.

Ketersediaan stok ini menjadi salah satu indikator kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan produksi dan menjamin ketersediaan pupuk bagi petani di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani selama musim tanam berlangsung.

Berbagai langkah tersebut dilakukan melalui optimalisasi fasilitas produksi dan operasional perusahaan untuk menjaga kontinuitas produksi pupuk, penguatan stok pupuk bersubsidi, serta dukungan jaringan distribusi nasional Pupuk Indonesia Group agar pupuk tersedia tepat waktu bagi petani.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga terus memperkuat antisipasi terhadap berbagai dinamika global yang berpotensi memengaruhi rantai pasok bahan baku industri pupuk dunia. “Perubahan kondisi global dan potensi gangguan jalur logistik internasional menjadi perhatian industri pupuk dunia. Namun Petrokimia Gresik tetap berupaya optimal dalam memproduksi pupuk sehingga ketersediaan pupuk bagi petani tetap terjaga,” ujar Daconi di Surabaya, Jawa Timur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Petrokimia Gresik memperkuat strategi pengadaan bahan baku, di antaranya melalui diversifikasi negara asal suplai phosphate rock, potash, dan sulphur, serta optimalisasi pasokan sulphuric acid dari produksi dalam negeri. Selain itu, perusahaan juga melakukan optimalisasi kontrak pengadaan jangka panjang serta mempercepat pengamanan stok bahan baku untuk kebutuhan enam hingga dua belas bulan ke depan guna menjaga keberlanjutan produksi.

“Di sisi operasional, Petrokimia Gresik memastikan kesiapan fasilitas produksi dan operasional perusahaan agar produksi pupuk tetap berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan musim tanam nasional,” tandas Daconi.

Sementara itu, per 10 Mei 2026 Petrokimia Gresik memastikan ketersediaan stok pupuk bersubsidi tetap terjaga untuk mendukung kebutuhan musim tanam. Terdiri dari Urea bersubsidi sebesar 32.054 ton, NPK Phonska 166.324 ton, pupuk organik Petroganik sebesar 16.611 ton, ZA 2.720 ton, dan SP-36 1.939 ton.

“Stok ini telah tersedia pada jaringan distribusi Pupuk Indonesia dan siap disalurkan kepada penerima di PPTS (Penerima Pupuk pada Titik Serah) sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap petani tidak perlu khawatir, musim tanam April–September bisa dijalani dengan optimal,” ujar Daconi.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Pemerintah telah banyak melakukan perubahan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi. Perubahan ini sebagai upaya untuk memberikan kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Perubahan tersebut diantaranya penyederhanaan regulasi, dari 145 aturan dipangkas menjadi satu peraturan induk, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian disempurnakan dengan Perpres 113/2025. Melengkapi peraturan induk tersebut, terbit juga Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 15 Tahun 2025 sebagian peraturan pelaksanaannya.

Penyederhanaan ini mendukung kelancaran distribusi pupuk ke seluruh Indonesia, sehingga berjalan semakin efektif dan tepat waktu. Selain itu mampu mendukung tingginya penyerapan pupuk bersubsidi di awal tahun. Bahkan realisasi penyaluran pupuk bersubsidi nasional per 10 Mei 2026 mencapai 3,46 juta ton atau 35 persen dari total alokasi tahun 2026 sebesar 9,85 juta ton. Realisasi tersebut juga tercatat lebih tinggi 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Ia juga memastikan PI Group berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) disiplin menerapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah diturunkan Pemerintah sebesar 20 persen untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Hal ini, tambahnya, menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Lebih lanjut ia mengimbau, penebusan harus dilakukan di PPTS atau kios resmi sehingga petani mendapatkan produk asli. Saat ini banyak sekali oknum yang tidak bertanggung jawab menawarkan produk palsu, umumnya dengan iming-iming harga lebih murah. Petani harus berhati-hati agar tidak tertipu dan tetap mendapatkan hasil optimal dalam budidayanya.

“Petrokimia Gresik berkomitmen menjaga keberlangsungan produksi dan ketersediaan pupuk nasional di tengah tantangan global. Kami ingin memastikan kebutuhan pupuk petani tetap terpenuhi sehingga produktivitas pertanian nasional dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Stok Pupuk Musim Tanam April – September 2026 Aman, Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Siapkan 50 Penerima Beasiswa Petani Muda, Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur Muda Dorong Swasembada Pangan 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, kembali membuka program Beasiswa Petani Muda 2026 bagi 50 siswa SMK Pertanian kelas XI di wilayah Jawa Timur. Beasiswa yang telah berjalan sejak tahun 2024 ini menjadi komitmen perusahaan dalam memperkuat regenerasi petani sekaligus mencetak agripreneur muda tanah air.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob di Gresik, menyampaikan bahwa regenerasi petani merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional. Minat generasi muda terhadap dunia pertanian harus terus didorong melalui berbagai program yang relevan dan berdampak nyata, seperti program Beasiswa Petani Muda.

“Regenerasi petani adalah fondasi penting bagi masa depan pangan Indonesia. Melalui program Beasiswa Petani Muda, kami ingin menarik lebih banyak generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian sekaligus membekali mereka dengan kompetensi dan semangat kewirausahaan. Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus mencetak agripreneur muda yang mampu menjadi motor penggerak pertanian modern,” demikian disampaikan Daconi pada Rabu, 6 Mei 2026.

Beasiswa Petani Muda 2026 dibuka pendaftarannya mulai tanggal 4 hingga 17 Mei 2026. Para pendaftar akan melalui seleksi administrasi dan ujian tulis secara online. Para peserta juga diwajibkan membuat essay dengan tema “Bertani untuk Masa Depan Negeri: Pilihan Berani Generasi Z Menjadi Agripreneur Sejati”.

Adapun syarat wajib lainnya, peserta harus memiliki nilai rapor dengan rata-rata minimal 80,00 pada setiap semester sejak kelas X semester 1 hingga kelas XI semester 1, serta tidak memiliki nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP).

Beasiswa ini diberikan kepada 50 siswa dan siswi terbaik kelas XI SMK dengan konsentrasi keahlian bidang rumpun pertanian di Jawa Timur. Para penerima beasiswa akan mendapatkan bantuan operasional pendidikan sebesar Rp 500.000 per bulan selama 12 bulan.

Melalui program ini, Petrokimia Gresik tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga mendorong lahirnya sumber daya manusia pertanian yang kompeten, inovatif, dan berjiwa wirausaha. “Alhamdulillah, kami bisa berkontribusi dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh untuk menghadapi tantangan sektor pertanian ke depan,” pungkas Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Petrokimia Gresik Siapkan 50 Penerima Beasiswa Petani Muda, Perkuat Regenerasi Petani dan Cetak Agripreneur Muda Dorong Swasembada Pangan  Selengkapnya