SPPG Bedilan Beroperasi, Diresmikan Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan 

GRESIK, 1minute.id – Satu lagi, Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri  berdiri di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik pada Jumat, 13 Februari 2026. Peresmian SPPG berada di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu dilakukan sebelum zoom meeting kegiatan groundbreaking serentak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Polri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan yang meresmikan SPPG Bedilan yang dihadiri antara lain Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution serta mitra strategis SPPG Polri dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan memaparkan bahwa Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Gresik kini telah memiliki beberapa titik SPPG, di antaranya di Yosowilangun, Pongangan, Manyarejo, Bedilan, dan Randuagung. Sementara itu, dua lokasi tambahan di Benjeng dan Driyorejo masih dalam tahap pembangunan.

“Program ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Gresik dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tutur Ny. Yanggi sebelum melakukan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan dukungan penuh terhadap pengoperasian dapur gizi tersebut. Polres Gresik juga menyiapkan penambahan peresmian pelayanan pemberian bantuan gizi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Yayasan SLB Kemala Bhayangkari II Gresik.

Seluruh kesiapan kegiatan, mulai dari personel, peralatan, hingga dukungan teknis lainnya, telah dipersiapkan secara matang. Penambahan layanan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan penerima manfaat program gizi.

Untuk sementara, tercatat sekitar 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat yang akan dilayani. Sasaran program tidak hanya anak-anak sekolah, tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat yang membutuhkan dalam radius 3 hingga 6 kilometer dari lokasi SPPG.

Program ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam upaya pencegahan dan penanganan kekurangan gizi di wilayah Gresik. Dengan dukungan pelayanan yang optimal, kebutuhan gizi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi secara merata. Kapolres juga menyebut pemanfaatan aset Polri maupun skema pinjam pakai lahan desa sebagai bentuk optimalisasi sumber daya demi kepentingan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Bripka Galuh selaku Mitra SPPG yang mewakili Kakorsabhara Mabes Polri menegaskan bahwa keberadaan dapur SPPG bukan sekadar fasilitas produksi makanan, melainkan simbol sinergi lintas sektor.

“Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini adalah wujud komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan gizi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, dan tenaga kesehatan,” ujarnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

SPPG Bedilan Beroperasi, Diresmikan Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny. Yanggi Ramadhan  Selengkapnya

Polres Gresik Bongkar Kawanan Pencuri Truk, 2 Truk Disita, Tiga Pelaku Amankan

GRESIK,1minute.id –  Kepolisian Resor (Polres) Gresik membongkar komplotan dugaan kasus pencurian truk. Dua unit truk berhasil disita dan tiga orang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Mereka berinisial AP, 29, otak pencurian ; AS, 19, dan AF, 41. Keduanya adalah eksekutor. Mereka ditangkap oleh Unit Reserse Mobile (Resmob) di tempat berbeda.

“Mereka ditangkap tidak lebih dari sepekan setelah kami menerima laporan dari dua korban,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam konferensi pers di Mapolres Gresik pada Selasa, 10 Februari 2026.

AKBP Ramadhan didampingi antara lain Waka Polres Gresik Kompol Sabdha Purusha, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, Kanit Resmob Satreskrim Polres Gresik melanjutkan kedua truk itu sempat ditawarkan oleh pelaku melalui media sosial (medsos) dengan harga miring. Dump truk Hino, misalnya, ditawarkan seharga Rp 150 jutaan. 

“Motif dari pencurian ini adalah faktor ekonomi. Tersangka terbelit hutang,” tegas alumnus Akpol 2007 itu. Pencurian dua unit truk di dua tempat ini, diotaki oleh tersangka A.P,  29 tahun. Pencurian kali pertama dilakukan pada 26 Januari 2026. Korban adalah Debi Afani, warga Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Pelaku menggasak truk engkel yang kaca depannya bertuliskan “Koko Eddy Die”. Ia bersama dua rekan yakni AS, 19, dan AF, 41. 

“Tersangka AS berperan eksekutor, sedangkan tersangka AF bertindak sebagai perantara penjualan,” katanya. “Sukses” menggasak truk di Desa Tebuwung, tiga kawanan pencuri dengan pemberatan (curat) “ketagihan”. Mereka beraksi di Kecamatan Panceng pada 2 Februari 2026. Pelaku menggasak truk Hino warna hijau milik Edi Murtadho.

Satu unit truk Hino warna hijau milik korban ED, yang rencananya akan dijual kepada seorang penadah di Bangkalan, Madura, yang saat ini masih dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), melalui perantara tersangka AF. “Motif para pelaku adalah faktor ekonomi untuk melunasi utang. Berkat kerja cepat Tim Resmob Macan Giri, para tersangka berhasil diamankan di lokasi berbeda pada 6 Februari 2026,” ungkap AKBP Ramadhan Nasution.

Sebagai wujud pelayanan prima, Kapolres Gresik secara langsung menyerahkan kunci kendaraan kepada para korban yang hadir dalam konferensi pers tersebut, yakni

Debi Anafi warga Kecamatan Dukun, pemilik dump truk, Edi Murtadho warga Kecamatan Panceng, pemilik truk Hino warna hijau

“Terima kasih kepada Polres Gresik karena kendaraan saya bisa ditemukan dan dikembalikan dengan cepat,” ungkap Edi Murtadho. Ia mengatakan, tersangka pencurian pernah bekerja pada dirinya menjadi sopir. 

Selain membongkar kawanan pencuri truk, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik juga mengamankan pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor Yamaha Mio milik korban Aldo, warga Surabaya. Korban menawarkan motor matik warna hitam itu melalui media sosial. Pelaku lalu menghubungi korban untuk membeli lewat cash on dilevery (COD). Korban dan pelaku janjian bertemu di di sebuah warung kopi di Jalan Dr. Soetomo, Gresik pada 27 Januari 2026, tersangka berpura-pura meyakinkan korban dengan meninggalkan tas dan dompet di atas meja.

Kapolres Gresik mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, khususnya dalam transaksi jual beli secara daring dengan sistem COD. “Pastikan bertemu di tempat ramai, jangan mudah percaya dengan barang jaminan yang ditinggalkan pelaku, serta pastikan identitas calon pembeli benar-benar jelas,” tegas AKBP Ramadhan Nasution.

Masyarakat juga diminta tidak ragu melapor apabila menemukan indikasi tindak pidana melalui 110 atau layanan Lapor Kapolres (LaporCakRama) di nomor 0811-8800-2006. Atas perbuatannya, para tersangka kasus curat dijerat Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, sementara tersangka penipuan dan penggelapan dijerat Pasal 486 dan Pasal 492 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Bongkar Kawanan Pencuri Truk, 2 Truk Disita, Tiga Pelaku Amankan Selengkapnya

Gresik Kondusif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Apresiasi Kinerja Anggota

GRESIK,1minute.id – Marhaban Yaa Ramadan. Menjelang bulan suci Ramadan, Kapolres Gresik Ramadhan Nasution memerintahkan jajarannya untuk segera melaksanakan operasi Cipta Kondisi (Cipkon). Operasi Cipkon dilakukan sebagai upaya preventif guna memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gresik AKBP Ramadhan Nasution saat memimpin apel pagi yang digelar di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 9 Februari 2026.

Perwira dua melati itu menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran yang dinilai berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Gresik.

“Alhamdulillah, situasi kamtibmas di wilayah Polres Gresik saat ini berjalan dengan baik dan terkendali. Kondisi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar alumnus Akpol 2007 itu. 

Selain aspek keamanan, AKBP Ramadhan Nasution juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja. Menurutnya, kerapian dan kebersihan merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri, yang harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Pada kesempatan tersebut, AKBP  Ramadhan turut menyinggung program Gentengisasi sebagai salah satu upaya memperindah estetika wilayah. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya tarik lingkungan, mendukung pengembangan UMKM lokal, sekaligus menciptakan ikon kawasan yang lebih rapi dan berdaya tarik wisata.

Di bidang penegakan hukum, Kapolres menginstruksikan seluruh personel untuk mempelajari serta mensosialisasikan KUHP dan KUHAP terbaru, agar pelaksanaan tugas di lapangan tetap sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Usai apel, Kapolres Gresik didampingi para pejabat utama (PJU) melakukan pemeriksaan mendadak terhadap kendaraan dinas operasional. Pemeriksaan meliputi kelayakan mesin, kelengkapan, hingga kebersihan kendaraan.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung tugas berada dalam kondisi prima dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya. (yad) 

Editor: Chusnul Cahyadi

Gresik Kondusif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution Apresiasi Kinerja Anggota Selengkapnya

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik menyapa masyarakat melalui aksi simpatik bertajuk “Car Free Day Ceria” di depan gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP)  Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 8 Februari 2026.

Suasana Minggu Sehat pun lebih semarak daripada minggu sebelumnya. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas, sekaligus menanamkan budaya keselamatan di jalan raya sejak dini.

Dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro, personel Satlantas mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif kepada warga. Tak sekadar memberikan imbauan lisan, petugas juga membagikan berbagai perlengkapan keselamatan serta bingkisan menarik kepada pengunjung CFD.

Sejumlah helm standar SNI dibagikan kepada pengendara yang tertib dan kooperatif. Sementara bagi anak-anak, petugas membagikan balon, terompet, dan mainan edukatif sebagai bentuk pengenalan dini tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sekaligus memperkuat citra Polri sebagai sahabat anak.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menegaskan bahwa kegiatan di ruang publik seperti CFD dinilai efektif untuk menyampaikan pesan keselamatan secara langsung, santai, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Edukasi tentang keselamatan berlalu lintas kami sampaikan dengan cara yang menyenangkan, namun tetap memiliki makna dan dampak,” ujar AKP Nur Arifin.

Korp Sabuk Putih ini berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Keselamatan di jalan raya, menurutnya, bukan semata soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi kebutuhan bersama demi melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sapa Warga di CFD, Satlantas Polres Gresik Edukasi Budaya Keselamatan di Jalan Raya Sejak Dini Selengkapnya

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polres Gresik melakukan pengecekan langsung ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Jumat, 6 Februari 2026.

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit IV Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho, bersama sejumlah personel Satreskrim ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta mencegah terjadinya lonjakan harga menjelang bulan suci, Ramadan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Satgas Pangan memastikan stok Bapokting, dulu dengan istilah, sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Baru Gresik dalam kondisi aman dan tersedia. 

Adapun harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil, di antaranya beras premium Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp 12.600 per kilogram, gula pasir Rp 16.500 per kilogram, minyak goreng MinyaKita Rp15.700 per liter, serta minyak goreng premium Rp 19.500 per liter.

Sementara untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi tercatat Rp108.000 per kilogram, daging ayam ras Rp 39.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp 27.000 per kilogram. Untuk komoditas sayuran, bawang merah dan bawang putih masing-masing berada di kisaran Rp35.000 per kilogram. Sedangkan harga cabai bervariasi, yakni cabai rawit merah Rp 78.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp 40.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp 25.000 per kilogram.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya menjelaskan, tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Pasalnya, sebagian besar pasokan cabai di Pasar Baru Gresik didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian mencapai Rp 73.000 per kilogram.

Selain itu, kenaikan harga cabai dalam beberapa hari terakhir juga dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut menyebabkan cabai mudah busuk dan berdampak pada menurunnya hasil panen, sehingga pasokan menjadi terbatas. “Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan,” tegas AKP Arya Widjaya.

Polres Gresik melalui Satgas Pangan akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman, Harga Stabil Selengkapnya

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik 

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan puluhan helm kepada pengayuh becak listrik di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026.  Pembagian helm gratis ini sebagai komitmen Polres Gresik dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas terus diwujudkan melalui langkah nyata dan humanis ini bagian dari Operasi Keselamatan Semeru 2026. 

AKBP Ramadhan Nasution beserta jajaran secara langsung menyerahkan empat helm berstandar nasional (SNI) kepada pengemudi becak listrik roda tiga, yang merupakan kendaraan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto. Selain helm, petugas juga membagikan brosur berisi imbauan keselamatan berlalu lintas sebagai sarana edukasi kepada para pengguna jalan.

AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan persuasif Polri dalam membangun kesadaran keselamatan berkendara, khususnya bagi pengemudi kendaraan dengan mobilitas tinggi di jalan raya. 

“Langkah ini kami lakukan secara humanis agar para pengemudi becak listrik tetap terlindungi saat beraktivitas. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026,” ujar Kapolres AKBP Ramadhan Nasution yang didampingi Pejabat Utama Polres Gresik, di antaranya, Kasat Lantas AKP Nur Arifin, Kasat Binmas AKP A. Nasution, serta Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza.

Aksi simpatik tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Para pengemudi becak listrik menyambut baik perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Gresik. Salah satu penerima helm mengaku terbantu dan merasa lebih aman saat bekerja di jalan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Helm ini sangat bermanfaat dan menjadi pengingat bagi kami agar selalu tertib serta mengutamakan keselamatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Gresik berharap pesan keselamatan berlalu lintas dapat tersampaikan secara luas, sekaligus menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat demi mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.

Seperti diberitakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto kepada pengayuh becak. Pemkab Gresik akan membangun sejumlah tempat pengisian baterai kendaraan listrik untuk para pengemudi becak yang mayoritas lanjut usia (lansia). Kini, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membagikan helm. Sehingga, para pengemudi becak listrik semakin semringah. (yad)

Polres Gresik Bagikan Helm ke Pengayuh Becak Listrik  Selengkapnya

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Sebagai ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan dengan masyarakat, peran Bhabinkamtibmas dituntut semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika sosial yang berkembang. 

Hal itu diungkapkan oleh Dirbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Brigjen Pol. M. Syafirudin dalam Pembinaan dan Evaluasi (Binev) Bhabinkamtibmas Tahun Anggaran 2026 di Aula Rupatama SAR Lantai 3 Polres Gresik pada Rabu, 4 Februari 2026. 

Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa Polmas bukan semata tugas fungsi Binmas, melainkan menjadi identitas dan tanggung jawab seluruh anggota Polri.

“Setiap anggota Polres Gresik adalah wajah terdepan Polri di tengah masyarakat. Polmas harus melekat pada setiap personel, kapan pun dan di mana pun. Kita semua adalah pengemban fungsi pembinaan masyarakat yang wajib menyampaikan informasi positif serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” tegas Brigjen Pol. M. Syafirudin.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan tugas kepolisian sebagai amanah mulia. Menurutnya, pengabdian yang dilandasi keikhlasan akan bermuara pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan dan evaluasi dari Korbinmas Baharkam Polri. Ia berharap seluruh Bhabinkamtibmas dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas di desa binaan masing-masing.

“Evaluasi ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas untuk terus menambah wawasan dan kemampuan dalam melayani masyarakat. “Arahan dari tim supervisi sangat penting agar pelaksanaan tugas pemeliharaan kamtibmas di Kabupaten Gresik berjalan semakin optimal dan profesional,” ungkap alumnus Akpol 2007 itu.

Tak hanya berisi pengarahan, kegiatan juga dirangkai dengan sesi diskusi interaktif. Dalam forum tersebut, para Bhabinkamtibmas menyampaikan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi di lapangan. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan sarana dan prasarana, khususnya kendaraan operasional Bhabinkamtibmas, guna memastikan kesiapan mobilitas personel dalam merespons cepat setiap laporan dan permasalahan warga.

Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, Korbinmas Baharkam Polri berharap Bhabinkamtibmas Polres Gresik semakin profesional dan mampu menjadi problem solver yang andal, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Jawa Timur. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Korbinmas Baharkam Polri : Setiap Anggota adalah Wajah Terdepan Polri di Tengah Masyarakat Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin 

GRESIK,1minute.id – Operasi Keselamatan Semeru 2026 memasuki hari kedua, pada Selasa, 3 Februari 2026. Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik semakin gencar melakukan operasi simpatik maupun sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik.

Satlantas Polres Gresik menggelar aksi simpatik di kawasan Gresik Kota Baru (GKB) dengan memberikan edukasi langsung sekaligus membagikan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib di kawasan Traffic Light Pos Pantau Lalu Lintas 12.0 GKB.

Kegiatan yang berlangsung di salah satu titik strategis arus lalu lintas tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi Anggoro, bersama jajaran personel Satlantas. Operasi ini juga melibatkan sinergi dengan Jasa Raharja Kabupaten Gresik sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Berbeda dengan razia konvensional, kegiatan kali ini dikemas dengan pendekatan humanis. Petugas tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga membagikan suvenir berupa gantungan kunci dan cokelat kepada pengguna jalan yang tertib berlalu lintas sebagai bentuk apresiasi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin, menjelaskan bahwa pendekatan persuasif menjadi kunci utama dalam membangun kesadaran masyarakat. “Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat. Melalui aksi simpatik ini, kami memberikan edukasi langsung tentang potensi bahaya di jalan raya serta pentingnya etika berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan,” ujarnya pada Selasa, 3 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama. Dengan sinergi Polri, Jasa Raharja, dan seluruh pengguna jalan, kami optimistis angka fatalitas kecelakaan di Kabupaten Gresik dapat terus ditekan,” pungkas AKP Nur Arifin. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Satlantas Polres Gresik Bagikan Coklat untuk Pengendara Tertib Lalin  Selengkapnya

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 2 Februari 2026. Apel Ops Keselamatan Semeru sebagai ikhtiar menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah di pimpin oleh Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha mewakili Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution.

Peserta apel adalah personel gabungan lintas sektoral yang terdiri dari unsur TNI (Kodim 0817, Denpom, Garnisun), Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik. Dalam amanatnya, Kompol Shabda Purusha menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih tergolong tinggi.

Berdasarkan data tahun 2025, tercatat 531 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Jawa Timur dengan 10 korban meninggal dunia. “Tingginya angka kecelakaan ini berkorelasi dengan rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Perilaku pengendara yang tidak disiplin menjadi faktor dominan penyebab fatalitas kecelakaan,” ujarnya saat membacakan amanat Kapolda Jawa Timur.

Operasi Keselamatan Semeru 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan 5.020 personel gabungan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Operasi ini mengusung tema, “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.” Tiga strategi utama menjadi fokus pelaksanaan operasi, yakni:

* Preemtif, melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta pengusaha otobus (PO) terkait manajemen keselamatan berlalu lintas.

* Preventif, dengan pelaksanaan ramp check kendaraan serta tes urine bagi pengemudi di terminal untuk memastikan kelayakan kendaraan dan pengemudi bebas dari pengaruh alkohol maupun narkoba.

* Represif, berupa penegakan hukum berbasis teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) dan penindakan selektif terhadap pelanggaran kasat mata seperti penggunaan knalpot tidak standar (brong), melawan arus, tidak menggunakan helm SNI, serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL).

Menutup arahannya, Waka Polres Gresik menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan keselamatan masyarakat, profesionalisme, serta etika dalam bertugas. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat kondisi cuaca yang tidak menentu dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

“Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada sinergi dan soliditas seluruh unsur, baik TNI, Polri, maupun pemerintah daerah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan niatkan sebagai ibadah,” pungkasnya. Usai apel, kegiatan dilanjutkan Latihan Pra Operasi (Latpraops) guna memantapkan kesiapan teknis dan taktis personel dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026 di lapangan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Jelang Ramadan, Polres Gresik Ciptakan Kamseltibcarlantas Gelar Ops Keselamatan Semeru 2026 Selengkapnya

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik menggagalkan peredaran ribuan butir pil koplo. Selain menyita ribuan butir pil dobel L alias LL, polisi juga mengamankan seorang terduga pengedar berinisial KH, 33, yang ngontrak  di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik.

Polisi masih berusaha mengembangkan hasil penangkapan ini untuk mencari bandar besar (BeDe) alias pengedar kakapnya. Penangkapan pengedar pil koplo untuk wilayah Gresik Kota ini dilakukan pada Selasa,13 Januari 2026. 

Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Ahmad Yani mengatakan, penangkapan berawal dari informasi adanya peredaran pil logo LL yang dilakukan pelaku. “Pelaku kami amankan saat berada di rumah kontrakannya. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan ribuan butir obat keras pil logo LL yang diedarkan tanpa izin,” ujar AKP Ahmad Yani. 

Dalam pengungkapan tersebut, polisi lebih dulu mengamankan 64 butir pil LL yang diserahkan pelaku kepada seorang saksi perempuan berinisial S. Pengembangan kemudian dilakukan hingga ditemukan barang bukti tambahan di lokasi. “Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 1.169 butir pil logo LL, uang tunai Rp1,5 juta, satu unit handphone, tas selempang, serta plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas pil,” jelasnya.

AKP Ahmad Yani menegaskan, peredaran obat keras tanpa izin sangat berbahaya karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan masyarakat. “Atas perbuatannya, tersangka kami jerat dengan Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan,” tegasnya.

Saat ini, lanjut AKP Ahmad Yani, penyidik masih terus melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengiriman barang bukti ke Laboratorium Forensik Polda Jatim. Polres Gresik mengimbau warga apabila mengetahui atau melihat adanya tindak pidana, masyarakat bisa langsung melapor ke kantor polisi terdekat, menghubungi call center 110, atau hotline Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Polres Gresik Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Pil Koplo, Pengedar Ngontrak di Gresik  Selengkapnya