Ini Seruan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Upacara Hari Lahir Pancasila

GRESIK,1minute.id – Upacara Hari Lahir Pancasila di halaman Mapolres Gresik berlangsung khidmat pada Senin, 1 Juni 2026. Inspektur upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” yakni Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution. 

Upacara tersebut dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta personel Polres Gresik. Peserta upacara terdiri dari 10 peleton pasukan gabungan turut ambil bagian dalam upacara, terdiri dari Deputasi Perwira, staf Polres, Polsek jajaran, Satlantas, Satpolair, Satsamapta, Satreskrim dan Satresnarkoba, Satintelkam, Polwan hingga ASN Polres Gresik.

Dalam amanatnya, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia Prof Yudian Wahyudi dengan tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi perekat bangsa di dalam negeri, tetapi juga menjadi pedoman moral Indonesia dalam membangun perdamaian di tingkat global.

“Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati hari lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Dalam pidato tersebut, Kapolres menyoroti kiprah Indonesia di panggung internasional, mulai dari pengiriman pasukan perdamaian PBB hingga upaya mediasi konflik regional sebagai implementasi nyata sila kemanusiaan yang adil dan beradab. Tak hanya itu, pesan khusus juga ditujukan kepada generasi muda dan para pemangku kebijakan agar menjadikan Pancasila sebagai living ideology atau ideologi yang hidup dalam praktik sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” tegasnya. Perwira dua melati di pundak ini juga mengingatkan pentingnya kebijakan publik yang berorientasi pada keadilan sosial, menjamin hak masyarakat kecil, serta mencegah lahirnya ketimpangan sosial.

Seluruh elemen bangsa, termasuk jajaran kepolisian, diajak terus menjaga persatuan dengan melawan intoleransi dan radikalisme. Menutup amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan seruan penuh semangat nasionalisme. 

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila! Jayalah Indonesiaku! Merdeka!” serunya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ini Seruan Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Upacara Hari Lahir Pancasila Selengkapnya

Begal dan Curanmor Keok, Korban Semringah, Polres Gresik Kembalikan Motor Korban 

GRESIK,1minute.id – Komitmen Polres Gresik dalam menjaga keamanan sekaligus memulihkan hak-hak masyarakat kembali dibuktikan lewat aksi nyata. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, menyerahkan langsung sejumlah sepeda motor hasil curian kepada para pemiliknya setelah jajaran kepolisian melakukan penangkapan komplotan pelaku curanmor dan begal yang meresahkan warga.

​Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa pengembalian kendaraan ini dilakukan agar para korban bisa segera kembali beraktivitas normal tanpa terganggu urusan transportasi.

​“Motor ini kami kembalikan agar bisa kembali dipakai korban untuk aktivitas dan kebutuhan sehari-hari. Ini merupakan bentuk pelayanan serta komitmen Polres Gresik dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan kepada masyarakat,” tegas AKBP Ramadhan pada Ahad, 31 Mei 2026.

​Kendaraan yang dikembalikan tersebut merupakan barang bukti dari sejumlah kasus kriminalitas yang sempat menjadi sorotan publik di wilayah hukum Polres Gresik, di antaranya pencurian motor di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Sepeda motor Suzuki Shogun nomor polisi (nopol) W 25xx MU milik Mukhamad Khamim dilaporkan raib saat diparkir di depan rumah pada Selasa siang, 26 Mei 2026. Motor yang terakhir dipakai oleh istri pelapor, Hanif, 43, digondol oleh dua orang pria menggunakan kunci palsu, sebagaimana terekam oleh CCTV warga sekitar.

Berikutnya, korban kasus begal menimpa Andy Sebastian Zaini. Driver ojek online (ojol) berusia 28 tahun asal Surabaya digasak penjahat di kawasan Dusun Hendrosalam, Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Kepala Andy dikepruk pelaku menggunakan sebatang besi. Pelaku membawa kabur motor Honda Scoopy hitam nopol L-68xx-CAF. Namun, kurang dari 24 jam, Unit Reskrim Polsek Menganti berhasil membekuk pelaku bernama Rohan, 33, di daerah Semampir, Surabaya.

Kasus lain terjadi di Jalan Akim Kayat, Karangturi, menimpa Muhammad Ilyas, 30 tahun. Akibat kunci motor yang tertinggal di kendaraan, pelaku bernama Heri Setiawan, 28, langsung memanfaatkan kesempatan untuk menggasak Honda Scoopy tersebut. Beruntung, berkat aksi pengejaran oleh korban yang dibantu warga dan kesigapan Polsek Gresik Kota, pelaku berhasil diringkus di sekitar lampu merah Nippon Paint.

​Penyerahan kendaraan atau pinjam pakai barang bukti ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh para korban. Mereka mengapresiasi respons kilat kepolisian yang tidak hanya menangkap pelaku, tetapi juga merawat barang bukti hingga kembali ke tangan yang berhak.

​“Terima kasih banyak Polres Gresik yang sudah dengan cepat menangkap pelakunya dan mengembalikan motor kami tanpa dipungut biaya. Pesan saya kepada masyarakat, untuk selalu hati-hati dan jaga kendaraan bermotor Anda, jangan sampai jadi korban,” ungkap Hanif di Mapolres Gresik pada Jumat lalu, 28 Mei 2026.

Kapolres AKBP Ramadhan Nasution kembali mengingatkan masyarakat Gresik untuk selalu waspada. Ia mengimbau warga agar menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan memastikan tidak ada kunci kontak yang tertinggal pada motor.

Bagi masyarakat yang menghadapi situasi darurat atau ingin memberikan laporan cepat, silakan hubungi Call Center 110 (Bebas Pulsa – 24 Jam) atau melalui hotline WhatsApp pengaduan Polres Gresik di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Begal dan Curanmor Keok, Korban Semringah, Polres Gresik Kembalikan Motor Korban  Selengkapnya

Satresnarkoba Polres Gresik Sita 209 Gram Sabu-sabu dari Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Selamatkan 2500 Orang dari Narkoba 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gresik membongkar jaringan pengedar narkoba Madura-Gresik dengan mengamankan dua tersangka beserta barang bukti sabu seberat total bruto 209,38 gram. 

Bila harga sabu-sabu sekitar Rp 1,7 juta per gram barang bukti yang diamankan oleh sebesar Rp 355.810.000. Selain itu, sebanyak 2.500 orang yang bisa terselamatkan dari bahaya narkoba. 

Barang bukti terbesar kurun waktu 5 tahun terakhir di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Keberhasilan pengungkapan tangkapan kakap diungkapkan oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam konferensi pers di halaman Mapolres Gresik pada Jumat, 29 Mei 2026.

Kapolres Gresik menjelaskan, pengungkapan bermula dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba di kawasan perkotaan Gresik. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba segera melakukan penyelidikan intensif hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

“Petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka pertama berinisial FRW, 29 tahun pada Jumat dini hari, 22 Mei 2026 sekitar pukul 01.30 WIB di rumah kosnya di Jalan Brotonegoro No. 26, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar,” ujar AKBP Ramadhan Nasution 

didampingi Kasat Narkoba AKP Ahmad Yani, Kasi Humas Iptu Hepi Muslih Riza, serta KBO Satresnarkoba Ipda Sidik Purnomo pada Jumat, 29 Mei 2026.

Dari tangan FRW, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap, pipet kaca berisi sisa kristal putih diduga sabu seberat sekitar 2,91 gram, timbangan elektrik, serta perlengkapan lain yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Berdasarkan hasil interogasi dan penyelidikan lanjutan, petugas bergerak menuju lokasi kedua dan berhasil menangkap tersangka berinisial MZ, 32, pada pukul 04.30 WIB di depan Alfamart Jalan Raya Dukun, Kecamatan Dukun.

“Saat diamankan, petugas menemukan empat klip sabu seberat kurang lebih 13,29 gram yang disembunyikan di dalam tas kantong kain warna merah,” imbuh perwira dua melati di pundak ini. Satresnarkoba Polres Gresik melakukan penggeledahan di rumah MZ di Desa Padang Bandung, Kecamatan Dukun. Hasilnya, polisi kembali menemukan 42 paket sabu siap edar dengan berat total sekitar 196,09 gram.

Dari seluruh rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita total 46 plastik klip berisi sabu dengan berat bruto mencapai 209,38 gram. Selain narkotika, petugas juga mengamankan uang tunai Rp 400 ribu, dua unit telepon genggam merek Infinix dan Poco, timbangan elektrik, puluhan potongan sedotan plastik untuk pengemasan sabu, serta satu unit sepeda motor Suzuki Satria bernomor polisi W 66xx LQ.

Menurut pengakuan tersangka MZ, barang haram tersebut diperoleh dari seseorang di wilayah Madura yang kini masih dalam pengejaran aparat.

“Berdasarkan pengakuan tersangka, sabu tersebut berasal dari jaringan di Madura dan saat ini kami terus melakukan pengembangan untuk memburu pemasok maupun jaringan di atasnya,” tegas AKBP Ramadhan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka yang diketahui bekerja di sektor swasta itu dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto ketentuan penyesuaian pidana dan Pasal 609 ayat (1) serta ayat (2) KUHP baru.

Dengan jumlah barang bukti yang melebihi lima gram, para tersangka terancam hukuman berat berupa pidana penjara maksimal 20 tahun, penjara seumur hidup, hingga hukuman mati. Dalam kesempatan itu, Kapolres Gresik juga mengimbau masyarakat agar terus bersinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba.

“Kami mengajak seluruh masyarakat aktif melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center 110 maupun Hotline Lapor Cak Rama,” imbau Kapolres. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Satresnarkoba Polres Gresik Sita 209 Gram Sabu-sabu dari Jaringan Narkoba Madura-Gresik, Selamatkan 2500 Orang dari Narkoba  Selengkapnya

Ubah Warna Motor Curian, Duo Residivis Curanmor Gagal Kelabui Anggota Polsek Gresik Kota

GRESIK,1minute.id – Unit Reskrim Polsek Gresik menangkap dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada Rabu, 27 Mei 2026. Dua pelaku curanmor itu berinisial AEN, 24, dan AS, 17. Keduanya warga Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan/Kecamatan Kebomas,  Kabupaten Gresik. 

Dalam catatan kepolisian, tersangka AS yang masih remaja itu adalah seorang residivis kasus sama. Curanmor. Duo pelaku itu ditangkap polisi beberapa jam setelah menggasak sepeda motor Suzuki Shogun milik Hanif, 43, warga Jalan Panglima Sudirman, Gresik. 

“Kedua pelaku bukan wajah baru dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.Salah satu tersangka berinisial AS merupakan residivis dalam kasus serupa atau curanmor,” tegas Kapolsek Gresik Kota Iptu M. Kevin Ramadhan pada Kamis, 28 Mei 2026.

Menurut polisi peristiwa pencurian sepeda motor terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitarn12.00 WIB. Siang itu, istri korban Setyowati, baru pulang dan memarkir sepeda motor Suzuki Shogun rakitan 2001 bernomor polisi W-25xx-MU di depan rumah di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Motor dalam kondisi setir tidak terkunci.

“Kendaraan saat itu diparkir dalam posisi setir tidak terkunci. Istri korban kemudian masuk ke dalam rumah,” ujar AKP Kevin.

Sekitar pukul 14.00 WIB, korban yang hendak menggunakan sepeda motor tersebut mendapati kendaraannya telah hilang. Menyadari menjadi korban pencurian, Hanif segera melapor ke Polsek Gresik Kota.

Menerima laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Gresik Kota langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh petunjuk penting yang mengarah kepada salah satu pelaku, yakni AS.

Berbekal identitas tersebut, polisi bergerak cepat dan berhasil menghadang tersangka saat mengendarai motor hasil curian di kawasan Jalan Panglima Sudirman. Dalam upaya mengelabui petugas, pelaku diketahui sempat mengubah warna bodi motor yang semula biru menjadi hitam. Namun, upaya tersebut gagal setelah polisi mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang identik dengan milik korban.

Iptu Kevin menegaskan, kedua pelaku bukan wajah baru dalam tindak pidana pencurian kendaraan bermotor.  “Salah satu tersangka berinisial AS merupakan residivis dalam kasus serupa atau curanmor,” tegasnya.

Kini kedua tersangka mendekam di sel tahanan Mapolsek Gresik Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat keduanya dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

Kapolsek Gresik Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan. “Kami mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci stang saat diparkir, dan sangat disarankan menambahkan kunci ganda sebagai pengaman tambahan,” tutur Iptu Kevin.

Selain itu, masyarakat diminta aktif melaporkan tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Lapor Cak Rama WhatsApp 0811-8800-2006 atau Call Center Kepolisian 110. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Ubah Warna Motor Curian, Duo Residivis Curanmor Gagal Kelabui Anggota Polsek Gresik Kota Selengkapnya

Kapolres Gresik Pimpin Sertijab PJU dan Kapolsek jajaran Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi di Polres Gresik kembali bergerak. Berdasarkan Surat Keputusan Kapolda Jawa Timur tertanggal 19 Mei 2026. Rotasi jabatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kapolda Jawa Timur Nomor: KEP/220/V/2026 dan Surat Telegram Nomor: ST/579/V/KEP./2026 tertanggal 19 Mei 2026 tentang pengukuhan, pemberhentian dari, serta pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Jawa Timur.

Sebanyak 13 personel masuk dalam daftar mutasi yang terdiri dari tiga personel mutasi masuk, tiga mutasi keluar, enam mutasi internal, serta satu personel yang memperoleh pengukuhan jabatan.

Sejumlah posisi strategis mengalami pergantian. Jabatan Kapolsek Kebomas kini resmi diemban AKP Tatak Sutrisno yang sebelumnya menjabat Kasubbagkerma Bagops Polres Gresik. Ia menggantikan Kompol Gatot Setyo Budi yang kini dipercaya memimpin Polsek Driyorejo.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Driyorejo sebelumnya ditinggalkan Kompol Musihram yang mendapat amanah baru sebagai Kabagren Polres Mojokerto Kota.

Penyegaran juga terjadi pada lini pembinaan masyarakat. AKP Alimuddin yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas Polres Gresik mendapat promosi jabatan sebagai PS Kabaglog Polres Gresik. Posisi Kasatbinmas selanjutnya dipercayakan kepada Iptu Muhammad Nur Setyabudi yang sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Gresik.

Di wilayah kepulauan, jabatan Kapolsek Tambak kini diamanahkan kepada Iptu Ekwan Hudin yang sebelumnya menjabat PS Kapolsek Kedamean. Ia menggantikan Iptu Mustofah yang kini bertugas sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang Ren Polres Gresik.

Selain rotasi internal, Polres Gresik juga menerima sejumlah personel baru. Jabatan Kanitregident Satlantas Polres Gresik kini diemban Iptu Dovie Eudy Zhendy yang sebelumnya menjabat PS Kapolsek Lenteng Polres Sumenep. Ia menggantikan Iptu Anggit Ilham Pratama yang memperoleh promosi jabatan di Ditlantas Polda Jatim sebagai Kanit Sijemenopsrek Subditkamsel.

Polsek Kedamean turut memiliki nahkoda baru dengan hadirnya AKP Sulistio Bimantoro, perwira pindahan dari Polda Kepulauan Riau. Di sisi lain, Iptu Luthfi Hadi Nugroho yang sebelumnya menjabat Kanit 4 Satreskrim Polres Gresik dilepas untuk melaksanakan tugas belajar Program Pendidikan S-2 STIK Reguler Angkatan ke-16 Tahun 2026.

Upacara sertijab juga menjadi momentum pengukuhan jabatan Iptu Eriq Panca Nur Patria yang kini definitif menjabat sebagai Kasipropam Polres Gresik. Prosesi ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas di hadapan Kapolres Gresik beserta jajaran PJU.

Dalam sambutannya saat acara kenal pamit, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas. “Atas nama pimpinan dan keluarga besar Polres Gresik, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas dedikasinya selama menjabat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Gresik tetap kondusif,” ujarnya.

Kapolres juga menyampaikan penghargaan kepada para Bhayangkari yang selama ini mendampingi dan memberikan dukungan kepada suami dalam menjalankan tugas kepolisian.

Kepada para pejabat baru, Kapolres berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru, memahami karakteristik masyarakat, serta melanjutkan berbagai hal positif yang telah dirintis pejabat sebelumnya.

“Laksanakan tugas dengan penuh kearifan, bijaksana, penuh inisiatif, kreatif, inovatif serta berdedikasi. Saya yakin dengan pengalaman penugasan, kepemimpinan dan dedikasi yang dimiliki, saudara akan mampu dan sukses menjalankan jabatan yang baru,” tegasnya.

AKBP Ramadhan Nasution menegaskan, mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang dijalankan secara konsisten di tubuh Polri sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan, penyegaran organisasi, peningkatan kinerja, inovasi pelayanan, serta pemerataan pengalaman tugas bagi personel. Melalui penyegaran ini, Polres Gresik diharapkan semakin solid dan adaptif dalam menghadirkan pelayanan, perlindungan, serta pengayoman terbaik bagi masyarakat. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Pimpin Sertijab PJU dan Kapolsek jajaran Polres Gresik  Selengkapnya

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing

GRESIK,1minute.id –  Seekor sapi milik Presiden Prabowo Subianto bakal disembelih di Masjid Nusantara di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik. Sapi milik peternakan bernama Teguh Budi Slamet, warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu memiliki berat 1 ton,14 kilogram. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro, sapi kurban milik Presiden Prabowo masuk lima besar terberat di Indonesia. “Permintaan dari sekretariat Presiden, minimal berat sapi 800 kilogram, tapi sapi milik peternakan Wringinanom ini memiliki berat 1 ton, 140 kilogram. Kabar terberat nomor 3 di Indonesia,” kata Eko Anindhito Putro usai membuka Festival Qurban, Grissee 1K di kawasan Heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026.

Ditempat terpisah, Polres Gresik pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menyalurkan sebanyak 15 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Puluhan hewan kurban untuk didistribusikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga insan pers di Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan upaya mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan Polres Gresik menyalurkan hewan kurban kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, masjid, musholla, instansi, hingga kelompok masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat. Kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Momentum Idul Adha ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, namun juga sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas antara Polri dengan masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, Polres Gresik berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas serta semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap keberkahan Idul Adha ini bisa dirasakan bersama dan semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan apresiasi dan doa atas penyaluran hewan kurban yang dilakukan Polres Gresik. Ia mengungkapkan rasa syukur serta berharap ibadah kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan.

“Alhamdulillah, semoga hewan kurban ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjadi wasilah bagi Kapolres Gresik untuk mendapatkan tambahan keberkahan serta kemudahan dalam mengemban amanah. Kami juga berharap Kabupaten Gresik semakin kondusif, aman, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun,” ujar KH Ainur Rofiq Thoyyib. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing Selengkapnya

Kapolres Gresik-Formagam Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Kamtibmas 

GRESIK1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memperkuat sinergi bersama Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan keamanan wilayah. 

Komitmen itu ditegaskan saat audiensi dan silaturahmi bersama tokoh lintas agama dan elemen masyarakat Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Kerja Kapolres Gresik pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution atau Cak Rama didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Gresik.

Sedangkan, delegasi Formagam dipimpin langsung oleh Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo bersama 12 perwakilan tokoh lintas elemen dan agama, seperti Eko Putranto, Ustadz Maftuh, Made Sri Wedari, hingga Tjien.

​Pertemuan ini diinisiasi sebagai ajang perkenalan resmi sekaligus memperkuat jembatan komunikasi antara kepolisian dengan para tokoh perawat toleransi di Gresik. Kehadiran Formagam menjadi simbol corak masyarakat Gresik yang heterogen namun tetap satu frekuensi dalam menjaga kedamaian.

​Ketua Formagam Gresik, Djoko Pratomo, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kondusivitas daerah. “Agenda kami ke sini adalah silaturahmi, pengenalan, dan membangun komunikasi. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Kabupaten Gresik,” ujar Djoko.

​Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Formagam. Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tanpa dukungan dari komunitas yang fokus pada isu-isu keberagaman.

​Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya demi menyelesaikan berbagai potensi riak sosial melalui jalan musyawarah. “Polri akan terus menjalin kolaborasi dengan Formagam Kabupaten Gresik dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat toleransi, mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial secara dialogis, serta menjaga Kabupaten Gresik tetap aman, rukun, dan harmonis,” tegas AKBP Ramadhan.

​Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam setiap kegiatan sosial keagamaan di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik-Formagam Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Kamtibmas  Selengkapnya

Lagi, Penjahat Jalanan Keok saat Beraksi di Gresik

GRESIK,1minute.id – Lagi, penjahat jalanan keok di wilayah hukum Polres Gresik. Penjahat spesial pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Heri Setiawan, 28, warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, ditangkap aparat dan massa di simpang empat Jalan Raya Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sebelumnya, seorang begal driver ojek online (ojol) berinisial RHN, 33, warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, di wilayah Semampir, Tanjung Perak, Surabaya dibekuk di wilayah Semampir, Tanjung Perak, Surabaya oleh tim Reserse Kriminal Polsek Menganti. 

Tersangka Heri Setiawan diburu polisi setelah menggasak Honda Scoopy, milik korban bernama Muhammad Ilyas, 31, warga Kelurahan Karang Turi, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. 

Menurut keterangan polisi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban, Muhammad Ilyas, 31, tiba dirumah  Jalan Akim Kayat, Kelurahan Karang Turi. Korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy bernopol W-26xx-CQ di depan rumah dengan posisi menghadap ke dalam.

Namun diduga karena terburu-buru, korban meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci kontak masih menempel pada motor. Kelengahan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Sekitar satu jam kemudian, istri korban mendapati sepeda motor tersebut tengah dibawa kabur oleh pria tak dikenal. 

Mengetahui motornya dicuri, Muhammad Ilyas segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gresik Kota sekaligus melakukan pengejaran bersama dua saksi, yakni Sahrul Hidayar, 32, dan Frisko Yoga Prabowo, 31.

Pengejaran cukup menegangkan dengan rute pelarian pelaku melintasi Jalan MH Thamrin, Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Veteran menuju arah Surabaya.

Pelarian HS akhirnya terhenti saat ia terjebak lampu merah di kawasan Nippon Paint. Korban yang mengenali sepeda motornya langsung berteriak “maling”, sehingga menarik perhatian warga dan petugas kepolisian di sekitar lokasi. Berkat respons cepat warga dan polisi, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi ke SPKT Polsek Gresik Kota Polres Gresik. Dengan Pasal yang disangkakan terhadap pelaku 476 KUHP

Kapolsek Gresik Kota Iptu M. Kevin Ramadhan, mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. “Kami berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Pastikan kendaraan selalu dikunci ganda saat di parkir, dan jangan sekali-kali meninggalkan kunci kontak menempel pada motor meskipun hanya ditinggal sebentar,” ujarnya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat maupun mengalami tindak kriminalitas melalui layanan Call Center 110 yang aktif 24, maupun hotline “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Lagi, Penjahat Jalanan Keok saat Beraksi di Gresik Selengkapnya

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim

GRESIK,1minute.id – Kepiawaian Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Bambang Kurniawan dalam kemampuan berkendara aman dan profesional terbaik di polres jajaran Polda Jatim. Dalam lomba Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pondok Candra, Sidoarjo, personel Satlantas Polres Gresik ini berhasil menyabet juara pertama.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Safety Riding Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran se-Jatim yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam berkendara aman dan profesional. Acara dihadiri oleh Bapak Kasat PJR, Kanit PJR jajaran, serta Kanit Turjawali Polres jajaran.

Kompetisi berlangsung dengan sistem penilaian yang ketat dan objektif, mengacu pada kemampuan riil masing-masing peserta di lapangan. Setiap peserta dituntut menunjukkan keterampilan berkendara sesuai standar keselamatan, ketepatan jalur, serta kedisiplinan tinggi. 

Di tengah ketatnya persaingan, Aiptu Bambang Kurniawan mampu tampil konsisten dan menguasai seluruh tahapan lintasan dengan baik. Kemampuan teknik berkendara, ketenangan, serta disiplin dalam menjalankan setiap instruksi menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan profesionalisme dan kualitas pembinaan personel Satlantas Polres Gresik.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Gresik dan diharapkan dapat menjadi contoh serta penyemangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi safety riding memiliki makna strategis karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan sumber daya manusia Polri agar semakin profesional dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi pengingat bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas personel melalui kompetisi positif dan pengembangan kemampuan di berbagai bidang.

Dengan raihan Juara 1 tersebut, Satlantas Polres Gresik kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus membawa harum nama institusi di tingkat Jawa Timur. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim Selengkapnya

Polres Gresik Sabet Juara 1 kategori Video Terbaik Rampcheck Polres Jajaran Polda Jatim

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik sabet juara 1 kategori Video Terbaik dalam kegiatan inspeksi keselamatan angkutan umum dan pariwisata (Rampcheck) tingkat Polres jajaran Jawa Timur. Pengumuman sang juara dilakukan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Blackspot dan Troublespot serta Kajian Kecelakaan Lalu Lintas Tahun 2026 yang digelar di Hotel Novotel Samator Surabaya pada Selasa, 19 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kombes Pol Iwan Saktiadi. Dalam kesempatan itu, piagam penghargaan diterima oleh Ipda Andreas yang mewakili Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin.

Polres Gresik dalam Giat Rampcheck pada Operasi Lilin, Operasi Ketupat, dan Operasi Keselamatan 2026 dengan nilai tertinggi 84,00, mengungguli Polres Malang yang memperoleh nilai 82,90 serta Polres Tulungagung dengan nilai 79,43.

Penilaian kategori tersebut dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, meliputi kelengkapan tahapan pengecekan, ketepatan prosedur, inovasi dan kreativitas, kualitas visual dan audio, kejelasan narasi atau informasi, keterlibatan tim dan stakeholder, ketertiban serta profesionalisme, hingga ketepatan format penyajian video.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh personel Satlantas bersama instansi terkait dalam memastikan keselamatan transportasi umum dan pariwisata di wilayah Kabupaten Gresik.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan terhadap keselamatan kendaraan angkutan umum maupun pariwisata. Rampcheck bukan sekadar pemeriksaan administrasi dan teknis kendaraan, tetapi bagian dari upaya mencegah kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat,” ujar AKP Nur Arifin.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam kegiatan inspeksi keselamatan, sehingga pelaksanaan rampcheck dapat berjalan sesuai prosedur dan memberikan dampak nyata bagi keselamatan berlalu lintas.

Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Polres Gresik dalam mendukung program keselamatan lalu lintas serta menghadirkan pelayanan yang profesional dan humanis kepada masyarakat. Dengan prestasi tersebut, Polres Gresik diharapkan terus menjadi contoh dalam pelaksanaan inspeksi keselamatan kendaraan angkutan umum dan pariwisata di Jawa Timur. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sabet Juara 1 kategori Video Terbaik Rampcheck Polres Jajaran Polda Jatim Selengkapnya